p-Index From 2021 - 2026
9.348
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Nurse Media Journal of Nursing Majalah Keperawatan Unpad Sosiohumaniora JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal NERS Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Jurnal Keperawatan Sriwijaya Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan BSI Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan Padjadjaran Journal Of Nursing Practice Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Journal of Nursing Care and Biomolecular Holistik Jurnal Kesehatan Aulad : Journal on Early Childhood Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Faletehan Health Journal Journal of Nursing Care Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Kesehatan Journal of Maternity Care and Reproductive Health Media Karya Kesehatan Al-Asalmiya Nursing: Journal of Nursing Sciences Borneo Nursing Journal (BNJ) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Journal of Telenursing (JOTING) JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Lentera Perawat JRKN Journal of Health and Nutrition Research International Journal of Health Science and Technology Jurnal Keperawatan Padjadjaran Acute Care Nursing Journal (PACNJ) Mahakam Nursing Journal (MNJ) Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Medical-Surgical Journal of Nursing Research Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Non-Invasive Treatment To Reduce Low Back Pain Among Treatment Acupunture, Massage, Spinal Manipulation, Yoga, And Tai Chi A Systematic Review Cecep Eli Kosasih; Tetti Solehati; Agus Cakrahayat
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 1, No 1 (2018): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.726 KB) | DOI: 10.36780/jmcrh.v1i1.9

Abstract

Background: Low back pain (LBP) is one of the many spinal cord-positioning conditions commonly experienced by adults. Age factors affect the seriousness of trauma to the spine as in patients with osteoporosis under unusual conditions caused by radiculopathy or spinal stenosis, fracture, tumor or infection. This article aimed to identify the most effective non-invasive treatment in treating pain in Low Back Pain (LBP). Methods: cirtical review was used in making this article. Articles were collected through Medline, Google Scholar, Science Direct, Pubmed databases using the keywords: treatment, non-invasive, Low Back Pain from the quantitative studies. The selected articles were those that met the criteria based on PICO, published in the 2010-2017, and used English language. Articles were then evaluated using critical appraisal and PRISMA guides. Based on the evaluation, there are 6 (six) articles that match the purpose and criteria of review. From the literature search results found ways to reduce pain through non-invasive treatment such as Acupunture, Massage, Spinal Manipulation and Yoga can reduce LBP pain. Conclusion: The result of the literature that the most effective method of reducing pain is spinal manipulation where the effect of reducing pain can be maintained for a long time and is more applicable because without the use of aids, nevertheless treatment combined with other treatments and done on an ongoing basis will better results.Keywords: treatment, non infasif, Low Back Pain
Penyusunan Basis Data Potensi Sumberdaya Alam dan Rawan Bencana Cecep Eli Kosasih; Siti Ulfah Rifa’atul Fitri; Pradnya Paramarta Raditya Rendra
Media Karya Kesehatan Vol 3, No 2 (2020): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v3i2.27684

Abstract

Desa Cintaratu merupakan daerah daratan tinggi yang dikelilingi banyak lereng dan gunung serta daerah yang banyak terdapat pohon-pohon besar. Kondisi topografi yang juga relatif landai menunjukkan bahwa daerah tersebut juga cukup ideal dijadikan lahan pertanian, persawahan, peternakan, pemukiman, dan sebagainya. Hal ini, mungkin saja akan berdampak positif dan juga negatif. Dampak negatif yang ditakutkan terjadi adalah rawan bencana alam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui upaya penyusunan berbasis data potensi sumberdaya alam dan rawan bencana.  Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan selama 4 minggu di wilayah Desa Cintaratu pada masyarakat Desa Cintaratu dengan populasi seluruh warga desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melakukan survey, Focus Group Discussions (FDG) yang dilakukan pada 33 warga Desa Cintaratu, dan sosialisasi. Survey yang kami lakukan terdiri dari kajian pertama mengenai bencana yang pernah terjadi di Desa Cintaratu dan kajian kedua mengenai potensi sumber daya alam yang ada di Desa Cintaratu. Sosialisasi dilaksanakan dengan mengambil tema kesiapan dalam menghadapi potensi bencana. Hasil survey terhadap geomorfologi dan hidrologi yaitu: Desa Cintaratu terdapat banyak lereng sekitar 35 lereng. Sumber mata air terdapat 3 buah Goa yang sumber airnya masih digunakan oleh warga, Dusun Gunung Tiga terdapat goa dan air terjun yang sangat jernih, Gunung Tiga pun berpotensi untuk lahan pertanian, peternakan, dan budidaya ikan. Potensi bencana di Desa Cintaratu diungkap yang terdiri dari rencana tanggap darurat, sistem peringatan bencana, mobilisasi sumber daya, dan pengetahuan warga. Untuk bencana alam yang pernah terjadi adalah gempa bumi, banjir dan angin puting beliung. Kesimpulan Desa Cintaratu memiliki potensi alam yang besar yang dapat memberikan manfaat bagi warganya namun demikian masih ada potensi bencana yang dapat membahayakan warga diantaranya gempa bumi, angin puting beliung dll. Saran, untuk menyiapkan masyarakat dalam menghadapi bencana maka akan lebih efektif jika penyuluhan dilakukan ke seluruh warga Desa Cintaratu. Kata kunci: Pengabdian kepada masyarakat, peta potensi sumber daya, potensi bencana.  
Upaya Peningkatan Gizi Balita Melalui Pelatihan Kader Kesehatan di Desa Cilumba dan Gunungsari Kabupaten Tasikmalaya Cecep Eli Kosasih; Chandra Isabella Hostanida Purba; Aat Sriati
Media Karya Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.159 KB) | DOI: 10.24198/mkk.v1i1.16945

Abstract

Kesehatan masyarakat khususnya balita menjadi prioritas utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Balita merupakan kelompok usia yang paling rentan dengan gangguan kesehatan terutama masalah gangguan gizi. Balita mengalami gangguan gizi maka akibat yang akan ditimbulkan  antara lain: gizi buruk, gizi kurang, kwashiorkor, marasmus. Angka kekurangan gizi yang dialami anak di bawah lima tahun (balita) di Kabupaten Tasikmalaya hingga saat ini cukup tinggi. Upaya untuk mengatasi masalah gizi,  perlu dukungan berbagai pihak baik dari pusat pelayanan kesehatan maupun dari peran serta masyarakat dalam bentuk peran kader yang tergabung dalam posyandu. Pengelolaan Posyandu di masyarakat perlu mendapatkan perhatian dari berbagai pihak untuk bisa meningkatkan keberlangsungan pelayanan Posyandu.  Untuk meningkatkan keberlangsungan program tersebut dilakukan berberapa langkah salahsatunya adalah program revitalisasi posyandu dalam upaya peningkatan gizi balita.Kegiatan KKNM-PPMD integratif ini dilaksanakan di Desa Cilumba dan Desa Gunung Sari Kec. Cikatomas Kab. Tasikmalaya yang dilaksanakan sejak bulan Juli sampai dengan bulan September 2012. Khalayak sasaran pada program KKNM-PPMD integratif ini adalah seluruh kader dan ibu-ibu yang memiliki balita yang ada di Desa Cilumba dan Desa Gunung Sari dan tergabung di dalam posyandu di masing masing desa. Kegiatan ini meliputi; Melakukan pendataan tentang kondisi kesehatan yang ada di wilayah Desa Cilumba dan Desa Gunung Sari, Melakukan pelatihan revitalisasi posyandu dan penyuluhan tentang masalah kesehatan di wilayah Desa Cilumba dan Desa Gunung Sari.Kegiatan pemberdayaan kader dan revitalisasi posyandu memerlukan dukungan yang efektif baik dari pemerintahan desa maupun dari puskesmas baik material maupun dukungan moral bagi para kader kesehatan dan posyandu yang berada di daerahnya masing-masingKata kunci: gizi balita, revitalisasi posyandu
Pendidikan Kesehatan pada Kader dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Perbaikan Gizi Balita Tetti Solehati; Mamat Lukman; Cecep Eli Kosasih
Media Karya Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.929 KB) | DOI: 10.24198/mkk.v1i1.16946

Abstract

Pangandaran merupakan salah satu tempat wisata di Jawa Barat yang memiliki visi untuk menjadi Desa Sehat. Keadaan kesehatan penduduknya merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan domestik. Sayangnya pada daerah ini masih memiliki masalah dengan gizi balitanya. Pengetahuan masyarakat tentang gizi balita masih rendah sehingga pada balita masih ditemukan gangguan gizi dan gizi buruk. Bila balita mengalami gangguan gizi maka akibat yang akan ditimbulkan  antara lain: gizi buruk, gizi kurang, kwashiorkor, dan marasmus. Angka kekurangan gizi yang dialami anak di bawah lima tahun (balita) di Kab. Pangandaran, hingga saat ini terbilang masih tinggi. Perilaku dalam merawat kebutuhan nutrisi balita, masih merupakan masalah di kabupaten ini  yang menyebabkan masih adanya balita dan anak yang berstatus kurang gizi dan gangguan gizi. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan kader kesehatan terhadap pengetahuan masyarakat tentang gizi balita.  Metode : Kegiatan ini  dilaksanakan di Desa Pamotan dan Desa Bagolo Kecamatan Pangandaran Kab Pangandaran pada bulan Januari -April 2017.  Khalayak sasaran pada program ini adalah seluruh kader kesehatan yang ada di dua desa tersebut dengan jumlah 39 orang. Analisa data menggunakan t test paired. Kegiatan yang dilakukan meliputi melakukan pendataan tentang kondisi kesehatan yang ada di wilayah kedua desa tersebut, melakukan pelatihan keluarga sadar gizi, dan evaluasi.  Hasil: menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kader kesehatan tentang gizi sebelum dilakukan intervensi rata rata 10,28±1,191 meningkat menjadi rata rata 11,36±0,932 dengan nilai p=0,000. .Simpulan: pemberdayaan dapat meningkatkan pengetahuan kader kesehatan terhadap perbaikan gizi balita. Saran: Kegiatan pemberdayaan kader kesehatan dan posyandu yang berada di daerahnya masing-masing memerlukan dukungan yang efektif baik dari pemerintahan desa maupun dari puskesmas baik material maupun moral. Kata kunci: Gizi balita, kader kesehatan, pemberdayaan, pengetahuan.
Description of Self Awareness Diabetes Mellitus in Nursing Student of Faculty of Nursing Padjadjaran University Mila Yudiana; Cecep Eli Kosasih; Hasniatisari Harun
Jurnal Keperawatan Vol. 10 No. 2 (2019): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.362 KB) | DOI: 10.22219/jk.v10i2.6677

Abstract

Diabetes mellitus was a disease that kept increased annually in the world. One of the factors that could prevent the occurrence of diabetes mellitus was self-awareness. The self-awareness for the students of nursing studies was very important to be developed, considering that nursing students were the prospective nurses which soon would become the role models in health and the nursing care givers. Thus, it was expected that the nursing students to have a high awareness. This research aimed to find out the description of self-awareness related to the risk factors of diabetes mellitus to the students of the Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran. The method of the research was quantitative descriptive method that involved the population of the students of the Faculty of Nursing year 2014-2016 as much as 853 people, taken by simple random sampling method. The sample obtained was as much as 274 respondents. The data collection was by using self-awareness questionnaire, analyzed by frequency distribution method presented in the form of high, medium, and low self- awareness.  The result of the research regarding the  risk  factors  of  diabetes mellitus  were  most  of  the  respondents  were  included  in  the  high  category (55.20%),  however,  there  were  also  respondents  who  were  included  in  the medium category (47.44%). It can be concluded that there were respondents who have a medium self-awareness. Therefore, it is necessary to design the program to raise the self-awareness of nursing students related to diabetes mellitus risk factors.
PENGARUH ACUPRESSURE TERHADAP NILAI GCS PADA PASIEN CEDERA KEPALA SEDANG DI RSUP DR HASAN SADIKIN BANDUNG Iwan Purnawan; Hartiah Haroen; Cecep Eli Kosasih
Majalah Keperawatan Unpad Vol 13, No 2 (2011): Majalah Keperawatan Unpad
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.994 KB)

Abstract

Iwan Purnawan*Hartiah Haroen**Cecep Eli Kosasih**                                             ABSTRAKPenurunan kesadaran pada cedera kepala yang di ukur secara objektif oleh Glasgow Comma Scale (GCS) merupakan salah satu penentu prognosis dan indikator kegawatan. Beberapa penelitian menunjukan bahwa stimulasi acupressure mampu memberikan efek neuroprotektif  yang mencegah kerusakan sel-sel otak dari iskemik yang ditimbulkan cedera kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh acupressure terhadap nilai GCS pada pasien cedera kepala sedang di RSUP dr Hasan Sadikin Bandung.Jenis penelitian ini adalah Quasy Experimental dengan menggunakan teknik Control Group pre-test and post-test design. Pengambilan sampel dilakukan secara random. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 37 responden yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol (16 responden) dan perlakuan (21 responden). Kelompok perlakuan, selain mendapatkan terapi standar, ia juga mendapatkan acupressure selama 5 menit dalam 3 hari. Perbedaan nilai GCS pada kelompok kontrol dan perlakuan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Sedangkan perbedaan peningkatan nilai rata-rata GCS pada kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna rata-rata nilai GCS antara  sebelum dan sesudah perlakuan baik pada  kelompok kontrol (p=0,07) maupun perlakuan (p=0,01).  Namun demikian, peningkatan rata-rata nilai GCS pada kelompok perlakuan lebih tinggi dari kelompok kontral. Hal ini ditunjukan dengan nilai p pada uji Mann Whitney sebesar 0,037 (p<0,05). Implikasi dari penelitian ini adalah acupressur sebagai terapi non-farmakologi bisa dipertimbangkan menjadi terapi komplementer bagi terapi farmakologi dalam penanganan pasien cedera kepala sedang.    Kata Kunci : Acupressure, Cedera kepala sedang, Penurunan kesadaran  ABSTRACTImpairment of consciousness in head injury that is measured objectively by Glasgow Comma Scale is one of prognosis determinants  and severity indicators. Several studies have shown that stimulation of acupressure can provide neuroprotective effect that prevents damage to brain cells from ischemic injury.  This study aims to identify the effect of acupressure on the value of GCS in patients with head injuries in the Hospital of dr. Hasan Sadikin Bandung. The type of this study was quasy experimental that used pre test and post test control group design. Sampling was done randomly. The number of samples in this study was 37 respondents who were divided into two groups, namely the control group (16 respondents) and intervention group (21 respondents). Besides having standard therapy, the intervention group also got therapy of acupressure for 5 minutes in 3 days. The differences of GCS score in the control group and the intervention group were analyzed with the Wilcoxon test. The differences of the increase of the GCS average of the control group and intervention group were analyzed by using Mann Whitney test. The results of statistical tests showed significant difference of the average value of GCS both before and after treatment in those two groups, namely: in the control group (p=0.07) and the  intervention (p = 0.01). However, the increase of the GCS average value of the intervention group was higher than the control group. This was evidenced by the p-value on Mann Whitney test of 0.037 (p <0.05). The implication of this study is that acupressure as a non-pharmacological therapy can be considered as a complementary therapy to pharmacological therapy in the treatment of patients with moderate head injury.  Keywords: Acupressure, Moderate head injury, Decreased consciousness
THE EXPERIENCE OF STROKE SURVIVORS IN BANDUNG, INDONESIA Cecep Eli Kosasih
Sosiohumaniora Vol 8, No 1 (2006): SOSIOHUMANIORA, MARET 2006
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v8i1.5363

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk menggali pengalaman hidup pada penderita stroke di Bandung Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menggambarkan makna/arti dan perasaan menjadi seorang penderita stroke, (2) menggambarkan dampak dari stroke pada kehidupan seorang penderita stroke, (3) menggambarkan kebutuhan-kebutuhan seorang penderita stroke. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Tiga jenis alat pengumpulan data yang digunakan yaitu: form data demografik, Barthel index, dan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan analisis tema dari van Manen (1990). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada empat tema utama menjadi seorang penderita stroke yaitu: taat perintah dokter, seperti anak kecil, dibawah pengawasan dan bantuan orang lain, percaya kepada Allah. Ada lima tema utama yang berkaitan dengan perasaan menjadi penderita stroke yaitu ketidakpastian akan harapan, terbelenggu di rumah, ketergantungan pada orang lain, tidak berdaya, rendah diri. Dampak stroke bagi penderita adalah tidak bisa aktif lagi, penyesuaian terhadap perubahan emosi, ketidakmampuan malakukan aktivitas sosial, gagal dalam mengemban tanggungjawab, semangat beragama yang meningkat. Tema lain yang berkaitan dengan kebutuhan penderita stroke adalah informasi, pengertian dan perhatian, waktu luang dan pilihan pengobatan. Hasil penelitian akan bermanfaat dalam upaya perbaikan sistem pelayanan kesehatan, pendidikan, administrasi dan penelitian pada area stroke rehabilitas, pencegahan dan peningkatan kesehatan. Kata Kunci: penderita stroke, arti/makna, perasaan, dampak, dan kebutuhan
Efek SuctionMelalui Catheter Mouth terhadap Saturasi Oksigen Pasien Cedera Kepala Marlisa M; Ponpon S Idjradinata; Cecep Eli Kosasih
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 1 No. 3 (2013): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.48 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v1i3.64

Abstract

Tindakan suction endotrachealpada pasien cedera kepala berat dapat menyebabkan terjadinya oxygendesaturationarteri yang berakibat pada peningkatan intracranial pressure, pembengkakan otak dan hipoksemiasistemikbahkan dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplai oksigen melalui catheter mouthsaat suction terhadap saturasi oksigen pada pasien cedera kepala yang terpasang ventilator yang dirawat di ruang perawatan intensif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian desain kuasi eksperimen pendekatan pre dan post test dengan kelompok kontrol dan perlakuan. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 40 responden yang dibagi menjadi kelompok perlakuan sebanyak 20 responden yang dipasang catheter mouthdan kelompok kontrol sebanyak 20 responden tanpa menggunakan catheter mouth. Teknik sampel menggunakan accidental sampling. Penurunan saturasi oksigen nilai thitung (-16,538) < ttabel (-2,024) dan nilai p-value(0.000) < 0.05. Saturasi oksigen saat suctionpada kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan adalah memang berbeda secara nyata. Hasil penelitian ini dapat dijadikan evidence basedbagi perawat di ruang intensif untuk meningkatkan pelayanan perawatan dalam melakukan tindakan suctionuntuk mengurangi resiko terjadinya penurunan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala berat yang terpasang ventilator. Kata kunci : catheter mouth, suction,saturasi oksigen AbstractThe intervention of endotracheal suction to patients with the severe head injury may have effected to oxygen desaturation in arteries. The oxygen desaturation process could be impacted to increase the intracranial pressure, brain’s swelling, hypoxemia systemic, and deaths. This study aimed to evaluate the influence of the oxygen supply via oral catheterization in the suction process to the oxygen saturation level in the patient with the severe head injury who using ventilator. This research has been conducted in the intensive care unit. This study was applied the quasi experiment design using pre and post-test. Samples were chosen using accidental sampling. There were two groups of samples, the first group was the intervention group with 20 respondents using oral catheterization, and the second group was the control group with 20 respondents. The result showed that the oxygen saturation was reduced with t value (-16.538) < t table (-2.024), and p value (0.000) < 0.05. The oxygen saturation was significantly different between two groups. This study could be an evidence that nurses should enhance their services to reduce the risk of decreasing the oxygen saturation in the severe head injury patient who using ventilator.Key words:Catheter Mouth, oxygen saturation, suction
Relationship between Age, Gender and Peer Group with Reproductive Healthy Behaviour of Teen Tetti Solehati; Agus Rahmat; Cecep Eli Kosasih; Nur Oktavia Hidayati
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.002 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v6i2.643

Abstract

Adolescent reproductive health (KRR) in Indonesia is still poor. The KRR known as Triad KRR consisted of sexuality, HIV / AIDS, and drugs become a national problem. Teenagers were more comfortable talking about their KRR with their friends than their parents or teachers. The purpose of this research was to know the relation of age, gender, and peer group with behavior of adolescent reproductive health. The research method was  cross sectional study design. Data were analyzed using descriptive statistic, Chi-square and binary logistic. Research conducted in 2017 in junior and high school district Bandung. The population of this study was all students of SMP and SMA amounted to 12,000. The samples amounted 668 students. The results of the research showed that there was a significant relationship between gender with behavior (p = 0,006), there was a significant relationship between age and behavior (p = 0,031), and there was a significant relationship between peer group and behavior (p = 0,042). Multivariate analysis found that age had opportunity 0,527 times, peer group had opportunity 0,211 times, and gender 2,208 times on the behavior support of Triad KRR. The results concluded that KRR behavior is influenced by age, sex, and peer group. Based on the results of the study suggested for the provision of education using a method that involves peer group by considering the age and gender in improving knowledge, adequate and sustainable behavior especially about adolescent reproductive health.
Intervensi untuk Mengurangi Depresi Postpartum Tetti Solehati; Aat Sriati; Cecep Eli Kosasih
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.458 KB) | DOI: 10.26714/jkj.8.2.2020.177-184

Abstract

Depressi Postpartum sering terjadi setelah melahirkan yang terjadi akibat adanya Riwayat gangguan dysphoric premenstrual sebelumnya, stres psikososial, dan dukungan sosial yang tidak memadai bagi ibu. Diperlukan intervensi untuk mencegah terjadinya depressi postpartum selama masa kehamilan, persalinan dan postpartum. Tujuan penelitian untuk mengetahui intervensi yang efektif dalam mencegah depresi post partum. Metode pencarian literature secara komprehensif dilakukan  melalui Database EBSCO ditermukan 6.620 artikel dan sciendierect 21.163 artikel. Setelah melakukan penyaringan, diperolah 5 artikel yang memenuhi syarat.  Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat lima intervensi yang dapat dilakukan untuk mengurangi kondisi depresi postpostpartum, antara lain: terapi pendidikan terstruktur, terapi thought stopping, terapi managing our mood (MOM), terapi relaksasi musik, dan intervensi pemberian suplemen zat besi. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian bahwa terapi pendidikan terstruktur, terapi thought stopping, terapi managing our mood (MOM), terapi relaksasi music, dan intervensi pemberian suplemen zat besi efektif dalam mencegah atau mengurangi depresi post partum. Kata kunci: depresi postpartum, intervensi, pencegahan INTERVENTION TO REDUCE POST-PARTUM DEPRESSION ABSTRACTPostpartum depression often occurs after childbirth, which results from a history of previous premenstrual dysphoric disorders, psychosocial stress, and inadequate social support for the mother. Interventions are needed to prevent postpartum depression during pregnancy, childbirth and postpartum. The aim of the study was to find out effective interventions in preventing post-partum depression. A comprehensive literature search was carried out through the EBSCO Database found 6,620 articles and 21,163 ScienceDirect articles. After screening, 5 articles were obtained which fulfilled the requirements. There were five interventions that could be carried out to reduce post-postpartum depression, including structured educational therapy, thought stopping therapy, managing our mood (MOM) therapy, music relaxation therapy, and iron supplementation interventions. This study can be concuded that structured educational therapy, thought stopping therapy, managing our mood (MOM) therapy, music relaxation therapy, and iron supplementation interventions are effective in preventing or reducing post-partum depression. Keywords: intervention, prevention, post-partum depression
Co-Authors Aan Nuraeni Aan Nuraeni Aat Sriati Aat Sriati Ade Kirana Adila, Raisa Agus Cakrahayat agus rahmat Agus Rahmat Agus Rahmat Agusti, Adriyan Dwi Agustin Agustin Ahmad Yamin Ai Rahmawati Aisha Chaerani Murti Amalia Rizqi Sholihah Amaliah, Lili Anastasia Anna Andini, Melina Rike Anis Imtichan anisah rahmawati Anisah Rahmawati Anita Purnama Anita Setyawati Anwar, Tabihul Apparesya, Nabila Afifah ari rahmat aziz Arifani, Nisa Asep Solahudin Astilia, Astilia Audi Siti Sarah Ayu, Rahadiani Azalia Melati Putri Azzahra, Meza Belindiani Bilqiis A, Andini Budiman Budiman Budiman, Ganjar Wisnu Chaerunisa, Nanda Chandra Isabella Hostanida Purba chania, Astilia Chealse Fernanda Christina, Mikha Citra Windani Mambang Sari DaiIa DahIia Rojabani Darmawan, Tasya Alfainninda Putri Darmayanti Darmayanti Dea Aulia Putri Deris Riandi Setiawan Dewi Yulianti Bisri Dheni Koerniawan Dian Triyani Diana Maljuliani Diana Ulfah Donny Mahendra Donny Nurhamsyah Dwi Ningsih Handayani Setianing Budi Eka Afrima Sari Elvi Juliansyah Jamari ENDAH NESTITI URIP RAHAYU Ermiati E Etika Emaliyawati Eva Susanti Farly Ihsan Fasya Fadillah, Jasmine Firman Dwi Cahyo Fithriyah, Noor Fithriyah, Noor Fitriani Rahayu Frana Andrianur Gihon Jessi Novita Hakiki, Siti Nur Hana Giriutami Handayani, Audia Handayani, Wening Harlasgunawan, Alia Rahmi Hartiah Haroen Hartinah, Siti Harun, Hasniatisari Hasna K, Nisrina Hasniatisari Harun Henny Suzana Mediana Henny Suzana Mediana Henny Suzana Mediani Herman, Regina Yasmine Hidayat, Alegra Asiah Hilmi Adillah Hotma Rumohorbo Ida Karyati Ida Nurhidayah Iin Inayah, Iin Ilham Taufik Nurilhami Iqbal Pramukti Iqroansyah, Rifa Ikbal Irsyadatul Hasanah Islamah, Rachelya Nurfirdausi Istiazahra, Dylla Iwan Purnawan Jawiah Jawiah, Jawiah Jayusman, Muhamad Ifadh Arifqy Juniar, Shafira Kharisma, Puji Adi Kinaya Vathia Zalva Niara Kristiano, Yahya Endra Kumalasari, Regina Indah Kurhayati, Kurhayati Kusman Ibrahim Kusuma, Widya Tresna Lastari, Vina Fuji Lidya Nazhifa Kusumah Lumbantobing, Valentina BM Mamat Lukman Mamat Lukman Mamat Lukman Mardiyono, Mardiyono Marlinda, Yani Marlisa M Masela, Victor Carlos Mediana, Henny Suzana Meideline Chintya Melinda, Fera Mila Yudiana Millenika, Valencia Trie Mira Trisyani Mira Trisyani Mubaroq, Bagja Al Muhammad Iqbal Assafa Mujahidah, Gita Mulyati, Titin Muntiq Jannatunna’im Mustakimah, Siti Nabila Fauziah Nur` Aini Nadila Vinri Nanda Amilia Napisah, Pipih Nasrullah, Kurnia Nasya Yuniar Neti Juniarti Nia Ratnasari Nintyas, Felantina Restyar Noviani Megatami Novie E Mauliku Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nurafni, Ratu Nurasifa, Melani Nurfirdausi Islamah, Rachelya Nurhidayah, Ida Nurul Aulia, Syifa Nur’aeni, Aan Nur’aeni, Aan Nur’Aini , Erina Olivia Qashrina Agni Putri M Oman Hendi Permana, Iwan Permana, Septa Ponpon S Idjradinata Pradnya Paramarta Raditya Rendra Pravidanti, Findhya Rachma Priambodo, Ayu Prawesti Purwanto, Maitza Orita Savita Puspita, Nezla Puspita, Tantri Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Putwi Rizki Sakinah Rabbani, Hasna Rahayu, Yuliana Sri Rahmawati, Ai Rahmawati, Syoifa Rais, Yulia Rais, Yulia Ramdhona, Dinyatul Arba Realita, Chikita Regita, Aulia Putri Ria Bandiara Ria Eviyantini Sitorus, Ria Eviyantini Riftania Aulia Puri Riki Kurniawan Rimadania, Deshita Rindiarti, Nadia Amelia Riska Audina Risma Juniarti Rismawati, Ima Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti, Ristina Rizka Fauzia Rahmah Rizki Romadona Rizky Meilando Rudiyana, Hikmat Rumahorbo, Hotma Ruqi Muhtadini Rycco Darmareja Saban, Faiza Zulfikar Sakti, Dimas Wibawa Salaam, Nuursalaamah Abdatus Salsa Syifa Salsabila, Azzahra Salsabila, Khalishah Samdjaya, Lu'lu Nadiyya Santi MuIyani Saparingga Dasti Putri Sari, Citra Windani Mambang Sari, Wulan Puspita Sasmito, Priyo Savitri, Lisa Noviana Sayu Putu Yuni Paryati Sayu Putu Yuni Paryati Selvia Nurfauzan Sely Novianty Setiawati, Pipit Fitri Setyawan, Y Dodi Shabrina, Raden Maghfira Izzany Sheizi Prista Sari Sholihah, Amalia Rizki Sinta Dwi Ananda Siti Fauziah Siti Haiva Alawiyah Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Solihah, Amalia Rizqi Sri Mayang Rahayu Sri Sumartini Sri Susilawati Sugiharto, Firman Supriyadi, Dede Sutisna, Fitri Nur Megasari Syoifa Rahmawati T. Abdur Rasyid Tafwidhah, Yuyun Tan, Julianus Yudhistira Tanjung, Rifani Okti Putri Taslam, Afni Faddilah Tetti Solehati Tetti Solehati Titin Mulyati Titin Mulyati Titin Mulyati Togatorop, Via Eliadora Triesna, Meuthia Saulikha Trisyani , Yanny Udin Rosidin Urip Rahayu Utari Yunie Atrie Venturini Verawaty, Rotua Rina Yadi Supriyadi Yahya Endra Kristiano Yani Marlina Yanny Trisyani Yanti Hermayanti Yayat Hidayat Yayat Hidayat Yayat Hidayat Yudiana, Mila Yulia Sofiatin Zaenal, Zabina Syaharani