p-Index From 2021 - 2026
2.681
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Buletin Agrohorti Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Jurnal Silvikultur Tropika (JST) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Agrotrop : Journal on Agriculture Science Jurnal Agrista JIK Jurnal Ilmu Komputer BIOTROPIA - The Southeast Asian Journal of Tropical Biology Jurnal Keteknikan Pertanian Cropsaver : Journal of Plant Protection Jurnal Algoritma LISANIA Jurnal Ilmu dan Pendidikan Bahasa Arab Indonesian Journal of Agricultural Science Jurnal AgroBiogen Jurnal Penelitian Tanaman Industri Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains OPSI AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Buletin Kebun Raya agriTECH JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Law and Justice Jurnal Matematika Sains dan Teknologi Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa Jurnal Ergonomi dan K3 Jurnal Agrotek Tropika Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas JURNAL PERTANIAN PRESISI (JOURNAL OF PRECISION AGRICULTURE) Journal of Tropical Crop Science Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan WIDYA LAKSANA Ensiklopedia of Journal Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Menara Perkebunan Jurnal Bidan Cerdas Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri) Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Jurnal Sains Agro Jurnal ABDIKU Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Indonesian Science Education Research (ISER) Jurnal Konstitusi Jurnal Teknologi Kimia Unimal Jurnal Algoritma Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN KUALITAS BUAH JERUK PAMELO YANG DIPANEN PADA MUSIM PENGHUJAN DAN MUSIM KEMARAU Ummu Kalsum; Slamet Susanto; Ahmad Junaedi; Nurul Khumaida; Heni Purnamawati
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Pertanian Presisi
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2022.v6i1.6053

Abstract

Jeruk pamelo mengandung senyawa antioksidan, antihiperlipidemik, antidiabetik, protein, kalsium dan senyawa bermanfaat lainnya. Indonesia memiliki dua musim, yakni musim penghujan dan musim kemarau. Musim dan ketersediaan air mempengaruhi ketersediaan hara tanaman dan kualitas buah yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji perbedaan kualitas buah pamelo yang dipanen pada dua musim, yakni musim penghujan dan musim kemarau. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 sampai September 2019 menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 1 faktor yaitu musim. Bahan penelitian menggunakan kultivar Adas Duku yang buahnya dipanen pada musim penghujan dan kemarau. Pengamatan lingkungan dilakukan pada suhu, relative humidity (RH) dan curah hujan. Peubah yang diamati meliputi diameter buah panen secara membujur dan melintang (cm), bobot buah panen (g), tebal kulit buah (cm), jumlah biji (biji), bagian dapat dimakan (BDD) (%), padatan terlarut total (PTT) dalam satuan ºBrix, asam tertitrasi total (ATT) dalam satuan %, rasio PTT/ATT, Vitamin C mg/100 mL dan IC50 dalam %. Buah panen yang diperoleh berukuran lebih besar pada musim penghujan dibandingkan musim kemarau namun buah yang dipanen kemarau memiliki PTT, ATT dan kapasitas antioksidan yang lebih tinggi daripada buah yang dipanen musim penghujan.
Identifikasi famili gen putatif penyandi protease inhibitor dengan pendekatan in silico komparatif pada genom Hevea brasiliensis Muell. Arg (Identification of putative gene family encoding protease inhibitors by in silico comparative analysis in Hevea brasiliensis Muell. Arg genome) Irfan MARTIANSYAH; Riza Arief PUTRANTO; Nurul KHUMAIDA
E-Journal Menara Perkebunan Vol 85, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.039 KB) | DOI: 10.22302/iribb.jur.mp.v85i2.257

Abstract

AbstractProtease inhibitors (PIs) are small proteins that form complexes with proteases and inhibits their proteolytic activity. Its potential application as an antimicrobial agent has been studied. Most of PIs' molecule size is around 8-22 kDa depending on their protein families.To date, on the basis of sequence homologies of inhibitor domains, PIs have been classified into 48 families in all organisms. In plant, more than 13 families of PIs have been identified but they were not widely identified in the rubber tree (Hevea brasiliensis Muell.Arg). In the present study, 40 putative HbPI genes, designated as HbPI01 to HbPI36, were identified from whole-genome sequence of rubber tree clone Reyan 7-33-97 using 7453 scaffolds available online in NCBI with the accession code: LVXX01000000. Multiple sequence alignment using MUSCLE algorithm discovered seven conserved motifs (Motifs I-VII) among HbPIs. Phylogenetic analysis of 50 and 36 PI amino acid residues of 32 scaffolds containing putative PI genes from Arabidopsis thaliana and H. brasiliensis showed three clusters (families): LTP-I, SERPIN and LTP-II. LTP-I has 23 putative HbPI genes (HbPI05 to HbPI27) and 12 AtPI genes. SERPIN, a family member of serine protease inhibitor group, has 11 putative HbPI genes (HbPI01 to HbPI04 and HbPI28 to HbPI34) and 22 AtPI genes. LTP-II has 2 putative HbPI genes (HbPI35 to HbPI36) and 16 AtPI genes. In conclusion, this work provides valuable information for further functional characterization of HbPI genes in H. brasiliensis.[Key words: protease inhibitor, genome-wide, scaffold, in silico, Hevea brasiliensis]. AbstrakProtease inhibitor (PI) merupakan protein yang membentuk kompleks dengan protease dan menghambat aktivitas proteolitik dari enzim tersebut. Potensi penggunaan protease inhibitor sebagai agensia antimikroba telah diketahui. Kebanyakan PI memiliki ukuran molekul sekitar 8-22 kDa bergantung pada familinya. Saat ini, PI dapat diklasifikasikan menjadi 48 famili di seluruh organisme berdasarkan kemiripan sekuen dari domain inhibitornya. Pada tanaman, lebih dari 13 famili PI telah diketahui tetapi pada tanaman karet (Hevea brasiliensis Muell.Arg) belum diidentifikasi. Pada penelitian ini, sebanyak 40 gen putatif penyandi PI (HbPI01 hingga HbPI36) telah berhasil diidentifikasi dari 7453 scaffold genom utuh tanaman karet klon Reyan 7-33-97 yang tersedia secara daring dengan kode aksesi LVXX01000000. Penjajaran sekuen menggunakan algoritma MUSCLE memper-lihatkan tujuh konservasi motif (Motif I-VIII) pada famili gen putatif HbPIs. Analisis pohon filogenetik dari tanaman Arabidopsis thaliana dan H. brasiliensis sebanyak 50 dan 36 sekuen residu asam amino dari 32 scaffold yang mengandung gen putatif PI menunjukkan adanya tiga klaster besar, yaitu famili LTP-I, SERPIN dan LTP-II. LTP-I terdiri dari 23 gen putatif HbPI (HbPI05 hingga HbPI27) dan 12 gen AtPI. SERPIN yang merupakan anggota kelas protease inhibitor serin terdiri dari 11 gen putatif HbPI (HbPI01hingga HbPI04 dan HbPI28 hingga HbPI34) dan 22 gen AtPI. LTP-II terdiri dari 2 gen putatif HbPI (HbPI35 hingga HbPI36) dan 16 gen AtPIs. Penelitian ini menghasilkan informasi penting untuk melakukan karakterisasi fungsional lebih mendalam pada gen HbPI tanaman karet ke depannya.[Kata kunci: protease inhibitor, genome-wide,scaffold, in silico, Hevea brasiliensis].
Efforts To Increase Interest In Learning Machine Prime Mover Boats Students Through Learning Method Demonstration In Class X Smk Negeri 1 Sutera Sutera District Of School Year 2015/2016 Yulhendri Yulhendri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol 1 No 2 (2017): Jurnal ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.832 KB) | DOI: 10.36057/jips.v1i2.249

Abstract

Basic education is education that underlies secondary education. Shaped elementary education elementary school (SD) and High School (SMP) and secondary education is a continuation of primary education, secondary education consists of general and vocational education. Shaped secondary education schools (SMA) and Vocational High School (SMK). Higher education is an education after secondary education includes educational programs diploma, bachelor's, master's, specialist, and doctoral organized by the college. " Does the application of machine learning methods of demonstration of interest in Prime Mover Boat class X in SMK 1 Silk can be improved ..? " Implementation of Class Action Research conducted at SMK Negeri 1 Sutera . This research was motivated by the location of the school affordable. This study is a Class Action Research with a total time of study 2 months from the month from September to October in Odd Semester Academic Year 201 5 stars / 201 6 . This study was planned to consist of two cycles, which aims to improve the activity and learning outcomes Prime Mover Engineering Ship class X SMK 1 Sutera in the second semester of the academic year 2015-2016. Subject of research is all class X SMK Negeri 1 Sutera 's 27 people in the first semester of the academic year 201 5 stars / 201 6 . Source Data in the study were students of class X SMK 1 Sutera . As for how to capture data that is done in this study are as follows. Data on students' learning activities implemented actions taken when using the observation sheet. In the charging process observation sheets, all indicators of activity was observed contained therein. The observed circumstances are activities in the learning process. Data on study results taken from tests of learning outcomes at each end of the cycle consists of six items about. Motor 2 TAK; Each piston-step process is required 2x, 1x crankshaft rotation while the piston between two steps, just one step affords effort. In size and the same rotation, the motor 2 TAK can produce more power than the motor 4 TAK. The piston and cylinder wall temperature is rather high. Easy to administer and sound quiet bike. Construction is simple because it does not require the intake valve / exhaust. Filling / flushing and incomplete combustion. Rinse pump usage, add gear motor becomes expensive. Used if required a great power and a simple construction.
PENERAPAN METODE TALKING STICK UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 5 KUNINGAN Santi Sridamayanti; Muhammad Irfan Habibi; Zuli Nuraeni
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 2 No 2 (2016): Edisi Vol. 2 No. 2 November
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is an experimental class and control class all aimed to determine students who obtain learning through talking stick method is better than the expository method in an increased understanding of mathematical concepts and there is an increased understanding of mathematical concepts using talking stick method. Penenlitian design is pretest-posttest control group desigen which is one type of True Experimental design. The population in this study were students of class VIII SMP Negeri 5 Kuningan in the school year 2015/2016 as many as 103 were distributed in three classes. Samples were students of class VIII A and VIII B were taken by simple random sampling. Data is the value of understanding mathematical concepts derived from the test results. Based on test data hypothesis that students who acquire learning through talking stick method is better than the expository method in an increased understanding of mathematical concepts and there is an increased understanding of mathematical concepts using talking stick method. Thus, it can be concluded that the application of the talking stick method can improve students' understanding ofmathematical concepts SMP Negeri 5 Kuningan.
Menghitung Pressure Drop pada Fluidized Bed dengan Bahan Ketumbar Zulnazri Zulnazri; Lukman Hakim; M. Asyabul Zikki
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2019
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v8i2.2684

Abstract

ABSTRAKAspek utama yang akan dipelajari dalam percobaan ini adalah untuk mengetahui besarnya pressure drop (∆P) dalam unggun padatan yang terfluidakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat menentukan perbandingan pressure drop menggunakan metode perhitungan mnometer pipa U dengan metode perhitungan menggunakan persamaan ergun.  Metode yang digunakan dalam melakukan percobaan ini adalah metode fluidisasi dengan menggunakan bahan baku ketumbar utuh dengan variasi tekanan 1 kg/cm3 - 5 kg/cm3 dan dengan variasi tinggi unggun 3 cm, 4 cm dan 5 cm, dengan cara memasukkan bahan baku ke dalam rangkaian alat fluidisasi dan mengalirkan udara dengan tekanan yang di variasikan kedalam unggun melalui bagian bawah kolom sempai melewati bahan baku ketumbar, kemudian manometer pipa U diukur menggunakan penggaris, hasil pengukuran tersebut akan di bandingkan dengan persamaan ergun. Dengan metode ini diharapkan butiran-butiran  padat memiliki sifat seperti fluida dengan viskositas tinggi. Hasil yang di dapatkan dari proses tersebut adalah dengan menggunakan manometer pipa U dengan tinggi unggun 5 cm dan pada tekanan 5 kg/cm3 adalah 5,45 sedangkan yang di dapatkan pada persamaan ergun dengan tinggi unggun 5 cm dan pada tekanan 5 kg/cm3 adalah 5,007154. Perbandingan hasil perhitungan persamaan ergung dengan persamaan manometer pipa U lebih baik menggunakan manometer pipa U, karena hasil yang di dapatkan lebih valid dibandingkan dengan menggunakan persamaan ergun. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pressure drop yang diinginkan pada penelitian ini adalah yang menggunakan manometer pipa U, semakin tinggi unggun maka semakin tinggi pressure drop yang didapatkan, begitu juga semakin tinggi tekanan maka semakin tinggi presssure drop yang di dapatkan.Kata kunci: hilang tekan, fluidisasi, ketumbar
HIDROLISIS FURFURAL DARI TONGKOL JAGUNG DENGAN KATALISATOR ASAM ASETAT Zulnazri Zulnazri; Waizul Fahri Purba; Jalaluddin Jalaluddin
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2021
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v10i2.5473

Abstract

Hidrolisis tongkol jagung memakai asam asetat sebagai katalisator untuk pembentukan furfural dilakukan dengan mempelajari pengaruh suhu dan waktu reaksi terhadap densitas, viskositas dan yield furfural. Penelitian ini dilakukan dengan mereaksikan tongkol jagung dengan asam asetat di dalam labu leher tiga berukuran 500 ml di waterbath. Proses berjalan pada variasi suhu 90 0C, 100 0C, dan 110 0C dan variasi waktu reaksi 60 menit, 80 menit, dan 100 menit. Hidrolisis yang di hasilkan untuk analisa densitas, viskositas, dan yield furfural. Dari analisis bahan baku tongkol jagung didapatkan kadar pentosan 30,4 %. Hasil dari analisa densitas dengan mengunakan picnometer diperoleh densitas tertinggi yaitu 1,66 gram/ml. hasil dari analisa viskositas dengan menggunakan viskometer ostwald diperoleh viskositas tertinggi yaitu 1,953 Cp. Hasil dari analisa yield furfural dengan menggunakan metode titrasi diperoleh yield furfural tertinggi yaitu 7,26 %. Hasil penelitian menunjukkan nilai tertinggi densitas, viskositas, dan yield furfural di suhu dan waktu maksimum.
Pengaruh pH dan Waktu Ekstraksi Terhadap Karakteristik Pektin dari Kulit Coklat Wusnah Wusnah; Zulnazri Zulnazri; Sulastri Sulastri
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Nopember 2015
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v4i2.71

Abstract

Kulit buah coklat memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi sumber pektin dimana selama ini kulit buah coklat hanya merupakan limbah yang kurang bisa dimanfaatkan. Penelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan kulit buah coklat sebagai sumber pektin dengan metode ekstraksi. Pada penelitian ini digunakan tiga variabel berubah yaitu pH ekstraksi 1,5; 2,6; 2,8; 3,0; waktu ekstraksi 60, 70, 80, 90  menit, dan perlakuan pencucian sampel  dengan etanol dan aquadest. Dari hasil penelitian diperoleh hasil terbaik pada waktu ekstraksi 60 menit, pH 1,5 dengan perolehan kadar air 12,1 %, kadar metoksil 3,028 %, dan kadar galakturonat 41,373 %, sedangkan rendemen terbanyak diperoleh pada waktu ekstraksi 90 menit, pH 2,8 yaitu 9,68 %. Perlakuan pencucian sampel dengan etanol menghasilkan jumlah pektin yang tidak jauh berbeda dengan sampel dengan pencucian menggunakan aquadest, tetapi  warna yang dihasilkan sedikit berbeda.
KARAKTERISASI GLUKOSA DARI PROSES HIDROLISIS α-SELULOSA DARI LIMBAH KULIT KOPI ARABIKA Almia Permata Putri; Zulnazri Zulnazri; Rozanna Dewi; Sulhatun Sulhatun; Syamsul Bahri
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v11i1.7254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kadar selulosa dan kadar glukosa dari kulit kopi arabika dengan mengekstraksi kulit kopi arabika menjadi selulosa sehingga didapatkan persen yield dari selulosa sebesar 27,36% serta dilakukan karakterisasi selulosa yang diperoleh dari kulit kopi arabika dengan melakukan uji XRD sehingga didapat persen kristalinitasnya sebesar 63,76%. Kemudian selulosa yang didapatkan dihidrolisis menggunakan katalis asam yaitu H2SO4 menjadi glukosa dengan memvariasikan konsentrasi H2SO4 yaitu 8%, 10%, dan 12% serta suhu pemanasannya yaitu 80oC, 90oC, dan 100oC dalam waktu 4 jam sehingga diperoleh persen yield dan kadar glukosa yang diuji menggunakan alat Refraktometer Brix. Dari hasil analisa kadar glukosa tertinggi didapat pada konsentrasi 10% dengan suhu 100oC yaitu 8% bukan pada konsentrasi 8%. Sedangkan kenaikan yield tertinggi terdapat pada konsentrasi H2SO4 8% dengan suhu 80oC yaitu sebesar 95,4%, hal tersebut dipengaruhi oleh suhu pemanasan yang semakin rendah sehingga persentase yield yang diperoleh semakin tinggi.
Pemanfaatan Pati Batang Ubi Kayu dan Pati Ubi Kayu untuk Bahan Baku Alternatif Pembuatan Plastik Biodegradable Zulnazri Zulnazri; Sry Rahmadani; Rozanna Dewi
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Kimia Unimal - Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v8i1.1913

Abstract

Plastik biodegradable adalah plastik yang dapat terdegradasi oleh mikroorganisme  dan terbuat dari bahan yang dapat diperbaharui, sehingga  tidak  merusak lingkungan. Pada penelitian ini plastik dibuat dengan bahan utamanya berasal dari pati batang ubi kayu dan pati ubi kayu, dengan memvariasikan suhu yaitu dengan suhu 550C dan 600C dan3 variasi volume gliserol yaitu 6%, 7%, 8%. Untuk meningkatkan karakteristik dari plasik dibutuhkan penambahan bahan yaitu  gliserol. Fungsi  penambahan gliserol agar plastik yang dihasilkan fleksibel. Pada penelitian ini, diperoleh hasil karakterisasi terbaik untuk uji ketahanan tarik pada  variasi  gliserol 8% dan suhu 600C didapatkan dengan nilai 274,6 MPa. Sedangkan elongasi terbaik pada variasi gliserol 6% dan suhu 550C  didapatkan dengan  nilai 147,12 %. Untuk  hasil  penelitian uji degradasi yaitu plastik pada penelitian ini mampu terurai secara sempurna selama 15 hari.
Evaluation of Free Radical Scavenging Activity in Ethanolic Extract from Promising Accessions of Curcuma aeruginosa RoxB. Waras Nurcholis; Nurul Khumaida; Muhamad Syukur; Maria Bintang
Molekul Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.324 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2017.12.2.350

Abstract

This study evaluated the free radical scavenging activity in ethanolic extracts from 20 accessions of Curcuma aeruginosa. The radical scavenging activity of the extract accessions was investigated with 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) radical. IC50 values for DPPH radical scavenging activity ranged from 89.81 to 505.65 µg mL-1. Based on IC50 values, twenty accessions of C. aeruginosa can be divided into three groups: strong (two accessions); moderate (seventeen accessions); and low (one accession) of DPPH scavenger. Sukoharjo (SH) and Muara Bungo (MB) showed promising accessions for antioxidant potential, thus these accessions important to selection for future breeding program in pharmaceutical products.
Co-Authors , Kisman , Sukendah , Witjaksono . Wusnah A. Sofwan Achmad . ADI SETIADI Agus Purwito Agustina, Ferra Anggita AHMAD JUNAEDI Ahmad Rifqi Fauzi Ali Djamhuri Almia Permata Putri Amril Aman Andi Dahliaty Aniversari Apriana Aniversari Apriana Aniversari Apriana Ardana, I. N. Kutha Ardie, and Sintho Wahyuning Ardie, dan Sintho Wahyuning Aris Purwanto Arrin Rosmala Atmitri Sisharmini Atmitri Sisharmini Atmitri Sisharmini Bambang S. Purwoko Bambang Sapta Purwoko Bhayu Hartanti Bintang, dan Maria Buang Abdullah Cakranegara, Pandu Adi Cucu Sukmana, Cucu Danar Dono Dede J Sudrajat Dede J. Sudrajat Dede J. Sudrajat Dede J. Sudrajat Dede Jajat Sudrajat Dede Kurniadi DEWI SARTIAMI Dewi Sukma Dewi Sukma Didy Sopandie Diny Dinarti Dwi Pratiwi Edi Santosa Efendi, Darda Emmy Darmawati Enny Sudarmonowati Evi Fitriany Faqih Udin Firdausya, Andina Fabrini Freddy Tua Musa Panggabean Gustaaf A Wattimena, Gustaaf A Gustaaf A. Wattimena Gustaaf Adolf Wattimena Gustaaf Adolf Wattimena HADIPOENTYANTI, ENDANG Hartati, RR. Sri Heldiyanti, Rina Hendri Hermawan Adinugraha HUSNI, ALI I Ismayani I MADE ARTIKA Ida Duma Riris Ika Mariska Ika Mariska Ika Mariska Ika Mariska Ika Mariska Ika Mariska Ika Roostika Ika Roostika Ika Roostika Indrastuti Apri Rumanti Irdika Mansur Irfan MARTIANSYAH Iskandar Z. Siregar ISKANDAR ZULKARNAEN SIREGAR Iswari S Dewi Iswari S. Dewi Iswari Saraswati Dewi Jalaluddin Jalaluddin Kartika Ning Tyas Kartika Ning Tyas Kasutjianingati . Kisman Kisman Kurniawan R. Trijatmiko Kurniawan Rudi Trijatmiko Kurniawan Rudi Trijatmiko La Muhuria Lefin Kafindra Lestari, Risza Putri Lisnawaty Simatupang Lola Adres Yanti Lukman Hakim M Murtadha M. Amir M. Asyabul Zikki Maemonah, Maemonah MARIA BINTANG Marini Damanik Mariska, Ika Maryati Evivani Doloksaribu MEYNARTI SARI DEWI IBRAHIM MEYNARTI SARI DEWI IBRAHIM Muaz Adbdul Karim Muaz Adbdul Karim Muhamad Syukur Muhammad Irfan Habibi MUHAMMAD SYUKUR Mulyatno, Mulyatno Munif Ghulamahdi N. Sri i Hartati Nafilawati wa ode Nata Suharta Natalini Nova Kristina Natalini Nova Kristina Nataniel Tandirogang Nugroho, Candra Catur Nura ,, Nura Nurbaiti Nurbaiti Nurhasybi Nurhasybi Nurul Fatimah Nurul Fauziah O K Sofyan OTIH ROSTIANA OTIH ROSTIANA Pienyani Rosawanti Rahmi Henda Yani Rasyad, M. Ashadi Reny Herawati Rina Hapsari Wening, Rina Hapsari Rinda Cahyana Riyanti Catrina H S Riza Arief PUTRANTO Rizkiannur Putri, Amalia Roedhy Poerwanto Rossa Yunita Rossa Yunita Rossa Yunita Rozanna Dewi Ryan Budi Setiawan Sadewi Maharani Sadewi Maharani, Sadewi Saepudin, Adam Safitri Safitri Saronom S ilaban Sarwono Hardjowigeno Shafwan Fahmi Silawati, Tutisiana Silawati Tutisiana Sintho Wahyuning Ardie Siregar, Ulfah J Siswati, Leni Siti Aisyah Siti Kurniawati Slamet Budijanto Slamet Susanto Sobir Sobir Sri Enny Triwidiastuti Sri Helianty Sry Rahmadani Subekti, Isnani Sudarsono Sudarsono Sudarsono Suhesti, Sri Sukma, Dewi Sulastri Sulastri Sulhatun Sulhatun SUPRIADI SUPRIADI Suryati Suryati Suryo Wiyono Sutalaksana, Iftikar Z Sutrisno Mardjan Sutrisno, Sutrisno Suyanti Kasimin Syamsul Bahri Syamsul Bahri Tarigan, Asmara Iriani Tengku Mia Rahmiati Teti Arabia Thifany, Ariny Jihan Tri Handayani Tri Joko Santoso Tri Lestari Mardiningsih Tri Lestari Mardiningsih, Tri Lestari Trijatmiko, dan Kurniawan Rudi Trikoesoemaningtyas Trismi Ristyowati Ulfah J. Siregar Ulfah Juniarti Siregar Ummu Kalsum Wahyuning Ardie, dan Sintho Waizul Fahri Purba Waras Nurcholis Warid Warid Wattimena, and Gustaaf Adolf WATTIMENA, G. A. Wening Enggarini Wening Enggarini Widiatmaka Widodo , Widowati, Sartika Widya Hartati, Widya Wijayanti, Mustika Eka Willy Bayuardi Suwarno Yudiansyah Yudiansyah Yulia, Endah Yulia Yundari, Yundari Yunita, Rossa Zuli Nuraeni