Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESESUAIAN LOKASI TEMPAT PEMAKAMAN UMUM (TPU) BARU KOTA PONTIANAK Damayanti, Elvina; Wulandari, Agustiah; Chairunnisa, Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.98613

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang signifikan di setiap tahunnya berdampak terhadap kebutuhan fasilitas umum, termasuk Tempat Pemakaman Umum (TPU). Kenaikan angka kematian yang sejalan dengan pertumbuhan penduduk menyebabkan kebutuhan akan fasilitas ini terus meningkat. Akan tetapi, ketersediaan lahan yang sesuai dan kepemilikan lahan yang non-formal menjadi kendala, yang dapat memicu persoalan aksesibilitas, ketidaksesuaian dengan fungsi tata ruang, dan ketimpangan distribusi lokasi pemakaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian lokasi untuk pemakaman umum baru Kota Pontianak berdasarkan aspek fisik, penggunaan lahan, aspek ekologi, aksesibilitas, aspek sosial-ekonomi menggunakan metode skoring dan buffer. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lahan kota Pontianak tergolong sangat sesuai jika ditinjau melalui indikator topografi, jarak ke jaringan sungai, dan jenis tanah. Sementara itu berdasarkan kondisi kebencanaan dan zona nilai tanah, lahan berada dalam klasifikasi cukup sesuai. Namun jika ditinjau dari kondisi lahan eksisting, jarak ke jaringan jalan dan jarak ke permukiman, sebagian besar lahan tergolong sangat tidak sesuai.
IDENTIFIKASI KONDISI ELEMEN FISIK PADA TAMAN CAHAYA MADANI GAYUNG BERSAMBUT Nuraini, Atika Galuh; Lubis, Mira Sophia; Wulandari, Agustiah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.96506

Abstract

Taman Cahaya Madani Gayung Bersambut (TCMGB) merupakan ruang terbuka hijau publik strategis di Kota Singkawang yang berfungsi sebagai tempat interaksi sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberikan gambaran sistematis dan menyeluruh mengenai kondisi elemen fisik baik di dalam maupun di sekitar taman sebagai ruang publik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TCMGB memiliki fasilitas yang cukup lengkap dengan kondisi beragam, dimana fasilitas unggulan seperti lapangan basket, skatepark, berada dalam kondisi baik, namun terdapat fasilitas yang memerlukan perbaikan seperti area bermain anak yang rusak berat dan sistem penerangan yang tidak optimal. Vegetasi taman menunjukkan kondisi sangat baik dengan keberagaman tanaman yang berfungsi sesuai peruntukannya. Aksesibilitas taman baik melalui jaringan jalan yang memadai, namun terbatas dalam penyediaan area parkir. Tata guna lahan sekitar yang didominasi perkantoran, pendidikan, dan permukiman mendukung fungsi taman sebagai ruang publik vital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TCMGB memiliki fasilitas cukup lengkap dengan kondisi yang beragam, sehingga memerlukan optimalisasi pemeliharaan fasilitas dan pengembangan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan kualitas taman. Kata Kunci: Elemen Fisik Taman, Ruang Terbuka Hijau Publik, Taman Kot
Environment Improvement Through Visual Street Art in Beting Village, Pontianak City: Perbaikan Lingkungan Kampung Kota Melalui Visual Street Art Di Kampung Beting Kota Pontianak Wulandari*, Agustiah; Yuniarti, Erni; Pratiwi, Nana Novita
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i2.16566

Abstract

BetingVillage is one of the urban sub-districts in Pontianak City, precisely in East Pontianak District. The local community views Kampung Beting with a negative image. This village looks busy and dirty because it was built on river water. Efforts that need to be made to improve the quality of the village environment are the PKM Activities for Improving the City Village Environment through Visual Street Art in Beting Village, Pontianak City. The aim of making visual street art is to beautify the village by painting the walls of residents' houses using bright colored paint.PKM is implemented using participatory and collaborative methods, starting from the preparation stage for determining the design, implementing wall drawings, and the final stage of socialization with the community. The image design concept chosen is Air Beting Village. The choice of street art design theme considered the characteristics of Kampung Beting as a sub-district where most of the residents' houses are above the water. This activity will add to the beauty of the environment and increase the attractiveness of Kampung Beting as a new tourist destination in Pontianak City
A Geoprocessing Approach Using Poi Visibility Index for Identifying Potential Routes in Designing Sustainable Tourism Development: The Case Study of Singkawang, Indonesia Purnomo, Yudi; Wulandari, Agustiah
JURNAL GEOGRAFI Vol. 17 No. 2 (2025): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v17i2.64723

Abstract

Regional planning and urban design are essential in developing a region or city. Point of Interest (POI) data in area planning can significantly influence resident perceptions and behaviors and shape investment decisions and development strategies in tourist areas. This study focuses on Singkawang City, a prominent coastal tourist destination on the island of Kalimantan, Indonesia. Singkawang features a historical spatial layout but faces numerous contemporary challenges. The research aims to identify potential efficient tourist routes using geographic analysis based on the POI visibility index. The research has practical benefits, including promoting tourism development, supporting local economic growth, optimizing land use, and enhancing urban user-friendliness. The study employs data on road networks, buildings, and tourist attraction points. The analysis identifies the nodes (POIs and intersections) that concentrate the most efficient routes in the study area, actively connecting tourist attractions in the city center. These routes demonstrate greater importance than those connecting natural attractions in the city's peripheral areas. User visitation levels and the visibility of POIs influence the city's morphological movement patterns. The findings highlight the strategic role of POI-based geographic analysis in improving urban connectivity and guiding regional planning efforts, offering valuable insights for addressing urban challenges and advancing sustainable, tourism-focused urban development.
POLA PERKEMBANGAN KAWASAN PERDAGANGAN DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Haliza, Nur Ayu; Wulandari, Agustiah; Purnomo, Yudi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52350

Abstract

Berbagai aspek mempengaruhi pola perkembangan sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur berdasarkan arah kecenderungan perkembangan wilayah. Oleh karena itu berdasarkan fenomena dan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola perkembangan kawasan perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis SIG (Sistem Informasi Geografis) untuk mendapatkan gambaran mengenai jenis dan persebaran sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur tahun 2021 sebanyak 416 sarana. Sarana tersebut didominasi toko/warung yang berjumlah 276 sarana, kemudian pertokoan berjumlah 138 sarana dan pusat pertokoan/pasar lingkungan berjumlah 2 sarana. Pertambahan bangunan terbanyak terjadi pada tahun 2016-2021 sebanyak 117 sarana. Perkembangan sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur cenderung berkembang dari arah timur ke barat, yakni dari Jalan Panglima Aim ke Jalan Tanjung Raya II dan ke Jalan Yam Sabran. Pola perkembangan di wilayah penelitian cenderung berpola acak (Leap-frog Development) dan memanjang (Linear Development). Pola Acak terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Tanjung Raya II dan Jalan Yam Sabran sedangkan pola memanjang terjadi di Jalan Panglima Aim.    Kata Kunci:   Kecamatan Pontianak Timur, pola perkembangan, sarana perdagangan  
ANALISIS PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DI KELURAHAN SUNGAI BELIUNG, KECAMATAN PONTIANAK BARAT Willyanto, -; Wulandari, Agustiah; Chairunnisa, Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52355

Abstract

Perubahan penggunaan lahan merupakan hal yang pasti akan terjadi setiap tahunnya. Salah satu perubahan penggunaan lahan yang terjadi secara signifikan ialah kawasan permukiman. Kelurahan Sungai Beliung mengalami perkembangan permukiman yang cukup tinggi pada tahun 2010-2019, ini disebabkan Kelurahan Sungai Beliung memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Pontianak Barat. Hal ini menjadi dasar untuk melakukan penelitian terkait perkembangan permukiman di Kelurahan Sungai Beliung. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perkembangan permukiman di Kelurahan Sungai Beliung. Metode pada penelitian ini yaitu pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif. Metode kuantitatif dalam penelitian ini digunakan untuk menganalisis perubahan perkembangan permukiman di Kelurahan Sungai Beliung. Selain itu teknik analisis pada penelitian ini menggunakan metode overlay. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa perubahan lahan yang ada di Kelurahan Sungai Beliung cukup tinggi. Perubahan yang nampak hanya pada penggunaan lahan permukiman serta perdagangan dan jasa. Perkembangan kawasan permukiman yang ada di Kelurahan Sungai Beliung yaitu sebesar ±15 ha. Selain itu pada penelitian ini Kelurahan Sungai Beliung dibagi menjadi 4 blok dan memiliki hasil perkembangan permukiman yang berbeda-beda. Pada blok 1 lahan permukiman berkurang sebesar -1,9 ha, blok 2 bertambah seluas 0,6 ha, blok 3 bertambah seluas 10 ha dan blok 4 bertambah seluas 6,9 ha.  Kata Kunci: Kelurahan Sungai Beliung, perkembangan permukiman, perubahan penggunaan lahan
PENGARUH PRASARANA JEMBATAN KAPUAS II TERHADAP PERKEMBANGAN AKTIVITAS PERDAGANGAN DAN JASA DI KORIDOR JALAN TRANS KALIMANTAN KECAMATAN SUNGAI RAYA Khairunnisa, Nurul Amirah; Wulandari, Agustiah; Chairunnisa, Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52356

Abstract

Pembangunan infrastruktur pada suatu wilayah dan kota akan memberi pengaruh pada wilayah tersebut maupun wilayah sekitarnya. Sejak penggunaan Jembatan Kapuas II diresmikan (2007), penggunaan lahan berkembang dari lahan kosong menjadi lahan perdagangan dan jasa di Koridor Jalan Trans Kalimantan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh prasarana Jembatan Kapuas II terhadap perkembangan aktivitas perdagangan dan jasa di Koridor Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Raya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa jumlah bangunan perdagangan dan jasa di wilayah penelitian adalah 129 bangunan (92 bangunan perdagangan dan 37 bangunan jasa). Usaha perdagangan yang mendominasi yaitu 19 usaha rumah/warung makan, 19 usaha rumah minum/kafe dan 19 usaha perdagangan eceran pakaian serta usaha jasa yaitu 12 usaha reparasi mobil. Tahun perkembangan jembatan berpengaruh positif terhadap jumlah perkembangan aktivitas perdagangan dan jasa dengan total pengaruhnya 88,3%. Pengaruh positif tersebut bermakna bahwa adanya prasarana Jembatan Kapuas II memberikan pengaruh terhadap perkembangan aktivitas perdagangan dan jasa di Koridor Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.Kata Kunci: pengaruh, perdagangan dan jasa, Jembatan Kapuas II, Jalan Trans Kalimantan
ANALISIS KUALITAS LINGKUNGAN PERUMAHAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK PERUMAHAN DI DESA SUNGAI RAYA DALAM KECAMATAN SUNGAI RAYA Rizki, Dina Aristia; Wulandari, Agustiah; Chairunnisa, Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52348

Abstract

Desa Sungai Raya Dalam merupakan wilayah peri urban sekunder yang berbatasan langsung dengan Kota Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Barat dan merupakan kawasan strategis ekonomi. Pertumbuhan penduduk mengakibatkan peningkatan pembangunan perumahan namun seringkali tidak diikuti dengan kelengkapan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) yang memadai. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas lingkungan perumahan di Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif dan skoring. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas lingkungan perumahan berdasarkan indikator prasarana memiliki kualitas baik dengan skor rata-rata 43,07 namun masih terdapat jalan dan drainase yang mengalami kerusakan, indikator sarana memiliki kualitas sedang dengan skor rata-rata 31,39 dimana sarana minimal perumahan kurang tersedia, dan indikator utilitas memiliki kualitas baik dengan skor rata-rata 46,66 dimana jaringan listrik dan penerangan jalan umum sudah tersedia di seluruh lingkungan perumahan. Kualitas lingkungan perumahan sudah cukup baik mulai dari ketersediaan hingga kondisi PSU, namun kurangnya ketersediaan sarana minimal dilingkungan perumahan terutama sarana peribadatan dan ruang terbuka.  Kata Kunci: karakteristik perumahan; kualitas lingkungan perumahan  
ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM DI DESA MUNGGUK KECAMATAN NGABANG KABUPATEN LANDAK Ifada, Adinda Rizky; Wulandari, Agustiah; Chairunnisa, Chairunnisa
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53695

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang berperan penting sebagai penggerak perekonomian suatu daerah. Desa Mungguk merupakan salah satu desa yang dikenal dengan objek-objek wisata alamnya. Air Terjun Setegung sebagai salah satu destinasi wisata alam yang belum terkelola secara optimal dan Aek Merah yang memiliki daya tarik yang mulai dikelola. Namun, objek-objek wisata tersebut memiliki permasalahan pada aksesibilitas dan kualitas sarana prasarana yang tersedia. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kelayakan pengembangan potensi objek wisata alam Air Terjun Setegung dan Aek Merah di Desa Mungguk. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuisioner dan studi literatur. Berdasarkan hasil identifikasi   karakteristik kawasan wisata, diketahui bahwa Air Terjun Setegung dan Aek Merah memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam di Kecamatan Ngabang. Hal ini tak terlepas dari keberadaan objek-objek wisata tersebut yang cukup strategis bila diukur dari Ibukota Kabupaten Landak (Kota Ngabang). Berdasarkan hasil analisis skoring menggunakan pedoman analisis Objek dan Daya Tarik Daerah Wisata Alam (ODTWA) Direktorat Jendral Tahun 2003, diketahui bahwa Air Terjun Setegung dan Aek Merah sama-sama memperoleh skor 66,67 persen. Artinya objek-objek wisata tersebut tergolong dalam klasifikasi kelas kelayakan tinggi atau layak untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam
Penguatan Ekonomi dan Kapasitas Teknologi Tepat Guna (TTG) Kelompok Madu Kelulut Utama Mandiri Desa Sungai Itik Kecamatan Sungai Kakap Gusti Hardiansyah; Yudi Purnomo; Tri Wahyudi; Agustiah Wulandari; Ivan Sujana
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1164

Abstract

Desa Sungai Itik memiliki keanekaragaman hayati dan potensi ekonomi yang tinggi, salah satunya melalui komoditas madu kelulut. Kelompok Produktif Itama Mandiri merupakan salah satu pelaku utama dalam pengembangan madu kelulut di Parit Wa’bibah Dusun Mawar, Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa kelompok mitra masih menghadapi sejumlah permasalahan utama, yaitu proses produksi madu yang masih sederhana, kadar air madu kelulut yang tinggi, penggunaan mesin pompa rakitan yang kurang higienis, serta belum diterapkannya manajemen pemasaran secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui transfer iptek dan pemanfaatan produk Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam mendukung ekonomi hijau serta pengembangan kelompok petani berkelanjutan, khususnya melalui penerapan TTG pasca panen madu kelulut. Kebaruan program ini terletak pada implementasi inovasi TTG berupa mesin pengurang kadar air tanpa pemanasan dan mesin pompa madu kelulut yang higienis, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk secara berkelanjutan. Program ini sangat penting dilakukan mengingat para petani masih menghadapi keterbatasan teknologi pasca panen yang berdampak pada nilai jual serta keberlanjutan ekonomi lokal, di samping minimnya adopsi teknologi ramah lingkungan di tingkat kelompok tani di Kalimantan Barat. Pelaksanaan PKM ini menghasilkan peningkatan kuantitas dan kualitas madu kelulut melalui penerapan mesin pengurang kadar air dan mesin pompa madu kelulut yang lebih higienis, yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan kelompok. Strategi keberlanjutan program dijalankan melalui pembinaan kepada kelompok-kelompok masyarakat lain agar dapat mengadopsi teknologi dan pengetahuan yang telah diperoleh.
Co-Authors - Chairunnisa Abda Abda Afifah, Amirotul Husna Aminullah, Gustijan Andang Firmansyah Andri Dwi Saputra Angela, - Anthy Septianti Army, Rangga Ayuningtyas, Riska A. Azmi, Restu Al Chairunnisa Chairunnisa Chairunnisa Chairunnisa Chairunnisa, - Charmyllia, Charmyllia Dahriansyah, Robi Della Meitri Astari Della Meitri Astari Devita Mayangsari Elvina Damayanti Elvira Nadila Rizani Ely Nurhidayati Erni Yuniarti Erni Yuniarti Erwin Septiawan Fadilla, Daffa Fakhrur Rozi Febri Talenta Agtha Fikar Khadafi, Muhammad Filanda, Shesa Dida Firdaus, Hendry Fitri Dwi Pangestika Fitri Wulandari Galela, Wendoria Gandini, Aulia Intan Ghaibiyah, Husnol Gilang Anugrah Gilang Ridho Ananto Gusti Hardiansyah Gusti Zulkifli Mulki Gusti Zulkifli Mulki H, Firsta Rekayasa Hafiz Auliandri Haliza, Nur Ayu Hapsari, Diandra Mutiara Hernovianty, Firsta Rekayasa Hidayat, Bagus Hukma Zulfinanda Hukma Zulfinanda Ifada, Adinda Rizky Islami, Nur Alamil Ivan Sujana Juniar Doni Pratama Jurista Purnama Jumri Juwita, Dewi Ratna Khairunnisa, Nurul Amirah Leni Kurniawati Manik, Maria Rolenta Mardiyanti, Utin Marlina, - Maulidya, Rauufi Meirany, Jasisca Meirany, Jasisca Meirany Melenia, Yessy Meta Indah Fitriani Mira Sophia Lubis Mira Sophia Lubis Muhammad Alvin Faiz Muhammad Rifki Nana Novita Pratiwi Nana Novita Pratiwi Nana Novita Pratiwi Nur Alamil Islami Nuraini, Atika Galuh Nurfareha, Nurfareha Nurhidayati, Ely Oktaviani, Hana Izdihar Pertiwi, Siti Asri Heriyani Pramestianti, Indriade Cahyani pratama, fridolin yonky Pratiwi, Nana Novita Pratiwi, Nana Novita Pratiwi, Ulfa Amalia Putra, Adventus Tagas Hersy Putra, Rizky Anggoro Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Azmul Fisandi Rakonda, Vivo Toras Ramadhanti, Annisa Fitri Ratih Rahmahwati Ratna Juwita, Dewi Riani, Yuni Hijri Rikeyke, Fahmagatryane Quarylova Rizki, Dina Aristia Ryza Chairani S. Putra, M. Fathanuur Saputra, Andri Dwi Saputra, Ari Bintang Sarinda, Paskalina Yolischa Savitri, Feby Septianti, Anthy Setiani, Ingga Erva Shenny Oktoriana Simare Mare, Renta Simbolon, Yumna Azzah Sophia Lubis, Mira Stepanus Stepanus Sudjana, Fardyllah Mentari Sukma, Suhadi Tri Wahyudi Trida Ridho Fariz Ulhaq, Alyaa Velayatie, Reza Akbar Vetti Puryanti Virduani, Atrie Vita Elysia Wahma, Anisa Putri Wahyuda, Aldi Wahyudi, Ganjar Ilham Wahyudi, Tri Wardhani, Feby Kusuma Wijaya, Muhammad Fathul Robby Cakra Willyanto, - Windarni, Imai Putri Wulandari, Meity Yanur Ramadhan Yudi Purnomo Yudistiro Prayoga Yudistiro Prayoga Yulianingrum, Esti Vidya Zefanya Zyeraf, Judith Avicena Zulkifli Mulki, Gusti Zulkifli Mulky, Gusti