p-Index From 2021 - 2026
9.348
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Nurse Media Journal of Nursing Majalah Keperawatan Unpad Sosiohumaniora JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal NERS Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Jurnal Keperawatan Sriwijaya Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan BSI Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan Padjadjaran Journal Of Nursing Practice Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Journal of Nursing Care and Biomolecular Holistik Jurnal Kesehatan Aulad : Journal on Early Childhood Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Faletehan Health Journal Journal of Nursing Care Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Kesehatan Journal of Maternity Care and Reproductive Health Media Karya Kesehatan Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences Borneo Nursing Journal (BNJ) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Journal of Telenursing (JOTING) JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Lentera Perawat JRKN Journal of Health and Nutrition Research International Journal of Health Science and Technology Jurnal Keperawatan Padjadjaran Acute Care Nursing Journal (PACNJ) Mahakam Nursing Journal (MNJ) Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Medical-Surgical Journal of Nursing Research Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Alat Bantu Napas Noninvasive dengan Hemodinamik pada Pasien Covid-19 di RSAI Kota Bandung Yayat Hidayat; Cecep Eli Kosasih; Titin Mulyati
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i3.2112

Abstract

Masalah yang dihadapi pada pasien Covid-19 yaitu adanya gagal napas yang memerlukan oksigen dengan aliran atau konsentrasi yang tinggi. Terapi oksigen dengan aliran yang tinggi diberikan menggunakan High Flow Nasal Cannula ataupun menggunakan Noninvasive Ventilation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan alat bantu napas noninvasive dengan hemodinamik pada pasien Covid-19 di RSAI Kota Bandung. Penelitian berupa studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 254 orang pasien Covid-19. Pengambilan data berupa data rekam medis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan alat bantu napas dengan frekuensi napas dengan p-value 0,002 (p < 0,05) OR 2,348. Terdapat hubungan alat bantu napas dengan saturasi oksigen dengan p-value 0,018 (p < 0,05) OR 1,901. Terdapat hubungan alat bantu napas dengan tekanan darah sistol dengan p-value 0,036  (p < 0,05) OR 1,793. Terdapat hubungan alat bantu napas dengan tekanan darah diastol dengan p-value 0,000 (p < 0,05) OR 3,053. Terdapat hubungan alat bantu napas dengan heart rate dengan p-value 0,002 (p < 0,05) OR 2,192. Simpulan dari penelitian ini terdapat hubungan alat bantu napas noninvasive dengan hemodinamik. Didapatkan respon pasien Covid-19 terhadap hemodinamik lebih baik menggunakan HFNC dibandingkan NIV sebagai alat bantu napas noninvasive. Penggunaan HFNC layak dipertimbangkan untuk memperbaiki hemodinamik pasien Covid-19.
PERTOLONGAN CEPAT KE RUMAH SAKIT < 6 JAM PADA CONSTRAINT INDUCED MOVEMENT THERAPY MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT Frana Andrianur; Cecep Eli Kosasih; Urip Rahayu
MNJ (Mahakam Nursing Journal) Vol 2 No 6 (2019): Nov 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.534 KB) | DOI: 10.35963/mnj.v2i6.155

Abstract

Admission time ke rumah sakit yang lambat saat serangan menyebabkan hemiparesis mengganggu aktivitas sehari-hari dan dapat menyebabkan gangguan kekuatan otot. Upaya pertolongan secepatnya ke rumah sakit saat serangan dilakukan untuk merangsang otak untuk membentuk neuron baru dan minimalisir kerusakan neuron dengan constraint induced movement therapy (CIMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertolongan cepat (admission time) < 6 jam ke rumah sakit pada CIMT dengan kombinasi peralatan sehari-hari terhadap kekuatan otot pada pasien hemiparesis pasca stroke iskemik. Desain penelitian ini menggunakan metode quasi exspriment dengan rancangan pretest postest. Responden diambil secara consecutive sampling sebanyak 11 responden di ruang rawat inap RSUD Kota Cimahi. Data dikumpulkan dengan lembar instrumen dan Manual Muscle Test (MMT). Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan skor kekuatan otot sebelum dan sesudah (p = 0,004). Instrumen yang digunakan untuk mengukur perbedaan dalam studi tentang baku, valid dan realible Admission time < 6 Jam ke rumah sakit terbukti meningkatkan kekuatan otot setelah dilatih CIMT dikombinasi peralatan sehari-hari. Latihan sering, intensif sesuai target kegiatan dapat diterapkan di intervensi keperawatan di rumah sakit pada pasien hemiparesis pasca stroke iskemik.
Effects of Health Education on Knowledge and Attitude of the Health Cadres in Prevention of HIV, Diabetes, and Stroke Kosasih, Cecep Eli; Solehati, Tetti; Lukman, Mamat
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.942 KB) | DOI: 10.30604/jika.v4i1.168

Abstract

Pangandaran is one of tourist destinations in West Java which is visited by foreign and domestic tourists that makes Pangandaran is vulnerable for infectious diseases such as HIV/AIDS. In addition, unhealthy lifestyles due to increasing of economic value in this area caused an increasing the risk of diabetes mellitus and stroke. Efforts to overcome the problem of infectious diseases caused by Diabetes, Stroke, and HIV AIDS, it required the support of various parties both from the health service center and from community participation, especially the role of cadres who are members of Integrated Healthcare Post (Posyandu). The study aimed to know the effect of health education on knowledge and attitude of the health cadres in prevention of HIV, diabetes mellitus, and stroke. The study was conducted in Pamotan and Bagolo Villages of Pangandaran Regency in 2017. The populations in this study were all health cadres of Posyandu in the two villages with 39 total sampling. Design of the study was quasi experimental with pretest and posttest design. Instruments used questioners. Data analysis used univariate and bivariate analysis. The results showed that there were significant higher of the mean scores about knowledge after intervention of DM (M 3.79), Stroke (M= 4.64), and HIV (M = 3.92), than before intervention DM (M = 3.15), Stroke (M = 3.26), HIV (M = 2.85) (p = 0.00). There were significant higher of the mean scores about attitude after intervention of DM (16.46), Stroke (18.15), HIV (18.51), than before intervention of DM (M = 15.13), Stroke (M = 15.36), and HIV (M = 15.64) (p = 0.00). In this study, there were significantly different of mean scores of knowledge and attitude of health cadres before and after intervention period. It can be suggested for nurses that this method could increase a health promotion especially to increase knowledge and attitude of the cadres.ABSTRAKPangandaran merupakan salah satu tempat wisata di Jawa Barat yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara maupun domestik menjadikannya rentan terhadap penyakit HIV AIDS. Selain itu gaya hidup tidak sehat akibat meningkatnya ekonomi pada masyarakatnya meningkatkan resiko terkena diabetes melitus dan stroke. Diperlukan dukungan dari pusat pelayanan kesehatan dan peran serta masyarakat melalui kader kesehatan posyandu untuk mencegah masalah tersebut. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan  terhadap  pengetahuan dan sikap kader kesehatan dalam pencegahan HIV,diabetes melitus, dan stroke. Penelitian dilakukan di Desa Pamotan dan  Desa Bagolo Kab Pangandaran tahun 2017. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kader kesehatan posyandu di dua desa tersebut berjumlah 39 orang dengan total sampling. Desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan pre test dan post test. Instrumen menggunakan quesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan rerata tingkat pengetahuan tentang DM (3,15), Stroke (3,26), HIV (2,85) sebelum intervensi menjadi DM (3,79), Stroke (4,64), HIV (3,92) setelah intervensi (p=0,00). Rerata sikap terhadap DM (15,13), Stroke (15,36), HIV (15,64) sebelum intervensi meningkat menjadi DM (16,46), Stroke (18,15), HIV (18,51) setelah intervensi (p=0,00). Edukasi berpengaruh dalam meningkatkan tingkat pengetahuan dan sikap kader kesehatan. Hal ini dapat digunakan perawat sebagai metode promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap semua kader.
The Effect of Child Sexual Abuse Prevention Song Among Elementary School Children:Pilot Study Solehati, Tetti; Hermayanti, Yanti; Kosasih, Cecep Eli; Mediani, Henny Suzana
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 2: June 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.675 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i2.473

Abstract

Child Sexual Abuse (CSA) becomes a problem in the world that is quite large and has adverse effects, both short and long term. The prevalence continues to increase every year. Generally, elementary school-age likes to sing a song. Meanwhile, school-age is the time to study. A song is expected to increase knowledge of skills in preventing sexual violence. The objective of this study to assess the effect of education through songs on the level of skill knowledge about preventing CSA in school-age children. The type of research was quasi-experiment with one group pre and post-test design. The sample size used a total sampling that all students became the sample. The study involved 323 students in grades 4-6 at SDN Dayeuhkolot, Bandung Regency. The treatment was an education on prevention of the CSA on school-age children, it was given using the jargon "TANGKIS" with the method of giving songs through a video about the prevention of sexual violence against children. The instrument was adopted from the Aprilaz design (2016) which was modified by Suhenda (2019). Data analysis using univariate analysis with frequency and percentage distribution, and bivariate analysis using t-test. The study showed that 289 students (89.5%) were able to have good knowledge about the prevention of CSA before the intervention and after the intervention increased to 319 (98.8%) (p= 0.001). Education through songs influences students' knowledge regarding the prevention of CSA. Suggestion: this research is to be able to make education programs to prevent CSA of school-age children regularly and explore other educational methods that can effectively influence the improvement of knowledge, attitudes, and skills in protecting themselves from the threat of CSA.Abstrak: Child Sexual Abuse (CSA) menjadi masalah di dunia yang cukup besar dan berdampak buruk, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Prevalensinya terus meningkat setiap tahunnya. Umumnya, anak usia sekolah dasar suka menyanyikan sebuah lagu. Sedangkan usia sekolah adalah masa menuntut ilmu. Sebuah lagu diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan keterampilan dalam mencegah kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh pendidikan melalui lagu terhadap tingkat pengetahuan keterampilan tentang pencegahan CSA pada anak usia sekolah. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan one group pre and post test. Besar sampel menggunakan total sampling yaitu semua siswa menjadi sampel. Penelitian ini melibatkan 323 siswa kelas 4-6 di SDN Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Perlakuan tersebut berupa edukasi pencegahan PSK pada anak usia sekolah, diberikan dengan menggunakan jargon “TANGKIS” dengan metode pemberian lagu melalui video tentang pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Instrumen diadopsi dari desain Aprilaz (2016) yang dimodifikasi oleh Suhenda (2019). Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase, dan analisis bivariat menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 289 siswa (89,5%) mampu memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan CSA sebelum intervensi dan setelah intervensi meningkat menjadi 319 (98,8%) (p = 0,001). Edukasi melalui lagu mempengaruhi pengetahuan siswa tentang pencegahan CSA. Saran: penelitian ini agar mampu membuat program edukasi pencegahan CSA anak usia sekolah secara rutin dan mendalami metode pendidikan lain yang secara efektif dapat mempengaruhi peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam melindungi diri dari ancaman CSA.
Local Culture in Indonesia As Risk of Child Sexual Abuse: A Systematic Review Solehati, Tetti; Salsabila, Azzahra; Nurafni, Ratu; Millenika, Valencia Trie; Rindiarti, Nadia Amelia; Adila, Raisa; Hermayanti, Yanti; Kosasih, Cecep Eli; Mediani, Henny Suzana
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 4: December 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.98 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i4.725

Abstract

Introduction: Sexual issues in Indonesia are never discussed openly in the family, one of the contributing factors is the presumption of taboo culture in the conversation of sexual topics.  This can be a risk of sexual abuse in children. Objective:  To identify the cultural diversity of Indonesia at risk of child sexual abuse. Method:  We conducted systematic reviews using PubMed, Science Direct, SpringerLink, EBSCO for the keywords "Indonesian culture" AND "child sexual abuse", then Google Scholar for keywords "“nilai-nilai” ATAU “budaya Indonesia” DAN “kekerasan seksual anak”. Literature searched follow inclusion criteria such as articles Indonesian and English, published in 2011-2021, Full-text, primary research, focusing on sexual abuse in children in terms of culture. After an initial selection of 4866 articles, then filtered and assessed using the JBI Tool so that 5 qualified articles were obtained. Results:  It was found that family factors, internal factors of perpetrators and victims, and external factors were cultural in Indonesia that are at risk of sexual abuse in children. Conclusion:  Based on the results of research it can be concluded that most cultures in Indonesia still consider it taboo to talk about sexual topics to children, so it can be a risk of sexual abuse in children. It is recommended that research be conducted to educate the problem of sexual abuse in children through a cultural approach involving family factors, internal factors, and external factors
Intervensi Untuk Menurunkan Kecemasan Keluarga Yang Mendampingi Pasien Kritis Di Intensive Care Unit : Literature Review Yahya Endra Kristiano; Cecep Eli Kosasih; Aan Nuraeni
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol 6 No 1 (2022): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Ilmiah Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.619 KB) | DOI: 10.33862/citradelima.v6i1.279

Abstract

The family plays an important role in determining the method or treatment needed by the patient in the intensive care unit. However, vulnerable families experience anxiety which will prolong the decision-making process and patient care, so it is very important for nurses to overcome family anxiety so as not to interfere with the functioning of the family's role properly. The purpose of this study was to identify interventions to reduce anxiety in families accompanying patients in the intensive care unit. This research method is a literature review that analyzes articles from five reputable databases, namely Pubmed, CINAHL Plus, Wiley, Science Direct, and Google Scholar with the year of publication of the article between 2016-2021. The keywords used in the article search consisted of 'Patient's family', 'caregivers', 'family', 'therapy', 'anxiety in critical care', and 'fear'. The search results found 11 articles that met the criteria from 85,759 identified articles. The results of the article review identified that interventions that could reduce family anxiety consisted of Aurosoma Therapy, Nurse Social Support, Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Spiritual-Religious Intervention, Tele-Mental Health Intervention, Family Integrated Care (FICare), and Nursing Intervention. As well as three interventions that can reduce other psychological symptoms such as depression and stress; Communication Facilitator, Nursing Consultation, and Early Integrated Palliative Care. It is necessary to develop research with a combination of interventions that reduce the level of anxiety in families in Indonesia and be integrated with a critical care setting system to develop comprehensive and holistic nursing care with the patient's family as one of the essential aspects that need to be considered by nursing.
Promosi kesehatan pencegahan TRIAD Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR) dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja kota Bandung Tetti Solehati; Azalia Melati Putri; Nia Ratnasari; Fitriani Rahayu; Noviani Megatami; Ilham Taufik Nurilhami; Cecep Eli Kosasih
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 4 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i4.11235

Abstract

Background: The current dynamic development of technology and information makes youth more vulnerable to the three basic threats to adolescent reproductive health (Triad ARH). Therefore, prevention efforts are needed so that adolescents avoid the Triad ARH, one of which is by carrying out health promotion.Purpose: to determine the effect of health promotion on the level of knowledge and attitudes of adolescents regarding Triad Adolescent Reproductive Health.Method: One group pretest and posttest pre-experimental research design was used. Data analysis used paired t-test. The Triad ARH promotion was carried out in December 2020 at their respective homes online through the Google Hangout Meet platform with a two-way lecture and question and answer method, powerpoint slide media, and videos. The number of respondents in this health promotion activity were 30 adolescents aged 12-18 years living in the city of Bandung who were obtained by accident.Results: There was an increase in the mean value of adolescent knowledge before and after health promotion with a difference of 19.474 (p=0.0001), and an increase in the mean value of attitudes of adolescents before and after health promotion with a difference of 8.111 (p=0.0001).Conclusions: the results of the study show that there is an effect of providing health promotion regarding the Triad ARH on increasing the knowledge and attitudes of adolescents. It is hoped that Triad ARH health promotion can be carried out for adolescents in the community or in education, whether given offline or online.Keywords: Health Promotion; Knowledge; Attitudes; TRIAD; Adolescent; Reproductive HealthPendahuluan: Perkembangan teknologi dan informasi yang dinamis saat ini membuat remaja semakin rentan terhadap tiga ancaman dasar kesehatan reproduksi remaja (Triad KRR). Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan agar remaja terhindar dari Triad KRR, salah satunya adalah dengan melakukan promosi kesehatan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja terkait Triad Kesehatan Reproduksi Remaja.Metode: Desain penelitian pre-eksperimental one group pretest dan posttest. Analisis data menggunakan paired t test. Promosi Triad KRR dilakukan pada Desember 2020 di rumah masing-masing secara daring melalui platform Google Hangout Meet dengan metode ceramah dan tanya jawab dua arah, media slide power point, dan video. Jumlah responden dalam kegiatan promosi kesehatan ini adalah 30 remaja usia 12-18 tahun berdomisili di Kota Bandung yang diperoleh secara aksidental.Hasil: Terjadi peningkatan nilai mean pengetahuan remaja sebelum dan sesudah promosi kesehatan dengan selisih 19.474 (p=0.000), serta terjadi peningkatan nilai mean sikap remaja sebelum dan sesudah promosi kesehatan dengan selisih 8.111 (p=0.000).Simpulan: hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh pemberian promosi kesehatan tentang Triad KRR terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja. Promosi kesehatan Triad KRR diharapkan dapat dilakukan pada remaja di lingkungan masyarakat ataupun di dunia pendidikan, baik diberikan secara luring ataupun daring.
Terapi Non-Farmakologi untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Sectio Caesarea: Systematic Review Tetti Solehati; Amalia Rizqi Sholihah; Syoifa Rahmawati; Yani Marlina; Cecep Eli Kosasih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1487

Abstract

Persalinan dengan Sectio Caesarea (SC) memiliki efek samping seperti timbulnya nyeri yang hebat pada luka post operasi. Oleh karena itu perlu dilakukan terapi tambahan disamping farmakologi untuk menurunkan nyeri post SC dengan menggunakan terapi non-farmakologi. untuk mengidentifikasi terapi non-farmakologi yang dapat diberikan kepada ibu post-SC. Desain penelitian menggunakan systematic review. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “Non-Pharmacological” AND “Theraphy” AND “Pain” AND “Post Cesarean Sectio” AND “Intervention menggunakan database seperti: Science Direct, Pubmed, Oxford Academic, DOAJ, PMC, Cochrane Library, dengan kriteria inklusi artikel full-text, dipublikasikan dalam waktu tahun 2015-2020, artikel memiliki DOI, penelitian kuantitatif, menggunakan jenis penelitian eksperiment, RCT, serta membahas tentang terapi non-farmakologi untuk mengurangi nyeri pada ibu post-SC. Hasil pencarian artikel didapatkan 988 artikel pada database Pubmed 33 artikel, Oxford Academic 232 artikel, DOAJ 10 artikel, Cochrane Library 228 artikel, PMC 5 artikel, Science direct 480 artikel. Setelah dilakukan penyaringan dan penilaian artikel, maka 8 artikel (dari database Pubmed 2 artikel, Oxford Academic 1 artikel, DOAJ 1 artikel, Cochrane Library 2 artikel, PMC 1 artikel). ditemukan beberapa terapi non-farmakologi efektif mengurangi nyeri post-SC  diantaranya adalah: penggunaan aroma terapi lavender, Terapi Nature Based Sound, Pijat Minyak Zaitun, Perancangan design interior dan tata letak jendela ruangan, Benson Relaksasi, Elastic Abdominal Binders. Ada berbagai jenis terapi non farmakolgi dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri post SC.
Manajemen Gagal Napas pada Pasien Kanker: Narrative Review Cecep Eli Kosasih; Salsa Syifa; Irsyadatul Hasanah; Nanda Amilia; Ruqi Muhtadini
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1495

Abstract

Kasus baru akibat kanker terus meningkat begitu juga kasus kematian akibat kanker. Kanker ini menimbulkan kejadian gagal nafas yang membuat angka morbiditas dan mortalitas meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manajemen apa saja yang dapat dilakukan pada pasien kanker yang mengalami gagal nafas. Dalam pencarian artikel menggunakan database yaitu PubMed, Sciencedirect, dan Proquest sebanyak 6 artikel yang dianalisis. Kriteria inklusi full-text, artikel berbahasa Inggris, tahun terbit adalah 2012-2022, desain penelitian randomized control trial, quasi eksperimental, qualitative study, retrospective study, serta penelitian manajemen gagal napas pada pasien kanker. Kriteria eksklusi adalah artikel berupa abstrak, tidak berbahasa inggris, penelitian review, penelitian protokol, skripsi, disertasi, dan artikel ahli yang bersifat opini. Hasil analisis data kemudian diulas dan diuraikan lebih rinci dalam pembahasan dengan melakukan pengelompokkan intervensi yang sejenis dan lalu membahas dampak positif dari manajemen gagal napas. Dari hasil pencarian didapatkan 27.444.774 yang selanjutnya artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan hingga akhirnya didapatkan 6 artikel yang sesuai. Berdasar analisis diperoleh untuk manajemen gagal napas pada pasien kanker dikelompokkan dalam 4 pendekatan yaitu pendekatan berbasis teori keperawatan, pendekatan berbasis pengaturan metode ventilator non-invasive, dukungan pemberian oksigen baik dengan kadar rendah atau tinggi dan penggunaan alat yaitu ECMO pada pasien tertentu, serta intervensi dengan pendekatan berbasis farmakologi berupa tyrosin kinase. Manajemen pasien kanker dapat meningkatkan kesejahteraan pasien meliputi peningkatan fungsi paru, mencegah komplikasi dan kerusakan organ, meningkatkan harapan hidup, meningkatkan kualitas hidup dan efikasi diri, serta menurunkan mood negative pada pasien.
Intervensi pencegahan kekerasan seksual pada remaja: Literature review Tetti Solehati; Asep Solahudin; Risma Juniarti; Siti Fauziah; Rizki Romadona; Riska Audina; Sely Novianty; Riki Kurniawan; Cecep Eli Kosasih
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 6 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i6.12630

Abstract

Background: Sexual abuse in adolescents is a worrying problem, and has a serious physical, mental, and psychological impact on the victims.Purpose: To analyze effective interventions in preventing sexual violence in adolescents.Method: This literature review used the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA) guide with the keywords “Intervention” AND “sexual violence” AND “prevention” AND “youth” using the Science Direct, PubMed, Medline, ProQuest, and Sage Journal databases. The inclusion criteria included full text, in English, and the year of publication ranged from 2010 to 2020. 23,517 articles were collected according to keywords and 9 articles were selected that met the quality requirements.Results: Based on the literature review, there were 5 intervention groups including interventions using school-based sexual education curricula, media games and educational games, mixed interventions, support groups, and workshops which proved effective in preventing sexual violence in adolescents.Conclusion: Various interventions have been found to be effective so that they can be used as a youth sexual violence prevention program. In research, it is rare to find the involvement of nurses and families in carrying out interventions.Suggestion: The findings of this study can be input for further research related to the prevention of sexual violence in adolescents by involving the role of the family and the role of nurses. This study can be a reference for policymakers in determining preventive actions that can be taken to reduce sexual violence in adolescents.Keywords: Adolescents; Intervention; Literature Review; Prevention; Sexual AbusePendahuluan: Kekerasan seksual pada remaja menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan, berdampak serius pada fisik, mental dan psikologis pada korbannya.Tujuan: Untuk menganalisa intervensi yang efektif dalam pencegahan kekerasan seksual pada remaja.Metode: Literature review ini menggunakan panduaan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA) dengan kata kunci “Intervensi” AND “kekerasan seksual” AND “pencegahan” AND “remaja” dengan menggunakan database Science Direct, PubMed, Medline, ProQuest, dan Sage Journal. Kriteria inkluasi meliputi fulltext, berbahasa inggris, dan rentang tahun publikasi antara 2010 sampai 2020. Terkumpul 23.517 artikel sesuai dengan kata kunci dan terpilih 9 artikel yang memenuhi syarat kualitas.Hasil: Berdasarkan literature review terdapat 5 kelompok intervensi diantaranya, intervensi menggunakan kurikulum pendidikan seksual berbasis sekolah, pemanfaatan media permainan dan game edukasi, intervensi campuran, support group, dan lokakarya yang terbukti efektif dalam mencegah kekerasan seksual pada remaja.Simpulan: Berbagai intervensi yang ditemukan efektif sehingga dapat digunakan menjadi program pencegahan kekerasan seksual remaja. Pada penelitian jarang ditemukan keterlibatan perawat dan keluarga dalam melakukan intervensi.Saran: Temuan studi ini dapat menjadi masukan untuk penelitian selanjutnya terkait pencegahan kekerasa seksual pada remaja dengan melibatkan peran keluarga dan peran perawat. Studi ini dapat menjadi rujukan bagi pemegang kebijakan dalam menentukan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menurunkan kekrasan seksual pada remaja.
Co-Authors Aan Nuraeni Aan Nuraeni Aat Sriati Aat Sriati Ade Kirana Adila, Raisa Agus Cakrahayat Agus Rahmat agus rahmat Agus Rahmat Agusti, Adriyan Dwi Agustin Agustin Ahmad Yamin Ai Rahmawati Aisha Chaerani Murti Amalia Rizqi Sholihah Amaliah, Lili Anastasia Anna Andini, Melina Rike Anis Imtichan anisah rahmawati Anisah Rahmawati Anita Purnama Anita Setyawati Anwar, Tabihul Apparesya, Nabila Afifah ari rahmat aziz Arifani, Nisa Asep Solahudin Astilia, Astilia Audi Siti Sarah Ayu, Rahadiani Azalia Melati Putri Azzahra, Meza Belindiani Bilqiis A, Andini Budiman Budiman Budiman, Ganjar Wisnu Chaerunisa, Nanda Chandra Isabella Hostanida Purba chania, Astilia Chealse Fernanda Christina, Mikha Citra Windani Mambang Sari DaiIa DahIia Rojabani Darmawan, Tasya Alfainninda Putri Darmayanti Darmayanti Dea Aulia Putri Deris Riandi Setiawan Dewi Yulianti Bisri Dheni Koerniawan Dian Triyani Diana Maljuliani Diana Ulfah Donny Mahendra Donny Nurhamsyah Dwi Ningsih Handayani Setianing Budi Eka Afrima Sari Elvi Juliansyah Jamari ENDAH NESTITI URIP RAHAYU Ermiati E Etika Emaliyawati Eva Susanti Farly Ihsan Fasya Fadillah, Jasmine Firman Dwi Cahyo Fithriyah, Noor Fithriyah, Noor Fitriani Rahayu Frana Andrianur Gihon Jessi Novita Hakiki, Siti Nur Hana Giriutami Handayani, Audia Handayani, Wening Harlasgunawan, Alia Rahmi Hartiah Haroen Hartinah, Siti Harun, Hasniatisari Hasna K, Nisrina Hasniatisari Harun Henny Suzana Mediana Henny Suzana Mediana Henny Suzana Mediani Herman, Regina Yasmine Hidayat, Alegra Asiah Hilmi Adillah Hotma Rumohorbo Ida Karyati Ida Nurhidayah Iin Inayah, Iin Ilham Taufik Nurilhami Iqbal Pramukti Iqroansyah, Rifa Ikbal Irsyadatul Hasanah Islamah, Rachelya Nurfirdausi Istiazahra, Dylla Iwan Purnawan Jawiah Jawiah, Jawiah Jayusman, Muhamad Ifadh Arifqy Juniar, Shafira Kharisma, Puji Adi Kinaya Vathia Zalva Niara Kristiano, Yahya Endra Kumalasari, Regina Indah Kurhayati, Kurhayati Kusman Ibrahim Kusuma, Widya Tresna Lastari, Vina Fuji Lidya Nazhifa Kusumah Lumbantobing, Valentina BM Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman Mardiyono, Mardiyono Marlinda, Yani Marlisa M Masela, Victor Carlos Mediana, Henny Suzana Meideline Chintya Melinda, Fera Mila Yudiana Millenika, Valencia Trie Mira Trisyani Mira Trisyani Mubaroq, Bagja Al Muhammad Iqbal Assafa Mujahidah, Gita Mulyati, Titin Muntiq Jannatunna’im Mustakimah, Siti Nabila Fauziah Nur` Aini Nadila Vinri Nanda Amilia Napisah, Pipih Nasrullah, Kurnia Nasya Yuniar Neti Juniarti Nia Ratnasari Nintyas, Felantina Restyar Noviani Megatami Novie E Mauliku Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nurafni, Ratu Nurasifa, Melani Nurfirdausi Islamah, Rachelya Nurhidayah, Ida Nurul Aulia, Syifa Nur’aeni, Aan Nur’aeni, Aan Nur’Aini , Erina Olivia Qashrina Agni Putri M Oman Hendi Permana, Iwan Permana, Septa Ponpon S Idjradinata Pradnya Paramarta Raditya Rendra Pravidanti, Findhya Rachma Priambodo, Ayu Prawesti Purwanto, Maitza Orita Savita Puspita, Nezla Puspita, Tantri Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Putwi Rizki Sakinah Rabbani, Hasna Rahayu, Yuliana Sri Rahmawati, Ai Rahmawati, Syoifa Rais, Yulia Rais, Yulia Ramdhona, Dinyatul Arba Realita, Chikita Regita, Aulia Putri Ria Bandiara Ria Eviyantini Sitorus, Ria Eviyantini Riftania Aulia Puri Riki Kurniawan Rimadania, Deshita Rindiarti, Nadia Amelia Riska Audina Risma Juniarti Rismawati, Ima Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti, Ristina Rizka Fauzia Rahmah Rizki Romadona Rizky Meilando Rudiyana, Hikmat Rumahorbo, Hotma Ruqi Muhtadini Rycco Darmareja Saban, Faiza Zulfikar Sakti, Dimas Wibawa Salaam, Nuursalaamah Abdatus Salsa Syifa Salsabila, Azzahra Salsabila, Khalishah Samdjaya, Lu'lu Nadiyya Santi MuIyani Saparingga Dasti Putri Sari, Citra Windani Mambang Sari, Wulan Puspita Sasmito, Priyo Savitri, Lisa Noviana Sayu Putu Yuni Paryati Sayu Putu Yuni Paryati Selvia Nurfauzan Sely Novianty Setiawati, Pipit Fitri Setyawan, Y Dodi Shabrina, Raden Maghfira Izzany Sheizi Prista Sari Sholihah, Amalia Rizki Sinta Dwi Ananda Siti Fauziah Siti Haiva Alawiyah Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Solihah, Amalia Rizqi Sri Mayang Rahayu Sri Sumartini Sri Susilawati Sugiharto, Firman Supriyadi, Dede Sutisna, Fitri Nur Megasari Syoifa Rahmawati T. Abdur Rasyid Tafwidhah, Yuyun Tan, Julianus Yudhistira Tanjung, Rifani Okti Putri Taslam, Afni Faddilah Tetti Solehati Tetti Solehati Titin Mulyati Titin Mulyati Titin Mulyati Togatorop, Via Eliadora Triesna, Meuthia Saulikha Trisyani , Yanny Udin Rosidin Urip Rahayu Utari Yunie Atrie Venturini Verawaty, Rotua Rina Yadi Supriyadi Yahya Endra Kristiano Yani Marlina Yanny Trisyani Yanti Hermayanti Yayat Hidayat Yayat Hidayat Yayat Hidayat Yudiana, Mila Yulia Sofiatin Zaenal, Zabina Syaharani