p-Index From 2021 - 2026
11.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Media Komunikasi Geografi Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Sejarah dan Budaya JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Jurnal Sejarah dan Budaya JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) Edukasi: Jurnal Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Gulawentah:Jurnal Studi Sosial KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lectura : Jurnal Pendidikan WIDYA LAKSANA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Perdikan: Journal of Community Engagement Madaniya Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Jendela Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN IPS AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Pendidikan Sultan Agung Journal of Innovation and Teacher Professionalism Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Curricula: Journal of Curriculum Development
Claim Missing Document
Check
Articles

KONTRIBUSI SISTEM AMONG TERHADAP INKLUSI SOSIAL: STUDI KASUS DI SD TAMANSISWA YOGYAKARTA Miftakhuddin, Miftakhuddin; Khoiron, Muhammad; Wahyuningtyas, Neni
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE AMONG SYSTEM'S CONTRIBUTION TO SOCIAL INCLUSION: CASESTUDY AT TAMANSISWA YOGYAKARTA ELEMENTARY SCHOOL Tamansiswa’s among system is a unique teaching model. The teaching model belongs to thefamily of non-directive. In practice, the among system is founded on Tamansiswa's philosophyand belief about the development of students’ knowledge and character, allowing them to be freeto explore their surroundings. So far, the among system has helped to establish both theoreticaland practical frameworks for social inclusion. However, the among system has received littleattention because it is only used in private schools, which the community considers to be lesslegitimate. This study aims to investigate the why and how among system contributes to socialinclusion. In-depth interviews, participatory observation, recording, and anecdotal notes wereused to collect data, which was subsequently validated via triangulation. Data were then analyzedfollowing the procedure introduced by Miles. Based on this analysis, the following importantfindings are highlighted: (a) the among system promotes Gender Equality and Social Inclusion(GESI), (b) the among system prioritizes the fulfillment of children’s rights to receive adequateeducation and development services over academic knowledge, and (c) the among systememploys the humanism-constructivism paradigm (avoiding behaviorism). Practically, thisfoundation is manifested by the teacher by making friends with students based on the norms ofpoliteness, respecting the child’s natural traits, and supervising the child in exercising his or herfreedom (both freedom of thought, speech, and action). The findings of this study havesignificance for the necessity for the adoption of the among system in social studies course inorder to develop social studies learning that is based on genuine experiences in a socialenvironment (contextual). This study's findings also contribute to the development of coreconcepts for implementing the Fun School Movement, culture-based schools, and schools forchildren with special needs. Sistem among merupakan suatu model pengajaran yang khas perguruan Tamansiswa. Modelpengajaran tersebut termasuk dalam rumpun model pengajaran non direktif. Dalam praktiknya,sistem among didasarkan kepada falsafah dan keyakinan Tamansiswa tentang perkembanganpengetahuan dan budi pekerti pelajar, agar mereka merdeka dalam mengenal dunianya. Selamaini, sistem among menyumbang kerangka teoretik maupun praktik terhadap pembangunan inklusisosial. Namun sampai saat ini sistem among kurang diteliti karena hanya terselenggara disekolah swasta yang oleh masyarakat dianggap kurang bonafit. Riset ini berusaha menelaah mengapa dan bagaimana kontribusi sistem among terhadap inklusi sosial secara detail danmendalam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi,dan catatan anekdot, kemudian divalidasi melalui triangulasi. Data yang sahih dianalisismengikuti prosedur yang diperkenalkan Miles. Berdasarkan analisis tersebut, riset ini menyorotitemuan penting berikut: (a) sistem among mempromosikan Gender Equality and Social Inclusion(GESI), (b) alih-alih memprioritaskan pengetahuan akademik, sistem among memprioritaskanpemenuhan hak anak untuk mendapat layanan pendidikan yang layak dan pengembangan budipekerti, dan (c) sistem among menggunakan paradigma humanisme-konstruktivisme(menghindari pola-pola behavioristik). Secara praktis, landasan tersebut dimanifestasikan gurudengan menjalin pertemanan dengan siswa berdasarkan norma kesopanan, menghormati kodratalamiah anak, dan mengawasi anak dalam menggunakan kebebasannya (baik kebebasanberpikir, berucap, maupun bertindak). Temuan riset ini berimplikasi kepada perlunya adopsisistem among dalam pembelajaran IPS agar tercipta pembelajaran IPS berbasis pengalaman riildi lingkungan sosial (kontekstual). Temuan riset ini juga berkontribusi kepada penambahandasar-dasar pelaksanaan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), sekolah berbasiskebudayaan, dan sekolah yang mendidik anak berkebutuhan khusus.
Asesmen pembelajaran selama masa Pandemi: A systematic literature review Nani Widiawati; Neni Wahyuningtyas; Idris Idris
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2022): July–December
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v15i2.49523

Abstract

Pembelajaran di masa pandemi memiliki kondisi dimana guru dan peserta didik tidak dapat bertatap muka secara langsung. Hal ini tentu menyulitkan guru dalam melakukan kontrol kelas sehingga guru dalam melaksanakan asesmen perlu adanya penyesuaian dan inovasi. Kini, belum diketahui secara menyeluruh bagaimana pelaksanaan asesmen yang dilakukan oleh para guru. Karena itu tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui asesmen yang digunakan, penerapan assesmen pembelajaran dan assessmen yang paling sering digunakan pada pembelajaran selama masa pandemi. Penelitian ini dipandu oleh PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta-Analyses). Dengan menggunakan basis data Dimensions dan Google Scholar. Berdasarkan 12 artikel terpilih, penelitian ini mengidentifikasi asesmen yang digunakan selama masa pandemi yakni asesmen kognitif, asesmen afektif, dan asesmen psikomotor. Asesmen yang paling sering digunakan selama masa pandemi yakni asesmen kognitif dengan media google form. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan maka rekomendasi ditujukan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian yang lebih dikerucutkan pada satu satuan pendidikan seperti sekolah dasar, sekolah menangah pertama atau sekolah menegah atas saja.Learning assessment during a pandemic: A systematic literature reviewLearning during the pandemic has conditions where teachers and students cannot meet face-to-face. This of course helps the teacher in controlling the class so that the teacher in carrying out the assessment needs to adapt and innovate. At present, it is not yet fully known how the assessment carried out by the teachers is carried out. Therefore, the purpose of this study was to determine the assessment used, the application of learning assessments, and the most frequently used assessments in learning during the pandemic. This research was guided by PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses). By using the basic data Dimensions and Google Scholar. Based on 12 selected articles, this study identified the assessments used during the pandemic, namely cognitive assessments, affective assessments, and psychomotor assessments. The most frequently used assessment during the pandemic is a cognitive assessment using google form media. Based on the research results and conclusions, recommendations are addressed to further researchers to conduct more focused on one educational unit such as elementary school, junior high school, or high school only.
Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Growth Mindset Dalam Pembelajaran Mendalam Neni Wahyuningtyas; Nurul Ratnawati; Agus Purnomo; Mirza Pradila
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/1f2g7j19

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan menuntut guru mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan berorientasi pada proses. Namun, mitra kegiatan, masih menghadapi kendala dalam mengimplementasikan growth mindset ke dalam pembelajaran mendalam. Sebagian guru masih berfokus pada capaian akhir, belum optimal memberikan umpan balik konstruktif, dan belum membiasakan refleksi belajar. Oleh karena itu kegiatan ini dilaksanakan guna memperkuat pemahaman serta keterampilan guru dalam menerapkan growth mindset melalui perancangan pembelajaran mendalam. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesiapan guru dalam membangun budaya kelas yang menghargai proses, ketekunan, keberanian mencoba, dan perbaikan strategi belajar. Metode yang digunakan melalui empat tahap yaitu asesmen, persiapan, tahap implementasi, evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap pentingnya penerapan growth mindset, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran yang lebih reflektif, serta kesiapan memberikan umpan balik yang menekankan usaha dan perkembangan peserta didik.
PERGESERAN BAHASA BERAU (BANUA) DI KALANGAN REMAJA DALAM BERKOMUNIKASI (STUDI KASUS REMAJA SMAN DI KECAMATAN TANJUNG REDEB KABUPATEN BERAU) Zaki Agusnurwandi; I Nyoman Ruja; Neni Wahyuningtyas
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063.v5.i10.2025.2

Abstract

In the era of globalization, one of the greatest threats to the sustainability of cultural heritage is the shift in regional languages. This is due to the dominance and use of foreign languages and Indonesian in various aspects of life, including social interactions, education, and social media. Other factors such as urbanization, social mobility, changing family communication patterns, and negative perceptions of regional languages also accelerate the shift in regional languages. This study aims to (1) identify the factors causing the shift in the Berau language among teenagers in communication in Tanjung Redeb District and (2) analyze the efforts made to preserve the Berau language in Tanjung Redeb District. This study uses a qualitative approach with a case study design. The results of this study indicate that there are several factors causing the shift in the Berau language, namely family, the surrounding environment, education, and the influence of social media. Efforts to preserve the Berau language can be made by creating a Berau culture and language day program, implementing the use of the Berau language in public events and community rituals, establishing traditional institutions or councils, and introducing the Berau language in educational environments. The implications of this research can be used in efforts to preserve the Berau language, especially for teenagers in Tanjung Redeb District, Berau Regency. Di era globalisasi, salah satu ancaman terbesar terhadap keberlangsungan warisan budaya adalah pergeseran bahasa daerah. Hal ini disebabkan oleh dominasi dan penggunaan bahasa asing dan bahasa Indonesia di berbagai aspek dalam kehidupan, termasuk interaksi sosial, pendidikan, dan media sosial. Faktor-faktor lain seperti urbanisasi, mobilitas sosial, pola komunikasi keluarga yang berubah, dan persepsi negatif terhadap bahasa daerah juga mempercepat terjadinya pergeseran bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi faktor penyebab pergeseran Bahasa Berau di kalangan remaja dalam komunikasi di Kecamatan Tanjung Redeb dan (2) Menganalisis upaya apa saja yang dilakukan untuk pelestarian Bahasa Berau di Kecamatan Tanjung Redeb. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat beberapa faktor penyebab pergeseran Bahasa Berau, yaitu adalah keluarga, lingkungan sekitar, pendidikan serta pengaruh media sosial. Upaya pelestarian bahasa Berau dapat dilakukan dengan pembuatan program hari budaya dan bahasa Berau, penerapan penggunaan bahasa Berau di acara umum dan ritual masyarakat, pembuatan lembaga atau dewan adat, serta pengenalan Bahasa Berau di lingkungan pendidikan. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan dalam upaya pelestarian Bahasa Berau, khususnya untuk remaja di Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA JUMPINANG RIVER TUBING DI DUSUN MANGGIHAN, DESA SUMBERREJO, KECAMATAN PURWOSARI, KABUPATEN PASURUAN Muhammad Ardiansyah; Neni Wahyuningtyas; Idris Idris
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063.v5.i10.2025.3

Abstract

Purwosari, East Java, is one of the regions with notable potential for tourism development. One of its most promising attractions is Jumpinang River Tubing, located in Manggihan Hamlet, Sumberrejo Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. This study aims to: (a) describe the history and general profile of Jumpinang River Tubing, and (b) analyze its development strategy using a SWOT framework. The research was conducted in Manggihan Hamlet, Sumberrejo Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. A qualitative approach was applied, employing SWOT matrix analysis to identify internal and external factors affecting the attraction’s development. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that Jumpinang River Tubing, officially opened on November 11, 2018, takes its name from the Jumpinang River, which in turn is named after a tree species growing along the riverbanks. The recommended development strategy focuses on minimizing existing weaknesses by capitalizing on available opportunities. This includes improving supporting facilities to attract more visitors, optimizing social media promotion to reach both tourists and sponsors, and collaborating with local micro, small, and medium enterprises (UMKM) to market regional souvenirs. Daerah yang memiliki potensi dalam pengembangan wisata salah satunya adalah Purwosari, Jawa Timur. Salah satu objek pariwisata yang potensial di sana adalah Jumpinang River Tubing. Jumpinang River Tubing terletak di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) mengetahui sejarah dan gambaran umum wisata Jumpinang River Tubing dan (b)mengetahui analisis SWOT dalam strategi pengembangan wisata Jumpinang River Tubing. Penelitian ini dilakukan di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan memanfaatkan analisis matriks SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan wisata Jumpinang River Tubing. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumpinang River Tubing merupakan objek wisata yang terletak di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Nama objek wisata ini diambil dari Sungai yang bernama Jumpinang yang diambil dari nama pohon yang tumbuh di sekitar aliran sungai. Jumpinang River Tubing secara resmi mulai dibuka dan diresmikan pada 11 November 2018. Berdasarkan hasil penelitian, maka strategi yang tepat untuk pengembangan wisata Jumpinang River Tubing ialah dengan meminimalisir semua kelemahan (weakness) yang dimiliki dengan memanfaatkan peluang yang ada (opportunities) seperti menambah fasilitas penunjang untuk menarik wisatawan, mengoptimalisasi promosi melalui media sosial untuk menarik wisatawan sekaligus sponsor, menjual oleh-oleh khas melalui kerja sama dengan UMKM lokal.
Model Penguatan Karakter Integritas Berbasis Komunitas Siswa melalui Proyek Sosial Nurul Ratnawati; Neni Wahyuningtyas; Agus Purnomo; Agung Suprianto; Chania Ratu Iriana Putri; Iman Wiratama
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i1.3634

Abstract

Penelitian ini fokus pada penguatan karakter integritas siswa di sekolah, mengingat masih rendahnya kesadaran siswa terhadap nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang tercermin dalam prilaku yang belum sepenuhnya sejalan dengan norma dan etika akademik. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan menguji model penguatan karakter integritas berbasis komunitas siswa, yang dirancang untuk meningkatkan pasrtisipasi, menamkan nilai integritas, serta menghasilkan model yang relevan dan berkelanjutan untuk dapat di implementasikan di berbagai sekolah. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Design Based Research (DBR) yang melibatkan tahap analisisi masalah, pengembangan solusi, pengujian dan penyempurnaan solusi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model edukasi partisipatif berbasis komunitas sekolah yang diberi nama Kompaksi (Komunitas Pelajar Peduli Aksi Sosial dan Lingkungan) berpotensi tinggi untuk dikembangkan menjadi model edukasi partisipatif berbasis komunitas sekolah yang berkelanjutan dalam membentuk karakter integritas siswa. Model ini juga berhasil membangun budaya karakter di sekolah dan mendorong keterlibatan masyarakat melalui proyek sosial dan lingkungan. Dengan demikian Kompaksi memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas sebagai model pendidikan karakter yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan di berbagai sekolah.
Makna Tradisi Ruwatan Petirtaan Candi Jolotundo Sebagai Sarana Pelestarian Air Yosi Maurin; Neni Wahyuningtyas; I Nyoman Ruja
JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) Vol. 5 No. 1 (2020): JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis)
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v5i12020p24-34

Abstract

Culture is a Indonesia’s treasure. One form of culture is tradition. One Example which belongs to tradition and still exist nowahdays is Ruwatantradition in Petirtaan Jolotundo Temple. The purpose of this study is to describe the history, the process, and the meaning of ruwatantradition. This study uses qualitative research within descriptive approach. The study was located at Petirtaan Jolotundo Temple, precisely on the Slope of Penanggungan Mountain. There are two froms of data,primary and secondary data. Observation, interviews, and documentationis used as data collection techniques. Based on the research can be concluded that ruwatantradition has existed since long ago which is known as a barikansumber. The existence of this tradition is a gratitude for the abundant water resources that can be utilized. Since 2007-2008, this tradition began to be packaged and enlivened so that an annual event was organized, including sumaninggah, grand carnival, release of birds and tree planting, and manunggaling tirta. Ruwatantraditionmeans a reminder of the beginning to the end of life aimed at humans and the environment.The meaning of ruwatanis depends on the trust of each individual, trust is divided into sacred and profane.
Immersive Reconstruction of the Sriwijaya Kingdom: Developing a Metaverse-Based Learning Environment for Cultural Preservation Yudi Pratama; Neni Wahyuningtyas; Bayu Kurniawan
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v10i1.32933

Abstract

This research's purpose is to create and subsequently confirm the efficacy of a virtual world-based learning experience representing a bygone civilization, specifically the Srivijaya Empire, as part of a project to digitally preserve and teach about historic events. The research used research and development techniques based on the 4-D model which includes a definition, design, development, and validation phase. The final products being developed include virtual reality (VR), augmented reality (AR) and other forms of virtual representations such as 3D models, and will also include an immersive video format with 360° views which can be viewed via YouTube in order to make them more widely available as well as accessible to more people. The needs analysis showed there were problems with the way history has been traditionally taught, especially when trying to provide local historical heritage in terms of what happened and how it happened within the context of that particular location. The design phase focused on creating a narrative reconstruction that depicts the maritime trading network and socio/cultural/religious life that existed during the time of the Srivijaya Kingdom, based on both historiography and archaeological evidence. During the development phase, there was a validation process for the two media specialists and the two content specialists who validated the content by completing a limited practicality test with sixty students. Validation results were very positive in each tested area: visual design, navigation systems; use of technology, and historical accuracy (scores averaged above 4.5 on a 5-level Likert scale). Students perceived the research materials as highly practical, especially regarding usability and their ability to increase their historical contextual knowledge. At present this research represents an initial phase limited to validation and practicality testing, and thus has not provided an assessment of learning effectiveness through experimental comparison. This research creates a prototype for immersive digital heritage learning, utilizing historical reconstruction based on metaverse principles and combining these elements and theories for instructional design. Therefore, the results will create a framework that can serve as a basis for further development toward supporting the preservation of digital cultural heritage through educational systems.
Dukungan Psikososial Bagi Penyintas Bencana Pasca Erupsi Gunung Semeru Neni Wahyuningtyas; Khofifatu Rohmah Adi; Rahmati Putri Yaniafari; Mochammad Sa'id; M. Gebryna Rizki
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v7i2.7553

Abstract

The eruption of Mount Semeru did not only have a physical impact. Victims can experience serious long-term psychological effects and affect their psychological well-being. The psychological impact that is allowed to continue will be permanent and disrupt the survival of disaster survivors. Therefore, psychosocial support is carried out to support the psychological recovery of the survivors of the Mount Semeru eruption. Methods of self-motivation and play therapy are used to achieve these goals. The stages of implementing this activity include preparation, program implementation, and evaluation. The preparation phase of the team conducts a needs analysis to identify problems, coordinate with various parties and map out infrastructure. The implementation phase includes socialization, preparation of materials and training programs. The evaluation stage is carried out to measure the success of the service program implementation. The results showed that the activities carried out at SDN 1 and SDN 2 Supiturang on 5-6 August 2022 ran smoothly. Most of the participants were children who followed enthusiastically from the beginning to the end of the activity. At the evaluation stage, it was known that in teaching and learning activities the children were very enthusiastic and emotional expression went well after this service activity was held.
Pendampingan Pengelolaan E-Commerce Mitrapurwo.Id untuk Optimalisasi Marketing Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah Desa Purwojati Neni Wahyuningtyas; Khofifatu Rohmah Adi; Idris; Yuniar Rosyidah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i2.9289

Abstract

Mitrapurwo.id's e-commerce management assistance program is designed as a solution for optimizing the marketing of superior UMKM products in Purwojati Village in Mojokerto Regency. This is a response to the challenges faced by UMKM in the midst of the COVID-19 pandemic and unstable global economic conditions. Mitrapurwo.id e-commerce is a platform developed by Abdimas Team from Universitas Negeri Malang since 2022 to help market Purwojati Village UMKM products. However, UMKM still faces obstacles in operating this platform due to a lack of digital literacy and knowledge about online business management. To overcome this problem, the Universitas Negeri Malang collaborated with the Purwojati Village Government to organize a mentoring program. This program includes six stages, including business analysis, increasing knowledge and skills, and optimizing the use of mitrapurwo.id e-Commerce. The evaluation results show a significant increase in business management knowledge and skills as well as the use of technology, especially e-commerce mitrapurwo.id. All program participants successfully applied the knowledge gained in their businesses. This program is also considered successful in helping develop product innovation, business growth and marketing of Purwojati Village UMKM products. This mentoring program has succeeded in providing broad benefits for Purwojati Village MSMEs by increasing knowledge, skills and utilization of mitrapurwo.id e-commerce. This program also has the potential to be further developed with innovative features in the mitrapurwo.id e-commerce platform to support the growth of Purwojati Village UMKM businesses and increase the involvement of the general public.
Co-Authors Abd Haris Abd Haris, Abd Abdul Haris Abdul Kodir Abidin, Mohammad Yusril Ade Ana Kartikasari Adellia Wardatus Sholeha Afnani, Wahyu Nurvita Agung Suprianto Agung Wiradimadja Agus Purnomo Alfania, Sheila Alfyananda Kurnia Kurnia Putra Alfyananda Kurnia Putra Alifian Nabila Alsadaqta Ngelo Andjajani, Budi Arti Angga Yuni Mantara Anif Fatimatus Sholichah Annisa Nur Cahyaningrum Aprilia Melinda Sholihah Aprilia Melinda Sholihah Sholihah Ardyanto Tanjung Arini Sabila Hikmah Bashofi, Ferdinan Bashofi, Ferdinan  Bayu Kurniawan Bayu Kurniawan Bayu Wijayanto Bayu Wijayanto Bhaktiyana, Arif Kiyat Bima Wahyu Pratama Bima Wahyu Pratama Bintang Muhammad Sahara Efendi Chania Ratu Iriana Putri Cinde Ririh Windayu David Golddra Pamungkas Bramantya David Golddra Pamungkas Bramantya Desinta Dwi Rapita Dewi Saraswati, Dewi Diana Anggita Nareswari Dicky Arinta Diky Al Khalidy Dirti Oktaviana Dwi Putri Ayu Dwi Rosita, Febty Andini Dwicahyani, Alfin Eka Putri Nur Nilamsari El Hayati, Putri Avivah Elly Dwi Lestari Elviana Febrianti Elviana Febrianti Emillatul Majidah Evalia Nurul Kholifah Fachry Abda El Rahman Faizatul Mahmudah Fajar Santoso Fajar Santoso Fatiya Rosyida, Fatiya Febty Andini Dwi R Febty Andini Dwi Rosita Febty Andini Dwi Rosita Ferdinan Bashofi Ferdinan Bashofi Ferdinan  Bashofi Fitriana, Dedek Fujianti, Windi Gandi, Riski Nabila Habibah, Khoirul Haikal Al-Hafidz I Nyoman Ruja I Nyoman Ruja Idris Idris Idris Ilmia Pratiwi Iman Wiratama Intan Aqila Putri Juharyanto Khofifatu Rohmah Adi Khoiron, Muhammad Khoirul Habibah Kholifah, Evalia Nurul Khowatim, Khusnul khusnul khotimah Khusnul Khotimah Lailatul Fitriyah Lailil Nadhifatul Muazaroh Leli Laraswati Leni Fitrianingsih Lisya Zuliasyari Lovita Meisabinawati Lutfi Bagus Subagio M. Annas Waladul Mufid M. Gebryna Rizki M. Haris Yahya Mafazah, Elsa Diah Marsalita Nasywa Fislia Miftakhuddin Miftakhuddin Miftakhuddin Miftakhuddin, Miftakhuddin Mirza Pradila Mirza Pradila Anggrelia Moch. Hafidz Al-Fikri Mochammad Sa’id Moh. Pebrianto Mohammad Pebrianto Muazaroh, Lailil Nadhifatul Muhammad Aliman, Muhammad Muhammad Ardiansyah Muhammad Khoiron Muhammad Mujtaba Habibi Nani Widiawati Nantana, M. Gebryna Rizki Ninik Yustina Sari Ninik Yustina Sari Nur Fadilah Nurkhamamah, Zerina Nurul Ratnawati, Nurul Pebrianto, Moh Pebrianto, Mohammad Prasat, Ravinesh Rohid Pratidina Izza Rahmasyah Pratiwi, Seli Septiana Purnamasari, Yana Dwi Putri, Rosidatul Halim Najib Qonita Rahma Zahira Ramadhani, Novela Wahyu Ravinesh Rohit Prasad Rihlah Khoirunnisa' Asshidiqi Riski Nabilla Ghandi Rista Anggraini Rista Anggraini Rofiki , Imam Rosida, Fatiya Sabita Aprista Hapsari Sahrina, Alfi Saiful Amin Samsul Bahri Sari, Ninik Yustina Septiana, Wahyu Dwi Sholichah, Anif Fatimatus Siti Mar'atus Sholihah Siti Mar’atus Sholihah Subagio, Lutfi Bagus Subagio, Lutfi Bagus Suhendra, Didi Sukamto Sukamto Sumarmi Syarifah Ambami Tania, Elvara Surya Artha Tanio, Gusti Indra Tuti Mutia Umi Sholha Ainur Rofi’ah Usifa, Krisantus Pius Vian Noer Achmad Hidayat Wahyu Dwi Septiana Wahyu Nurvita Afnani Wahyuni Sartini Waladul Mufid, M. Khoirul Annas Wan Ibrahim Wan Ahmad Yaniafari, Rahmati Putri Yosi Maurin Yudi Pratama Yuniar Rosyidah Yuniarti, Rizka Arinda Yustina Sari, Ninik Zaki Agusnurwandi Zulfa Meutia Putri