Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA DENGAN PREHIPERTENSI Swandewi, Ni Putu Asri; Prapti, Ni Ketut Guru; Sawitri, Ni Komang Ari; Widyanthari, Desak Made
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p01

Abstract

Prehipertensi merupakan tahapan awal hipertensi, dengan 29% tingkat kejadian di seluruh dunia. Prehipertensi mempunyai fokus terapi secara nonfarmakologi. Salah satu terapi yang relevan adalah terapi akupresur. Terapi akupresur dengan penekanan pada titik Hegu (LI 4), Neiguan (PC 6), dan Quichi (LI 11) berfungsi dalam penurunan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengaruh akupresur pada tekanan darah responden wanita prehipertensi. Penelitian menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan control group yang menggunakan total sampling, pada 15 orang kelompok intervensi serta 15 orang kelompok kontrol. Uji analisis data menggunakan Wilcoxon untuk melihat perbedaan tekanan darah pada kelompok intervensi dan kontrol, dan Mann Whitney untuk melihat perbedaan tekanan darah antara kelompok intervensi maupun kontrol. Hasil penelitian menyatakan ada pengaruh signifikan pada pemberian terapi akupresur terhadap penurunan tekanan darah (p = 0.001). Hasil analisis perbandingan baik pada kelompok intervensi maupun kontrol, tidak terdapat perbedaan signifikan sebelum perlakuan (sistolik = 0.888, diastolik = 0.684) dan terdapat perbedaan signifikan hasil tekanan darah setelah dilakukan perlakuan (sistolik = 0.000, diastolik = 0.007). Simpulan penelitian ini adalah adanya pengaruh signifikan antara terapi akupresur terhadap tekanan darah dari kedua kelompok. Penelitian selanjutnya dapat meninjau pemberian terapi dengan pertimbangan waktu pengambilan data, stres, dan aktivitas fisik sebelum pengukuran.
HUBUNGAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA KARGO DI PEMOGAN Ningsih, Lisa Wahyu; Nurhesti, Putu Oka Yuli; Widyanthari, Desak Made; Raya, Nyoman Agus Jagat
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p15

Abstract

Keluhan muskuloskeletal dapat menyebabkan kesemutan, nyeri, pembengkakan, kekakuan, rentang gerak pendek, perubahan keseimbangan tubuh, dan hilangnya fleksibilitas sehingga dapat menyebabkan aktivitas sehari-hari terganggu. Penyebab timbulnya keluhan musculoskeletal, salah satunya yaitu sikap kerja yang salah. Sikap kerja yang salah sering terjadi pada pekerja yang membutuhkan tenaga berlebih sehingga mempengaruhi postur tubuh saat bekerja, salah satunya adalah pekerja angkat angkut yang mengangkat barang dengan jumlah yang banyak dan melebihi kemampuan tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja kargo di Pemogan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 22 orang pekerja kargo di Pemogan dengan menggunakan teknik sampling yaitu total sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Nordic Body Maps (NBM) dan kuesioner Ovako Work Analysis System (OWAS). Hasil analisis univariat seluruh responden berjenis kelamin laki-laki, 86,4% responden dengan rentang usia 17-25 tahun, 50% responden bekerja <1 tahun dan 50% responden bekerja rentang 1-5 tahun. Durasi kerja responden >10 jam/hari, 68,2% responden mengalami sikap kerja pada kategori 4 (perlu perbaikan saat itu juga), dan seluruh responden (100%) memiliki tingkat keluhan muskuloskeletal kategori rendah. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal dengan p-value 0,001 dan r = 0,657 dengan kekuatan hubungan cukup erat dan arah positif. Artinya semakin berisiko sikap kerja responden maka semakin tinggi keluhan muskuloskeletal, dan sebaliknya semakin baik sikap kerja responden maka semakin sedikit keluhan muskuloskeletal. Pekerja kargo diharapkan dapat menurunkan risiko sikap kerja dengan menggunakan alat bantu seperti troli sehingga dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal.
Triple Elimination Data Analysis (HIV, Syphilis, and Hepatitis B) among Pregnant Women in Denpasar City, Bali Widyanthini, Desak Nyoman; Widyanthari, Desak Made; Kurniasari, Ni Made Dian
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 14, No 1 (2026): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v14i1.96239

Abstract

Background: In 2017, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia launched the 'Triple Elimination' initiative, aiming to eradicate the transmission of syphilis, hepatitis B, and HIV from mother to child. This article presents the results of analysing data from the HIV/AIDS and STI Information System (SIHA) and the Hepatitis and Gastrointestinal Infection Information System (SIHEPI) among pregnant women tested for HIV, syphilis, and hepatitis B in Denpasar City, Bali.Methods: A descriptive study with a cross-sectional design was conducted at two community health centres in Denpasar City, using secondary data from SIHA and SIHEPI collected between 2020 and 2022. Data were analysed using univariate and bivariate analyses, with the chi-square test.Result: According to SIHA reports, 3,831 pregnant women were tested for HIV, with a positivity rate of 0.2% (95% CI: 0.09%-0.4%); 3,716 were tested for syphilis, with a positivity rate of 0.9% (95% CI: 0.7%-1.3%); and 4,503 were tested for hepatitis B, with a positivity rate of 1.4% (95% CI: 1.1%-1.8%). Data analysis revealed a significant correlation between HIV test results and the level of education (p<0.001). Syphilis was significantly associated with certain risk factors (p<0.001), while maternal age was significantly associated with hepatitis B infection (p=0.030).Conclusion: Although the prevalence of HIV, syphilis, and hepatitis B among pregnant women in Denpasar City is relatively low, early screening and enhanced integration of triple elimination efforts across healthcare settings remain essential.
Co-Authors Antari, Ni Made Umala Desak Nyoman Widyanthini Dewa Gede Wirahadi Putra F.S. Kusumaningsih Gusti Ayu Ary Antari Gusti Nyoman Mega Utami Harjana, Ngakan Putu Anom I Gede Widhiantara I Gusti Ayu Julia Arsita Devie I Gusti Ayu Pramitaresthi I Gusti Ayu Putu Anggitha Puja Laskmi Dewi I Gusti Ngurah Juniartha I Kadek Jodi I Kadek Saputra I Made Jawi I Made Oka Adnyana I Made Suindrayasa I Wayan Edi Sanjana I Wayan Surasta Ida Ayu Dwi Nandy Swari Ida Ayu Made Vera Susiladewi Ida Ayu Putu Surya Adnyani Indah Mei Rahajeng Kadek Cahya Utami Kadek Saputra Kadek Sri Rosiani Kadek Verlyanita Septiarini Komang Hadpani Luh Indri Lestari Luh Putu Widiastini M.R. Damayanti Made Oka Ari Kamayani Made Oka Ari kamayani, Made Oka Ari Made Rini Damayanti, Made Rini Maharianingsih, Ni Made Manuaba, I.A Ratih Wulansari Meril Valentine Manangkot Meril Valentine Manangkot Muhamad Yuslim Wajidal Muiz N.L.P.E. Yanti Ni Gusti Ayu Made Aprillia Adwinayanti Ni Kadek Ayu Suarningsih Ni Kadek Danis Lisyaningsih Ni Kadek Desi Ayani Ni Kadek Novi Ansari Ni Kadek Rima Pebrianti Ni Ketut Guru Prapti Ni Ketut Guru Prapti Ni Ketut Natalia Kristianingsih Ni Komang Ana Puspa Sari Ni Komang Ari Sawitri Ni Luh Christina Yanthi Ni Luh Putu Eva Yanti Ni Luh Putu Shinta Devi Ni Made Dian Kurniasari Ni Made Dian Sulistiowati Ni Made Karina Wirapradnyani Ni Made Karina Wirapradnyani Ni Made Sri Dharmayanti Ni Putu Aprilia Olga Pania Ni Putu Emy Darma Yanti Ni Putu Giri Karmany Ningsih, Lisa Wahyu Nyoman Agus Jagat Raya P.A.S. Utami P.O.Y. Nurhaesti Pande Ebin Anisa Putri Putu Agus Permana Indrajaya Putu Ayu Asri Damayanti Putu Ayu Sani Utami Putu Krisna Candra Yoga Putu Oka Yuli Nurhesti Putu Oka Yuli Nurhesti Ratna Sitorus Sanjiwani, Ida Arimurti Shanti Tresna Catur Cahyani Sisco, I Made Gede Yogi Febrian Sutema, Ida Ayu Manik Partha Swandewi, Ni Putu Asri Triani, Ni Komang Sania Widowati, I Gusti Ayu Rai - Yulia - Yunda Syahlaila Enasanaj