Claim Missing Document
Check
Articles

Korelasi Selisih Waktu Matahari Terbit Lokal - Jam Kerja Dengan Perubahan Indeks Masa Tubuh Selama Pandemi Covid-19 Romadhon, Yusuf Alam; Sintowati, Retno
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Indonesia dengan wilayah geografis yang luas, menyebabkan bervariasinya jam terbit matahari lokal secara relative dengan mulainya jam kerja yang umumnya disepakati jam 08.00 pagi. Perubahan berat badan selama pandemi Covid-19, menjadi perhatian banyak peneliti, terkait dengan peningkatan insidensi obesitas dalam populasi. Tujuan: menganalisis korelasi variasi jam terbit matahari lokal secara relative dengan mulainya jam kerja dengan perubahan berat badan selama pandemic Covid-19. Metode: pada semester kedua berlangsungnya pandemi Covid-19 di Indonesia [Desember 2020] dilakukan penelitian dengan desain potong lintang melibatkan responden yang direkrut melalui platform media sosial Whatapps. Data yang dikumpulkan meliputi data demografi dan data perubahan berat badan dari sebelum dan saat pandemi berlangsung. Penentuan jam matahari terbit lokal dilakukan dengan menggunakan aplikasi google jadwal sholat lima waktu dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Hasil: didapatkan korelasi yang signifikan antara selisih jam matahari terbit lokal – jam mulai kerja dengan perubahan indeks masa tubuh sebelum dan saat pandemic dengan nilai r=-0.169 dan nilai p=0.040. Simpulan: semakin lama jarak waktu matahari terbit lokal – jam mulai kerja, semakin kecil perubahan indeks masa tubuh yang terjadi.
Korelasi Selisih Terbit Matahari Lokal - Jam Kerja Dengan Status Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19 Romadhon, Yusuf Alam; Abdussalaam, Arrizqi Hafidh
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental selama pandemi Covid-19 telah menjadi bagian penting dalam pengelolaan pasien Covid-19 dalam perspektif continuum of care. Kesehatan mental yang buruk memperparah keadaan klinis seseorang ketika terinfeksi Covid-19. Di negara Indonesia, berkaitan dengan luasnya wilayah, membuat bervariasinya selisih jarak waktu antara jam matahari terbit lokal dengan jam mulai kerja [08.00]. Tujuan: menganalisis korelasi selisih waktu jam matahari terbit lokal – jam mulai kerja dengan status kesehatan mental selama pandemi Covid-19. Metode: dengan merekrut peserta melalui platform whatsapp, penelitian ini dilakukan dengan desain potong lintang. Penelitian ini menganalisis korelasi antara selisih waktu jam matahari terbit lokal dengan status kesehatan mental. Data jam matahari terbit lokal didapatkan dengan searching di mesin pencari Google dengan menggunakan tanggal time stamp dari google formulir. Sedangkan status mental diukur dengan menggunakan kuesioner depression anxiety stress scale [DASS] 21. Hasil: selisih jarak waktu matahari terbit lokal – jam mulai kerja berkorelasi negative dengan tingkat depresi [r=-0.169; p=0.040] dan tingkat anxietas [r=-0.191; p=0.020]. Kesimpulan: semakin pendek jarak waktu matahari terbit lokal – jam mulai kerja, semakin tinggi tingkat depresi dan tingkat anxietas dalam korelasi lemah.
Hubungan Antara Risiko Kardiovaskuler dengan Fungsi Kognitif pada Lansia di Kartasura Sulistyani, Sulistyani; Romadhon, Yusuf Alam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cardiovascular disease is still a major public health problem. The Indonesian population is an aging population, and the number of dementia cases is increasing. A good understanding of the correlation between the risk of cardiovascular disease and dementia will increase the accuracy in the long-term prevention of dementia in the community. This study was intended to examine the correlation between cardiovascular risk and early signs of dementia. 89 elderly integrated health center participants were voluntarily involved in this study. This research is a cross-sectional design. Respondents were measured for cardiovascular risk, using the Jakarta Cardiovascular Score (SKJ) and measuring cognitive function using the Mini-Mental State Examination (MMSE). Statistical analysis using correlation and mean difference. There is a negative correlation between the Jakarta Cardiovascular Score and the MMSE score (r=-0.311; p=0.003). In the analysis of mean differences, it was found that there was a significant difference between mild, moderate, and high cardiovascular risk in cognitive decline (MMSE score) respectively, the MMSE mean [27.29; SD=3.51], [25.55; SD=5.42], and [24.82; SD=4.51]; with p-value = 0.010. There is an inverse correlation between cardiovascular risk and cognitive function, statistically significant
Edukasi Kepatuhan Minum Obat Pada Ny. W Dengan Hipertensi (Sebuah Laporan Kasus Pendekatan Kedokteran Keluarga) Romadhon, Yusuf Alam; Tias, Marti Eka Ning; Puspadewi, Lili; Soga, Nurnawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A 70 years old woman was diagnosed with hypertension for 2 years. Diagnosis of hypertension is known from the elderly posyandu examination. There is a family history of hypertension, diabetes, goitre nodusa, and COPD. Two extended family members have risky behaviors, namely smoking and alcohol. The patient lives in the same house with a smoking family member. The type of extended family and entering stage five according to Duval. The relationship between family members is harmonious, APGAR Family shows a healthy function. The SCREEM function stands out, the patient has a Javanese ethnic background, is “sensitive” to what neighbors say, does not optimize the JKS-KIN card they have, and has low formal education. Biomedical diagnosis: hypertension stage I (155/90 mmHg), obesity grade I (BMI 24.9 kg / M2). Holistic diagnosis: psycho-emotionally there is a thought that the disease is getting worse, so she often feel worried about it. The caring behavior of family members is good, but knowledge of the disease and efforts to manage it are still lacking, so that they do not take medication regularly, and the diet is not balanced. The interventions given were pharmacological therapy from the Puskesmas, and from the author's team, providing education on the importance of regularly taking medication, and making a balanced diet program. Blood pressure fell at the following two visits, 135/90 mmHg and 135/85 mmHg, respectively.
Perbedaan Status Kesehatan Mental, Tekanan Darah dan Indeks Massa Tubuh antara Pegawai Pemerintah vs Non Pegawai Pemerintah (Sebuah Studi Observasional di Indonesia) Sintowati, Retno; Romadhon, Yusuf Alam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan usia harapan hidup telah menjadi fenomena utama di negara-negara maju, dengan komposisi penduduk didominasi populasi lanjut usia. Konsekuensinya adalah tingginya beban penyakit tidak menular, seperti penyakit kardiovaskuler, tekanan darah tinggi, dan problema kesehatan mental. Pekerjaan ASN mempunyai tekanan untuk menghasilkan kinerja prima, dan dari beberapa penelitian didapatkan bahwa indikator kesehatan seperti overweight/obese, obesitas sentral, perilaku merokok mencapai sepertiga hingga separuh dari populasi instansi yang diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kesehatan mental, tekanan darah dan indeks masa tubuh antara ASN vs non ASN. Penelitian berdesain studi potong lintang ini, dilakukan pada periode waktu November 2021. Pengambilan data meliputi pemeriksaan antropometri, tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut dan lingkar pinggang. Subyek penelitian ini merupakan anggota keluarga atau tetangga dekat dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tingkat depresi, anxietas dan stress didapat dari pengisian kuesioner depression, anxiety, stress scale-21 [DASS-21] versi Indonesia. Data dianalisis dengan membandingkan rerata tingkat depresi, anxietas, stress, indeks masa tubuh, rasio lingkar pinggang – panggul, dan diuji menggunakan uji alternative Mann Whitney U test. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa pada aspek kesehatan mental, rerata tingkat depresi, anxietas dan stress dari ASN lebih rendah dibandingkan dengan non ASN, secara berurutan nilai p = 0.002, 0.001, dan 0.001. Rerata tekanan darah ASN baik sistolik maupun diastolic, dan juga indeks masa tubuh lebih tinggi dibandingkan non ASN secara berurutan nilai p = 0.004, 0.009 dan 0.001. Semua nilai p secara statistic signifikan (kurang dari 0.05 dan lebih dari 0.001). Kesimpulan : Kesehatan mental ASN lebih baik dibandingkan dengan non ASN, tetapi tekanan darah dan indeks masa tubuh ASN lebih buruk dibandingkan dengan non ASN
Pengaruh rokok pada tekanan darah, indeks masa tubuh dan rasio lingkar pinggang / panggul (sebuah studi observasional di Indonesia) Romadhon, Yusuf Alam; Kurniati, Yuni Prastyo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: penyakit kardiovaskuler telah menjadi masalah kesehatan global dan nasional, dimana hipertensi dan obesitas menjadi factor contributor utama. Rokok di Indonesia masih menjadi lima besar komoditas belanja rumah tangga. Belum banyak digali bagaimana pengaruh rokok terhadap tekanan darah dan obesitas. Tujuan: mengevaluasi pengaruh rokok terhadap tekanan darah, indeks masa tubuh dan rasio lingkar pinggang / panggul. Metode: studi potong lintang yang melibatkan anggota keluarga / tetangga dekat mahasiswa FKUMS dalam program Field Lab dengan tetap menegakkan protocol kesehatan di bulan November 2020. Data yang dikumpulkan meliputi data demografi, antropometri dan tekanan darah. Hasil: sebanyak 435 responden secara sukarela mengikuti penelitian ini. Dari analisis bivariat didapatkan rerata [SD] tekanan darah sistolik, diastolic, indeks masa tubuh dan rasio lingkar pinggang/panggul antara perokok vs non-perokok secara berurutan: 125.06[15.31] vs 118.92 [14.51] mmHg; p=0.000; 83.11[8.91]vs80.01[9.65] mmHg; p=0.010; 24.81[3.88] vs 23.95[4.16] kg/m2; p=0.106; 0.92[0.09] vs 0.89[0.08]; p=0.001. Simpulan: merokok berpengaruh dalam meningkatkan tekanan darah sistolik dan diastolic serta rasio lingkar pinggang/panggul, tetapi tidak dengan indeks masa tubuh.
HUBUNGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU DAN KADAR ASAM URAT DENGAN FUNGSI KOGNITIF PASIEN STROKE ISKEMIK Meilianda, Chellin; Setiawan, Iwan; Sulistyani , S; Romadhon, Yusuf Alam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan fungsi kognitif pasca stroke iskemik dapat terjadi pada 20% hingga 80% penderita stroke, yang dapat menganggu kualitas hidup manusia karena akan timbul gangguan dalam perencanaan, konservasi, kemampuan daya ingat baik jangka pendek atau panjang, kemampuan berpikir logis, strategi dalam berpikir seseorang dan kemampuan berbahasa. Oleh karena itu, urgensi penelitian ini mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi kognitif pasien stroke iskemik seperti kadar gula darah sewaktu dan kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar gula darah sewaktu dan kadar asam urat dengan fungsi kognitif pasien stroke iskemik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbentuk analitik observasional dengan desain cross sectional. Sumber data berasal dari data primer berupa kuisioner MMSE ( Mini Mental State Examination) dan data sekunder rekam medis pasien. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jatinom, Klaten sejak bulan oktober hingga November. Temuan uji bivariat dengan chi square ditemukan signfikansi kadar gula darah sewaktu 0,026 (p<0,05) dan signfikansi kadar asam urat 0,326 (p>0,05) yang menunjukkan hanya kadar gula gula darah sewaktu yang berhubungan signifikan dengan fungsi kognitif pasien stroke iskemik, namun kadar asam urat hasilnya tidak terdapat hubungan yang signfiikan. Dari hasil temuan, terdapat hubungan antara kadar gula darah sewaktu dengan penurunan fungsi kognitif sedangkan kadar asam urat tidak berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif pasien stroke iskemik.
PENGARUH KEDEKATAN TEMPAT TINGGAL DENGAN PANTAI TERHADAP TEKANAN DARAH DAN KESEHATAN MENTAL (SEBUAH STUDI OBSERVASIONAL DI INDONESIA) Romadhon, Yusuf Alam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"Pendahuluan: Transisi epidemiologi telah melanda berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Hipertensi dan problem kesehatan mental telah menjadi permasalahan kesehatan utama secara nasional di Indonesia. Pemahaman yang memadai mengenai faktor risiko lingkungan merupakan suatu tuntutan seiring dengan perubahan lingkungan yang dramatis akhir-akhir ini. Lingkungan pantai merupakan salah satu faktor lingkungan yang perlu diketahui sebagai faktor risiko / protektif penyakit kardiovaskuler dan gangguan kesehatan mental. Masih terbatas pengetahuan mengenai hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kedekatan tempat tinggal dengan pantai terhadap tekanan darah dan kesehatan mental. Metode: Penelitian berdesain potong lintang ini, merekrut subyek penelitian yang merupakan anggota keluarga atau tetangga dekat dari mahasiswa FK UMS yang aman dari penularan Covid-19. Penelitian ini dilakukan selama dua tahun 2020 dan 2021. Data yang diambil meliputi data demografik, dan hasil pengukuran tekanan darah sistolik/diastolic, serta pengisian mandiri kuesioner depression anxiety stress scale-21 (DASS-21). Hasil: rerata tekanan darah sistolik, tingkat gejala depresi, ansxietas dan stress lebih tinggi secara berurutan rerata (SD) dan p <70km vs 70km+ sebagai berikut 120.12(15.48) vs 118.31(14.88) p=0.030; 1.99 (2.37) vs 1.55(1.98) p=0.000; 2.75(2.58) vs 2.30(2.44) p=0.001; 3.23( 3.03) vs 2.80(3.13) p=0.010. Kesimpulan: Mereka yang bertempat tinggal kurang dari 70 km dekat dengan pantai secara signifikan lebih tinggi tekanan darah sistolik, tingkat gejala depresi, anxietas dan stress dibandingkan dengan yang lebih jauh. "
PERBANDINGAN UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum) DENGAN PENGENCER TWEEN DAN PEG TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti Geraldo Zikri Azmi Ramadhan; Retno Sintowati; Nurhayani, Nurhayani; Yusuf Alam Romadhon
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7809

Abstract

The Aedes aegypti mosquito is the main vector for transmitting the Dengue virus which causes Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Synthetic larvicide is a method commonly used to break the life cycle of the Aedes aegypti mosquito. Water guava leaves contain phenols (flavonoids), saponins, tannins, alkaloids and polyphenols, which can be used as natural larvicides. The aim of this research was to determine the effectiveness of ethanol extract of water guava leaves (Syzygium aqueum) with TWEEN and PEG diluents on the mortality of Aedes aegypti larvae, as well as a comparison of the effectiveness of the two. This type of research is an experimental laboratory with a posttest only control group design using observation techniques for the control and treatment groups.There were 3 control groups consisting of 1 positive control group (abate) and 2 negative control groups (TWEEN and PEG diluent). There were 4 treatment groups, namely TWEEN and PEG diluents which were added with water guava leaf ethanol extract with concentrations of 1.5% or 2%. The Aedes aegypti larvae used as samples were instars III to IV. Mortality of Aedes aegypti larvae for the 7 groups was recorded every 6 hours for 24 hours. Larval mortality data is not normally distributed and the variance is not homogeneous, so the mean difference test uses non-parametric Kruskal-Wallis statistics. The results of this test showed a real difference (sig.p<0.005), so it was continued with the Post-Hoc Mann Whitney test to determine more specific differences (effectiveness). The results of the Mann Whitney test showed that the ethanol extract of water guava leaves (Syzygium aqueum) with TWEEN and PEG diluent was effective on the mortality of Aedes aegypti larvae (sig.p<0.005), with the same level of effectiveness (sig.p>0.005), so it can be concluded that the ethanol extract of water guava leaves (Syzygium aqueum) with TWEEN and PEG diluents are equally effective against the mortality of Aedes aegypti larvae
The Effect of Service Quality, Infrastructure, and Hospital Image on Patient Satisfaction in Pharmaceutical Services at the Outpatient Pharmacy Depot of RSUD Dr. Harjono Ponorogo Setyawan, Ari Bambang; Setyawan, Anton Agus; Romadhon, Yusuf Alam
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 4 No. 12 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v4i12.944

Abstract

This study aims to analyze the effect of service quality, infrastructure, and hospital image on patient satisfaction in pharmaceutical services at the outpatient pharmacy depot of RSUD Dr. Harjono Ponorogo. The research method used is quantitative correlational research with a descriptive quantitative approach. The population consists of 200 patients who purchased medications at the Outpatient Pharmacy Depot of RSUD Dr. Harjono Ponorogo in May 2025, with total sampling technique. Data collection was conducted using questionnaires with a Likert scale. Data analysis techniques included validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis. The results showed that service quality has a positive and significant effect on patient satisfaction (t = 7.230, sig = 0.000), infrastructure has a positive and significant effect on patient satisfaction (t = 6.846, sig = 0.000), and hospital image has a positive and significant effect on patient satisfaction (t = 9.312, sig = 0.000). Simultaneously, service quality, infrastructure, and hospital image have a significant effect on patient satisfaction (F = 187.729, sig = 0.000). The coefficient of determination (Adjusted R²) is 0.738, indicating that 73.8% of patient satisfaction variation is explained by the three independent variables. The study concludes that improving service quality, infrastructure, and hospital image is crucial for enhancing patient satisfaction in pharmaceutical services.
Co-Authors Abdussalaam, Arrizqi Hafidh Abdussalam, Arrizqi Hafidh Adang Muhammad Gugun Aflit Nuryulia Praswati Almansyah, Wanda Emdia Alyssa Sindy Jatiningtyas andi hermawan Andriani, Jatri Amellcia Anggitaratri, Zakia Novi Anika Candrasari Anton Agus Setyawan Arfa Bima Firizqina Arfa Bima Firizqina, Arfa Bima Arismar, Fiqi Rahardian Arrantissi, Syauqi Hanif Arrizqi Hafidh Abdussalaam Aryati, Mandarini Dwi Putri Asti Nurhayati Asyari, Aulya Rahmanisa Paramitha Aulia Mega Safira Ayuningrum, Nyovita Azenta, Moch. Tabriz Aziz, Yusuf Abdullah Azizah Fatmawati Azizah, Restu Noor Azzahra, Hanifah Insyiroh Bachuroh Fasda Binuko, Raafika Studiviani Dwi Burhannudin Ichsan Darmawan, Alvien Davina, Aifa Putri Desi Ekawati Devi Usdiana Rosyidah Dwi Budi Santoso Eka Pramudian Rismayanti Em Sutrisna Erna Herawati Erna Herawati, Erna Faradisa, Nida Faricha Kurnia Illahi Farida, Dany Farma, Aufa Faza Fauzan Fasda, Bachuroh Fiftin Desy Auliafadina Fiftin Desy Auliafadina, Fiftin Desy Firda, Fathiyyatu Assadiy Firdausi, Nida Faradisa Fithriyah, Sa'idatul Flora Ramona Sigit Prakoeswa Futana, Ninda Pradani Geraldo Zikri Azmi Ramadhan Hadi, Cahyono Handayani, Alya Nurkinasih Putri Happy Kurnia Permatasari Hasabi, Faris Hasmeinda Marindratama Hasmeinda Marindratama, Hasmeinda Hasna, Bilqis Herdian Alfiya Hilyati, Nor Ihsan, Rizki Muhammad Imronudin Imronudin, Imronudin Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iwan Setiawan Jatri Amellcia Andriani Khairunnisa, Edgina Kumala, Aswa Arsa Kurniawati, Yuni Prastyo Latifah, Lisanul Lestari, Nining Lili Puspadewi Listiana Masyita Dewi Mahabhagawati, Iga Kustin Marti Eka Ning Tias Maulana, Taqwa Ziyan Mayangsari, Ayu Meilianda, Chellin Muhajiriansyah, Muhajiriansyah Muhamad Nur Sidiq Muhammad Adnan Muhammad Irvan Muyassar, Ziyad Agung Muzakar Isa Nadya Dwi Puspitasari Nendika Dyah Ayu Murika Sari Nida Faradisa Fauziyah Nurhayani nurhayani Nurnawati Soga Parawansa, Karmila Indar Parawansa Praswati, Aflit Puspadewi, Lili Puspitasari, Nadya Dwi Restu Noor Azizah Retno Sintowati - Retno Wulandari Retno Wulandari Rismayanti, Eka Pramudian Rosyita, Fadhilla Jihan S Sulistyani Safira, Aulia Mega Saiful Hidayat Salsabila, Naura Sania Nurul Qurrata Sari, Dhony Nurlita Sari, Nur Amalia Sari, Winda Atika Setyawan, Ari Bambang Sidiq, Muhamad Nur Soga, Nurnawati Sri Wahyuni Subiantoro Subiantoro Sulastijah, Siti Sulistyani , S Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani, S Sulthon, Pradestya Achmad Sumbaga, Utari Anggit Suryanto Susanto, Syarafina Ayu Putri Syawaliyah, Ainun Nimah Tias, Marti Eka Ning Tri Agustina Tuanaya, Muhammad Rizqy Noer Udiani, Asih Arifah Wasifah, Wasifah Widodo, Dhito Widodo, Dhito Putranto Dwi Widyananda, Honesty Trisna Wiyadi Wiyadi Yunandar, Rio Yuni Prastyo Kurniati Yunus Yunus Zahrani, Ayu Zahro, Ikhya' Izatus Zakaria, Revalina Adinda