Claim Missing Document
Check
Articles

Found 49 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Shalat sebagai Aktivitas Kognitif Kompleks: Kajian Teoretis dan Studi Kualitatif Yusuf Alam Romadhon
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1396.949 KB)

Abstract

Secara ontologis kajian neurosains shalatberada satu rumpun dengan meditasi. Masih terbatas kajian neurosainstentang aspek kognitif dari shalat. Secara fenomonelogi subyektifshalat merupakan aktivitas ibadah agama Islam dimulai dengan niat,pelaku merubah orientasi kesadarannya menjadi kurang/mengabaikansama sekali sekitarnya, memberikan perhatian penuh pada hal-hal yangharus disadari pada shalat, mulai gerakan shalat,munajat [‘berdialog’]kepada Allah [Tuhan], ‘merasa’ diperhatikan Allah, bersungguhsungguhmelakukan hal-hal yang ‘disukai’ Allah dalam shalat [totalsurrender], memahami makna bacaan shalat, merefleksikan diri padamakna bacaan-bacaan tersebut, dan pahala yang diterima tergantungpada seberapa besar bagian yang disadarinya. Dalam konteks orangIndonesia, terdapat aktivitas kognisi translasi bahasa Arab ke dalambahasa ibu ketika menjalankan beban kognisi shalat. Tujuan:Mengeksplorasi jenis-jenis aktivitas kognitif yang terlibat ketikaseseorang melakukan shalat. Metoda: Ekstraksi studi kepustakaanneurosains tentang meditasi, shalat, dan tugas-tugas kognitifkonsentratif lainnya, pelacakan teks-teks agama yang relevan dan studikualitatif dengan wawancara mendalam pada narasumber kompeten(snowball). Hasil dan kesimpulan: Dua aktivitas kognitif utamadalam shalat: pertama, aktivitas kognitif “pro tugas” meliputiperubahan kesadaran dari kesadaran basal, penggunaan memori kerjadimana terdapat interaksi antara memori jangka pendek dan memorijangka panjang untuk memahami bacaan yang dilafalkan, penerapan“theory of mind [teori pikiran]”, kedua, aktivitaskognitif “kontra tugas”yang diperankan oleh default mode network (DMN) yang mendasaripikiran mengembara (mind wandering) yang menjadi pengganggutugas kognisi. Disamping itu, terdapat konsep trait yang menunjukkanbukti plastisitas otak karena repetisi aktivitaskognitif shalat dalamjangka waktu lama. Perlu studi pencitraan syaraf dan elektrofisiologilebih lanjut untuk mengkonfirmasi secara kualitatif dan kuantitatifterhadap aktivitaskognitif shalat.
MODEL PENGUKURAN KEKHUSYUKAN SHOLAT DENGAN PEMERIKSAAN ELEKTROFISIOLOGI KUANTITATIF Yusuf Alam Romadhon
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.157 KB)

Abstract

Latar belakang: Penelitian sebelumnya didapatkan dua jenis daerah otak yang terlibat dalam sholat yakni pro tugas dan kontra tugas. Hasil ini perlu ditindaklanjuti untuk mendapatkan model pengukuran yang dapat mengkuantifikasi tingkat kekhusyukan seseorang ketika sholat dengan menggunakan pendekatan studi elektrofisiologi. Selanjutnya model kuantifikasi ini dapat digunakan untuk memberikan umpan balik tentang kualitas khusyuk sholat, dan memberikan peluang identifikasi faktor determinan kesehatan dari aktivitas sholat dengan berbasis studi elektrofisiologi. Tujuan: Mendapatkan model pengukuran kekhusyukan sholat berbasis pemeriksaan elektrofisiologi Metoda: Pengukuran amplitudo gelombang alfa diukur pada saat basal selama dua menit dan pada saat melakukan sholat. Elektroensefalogram direkam secara kontinu dengan alat EEG Natus Neurologi TM (Canada), 20 elektroda (sistem 10 – 20) dari Ag/AgCl dengan impedance 5 kilo Ohm, data didapat dengan software XLtek, filter 1 – 70 Hz, sensitifitas 7 mikro volt/mm, rentang power 0 – 196 mikro volt. Dipilih hasil rekaman yang bebas artefak untuk kemudian dianalisis. Pelaporan dengan menggunakan pendekatan event related desynchronization / event related resynchronization dari amplitudo gelombang alfa. Hasil dan Kesimpulan: Secara umum didapatkan ERD tertinggi saat takbir, kemudian menurun sepanjang sholat. ERD kontra tugas didapatkan meningkat setelah momen takbir. Terdapat perbedaan pola ERD pada dua subyek penelitian. Pola pertama, tinggi, kemudian naik dan selanjutnya turun landai. Pola kedua, saat takbir tinggi, kemudian turun curam dan kemudian melandai.
Ritme Sirkadian Stresor pada Komunitas Wanita Muslim Jawa Yusuf Alam Romadhon; Arrizqi Hafidh Abdussalaam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.606 KB)

Abstract

Latar Belakang: Secara epidemiologi telah terbukti bahwa kejadian serangan jantung dan serebrovaskuler tertinggi di waktu pagi hari. Dan kepustakaan menyebutkan bahwa kondisi kardiovaskuler berada dalam posisi paling rentan di waktu pagi hari. Stres mempunyai pengaruh kuat sebagai pemicu serangan kardiovaskuler telah banyak dibuktikan dari kepustakaan. Hingga kini masih sedikit penelitian yang mengkaji ritme sirkadian stres tersebut.Tujuan: Mendapatkan gambaran diskriptif distribusi stres dalam kaitannya ritme sirkadian pada populasi wanita Jawa MuslimMetoda: Sebanyak 30 wanita dari kader Aisyiyah Makamhaji Kartasura dan Kader Posyandu mengisi buku catatan harian stres. Peserta penelitian mencatat setiap adanya perubahan suasana hati terkait stres dalam lima waktu sholat wajib dan sunah dhuha, dalam periode waktu 8 minggu. Buku catatan dikumpulkan dan dianalisis serta ditabulasi Hasil: Didapatkan 516 catatan kejadian stimuli stresor yang mempengaruhi suasana hati. Distribusi stresor terbanyak di waktu subuh - dhuha sebesar 40.7%, disusul saat zuhur 25.97%, ashar 16.67%, maghrib 11.05% dan terkecil saat isya 5.62% Kesimpulan: Kejadian pemicu stres terbanyak di waktu ubuh - dhuha memperkuat gagasan kejadian serangan stroke dan serebrovaskuler di pagi hari.
Korelasi Event Related Potential-Frekuensi Denyut Jantung pada Event Takbir, Sepertiga Bagian Pertama, Tengah dan Akhir dari Sholat pada Pria Dewasa Muda Sehat Yusuf Alam Romadhon; S Sulistyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.754 KB)

Abstract

Latar belakang: Penelitian sebelumnya mendapatkan kesimpulan bahwa aktivitas sholat dapat menurunkan denyut jantung sebagai penanda keadaan rileks. Belum pernah dikaji korelasi antara aktivitas kognitif sholat dengan berbagai segmen aktivitas sholat dengan variasi denyut jantung. Tujuan: Untuk mendapatkan gambaran tingkat korelasi aktivitas kognitif sholat dengan variasi denyut jantung antar berbagai segmen aktivitas sholat. Metode: Penelitian ini melibatkan 14 orang pria muda sehat memeragakan aktivitas sholat dalam keadaan duduk dan mata terpejam. Diukur dengan metoda EEG kuantitatif dan EKG pada lead I pada momen waktu takbir, sepertiga bagian pertama, tengah, dan akhir. Hasil: Didapatkan korelasi yang secara statistik bermakna pada momen takbir yakni r = -0.616 dan nilai p = 0.019 serta resultan nilai ERP dan HR di semua momen dengan nilai r = -0.401 dan p = 0.002 Kesimpulan: secara umum aktivitas sholat membuat keadaan menjadi rileks dan korelasi signifikan secara statistik berada di momen takbir.
Analisis Fenomenologik Narasi Stres pada Wanita Jawa Muslim Yusuf Alam Romadhon
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.512 KB)

Abstract

Wanita lebih rentan untuk mengalami depresi dan gangguan mental. Stres mempunyai hubungan signifikan dengan penyakit-penyakit degeneratif pada populasi lansia. Masih sedikit literatur yang mengungkap persepsi peristiwa kehidupan yang dinilai sebagai sumber stres, bagaimana dampak emosional, perilaku dan perubahan pada fisiologis tubuh serta bagaimana strategi koping yang digunakan pada komunitas wanita Jawa Muslim. Mendapatkan gambaran diskriptif mengenai pengalaman fenomenologik stresor, dampak bio-psiko-emosional dan strategi koping pada komunitas wanita Jawa Muslim. Sebanyak 30 wanita peserta pelatihan manajemen stres dengan sholat mengisi buku catatan harian stres. Peserta penelitian mencatat setiap adanya perubahan suasana hati terkait stres dalam lima waktu sholat wajib dan sunah dhuha, dalam periode waktu 8 minggu. Buku catatan dikumpulkan dan dianalisis dengan pendekatan teori stres yang relevan. Didapatkan 216 quote dan 516 peristiwa stresor yang mempengaruhi suasana hati. Stresor terbanyak adalah masalah anak di pagi hari. Respons emosional terbanyak tentang marah, respons perilaku terbanyak respons verbal (ngomel), dan respons fisiologis terbanyak adalah capek/lelah. Strategi koping kognitif spiritual terbanyak yang dilakukan adalah semeleh – pasrah. Sumber stresor, respons emosional, respons perilaku secara umum sama dengan yang disebut dalam buku teks, tetapi terdapat ekspresi kultural Jawa Muslim semeleh – pasrah sebagai strategi koping kognitif.
Perbedaan Gender Fungsi Kognitif dan Denyut Jantung pada Event Takbir Sholat dengan Pendekatan Pengukuran Elektrofisiologi Kuantitatif Yusuf Alam Romadhon; Retno Sintowati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.925 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pada penelitian sebelumnya telah dibuktikan bahwanilai tertinggi korelasi fungsi kognitif otak dengan denyut jantungberada di event takbir sholat pada pria dewasa muda. Belum adapenelitian yang mengeksplorasi korelasi fungsi kognitif otak dengandenyut jantung pada wanita dewasa muda, serta membandingkannyadengan pria.Tujuan: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbedaangender korelasi fungsi kognitif otak dengan denyut jantung denganmenggunakan pendekatan elektrofisiologi kuantitatif.Metode: sebanyak 29 subyek terlibat dalam penelitian ini (14 pria dan15 wanita). Responden diperintahkan melakukan sholat dalam posisiduduk sedang kepala terpasang penyadap listrik otak. Metodepengukuran dengan menggunakan pendekatan event related potential[ERP] membandingkan amplitudo alfa saat event [takbir] denganbasal. Analisis membandingkan rerata ERP kelompok dari setiapelektroda dan korelasi antara ERP per elektroda dengan denyutjantung saat event [takbir].Hasil: tidak terdapat perbedaan rerata ERP pria [0,43 SD1,72] danwanita [-0,07 SD2,22] p=0,511. Pada pria korelasi antara rerataERP dan denyut jantung saat event takbir didapatkan nilai yangsignifikan [r=-0,616, p=0,019], sedangkan pada wanita tidak [r=-0,399, p=0,141].Kesimpulan: tidak terdapat perbedaan aktivitas kognitif saat takbirantara pria dan wanita, tetapi pada pria aktivitas kognitif tersebutmempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan denyut jantung.
Pengembangan Alat Ukur Kronotipe Berbasis Waktu Sholat untuk Komunitas Muslim Yusuf Alam Romadhon
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.997 KB)

Abstract

Latar Belakang: kronotipe merupakan pilihan subyektif ritme bangun– tidur seseorang sebagai representasi ritme sirkadian internaldengan ritme siang malam rotasi bumi. Alat ukur kronotipe yang adadikembangkan dari masyarakat barat di daerah sub tropis dengankultur yang berbeda. Hingga saat ini belum ada alat ukur kronotipeyang mencerminkan kultur siklus bangun – tidur komunitas Muslimyang lebih dipengaruhi oleh jam sholat. Daerah katulistiwa memilikikeunikan dimana tidak terdapat perbedaan signifikan sepanjang tahunantara panjang siang dengan malam.Tujuan: mengembangkan alat ukur kronotipe bagi komunitas Muslimyang tinggal di daerah katulistiwaMetode: pengembangan alat ukur kronotipe komunitas Muslimmengacu pada alat ukur kronotipe yang ada [Horne Ostberg], denganmenyesuaikan kebiasaan ritme bangun dan tidur komunitas Muslimdengan mengacu pada jam sholat. Alat ukur kronotipe berbasis waktusholat yang dihasilkan direview oleh sejawat dokter Muslim yangmenggunakan bahasa sehari-hari bahasa Indonesia. Uji realibilitasdengan melibatkan 116 responden [75 wanita dan 41 pria] mahasiswakedokteran preklinik dan profesi dengan rentang usia 18 – 25 tahun.Hasil: Dari analisis statistik didapatkan nilai alpha cronbach sebesar0.741, berarti mempunyai reliabilitas baik.Kesimpulan: Alat ukur kronotipe berbasis waktu sholat memilikivaliditas dan reliabilitas yang baik.
Pelatihan Manajemen Stres dengan Sholat pada Kader Aisyiyah Makam Haji Kartasura Sebagai Upaya Pencegahan terhadap Terjadinya Penyakit Kardiovaskuler Yusuf Alam Romadhon; Retno Sintowati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.429 KB)

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskuler merupakan masalahkesehatan masyarakat utama saat ini. Kelompok yang rentan terkenaadalah populasi lanjut usia. Salah satu upaya yang digunakan untukmengendalikan laju kejadian penyakit kardiovaskuler tersebut adalahmanajemen stres. Saat ini belum ada pelatihan manajemen stres yangsesuai dengan kultur umat Islam. Sebagian besar anggota danpengurus aisyiyah adalah lanjut usia. Karena itu perlu dilakukanpembinaan manajemen stres yang sesuai dengan kultur umat Islamyang direpresentasikan oleh peserta dan pengurus aisyiyah MakamHaji Kartasura.Tujuan: pemberian pelatihan manajemen stres dengan sholat kepadakader Aisyiyah Makam Haji Kartasura, dengan harapan para pesertadapat menularkan keterampilan manajemen stres tersebut kepadaanggota Aisyiyah yang lain.Metode: Dilakukan pelatihan manajemen stres dengan sholat denganjadwal dan materi pelatihan yang terstruktur kepada kader AisyiyahMakam Haji Kartasura selama delapan minggu pada bulan November– Desember 2019. Peserta dibagikan buku “catatan harian” stresyang dapat dievaluasi bersama oleh instruktur.Hasil: terdapat antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihantersebut. Peserta merasakan dua manfaat yakni peningkatanpengetahuan tentang sholat dan keterampilan manajemen stresdengan sholat. Peserta berminat untuk menularkan pengalamantersebut kepada anggota Aisyiyah yang lainnya.Kesimpulan: Pelatihan manajemen stres dengan sholat memberikanmanfaat dalam pengetahuan tentang sholat sekaligus keterampilandalam mengelola stres bagi kader Aisyiyah Makam Haji KecamatanKartasura.
Pengaruh Kebiasaan Merokok dan Pencari Nafkah Utama dalam Keluarga terhadap Tingkat Depresi pada Remaja di Era Pandemi Covid-19 Restu Noor Azizah; Yusuf Alam Romadhon; Anika Candrasari; Erna Herawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.798 KB)

Abstract

Merokok pada masa remaja dapat meningkatkan risiko depresi di masa dewasa, remaja membutuhkan figur lekat yang dapat mendampinginya untuk beradaptasi yaitu, orang tua. Apabila tidak ditangani dengan baik menimbulkan perilaku negatif sehingga muncul istilah kenakalan remaja salah satunya terjadi kebiasaan merokok pada remaja. Dalam situasi pandemi covid-19, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk pengendalian kesehatan jiwa dan psikososial dengan bersikap tenang dan lebih mendekatkan hubungan dengan remaja, ketidaklibatan orang tua dalam mengasuh anak cenderung menciptakan seorang anak yang rendah diri dan mengalami depresi. Bagi remaja yang ibunya sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga, dinamika psikologis yang terjadi dengan ketidakhadiran seorang ibu sebagai salah satu tokoh sentral yang biasanya memiliki peran besar dalam perkembangan sang buah hati. Anak sebagai tulang punggung keluarga membawa dampak psikologis yang tidak senang dan tidak mampu menanggung beban hidup sendiri. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh kebiasaan merokok dan pencari nafkah utama dalam keluarga terhadap tingkat depresi pada remaja di era pandemic covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah remaja yang tinggal dibeberapa wilayah di Indonesia, yang terjangkau dalam jejaring sosial secara online dengan memenuhi kriteria restriksi dan dilaksanakan mulai November s/d Desember 2020. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah data identitas responden, kuesioner skala L-MMPI, kuesioner penelitian, dan kuesioner DASS-21. Data yang terkumpul diukur dengan kategorik ordinal untuk variabel bebas dan kategorik nominal untuk variabel terikat. Hasil: Uji fisher menunjukkan hasil yang signifikan dengan OR=5,600 dan p=0,000 untuk kebiasaan merokok dan hasil uji chi square menujukkan hasil yang tidak signifikan dengan OR=1,447 dan p=0,361. Uji regresi logistik didapatkan nilai p=0,000 untuk kebiasaan merokok dan pada pencari nafkah utama dalam keluarga p=0,421. Nilai R2 sebesar 1,07%, sehingga didapatkan persamaan -2,473+1,715X1+0,341X2. Kesimpulan: Analisis bivariat terdapat pengaruh kebiasaan merokok terhadap tingkat depresi, tetapi pengaruh pencari nafkah utama dalam keluarga terhadap tingkat depresi tidak didapatkan pengaruh yang bermakna. Pada analisis multivariat tidak didapatkan pengaruh yang bermakna.
Pengaruh Urutan Kelahiran dan Gender Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Remaja Nadya Dwi Puspitasari; Yusuf Alam Romadhon; Burhannudin Ichsan; S Sulistyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.324 KB)

Abstract

Gangguan jiwa yang dialami oleh penduduk Indonesia salah satunya yaitu gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan mulai terjadi sejak usia remaja (15-24 tahun), dengan prevalensi 6,2%. Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2020 melalui website resmi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) sebanyak 1.552 responden didapatkan 63% responden mengalami cemas. Responden paling banyak adalah perempuan 76,1% dengan usia minimal 14 tahun. Remaja perempuan menunjukkan lebih banyak tekanan psikologis, kecemasan dan depresi dibandingkan anak laki-laki. Selain perbedaan gender pada anak remaja, pola asuh keluarga berdasarkan urutan kelahiran juga dapat menyebakan tingkat kecemasan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah remaja yang tinggal dibeberapa wilayah di Indonesia, yang terjangkau dalam jejaring sosial secara online dengan memenuhi kriteria restriksi dan dilaksanakan mulai November sampai dengan Desember 2020. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah data identitas responden, kuesioner skala L-MMPI, angket penelitian, dan kuesioner DASS-21. Data yang terkumpul akan diolah dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil uji chi square untuk urutan kelahiran didapatkan nilai p = 0,022 dan OR= 2,105 sedangkan hasil untuk gender didapatkan nilai p= 0,397 dan OR=0,702. Hasil uji regresi logistik didapatkan nilai p untuk urutan kelahiran p= 0,017 dan nilai p untuk gender p= 0,373. Nilai R2 sebesar 0,46%. Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh urutan kelahiran terhadap tingkat kecemasan dan tidak ada pengaruh yang bermakna antara gender terhadap tingkat kecemasan.
Co-Authors Abdussalaam, Arrizqi Hafidh Abdussalam, Arrizqi Hafidh Adang Muhammad Gugun Aflit Nuryulia Praswati Alif Rachman Chresandiputra Almansyah, Wanda Emdia Alyssa Sindy Jatiningtyas andi hermawan Andriani, Jatri Amellcia Anggitaratri, Zakia Novi Anika Candrasari Anton Agus Setyawan Arfa Bima Firizqina Arfa Bima Firizqina, Arfa Bima Arismar, Fiqi Rahardian Ariyanto, Hani Purwo Arrantissi, Syauqi Hanif Arrizqi Hafidh Abdussalaam Aryati, Mandarini Dwi Putri Asti Nurhayati Asyari, Aulya Rahmanisa Paramitha Aulia Mega Safira Ayu Zahrani Ayuningrum, Nyovita Azenta, Moch. Tabriz Aziz, Yusuf Abdullah Azizah Fatmawati Azizah, Restu Noor Azzahra, Hanifah Insyiroh Bachuroh Fasda Binuko, Raafika Studiviani Dwi Burhannudin Ichsan Darmawan, Alvien Davina, Aifa Putri Desi Ekawati Devi Usdiana Rosyidah Dwi Budi Santoso Eka Pramudian Rismayanti Em Sutrisna Erna Herawati Erna Herawati, Erna Fadhila, Zahra Hayuna Faradisa, Nida Faricha Kurnia Illahi Farida, Dany Farma, Aufa Faza Fauzan Fasda, Bachuroh Fiftin Desy Auliafadina Fiftin Desy Auliafadina, Fiftin Desy Firda, Fathiyyatu Assadiy Firdausi, Nida Faradisa Fithriyah, Sa'idatul Flora Ramona Sigit Prakoeswa Futana, Ninda Pradani Geraldo Zikri Azmi Ramadhan Guntur Adi Wibowo Hadi, Cahyono Handayani, Alya Nurkinasih Putri Happy Kurnia Permatasari Hasabi, Faris Hasmeinda Marindratama Hasmeinda Marindratama, Hasmeinda Hasna, Bilqis Herdian Alfiya Hilyati, Nor Ihsan, Rizki Muhammad Imronudin Imronudin, Imronudin Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iwan Setiawan Jatri Amellcia Andriani Khairunnisa, Edgina Kumala, Aswa Arsa Kurniati, Yunu Prastyo Kurniawati, Yuni Prastyo Latifah, Lisanul Lestari, Nining Lili Puspadewi Listiana Masyita Dewi Mahabhagawati, Iga Kustin Marti Eka Ning Tias Maulana, Taqwa Ziyan Mayangsari, Ayu Meilianda, Chellin Moch Althof Naufal Ardhi Muhajiriansyah, Muhajiriansyah Muhamad Nur Sidiq Muhammad Adnan Muhammad Irvan Muyassar, Ziyad Agung Muzakar Isa Nadya Dwi Puspitasari Najwa Chindykia Yuliasta Nendika Dyah Ayu Murika Sari Nida Faradisa Fauziyah Nurhayani nurhayani Nurnawati Soga Paramadina, Izzati Parawansa, Karmila Indar Parawansa Praswati, Aflit Puspadewi, Lili Puspitasari, Nadya Dwi Restu Noor Azizah Retno Sintowati - Retno Wulandari Retno Wulandari Rismayanti, Eka Pramudian Rosyidah, Dewi Usdiana Rosyita, Fadhilla Jihan S Sulistyani Safira, Aulia Mega Saiful Hidayat Salsabila, Naura Sania Nurul Qurrata Sari, Dhony Nurlita Sari, Nur Amalia Sari, Winda Atika Setyawan, Ari Bambang Sidiq, Muhamad Nur Siti Soekiswati Soga, Nurnawati Sri Wahyuni Subiantoro Subiantoro Sulastijah, Siti Sulistyani , S Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani, S Sulthon, Pradestya Achmad Sumbaga, Utari Anggit Suryanto Susanto, Syarafina Ayu Putri Susanto, Syarafina Ayu Putru Syawaliyah, Ainun Nimah Tias, Marti Eka Ning Tishya Fadiliafasha Tri Agustina Triwijaya, Dedy Tuanaya, Muhammad Rizqy Noer Udiani, Asih Arifah Utami, Shindy Yudha Wasifah, Wasifah Widodo, Dhito Widodo, Dhito Putranto Dwi Widyananda, Honesty Trisna Wiyadi Wiyadi Yunandar, Rio Yuni Prastyo Kurniati Yunus Yunus Zahrani, Ayu Zahro, Ikhya' Izatus Zakaria, Revalina Adinda