p-Index From 2021 - 2026
11.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Media Komunikasi Geografi Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Sejarah dan Budaya JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Jurnal Sejarah dan Budaya JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) Edukasi: Jurnal Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gulawentah:Jurnal Studi Sosial KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lectura : Jurnal Pendidikan WIDYA LAKSANA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Perdikan: Journal of Community Engagement Madaniya Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Jendela Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN IPS AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Pendidikan Sultan Agung Journal of Innovation and Teacher Professionalism Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Curricula: Journal of Curriculum Development
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENGEMBANGAN ASESMEN LITERASI NUMERASI BERBASIS ARTICULATE STORYLINE BAGI GURU MGMP IPS MTS KABUPATEN MALANG DALAM MENDUKUNG MERDEKA BELAJAR Nurul Ratnawati; I Nyoman Ruja; Neni Wahyuningtyas; Ferdinan  Bashofi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.823-829

Abstract

Pelatihan pengembangan asesmen literasi numerasi bagi guru MGMP IPS MTs Kabupaten Malang dengan memanfaatkan platform Articulate storyline. Latar belakang studi ini melibatkan perubahan dari Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional (AN) sebagai respons terhadap kekurangan UN dalam mengukur kompetensi berpikir tingkat tinggi dan kurangnya penerapan model pembelajaran efektif. Hasil PISA 2018 menunjukkan rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa di Indonesia. Penelitian ini mengusulkan solusi dengan memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para guru tentang pengembangan soal AKM berbasis literasi numerasi dan mengenalkan penggunaan Articulate storyline untuk mengemas produk tersebut secara digital. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan selama 4 hari, melibatkan para guru IPS MTs Kabupaten Malang. Evaluasi keterlaksanaan kegiatan menunjukkan tingkat ketercapaian sebesar 90,0%, menunjukkan keberhasilan pelaksanaan kegiatan pelatihan. Guru mengharapkan adanya kegiatan serupa dan dukungan berkesinambungan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan asesmen literasi numerasi di lapangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mendukung proses persiapan asesmen pembelajaran berkualitas dan meningkatkan literasi teknologi guru.
Makna simbolik kesenian Pendalungan Can-macanan Kaddhuk sebagai entitas wilayah kabupaten Jember Fitriana, Dedek; Wahyuningtyas, Neni
Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Vol. 22 No. 1 (2024): April
Publisher : FBSB UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/imaji.v22i1.62611

Abstract

Kesenian Can-macanan Kaddhuk eksistensinya mulai turun karena maraknya kesenian modern. Can-macanan Kaddhuk  memiliki fungsi penting sebagai media edukasi penyampaian pesan moral kepada penonton terutama anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk pertunjukan, makna simbolik, dan upaya pelestarian Can-macanan Kaddhuk.  Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah bentuk pertunjukan Can-macanan Kaddhuk terdiri dari tiga bagian yaitu: pembuka, inti, dan penutup. Bagian pembuka berupa permainan musik, bagian inti berupa atraksi Can-macanan Kaddhuk, dan bagian penutup berupa doa. Makna simbolik Can-macanan Kaddhuk meliputi: bentuk macan menyimbolkan kekuatan, warna kostum menyimbolkan karakter macan, atraksi menyimbolkan kekuasaan, alat musik menyimbolkan keselarasan antara musik dan gerakan macan, serta sesajen menyimbolkan penghormatan. Upaya pelestarian Can-macanan Kaddhuk dengan memodifikasi kostum dan melakukan arisan setiap dua minggu sekali. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya adalah dapat mengkaji tentang pengaruh eksistensi kesenian Can-macanan Kaddhuk terhadap penanaman karakter dan tingkah laku anak. Rekomendasi bagi masyarakat yaitu harus melestarikan kesenian Can-macanan Kaddhuk, karena kesenian ini dapat menjadi pesan moral dalam menjalani kehidupan. Kata kunci: Makna simbolik, kesenian, can-macanan kaddhuk The symbolic meaning of Pendalungan art Can-macanan Kaddhuk as an entity of Jember regency AbstractThe existence of Can-macanan Kaddhuk art has been declining due to the rise of modern arts. Can-macanan Kaddhuk plays an important role as an educational medium for conveying moral messages to the audience, especially children. This study aims to understand the performance structure, symbolic meaning, and preservation efforts of Can-macanan Kaddhuk. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of this study show that the Can-macanan Kaddhuk performance consists of three parts: the opening, the core, and the closing. The opening part includes musical play, the core part features the Can-macanan Kaddhuk attraction, and the closing part consists of a prayer. The symbolic meanings of Can-macanan Kaddhuk include: the tiger shape symbolizes strength, the costume colors symbolize the tiger's character, the attractions symbolize power, the musical instruments symbolize harmony between music and tiger movements, and the offerings symbolize respect. Preservation efforts for Can-macanan Kaddhuk include costume modifications and bi-weekly community gatherings. Recommendations for future researchers include studying the impact of Can-macanan Kaddhuk's existence on children's character development and behavior. Recommendations for the community include preserving Can-macanan Kaddhuk art, as it serves as a moral message for living life. Keyword: Symbolic meaning, art, Can-macanan Kaddhuk
KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT KETURUNAN ARAB DAN PENDUDUK LOKAL DESA PULOPANCIKAN GRESIK Mafazah, Elsa Diah; Wahyuningtyas, Neni; Ruja, I Nyoman
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v14i12020p105-115

Abstract

Interaksi sosial sangat diperlukan dalam kehidupan manusia, terutama dalam proses untuk melakukan hubungan sosial. Hubungan sosial dalam masyarakat dapat menciptakan suatu bentuk interaksi dalam kelompok sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Pulopancikan Kabupaten Gresik. Data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa awal mula keberadaan Kampung Arab Desa Pulopancikan Kabupaten Gresik berasal dari datangnya bangsa Arab Hadramaut pada sekitar abad ke-19 yang melakukan kegiatan berdagang dan juga berdakwah untuk menyebarkan ajaran agama Islam. Masyarakat keturunan Arab di Kampung Arab Desa Pulopancikan Kabupaten Gresik mempunyai karakteristik budaya yang khas dimana masih terdapat budaya-budaya Arab meskipun telah terdapat akulturasi dengan budaya Jawa.  Karakteristik budaya masyarakat keturunan Arab di Kampung Arab Desa Pulopancikan Kabupaten Gresik dapat dilihat dari bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem mata pencaharian hidup, sistem peralatan dan teknologi, Religi, dan kesenian. Interaksi sosial masyarakat keturunan Arab dengan penduduk lokal Desa Pulopancikan Kabupaten Gresik dimana terdapat makna dalam setiap proses interaksi sosial yang terjadi. Interaksi sosial masyarakat keturunan Arab dengan penduduk lokal bersifat baik, akan tetapi untuk proses komunikasi antara masyarakat Arab dengan penduduk lokal jarang terjadi karena masyarakat keturunan Arab memiliki prinsip untuk lebih baik diam daripada tidak bisa tapi banyak berbicara.
Tantangan dan Peluang Tri Pusat Pendidikan dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman bagi Peserta Didik Tania, Elvara Surya Artha; Wahyuningtyas, Neni
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p242-247

Abstract

Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan memerlukan upaya, salah satunya adalah dengan menyediakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, potensi, dan pengetahuannya. Rasa aman dan nyaman dalam kegiatan belajar tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, di antaranya adalah pandangan bahwa sekolah merupakan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab menciptakan lingkungan tersebut, persepsi bahwa lingkungan belajar yang aman hanya merujuk pada aspek fisik, serta keterbatasan sumber daya. Di sisi lain, terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan, yaitu bahwa keluarga, sekolah, dan masyarakat merupakan pihak-pihak terdekat dengan peserta didik, serta tri pusat pendidikan dapat berkolaborasi dan berkomunikasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kenyamanan dan keamanan peserta didik.
Revitalisasi Wisata Desa Latar Bale Taman Edukasi Sebagai Solusi Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan Desa Mulyoarjo I Nyoman Ruja; Wahyuningtyas, Neni; Pebrianto, Moh; Adi, Khofifatu Rohmah; Ramadhani, Novela Wahyu
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21666

Abstract

Latar Bale merupakan salah satu program revitalisasi untuk mendukung potensi Desa Mulyoarjo dengan memanfaatkan tanah bengkok atau tanah kepemilikan pihak desa sendiri dengan fokus sebagai desa wisata. Beberapa kendala di Latar Bale taman edukasi ini berupa bau dari limbah udara dari pabrik disekitar kawasan, kurangnya dana desa untuk mendukung perawatan tempat dan sarana prasana, rusaknya beberapa fasilitas, kurangnya pengelola wisata, kurangnya branding promosi wisata, dan ketidak ikut sertakan pihak karang taruna untuk pengembangan wisata menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi revitalisasi yang tepat dalam mengatasi permasalahan di Latar Bale yang disesuaikan dengan kebutuhan dan solusi yang mumpuni dalam menyelesaikan kendala tersebut. Penelitian ini juga dianalisis dengan menggunakan Teori Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas atau Community-Based Tourism (CBT) oleh John McKnight dan Jody Kretzmann. Hasil dari penelitian ini berupa solusi dari beberapa kendala yang terjadi, berupa pengelolaan limbah udara, penggalangan dana, perbaikan fasilitas, dan penambahan pengelola wisata secara terstuktur dan terkonsep dengan tepat dan efektif.
Development of Problem-Based Blended Learning (PBBL) Assisted by Articulate Storyline to Optimize Critical Thinking Skills Mutia, Tuti; Rosida, Fatiya; Wahyuningtyas, Neni; Rofiki , Imam
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v16i1.24038

Abstract

The development of technology in education becomes more advanced by utilizing learning models assisted by digital media. These innovations allow for more flexible and interactive teaching methods, increasing student engagement and understanding. Technology based learning enables broader access to information and allows students to learn independently. By using digital media, students understand difficult concepts and interact directly with the material. This study aims to develop Problem-Based Blended Learning (PBBL) assisted by articulate storylines. The method used was designed using the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) research model. The analysis in this study employed qualitative descriptive and quantitative descriptive analysis. The research instrument was in the form of a validation questionnaire for learning experts and media validation. The results of the study showed that learning experts obtained a score of 88% (very worth it) and media experts obtained a score of 80% (very worth it). The results of the small group questionnaire, the product receives score of 95 out of the ideal score of 100. This indicates that the product is highly feasible and can be implemented without revision. So, it can be concluded that PBBL assisted by articulate storylines is an effective learning approach. PBBL based on Articulate Storyline has great potential to be applied in the curriculum as a learning medium that adapts to various subjects. This technology integration not only answers the challenges of problem-based learning but also enriches students' experiences, increases their engagement, and supports more student-centered learning. Additionally, it encourages collaborative learning and critical thinking.
PEMBERDAYAAN POKDARWIS DESA KEMLOKO DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI PELATIHAN BAHASA INGGRIS FOR TOURISM Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul; Idris, Idris
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.317 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.30121

Abstract

Masih rendahnya kemampuan berbahasa inggris yang dimiliki masyarakat Desa Wisata Kemloko merupakan masalah serius yang perlu segera diberikan solusi. Apalagi dengan antusiasme wisatawan mancanegara yang datang berkunjung ke desa wisata ini untuk melihat berbagai atraksi wisata. Atas dasar tersebut, menjadi penting kiranya untuk dilakukan pelatihan bahasa inggris agar mereka terampil menggunakan bahasa inggris. Metode pengabdian masyarakat ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Kemloko dalam mengikuti pengabdian terlihat antusias. Hal ini terlihat dari upaya peserta untuk mengikuti pelatihan di tengah kegiatan sehari-hari yang padat. Peserta selalu berupaya meluangkan waktu untuk mengikuti pelatihan ini setiap minggunya. Pada pertemuan pertama masyarakat masih terlihat canggung dan enggan bertanya sehingga kegiatan masih terlihat monoton tanpa adanya dialog interaktif. Akan tetapi, suasana sangat terlihat jelas berbeda ketika pertemuan selanjutnya. Peserta selalu bertanya kepada pemateri apabila ada hal yang dibingungkan dan belum jelas sehingga serangkaian kegiatan menjadi interaktif dan berjalan lancar.Kata kunci: Pelatihan, Bahasa Inggris, Kemloko. AbstractThe low level of English language skills possessed by the people of Kemloko Tourism Village is a serious problem that needs immediate solutions. Especially with the enthusiasm of foreign tourists who come to visit this tourist village to see various tourist attractions. On this basis, it is important to conduct English language training so that they are skilled in using English. This community service method was developed using a participatory approach. The results of the service activities show that the Kemloko community in participating in the service looks enthusiastic. This can be seen from the efforts of the participants to take part in the training amidst their busy daily activities. Participants always try to take the time to attend this training every week. At the first meeting, the community still looked awkward and reluctant to ask questions so that the activities still looked monotonous without any interactive dialogue. However, the atmosphere was different during the next meeting. Participants always ask the speakers if there are things that are confused and unclear so that a series of activities become interactive and run smoothly.Keywords: Training, English, Kemloko.
PELATIHAN PEMBUATAN BIOPORI UNTUK MENGATASI BANJIR CILEUNCANG DI DESA DEMUK, KECAMATAN PUCANGLABAN, KABUPATEN TULUNGAGUNG Khotimah, Khusnul; Fitriyah, Lailatul; Yuniarti, Rizka Arinda; Khowatim, Khusnul; Wahyuningtyas, Neni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.157 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.38461

Abstract

Desa Demuk, Pucanglaban, Tulungagung merupakan wilayah dataran tinggi berupa pegunungan kapur dengan sungai yang terputus-putus dan pola air rectangular. Namun, saluran air di Desa Demuk tidak layak dan mencukupi sehingga apabila hujan turun maka air akan meluap dan menyebabkan Banjir Cileuncang. Hal ini yang menjadi dasar penulis untuk membuat lubang resapan biopori dalam rangka menanggulangi Banjir Cileuncang atau genangan air di Desa Demuk. Metode yang digunakan diantaranya, analisis situasi atau persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Biopori ditanam sebanyak 24 buah di 3 titik yang sering terendam banjir, sehingga penanaman biopori ini efektif dalam menanggulangi genangan air meluap yang terjadi selama musim hujan. Hasil dari penanaman Biopori ini adalah terciptanya saluran air kecil di bawah tanah untuk mempermudah penyerapan air sehingga mengurangi genangan air atau Banjir Cileuncang.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA 4.0 UNTUK MENINGKATKAN INOVASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SMP NEGERI 1 PAKIS KABUPATEN MALANG Wahyuningtyas, Neni; Adi, Khofifatu Rohmah; Ratnawati, Nurul; Nantana, M. Gebryna Rizki; Sari, Ninik Yustina; Dwi Rosita, Febty Andini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.743 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.38772

Abstract

 Perkembangan abad 21 memberikan tuntutan dan tantangan pada pencapaian kompetensi siswa. Pencapaian tujuan kompetensi generasi abad 21 diterapkan dalam kurikulum 2013 berbasis Teknologi Informasi (TI). Perkembangan TI yang pesat memberikan dorongan terhadap kebutuhan media pembelajaran yang inovatif. Keterampilan guru dalam penggunaan TI akan memberikan pengaruh besar dalam proses pembelajaran digital di sekolah. Permasalahan yang saat ini sering terjadi tidak semua guru mampu mengoperasikan media digital dengan baik. Salah satu sekolah yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran daring (jarak jauh) yaitu SMP Negeri 1 Pakis Kabupaten Malang. Sebagian besar guru disini merupakan guru sepuh yang mengalami kesulitan karena faktor usia. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini yaitu persiapan (analisis situasi dan kebutuhan), pelaksanaan dan evaluasi program. Peserta mendapatkan modul pelatihan untuk memudahkan dalam praktikum. Adapun indikator keberhasilan kegiatan ini dilihat dari respon positif peserta melalui evaluasi yang diberikan. Evaluasi kegiatan juga dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh peserta.Kata kunci: Teknologi informasi, Inovasi pembelajaran, Media pembelajaran
Pelatihan Mitigasi Bencana pada Pondok Pesantren Sebagai Upaya Mewujudkan Pondok Pesantren Siaga Bencana di Kabupaten Trenggalek Wahyuningtyas, Neni; Tanjung, Ardyanto; Rosyida, Fatiya; Kodir, Abdul; El Hayati, Putri Avivah; Nantana, M. Gebryna Rizki; Yustina Sari, Ninik; Waladul Mufid, M. Khoirul Annas; Dwi Rosita, Febty Andini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.067 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.40011

Abstract

Kabupaten Trenggalek tergolong wilayah yang rentan terjadi bencana banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Hal ini terjadi karena faktor geologi, hidrologi, topografi dan aktivitas manusia. Salah satu wilayah di Kabupaten Trenggalek yang sering terdampak banjir yaitu Kelutan yang notabene sebagai lokasi pondok pesantren Al Itihad Darunnajah. Hampir setiap tahun wilayah ini tergenang oleh banjir. Wilayah ini termasuk dataran rendah dan di sebelah utara pondok terdapat salah satu sungai besar. Mengingat kehidupan santri yang bersinggungan dengan bencana alam, maka sebaiknya mereka belajar untuk meminimalisir dampak yang bisa ditimbulkan akibat bencana alam tersebut. Adapun salah satu caranya melalui peningkatan literasi mitigasi bencana. Metode pelaksanaan pengabdian ini ada tiga yaitu identifikasi dan observasi lapangan, kegiatan inti pengabdian, serta evaluasi kegiatan pengabdian. Berdasarkan hasil pengabdian diketahui dari 109 peserta kegiatan mencapai nilai pre test 45% di atas 80 dan 55% di bawah 80. Hasil overview menunjukkan nilai pre testnya masih jauh dari target (50%). Sedangkan pencapaian nilai post test dari peserta yaitu 87% mendapatkan nilai di atas 80 dan 13% nilainya di bawah 80. Perbandingan hasil ini menujukkan jika nilai post test lebih tinggi dibandingkan pre test. Berdasarkan keseluruhan hasil kegiatan diketahui santri telah menyadari pentingnya mitigasi bencana untuk dimulai dari dini, salah satunya melalui lingkungan pendidikan. Santri menjadi paham bencana apa saja yang mengacam wiilayahnya dan upaya mitigasi apa yang harus dilakukan. Melalui video santri diberikan bekal pengetahuan tentang mitigasi bencana banjir dengan baik. Harapannya melalui kegiatan pengabdian ini, pondok pesantren menjadi siaga dan tangguh terhadap bencana. 
Co-Authors Abd Haris Abd Haris, Abd Abdul Haris Abdul Kodir Abidin, Mohammad Yusril Ade Ana Kartikasari Adellia Wardatus Sholeha Afnani, Wahyu Nurvita Agung Suprianto Agung Wiradimadja Agus Purnomo Alfania, Sheila Alfyananda Kurnia Kurnia Putra Alfyananda Kurnia Putra Alifian Nabila Alsadaqta Ngelo Andjajani, Budi Arti Angga Yuni Mantara Anif Fatimatus Sholichah Annisa Nur Cahyaningrum Aprilia Melinda Sholihah Aprilia Melinda Sholihah Sholihah Ardyanto Tanjung Arini Sabila Hikmah Bashofi, Ferdinan Bashofi, Ferdinan  Bayu Kurniawan Bayu Kurniawan Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Bhaktiyana, Arif Kiyat Bima Wahyu Pratama Bima Wahyu Pratama Bintang Muhammad Sahara Efendi Chania Ratu Iriana Putri Cinde Ririh Windayu David Golddra Pamungkas Bramantya David Golddra Pamungkas Bramantya Desinta Dwi Rapita Dewi Saraswati, Dewi Diana Anggita Nareswari Dicky Arinta Diky Al Khalidy Dirti Oktaviana Dwi Putri Ayu Dwi Rosita, Febty Andini Dwicahyani, Alfin Eka Putri Nur Nilamsari El Hayati, Putri Avivah Elly Dwi Lestari Elviana Febrianti Elviana Febrianti Emillatul Majidah Evalia Nurul Kholifah Fachry Abda El Rahman Faizatul Mahmudah Fajar Santoso Fajar Santoso Fatiya Rosyida, Fatiya Febty Andini Dwi R Febty Andini Dwi Rosita Febty Andini Dwi Rosita Ferdinan Bashofi Ferdinan Bashofi Ferdinan  Bashofi Fitriana, Dedek Fujianti, Windi Gandi, Riski Nabila Habibah, Khoirul Haikal Al-Hafidz I Nyoman Ruja I Nyoman Ruja Idris Idris Idris Ilmia Pratiwi Iman Wiratama Intan Aqila Putri Juharyanto Khofifatu Rohmah Adi Khoiron, Muhammad Khoirul Habibah Kholifah, Evalia Nurul Khowatim, Khusnul Khusnul Khotimah khusnul khotimah Lailatul Fitriyah Lailil Nadhifatul Muazaroh Leli Laraswati Leni Fitrianingsih Lisya Zuliasyari Lovita Meisabinawati Lutfi Bagus Subagio M. Annas Waladul Mufid M. Gebryna Rizki M. Haris Yahya Mafazah, Elsa Diah Marsalita Nasywa Fislia Miftakhuddin Miftakhuddin Miftakhuddin Miftakhuddin, Miftakhuddin Mirza Pradila Mirza Pradila Anggrelia Moch. Hafidz Al-Fikri Mochammad Sa’id Moh. Pebrianto Mohammad Pebrianto Muazaroh, Lailil Nadhifatul Muhammad Aliman, Muhammad Muhammad Ardiansyah Muhammad Khoiron Muhammad Mujtaba Habibi Nani Widiawati Nantana, M. Gebryna Rizki Ninik Yustina Sari Ninik Yustina Sari Nur Fadilah Nurkhamamah, Zerina Nurul Ratnawati, Nurul Pebrianto, Moh Pebrianto, Mohammad Prasat, Ravinesh Rohid Pratidina Izza Rahmasyah Pratiwi, Seli Septiana Purnamasari, Yana Dwi Putri, Rosidatul Halim Najib Qonita Rahma Zahira Ramadhani, Novela Wahyu Ravinesh Rohit Prasad Rihlah Khoirunnisa' Asshidiqi Riski Nabilla Ghandi Rista Anggraini Rista Anggraini Rofiki , Imam Rosida, Fatiya Sabita Aprista Hapsari Sahrina, Alfi Saiful Amin Samsul Bahri Sari, Ninik Yustina Septiana, Wahyu Dwi Sholichah, Anif Fatimatus Siti Mar'atus Sholihah Siti Mar’atus Sholihah Subagio, Lutfi Bagus Subagio, Lutfi Bagus Suhendra, Didi Sukamto Sukamto Sumarmi Syarifah Ambami Tania, Elvara Surya Artha Tanio, Gusti Indra Tuti Mutia Umi Sholha Ainur Rofi’ah Usifa, Krisantus Pius Vian Noer Achmad Hidayat Wahyu Dwi Septiana Wahyu Nurvita Afnani Wahyuni Sartini Waladul Mufid, M. Khoirul Annas Wan Ibrahim Wan Ahmad Yaniafari, Rahmati Putri Yosi Maurin Yudi Pratama Yuniar Rosyidah Yuniarti, Rizka Arinda Yustina Sari, Ninik Zaki Agusnurwandi Zulfa Meutia Putri