Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGUATAN LEGALITAS USAHA DAN DIGITALISASI PEMASARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING UMKM KEMBANG PISANG Muhammad Rosikhu; Maulana Syekh Yusuf; Tomi Tri Sujaka; Kurniadin Abd. Latif; Irwan Cahyadi; Febria Nurmelia Marlina
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.177

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM Kembang Pisang melalui penguatan legalitas usaha dan digitalisasi pemasaran. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi belum dimilikinya legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat melalui tahapan analisis situasi, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan difokuskan pada pendampingan pengurusan legalitas usaha melalui sistem OSS serta penerapan digital marketing menggunakan media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pre-test sebesar 31% menjadi 88% pada post-test. Selain itu, mitra berhasil memperoleh NIB dan mampu memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan legalitas usaha dan digitalisasi pemasaran efektif dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM secara berkelanjutan.
Pengaruh Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja (Studi pada Kantor Dukcapil Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat) Agus Fahrin Rifani; Irwan Cahyadi
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5471

Abstract

This study aims to understand and analyze the extent to which leadership and organizational culture affect employee job satisfaction at the Population and Civil Registration Office (Dukcapil) of Dompu Regency. The research method used in this study is associative quantitative research, which is used to examine statistical data and test a hypothesis. The data collection technique in this study was conducted using a questionnaire. The data analysis technique used is inferential statistical analysis with a multiple linear regression approach. The results of this study indicate that leadership at the Office of Civil Registration and Vital Statistics has an effect on employee job satisfaction. Based on Table 4.17, the calculated t-value is 3.377, which is greater than the table t-value of 1.693, thus showing that Ha is accepted and it can be said that leadership variables have a significant effect on the job satisfaction variable (Y) (Hypothesis 1 is accepted). Among leadership and organizational culture that have a dominant influence on employee job satisfaction, the leadership variable has a regression coefficient value of 0.571. This means that the leadership applied by leaders in the office is very satisfactory, thereby increasing the employees' job satisfaction.
Gadget Addiction and Time Management of The University Student Febria Nurmelia Marlina; Irwan Cahyadi; Layali Ihyani; Ega Dwi Putri Marswandi
Asean International Journal of Business Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Asosiasi Dosen Peneliti Ilmu Ekonomi dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/aijb.v5i1.1468

Abstract

This study aims to analyze the effect of gadget addiction on organizational time management of students in the Management Study Program at Bumigora University. The method used in this study is a quantitative approach . Data were collected using a questionnaire that measures two main variables: gadget addiction (X) and time management (Y). A simple linear regression test was conducted to examine the effect of gadget addiction on time management. The results showed that gadget addiction has an effect on time management, with a regression coefficient value of 0.4723. Simultaneous testing also confirmed that gadget addiction has a significant influence on students' overall time management. In addition, the coefficient of determination (R²) of 0.5462 indicates that approximately 54.62 % of the variation in time management can be explained by gadget addiction. This study provides important insights for student organizations and educational institutions to improve time management by controlling excessive gadget use, in order to increase organizational productivity and performance.
Pengaruh Edukasi PHBS Terhadap Tingkat Pengetahuan pada Yayasan Jage Kestare Regina Pricilia Yunika; M. Zulfikar Al Fariqi; Irwan Cahyadi; Lina Yunita; Baiq Fitria Rahmiati
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i1.735

Abstract

Anak usia sekolah baik tingkat Pra Sekolah dan Sekolah Dasar merupakan suatu masa usia anak yang sangat berbeda dengan usia dewasa. Pada periode usia ini, didapatkan banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak dikemudian hari. Masalah kesehatan tersebut meliputi kesehatan umum, gangguan perkembangan,gangguan perilaku dan gangguan belajar. Permasalahan kesehatan tersebut pada umumnya akan menghambat pencapaian prestasi pada peserta didik disekolah. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Edukasi PHBS terhadap tingkat pengetahuan pada anak usia sekolah di Yayasan Jage Kestare, Desa Ungga, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttes design. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 responden yang ditarik menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji paired t-test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata (mean) pengetahuan responden tentang PHBS pada saat pre-test adalah 11,72 dan pada post-test meningkat menjadi 20,22. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa ada perbedaan. Ada pengaruh edukasi PHBS terhadap tingkat pengetahuan pada anak usia sekolah di Yayasan Jage Kestare. Disarankan kepada pemerintah untuk tetap melakukan edukasi PHBS dengan memanfaatkan media sosial yang bersifat rutin dan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang PHBS.
Peran Budaya Organisasi dalam Memoderasi Pengaruh Motivasi Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior Lusiana Amri; Irwan Cahyadi; Ika Yuliana; Baiq Dinna Widiyasti; Febria Nurmelia Marlina
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 9 No. 2 (2026): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v9i2.1415

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) represents voluntary employee behavior that exceeds formal job requirements and plays an essential role in supporting organizational effectiveness, particularly in educational institutions. However, limited extra-role behavior among educators indicates that OCB is not always optimally developed. This study aims to examine the effect of work motivation and organizational commitment on OCB, with organizational culture as a moderating variable. The research was conducted at the Nurul Islam Islamic Boarding School Foundation, involving all 43 educators as respondents using a saturated sampling technique. A quantitative approach was employed, and data were collected through structured questionnaires measured on a five-point Likert scale. The analysis was performed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) through SmartPLS 3.0. The results reveal that work motivation and organizational commitment have a positive and significant effect on OCB. Furthermore, organizational culture significantly strengthens the influence of both work motivation and organizational commitment on OCB. These findings indicate that a supportive organizational culture enhances the effectiveness of individual motivation and commitment in fostering extra-role behavior among educators. This study provides empirical evidence on the strategic role of organizational culture in strengthening OCB within educational organizations.
Pengaruh Pengembangan Karir, Kompensasi, dan Beban Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan Generasi Z di Kota Mataram I Gusti Ayu Prianingsih; Widia Febriana; Febria Nurmelia Marlina; Irwan Cahyadi; Ega Dwi Putri Marswandi
MANABIS: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/manabis.v5i2.8051

Abstract

The increasingly dynamic work environment has led to higher turnover intention, particularly among Generation Z employees. This generation grew up in the digital era and possesses different characteristics compared to previous generations, such as rapid adaptation to technology, preference for work flexibility, and high expectations regarding career development, compensation, and a comfortable work environment. Generation Z employees also tend to change jobs more easily when they perceive limited career growth opportunities, inadequate rewards, and excessive workloads. These conditions encourage companies to understand the factors influencing turnover intention in order to retain potential employees. This study aims to examine the influence of career development, compensation, and workload on turnover intention among Generation Z employees in Mataram. The study employed a quantitative approach involving 100 Generation Z employees from various organizations and companies. Data were collected through questionnaires and analyzed using SPSS, including validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, and hypothesis testing. The results indicate that career development and workload have a positive and significant effect on turnover intention, while compensation has a negative and significant effect on turnover intention. Simultaneously, the three variables significantly affect turnover intention with a coefficient of determination value of 53.3%, while the remaining percentage is influenced by other factors outside this study.
Hubungan Fleksibilitas Kerja dan Budaya Organisasi dengan Kepuasan Kerja Driver Gojek Mataram Made Arya Sudarsana; Irwan Cahyadi
As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal Vol. 5 No. 1 (2026): As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal 
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/556

Abstract

Job satisfaction is an important factor in maintaining performance, loyalty, and work sustainability in the online transportation sector. For Gojek drivers, work flexibility and organizational culture are assumed to influence job satisfaction due to the unique nature of their work, which combines independent working arrangements with organizational operational systems. This study aims to analyze the relationship between work flexibility and organizational culture toward job satisfaction among Gojek drivers in Mataram City, both partially and simultaneously. This research employed a quantitative approach using a survey method. The study involved 100 active Gojek drivers in Mataram City selected through purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using correlation and regression tests at a 5% significance level. The results showed that work flexibility has a positive and significant relationship with job satisfaction (t = 2.819; p = 0.006). Organizational culture also has a positive and significant relationship with job satisfaction (t = 3.971; p = 0.000). Simultaneously, work flexibility and organizational culture show a significant relationship with job satisfaction (F = 28.606; p = 0.000).  An Adjusted R² value of 0.358 indicates that both variables contribute 60.9% to job satisfaction, while the remaining 39.1% is influenced by other factors outside the study. Regression coefficients further indicate that a one-unit increase in work flexibility raises job satisfaction by 0.208 units, while a one-unit increase in organizational culture raises job satisfaction by 0.802 units. In conclusion, work flexibility and organizational culture play a role in increasing job satisfaction among Gojek drivers in Mataram City. These findings suggest that the better the work flexibility and the more positive the organizational culture perceived by drivers, the higher their level of job satisfaction.
Pengaruh Thriving At Work Dan Self-Efficacy Terhadap Employee Engagement Dengan Lingkungan Kerja Non-Fisik (LKNF) Sebagai Variabel Moderasi Pada Kolektor PT BFI Finance Cabang Kota Mataram Alfareza Alfareza; Irwan Cahyadi; Susilo Talidobel; Kia Makiah; Baiq Dinna Widiyasti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1743

Abstract

Employee engagement merupakan faktor penting yang mendukung keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan perusahaan. Rendahnya employee engagement dapat berdampak pada penurunan produktivitas, semangat kerja, dan kontribusi karyawan. Berdasarkan hasil pengamatan pada kolektor PT BFI Finance Cabang Kota Mataram, masih ditemukan perbedaan tingkat employee engagement antar kolektor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh thriving at work dan self-efficacy terhadap employee engagement dengan lingkungan kerja non-fisik sebagai variabel moderasi pada kolektor PT BFI Finance Cabang Kota Mataram.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thriving at work dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Namun, lingkungan kerja non-fisik tidak mampu memoderasi pengaruh thriving at work maupun self-efficacy terhadap employee engagement. Nilai R-Square menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjelaskan variasi employee engagement. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan employee engagement pada kolektor lebih dipengaruhi oleh penguatan thriving at work dan self-efficacy dibandingkan melalui peran lingkungan kerja non-fisik sebagai variabel moderasi. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi bahan pertimbangan bagi PT BFI Finance Cabang Kota Mataram dalam merancang strategi peningkatan employee engagement.
Pengaruh Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja Non Fisik, Dan Beban Kerja Terhadap Stres Kerja Perawat Di Rumah Sakit X Adrian Marshandi Setiawan; Irwan Cahyadi; Ega Dwi Putri Marswandi; Febria Nurmelia Marlina; Baiq Nadia Nirwana
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh budaya organisasi, lingkungan kerja non fisik, dan beban kerja terhadap stres kerja perawat, serta mengidentifikasi variabel dominan di antara ketiganya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh perawat rawat inap Rumah Sakit X sebanyak 62 orang, dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert 1-5 dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja (β = -0,476; p = 0,008), yang berarti semakin baik budaya organisasi maka semakin rendah stres kerja perawat. Lingkungan kerja non fisik (β = 0,152; p = 0,484) dan beban kerja (β = -0,299; p = 0,089) tidak berpengaruh signifikan terhadap stres kerja karena perawat mampu beradaptasi dan mengelola tuntutan pekerjaan. Budaya organisasi merupakan variabel paling dominan memengaruhi stres kerja berdasarkan nilai Standardized Coefficients Beta terbesar (-0,463). Nilai R² sebesar 0,375 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 37,5% variasi stres kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Penelitian ini mendukung teori perilaku organisasi bahwa budaya organisasi memengaruhi kondisi psikologis karyawan. Rumah sakit disarankan meningkatkan budaya organisasi melalui komunikasi efektif, kerja sama tim, dan dukungan terhadap perawat.
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman ABDURRAHMAN ABDURRAHMAN Abdurrahman Abdurrahman Adrian Marshandi Setiawan Adrianda Anwar Agus Fahrin Rifani Agus Hermanto Ahmad Zunurraini Alfareza Alfareza Andria, Yass Anggriani, Rini Anthony Anggrawan Ayu Dasriani, Ni Gusti Baiq Dinna Widiyasti Baiq Nadia Nirwana Baskoro S Wibowo Bintang Rizki Maulana Bq. Candra Herawati christofer satria Dewi, Puspita Dian Syafitri Chani Saputri Dwi Ningsih Susilowati Dwi Putri Yuliani Ega Dwi Putri Marswandi Erwin Suhendra Fadli, M. Najmul Fariqi, Zulfikar Al Febria Nurmelia Marlina Febria Nurmelia Marlina Felicia Natalie Fedrich Gustu Yudi Artha Hany Pebrianti Haryono Haryono Hasbullah Hasbullah Helna Wardhana I Gusti Ayu Prianingsih I Made Samudra I Nyoman Yoga Sumadewa Ibrahim, Isra Dewi Kuntary Ika Yuliana Iman Rusmana Josman, Lady Faerrosa Juliana Palit Khasnur Hidjah Kia Makiah Kurniadin Abd Latif Laksono Trisnantoro Lanang Sakti Layali Ihyani Lina Yunita Lusiana Amri M. Thonthowi Jauhari M. Zulfikar Al Fariqi Made Arya Sudarsana Makiah Makiah Mardedi, Lalu Zazuli Azhar Mimi Fadila Mohammad Najib Roodhi Muhammad Rahmatul Burhan Muhammad Rosikhu Muslim, Irwan Ni Kadek Ira Kusumawardani Phyta Rahima Raden Bagus Faisal Bagus Faisal Irany Sidharta Raden Bagus Faisal Irani Raden Bagus Faisal Irany Sidharta Raden Bagus Faizal Irany Sidharta Raden Bagus Faizal Irany Sidharta Rafly Rivandy Rahmiati, Baiq Fitria Rangga Mulya Jati Regina Pricilia Yunika Rini Anggraini Rini Anggriani Rini Anggriani Sri Maryanti Sunardy Kasim Susilo Talidobel Tomi Tri Sujaka Tri Puji Priyatno Widia Febriana Widia Febriana, Widia Yadi Suryadi Yohana A Dahliani yulina eliza Yusuf, Maulana Syekh