Claim Missing Document
Check
Articles

Model Bimbingan Kelompok dalam Menggunakan Metode Role Playing untuk Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi pada Peserta Didik Anggrawati, Dina; Kasih, Fitria
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i4.64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kecemasan berkomunikasi peserta didik yang belum tercapai dan ada Guru Bimbingan Koseling belum menggunakan metode bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: Profil tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik, Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode role playing. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode role playing dalam membantu mengurangi tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method.Populasi penelitian saya tiga puluh peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengantiga puluh partisipan instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara  sedangkan untuk analisis data menggunakan presentase dan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian tentang Kecemasan Berkomunikasi peserta didik XI MIPA  SMA PGRI 2 Padang dilihat dari:  Secara umum profil  keterampilan komunikasi peserta didik pada kategori cukup tinggi, Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi kecemasan berkomunikasi peserta didik yang dilakukan guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini guru Bk kurang memberikan metode-metode yang bervariasi. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dalam membantu mengurangi kecemasan berkomunikasi. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kecemasan berkomunikasi peserta didik berada pada kategori cukup tinggi dan belum berada pada kategori sangat rendah.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI UNTUK MEMINIMALISIR PERILAKU MEMBOLOS Safitri, Wellya; Kasih, Fitria; Kardo, Rici
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34314

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perilaku membolos dari peserta didik Fase F SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh. Guru bimbingan dan konseling belum memberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi pada permasalahan perilaku membolos. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) gambaran perilaku membolos peserta didik sebelum mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi, 2) gambaran perilaku membolos peserta didik sesudah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi, 3) efektifitas bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi untuk meminimalisir perilaku membolos peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitin One-Group-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 8 orang dan sampel yang digunakan sebanyak 8 orang peserta didik yang memiliki perilaku membolos yang diambil dengan teknik total sampling. Instrument yang digunakan adalah angket dan studi dokumentasi sedangkan untuk analisis data persentase pretest dan postest menggunakan interval skor dan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) gambaran perilaku membolos peserta didik sebelum mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi berada pada kategori cukup tinggi, 2) gambaran perilaku membolos peserta didik sesudah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi berada pada kategori rendah. 3) Terdapat efektivitas bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi untuk meminimalisir perilaku membolos peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian ini direkomendasikan kepada guru BK agar mampu untuk memberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi sebaik mungkin serta diharapka bisa menggunakan layanan tersebut untuk memberikan layanan pada permasalahan tidak masuk kelas lagi setelah jam istirahat yang memiliki kategori tinggi, dan menurunkan perilaku membolos hasil penelitian secara umum dari kategori cukup tinggi menjadi rendah
RANCANGAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISKUSI UNTUK MENGATASI MASALAH KESULITAN BELAJAR (STUDI ANALISIS DESKRIPTIF TERHADAP PESERTA DIDIK DI KELAS XII IPS 3 SMA N 1 HARAU) Wati, Rifda Kurnia; Kasih, Fitria; Triyono, Triyono
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 7, No 2 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v7i2.214-223

Abstract

This research is prompted by issues surrounding learning difficulties, such as students struggling to comprehend lessons, lagging in completing assignments, achieving below-average academic performance, and exhibiting poor study habits. The objectives of this study are: 1) To outline the learning difficulties experienced by students; 2) To devise a plan for implementing classical counseling services utilizing discussion methods to address these learning difficulties. The research methodology employed is descriptive analysis. The study population consists of 32 students, all of whom were included in the sample using the total sampling technique. Data collection was facilitated through a questionnaire, with percentage classification used for data analysis. The findings indicate that: 1) The depiction of students' learning difficulties falls within a relatively high category; 2) A plan for implementing classical counseling services, focusing on the theme of "overcoming learning difficulties," was devised based on identified problems and insights from learning difficulties theory. As a result of this research, it is recommended that counselors employ discussion techniques with Class XII IPS 3 students at Senior High School 1 Harau to address the learning difficulties identified in this study. Implementation of classical counseling services is advised.
RANCANGAN PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL BERBASIS PENDEKATAN BEHAVIORAL DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING BAGI PESERTA DIDIK KORBAN BULLYING {STUDI ANALISIS DESKRIPTIF DI SMA N 8 PADANG} Winnie, Cantika Meria; Kasih, Fitria; Nita, Rahma Wira
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 7, No 2 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v7i2.189-196

Abstract

This study is prompted by the issue of bullying, particularly the presence of students who are subjected to such behavior. The objective of this research is twofold: 1) To depict the characteristics of students who are victims of bullying, and 2) To devise a plan for implementing individual counseling services grounded in a behavioral approach utilizing Assertive Training techniques for students who are victims of bullying. The research methodology employed in this study is descriptive analysis. The study population consists of 3 students from SMA N 8 Padang who have experienced bullying. Sampling was conducted using the Total Sampling technique, wherein all members of the population were included as samples, totaling 3 individuals. Data was collected through a questionnaire and subsequently analyzed using percentage classification. The findings of the research indicate that: 1) The portrayal of students who are victims of bullying falls within the fairly high category, and 2) The framework for executing individual counseling services based on a behavioral approach utilizing Assertive Training techniques, focusing on addressing physical and verbal bullying, has been developed based on the identified issues and findings from bullying theory. Based on the outcomes of this study, it is suggested that BK teachers implement individual counseling services employing Assertive Training techniques for students at SMA N 8 Padang to address the challenges faced by students who are victims of bullying, as outlined in this research.
Efektivitas Konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dengan Teknik Cognitive Disputing dalam Meminimalisir Perilaku Agresif Peserta Didik dari Keluarga Broken Home Syavira; Kasih, Fitria; Wira Nita, Rahma
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 5 No. 3 (2025): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (November)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v5i3.349

Abstract

This research is motivated by the phenomenon aggressive behavior in students from broken homes, which can interfere with their social and emotional development. The study aims to describe aggressive behavior before and after Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) counseling with cognitive disputing techniques, as well as test its effectiveness in reducing aggressive behavior. The research used an experimental method with a One Group Pretest-Posttest design. Samples were determined through purposive sampling techniques with a population of 14 people and a sample of 2 people, instruments in the form of questionnaires, and data analysis was carried out with percentage intervals and t- tests. The results showed that before counseling, aggressive behavior of students was in the high category, while after counseling with cognitive disputing techniques, aggressive behavior was in the low category. The results of the t-test showed a significant difference between before and after the intervention, proving the effectiveness of REBT counseling. This study recommends BK teachers to apply REBT counseling with cognitive disputing techniques as a strategy to reduce the aggressive behavior of broken home students at SMK Negeri 2 Bukittinggi.
Konseling Analisis Transaksional dengan Menggunakan Teknik Empty Chair untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Peserta Didik Korban Bullying Mayang, Sri; Kasih, Fitria; Nita, Rahma Wira
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.142.11

Abstract

The aim of this research is to determine the effectiveness of transactional analysis counseling using the empty chair technique to measure the level of assertiveness of students who are victims of bullying. However, some students who are victims of bullying at SMAN 1 Gunung Talang have low assertive behavior. This quantitative research with an experimental approach uses a one group pretest-posttest design. The sample is students who are victims of bullying with a low level of assertiveness. Measurements were carried out using questionnaire instruments and by conducting individual counseling with two treatment sessions or treatment with individual counseling using the empty chair technique. The research results showed a significant increase in the assertive behavior of students who were victims of bullying, with the average score increasing from 118 in the pretest to 178 in the posttest and a t-count of 0.0285 with a degree of freedom of 2. The t-test value was used to determine each independent variable against the dependent variable. If the t count ˃ t table or the significance value of the t test is 0.05 then it can be concluded that individually the independent variable has a significant effect on the dependent variable, then the explanation obtained is the sig value. (2-failed) = 0.0285 ˂ 0.05 means that this test is significant or that there is a difference in the average assertive behavior before and after carrying out transactional analysis counseling using the empty chair technique. This means that there is a significant difference from transactional analysis counseling using the empty chair technique to increase the assertive behavior of students who are victims of bullying
Efektivitas Bimbingan Kelompok Dengan Menggunakan Metode Sosiodrama Untuk Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Peserta Didik Pirjayanti, Vizia; Kasih, Fitria; Dwi Putri, Besti Nora
Hikmah Vol 19, No 1 (2025): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v19i1.17092

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat komunikasi interpersonal peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran komunikasi interpersonal peserta didik sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama, (2) Gambaran komunikasi interpersonal peserta didik setelah diberikan layanan tersebut, dan (3) Efektivitas bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama dalam meningkatkan komunikasi interpersonal. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest. Populasi dalam penelitian ini peserta didik keslas VII5 yan memiliki masalah komunikasi interpersonal sebanyak 10 orang, sampel penelitian berjumlah 10 orang peserta didik kelas VII.5 SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif interval persentase dan analisis uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran sebelum diberikan layanan, komunikasi interpersonal berada pada kategori kurang baik dan sangat kurang baik (2) Gambaran setelah diberikan layanan, berada pada kategori baik dan sangat baik (3) Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode sosiodrama untuk meningkatkan komunikasi interpersonal peserta didik. Jadi dapat disimpulkan bahwa efektivitas bimbingan kelompok dengan menggunakan metode sosiodrama berhasil untuk meningkatkan komunikasi interpersonal peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan agar guru BK secara rutin memberikan layanan bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama atau teknik lain yang relevan, serta memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah secara optimal.Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Metode Sosiodrama, Komunikasi Interpersonal.
Analisis Gaya Belajar Siswa Sekolah Dasar dan Implikasinya terhadap Strategi Pembelajaran Adaptif Fitria Kasih; Rahmi Dwi Febriani; Ulfa Nofutri; Isabel Intan Pandini
Proper Journal Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Yayasan Karir Protean Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, pola pikir, serta mengembangkan potensi belajar anak. Pada masa ini, terjadi perkembangan pesat pada aspek kognitif, sosial, dan emosional, sehingga pendekatan pembelajaran perlu disesuaikan dengan karakteristik individual siswa, termasuk gaya belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar siswa sekolah dasar dan memberikan rekomendasi strategi pembelajaran yang sesuai bagi guru dan orang tua. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 79 siswa dari dua sekolah dasar di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar auditori merupakan yang paling dominan (48,9%), diikuti oleh visual (39,7%) dan kinestetik (11,4%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa cenderung lebih memahami materi melalui pendengaran dan visualisasi. Oleh karena itu, penerapan strategi pembelajaran multimodal yang menggabungkan elemen auditori, visual, dan kinestetik sangat diperlukan untuk mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemetaan gaya belajar sebagai dasar pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan inklusif di tingkat pendidikan dasar.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Afrizal Sano Ahmad Yazid Ahmad Zaini Alfaiz Alfaiz Anggrawati, Dina Anisa Syaputri Ari Wibowo Asmaneli Asmaneli Aughnini Aughnini Bayu Marsha. Ds Besti Nora Dwi Putri Charnova, Gevina DAFIT SATRIA Dapit Pernalis Dedi Efendi Dedi Miswar Dedi Pinalusa Delza Anggilia Alista Deni Okto Nengsi Deni Yuliandri Desi Arpa Desri Afriani DEWI RAHMAWATI Diana Diana Dina Anggrawati Dola, Nofia Don Toni Suardi Dwi Putri, Besti Nora EFATRICIA NIATI Effendi, Cut Riska Eka Puspita Sari Eka Sefputri Elia Desnita Elmayyeti Elmayyeti Elvi Susanti Endang Susanti Erlina Wilda Ezhiana Faika Hazwary Fadil Eka Putra Fara Dilla Sandi Fauzan . Febriani, Rahmi Dwi Febrina Widya Pramuti Fidha Riyani Fifi Yasmi Firsal Firsal Fitri Yumilda Gusneli Gusneli Gustia Manasari Hamida Hamida Handoko Handoko Hariyati Anggraini, Wahyu Helga Riantika Sari Helma Helma Hendri Fadrizal Hengki Yandri Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idrawati Idrawati Ika Ramayani Indra Priono Iponofita Yani Ira Maisyara. S Isabel Intan Pandini Jarudin Jarudin jarudin, Jarudin Jefri Sardika Putra KIKI WULANDARI Laeli Susanti Lasma Farida Lina Karlina Lina Nofriani Lusi Trisnawati Luzi Ratnasari Maifitra Maifitra Marisa Nanda May Syarah Ratuloli Mayang, Sri Mela Yunita Melda Fauziah Meta Wahyuni Meylani Rena Agustin Miya Lhofita Sari Mona Elya Musda Rukmana Melka Nadia Pratiwi Natalia Fahmaidani Naufil Haumi Nefri Yanra Nelfayanti Nelfayanti Nilil Khairiyah Nofridawati Nofridawati Nofrita Nofrita Nola Karmila Sari Novia Susana Novia Vandini Novita Ratna Sari Novita Sari Nursilviani, Nursilviani Nurul Rahmahdani Oknilia Ervin Oktavia, Anisa Panji Jeras Pirjayanti, Vizia Pirman Hamidi Priska Mariana Simamora Putra, Fuaddillah Putri Ningsih, Ranti Putri, Irma Firnanda Rafiqal Sadli Rahma Wira Nita Rahmi Syafrianis Randi Oktaviano Ratih Susanti Resci Nova Linda Reski Puspita Sari Ria Witri Astuti Rici Kardo, Rici Rina Alfiani Rini Oktarina Rini Septiani Yunas Rintan Dwina Putri Rismailia Sari Rita Novita Safitri Safitri Safitri, Wellya Salsabilla, Aulia Nur Sani, Hannysa Okta Fiyah Santa Maria Sefriani Sefriani Septya Suarja, Septya Sri Mulyanti Sri Rati Afdiwahyuni Sriwahyuni Deswita Suryadi, Suryadi Syavira Trilis Tiyaningsih Triyono Triyono Triyono, Triyono Ulfa Nofutri Usman, Citra Imelda Utami, Sandia Velia Nesis Chia Wahyuni Tiara Musfi Wati, Rifda Kurnia Weni Yulastri Wilda Yanita Winda Rahayu Winnie, Cantika Meria Yelni Susri Yelvi Monasari Yetrina Dewi Yopirizal Yopirizal Yulia Musnika Yulinar Yulinar Yunita Rahmi Yusnetti Yusnetti Zulbaida Zulbaida Zulkfli Zulkfli