Claim Missing Document
Check
Articles

Model Rancangan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Mengunakan Metode Diskusi Dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Peserta Didik (Studi pada Kelas X MIPA 3 di SMAN Enam Lingkung) Hariyati Anggraini, Wahyu; Kasih, Fitria; Putra, Fuaddillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.663 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2032

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keterampilan komunikasi peserta didik yang kurang baik dan masih adanya Guru Bimbingan dan Konseling yang belum menyusun Model rancangan layanan bimbingan kelompok berdasarkan need assesmen peserta didik.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan :1. Profil keterampilan komunikasi peserta didik, 2. Pelaksanaan bimbingan kelompok dalam pencapaian tingkat keterampilan komunikasi di sekolah menggunakan metode diskusi.,3. Model rancangan bimbingan kelompok dalam membantu tingkat keterampilan komunikasi peserta didik berbasis diskusi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method.Populasi penelitian adalah 33 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 33 partisipan instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara sedangkan untuk analisis data menggunakan presentase dan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi.Hasil penelitian tentang keterampilan komunikasi peserta didik X MIPA 3 SMAN 1 Enam Lingkung dilihat dari :1) Secara umum profil keterampilan komunikasi peserta didik pada kategori kurang baik. 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik yang dilakukan Guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini Guru BK kurang memberikan metode-metode yang bervariasi sehingga keterampilan komunikasi peserta didik berada pada kategori kurang baik.3) Model rancangan layanan bimbingan kelompok dalam membantu meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik.
Model Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Diskusi untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Peserta Didik Nursilviani, Nursilviani; Kasih, Fitria; Kardo, Rici
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021): December 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.765 KB) | DOI: 10.37985/jer.v2i4.62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kejenuhan belajar peserta didik dan masih adanya guru Bimbingan Konseling yang belum menggunakan metode yang bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: 1). Profil kejenuhan belajar peserta didik, 2). Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode diskusi, 3). Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling dengan 33 partisipan. Sedangkan penelitian kualitatif, informan kunci penelitian yaitu 1 Guru Bimbingan Konseling  kelas XI IPS 1 dan 2 orang informan tambahan . Instrumen yang di gunakan yaitu angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis yang digunakan dalam pengolahan data menggunakan presentase. Untuk analisis data kualitatif  melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil  penelitian tentang kejenuhan belajar peserta didik kelas XI IPS 1 di SMAN 1 VII Koto Sungai Sarik dilihat dari: 1) Secara umum profil kejenuhan belajar peserta didik pada kategori rendah. 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik yang dilakukan guru bimbingan dan konseling belum memberikan hasil yang maksimal  karena belum menggunakan metode-metode yang bervariasi. 3) Model  ditemukan bahwa masih adanya peserta didik yang mengalami kejenuhan belajar dan pelaksanaan bimbingan kelompok masih belum bervariasi.  Model rancangan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik. Dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kejenuhan belajar peserta didik berada kategori rendah dan belum berada pada kategori sangat tinggi.
Model Bimbingan Kelompok dalam Menggunakan Metode Role Playing untuk Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi pada Peserta Didik Anggrawati, Dina; Kasih, Fitria
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021): December 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.951 KB) | DOI: 10.37985/jer.v2i4.64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kecemasan berkomunikasi peserta didik yang belum tercapai dan ada Guru Bimbingan Koseling belum menggunakan metode bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: a).Profil tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik, b).Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode role playing. c).Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode role playing dalam membantu mengurangi tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method.Populasi penelitian saya 30 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengan 30 partisipan instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara  sedangkan untuk analisis data menggunakan presentase dan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian tentang Kecemasan Berkomunikasi peserta didik XI MIPA  SMA PGRI 2 Padang dilihat dari: 1)Secara umum profil  keterampilan komunikasi  peserta didik pada kategori cukup tinggi 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi kecemasan berkomunikasi peserta didik yang dilakukan guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini guru Bk kurang memberikan metode-metode yang bervariasi.3)Model rancangan layanan bimbingan kelompok dalam membantu mengurangi kecemasan berkomunikasi. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kecemasan berkomunikasi peserta didik berada pada kategori cukup tinggi dan belum berada pada kategori sangat rendah.
Model Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Role Playing dalam Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi Dina Anggrawati; Fitria Kasih; Rici Kardo
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 2 No 2 (2021): Volume 2 Nomor 2: November 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v2i2.926

Abstract

This research is motivated by the students' communication anxiety that has not been achieved and there are Counseling Guidance Teachers who have not used varied methods in implementing group guidance. The purpose of the study was to describe: a). The profile of students' communication anxiety levels, b). The implementation of group guidance by BK teachers using the role playing method. c). The design model of group guidance services using the role playing method in helping reduce the level of communication anxiety of students. This research was conducted using a mixed method. The sampling technique used was total sampling with 30 participants. While qualitative research, the key informants of the research are 1 BK teacher class XI MIPA 1 and 2 additional informants. The instruments used are questionnaires and interviews. The data analysis technique used statistical test tools. The technique used in data processing is the percentage. For qualitative data analysis through data reduction, data presentation and drawing conclusions. Keywords: Communication Anxiety, Students
Bimbingan Teknis Memahami Perilaku Peserta Didik di Kelas Daring dan luring Fitria Kasih; Triyono Triyono
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 5, No 1 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v5i1.7334

Abstract

Memahami karakteristik peserta didik di masa Pandemi Covid-19 menjadi bagian dalam pembelajaran yang luar biasa. Memahami perilaku atau karakteristik peserta didik di masa Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Permasalahan yang muncul pada guru saat pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Maninjau ini adalah, Pertama: masih ada kendala guru dalam memahami karakteristik dan perilaku yang ditampilkan oleh peserta didik dalam pembelajaran. Kedua: masih ada guru yang belum mengetahui bagaimana cara merespon perilaku yang ditampilkan oleh peserta didik secrara tepat. Ketiga: Adanya guru yang merasa jenuh dalam menghadapi perilaku yang tunjukan oleh peserta didik dalam pembelajaran. Pelaksanaan PKM di SMA Negeri 1 Tanjung Raya dilaksanakan dengan prinsip partisipatif dan Kolaboratif. Kegiatan Bimtek yang dilakukan secara berkesinambungan dan terjadwal. Pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan melalui Bimbingan Teknis (BIMTEK) menggunakan metode Focus Group Discation (FGD) dan Metode Simulation sehingga guru manjadi terampil dalam memahami perilaku peserta didik di kelas daring dan luring. Metode ini akan diterapkan dalam semua tahapan kegiatan untuk mencapai tujuan dari PKM. Hasil yang diperoleh adalah bahwa para Guru sangat antusias, serius dan dapat memahami perilaku peserta didik dalam proses pembelajaran
Kolaborasi Pendidik Dan Peserta Didik Dalam Proses Belajar Mengajar Pada Masa New Normal Fitria Kasih; Suryadi Suryadi; Triyono Triyono
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 4, No 1 (2021): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v4i1.5252

Abstract

Banyaknya permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran daring pada new normal menjadi dasar pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini. PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada guru-guru di SMK dan SMA DEK agar mampu menciptakan kerjasama atau kolaborasi dalam proses pembelajaran pada masa new normal sehingga dengan terciptanya kerjasama maka akan terbentuk iklim belajar yang baik dan efektif sehingga tujuan sekolah bisa tercapai. Pelaksanaan PkM ini dilaksanakan secara daring mengunakan platform Google Meet. Kegiatan PkM ini diikuti oleh Guru SMK dan SMA DEK sebanyak 23 orang Guru. Kegiatan ini merupakan dialog interaktif dengan Guru SMA dan SMK DEK. Metode yang digunakan dalam PkM ini yaitu memaparkan materi (ceramah), diskusi dan tanya jawab, serta pemaparan masalah yang terjadi dalam proses pembelajaran. Proses dialog interaktif dipandu langsung oleh TIM PkM. Hasil yang diperoleh adalah bahwa para Guru sangat antusias, serius dan dapat mengaplikasikan bentuk kolaborasi dengan peserta didik dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Kolaborasi, Pembelajaran, Guru
Implementation Plan for Group Tutoring Services Using the Discussion Method to Increase Adjustment to School Regulations Oseli, Lora; Kasih, Fitria; Wae, Rahmawati
Jurnal Counseling Care Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2024.v8i1.7678

Abstract

This reserach is motivated by the existence of the problem about self adjustment to the low rules of school. This research aims to descripbe: 1) Self adjustment overview of students to the rules of school. 2) Design of implementation of group guidance services by using discussion method in improving students’ self adjustment to the rules of school. This research is carried out by an analysis descriptive method. The population in this research is students at the grade of XI IIS 1 Senior High School 1 Lunang who are experiencing low self adjustment to the rules of school with a total of 12 students. The sampling using purposive sampling technique with a total is 8 students. The data collected by using questionnaire, then analyzed by using percentage classification. The result of this research discloses that: 1) Self adjustment overview of students to the rules of school, is the low category. 2) Design of implementation of group guidance services by using discussion methods in improving students’ self adjustment to the rules of school. Based on the result of this research, it is recommended for counselors to be able to implement group guidance services by using discussion methods to students at the grade of XI IIS 1 Senior High School 1 Lunang in improving self adjustment to the rules of school as it is designed in this research.
Model Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Diskusi untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Peserta Didik Nursilviani, Nursilviani; Kasih, Fitria; Kardo, Rici
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i4.62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kejenuhan belajar peserta didik dan masih adanya guru Bimbingan Konseling yang belum menggunakan metode yang bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: Profil kejenuhan belajar peserta didik,  Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode diskusi, Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling dengan tiga puluh tiga partisipan. Sedangkan penelitian kualitatif, informan kunci penelitian yaitu satu Guru Bimbingan Konseling  kelas XI IPS satu dan dua orang informan tambahan . Instrumen yang di gunakan yaitu angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis yang digunakan dalam pengolahan data menggunakan presentase. Untuk analisis data kualitatif  melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil  penelitian tentang kejenuhan belajar peserta didik kelas XI IPS satu di SMAN satu VII Koto Sungai Sarik dilihat dari: Secara umum profil kejenuhan belajar peserta didik pada kategori rendah. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik yang dilakukan guru bimbingan dan konseling belum memberikan hasil yang maksimal karena belum menggunakan metode-metode yang bervariasi.  Model  ditemukan bahwa masih adanya peserta didik yang mengalami kejenuhan belajar dan pelaksanaan bimbingan kelompok masih belum bervariasi. Model rancangan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik. Dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kejenuhan belajar peserta didik berada kategori rendah dan belum berada pada kategori sangat tinggi.
Model Bimbingan Kelompok dalam Menggunakan Metode Role Playing untuk Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi pada Peserta Didik Anggrawati, Dina; Kasih, Fitria
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i4.64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kecemasan berkomunikasi peserta didik yang belum tercapai dan ada Guru Bimbingan Koseling belum menggunakan metode bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: Profil tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik, Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode role playing. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode role playing dalam membantu mengurangi tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method.Populasi penelitian saya tiga puluh peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengantiga puluh partisipan instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara  sedangkan untuk analisis data menggunakan presentase dan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian tentang Kecemasan Berkomunikasi peserta didik XI MIPA  SMA PGRI 2 Padang dilihat dari:  Secara umum profil  keterampilan komunikasi peserta didik pada kategori cukup tinggi, Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi kecemasan berkomunikasi peserta didik yang dilakukan guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini guru Bk kurang memberikan metode-metode yang bervariasi. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dalam membantu mengurangi kecemasan berkomunikasi. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kecemasan berkomunikasi peserta didik berada pada kategori cukup tinggi dan belum berada pada kategori sangat rendah.
Model Rancangan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Menggunakan Metode Diskusi dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik (Studi pada kelas X MIPA 2 SMAN 1 Enam Lingkung) Putri Ningsih, Ranti; Kasih, Fitria; Suarja, Septya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2002

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kemandirian belajar peserta didik yang masih rendah dan masih adanya Guru Bimbingan Konseling yang belum menggunakan metode yang bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: 1) Profil kemandirian belajar peserta didik, 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok oleh guru BK menggunakan metode diskusi, 3) Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi dalam membantu meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan 36 partisipan. Sedangkan penelitian kualitatif, informan kunci penelitian yaitu 1 Guru Bimbingan Konseling kelas X MIPA 2 dan 2 orang informan tambahan. Instrumen yang digunakan yaitu berupa Angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan diolah melalui teknik presentase. Untuk analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kemandirian belajar peserta didik secara umum sudah berada pada kategori cukup tinggi, namun pelaksanan BKP masih belum bervariasi. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi dalam membantu meningkatkan kemandirian belajar disusun berdasarkan data dan pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK. Dari hasil penelitian ini maka dapat direkomendasikan agar Guru BK bisa melakukan bimbingan kelompok dengan menggunakan beberapa metode yang terdapat di Bimbingan dan Konseling.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Afrizal Sano Ahmad Yazid Ahmad Zaini Alfaiz Alfaiz Anggrawati, Dina Anisa Syaputri Ari Wibowo Asmaneli Asmaneli Aughnini Aughnini Bayu Marsha. Ds Besti Nora Dwi Putri Charnova, Gevina DAFIT SATRIA Dapit Pernalis Dedi Efendi Dedi Miswar Dedi Pinalusa Delza Anggilia Alista Deni Okto Nengsi Deni Yuliandri Desi Arpa Desri Afriani DEWI RAHMAWATI Diana Diana Dina Anggrawati Dola, Nofia Don Toni Suardi Dwi Putri, Besti Nora EFATRICIA NIATI Effendi, Cut Riska Eka Puspita Sari Eka Sefputri Elia Desnita Elmayyeti Elmayyeti Elvi Susanti Endang Susanti Erlina Wilda Ezhiana Faika Hazwary Fadil Eka Putra Fara Dilla Sandi Fauzan . Febrina Widya Pramuti Fidha Riyani Fifi Yasmi Firsal Firsal Fitri Yumilda Gusneli Gusneli Gustia Manasari Hamida Hamida Handoko Handoko Hariyati Anggraini, Wahyu Helga Riantika Sari Helma Helma Hendri Fadrizal Hengki Yandri Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idrawati Idrawati Ika Ramayani Indra Priono Iponofita Yani Ira Maisyara. S Jarudin Jarudin jarudin, Jarudin Jefri Sardika Putra KIKI WULANDARI Laeli Susanti Lasma Farida Lina Karlina Lina Nofriani Lusi Trisnawati Luzi Ratnasari Maifitra Maifitra Marisa Nanda May Syarah Ratuloli Mayang, Sri Mela Yunita Melda Fauziah Meta Wahyuni Meylani Rena Agustin Miya Lhofita Sari Mona Elya Musda Rukmana Melka Nadia Pratiwi Natalia Fahmaidani Naufil Haumi Nefri Yanra Nelfayanti Nelfayanti Nilil Khairiyah Nofridawati Nofridawati Nofrita Nofrita Nola Karmila Sari Novia Susana Novia Vandini Novita Ratna Sari Novita Sari Nursilviani, Nursilviani Nurul Rahmahdani Oinan, Gusnawati T. Oknilia Ervin Oktavia, Anisa Oseli, Lora Panji Jeras Pirjayanti, Vizia Pirman Hamidi Priska Mariana Simamora Putra, Fuaddillah Putri Ningsih, Ranti Putri, Irma Firnanda Rafiqal Sadli Rahma Wira Nita Rahmi Syafrianis Randi Oktaviano Ratih Susanti Resci Nova Linda Reski Puspita Sari Ria Witri Astuti Rici Kardo, Rici Rina Alfiani Rini Oktarina Rini Septiani Yunas Rintan Dwina Putri Rismailia Sari Rita Novita Safitri Safitri Safitri, Wellya Salsabilla, Aulia Nur Sani, Hannysa Okta Fiyah Santa Maria Sefriani Sefriani Septya Suarja, Septya Sri Mulyanti Sri Rati Afdiwahyuni Sriwahyuni Deswita Suryadi, Suryadi Syavira Trilis Tiyaningsih Triyono Triyono Triyono, Triyono Usman, Citra Imelda Utami, Sandia Velia Nesis Chia Wae, Rahmawati Wahyuni Tiara Musfi Wati, Rifda Kurnia Weni Yulastri Wilda Yanita Winda Rahayu Winnie, Cantika Meria Yelni Susri Yelvi Monasari Yetrina Dewi Yopirizal Yopirizal Yulia Musnika Yulinar Yulinar Yunita Rahmi Yusnetti Yusnetti Zulbaida Zulbaida Zulkfli Zulkfli