p-Index From 2021 - 2026
5.231
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Rekayasa Teknik Sipil Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Jurnal Vidya Karya Jurnal English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris Jurnal Perpustakaan Pertanian SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vidya Karya JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA ETERNAL(english, teaching, learning, and Research Journal) PRISMA Indonesian EFL Journal JURNAL SYARIKAH : JURNAL EKONOMI ISLAM Jurnal JOEPALLT (Journal of English Pedagogy, Linguistics, Literature, and Teaching) MABIS: Manajemen dan Bisnis JE (Journal of Empowerment) AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan ASEAN Journal of Empowering Community Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Jurnal Profesional Fisioterapi INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement AMALA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Gunung Djati Conference Series Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of English Language Teaching and Literature (JELITA) Jurnal Ilmiah Multidisiplin Journal of E-business and Management Science International Journal of Innovation Research in Education, Technology and Management (IJIRETM)
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN CLASSROOM INSTRUCTION UNTUK PEMELAJAR BAHASA INGGRIS USIA DINI DI KALANGAN GURU MI AN-NUR Kurniawati, Nia; Helmie, Jauhar; Maolida, Elis Homsini; Nurviyani, Vina; Salsabila, Vina Aini; Sofarini, Anisa; Saepuloh, Asep
JE (Journal of Empowerment) Vol 3, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v3i2.2688

Abstract

ABSTRAKDalam upaya mewujudkan keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing, para guru pemelajar usia dini harus dapat memahami kebutuhan siswa mereka. Mereka harus memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang perkembangan pembelajar muda pelajaran yang efektif untuk memenuhi kebutuhan siswa. MI An-Nur sebagai salah satu sekolah yang melaksanakan pembelajaran bilingual memerlukan peningkatan kemampuan guru baik bahasa Inggris dan pedagogis. Merujuk pada situasi tersebut, pelatihan bahasa Inggris (classroom instructions) untuk pengajaran para siswa usia dini merupakan sebuah solusi untuk meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris di MI An-Nur. Pelatihan tersebut dilakukan melalui sejumlah kegiatan simulasi pengajaran yang melibatkan 15 orang guru MI An-Nur beserta para dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Suryakancana. Kegiatan pelatihan tersebut meliputi tiga tahapan, yaitu pra-kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Melalui kegiatan pelatihan ini, para guru MI An-Nur memperoleh wawasan dan keterampilan yang lebih baik tentang pengajaran Bahasa Inggris untuk siswa usia dini terutama mengenai classroom instruction. Dengan demikian, diharapkan para guru di MI An-Nur akan mampu melaksanakan pengajaran Bahasa Inggris yang lebih baik bagi para siswa usia dini. Kata kunci: Classroom instruction; pembelajaran bahasa Inggris; pemelajar usia dini; pelatihan ABSTRACTIn supporting the realization of English as a foreign language learning to young learners, early childhood English teachers must be able to understand the needs of their students. They must have a thorough understanding of the development of young learners in effective lessons to meet student needs. MI An-Nur as a school that implements bilingual learning requires an increase in the ability of teachers in both English and pedagogical. Referring to this situation, English language training (classroom instructions) for teaching early childhood students is a solution to improve the competence of English teachers at MI An-Nur. The training was carried out through a number of teaching simulation activities involving 15 MI An-Nur teachers and lecturers of the Suryakancana University English Education Study Program. The training activities cover three stages, namely pre-activity, implementation of activities, and evaluation of activities. Through this training activity, MI An-Nur teachers gain better insight and skills about teaching English to early childhood students, especially regarding classroom instruction. Thus, it is expected that the teachers at MI An-Nur will be able to implement better English teaching for young learner.
PELATIHAN DAN PASANGGIRI MAMAOS DAN MAENPO SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA Lustyantie, Ninuk; Dewi, Evi Rosyani; Kurniawati, Nia; Yuki, Librilianti Kurnia
JE (Journal of Empowerment) Vol 3, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v3i2.2715

Abstract

ABSTRAK  Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur nomor 10 tahun 2020 dan Peraturan Bupati nomor 18 tahun 2021perihal penerapan tiga pilar budaya Cianjur yaitu budaya Ngaos, Mamaos, dan Maenpo, dirasa belum sepenuhnya diimplementasikan terutama di kalangan generasi muda yang cenderung lebih tertarik dengan budaya asing. Padahal budaya daerah merupakan faktor penting dalam pendidikan karakter generasi muda.Hal ini menyebabkan perlunya upaya yang berkesinambungan dari berbagai pihak dalam pengimplemantasian perda tersebut. Dikemas dalam kegiatan pelatihan dan pasanggiri, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap mamaos dan maenpo di lingkup SMAN 1 Mande di desa Bobojong, sebagai desa binaan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama satu bulan dan diakhiri dengan kegiatan pasanggiri sebagai bentuk evaluasi. Dari kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa siswa tidak memiliki pengetahuan yang baik terhadap tiga pilar budaya  karena kurangnya media dan fasilitas penunjang. Namun respon siswa terhadap kegiatan pelatihan dan pasanggiri cukup baik, sehingga kegiatan sejenis direkomendasikan untuk terus dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas dan waktu yang lebih panjang. ABSTRACTThe Cianjur District Regulation number 10 of 2020 and the regent regulation number 18 of 2021 regarding the implementation of the three pillars of Cianjur culture, Ngaos, Mamaos, and Maenpo, are considered to have not been fully implemented, especially among the younger generation who tend to be more interested in foreign cultures. Meanwhile, local culture plays a significant role in character-building among the young generation. This causes the need for sustainable efforts from various parties in implementing the regulation. Packaged in training and pairs of activities, this community service activity aims at fostering the love of the younger generation towards Mamaos and Maenpo in SMAN 1 Mande in Bobojong, as a fostered village. The training activity was carried out for one month and ended with a competition that acts as a form of evaluation. From this service activity, it can be concluded that students do not have enough knowledge of the three pillars of culture due to the lack of media and supporting facilities. However, the student's response to the training and competition was relatively good, so it is recommended that such activities to be continued in a wider scope and a longer period of time.
ANALISIS KADAR AIR DAN IODIUM PADA GARAM KONSUMSI Kurniawati, Nia
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Multidisipliner Bharasumba
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v2i02.571

Abstract

Iodized salt is salt that is included in the type of consumption salt. Before distributing this consumption salt, it is necessary to test it in accordance with the quality standards for consumption salt. In this research, the water content was tested using the gravimetric method, and the iodine level was tested using the iodometric method. The purpose of this study was to determine the water content and iodine in refined and coarse salt consumption that has or has not met the Indonesian National Standard (SNI ) 3556:2016. The resulting water content in fine salt is 0.006% and coarse salt is 0.075%. In addition, the iodine content in fine salt was 51.360 mg/kg and coarse salt was 35.4928 mg/kg. From these results it meets the quality standards for consumption salt based on Indonesian national standards.
PARADIGMA BARU DALAM PENGELOLAAN ORGANISASI PENDIDIKAN MENUJU SISTEM MANAJEMEN BERBASIS ADAPTASI DAN KOLABORASI Subandi, Muhammad; Suherman, Maman; Kurniawati, Nia; Khamim, Nur; Aji Fachrurroji, Fahmi
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i10.3520

Abstract

Changes in the management of educational organizations have become an urgent necessity in response to the increasing complexity of 21st-century challenges, technological advancements, and demands for educational quality. Many schools still implement static and bureaucratic management systems characterized by hierarchical structures, one-way communication, and minimal participation from school stakeholders. Such systems have proven ineffective in responding quickly and efficiently to change. This study aims to examine the transition of school management systems from a static approach to an adaptive and collaborative management model, as well as to analyze the role of school principals as agents of change in this process. The study employs a qualitative approach using a case study method at a Vocational High School (SMK) in West Java Province. The findings indicate that the transition to an adaptive and collaborative management system is achieved through transformational leadership by the principal, which encourages open communication, stakeholder involvement in decision-making, and the development of a collaborative culture. Organizational restructuring toward more flexible models and the use of information technology have also accelerated the adaptation process. Nonetheless, challenges persist in the form of resistance to change, limited resources, and administrative barriers. The study concludes that adaptation- and collaboration-based management can enhance school management effectiveness and strengthen stakeholder participation in building a responsive and innovative organizational culture.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA DAN MENGEMBANGKAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SEKOLAH Khamim, Nur; Najmul Hidayat, Ayi; Kurniawati, Nia; Aji Fachrurroji, Fahmi
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i10.3594

Abstract

This study aims to analyze the role of school principals' leadership in managing and developing extracurricular activities in secondary schools. The research focuses on the strategies and approaches employed, the challenges encountered, and the positive impacts of extracurricular activities on students’ development and the school environment. This research adopts a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and document analysis, and were analyzed thematically. The findings indicate that the principal plays a strategic role as a planner, facilitator, motivator, and evaluator in the implementation of extracurricular programs. Various strategies, including student interest mapping, training for teacher advisors, external collaboration, and the use of information technology, were applied to enhance activity quality. Despite challenges such as limited budget, time constraints, and student participation issues, principals managed to overcome them through innovative and collaborative approaches. Extracurricular activities have been proven to positively impact students by improving social skills, leadership abilities, self-confidence, and by fostering a positive and participatory school climate.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM PERENCANAAN STRATEGIK SEKOLAH BERBASIS MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Hidayat, Hidayat; Khamim, Nur; Kurniawati, Nia; Aji Fachrurroji, Fahmi
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i10.3596

Abstract

This study aims to describe the implementation of transformational leadership by school principals in strategic planning based on School-Based Management (SBM). This research adopts a qualitative case study approach, using interviews, observations, and documentation studies as data collection techniques. The findings show that the principal applies key dimensions of transformational leadership, such as inspirational motivation, individualized consideration, and intellectual stimulation, in the formulation of strategic planning. The planning process is conducted through deliberation, data analysis, and stakeholder involvement. The principal acts as a facilitator of innovation and collaboration in designing school programs. These findings indicate that transformational leadership significantly contributes to the quality of SBM-based strategic planning, particularly in aspects of participation, reflection, and accountability.
OPTIMALISASI FORTIFIKASI HIDROLISAT PROTEIN IKAN NILA PADA RENGGINANG: KAJIAN NILAI GIZI DAN PENERIMAAN SENSORIS Awaludin, Mochamad Bashiir; Kurniawati, Nia; Herawati, Titin
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 4 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.4.277-283

Abstract

Kurangnya pangan tradisional dengan kandungan protein tinggi mendorong eksplorasi ikan nila sebagai sumber protein lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan fortifikasi hidrolisat protein ikan nila (HPI) pada rengginang yang merupakan penganan yang terbuat dari beras ketan guna meningkatkan nilai gizi tanpa mengorbankan karakteristik fisik dan sensori. Metode penelitian menggunakan RAL, uji fisik (ekspansi volume) dan evaluasi sensoris oleh panelis. Data dianalisis menggunakan Friedman dan Bayes untuk menentukan preferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi 5% HPI merupakan rengginang yang optimal dengan ekspansi volume 261,0%, kadar protein 14,57% (peningkatan 116%), dan nilai sensoris rata-rata 7,3 pada skala 1-9 yang menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dari panelis. Kadar air produk (8,1%) memenuhi standar camilan. Fortifikasi ini meningkatkan nilai nutrisi tanpa mengorbankan penerimaan konsumen, mendukung pengembangan pangan fungsional berbasis bahan lokal. Penelitian ini menunjukkan potensi rengginang fortifikasi HPI sebagai camilan sehat, dengan rekomendasi untuk uji lanjutan mengenai stabilitas penyimpanan dan strategi pemasaran untuk adopsi pasar.
Co-Authors Aan Hasanah Aceng Rahmat, Aceng Achirda, Nur Achwan, Achwan Agung Ginanjar Anjaniputra Aisah Aisah Aisy, Ghina Rohadatul Aji Fachrurroji, Fahmi Al Ramdani, Syayidati Nurfadillah Aminoto, Toto Amuddin, Muhammad Andreas H, Andy Martahan Andriani Andriani Aprilla Adawiyah Asep Saepuloh Awaludin, Mochamad Bashiir Ayi Najmul Hidayat Badollahi Mustafa, Badollahi Bagariang, John Mager Cut Aja Nuraskin Dato, Febrionia Maria Herviani Suki Dwi Jatmika, Rahmat Taufiq Eko Sri Mulyani, Eko Sri Elis Homsini Maolida Endry Boeriswati Evi Rosyani Dewi, Evi Rosyani Fadilla, Noorhana Faradhilla, Faradhilla Ferdiyatmoko Cahya Kumoro, Dwi Firman Ardiansyah Fitriani, Siti Amalia Goestjahjanti, Francisca Sestri Gunaningrum, Gunaningrum Halimatu Syadiah, Siti Nurhayati Hidayat Hidayat Hidayat, Piero Hurrina, Nurul Zakhro Iis Ristiani Imani, Anugrah Imran, Herry Indradewa, Rhian Ismiati, Gina Istajib Kulla Himmy’azz Jauhar Helmie Juhana, Juhana Karnawati, Rita Agustina Karyono Karyono Keumala, Cut Ratna Khair, Oki Iqbal Khamim, Nur Kirana, Shinta KRISNA DWI HANDAYANI Kumoro, Dwi Ferdiyatmoko Cahya Librilianti Kurnia Yuki Lina, Ratu Karel Luthfi, Adam Maman Suherman Mardiana, Lina Mendrofa, Yeremia Metta Liana Mia Amalia Mia Fatimatul Munsi Mirda Santi, Neta Mirta Fera Mohammad Ali Muhammad Kamal Muhammad Subandi, Muhammad Nasirundin, Yusuf Nely Syahadah, Dewi Ngadiyono Ngadiyono, Ngadiyono Ninuk Lustyantie Purnamasari, Ana Roviana Putriani, RDN Dwi Ramadan, Dini Anugrah Ramadhani, Aldi Randa, Alyaa Hilmianti Rani Sugiarni Rasyid, Yumma Rhosalina, Joura Rohaedi, Tedi Rohimah, Rifa Rumasa, Oco Safitri, Ayu Eka Noer Salsabila, Vina Aini Santi, Neta Mirda SAURULITA, ANGELA Sestri Goestjahjanti, Francisca Solaiman, Deny Sukma, Ating Sukma, Ating Sulaeman, Dedi Suprianto, Dodi Suryani, Neni Titin Herawati Trini Handayani Usyati, N Vina Nurviyani Waroka, Tia Siti WINANTI, WINANTI Yuni Kaspirawati Zahra, Siti Nursabila Zainal Rafli, Zainal Zuber, Zuber Zuriyati Zuriyati