Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Pengelolaan E-Commerce Mitrapurwo.Id untuk Optimalisasi Marketing Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah Desa Purwojati Wahyuningtyas, Neni; Adi, Khofifatu Rohmah; Idris; Rosyidah, Yuniar
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i2.9289

Abstract

Mitrapurwo.id's e-commerce management assistance program is designed as a solution for optimizing the marketing of superior UMKM products in Purwojati Village in Mojokerto Regency. This is a response to the challenges faced by UMKM in the midst of the COVID-19 pandemic and unstable global economic conditions. Mitrapurwo.id e-commerce is a platform developed by Abdimas Team from Universitas Negeri Malang since 2022 to help market Purwojati Village UMKM products. However, UMKM still faces obstacles in operating this platform due to a lack of digital literacy and knowledge about online business management. To overcome this problem, the Universitas Negeri Malang collaborated with the Purwojati Village Government to organize a mentoring program. This program includes six stages, including business analysis, increasing knowledge and skills, and optimizing the use of mitrapurwo.id e-Commerce. The evaluation results show a significant increase in business management knowledge and skills as well as the use of technology, especially e-commerce mitrapurwo.id. All program participants successfully applied the knowledge gained in their businesses. This program is also considered successful in helping develop product innovation, business growth and marketing of Purwojati Village UMKM products. This mentoring program has succeeded in providing broad benefits for Purwojati Village MSMEs by increasing knowledge, skills and utilization of mitrapurwo.id e-commerce. This program also has the potential to be further developed with innovative features in the mitrapurwo.id e-commerce platform to support the growth of Purwojati Village UMKM businesses and increase the involvement of the general public.
Tantangan dan Peluang Tri Pusat Pendidikan dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman bagi Peserta Didik Tania, Elvara Surya Artha; Wahyuningtyas, Neni
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p242-247

Abstract

Menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan memerlukan upaya, salah satunya adalah dengan menyediakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, potensi, dan pengetahuannya. Rasa aman dan nyaman dalam kegiatan belajar tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, di antaranya adalah pandangan bahwa sekolah merupakan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab menciptakan lingkungan tersebut, persepsi bahwa lingkungan belajar yang aman hanya merujuk pada aspek fisik, serta keterbatasan sumber daya. Di sisi lain, terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan, yaitu bahwa keluarga, sekolah, dan masyarakat merupakan pihak-pihak terdekat dengan peserta didik, serta tri pusat pendidikan dapat berkolaborasi dan berkomunikasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kenyamanan dan keamanan peserta didik.
Encourging student motivation in junior high school by developing virtual field trip Abidin, Mohammad Yusril; Wahyuningtyas, Neni
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 9, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v9i22024p131

Abstract

This research aims to develop Virtual Field Trip (VFT) learning media to increase students' learning motivation regarding natural resource use in 8th grade. This media was developed using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The development of 360-degree panoramic image-based VFT media is expected to overcome the limitations of conventional learning. The study was conducted on 32 8th-grade students at SMPN 7 Malang using a one-group pretest-posttest design. The analysis showed a significant increase in students' learning motivation, with the average pretest score increasing from 59 to 80.2 in the posttest. The t-test showed a significant value of 0.000, meaning that VFT media significantly affects learning motivation. These media have been proven to grab students' attention, facilitate understanding of the material, and provide a contextualized learning experience. Although there are barriers, such as the need for Internet connectivity and devices, the results of this study underscore the importance of innovation in learning media to increase student engagement.
Analysis of social studies Teacher problems in developing lesson plans of Merdeka curriculum Tanio, Gusti Indra; Ratnawati, Nurul; Wiradimadja, Agung; Wahyuningtyas, Neni
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 9, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v9i22024p80

Abstract

Implementing the Merdeka curriculum has impacted changes in several documents, including learning tools, one of which is a lesson plan. In its development, there are still many teachers who experience difficulties. This research aims to analyze the problems and causal factors experienced by social studies teachers in preparing RPP for the Merdeka curriculum for junior high schools in Batu City. The research method used in this study is qualitative descriptive, involving as many as 13 teachers, and data was obtained in the form of interviews. The research data was obtained from non-participatory observations, semi-structured interviews, and documentation. The study results show that teacher problems are found, namely the principles of preparing lesson plans, determining initial competencies, determining the profile of Pancasila students, determining learning outcomes, determining learning objectives, determining triggering questions, designing learning activities, and making learning assessments. Then, the factors that cause the problem are that teachers do not understand the changes in the Merdeka curriculum, the components of the lesson plan are different from the previous learning design, the teacher's competence in developing the lesson plan is relatively low, and the mastery of technology is lacking. The results of this study recommend that stakeholders in schools and the Batu City education office improve teachers' understanding and competence through training and workshops regarding the development of lesson plans that follow the Merdeka curriculum.
Revitalisasi Wisata Desa Latar Bale Taman Edukasi Sebagai Solusi Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan Desa Mulyoarjo I Nyoman Ruja; Wahyuningtyas, Neni; Pebrianto, Moh; Adi, Khofifatu Rohmah; Ramadhani, Novela Wahyu
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21666

Abstract

Latar Bale merupakan salah satu program revitalisasi untuk mendukung potensi Desa Mulyoarjo dengan memanfaatkan tanah bengkok atau tanah kepemilikan pihak desa sendiri dengan fokus sebagai desa wisata. Beberapa kendala di Latar Bale taman edukasi ini berupa bau dari limbah udara dari pabrik disekitar kawasan, kurangnya dana desa untuk mendukung perawatan tempat dan sarana prasana, rusaknya beberapa fasilitas, kurangnya pengelola wisata, kurangnya branding promosi wisata, dan ketidak ikut sertakan pihak karang taruna untuk pengembangan wisata menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi revitalisasi yang tepat dalam mengatasi permasalahan di Latar Bale yang disesuaikan dengan kebutuhan dan solusi yang mumpuni dalam menyelesaikan kendala tersebut. Penelitian ini juga dianalisis dengan menggunakan Teori Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas atau Community-Based Tourism (CBT) oleh John McKnight dan Jody Kretzmann. Hasil dari penelitian ini berupa solusi dari beberapa kendala yang terjadi, berupa pengelolaan limbah udara, penggalangan dana, perbaikan fasilitas, dan penambahan pengelola wisata secara terstuktur dan terkonsep dengan tepat dan efektif.
Development of Problem-Based Blended Learning (PBBL) Assisted by Articulate Storyline to Optimize Critical Thinking Skills Mutia, Tuti; Rosida, Fatiya; Wahyuningtyas, Neni; Rofiki , Imam
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 16 No. 1 (2025): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v16i1.24038

Abstract

The development of technology in education becomes more advanced by utilizing learning models assisted by digital media. These innovations allow for more flexible and interactive teaching methods, increasing student engagement and understanding. Technology based learning enables broader access to information and allows students to learn independently. By using digital media, students understand difficult concepts and interact directly with the material. This study aims to develop Problem-Based Blended Learning (PBBL) assisted by articulate storylines. The method used was designed using the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) research model. The analysis in this study employed qualitative descriptive and quantitative descriptive analysis. The research instrument was in the form of a validation questionnaire for learning experts and media validation. The results of the study showed that learning experts obtained a score of 88% (very worth it) and media experts obtained a score of 80% (very worth it). The results of the small group questionnaire, the product receives score of 95 out of the ideal score of 100. This indicates that the product is highly feasible and can be implemented without revision. So, it can be concluded that PBBL assisted by articulate storylines is an effective learning approach. PBBL based on Articulate Storyline has great potential to be applied in the curriculum as a learning medium that adapts to various subjects. This technology integration not only answers the challenges of problem-based learning but also enriches students' experiences, increases their engagement, and supports more student-centered learning. Additionally, it encourages collaborative learning and critical thinking.
PEMBERDAYAAN POKDARWIS DESA KEMLOKO DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI PELATIHAN BAHASA INGGRIS FOR TOURISM Wahyuningtyas, Neni; Ratnawati, Nurul; Idris, Idris
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.317 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.30121

Abstract

Masih rendahnya kemampuan berbahasa inggris yang dimiliki masyarakat Desa Wisata Kemloko merupakan masalah serius yang perlu segera diberikan solusi. Apalagi dengan antusiasme wisatawan mancanegara yang datang berkunjung ke desa wisata ini untuk melihat berbagai atraksi wisata. Atas dasar tersebut, menjadi penting kiranya untuk dilakukan pelatihan bahasa inggris agar mereka terampil menggunakan bahasa inggris. Metode pengabdian masyarakat ini dikembangkan dengan menggunakan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Kemloko dalam mengikuti pengabdian terlihat antusias. Hal ini terlihat dari upaya peserta untuk mengikuti pelatihan di tengah kegiatan sehari-hari yang padat. Peserta selalu berupaya meluangkan waktu untuk mengikuti pelatihan ini setiap minggunya. Pada pertemuan pertama masyarakat masih terlihat canggung dan enggan bertanya sehingga kegiatan masih terlihat monoton tanpa adanya dialog interaktif. Akan tetapi, suasana sangat terlihat jelas berbeda ketika pertemuan selanjutnya. Peserta selalu bertanya kepada pemateri apabila ada hal yang dibingungkan dan belum jelas sehingga serangkaian kegiatan menjadi interaktif dan berjalan lancar.Kata kunci: Pelatihan, Bahasa Inggris, Kemloko. AbstractThe low level of English language skills possessed by the people of Kemloko Tourism Village is a serious problem that needs immediate solutions. Especially with the enthusiasm of foreign tourists who come to visit this tourist village to see various tourist attractions. On this basis, it is important to conduct English language training so that they are skilled in using English. This community service method was developed using a participatory approach. The results of the service activities show that the Kemloko community in participating in the service looks enthusiastic. This can be seen from the efforts of the participants to take part in the training amidst their busy daily activities. Participants always try to take the time to attend this training every week. At the first meeting, the community still looked awkward and reluctant to ask questions so that the activities still looked monotonous without any interactive dialogue. However, the atmosphere was different during the next meeting. Participants always ask the speakers if there are things that are confused and unclear so that a series of activities become interactive and run smoothly.Keywords: Training, English, Kemloko.
PELATIHAN PEMBUATAN BIOPORI UNTUK MENGATASI BANJIR CILEUNCANG DI DESA DEMUK, KECAMATAN PUCANGLABAN, KABUPATEN TULUNGAGUNG Khotimah, Khusnul; Fitriyah, Lailatul; Yuniarti, Rizka Arinda; Khowatim, Khusnul; Wahyuningtyas, Neni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.157 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.38461

Abstract

Desa Demuk, Pucanglaban, Tulungagung merupakan wilayah dataran tinggi berupa pegunungan kapur dengan sungai yang terputus-putus dan pola air rectangular. Namun, saluran air di Desa Demuk tidak layak dan mencukupi sehingga apabila hujan turun maka air akan meluap dan menyebabkan Banjir Cileuncang. Hal ini yang menjadi dasar penulis untuk membuat lubang resapan biopori dalam rangka menanggulangi Banjir Cileuncang atau genangan air di Desa Demuk. Metode yang digunakan diantaranya, analisis situasi atau persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Biopori ditanam sebanyak 24 buah di 3 titik yang sering terendam banjir, sehingga penanaman biopori ini efektif dalam menanggulangi genangan air meluap yang terjadi selama musim hujan. Hasil dari penanaman Biopori ini adalah terciptanya saluran air kecil di bawah tanah untuk mempermudah penyerapan air sehingga mengurangi genangan air atau Banjir Cileuncang.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA 4.0 UNTUK MENINGKATKAN INOVASI PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SMP NEGERI 1 PAKIS KABUPATEN MALANG Wahyuningtyas, Neni; Adi, Khofifatu Rohmah; Ratnawati, Nurul; Nantana, M. Gebryna Rizki; Sari, Ninik Yustina; Dwi Rosita, Febty Andini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.743 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.38772

Abstract

 Perkembangan abad 21 memberikan tuntutan dan tantangan pada pencapaian kompetensi siswa. Pencapaian tujuan kompetensi generasi abad 21 diterapkan dalam kurikulum 2013 berbasis Teknologi Informasi (TI). Perkembangan TI yang pesat memberikan dorongan terhadap kebutuhan media pembelajaran yang inovatif. Keterampilan guru dalam penggunaan TI akan memberikan pengaruh besar dalam proses pembelajaran digital di sekolah. Permasalahan yang saat ini sering terjadi tidak semua guru mampu mengoperasikan media digital dengan baik. Salah satu sekolah yang mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran daring (jarak jauh) yaitu SMP Negeri 1 Pakis Kabupaten Malang. Sebagian besar guru disini merupakan guru sepuh yang mengalami kesulitan karena faktor usia. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini yaitu persiapan (analisis situasi dan kebutuhan), pelaksanaan dan evaluasi program. Peserta mendapatkan modul pelatihan untuk memudahkan dalam praktikum. Adapun indikator keberhasilan kegiatan ini dilihat dari respon positif peserta melalui evaluasi yang diberikan. Evaluasi kegiatan juga dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh peserta.Kata kunci: Teknologi informasi, Inovasi pembelajaran, Media pembelajaran
Pelatihan Mitigasi Bencana pada Pondok Pesantren Sebagai Upaya Mewujudkan Pondok Pesantren Siaga Bencana di Kabupaten Trenggalek Wahyuningtyas, Neni; Tanjung, Ardyanto; Rosyida, Fatiya; Kodir, Abdul; El Hayati, Putri Avivah; Nantana, M. Gebryna Rizki; Yustina Sari, Ninik; Waladul Mufid, M. Khoirul Annas; Dwi Rosita, Febty Andini
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.067 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i2.40011

Abstract

Kabupaten Trenggalek tergolong wilayah yang rentan terjadi bencana banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Hal ini terjadi karena faktor geologi, hidrologi, topografi dan aktivitas manusia. Salah satu wilayah di Kabupaten Trenggalek yang sering terdampak banjir yaitu Kelutan yang notabene sebagai lokasi pondok pesantren Al Itihad Darunnajah. Hampir setiap tahun wilayah ini tergenang oleh banjir. Wilayah ini termasuk dataran rendah dan di sebelah utara pondok terdapat salah satu sungai besar. Mengingat kehidupan santri yang bersinggungan dengan bencana alam, maka sebaiknya mereka belajar untuk meminimalisir dampak yang bisa ditimbulkan akibat bencana alam tersebut. Adapun salah satu caranya melalui peningkatan literasi mitigasi bencana. Metode pelaksanaan pengabdian ini ada tiga yaitu identifikasi dan observasi lapangan, kegiatan inti pengabdian, serta evaluasi kegiatan pengabdian. Berdasarkan hasil pengabdian diketahui dari 109 peserta kegiatan mencapai nilai pre test 45% di atas 80 dan 55% di bawah 80. Hasil overview menunjukkan nilai pre testnya masih jauh dari target (50%). Sedangkan pencapaian nilai post test dari peserta yaitu 87% mendapatkan nilai di atas 80 dan 13% nilainya di bawah 80. Perbandingan hasil ini menujukkan jika nilai post test lebih tinggi dibandingkan pre test. Berdasarkan keseluruhan hasil kegiatan diketahui santri telah menyadari pentingnya mitigasi bencana untuk dimulai dari dini, salah satunya melalui lingkungan pendidikan. Santri menjadi paham bencana apa saja yang mengacam wiilayahnya dan upaya mitigasi apa yang harus dilakukan. Melalui video santri diberikan bekal pengetahuan tentang mitigasi bencana banjir dengan baik. Harapannya melalui kegiatan pengabdian ini, pondok pesantren menjadi siaga dan tangguh terhadap bencana. 
Co-Authors Abd Haris Abd Haris, Abd Abdul Haris Abdul Kodir Abidin, Mohammad Yusril Ade Ana Kartikasari Adellia Wardatus Sholeha Afnani, Wahyu Nurvita Agung Suprianto Agung Wiradimadja Agus Purnomo Agus Purnomo Alfania, Sheila Alfyananda Kurnia Kurnia Putra Alfyananda Kurnia Putra Alifian Nabila Alsadaqta Ngelo Andjajani, Budi Arti Anif Fatimatus Sholichah Aprilia Melinda Sholihah Sholihah Ardyanto Tanjung Bashofi, Ferdinan Bashofi, Ferdinan  Bayu Kurniawan Bayu Kurniawan Bayu Wijayanto Bhaktiyana, Arif Kiyat Bima Wahyu Pratama Bima Wahyu Pratama Bintang Muhammad Sahara Efendi Chania Ratu Iriana Putri Cinde Ririh Windayu David Golddra Pamungkas Bramantya David Golddra Pamungkas Bramantya Defandiari, Wahyu Rio Desinta Dwi Rapita Dewi Saraswati, Dewi Diana Anggita Nareswari Dicky Arinta Diky Al Khalidy Dirti Oktaviana Dwi Putri Ayu Dwi Rosita, Febty Andini Dwicahyani, Alfin El Hayati, Putri Avivah Elviana Febrianti Elviana Febrianti Emillatul Majidah Fachry Abda El Rahman Faizatul Mahmudah Fajar Santoso Fajar Santoso Fatiya Rosyida, Fatiya Febty Andini Dwi R Febty Andini Dwi Rosita Febty Andini Dwi Rosita Ferdinan Bashofi Ferdinan  Bashofi Fitriana, Dedek Fujianti, Windi Habibah, Khoirul I Nyoman Ruja Idris Idris Idris Idris Ilmia Pratiwi Iman Wiratama Intan Aqila Putri Khofifatu Rohmah Adi Kholifah, Evalia Nurul Khowatim, Khusnul khusnul khotimah Khusnul Khotimah Lailatul Fitriyah Lailil Nadhifatul Muazaroh Leli Laraswati Leni Fitrianingsih Lisya Zuliasyari Lutfi Bagus Subagio M. Annas Waladul Mufid M. Haris Yahya Mafazah, Elsa Diah Miftakhuddin Miftakhuddin Mirza Pradila Anggrelia Mochammad Sa’id Moh. Pebrianto Mohammad Pebrianto Muazaroh, Lailil Nadhifatul Muhammad Aliman, Muhammad Muhammad Khoiron Muhammad Mujtaba Habibi Nantana, M. Gebryna Rizki Ninik Yustina Sari Ninik Yustina Sari Nurkhamamah, Zerina Nurul Ratnawati, Nurul Pebrianto, Moh Prasat, Ravinesh Rohid Pratidina Izza Rahmasyah Purnamasari, Yana Dwi Putri, Rosidatul Halim Najib Ramadhani, Novela Wahyu Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Rihlah Khoirunnisa' Asshidiqi Riski Nabilla Ghandi Rista Anggraini Rista Anggraini Rizki, M. Gebryna Rofiki , Imam Rosida, Fatiya Rosyidah, Yuniar Sahrina, Alfi Saiful Amin Samsul Bahri Sari, Ninik Yustina Septiana, Wahyu Dwi Siti Mar'atus Sholihah Siti Mar’atus Sholihah Subagio, Lutfi Bagus Subagio, Lutfi Bagus Suhendra, Didi Sukamto Sukamto Sumarmi Tania, Elvara Surya Artha Tanio, Gusti Indra Tuti Mutia Usifa, Krisantus Pius Vian Noer Achmad Hidayat Wahyu Nurvita Afnani Wahyuni Sartini Waladul Mufid, M. Khoirul Annas Wan Ibrahim Wan Ahmad Widiawati, Nani Yaniafari, Rahmati Putri Yosi Maurin Yudi Pratama Yuniar Rosyidah Yuniarti, Rizka Arinda Yustina Sari, Ninik Zahira, Qonita Rahma Zulfa Meutia Putri