Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Service Quality, Infrastructure, and Hospital Image on Patient Satisfaction in Pharmaceutical Services at the Outpatient Pharmacy Depot of RSUD Dr. Harjono Ponorogo Setyawan, Ari Bambang; Setyawan, Anton Agus; Romadhon, Yusuf Alam
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 4 No. 12 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v4i12.944

Abstract

This study aims to analyze the effect of service quality, infrastructure, and hospital image on patient satisfaction in pharmaceutical services at the outpatient pharmacy depot of RSUD Dr. Harjono Ponorogo. The research method used is quantitative correlational research with a descriptive quantitative approach. The population consists of 200 patients who purchased medications at the Outpatient Pharmacy Depot of RSUD Dr. Harjono Ponorogo in May 2025, with total sampling technique. Data collection was conducted using questionnaires with a Likert scale. Data analysis techniques included validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis. The results showed that service quality has a positive and significant effect on patient satisfaction (t = 7.230, sig = 0.000), infrastructure has a positive and significant effect on patient satisfaction (t = 6.846, sig = 0.000), and hospital image has a positive and significant effect on patient satisfaction (t = 9.312, sig = 0.000). Simultaneously, service quality, infrastructure, and hospital image have a significant effect on patient satisfaction (F = 187.729, sig = 0.000). The coefficient of determination (Adjusted R²) is 0.738, indicating that 73.8% of patient satisfaction variation is explained by the three independent variables. The study concludes that improving service quality, infrastructure, and hospital image is crucial for enhancing patient satisfaction in pharmaceutical services.
Peningkatan Pengetahuan tentang Pengelolaan Scabies pada Santriwati Pondok Pesantren Modern: Increased Knowledge about the Management of Scabies in Female Students of Modern Islamic Boarding School Romadhon, Yusuf Alam; Kurniati, Yuni Prastyo; Farma, Aufa Faza Fauzan; Yunandar, Rio; Tuanaya, Muhammad Rizqy Noer
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i2.5770

Abstract

Scabies is a skin disease caused by an infestation of the ectoparasite Sarcoptes scabiei var hominis, which creates tunnels that cause clinical manifestations of itching at night. Health promotion through health hygiene literacy for scabies prevention is essential in various literature. Education is the delivery of health information and an effort to increase motivation/enthusiasm, skills, and confidence in carrying out health actions related to scabies management. According to the author, this comprehensive solution, besides increasing the literacy of individual students and teachers, also increases sustainability in a more comprehensive management of scabies in the future. A total of 60 people, consisting of 56 female students and 4 ustadzah, voluntarily participated in this activity to completion. An indicator of the effectiveness of implementing this activity is improving management knowledge as measured by the participants' pre vs post-test scores. There is a significant average increase in knowledge of scabies management. If we look at the proportion of participants who experienced an increase in their knowledge of scabies management, it was found that 95 percent of the participants had an increase in their knowledge, indicating the effectiveness and sustainability of this educational program. Education that aims to increase knowledge of scabies management as a whole runs effectively and shows the sustainability of this program in the future. These results are expected to increase independence in managing scabies effectively in modern Islamic boarding schools.
Shalat sebagai Aktivitas Kognitif Kompleks: Kajian Teoretis dan Studi Kualitatif Romadhon, Yusuf Alam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara ontologis kajian neurosains shalatberada satu rumpun dengan meditasi. Masih terbatas kajian neurosainstentang aspek kognitif dari shalat. Secara fenomonelogi subyektifshalat merupakan aktivitas ibadah agama Islam dimulai dengan niat,pelaku merubah orientasi kesadarannya menjadi kurang/mengabaikansama sekali sekitarnya, memberikan perhatian penuh pada hal-hal yangharus disadari pada shalat, mulai gerakan shalat,munajat [‘berdialog’]kepada Allah [Tuhan], ‘merasa’ diperhatikan Allah, bersungguhsungguhmelakukan hal-hal yang ‘disukai’ Allah dalam shalat [totalsurrender], memahami makna bacaan shalat, merefleksikan diri padamakna bacaan-bacaan tersebut, dan pahala yang diterima tergantungpada seberapa besar bagian yang disadarinya. Dalam konteks orangIndonesia, terdapat aktivitas kognisi translasi bahasa Arab ke dalambahasa ibu ketika menjalankan beban kognisi shalat. Tujuan:Mengeksplorasi jenis-jenis aktivitas kognitif yang terlibat ketikaseseorang melakukan shalat. Metoda: Ekstraksi studi kepustakaanneurosains tentang meditasi, shalat, dan tugas-tugas kognitifkonsentratif lainnya, pelacakan teks-teks agama yang relevan dan studikualitatif dengan wawancara mendalam pada narasumber kompeten(snowball). Hasil dan kesimpulan: Dua aktivitas kognitif utamadalam shalat: pertama, aktivitas kognitif “pro tugas” meliputiperubahan kesadaran dari kesadaran basal, penggunaan memori kerjadimana terdapat interaksi antara memori jangka pendek dan memorijangka panjang untuk memahami bacaan yang dilafalkan, penerapan“theory of mind [teori pikiran]”, kedua, aktivitaskognitif “kontra tugas”yang diperankan oleh default mode network (DMN) yang mendasaripikiran mengembara (mind wandering) yang menjadi pengganggutugas kognisi. Disamping itu, terdapat konsep trait yang menunjukkanbukti plastisitas otak karena repetisi aktivitaskognitif shalat dalamjangka waktu lama. Perlu studi pencitraan syaraf dan elektrofisiologilebih lanjut untuk mengkonfirmasi secara kualitatif dan kuantitatifterhadap aktivitaskognitif shalat.
MODEL PENGUKURAN KEKHUSYUKAN SHOLAT DENGAN PEMERIKSAAN ELEKTROFISIOLOGI KUANTITATIF Romadhon, Yusuf Alam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penelitian sebelumnya didapatkan dua jenis daerah otak yang terlibat dalam sholat yakni pro tugas dan kontra tugas. Hasil ini perlu ditindaklanjuti untuk mendapatkan model pengukuran yang dapat mengkuantifikasi tingkat kekhusyukan seseorang ketika sholat dengan menggunakan pendekatan studi elektrofisiologi. Selanjutnya model kuantifikasi ini dapat digunakan untuk memberikan umpan balik tentang kualitas khusyuk sholat, dan memberikan peluang identifikasi faktor determinan kesehatan dari aktivitas sholat dengan berbasis studi elektrofisiologi. Tujuan: Mendapatkan model pengukuran kekhusyukan sholat berbasis pemeriksaan elektrofisiologi Metoda: Pengukuran amplitudo gelombang alfa diukur pada saat basal selama dua menit dan pada saat melakukan sholat. Elektroensefalogram direkam secara kontinu dengan alat EEG Natus Neurologi TM (Canada), 20 elektroda (sistem 10 – 20) dari Ag/AgCl dengan impedance 5 kilo Ohm, data didapat dengan software XLtek, filter 1 – 70 Hz, sensitifitas 7 mikro volt/mm, rentang power 0 – 196 mikro volt. Dipilih hasil rekaman yang bebas artefak untuk kemudian dianalisis. Pelaporan dengan menggunakan pendekatan event related desynchronization / event related resynchronization dari amplitudo gelombang alfa. Hasil dan Kesimpulan: Secara umum didapatkan ERD tertinggi saat takbir, kemudian menurun sepanjang sholat. ERD kontra tugas didapatkan meningkat setelah momen takbir. Terdapat perbedaan pola ERD pada dua subyek penelitian. Pola pertama, tinggi, kemudian naik dan selanjutnya turun landai. Pola kedua, saat takbir tinggi, kemudian turun curam dan kemudian melandai.
Ritme Sirkadian Stresor pada Komunitas Wanita Muslim Jawa Romadhon, Yusuf Alam; Abdussalaam, Arrizqi Hafidh
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Secara epidemiologi telah terbukti bahwa kejadian serangan jantung dan serebrovaskuler tertinggi di waktu pagi hari. Dan kepustakaan menyebutkan bahwa kondisi kardiovaskuler berada dalam posisi paling rentan di waktu pagi hari. Stres mempunyai pengaruh kuat sebagai pemicu serangan kardiovaskuler telah banyak dibuktikan dari kepustakaan. Hingga kini masih sedikit penelitian yang mengkaji ritme sirkadian stres tersebut.Tujuan: Mendapatkan gambaran diskriptif distribusi stres dalam kaitannya ritme sirkadian pada populasi wanita Jawa MuslimMetoda: Sebanyak 30 wanita dari kader Aisyiyah Makamhaji Kartasura dan Kader Posyandu mengisi buku catatan harian stres. Peserta penelitian mencatat setiap adanya perubahan suasana hati terkait stres dalam lima waktu sholat wajib dan sunah dhuha, dalam periode waktu 8 minggu. Buku catatan dikumpulkan dan dianalisis serta ditabulasi Hasil: Didapatkan 516 catatan kejadian stimuli stresor yang mempengaruhi suasana hati. Distribusi stresor terbanyak di waktu subuh - dhuha sebesar 40.7%, disusul saat zuhur 25.97%, ashar 16.67%, maghrib 11.05% dan terkecil saat isya 5.62% Kesimpulan: Kejadian pemicu stres terbanyak di waktu ubuh - dhuha memperkuat gagasan kejadian serangan stroke dan serebrovaskuler di pagi hari.
Korelasi Event Related Potential-Frekuensi Denyut Jantung pada Event Takbir, Sepertiga Bagian Pertama, Tengah dan Akhir dari Sholat pada Pria Dewasa Muda Sehat Romadhon, Yusuf Alam; Sulistyani, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penelitian sebelumnya mendapatkan kesimpulan bahwa aktivitas sholat dapat menurunkan denyut jantung sebagai penanda keadaan rileks. Belum pernah dikaji korelasi antara aktivitas kognitif sholat dengan berbagai segmen aktivitas sholat dengan variasi denyut jantung. Tujuan: Untuk mendapatkan gambaran tingkat korelasi aktivitas kognitif sholat dengan variasi denyut jantung antar berbagai segmen aktivitas sholat. Metode: Penelitian ini melibatkan 14 orang pria muda sehat memeragakan aktivitas sholat dalam keadaan duduk dan mata terpejam. Diukur dengan metoda EEG kuantitatif dan EKG pada lead I pada momen waktu takbir, sepertiga bagian pertama, tengah, dan akhir. Hasil: Didapatkan korelasi yang secara statistik bermakna pada momen takbir yakni r = -0.616 dan nilai p = 0.019 serta resultan nilai ERP dan HR di semua momen dengan nilai r = -0.401 dan p = 0.002 Kesimpulan: secara umum aktivitas sholat membuat keadaan menjadi rileks dan korelasi signifikan secara statistik berada di momen takbir.
Analisis Fenomenologik Narasi Stres pada Wanita Jawa Muslim Romadhon, Yusuf Alam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita lebih rentan untuk mengalami depresi dan gangguan mental. Stres mempunyai hubungan signifikan dengan penyakit-penyakit degeneratif pada populasi lansia. Masih sedikit literatur yang mengungkap persepsi peristiwa kehidupan yang dinilai sebagai sumber stres, bagaimana dampak emosional, perilaku dan perubahan pada fisiologis tubuh serta bagaimana strategi koping yang digunakan pada komunitas wanita Jawa Muslim. Mendapatkan gambaran diskriptif mengenai pengalaman fenomenologik stresor, dampak bio-psiko-emosional dan strategi koping pada komunitas wanita Jawa Muslim. Sebanyak 30 wanita peserta pelatihan manajemen stres dengan sholat mengisi buku catatan harian stres. Peserta penelitian mencatat setiap adanya perubahan suasana hati terkait stres dalam lima waktu sholat wajib dan sunah dhuha, dalam periode waktu 8 minggu. Buku catatan dikumpulkan dan dianalisis dengan pendekatan teori stres yang relevan. Didapatkan 216 quote dan 516 peristiwa stresor yang mempengaruhi suasana hati. Stresor terbanyak adalah masalah anak di pagi hari. Respons emosional terbanyak tentang marah, respons perilaku terbanyak respons verbal (ngomel), dan respons fisiologis terbanyak adalah capek/lelah. Strategi koping kognitif spiritual terbanyak yang dilakukan adalah semeleh – pasrah. Sumber stresor, respons emosional, respons perilaku secara umum sama dengan yang disebut dalam buku teks, tetapi terdapat ekspresi kultural Jawa Muslim semeleh – pasrah sebagai strategi koping kognitif.
Perbedaan Gender Fungsi Kognitif dan Denyut Jantung pada Event Takbir Sholat dengan Pendekatan Pengukuran Elektrofisiologi Kuantitatif Romadhon, Yusuf Alam; Sintowati, Retno
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pada penelitian sebelumnya telah dibuktikan bahwanilai tertinggi korelasi fungsi kognitif otak dengan denyut jantungberada di event takbir sholat pada pria dewasa muda. Belum adapenelitian yang mengeksplorasi korelasi fungsi kognitif otak dengandenyut jantung pada wanita dewasa muda, serta membandingkannyadengan pria.Tujuan: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbedaangender korelasi fungsi kognitif otak dengan denyut jantung denganmenggunakan pendekatan elektrofisiologi kuantitatif.Metode: sebanyak 29 subyek terlibat dalam penelitian ini (14 pria dan15 wanita). Responden diperintahkan melakukan sholat dalam posisiduduk sedang kepala terpasang penyadap listrik otak. Metodepengukuran dengan menggunakan pendekatan event related potential[ERP] membandingkan amplitudo alfa saat event [takbir] denganbasal. Analisis membandingkan rerata ERP kelompok dari setiapelektroda dan korelasi antara ERP per elektroda dengan denyutjantung saat event [takbir].Hasil: tidak terdapat perbedaan rerata ERP pria [0,43 SD?1,72] danwanita [-0,07 SD?2,22] p=0,511. Pada pria korelasi antara rerataERP dan denyut jantung saat event takbir didapatkan nilai yangsignifikan [r=-0,616, p=0,019], sedangkan pada wanita tidak [r=-0,399, p=0,141].Kesimpulan: tidak terdapat perbedaan aktivitas kognitif saat takbirantara pria dan wanita, tetapi pada pria aktivitas kognitif tersebutmempunyai pengaruh signifikan terhadap perubahan denyut jantung.
Pengembangan Alat Ukur Kronotipe Berbasis Waktu Sholat untuk Komunitas Muslim Romadhon, Yusuf Alam
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: kronotipe merupakan pilihan subyektif ritme bangun– tidur seseorang sebagai representasi ritme sirkadian internaldengan ritme siang malam rotasi bumi. Alat ukur kronotipe yang adadikembangkan dari masyarakat barat di daerah sub tropis dengankultur yang berbeda. Hingga saat ini belum ada alat ukur kronotipeyang mencerminkan kultur siklus bangun – tidur komunitas Muslimyang lebih dipengaruhi oleh jam sholat. Daerah katulistiwa memilikikeunikan dimana tidak terdapat perbedaan signifikan sepanjang tahunantara panjang siang dengan malam.Tujuan: mengembangkan alat ukur kronotipe bagi komunitas Muslimyang tinggal di daerah katulistiwaMetode: pengembangan alat ukur kronotipe komunitas Muslimmengacu pada alat ukur kronotipe yang ada [Horne Ostberg], denganmenyesuaikan kebiasaan ritme bangun dan tidur komunitas Muslimdengan mengacu pada jam sholat. Alat ukur kronotipe berbasis waktusholat yang dihasilkan direview oleh sejawat dokter Muslim yangmenggunakan bahasa sehari-hari bahasa Indonesia. Uji realibilitasdengan melibatkan 116 responden [75 wanita dan 41 pria] mahasiswakedokteran preklinik dan profesi dengan rentang usia 18 – 25 tahun.Hasil: Dari analisis statistik didapatkan nilai alpha cronbach sebesar0.741, berarti mempunyai reliabilitas baik.Kesimpulan: Alat ukur kronotipe berbasis waktu sholat memilikivaliditas dan reliabilitas yang baik.
Pelatihan Manajemen Stres dengan Sholat pada Kader Aisyiyah Makam Haji Kartasura Sebagai Upaya Pencegahan terhadap Terjadinya Penyakit Kardiovaskuler Romadhon, Yusuf Alam; Sintowati, Retno
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskuler merupakan masalahkesehatan masyarakat utama saat ini. Kelompok yang rentan terkenaadalah populasi lanjut usia. Salah satu upaya yang digunakan untukmengendalikan laju kejadian penyakit kardiovaskuler tersebut adalahmanajemen stres. Saat ini belum ada pelatihan manajemen stres yangsesuai dengan kultur umat Islam. Sebagian besar anggota danpengurus aisyiyah adalah lanjut usia. Karena itu perlu dilakukanpembinaan manajemen stres yang sesuai dengan kultur umat Islamyang direpresentasikan oleh peserta dan pengurus aisyiyah MakamHaji Kartasura.Tujuan: pemberian pelatihan manajemen stres dengan sholat kepadakader Aisyiyah Makam Haji Kartasura, dengan harapan para pesertadapat menularkan keterampilan manajemen stres tersebut kepadaanggota Aisyiyah yang lain.Metode: Dilakukan pelatihan manajemen stres dengan sholat denganjadwal dan materi pelatihan yang terstruktur kepada kader AisyiyahMakam Haji Kartasura selama delapan minggu pada bulan November– Desember 2019. Peserta dibagikan buku “catatan harian” stresyang dapat dievaluasi bersama oleh instruktur.Hasil: terdapat antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihantersebut. Peserta merasakan dua manfaat yakni peningkatanpengetahuan tentang sholat dan keterampilan manajemen stresdengan sholat. Peserta berminat untuk menularkan pengalamantersebut kepada anggota Aisyiyah yang lainnya.Kesimpulan: Pelatihan manajemen stres dengan sholat memberikanmanfaat dalam pengetahuan tentang sholat sekaligus keterampilandalam mengelola stres bagi kader Aisyiyah Makam Haji KecamatanKartasura.
Co-Authors Abdussalaam, Arrizqi Hafidh Abdussalam, Arrizqi Hafidh Adang Muhammad Gugun Aflit Nuryulia Praswati Almansyah, Wanda Emdia Alyssa Sindy Jatiningtyas andi hermawan Andriani, Jatri Amellcia Anggitaratri, Zakia Novi Anika Candrasari Anton Agus Setyawan Arfa Bima Firizqina Arfa Bima Firizqina, Arfa Bima Arismar, Fiqi Rahardian Arrantissi, Syauqi Hanif Arrizqi Hafidh Abdussalaam Aryati, Mandarini Dwi Putri Asti Nurhayati Asyari, Aulya Rahmanisa Paramitha Aulia Mega Safira Ayuningrum, Nyovita Azenta, Moch. Tabriz Aziz, Yusuf Abdullah Azizah Fatmawati Azizah, Restu Noor Azzahra, Hanifah Insyiroh Bachuroh Fasda Binuko, Raafika Studiviani Dwi Burhannudin Ichsan Darmawan, Alvien Davina, Aifa Putri Desi Ekawati Devi Usdiana Rosyidah Dwi Budi Santoso Eka Pramudian Rismayanti Em Sutrisna Erna Herawati Erna Herawati, Erna Faradisa, Nida Faricha Kurnia Illahi Farida, Dany Farma, Aufa Faza Fauzan Fasda, Bachuroh Fiftin Desy Auliafadina Fiftin Desy Auliafadina, Fiftin Desy Firda, Fathiyyatu Assadiy Firdausi, Nida Faradisa Fithriyah, Sa'idatul Flora Ramona Sigit Prakoeswa Futana, Ninda Pradani Geraldo Zikri Azmi Ramadhan Hadi, Cahyono Handayani, Alya Nurkinasih Putri Happy Kurnia Permatasari Hasabi, Faris Hasmeinda Marindratama Hasmeinda Marindratama, Hasmeinda Hasna, Bilqis Herdian Alfiya Hilyati, Nor Ihsan, Rizki Muhammad Imronudin Imronudin, Imronudin Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iwan Setiawan Jatri Amellcia Andriani Khairunnisa, Edgina Kumala, Aswa Arsa Kurniawati, Yuni Prastyo Latifah, Lisanul Lestari, Nining Lili Puspadewi Listiana Masyita Dewi Mahabhagawati, Iga Kustin Marti Eka Ning Tias Maulana, Taqwa Ziyan Mayangsari, Ayu Meilianda, Chellin Muhajiriansyah, Muhajiriansyah Muhamad Nur Sidiq Muhammad Adnan Muhammad Irvan Muyassar, Ziyad Agung Muzakar Isa Nadya Dwi Puspitasari Nendika Dyah Ayu Murika Sari Nida Faradisa Fauziyah Nurhayani nurhayani Nurnawati Soga Parawansa, Karmila Indar Parawansa Praswati, Aflit Puspadewi, Lili Puspitasari, Nadya Dwi Restu Noor Azizah Retno Sintowati - Retno Wulandari Retno Wulandari Rismayanti, Eka Pramudian Rosyita, Fadhilla Jihan S Sulistyani Safira, Aulia Mega Saiful Hidayat Salsabila, Naura Sania Nurul Qurrata Sari, Dhony Nurlita Sari, Nur Amalia Sari, Winda Atika Setyawan, Ari Bambang Sidiq, Muhamad Nur Soga, Nurnawati Sri Wahyuni Subiantoro Subiantoro Sulastijah, Siti Sulistyani , S Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani, S Sulthon, Pradestya Achmad Sumbaga, Utari Anggit Suryanto Susanto, Syarafina Ayu Putri Syawaliyah, Ainun Nimah Tias, Marti Eka Ning Tri Agustina Tuanaya, Muhammad Rizqy Noer Udiani, Asih Arifah Wasifah, Wasifah Widodo, Dhito Widodo, Dhito Putranto Dwi Widyananda, Honesty Trisna Wiyadi Wiyadi Yunandar, Rio Yuni Prastyo Kurniati Yunus Yunus Zahrani, Ayu Zahro, Ikhya' Izatus Zakaria, Revalina Adinda