Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK DI KAWASAN PERMUKIMAN PERKOTAAN KOTA PONTIANAK (STUDI KASUS: PERUMNAS III, KELURAHAN TANJUNG HULU, KECAMATAN PONTIANAK TIMUR) Sarinda, Paskalina Yolischa; Wulandari, Agustiah; Fitriani, Meta Indah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.87772

Abstract

Urbanisasi menyebabkan peningkatan populasi daerah perkotaan yang berdampak pada kebutuhan lahan permukiman yang tinggi serta menurunnya ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di perkotaan. Penurunan kualitas lingkungan perkotaan terlihat pada minimnya RTH Publik untuk memenuhi kebutuhan ekologis dan sosial masyarakat. Salah satu kawasan yang mengalami permasalahan serupa adalah kawasan permukiman perkotaan PERUMNAS III, Kelurahan Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak yang memiliki luas 33.99 ha dan luas RTH Publik sebesar 0,96 ha. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis RTH Publik di kawasan permukiman perkotaan PERUMNAS III berdasarkan luas minimal, radius pelayanan, proporsi tutupan hijau dan proporsi tutupan non hijau, luas jalur hijau, dan lebar jalur hijau pada taman kecamatan, taman kelurahan, taman taman RW, taman RT, dan jalur hijau median jalan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan membandingkan perhitungan yang tercantum pada Permen ATR/BPN No. 14 Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan hanya tipologi taman RT dan jalur hijau median jalan yang sudah memenuhi kriteria luas, radius pelayanan, serta proporsi tutupan hijau dan tutupan non hijau. Oleh karena itu, diperlukannya penambahan area hijau dan optimalisasi fungsi RTH Publik.
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP ZONA NILAI TANAH KECAMATAN SUNGAI RAYA Fikar Khadafi, Muhammad; Nurhidayati, Ely; Wulandari, Agustiah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.82313

Abstract

Perubahan penggunaan lahan melibatkan peralihan dari satu jenis penggunaan lahan ke jenis lainnya atau modifikasi fungsi lahan dalam periode waktu tertentu. Perubahan dapat dipicu oleh pertumbuhan populasi dan meningkatnya kebutuhan infrastruktur, yang sering menyebabkan ketidaksesuaian antara penggunaan aktual dan rencana tata ruang. Dampak utamanya adalah konversi lahan non-terbangun menjadi lahan terbangun, yang meningkatkan permintaan dan harga tanah. Kecamatan Sungai Raya di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, telah mengalami transformasi ekonomi dari sektor agraris ke non-agraris dalam lima tahun terakhir. Analisis perubahan penggunaan lahan dari 2018 hingga 2022 menunjukkan dampaknya terhadap zona nilai tanah (ZNT). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap zona nilai tanah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, menganalisis data numerik terkait luas dan besaran penggunaan lahan. Perubahan penggunaan lahan dihitung berdasarkan persentase penggunaan lahan pada tahun 2018, 2020, dan 2022, kemudian dianalisis perubahan ZNT pada tahun yang sama. Perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Sungai Raya secara langsung mempengaruhi kenaikan harga tanah. Peningkatan pembangunan dan jumlah penduduk mendorong permintaan lahan yang lebih tinggi, menyebabkan harga tanah yang mahal dan mempengaruhi pemanfaatan lahan di wilayah tersebut. Pada tahun 2018, lahan didominasi oleh perkebunan, hutan, dan permukiman, dengan harga tanah tertinggi di Kelurahan Sungai Raya mencapai Rp. 6.500.000 per meter persegi. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat yang meningkat menyebabkan permintaan dan harga tanah naik.
ANALISIS KETIDAKSESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RTRW KABUPATEN MELAWI TAHUN 2016-2036 (STUDI KASUS: KECAMATAN TANAH PINOH) Rakonda, Vivo Toras; Pratiwi, Nana Novita; Wulandari, Agustiah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i1.88603

Abstract

Kecamatan Tanah Pinoh, Kabupaten Melawi ditetapkan sebagai pusat kegiatan lokal dan wilayah agropolitan sesuai misi kabupaten. Perkembangan aktivitas manusia dan kebutuhan ekonomi menyebabkan perubahan penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan RTRW Kabupaten Melawi Tahun 2016-2036. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketidaksesuaian penggunaan lahan di Kecamatan Tanah Pinoh pada tahun 2024 dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Melawi Tahun 2016-2036. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data utama berupa hasil observasi dan dokumentasi, serta data tambahan berupa file SHP Rencana Pola Ruang. Proses analisis meliputi identifikasi penggunaan lahan melalui teknik digitasi on-screen yang kemudian dilanjutkan dengan analisis spasial menggunakan metode overlay. Hasil penelitian menunjukkan ketidaksesuaian penggunaan lahan sebesar 2.060,00 Ha (5,51% dari total luas kecamatan), dengan kontribusi terbesar dari lahan perkebunan (1.399,72 Ha atau 3,74%), pertambangan (581,76 Ha atau 1,56%), tegalan/ladang (75,42 Ha atau 0,20%), dan lahan terbangun (3,08 Ha atau 0,01%). Hasil ini menunjukkan perlunya revisi dokumen RTRW Kabupaten Melawi dengan acuan data yang akurat untuk mengoptimalkan pengendalian pemanfaatan ruang melalui regulasi yang tepat. Kata Kunci: Kecamatan Tanah Pinoh, ketidaksesuaian penggunaan lahan, RTRW
ANALISIS STRUKTUR SPASIAL JARINGAN JALAN PERKOTAAN: STUDI KASUS KOTA PONTIANAK Wulandari, Agustiah; Purnomo, Yudi
Jurnal Spasial Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/js.v12i1.9755

Abstract

The structure of road networks plays a crucial role in supporting mobility, transportation efficiency, and urban spatial development. Pontianak City, as one of the growth centers in West Kalimantan, faces increasing challenges in managing its increasingly complex road network. This study aims to analyze the spatial structure of the urban road network in the central area of Pontianak using a spatial approach based on Geographic Information Systems (GIS) with QGIS software. The methods include identifying road network nodes, calculating total road length, and analyzing network density across two spatial units: 500 x 500meter grids and administrative boundaries at the kelurahan level. The analysis reveals that the distribution of the road network is uneven, with the highest concentration of road length and network nodes found in central areas such as Tengah and Akcaya Subdistricts. In contrast, the northern and eastern parts of the city exhibit sparser network structures. The grid-based approach provides greater spatial precision in capturing micro-scale variation, while the kelurahan units are relevant for policy and regional planning contexts. These findings form a basis for planning equitable, efficient, and data-driven road infrastructure development.
IDENTIFIKASI KESESUAIAN LOKASI TEMPAT PEMAKAMAN UMUM DI KECAMATAN SINGKAWANG BARAT Ratna Juwita, Dewi; Wulandari, Agustiah; Zulkifli Mulky, Gusti; Sophia Lubis, Mira
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v13i1.45810

Abstract

The distribution of locations for public cemeteries in West Singkawang Sub-District largely ignores the location suitability provisions based on Government Regulation Number 9 of 1987. One of them is the Al-Firdaus Islamic TPU in Tengah Kelurahan because it is close to settlements. The purpose of this study was to identify the suitability of the location of the distribution of public cemeteries in West Singkawang District and provide recommendations for locations for the provision of new public cemeteries. This study used a quantitative approach with overlay and scoring analysis techniques. The results of this study were obtained from six public cemeteries, only one of which had a "fairly appropriate" classification, namely Baitul Huda Islamic Public Cemetery and five other public cemeteries had a "less appropriate" classification. The recommendations for new locations for the provision of public cemeteries are outside Singkawang Barat District, namely in Central Singkawang District, North Singkawang District, and South Singkawang District.
IDENTIFIKASI POTENSI PERGERAKAN PEJALAN KAKI DI PUSAT PEREKONOMIAN KOTA SINGKAWANG MENGGUNAKAN PEMODELAN URBANO Agustiah Wulandari; Purnomo, Yudi
Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (JUARA) Vol. 7 No. 2 (2024): September (Jurnal Arsitektur dan Perencanaan)
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/juara.v7i2.3562

Abstract

Pedestrian movement in the city center can improve the tourist experience of a city with cultural and historical values, such as Singkawang City in West Kalimantan Province. Pedestrian facility planning requires adequate facilities in a good land use and network system. Assessment of walkability using the Urbano analysis tool can provide an assessment of the area's potential regarding connectivity and the quality of pedestrian paths in the economic center area of Singkawang City. The research results show that the study area has a relatively low walk score of 31 out of 100. This figure shows that the Hong Kong Market Area does not generate pedestrian movement. Several variables in Urbano's analysis that can explained are mainly the low intensity and capacity of buildings and distribution patterns of urban facilities that do not support pedestrians. However, it also shows that the daily necessities trading function dominates in generating walking activity in this area, mainly if it includes a banking function.
Evaluasi Kebijakan Pendaftaran Tanah dalam Program Kota Lengkap di Kota Pontianak Fadilla, Daffa; Nurhidayati, Ely; Wulandari, Agustiah
REKSABUMI Vol 4 No 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Reksabumi.v4i2.11999.2025

Abstract

The Complete City Program, part of the Systematic Complete Land Registration (PTSL) policy, aims to enhance legal certainty of land through systematic registration and improvement of land data quality. Implemented in Pontianak City since 2020, the program achieved the status of Complete City in 2024. However, challenges such as residents’ absence and refusal during field verification have hindered its implementation. This study evaluates land registration policy in supporting the Complete City Program in Pontianak Kota District. Data collection was conducted through both primary and secondary sources, analyzed using a mixed-method research approach. Primary data were obtained through interviews with officials from the Pontianak City Land Office (BPN), the Pontianak City Revenue Agency (Bapenda), and local village administrations involved in the program. Meanwhile, secondary data were derived from official documents, legal regulations, and relevant literature. The findings show that Pontianak Kota District achieved a high success rate of 96%, although it did not yet meet the standard criteria of success. Sungai Bangkong Subdistrict met the success criteria with 97.60%, while Darat Sekip (93.72%), Mariana (93.12%), Tengah (92%), and Sungai Jawi (94.72%) remained below the success criteria. The Complete City Program in Pontianak Kota District has been efficient, responsive, well-targeted, and equitable. Its benefits are evident in the improvement of land administration services. However, its effectiveness is still constrained by low community participation as well as insufficient resources and budget, which hinder the achievement of targets. Strengthening public outreach and inter-agency coordination is necessary to achieve comprehensive and optimal outcomes.
Kajian Identifikasi Tingkat Kekumuhan Dusun Brahima Desa Wajok Hulu Kecamatan Jongkat Kurniawati, Leni; Wulandari, Agustiah; Pratiwi, Nana Novita
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.63940

Abstract

Fenomena permukiman kumuh terjadi tidak hanya di wilayah perkotaanã…¤saja, beberapa kawasan pedesaan di Indonesia masih ditemukan kawasan kumuh. Pertumbuhan penduduk yang terus ada serta kondisi sarana prasarana permukiman yang kurang memenuhi persyaratan teknis merupakan salah satu penyebab terbentuknya permukiman kumuh karena adanya penurunan kualitas lingkungan hunian. Dusun Brahima merupakan salah satu Dusun di Desa Wajok Hulu dimana lokasi ini ditetapkan sebagai wilayah prioritas pengembangan sanitasi terkait persampahan, drainase dan air limbah karena desa ini termasuk dalam wilayah dengan tingkat resiko cukup tinggi. Identifikasi kondisi awal terkait kumuh menjadi hal yang perlu sebagai bentuk pencegahan dini akan terbentuknya permukiman kumuh baru. Tujuan penelitianã…¤ini untuk mengidentifikasi kondisi kekumuhan dan mengukur klasifikasi tingkat kekumuhan di Dusun Brahima Desa Wajok Hulu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniã…¤adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisisã…¤deskriptif dan kuantitatif (pembobotan). Penelitian ini menghasilkan identifikasi kekumuhan dan kemudian masuk berdasarkan klasifikasi tingkat kekumuhanã…¤yaitu bukan kawasan kumuh, kawasan kumuh ringan, kawasanã…¤kumuh sedang dan kawasan kumuh berat. Hasil analisis yang diukur dari 7 (tujuh) indikator kekumuhan, lokasi penelitian masuk pada kawasan kumuh ringan dan legalitas lahan legal serta pertimbangan lain tinggi dengan pendekatan penanganan yaitu pemugaran.Kata Kunci: Permukiman, Tingkat Kekumuhan, Dusun Brahima
Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Tempat Pemakaman Umum di Kecamatan Singkawang Barat Juwita, Dewi Ratna; Wulandari, Agustiah; Mulki, Gusti Zulkifli; Lubis, Mira Sophia
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.67942

Abstract

Ketersediaan dan kebutuhan fasilitas umum seperti tempat pemakaman umum sering kurang mendapat perhatian, terutama pada wilayah pusat kota. Pusat Pelayanan Kota (PPK) dari Kota Singkawang. Kecamatan Singkawang Barat memiliki enam tempat pemakaman umum diantaranya TPU Katolik Santo Fransiskus Asisi, TPU Islam Tariqqul Jannah, TPU Islam Yayasan Mesjid Raya, TPU Islam Al-Firdaus, TPU Islam Baitul Huda dan TPU Islam Nurul Yaqin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan Tempat pemakaman umum berdasarkan agama untuk 20 tahun mendatang pada Kecamatan Singkawang Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam kebutuhan tempat pemakaman umum berdasarkan agama di Kecamatan Singkawang Barat. Hasil dari penelitian ini adalah pada tahun 2043 Kecamatan Singkawang Barat membutuhkan seluas 15.781,82 m2 untuk kebutuhan tempat pemakaman umum dengan 6.928,45 m2 untuk tempat pemakaman umum Islam, 4.317,10 m2 untuk tempat pemakaman umum Kristen, dan 4.536,26 m2 untuk tempat pemakaman umum Katolik. Ketersediaan sejumlah tempat pemakaman umum Islam saat ini tidak dapat menampung kebutuhan di tahun 2043. Adapun beberapa tempat pemakaman umum yang akan di prediksi mengalami keterbatasan lahan adalah TPU Islam Tariqqul Jannah di Kelurahan Pasiran, TPU Islam Yayasan Mesjid Raya di Kelurahan Melayu, dan TPU Al-Firdaus di Kelurahan Tengah.
Analisis Tingkat Kesesuaian Lahan Pusat Perbelanjaan Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kawasan Perkotaan Sambas Firdaus, Dian; Wulandari, Agustiah; Nurhidayati, Ely
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.64649

Abstract

Kawasan Perkotaan Sambas, Kecamatan Sambas merupakan Pusat Kegiatan Wilayah serta salah satu kawasan strategis dari sudut kepentingan ekonomi. Oleh sebab itu, Perkotaan Sambas memerlukan peningkatan pembangunan infrastruktur untuk menunjang fungsi kota. Berdasarkan RDTR Kawasan Perkotaan Sambas tahun 2020 "“ 2040, salah satu indikator program pembangunannya adalah pembangunan pusat perbelanjaan yang akan melayani wilayah kecamatan lainnya di Kabupaten Sambas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesesuaian lahan pusat perbelanjaan berbasis sistem informasi geografis di Kawasan Perkotaan Sambas, Kecamatan Sambas. Penggunaan pendekatan kuantitatif dengan metode Analisis AHP, Analisis Buffer, dan Analisis Overlay untuk mencapai tujuan. Berdasarkan penyelarasan hasil analisis tingkat kesesuaian lahan pusat perbelanjaan dengan peta rencana pola ruang peruntukan perdagangan dan jasa RDTR Kawasan Perkotaan Sambas tahun 2020-2040, didapatkan klasifikasi tingkat kesesuaian lahan tidak sesuai saat ini (16,44% atau 55,06 Ha), klasifikasi tingkat kesesuaian lahan kurang sesuai (52,23% atau 174,89 Ha) dan klasifikasi tingkat kesesuaian lahan cukup sesuai (31,33% dari total luas wilayah peruntukan perdagangan dan jasa yaitu seluas 104,89 Ha).
Co-Authors - Chairunnisa Afifah, Amirotul Husna Aminullah, Gustijan Andri Dwi Saputra Angela, - Anthy Septianti Army, Rangga Ayuningtyas, Riska A. Azmi, Restu Al Chairunnisa Chairunnisa Chairunnisa Chairunnisa Chairunnisa, - Charmyllia, Charmyllia Dahriansyah, Robi Della Meitri Astari Della Meitri Astari Devita Mayangsari Elvina Damayanti Elvira Nadila Rizani Ely Nurhidayati Erni Yuniarti Erni Yuniarti Erwin Septiawan Fadilla, Daffa Fakhrur Rozi Febri Talenta Agtha Fikar Khadafi, Muhammad Filanda, Shesa Dida Firdaus, Hendry Fitri Dwi Pangestika Fitri Wulandari Galela, Wendoria Gandini, Aulia Intan Ghaibiyah, Husnol Gilang Anugrah Gilang Ridho Ananto Gusti Zulkifli Mulki Gusti Zulkifli Mulki H, Firsta Rekayasa Hafiz Auliandri Haliza, Nur Ayu Hapsari, Diandra Mutiara Hernovianty, Firsta Rekayasa Hidayat, Bagus Hukma Zulfinanda Hukma Zulfinanda Ifada, Adinda Rizky Islami, Nur Alamil Juniar Doni Pratama Juwita, Dewi Ratna Khairunnisa, Nurul Amirah Leni Kurniawati Manik, Maria Rolenta Mardiyanti, Utin Marlina, - Maulidya, Rauufi Meirany, Jasisca Meirany, Jasisca Meirany Melenia, Yessy Meta Indah Fitriani Mira Sophia Lubis Mira Sophia Lubis Muhammad Alvin Faiz Muhammad Rifki Nana Novita Pratiwi Nana Novita Pratiwi Nur Alamil Islami Nur Fitrianingsih Nuraini, Atika Galuh Nurfareha, Nurfareha Nurhidayati, Ely Oktaviani, Hana Izdihar Pertiwi, Siti Asri Heriyani Pramestianti, Indriade Cahyani pratama, fridolin yonky Pratiwi, Nana Novita Pratiwi, Nana Novita Pratiwi, Ulfa Amalia Putra, Adventus Tagas Hersy Putra, Rizky Anggoro Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Azmul Fisandi Rakonda, Vivo Toras Ramadhanti, Annisa Fitri Ratna Juwita, Dewi Riani, Yuni Hijri Rikeyke, Fahmagatryane Quarylova Rizki, Dina Aristia Ryza Chairani S. Putra, M. Fathanuur Saputra, Andri Dwi Saputra, Ari Bintang Sarinda, Paskalina Yolischa Savitri, Feby Septianti, Anthy Setiani, Ingga Erva Simare Mare, Renta Simbolon, Yumna Azzah Sophia Lubis, Mira Stepanus, Stepanus Sudjana, Fardyllah Mentari Sukma, Suhadi Trida Ridho Fariz Ulhaq, Alyaa Velayatie, Reza Akbar Vetti Puryanti Virduani, Atrie Vita Elysia Wahma, Anisa Putri Wahyuda, Aldi Wahyudi, Ganjar Ilham Wardhani, Feby Kusuma Wijaya, Muhammad Fathul Robby Cakra Willyanto, - Windarni, Imai Putri Wulandari, Meity Yanur Ramadhan Yudi Purnomo Yudi Purnomo Yudistiro Prayoga Yudistiro Prayoga Yulianingrum, Esti Vidya Zefanya Zyeraf, Judith Avicena Zulkifli Mulki, Gusti Zulkifli Mulky, Gusti