p-Index From 2021 - 2026
9.412
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Indonesia Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Jurnal Penelitian Pendidikan Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Scientific Journal of Informatics Suska Journal of Mathematics Education Educational Management HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika PRISMA BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) Unnes Journal of Mathematics Education Research ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Gema Wiralodra Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Alifmatika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Unnes Journal of Mathematics Education Unnes Journal of Mathematics MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Circle: Jurnal Pendidikan Matematika Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology JME (Journal of Mathematics Education) Indonesian Journal of Mathematics Education PROCEEDINGS OF THE INTERNATIONAL CONFERENCE ON DATA SCIENCE AND OFFICIAL STATISTICS Polyhedron International Journal in Mathematics Education Jurnal Meteorologi dan Geofisika Unnes Journal of Mathematics Education Hipotenusa: Journal of Mathematical Society The International Journal of Mathematics and Sciences Education Mathematics Education Journal Unnes Journal of Mathematics Jurnal Komputasi Jurnal Dialektika Program Studi Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Systematic Literature Review: Model Pembelajaran (Search, Solve, Create, and Share) SSCS terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Tsania Rahma Azzahra; Arief Agoestanto; Iqbal Kharisudin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2443

Abstract

Abstrak Pembelajaran abad ke-21 saat ini, mendorong siswa untuk mengembangkan kompetensi 4C meliputi: kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, komunikasi, serta kolaborasi. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi yang perlu ditekankan pada siswa. Faktanya, hasil TIMSS pada jenjang SMP tahun 2011 membuktikan bahwa hasil kemampuan berpikir kritis siswa belum optimal. Oleh sebab itu, diperlukan peran pendidik agar dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) digunakan sebagai alternatif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa literature terkait model SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) dalam mengembangan kemampuan berpikir kritis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SLR (Systematic Literature Review). Pencarian jurnal dilakukan dengan menggunakan kata kunci berpikir kritis dan model SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) yang terbit pada tahun 2018-2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa; 2) indikator kemampuan berpikir kritis menurut Perkins dan Murphy direkomendasikan penulis pada model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share); dan 3) penelitian terkait model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) terhadap kemampuan berpikir kritis didominasi dilaksanakan dengan metode penelitian kuantitatif dan cenderung dilakukan pada jenjang SMP.
Systematic Literature Review: Resiliensi Matematis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Lina Lutfiyana; Emi Pujiastuti; Iqbal Kharisudin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2445

Abstract

Resiliensi matematis merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Siswa yang mempunyai resiliensi matematis tidak mudah menyerah ketika dihadapkan pada suatu masalah. Tujuan dari penelitian yaitu untuk melaksanakan kajian literatur review tentang pengaruh resiliensi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review. Pengumpulan data dilaksanakan dengan mengidentifikasi atau meninjau semua artikel dalam penelitian ini dengan topik penelitian yang sama. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini adalah artikel jurnal nasional dan internasional. Hasil penelitian memperoleh: (1) upaya dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan resiliensi matematis; (2) pengaruh resiliensi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis; (3) bentuk pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan resiliensi matematis.
Komparasi Metode Support Vector Machine dan Naive Bayes Classifier untuk Pemodelan Kualitas Pengajuan Kredit Moh Khubaib Tamami; Iqbal Kharisudin
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 46, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijmns.v46i1.46174

Abstract

Kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) merupakan suatu risiko yang terdapat dalam setiap pemberian kredit oleh bank atau institusi pemberian kredit kepada customernya. Suatu bank memiliki risiko yang tinggi dalam hal kredit dapat dilihat dari tinggi rendahnya NPL bank tersebut. Permasalahan NPL ditandai dengan kredit yang tidak dapat kembali tepat pada jangka waktu yang telah ditentukan. Analisis penilaian risiko calon debitur pada suatu bank perlu dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan NPL. Pada penelitian ini dilakukan analisis pemodelan kualitas kredit menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dan Naive Bayes Classifier (NBC) untuk melakukan klasifikasi penilaian risiko calon debitur. Pada SVM diujikan tiga fungsi kernel, yaitu fungsi kernel Linear, fungsi kernel Gaussian Radial Basis Function (RBF), dan fungsi kernel Polynomial. Hasil penelitian menunjukkan model klasifikasi yang dihasilkan oleh metode SVM fungsi kernel RBF merupakan model terbaik, dengan akurasi 96.65%. Hasil pemodelan dapat digunakan dalam mengklasifikasi sekaligus menyeleksi calon debitur, apakah akan menjadi debitur yang mempunyai kualitas kredit baik atau buruk.
PEMODELAN HARGA SAHAM MENGGUNAKAN METODE LONG SHORT TERM MEMORY Jannatun Khustia Lubis; Iqbal Kharisudin
Unnes Journal of Mathematics Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v11i2.59758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peramalan harga saham PT XL Axiata Tbk, PT Indosat Tbk, dan PT Telkom Indonesia Tbk menggunakan Long Short Term Memory (LSTM) dan Automatic ARIMA (auto ARIMA) melalui program python. Data harga penutupan saham mulai tanggal 01 Januari 2015 sampai 31 Desember 2020 dibagi menjadi dua, yaitu 80% data training dan 20% data testing. Data diproses menggunakan masing-masing metode secara terpisah. Tahapan penelitian pada metode LSTM yaitu, data preprocessing, build model, model selection, dan peramalan. Paramater fokus pada metode LSTM yaitu jumlah epoch dan jumlah neuron. Tahapan penelitian pada metode auto ARIMA yaitu, data preparation, build model, dan peramalan. Setelah kedua data diramalkan, data dibandingkan dengan metriks akurasi MSE dan RMSE. Pada penelitian ini, disimpulkan bahwa metode auto ARIMA lebih baik dibandingkan dengan metode LSTM untuk meramalkan saham PT XL Axiata Tbk dan PT Telkom Indonesia Tbk, serta metode LSTM lebih baik dibandingkan dengan metode auto ARIMA untuk meramalkan saham PT Indosat Tbk.
Eksplorasi Etnomatematika Alat Musik Gong Waning Masyarakat Sikka Petronela Ivoni Susantya; Zaenuri M; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dan budaya adalah hal yang tidak dapat dipisahakan. Budaya merupakan cara hidup yangberkembang dalam sekelompok orang yang diwariskan turun temurun. Etnomatematika hadir menjadijembatan bagi pendidikan dan budaya, khususnya pada pelajaran matematika. Tanpa disadari konsep dasarmatematika dan ide-ide matematis telah digunakan oleh masyarakat dalam berbagai aktivitas kehidupan. Salah satunya adalah aktivitas bermusik masyarakat Sikka dalam musik gong waning. Penelitian ini adalahpenelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengeksplorasi bentuk-bentuk etnomatematika pada alat musik Gong Waning. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil eksplorasimenunjukkan bahwa alat musik gong waning mengandung unsur-unsur matematika di antaranya bangun datar dan bangun ruang.
Kemampuan Komunikasi Matematis dalam Menyelesaikan Masalah Soal Cerita Rizki Ahid Nurhasanah; S B Waluya; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data pendahuluan mengenai kemampuan komunikasi matematis peserta didik dalam menyelesaikan masalah berbentuk soal cerita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 36 peserta didik dari kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Lasem. Pengumpulan data terdiri dari tes tertulis dan wawancara. Tes tertulis dilakukan untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis dan wawancara dilakukan untuk memperoleh data lebih mendalam dari peserta didik mengenai kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis peserta didik kelas XI masih rendah. 4 peserta didik atau 11% dari jumlah perserta didik mampu menyelesaikan soal cerita menggunakan 4 indikator kemampuan komunikasi matematis, 6 peserta didik atau 17% dari jumlah peserta didik dapat menyelesaikan soal cerita menggunakan 3 indikator kemampuan komunikasi matematis, 12 peserta didik atau 33% dari jumlah perserta didik mampu menyelesaikan soal cerita menggunakan 2 indikator kemampuan komunikasi matematis, 8 atau 22% dari jumlah peserta didik menyelesaikan soal cerita menggunakan 1 indikator kemampuan komunikasi matematis, dan 6 peserta didik atau 17% dari jumlah peserta didik yang belum dapat menyelesaikan soal cerita sesuai indikator kemampuan komunikasi matematis.
Pengaruh Oral Feedback pada Pencapaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Luluk Ulfa Chasania; Kartono Kartono; Iqbal Kharisudina
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika itu merupakan ilmu dasar yang mempunyai peranan penting dari berbagai ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Salah satu dari lima kompetensi dalam pembelajaran matematika yang ditetapkan oleh NCTM (2000) adalah problem solving (Pemecahan Masalah). Pemecahan masalah matematis merupakan suatu aktivitas kognitif yang kompleks, sebagai proses untuk mengatasi suatu masalah yang ditemui dan untuk menyelesaikannya diperlukan sejumlah strategi. Hasil survey dari The Third International Mathematics and Science Study (TIMSS) dan Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Untuk mengatasi rendahnya kemampuan pemecahan masalah guna mendapatkan hasil maksimal dari belajar matematika siswa serta menumbuhkan sikap positif terhadap proses belajarnya, yakni persoalan feedback (umpan balik) dalam pembelajaran. Oral feedback (umpan balik lisan) memegang peranan penting didalamnya untuk menanggapi hasil kerja siswa atau memberikan informasi lebih lanjut terhadap kesalahan yang dilakukan oleh siswa di dalam pembelajaran berbasis masalah, sehingga dapat meningkatkan pencapaian kemampuan pemecahan masalah dengan tujuan mengurangi kesalahan yang sama pada tugas selanjutnya. Berdasarkan hasil beberapa survey dan penelitian, pemberian Oral feedback (umpan balik lisan) memberikan pengaruh positif dapat mencapai kemampuan pemecahan masalah matematika.
Proses Berpikir Geometris Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Trimurtini Trimurtini; SB Waluya; YL Sukestiyarno; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

. Masalah geometri masih dianggap sulit oleh mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), padahal materi geometri diajarkan di setiap level pendidikan dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengetahuan konseptual dan prosedural serta proses berpikir geometris pada mahasiswa PGSD level deduktif dan informal deduktif dalam menyelesaikan masalah geometri. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif, dengan lima orang mahasiswa semester 6 sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan dengan tes awal, tes uraian dan wawancara. Analisis data kualitatif yang digunakan adalah interaktif model menurut Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tiga mahasiswa berada pada level deduktif memiliki pengetahuan konseptual dan prosedural yang benar, baik dan lengkap. Mahasiswa pada level deduktif mampu menalar dengan baik dari permasalahan geometri yang dihadapi dan menunjukkan proses pemecahan masalah geometri yang runtut dan masuk akal. Sedangkan mahasiswa pada informal deduktif, analisis dan visualisasi menunjukkan berpikir yang rumpang dan proses pemecahan masalah yang kurang terorganisasi. Simpulan penelitian ini adalah mahasiswa level deduktif telah memiliki pengetahuan konseptual dan prosedural dalam geometri yang memadai untuk digunakan dalam menyelesaikan masalah geometri.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa SMP Negeri 3 Kalibagor Gunawan Gunawan; Kartono Kartono; Wardono Wardono; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Kalibagor ditinjau dari kemandirian belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Kalibagor yang berjumlah 28 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam satu kelas dipilih 2 peserta didik dengan kategori kemandirian belajar mulai terlihat, 2 peserta didik dengan kategori kemandirian belajar mulai berkembang, dan 2 peserta didik dengan kategori kemandirian belajar membudaya yang memiliki komunikasi baik agar dapat menggali informasi dengan mudah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Uji validitas yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta didik dengan kategori kemandirian belajar mulai terlihat belum menguasai semua indikator kemampuan berpikir kritis, yaitu kemampuan menganalisis, mensintesis, memecahkan masalah, menyimpulkan dan mengevaluasi. Peserta didik dengan kategori kemandirian belajar mulai berkembang hanya mampu menguasai indikator kemampuan menganalisis, mensintesis dan memecahkan masalah. Peserta didik dengan kategori kemandirian belajar membudaya sudah dapat menguasai semua indikator kemampuan berpikir kritis.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau Dari Gender dan Self-Efficacy Matematika Siswa Dalam Mengerjakan Soal Framework PISA Nuryadi Nuryadi; Y. L. Sukestiyarno; Hardi Suyitno; Iqbal Kharisudin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan dan pengaruh kemampuan berpikir kritis dalam mengerjakan soal framework PISA Geometri khususnya bangun ruang sisi datar ditinjau dari gender dan self-efficacy. Soal-soal matematika framework PISA (Programme for International Student Assessment) digunakan karena lebih dominan mengukur penalaran, pemecahan masalah, dan berargumentasi. Metode penelitian yang digunakan Ex-Post Facto dengan pendekatan kuantitatif artinya data penelitian ini mengukur kemampuan berpikir kritis dan tingkat self-efficacy matematika siswa, sedangkan gender sudah jelas. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Ma’arif Kalibawang Kabupaten Kulon Progo yang berjumlah 76 siswa. Pengambilan sampel merujuk pada teori Rascoe dengan teknik simple random sampling berjumlah 34 siswa terdiri dari 17 laki-laki dan 17 perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket self-efficacy dan soal tes. Adapun soal tes framework PISA bersifat uraian sebanyak 2 soal digunakan untuk mengukur aspek kemampuan berpikir kritis meliputi elementary clarification, the basis for the decisions, Inference, advances clarification, dan set strategy, tactic, and reflection. Analisis data menggunakan two-way anova untuk menguji perbedaan antar variable menggunakan bantuan software SPPSS 21, sedangkan analisis jalur untuk mengkaji pola pengaruh antar variable kemampuan berpikir kritis, self-efficacy dan gender menggunakan regression linear analysis berbantuan software SPSS 21. Analisis hasil dan pembahasan pada penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gender (jenis kelamin) dan tingkat self-efficacy matematika siswa baik tinggi, sedang maupun rendah; dan (2) ada pengaruh positif self-efficacy matematika siswa terhadap kemampuan berpikir kritis, sedangkan gender mempunyai pengaruh negative terhadap kemampuan berpikir kritis. Abstract. The purpose of this research is to analyze the differences and the impact of critical thinking skills in working on the problem PISA Geometry framework in particular to build a flat side space in terms of gender and self-efficacy. The PISA (Program for International Student Assessment) framework mathematics questions are used because they are more dominant in measuring reasoning, problem-solving, and arguing. The research method used is Ex-Post Facto with a quantitative approach, meaning that the research data measures critical thinking skills and the level of students' mathematical self-efficacy, while gender is clear. The population in this study were all eighth-grade students of SMP Ma'arif Kalibawang, Kulon Progo Regency, totaling 76 students. Sampling refers to Rascoe's theory with a simple random sampling technique totaling 34 students consisting of 17 males and 17 females. Data collection techniques using self-efficacy questionnaires and test questions. The PISA framework test questions are descriptive as many as 2 questions are used to measure aspects of critical thinking skills including elementary clarification, the basis for the decisions, Inference, advanced clarification, and set strategy, tactics, and reflection. Data analysis used two-way ANOVA to test the differences between variables using SPSS 21 software, while path analysis to examine the pattern of influence between variables of critical thinking ability, self-efficacy and gender used regression linear analysis assisted by SPSS 21 software. Analysis of results and discussion on This study shows that: (1) there are differences in critical thinking skills in terms of gender (gender) and students' mathematics self-efficacy levels, both high, medium and low; and (2) there is a positive effect of students' mathematical self-efficacy on critical thinking skills, while gender has a negative influence on critical thinking skills. Keywords: critical thinking ability; gender; self-efficacy.
Co-Authors achilla, Silky Achmad Fariz Adi Nur Cahyono Akbar, Mohammad Jefrie Ilham Alfath, Maliki Alifatul Muyasaroh Alifian yusuf, Muhammad Amin Suyitno Anggraeni, Aliyya Anis Shihafiyatal Abida Anisa Rosdiana, Anisa Arief Agoestanto Arissinta, Insyiraah Oxaichiko Ashim, Muhammad Asih, Tri Sri Noor Astutiningtyas, Luthfiyah Aulia, Sabrina Aziz Ayu Andira Risnawati Aziiza Andanawarih Utoyo Bambang Eko Susilo Budi Waluya Chulaili Sahri Nova, Tsalisa Dani, Muhamad Abdul Qodir Ditasari, Dwi Dian Dwijanto Dwijanto Ellya Masturina Hamid Emi Pujiastuti Fadhilah, Nida Nur Fadilatul Husna Faujiyah, Siti Fauzi, Fatkhurokhman Gunawan Gunawan Habibie, Zulqoidi R. Hardi Suyitno Iis Widya Harmoko Ikrimah, Annisa Isnarto Isnarto Iwan Junaedi Jannatun Khustia Lubis Kartono Kartono , Kartono, Wardono Khoirunnisa, Farah Dina Korkor, Sarah Kusuma Wijaya, Galih Lavicza, Zsolt Lina Lutfiyana Luluk Ulfa Chasania Lutfiyana, Lina Made Arnandea Fatiha Putri Marthinus Yohanes Ruamba Masri'an, Hera Masrukan Masrukan Miftahudin Moh Khubaib Tamami Mohammad Asikin Muhammad Ainuddin Daahiljabir Muhammad Ghozian Kafi Ahsan Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Mulyono Mulyono Mulyono Muna, Trimurtini, Nur Aizatun Mutik, Rossa Muttaqin, Muhammad Nurul Nabhan Nabilah Nike Yustina Oktaviani Noviana Dini Rahmawati Nugroho, Ahmad Halimy Nur Fitrianingsih, Riska Nur Hasanah Nurfaidah Nurfaidah Nurhasanah, Rizki Ahid Nurkaromah Dwidayati, Nurkaromah Nurochmah, Yeni Nuryadi Nuryadi Pandi, Eunike Cantika Kusuma Petronela Ivoni Susantya Putri, Sanianajiba Nugroho Radika Widiatmaka Rahanto, Faris Febri Rahman, Alif Aulia Rahmawati, Rofiqo Rizki Ahid Nurhasanah Rochdi Wasono Rochmad - Rochmad Rochmad S B Waluya Safrudiannur Safrudiannur Sarah, Caecillia Rafika SB Waluya SB Waluya Scolastika Mariani Sebastianus Fedi St. Budi Waluya Sufah Iliya Manazila Sugiman Sugiman Sukestiyarno Sukestiyarno Sukestiyarno, Yulius Leonardus Supriyono Supriyono Sutrisno, Hendrik Suwarto Suwarto Tiani Wahyu Utami Tsania Rahma Azzahra Utami, Mira Dwi Vera Dewi Susanti Vera Dewi Susanti Wahyu Arif Setyo Pambudi Wahyu Nur Annisa Wahyu Nur Annisa Walid Walid Walid, Walid Wardono Wardono Wardono Wijaya, Galih Kusuma Y. L. Sukestiyarno YL Sukerstriyarno YL Sukestiyarno YL Sukestriyarno Zaenuri Zaenuri M Zaenuri Mastur Zaenuri Zaenuri Zikir, Al Zulkardi