Claim Missing Document
Check
Articles

Daycare Centres Learning Management Training in Sleman, Yogyakarta Cholimah, Nur; Muthmainah, Muthmainah; Ningrum, Eka Sapti Cahya; Prayitno, Prayitno
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1039

Abstract

This training was carried out to provide additional assistance and understanding in This training was carried out to provide assistance in overcoming learning management problems experienced by daycare managers in Depok, Sleman. This training was attended by 28 managers and teachers from each daycare institution. The training was carried out with mentoring and FGD. The results of the training showed that the level of satisfaction of the trainees with the material delivered by the resource persons was in the range of quite informative to very informative. The very informative category was felt by 58.82% of the trainees, 30.88% informative, and 10.3% quite informative. The most improved aspects are providing stimulation for children, curriculum development, and lesson plans. Even so, the problems that are still felt by the managers and teachers of daycare institutions include the understanding of the Merdeka Curriculum at daycare and the reference of its learning design, as well as the habituation of stimulation variations for children. The results show that there is a need for continuous training to support the creation of quality PAUD services, especially DAYCARE. The training provided may vary, but it is related to the management of learning in PAUD.  
Transformation Of Moral Values And Manners Of Early Childhood In Today's Educational Context Nuswantari, Rahajeng Silmi; Cholimah, Nur
Jurnal Mamangan Vol 13, No 2 (2024): Special Issue: Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikt
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v14i1.9927

Abstract

Transformation education child age early childhood education (PAUD) based moral values and manners has become must in face dynamics social and development technology that has an impact on the formation character and morality children. In the digital era, children the more exposed to values that conflict with norms and culture sublime, such as individualism and consumerism, which have the potential weaken mark empathy, responsibility answer, and polite polite. Research This aiming For analyze How PAUD institutions respond challenge the through approach education adaptive and contextual characters. The methods used is studies qualitative with approach study literature from various source scientific latest. Study results show that formation morality in children age early will effective If moral values are integrated in a way explicit in curriculum, supported by the example of teachers, as well as close collaboration between school, family and environment society. Transformation Early childhood education must nature holistic and collaborative For realize generation character in the middle current globalization
Menciptakan Iklim Kelas yang Kondusif Melalui Sistem Pengajaran Berbasis Data (Studi Kasus Kelas Tinggi di MI Annur) Purwandari, Septiyati; Alawiyah, Ela Minchah Laila; Cholimah, Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memahami siapa yang diajar merupakan masalah klasik namun seringdiabaikan dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, tujuan penelitianini adalah untuk menghimpun informasi awal tentang siswa kelastinggi sebagai implementasi pengajaran berbasis data. Manfaat hasilpenelitian ini agar guru mengenal lebih dalam karakteristik siswasebagai dasar untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Subyekpenelitian ini adalah seluruh siswa kelas awal MI Annur dari kelas 4hingga kelas 6 sejumlah 43 siswa. Instrumen yang digunakan adalahangket terbuka. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yangakan digolongkan pada kategori memahami perasaan, kesadaranbelajar, dan berpikir visioner. Hasil menunjukkan bahwa padakomponen kesadaran belajar, mayoritas siswa memilih bermain danbelajar sebagai hal yang dapat dilakukan dengan baik, serta dapatbelajar dengan jika dalam keadaan bahagia dan memiliki hati senang.Selanjutnya, komponen memahami perasaan menunjukkan bahwa anakmampu mengoperasionalkan kondisi sosial emosionalnya denganmampu menjawab kegiatan yang disukai dan tidak disukai di sekolah,memiliki kegiatan yang favorit serta mampu mengungkapkan istilah“bahagia” adalah sesuatu yang diinginkan ketika belajar. Dalam halberpikir visioner hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besarsiswa memiliki tujuan dalam sekolah serta mampu memilih programTV yang sesuai dengan tahap perkembangan. Temuan ini menggiringkita bahwa memahami siapa yang menjadi peserta didik akanberimplikasi pada penguasaan kelas untuk membangun iklim belajarkondusif.
Revitalization Of Traditional Children's Dolanan For Character Growth Jogja Values In Early Childhood Pamungkas, Joko; Maryatun, Ika Budi; Cholimah, Nur; Rahmawati, Septika Cahya; Ningrum, Nur Cahya
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v3i02.543

Abstract

This study aims to know and identify Jogja values through art learning in kindergartens of the Special Region of Yogyakarta. This research method takes a qualitative approach with the process of data collection through observation, interviews and documentation as well as triangulating data to obtain data devalidation. The results of this study found that this art learning includes the development of children's dance, songs and children's traditional dolanan. The values contained in Jogja are the main ingredients in pouring this art learning material. These values are Hamemayu Hayuning Buwana, Sangkan paraning dumadi and manunggaling kawula gusti. In teaching these values, techniques in art learning that cannot be separated are elements of appreciation, exploration and expression.
Penanaman Nilai Religius dalam Kegiatan Menyanyi Akhlak Budaya (Abud) pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun Yuliani, Roficha; Pamungkas, Joko; Cholimah, Nur
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4649

Abstract

Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter anak. Pembelajaran mengenai religi dan budaya harus dikenalkan dengan media yang menarik bagi anak. Pendidikan akan nilai karakter tersebut menjadi hal penting bagi anak yang dapat dibentuk melalui berbagai kegiatan termasuk bernyanyi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai penanaman nilai religius yang tertanam dalam kegiatan menyanyi akhlak budaya (Abud) pada anak didik di TK Kelompok Kerja Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Jati Putra, Pleret. Subjek penelitian ini adalah dua guru kelas, kepala sekolah dan tiga puluh enam anak didik TK KKLKMD Jati Putra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan penanaman nilai religius melalui kegiatan menyanyi Abud yang menarik dan menyenangkan berdampak positif bagi anak. Dengan adanya penelitian ini membuat anak menjadi faham akan nilai religius dan nilai budaya juga dapat membantu dalam meningkatkan kecerdasan emosional dan kreativitas anak. Penelitian ini juga menegaskan bahwa melalui kegiatan menyanyi Abud dapat menjadi alternatif metode bagi guru untuk mengoptimalkan bakat serta pengetahuan untuk anak.
Strategi Penanaman Nilai Agama dan Moral di PAUD Anwar, Nur Amalia Olby; Cholimah, Nur
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4759

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya kasus dimana terjadi penurunan agama dan moral pada anak dan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi yang digunakan TK Bina Taruna untuk menanamkan nilai agama dan moral bagi anak didiknya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan alur dari Miles Huberman, sedangkan keabsahannya diuji melalui triangulasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penanaman nilai agama dan moral dilakukan melalui pemberian pengetahuan tentang Tuhan dan agama yang dianutnya (beribadah, bersyukur, dan hari besar keagamaan), memberikan peneladanan, membiasakan adab dan karakter baik, serta kerjasama antara guru dan orang tua. Sehingga, implikasinya akan berupa penyamaan persepsi penanaman nilai agama antara sekolah dan orang tua karena perbedaan latar belakang keluarga agar tidak menimbulkan kekeliruan pada anak tersebut untuk menerima pembiasaan.
Stimulasi Kemandirian Anak Menggunakan Metode Project Based Learning di Taman Kanak-Kanak Agustin, Pinda; Cholimah, Nur; Tjiptasari, Fitriana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5761

Abstract

Banyak metode/strategi  yang bisa di gunakan oleh guru dalam menstimulasi ketrampilan kemandirian yaitu pembelajaran Project Based Learning. Tujuan Penelitian ini untuk membuktikan bahwa  pembelajaran Project Based Learning dapat menstimulasi ketrampilan kemandirian di taman kanak-kanak. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi pada siswa, kepala sekolah, dan enam orang tua siswa. Teknik keabsahan data adalah triangulasi sumber dan teknik yang dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah Kegiatan pembelajaran project-based learning. berupa bermain, berdiskusi, dan pengerjaan projek dengan proses yang dikenal dengan tahapan awal, tahapan pengembangan, dan tahapan penyimpulan. Kegitan ini berpihak kepada siswa dengan menggunakan pertanyaan inkuiri ,mengoptimalkan pendidik, memanfaatkan kebijakan Lembaga, serta kolaborasi dengan wali siswa. Perubahan ini terlihat Ketika anak-anak memiliki ketrampilan berkomunikasi dan kepercayan pada dirinya, mampu mengerjakan pekerjaannya sendiri, bertanggung jawab dengan proyeknya, mampu mengendalikan emosi, dan memiliki kepekaan sosial dengan lingkungan sekitarnya. Sehingga pembelajaran project-based learning dinilai efektif dalam menstimulasi ketrampilan kemandirian anak usia dini.
Penanaman Nilai - Nilai Toleransi Anak Usia 5-6 Tahun di Sekolah Multikultural Mardianti, Sri; Cholimah, Nur; Tjiptasari, Fitri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5767

Abstract

Toleransi merupakan salah satu nilai karakter yang  wajib diajarkan pada pendidikan anak usia  dini.  Salah satu  jenis toleransi  yang ada adalah toleransi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penanaman nilai-nilai toleransi pada anak usia 5-6 tahun di sekolah multikultural. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan dalam peneltian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Miles & Huberman yaitu dengan menggunakan Interactive model yang terdiri dari Data Reduction, Display Data, dan Verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penanaman nilai-nilai agama dan moral pada anak usia dini dalam pembentukan karakter toleransi di lingkungan sekolah multikultural di awali dengan adanya perencanaan. Kemudian, Penanaman sikap toleransi dituangkan dalam aktivitas belajar. Penanaman nilai-nilai agama dan moral yang diajarkan dalam konsep pembelajaran multikultural akan menjadikan anak memiliki sikap toleransi terhadap sesama, memiliki pengetahuan tentang menghargai dan menghormati perbedaan, serta memiliki keterampilan untuk menerapkan pengetahuan dan sikap tersebut dalam berinteraksi dengan teman sebaya.
Buku panduan pembelajaran disiplin berlalu lintas di taman kanak - kanak Cholimah, Nur; Budi Maryatun, Ika; Christianti, Martha; Sapti Cahyaningrum, Eka
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2020): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v13i1.27634

Abstract

Pengenalan sejak dini, berlalu lintas yang baik, akan menjadikan kegiatan tersebut menjadi budaya yang melekat sampai dewasa. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan buku panduan berlalu lintas yang dapat digunakan untuk pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Tujuan penelitian adalah pembuatan buku panduan yang dapat digunakan sebagai panduan praktis bagi guru PAUD/TK dalam mengajarkan disiplin berlalu lintas sejak dini kepada anak-anak, dan mengenalkan berbagai profesi yang berkaitan langsung dengan adanya taman lalu lintas melalui pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development Borg & Gall. Pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan memiliki kualitas penyajian yang terdiri dari dua item, yaitu kemenarikan gambar dan isi buku; menggunakan bahasa yang jelas dan dapat dipahami dengan baik serta tidak bermakna ganda. Buku panduan disusun menggunakan sistematika penulisan: Bab I Pendahuluan, Bab II Kajian Taman Lalu Lintas, Bab III Prosedur Pembuatan Taman Lalu Lintas, Bab IV Pembelajaran di Taman Lalu Lintas, dan Bab V Penutup, dan Lampiran. Materi yang ditampilkan untuk buku panduan sesuai dengan Kurikulum 2013. Buku panduan sudah dianggap baik oleh para guru dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran pada anak usia dini. Buku panduan berlalu lintas untuk taman kanak- kanak ini, diharapkan memasukkan langkah-langkah saintifik: mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi atau mengolah informasi, dan terakhir mengkomunikasikan.A traffic discipline learning guidebook in kindergartenEarly recognition, good traffic, will make these activities become an inherent culture into adulthood. This study was conducted to develop a traffic manual that can be used for learning in kindergarten. This study explores the use of a guidebook as a practical guide for PAUD/TK teachers in teaching the discipline of traffic early on to children, and introducing various professions that are directly related to the existence of a traffic park. The method of the study is research and development by Borg & Gall. Data collection using interviews, questionnaires, observation, documentation. The results showed that the manual has a quality presentation consisting of two items, namely the attractiveness of the picture and the contents of the book; use language that is clear and can be understood properly and does not have a double meaning. The guidebook was prepared using systematic writing: Chapter I Introduction, Chapter II Study of Traffic Parks, Chapter III Procedures for Making Traffic Parks, Chapter IV Learning in Traffic Parks, and Chapter V Closing, and Appendix. The material displayed for the guidebooks is under the 2013 Curriculum. The guidebooks are considered to be good by teachers and following the characteristics of learning in early childhood. The traffic manual for kindergartens is expected to include scientific steps: observing, asking questions, gathering information, associating the information and communicating.
MENCIPTAKAN IKLIM KELAS YANG KONDUSIF MELALUI SISTEM PENGAJARAN BERBASIS DATA Purwandari, Septiyati; Cholimah, Nur; Pradana, Agrissto Bintang Aji
Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Vol 8 No 2 (2016): Vol. 8 No. 2 Des 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Getting to know students became a crucial in teaching that teachers often did not consider about. This study aimed at collectinginformation related to early-elementary grade students experiencing a data-based learning. Then, teachers were expected to knowthe characteristics of their students as a reference to improve the quality of teaching and learning. The subjects of the study were50 students. They were all early-elementary grade students of MI Annur from first up to third grades. Data triangulationwas employed for assuring the validity. The technique of data analysis was qualitative descriptive explaining three components,including (1) awareness of learning; (2) awaereness of feelings; (3) and visionary thinking. The results revealed that on thefirst components most of the students prefered to play and learn as easy activities. They learned better when they were pleased.On the second components they were able to manage their socio-emotional condition seen from the answers related to their likesand dislikes, interests, and from their ability to express a happiness as the one they needed during their learning. On the thirdcomponents, the results revealed that most of them had goals achieved in learning. Besides, they were able to appropriately choosethe TV programs well-suited to their developmental levels. The results led us to have deeper understanding that knowing ourstudents really matters for building a conducive classroom climate.
Co-Authors - Muthmainnah - Muthmainnah Achmad Dardiri Afwanni, Tiwi Agrissto Bintang Aji Pradana Agustin, Pinda Agustiningsih, Rini Ahnaf Ahmadin Al Faqir Akhmad Reza Nurrizky Alim, Rahmawati Nur Aliyah Latifah Hanum Aliyah Latifah Hanum Anwar, Nur Amalia Olby Arif Wijayanto Arifiyanti, Nurul Auriza, Maghfirota Berliana Ramadhanti Budi Astuti Deska Luma, Aprita Dhiniaty Gularso Eka Sapti Cahya Ningrum Eka Sapti Cahyaningrum Ela Minchah Laila Alawiyah Ela Minchah Laila Alawiyah, Ela Minchah Laila Farhana, Ghidza Fatiya Hanif Al Afada Fitriana Tjiptasari Ghidza Farhana Hajar Widihastutik Hana Wahyuni Hanum, Aliyah Latifah Hardiyanti, Widya Dwi Harlistyarintica, Yora Harun Harun Haryanti Haryanti Hunaerni, Faadhilah Augustin Ika Budi Maryatun Indah Permata Sari Indah Permata Sari Joko Pamungkas Joko Pamungkas Khotibatul Ulya, Nanda Khotimah, Mutiara Khusnul Lena Anggraini Luluk Nur Aisyah Maharani, Oktaviana mardianti, Sri Martha Christianti Muthia Dara Putri Anugraheni Muthmainah Muthmainah Muthmainah Muthmainah Muthmainah Mutmainnah Mutmainnah Nanda Khotibatul Ulya Ningrum, Nur Cahya Nur Cahya Ningrum Nur Fadillah, Nur Nur Hayati Nur Hayati Nur Izzah Nur Izzah Nur Yono Nurul Khaira Nuswantari, Rahajeng Silmi Pradana, Agrissto Bintang Aji Pratami, Rieka Dwi Dharma Prayitno Prayitno Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati, Septika Cahya Ramona, Nadia Rina Wulandari Ririn Nikmatul Kuffa Rita Eka Izzaty, Rita Eka Rumara, Puteri Aprilianeu Cahya Seni Yuliarini Septika Cahya Rahmawati Septiyati Purwandari Septiyati Purwandari Septiyati Purwandari Setyaningsih, Adinda Sigit Apriyanto Siwi Widiastuti Siwi Widiastuti Sri Asih, Sri Sujarwo Suras, Febriana Ekananda susi susi Tjiptasari, Fitri Trisna, Dewi Sri Hening Wahyuni, Hana wanti, Widiya Widiyawanti - Yono, Nur Yora Harlistyarintica Yuliani, Roficha