p-Index From 2021 - 2026
8.442
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) WARTA Jurnal Kesehatan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education The Indonesian Journal of Public Health Public Health of Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal SOLMA JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kesehatan Global PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Jurnal Pengabdian UNDIKMA Lontara: Journal of Health Science and Technology Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Urecol Journal. Part C: Health Sciences Prosiding University Research Colloquium Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Warta LPM Jurnal Kesehatan Lontara Journal Of Health Science And Technology Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Berkawan KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship of Perceived Stigma Among PLHIV with Utilization of Care Support and Treatment (CST) Services in Solo Plus Peer Support Group Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Larasati, Dwi Intan
Jurnal Kesehatan Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v17i2.4100

Abstract

Introduction: Care, support and treatment (CST) services are among the services needed by PLHIV. This service can improve the quality of life of PLHIV, but there are still PLHIV who do not use the service regularly. The aim of this research is to analyze the relationship between perceived stigma and utilization of CST services. Method: This type of research was quantitative, namely analytical observational (cross sectional). This research was conducted at the Solo Plus Surakarta Peer Support Group with a total sample of 110 PLHIV taken using exhaustive sampling technique. The independent variable was perceived stigma and the dependent variable is utilization of CST services. The instrument for measuring perceptions of stigma used the Berger HIV Stigma Scale while utilization of CST services was measured using a questionnaire that looks at behavior in the last six months. Data analysis was carried out using Fisher Exact. Results: Perceived stigma was related to the use of CST services among PLHIV. The perception of stigma that is most often felt by PLHIV is the perception of stigma about PLHIV themselves (self-stigma), where PLHIV feel afraid that other people will not accept them if they know their status. PLHIV also feel that they are not well because there is HIV in their body. If self-stigma is not handled, it will affect the quality of life of PLHIV. Conclusion: One way to reduce self-stigma is for PLHIV to regularly participate in Peer Support Groups. At the Peer Support Group, massive discussions can also be held regarding efforts to improve the quality of life of PLHIV.   Pendahuluan: Layanan perawatan, dukungan, dan pengobatan (CST) merupakan salah satu layanan yang dibutuhkan oleh ODHA. Layanan ini dapat meningkatkan kualitas hidup ODHA, namun masih terdapat ODHA yang tidak memanfaatkan layanan tersebut secara rutin. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara stigma yang dirasakan dengan pemanfaatan layanan CST. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yaitu analitik observasional (cross sectional). Penelitian ini dilakukan di Kelompok Dukungan Sebaya Solo Plus Surakarta dengan jumlah sampel 110 ODHA yang diambil dengan menggunakan teknik exhaustive sampling. Variabel bebas adalah stigma yang dirasakan dan variabel terikat adalah pemanfaatan layanan CST. Instrumen pengukuran persepsi stigma menggunakan Berger HIV Stigma Scale sedangkan pemanfaatan layanan CST diukur menggunakan kuesioner yang melihat perilaku dalam enam bulan terakhir. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Fisher Exact. Hasil: Stigma yang dirasakan berhubungan dengan pemanfaatan layanan CST pada ODHA. Persepsi stigma yang paling sering dirasakan oleh ODHA adalah persepsi stigma terhadap ODHA itu sendiri (self-stigma), dimana ODHA merasa takut orang lain tidak akan menerima mereka jika mengetahui status mereka. ODHA juga merasa dirinya tidak sehat karena terdapat HIV di dalam tubuhnya. Apabila self-stigma tidak ditangani, maka akan mempengaruhi kualitas hidup ODHA. Kesimpulan: Salah satu cara untuk mengurangi self-stigma adalah ODHA secara rutin mengikuti Kelompok Dukungan Sebaya. Di Kelompok Dukungan Sebaya juga dapat dilakukan diskusi secara masif terkait upaya peningkatan kualitas hidup ODHA.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Penyakit Mialgia dengan Media Leaflet dan Video Adib, Abdul; Sawitri, Riski Resti; Lintang Kusuma, Devinta; Wulansih, Rahmaniati; Augustine, Venanda Clariza; Shofiana, Friska; Sadiah, Halima Tus; Wahyuni, Sri; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Astuti, Dwi; Fauzia, Zenitha Nururriski
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i3.12943

Abstract

Mialgia merupakan sakit pada otot, rasa kram atau nyeri otot yang disebabkan oleh penggunaan otot yang salah atau otot yang terlalu tegang. Berdasarkan rekapitulasi diagnosis pasien Puskesmas Tawangsari tahun 2020, jumlah kasus mialgia di Desa Majasto sebesar 1315 kasus. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit mialgia. Metode yang digunakan dengan beberapa teknik, untuk mencari akar masalah menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan menyebarkan kuesioner berupa link google form yang disebarkan kepada masyarakat Desa Majasto yang berusia 15-64 tahun melalui WhatsApp grup kader posyandu, RT, wali kelas dan wali murid SDN Majasto 01 serta ada yang dihubungi secara personal. Hasil dari mencari akar masalah digunakan untuk menentukan prioritas masalah, penentuan prioritas masalah menggunakan metode PAHO (Pan American Health Organization). Intervensi dilakukan dengan pemberian penyuluhan berupa video yang dibagikan secara online dan penyebaran leaflet secara online dan offline. Keberhasilan intervensi diukur dengan pemberian kuesioner pre test dan post test.  Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai p value 0.00 < 0.05 artinya ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan mialgia. Simpulan dari pengabdian ini yaitu peningkatan pengetahuan dapat mendorong pastisipasi masyarakat untuk melalukan pencegahan mialgia melalui peregangan otot sebelum maupun sesudah bekerja atau aktivitas harian lainnya.
Edukasi Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di PPTQ Al-Rasyid Kartasura: Anemia Prevention Education for Adolescent Girls at PPTQ Al-Rasyid Kartasura Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Sandrana, Sabrina Cantika Putri; Rini, Novyanti Setiyo; Pertiwi, Nanda Hani Nur; Priska, Maria Alna; Nabila, Nurjihan Luthfia
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i5.6766

Abstract

Adolescents experience a very dynamic period of physical development. Anemia is one of the problems experienced by young women. If iron intake in adolescent girls is insufficient, adolescents can experience problems with their needs and immune response. One of the causes of anemia in teenagers is a lack of knowledge about anemia. This service activity was for young women at the Tahfidz Quran Al-Rasyid Kartasura Islamic Boarding School. This service aims to educate young women about anemia to prevent anemia. The method for implementing this service program is to provide counseling, starting with a pre-test, delivering material and interactive discussions, and ending with a post-test. The results achieved from this service activity were increased teenagers' knowledge about anemia before and after the counseling. This shows the importance of health education or promotion to be carried out continuously to teenagers. Knowledge has a vital role in shaping a person's actions. It is hoped that teenagers with good knowledge about anemia can prevent anemia in themselves because it will affect learning ability and concentration, inhibiting the growth of both body and brain cells. Therefore, teenagers can increase their understanding of anemia through various media and improve their lifestyle.
Edukasi Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di SMK Muhammadiyah Kartasura Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Kurniawati, Nurdika; Anggita, Galuh Cahya Ayu; Laili, Ramadani Nur; Livia, Wardhatul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16850

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan permasalahan kesehatan yang krusial karena memiliki dampak jangka panjang pada kesehatan reproduksi, maupun tumbuh kembangnya. Permasalahan yang dihadapi SMK Muhammadiyah Kartasura yaitu cukup banyaknya remaja putri yang anemia (47,62%) dan remaja putri enggan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) karena remaja merasa TTD berbau amis, menyebabkan mual, dan pusing serta remaja belum mengetahui dampak anemia maupun manfaat dari TTD. Tujuan dari program ini yaitu meningkatkan pengetahuan, sikap dan niat remaja putri di SMK Muhammadiyah Kartasura untuk mengonsumsi TTD. Metode: Metode Kegiatan meliputi perencanaan (penyiapan media edukasi); pelaksanaan kegiatan (1) pengukuran pengetahuan, sikap, dan niat konsumsi tablet tambah darah sebelum edukasi,; (2) pemberian edukasi,; (3) pengukuran pengetahuan, sikap, dan niat konsumsi tablet tambah darah setelah edukasi); dan evaluasi kegiatan dengan melihat ada tidaknya peningkatan pengetahuan, sikap dan niat setelah edukasi. Hasil: Terjadi peningkatan rata-rata setelah edukasi dilakukan yaitu dari 67,9 menjadi 75,6 (pengetahuan) dan 91,75 menjadi 98,75 (sikap).  Niat remaja putri untuk mengonsumsi TTD juga meningkat dari 61,54% menjadi 84,61%. Peningkatan juga terjadi pada kekuatan niat remaja putri yang berada pada kategori tinggi yaitu dari 29,17% menjadi 48,49%. Secara keseluruhan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 7,7 dan sikap sebesar 7, serta niat remaja meningkat sebesar 23,07%. Kesimpulan: Edukasi tentang TTD kepada remaja putri dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan niat untuk konsumsi TTD. Perlu tindak lanjut dari sekolah yang berfokus pada pemantauan perilaku konsumsi tablet tambah darah secara rutin oleh remaja putri secara berkelanjutan dan mendeteksi kembali untuk mengetahui bahwa remaja bebas dari anemia.
Penggunaan Media Audio Visual untuk Edukasi Postur Kerja Pekerja Mebel di Desa Mireng Klaten Imron Santoso, Faturohit Rois; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17324

Abstract

Background: Mireng Village is one of the villages in Klaten Regency which is a center for the furniture industry. Based on a preliminary survey conducted by the author, many furniture workers in Mireng Village experience complaints related to low back pain because the workers do not know the ergonomic work position. So this community service aims to increase the knowledge of furniture workers about good work posture and how to reduce the risk of low back pain in furniture workers in Mireng Village, Klaten. Method: Increasing knowledge by educating furniture workers using audio-visual media and carried out on August 16, 2024 with a total of 30 respondents. Results: There was an increase in the average knowledge of furniture workers before and after education using audio-visual media. Conclusion: The knowledge of furniture workers increased in the aspects of knowledge of poor work posture, the impact of work posture, and how to reduce the risk of low back pain. Suggestion: Health services can also provide health promotion media regarding occupational diseases, especially in the informal sector.
Efektivitas Larvasida Kombinasi Daun Suren (Toona sureni) dan Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) Bestari, Rochmadina Suci; Hibatullah, Afif Iqbal; Santoso, Talitha Ulima; Rosyidah, Devi Usdiana; Sintowati, Retno; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 5 No. 1 (2024): Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v5i1.428

Abstract

The use of Abate larvicide to control dengue vectors has been carried out for years, causing the mosquito population to become resistant and environmental degradation. Therefore, it is necessary to use alternative larvicides from biological plants. Suren leaves (Toona sureni) and lime leaves (Citrus aurantiifolia) contain active substances flavonoids, saponins and alkaloids which are useful for killing Aedes aegypti larvae. The aim of this research was to determine the effectiveness of combination of suren leaf and lime leaf extract in killing Aedes aegypti larvae. This research method is a true experiment with a post-test only control group design. Larvae were divided into 6 groups, namely positive control, negative control, P1 (suren leaf+lime leaves extract 0.5%), P2 (suren leaf+lime leaves extract 1%), P3 (suren leaf+lime leaves extract 1.5%). Each glass contains 25 larvae. The Kolmogorov Smirnov normality test was carried out with abnormal result, the homogeneity test with non-homogeneous results, and the Mann-Whitney test. The results obtained were 99% larval death in the 6th hour by the P3 group. The conclusion of this research is that the combination of suren leaf and lime extracts 0.5%, 1% and 1.5% is effective in killing Aedes aegypti larvae in the 6th hour exposure.
SELF-DISCLOSURE OF ADOLESCENTS AS THE MOST INFLUENTIAL FACTOR IN THE PROVISION OF REPRODUCTIVE HEALTH INFORMATION TO ADOLESCENTS Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Muhamad Taufik Hidayat; Anny Fauziyah; Rahmawati Setyaningrum; Tasya Aulianisa Hidayat; Mayang Widya Saputri
The Indonesian Journal of Public Health Vol. 20 No. 1 (2025): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC HEALTH
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijph.v20i1.2025.163-174

Abstract

Introduction: Adolescents with all their characteristics make them are vulnerable to reproductive health problems. Parents have the responsibility to provide reproductive health information to adolescents, but 52.67% of parents have not conveyed it. Aims: This study aimed to analyze the factors that most influence parent-to-adolescent communication regarding reproductive health. Methods: This type of research uses cross-sectional, which was conducted offline in 2022 in Jrakah Boyolali Village. The population of this study was 422 parents of teenagers, and the sample was 230 parents with adolescents aged 11-19 years. The sampling technique used was proportional random sampling. Data collection was carried out using validated instruments. The independent variables were communication patterns, joint activities, and adolescents’ self-disclosure, with parents' behavior in providing reproductive health information as the dependent variable. Data analysis was carried out with multiple logistic regression tests, with a significance level of 5%. Results: The study found that adolescent self-disclosure to their parents was the most influential factor in the provision of reproductive health information by parents to their adolescent children (OR=2.537 (95% CI OR:1.423-4.522). Parents with teenagers who are less open about telling their parents can increase the risk 2.537 times of not communicating reproductive health to teenagers. Adolescents' openness to their parents can increase the closeness between parents and adolescents, making it more possible to discuss reproductive health between the two. Conclusion: Parents need to learn communication techniques with teenagers so that teenagers are not embarrassed to discuss things.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIIFOLIA) DENGAN PEG 5% TERHADAP MORTALITAS LARVA AEDES AEGYPTI Bestari, Rochmadina Suci; Santosa, Talitha Ulima; Rosyidah, Devi Usdiana; Sintowati, Retno; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 23 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v23i2.601

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes aegypti yang banyak ditemukan di daerah tropis, termasuk Indonesia. Dampak yang ditimbulkan sangat berat salah satunya adalah kematian. Penggunaan larvasida kimiawi konvensional yang digunakan untuk mengontrol Aedes aegypti telah menimbulkan populasi yang resisten sehingga dibutuhkan dosis yang lebih tinggi, berefek toksik bagi manusia dan lingkungan, maka dikembangkan larvasida biologi. Daun jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) memiliki senyawa kimia flavonoid, saponin, dan alkaloid yang memiliki peran penting dalam membunuh larva Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun jeruk nipis PEG 5% dalam membunuh larva Aedes aegypti. Metode penelitian ini adalah true experiment dengan post-test only control group design. Larva dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol positif, kontrol negatif, P1 (ekstrak daun jeruk nipis 2,5% dan PEG 5%), P2 (ekstrak daun jeruk nipis 5% dan PEG 5%), P3 (ekstrak daun jeruk nipis 10% dan PEG 5%). Setiap gelas diisi 25 ekor larva Aedes aegypti. Hasil didapatkan kematian larva 100% pada jam ke-6 oleh kelompok kontrol positif, P1, P2 dan P3. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun jeruk nipis 2,5%, 5% dan 10% dengan PEG 5% efektif dalam membunuh larva Aedes aegypti pada jam ke-6 paparan.
The Relationship between Service Quality and Participant Satisfaction Level in Adolescent Reproductive Health Socialization Activities Conducted by PIK-R in Surakarta Meisya, Melly; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah
Jurnal Kesehatan Vol 18, No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v18i1.7154

Abstract

Pendahuluan: Upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani masalah kesehatan pada remaja yaitu melalui sosialisasi Program PIK-R (Pusat Informasi Konseling Remaja). Salah satu faktor yang mempengaruhi remaja untuk mengikuti kegiatan sosialisasi kesehatan adalah mutu pelayanan dan kepuasan terhadap pelayanan. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan peserta kegiatan sosialisasi PIK-R di Kota Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan model deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2023 di Kota Surakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan proporsional random sampling, dan variabel bebas dalam penelitian ini adalah mutu pelayanan dan variabel terikatnya adalah tingkat kepuasan. Hasil: Hasil penelitian tentang mutu pelayanan diperoleh melalui uji statistik dengan nilai p-value Chi-square = 0,001 atau < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan peserta. Separuh responden menilai kualitas pelayanan kurang baik dan kurang puas terhadap kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh PIK-R. Kesimpulan: Penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa remaja kurang puas terhadap pelayanan PIK-R berdasarkan aspek prosedur sosialisasi dan aspek keandalan. Dengan demikian, Dinas Kesehatan Surakarta diharapkan dapat memperketat kegiatan monitoring dan evaluasi program PIK-R, dan disarankan kepada penyelenggara PIK-R untuk meninjau kembali jadwal sosialisasi agar lebih terstruktur.     Introduction: Efforts made by the government to deal with health problems in adolescents are through the socialization of the PIK-R Program (Youth Counseling Information Center). One factor that influences adolescents to participate in health socialization activities is the quality of service and satisfaction with the service. For this reason, this study aims to analyze the relationship between service quality and the level of satisfaction of participants in PIK-R socialization activities in Surakarta City. Method: This type of research is quantitative research with a descriptive-analytic model and cross-sectional approach. This research was conducted in September 2023 in Surakarta City. Sampling is done by using proportional random sampling, and the independent variable in this study is the quality of service and the dependent variable is the level of satisfaction. Result: The results of research on service quality were obtained through statistical tests with Chi-square p-value = 0.001 or <0.05, which means that there is a relationship between service quality and participant satisfaction level. Half of the respondents considered the quality of service to be poor and were less satisfied with the socialization activities organized by PIK-R. Conclusion: This study can conclude that adolescents are less satisfied with PIK-R services based on aspects of socialization procedures and reliability aspects. Thus, the Surakarta Health Office is expected to tighten the monitoring and evaluation activities of the PIK-R program, and PIK-R organizers are advised to review the socialization schedule to be more structured.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Penyakit Mialgia dengan Media Leaflet dan Video Adib, Abdul; Sawitri, Riski Resti; Lintang Kusuma, Devinta; Wulansih, Rahmaniati; Augustine, Venanda Clariza; Shofiana, Friska; Sadiah, Halima Tus; Wahyuni, Sri; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Astuti, Dwi; Fauzia, Zenitha Nururriski
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i3.12943

Abstract

Mialgia merupakan sakit pada otot, rasa kram atau nyeri otot yang disebabkan oleh penggunaan otot yang salah atau otot yang terlalu tegang. Berdasarkan rekapitulasi diagnosis pasien Puskesmas Tawangsari tahun 2020, jumlah kasus mialgia di Desa Majasto sebesar 1315 kasus. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit mialgia. Metode yang digunakan dengan beberapa teknik, untuk mencari akar masalah menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan menyebarkan kuesioner berupa link google form yang disebarkan kepada masyarakat Desa Majasto yang berusia 15-64 tahun melalui WhatsApp grup kader posyandu, RT, wali kelas dan wali murid SDN Majasto 01 serta ada yang dihubungi secara personal. Hasil dari mencari akar masalah digunakan untuk menentukan prioritas masalah, penentuan prioritas masalah menggunakan metode PAHO (Pan American Health Organization). Intervensi dilakukan dengan pemberian penyuluhan berupa video yang dibagikan secara online dan penyebaran leaflet secara online dan offline. Keberhasilan intervensi diukur dengan pemberian kuesioner pre test dan post test.  Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai p value 0.00 < 0.05 artinya ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan mialgia. Simpulan dari pengabdian ini yaitu peningkatan pengetahuan dapat mendorong pastisipasi masyarakat untuk melalukan pencegahan mialgia melalui peregangan otot sebelum maupun sesudah bekerja atau aktivitas harian lainnya.
Co-Authors Adib, Abdul Afif Iqbal Hibatullah Afifah Zakiyatul Aulia Alichwan, Muhamad Almayda, Mutiara Bahi Amanda, Mutiara Sabta Ameilia Nurhidayastuti Ana Triasari Anaelia Syakilla Maharatna Ananda, Afara Tri Anggi Rachma Syahdina Anggita, Galuh Cahya Ayu Anisa Catur Wijayanti Anisa Hasna Zakiyya Anisa Wiwit Oktatrisyani Anita Puspitasari Annisa Rizka Damayanti Anny Fauziyah Antono Suryoputro Ardhana Yusfranda Ardira Uswatun Khasanah Ari Noviana Putri Arif Pristianto Arifin, Muhammad Alexandria Husen Arsyi, Andin Salfina Arum Setyanandini Athaya, Muhamad Rivandi Atika Rianti Utami Aufanadea Laela Liswanti Augustine, Venanda Clariza Aulia Isna Salsabila Aulia Kusuma Dewi Aulia Putri Handriyani Aura Putri Kristyantya Ayu Khoirotul Umaroh Az-Zahra, Qoonitah Azka Hayyina Azza Rohidatus Soleha Bayu Anggara Aji Brilliyanti, Aulia Suffah Cahya, Annisa Dewi CAHYO NUGROHO Cahyo Nugroho, Cahyo Chemita Andien Prahasti Cynthia Agustina Cynthia Agustina Dedik Sulistiawan Denny Saptono Fahrurodzi Devi Rifqi Ayuningtyas Devi Usdiana Rosyidah Devina Putri Yuniardi Dewangga, Mahendra Wahyu Dewanti, Ririn Cahya Dhea Destiana Diah Laras Suci Dian Purworini Diana Fatmasari Dicha Febriyanti Dini Wulandari Dwi Astuti Dwi Astuti Dwinita, Diah Ahdianingsih Endang Nur Widiyaningsih Erlina Nafisyasyari Estu Werdani, Kusuma Fadillah, Muhamad Faiz Fathul Wahid Ilmuddin Fatikhah, Hasna Aghnia Faturohit Rois Imron Santoso Fauzia, Zenitha Nururriski Fauziana, Eny Febriani Azzahra Fitri Aulia Naufal Ghina Kamila Giat Purwoatmodjo Had, Fairus El Hafizhah, Nur Happy Kusuma Mulya Helfi Agustin Henny Puspitosari Utami Herlambang, Alfino Daiva Hibatullah, Afif Iqbal Hidayatus Sufyan Husna Ruwaida Iin Istiqomah Ilmia Nur Maghfiroh Imron Santoso, Faturohit Rois Indah Sulistyowati Indriyana, Rizka Amalia Isnaini Herawati Izzatul Arifah Jenita Berlian Nindyasari Jihan Fadhila Kamilatunnuha, Fathya Rahma Khansa Nuriashinta Nabila Khoirunnisa’ Ramadhan Mahfiroh Khoyriani, Nadila Anti Nur Kumalasari, Nadiyah Kurniawati, Nurdika Laili, Ramadani Nur Larasati, Dwi Intan Lintang Kusuma, Devinta Lintang Martha Sari Lisetya Maya Nurcahyanti Livia, Wardhatul Madona, Ade Maftahul Hamida Maghfiroh, Ilmia Nur Mahatma Dewi Masandra Maydiana Putri Maulina Dita Amelia Mayang Widya Saputri Mayang Widya Saputri Mayang Widya Saputri Meisya, Melly Merlin Anugraheni Meyzwari, Fioriska Putri Mochamad Bagoes Nata Samudra Muhamad Taufik Hidayat Muhammad Irfan Zahran Muhammad Luthfi Abdul Ghaffar Muhammad Nizar Siddiq Muhammad Rafly Nugroho Mutiara Anggraeni Mutiara Sabta Amanda Muzakhi, Mika Tata Nabila, Khansa Nuriashinta Nabila, Nurjihan Luthfia Nabilla, Nur Jihan Luthfia Nafian, Imas NAJMII, MUHAMMAD FIROOS ‘ALLAM Nanda Hani Nur Pertiwi Nike Indah Arodah Nisariati Nisariati Noor Alis Setiyadi Novita Ariesta Novyanti Setiyo Rini Nugroho, Purwo Setiyo Nur Hafizhah Nur Lathifah Mardiyati Nurcahyanti, Lisetya Maya Nurhasanah, Titi Nurhayani Nurlainiyah Kartika Sari Nurul Haliza Nurul Latifatul Inayati Nuzilul Munawaroh Oktaviani Fitriyah Okti Sri Purwanti Paramita, Evi Kusuma Pertiwi, Nanda Hani Nur Pinasti, Dini Ayu Pradhana Satria Pinandhita Pratiwi, Betty Intan Pratiwi, Handini Pratiwi, Puspita Intan Priska, Maria Alna Putik Firdiani Kamila Rahmawati Setyaningrum Raniawati, Ruri Arifah Nor Ratnasari Hasibuan Ratri, Yoka Risma Mustika Retno Listyorini Retno Sintowati Riandini Aisyah Rima Firantika Rini, Novyanti Setiyo Rochmadina Suci Bestari Rossida Kusuma Dewi Rudisty, Bunga Cintantya Sabrina Cantika Putri Sandrana Sadiah, Halima Tus Sahr, Liyasda Amalis Salma Khoirunnisa Salsabilla Nurmadina Samiyem Samiyem Samiyem, Samiyem Sandrana, Sabrina Cantika Putri Santosa, Talitha Ulima Santoso, Talitha Ulima Saputra, Oktavian Reno Saputri, Mayang Widya Sari, Nurlainiyah Kartika Sawitri, Riski Resti Serin Izzatut Taqiyah Setia Asyanti Setiyaningsih, Rita Setyawati, Anisa Seviani, Kiky Firda Shafa Maulidya Shofiana, Friska Siddiq, Muhammad Nizar Siswa Oktaviani Pratiwi Siti Nur Rofiatul Hidayah Siti Soekiswati Soleha, Azza Rhohidatus Solikhah Solikhah Sonia Pebrianti Sonia Pebrianti Sri Utami Sri Wahyuni Suwadi, Fatrisya Fia Syifa, Asy Talitha Ulima Santoso Tasya Aulianisa Hidayat Titik Haryanti Titis Setyandari Tolibin, Restu Triwulandani Toni Indriawan Toni Indriawan Triasari, Ana Trijaya Trijaya Trijaya Trixie Salawati Ulvana, Sukma Utomo, Hasbi Dwi Wahyuni, Apriliyna Dwi Wahyuningsih Wahyuningsih Widyantoro, Claristha Kristya Winarko, Julian Bramantya Wisnu Sri Hertinjung Wulansih, Rahmaniati Yeni Indriyani Yuli Kusumawati Yuyun Novita Zahran, Muhammad Irfan Zahroh Shaluhiyah Zakiyya, Anisa Hasna Zavier Ferodova Al Fitroh Zulfiana Nurlaili Zulia Setiyaningrum