Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA DI INDONESIA Ayu Khoirotul Umaroh; Yuli Kusumawati; Heru Subaris Kasjono
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v10i1.165

Abstract

Kegiatan seksual yang tidak bertanggung jawab menempatkan remaja pada tantangan risiko terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi. Berdasarkan data SDKI 2012, remaja (15-24 tahun belum menikah) yang pernah melakukan hubungan seksual pranikah sebanyak 0,9% perempuan dan 8,7% laki-laki di daerah urban serta 1,0% perempuan dan 7,8% laki-laki di daerah rural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku seksual pranikah remaja di Indonesia berdasarkan data SDKI 2012. Metode penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif analitis dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 19.882. Analisis bivariat menggunakan Chi-Square dan analisis multivariat menggunakan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor internal dan faktor eksternal terhadap perilaku seksual pranikah remaja di Indonesia. Faktor internal yakni tingkat pendidikan (p=0,000), pengetahun (p=0,000), sikap (p=0,000) dan gaya hidup (p=0,017). Faktor eksternal yakni sumber informasi (p=0,000), kelengkapan informasi (p=0,005), peran (p=0,000) dan tempat tinggal (0,000). Demikian pula hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa sikap memiliki nilai OR tertinggi sebesar 2,129 (95%CI : 1,963-2,309), artinya remaja dengan sikap tidak baik memiliki risiko 2,129 kali untuk melakukan perilaku seksual pranikah daripada remaja dengan sikap baikKata Kunci: Remaja, Perilaku Seksual, Faktor Internal dan Eksternal, SDKI 2012
HUBUNGAN KARAKTERISTIK BIDAN DENGAN MUTU PELAYANAN ANTENATAL CARE BERDASARKAN STANDAR OPERASIONAL Aliah Dwi Kurnia Haji Abu; Yuli Kusumawati; Kusuma Estu Werdani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v10i1.169

Abstract

Cakupan kunjungan K1 dan K4 di Puskesmas Mantingan masih rendah, salah satu penyebabnya adalah bidan dalam pelayanan antenatal care tidak sesuai standar operasional prosedur.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik bidan dengan mutu pelayanan antenatal care berdasarkan standar operasional prosedur di wilayah kerja Puskesmas Mantingan Kabupaten Ngawi. Metode penelitian ini menggunakan rancangan survei observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh bidan sebanyak 30 orang. Pemilihan sampel dengan total sampling sebanyak 30 orang. Uji statistik menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan mutu pelayanan antenatal care yaitu umur (r=0,445) p value (0,014), masa kerja (r=0,401) p value (0,028) dan pengetahuan (r=0,437) p value (0,016) sedangkan yang tidak berhubungan yaitu status pegawai (F=0,768) p value (0,474). Diharapkan pemerintah akan meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap proses pelayanan antenatal-care oleh bidan di puskesmas.Kata Kunci: Karakteristik, Standar Operasional Prosedur, Antenatal care
Pelatihan Pembuatan Jamako (Jamu Madu dan Ketumbar Penurun Kolesterol) Untuk Menurunkan Kadar Kolesterol Pada Lansia di Desa Tawang, Jawa Tengah Kusumawati, Yuli; Pratiwi, Betty Intan; Saputri, Inez Ramadhana; Putri, Yuliana Rahma; Wardani, Wening Wahyu; Setyaningrum, Amilia Putri; Rohman , Saiful; Wibowo, Chintya Putri; Febrian, Anggun Dyah; Nuraisyah, Shinta Ramadhania
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18886

Abstract

Pendahuluan: Pada tahun 2024, prevalensi kolesterol di Desa Tawang, Dusun II mencapai 76,9%, mayoritas diderita oleh lansia. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan kolesterol sejak usia muda akibat konsumsi makanan tinggi lemak dan minimnya aktivitas olahraga. Studi ini bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol pada lansia melalui pemberian air rebusan biji ketumbar dan madu. Biji ketumbar mengandung flavonoid dan madu mengandung niasin, keduanya berperan dalam menurunkan kadar kolesterol darah. Metode: Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, pemberian ramuan, pemantauan, pengecekan kolesterol, dan evaluasi. Mitra kegiatan adalah bidan desa dan kader, dengan 35 peserta, 10 di antaranya memiliki kadar kolesterol tinggi. Hasil: Setelah konsumsi jamu selama 7 hari, 8 dari 10 lansia menunjukkan penurunan kadar kolesterol. Kesimpulan: Ramuan tersebut efektif menurunkan kadar kolesterol pada lansia.
Flashcards on Reproductive Health Education for Elementary School Children: Development and Validation Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Kusumawati, Yuli; Inayati, Nurul Latifatul; Umaroh, Ayu Khoirotul; Hidayat, Muhamad Taufik; Livia, Wardhatul; Syifa, Asy; Trijaya; Nabilla, Nur Jihan Luthfia
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educatio
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V13.I2.2025.156-165

Abstract

Reproductive health problems among children and adolescents are increasing. These problems can be prevented starting from a young age. Parents play a significant role in protecting children from sexual and reproductive health problems. Educational media are needed to improve parents' knowledge of reproductive health in elementary school age children so parents can provide this information to their children. Objective: To develop flashcards to support parents in educating children about reproductive health from an early age. Method: The study used a research and development method conducted from February-May 2024 in Kartasura, Sukoharjo. The ADDIE model was used as the stages in media development. One material expert and one media expert, ten parents in the small group evaluation, and 20 parents in the field evaluation tested the suitability of the media. This was followed by implementing media use with a one group pre- and post-test design involving 30 parents to assess the effectiveness of the media. The parents involved in this research were parents of elementary school children in grades 1-3. Data were collected using questionnaires. Data were analyzed using N-gain value. Results: Flashcard media was very suitable and effective (with the percentage of media feasibility in the experts’ assessment being 90%, small group evaluation 90.3% and 88.6% in the field evaluation). At the implementation stage, there was an increase in the average knowledge score before and after using flashcards with N-gain score was 0.43. Conclusion: Flashcards can be used for reproductive health education for parents of elementary school children.
Fathers’ Behavior in Providing Reproductive Health Information to Male Adolescents in Surakarta: A Qualitative Study Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Kusumawati, Yuli; Purworini, Dian; Arifah, Izzatul; Athaya, Muhamad Rivandi; Setyawati, Anisa; Had, Fairus El; Kurniawati, Nurdika; Trijaya, Trijaya; Almayda, Mutiara Bahi; Brilliyanti, Aulia Suffah; Livia, Wardhatul
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Vol 20 No 4: October 2025
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpki.20.4.278-290

Abstract

Background: Adolescent males generally demonstrate a lesser understanding of reproductive health compared to their female peers. Paternal involvement is crucial in addressing this disparity, as fathers are perceived as facilitators of more comfortable same-gender interactions. This research employed the Theory of Planned Behaviour and the Health Belief Model to analyse fathers' roles in disseminating reproductive health information to male adolescents.Method: A qualitative study was conducted in Surakarta between January and April 2025. Seventeen fathers of male adolescents, aged 10–19 years, served as the primary informants. They were selected via purposive sampling based on specific inclusion criteria: being married and having prior exposure to reproductive health materials. The exclusion criterion was non-local employment without a daily commute. Source triangulation involved an additional 17 wives and 19 adolescents. Data were collected through in-depth interviews and analysed using Colaizzi's method.Result : The majority of fathers educated their children on reproductive health, indicating positive attitudes and an understanding of its significance for adolescents. Wives significantly influenced fathers' perceptions and communication regarding this topic. Time constraints emerged as a key issue, with fathers expressing willingness to participate when their teenagers were available. It was found that the simultaneous availability of fathers and teenagers was necessary to foster closeness and effective communication. 
Development of Audiovisual Media for Reproductive Health Education for Parents of Adolescents Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Inayati, Nurul Latifatul; Asyanti, Setia; Umaroh, Ayu Khoirotul; Livia, Wardhatul; Laili, Ramadani Nur; Trijaya, Trijaya; Dewanti, Ririn Cahya; Kusumawati, Yuli; Arifah, Izzatul
Kesmas Vol. 20, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parents are the primary source of information for adolescents, but many parents lack an understanding of health materials. For knowledge to be increased, health media, one of which is audiovisual media, are desirable. This study aimed to develop audiovisual media on adolescents’ reproductive health. Media development utilized the analyze, design, develop, implement, and evaluate (ADDIE) model. The respondents in this study were parents of adolescents aged 10–14 years, comprising 10 parents in the small group evaluation, 20 in the field evaluation, and 10 in the implementation stage. The effectiveness of the media was tested through pretests and posttests. Using a questionnaire tested for validity and reliability, the data were collected. The effectiveness of the media was analyzed using N-gain. The results revealed that the seven audiovisual media were suitable for use. At the implementation stage, the N-gain value was 0.55, indicating that the video effectively increased parents’ knowledge of reproductive health. Developing audiovisual media on reproductive health is effective for parents. To ensure parents truly grasp reproductive health information, health institutions should consider creating interactive audiovisual resources. This format would make the material more accessible and comprehensible.
AKTIVITAS OTOT EKSTERMITAS ATAS PADA TEKNIK SERANGAN DALAM OLAH RAGA ANGGAR Krisna Viandara, Dewa Made; Kusumawati, Yuli; Wahyu Jatmiko, Safari; Wahyu Dewangga, Mahendra
Indonesian Journal of Physiotherapy Vol 5 No 2 (2025): Indonesian Journal of Physiotherapy
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52019/ijpt.v5i2.11038

Abstract

Background : Fencing is a combat sport that requires upper limb strength, speed, and coordination, especially during attack techniques. Muscle activity of the infraspinatus, anterior deltoid, and triceps brachii plays a crucial role in producing quick, accurate, and stable movements during offensive actions. Methods : This study used an observational design with a cross-sectional approach. A total of 36 fencing athletes were divided into three age categories: cadet (13–17 years), junior (17–20 years), and senior (>20 years). Muscle activity was measured using electromyography (EMG) on the selected muscles. Data analysis was performed using One Way ANOVA. Results : The results showed significant differences (p < 0.05) in the activity of the three muscles across age groups. The senior group demonstrated the highest muscle activity, followed by junior and cadet groups. Conclusion : There is a significant difference in upper limb muscle activity during fencing attack techniques based on age category. Specific training programs tailored to the athlete's muscle development stage are needed to improve performance and prevent injuries.
Quality Time Ibu Bekerja dan Perkembangan Bahasa Anak Usia Toddler Di Day Care Kota Surakarta Anggarwati, Santi Kresni; Kusumawati, Yuli; Werdani, Kusuma Estu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuh kembang anak merupakan kunci penting dalam kehidupananak. Ibu memiliki peran penting dalam tercapainya tugasperkembangan anak dengan stimulasi efektif pada usia toddler, karenaanak mulai belajar berbahasa untuk memahami dan mengontrollingkungan. Ibu bekerja harus berusaha lebih dalam menstimulasiperkembangan anak mengingat waktu yang terbatas dan melakukanquality time dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisishubungan pengetahuan dan quality time dengan perkembanganbahasa anak usia toddler di day care Kota Surakarta. Jenis penelitianini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian ini adalah ibu bekerja yang memiliki anak usiatoddler di 11 day care di Kota Surakarta sebanyak 108 anak. Sampeldiambil dengan teknik cluster sampling sebanyak 75 ibu dan anaknyadi day care Kota Surakarta. Pengumpulan data dilakukan denganobservasi dan memberikan kuesioner yang dijawab oleh ibu. Analisisdata menggunakan korelasi rank sperman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan stimulasiperkembangan bahasa (p=0,001) dengan koefisien korelasi antarapengetahuan ibu bekerja tentang stimulasi perkembangan bahasa padatingkatan lemah (r=0,378) dan ada hubungan antara quality time ibubekerja dan anaknya (p=0,019) dengan koefisien korelasi antaraquality time ibu bekerja dan anaknya dengan perkembangan bahasaanak pada tingkatan lemah (r=0,270).
Pengetahuan Kesehatan Mental Ibu Hamil di Puskesmas Wilayah Kota Surakarta Kusumawati, Yuli; Zulaekah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kelompok rentan mengalami masalah kesehatan mental adalah ibu hamil. Depresi merupakan gangguan mental umum yang sering terjadi pada wanita hamil dan nifas. Namun gangguan kesehatan mental ini belum dilihat sebagai penyakit dan masih dianggap kurang penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan mental. Penelitian observasional dengan desain cross sectional ini dianalisis secara deskriptif. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan antenatal care (ANC) di wilayah puskesmas Penumping, Manahan, Purwosari, Purwodiningratan, Gilingan dan NgoresanKota Surakarta. Sampel sebanyak 40 orang, diambil secara cluster random sampling berdasarkan wilayah puskesmas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi langsung oleh ibu hamil. Análisis data secara deskriptif menggunakan software stastistik. Temuan penelitian menunjukkan hanya sebagian kecil ibu hamil yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan mental dalam kategori baik (13%) dan lebih dari tiga per empat ibu hamil, memiliki pengetahuan kesehatan mental dalam kategori sedang (77%). Implikasi studi ini perlu peningkatan pengetahuan ibu hamil dengan memberikan edukasi tentang kesehatan mental di layanan antenatal care (ANC) primer.
Penyegaran Materi Gizi Ibu Menyusui bagi Tenaga Kesehatan Masyarakat di Surakarta Zulaikah, Siti; Widiyaningsih, Endang Nur; Kusumawati, Yuli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan ibu hamil di Puskesmas masih berfokus pemeriksaan kesehatan umum ibu, keluhan selama kehamilan dan peningkatan berat badan ibu serta perkembangan janin. Masih banyak berorientasi pada pasien tapi melupakan kebutuhan bagi tenaga kesehatan yaitu bidan untuk pengembangan pengetahuan. Oleh karena itu perlu adanya penyegaran bagi tenaga Kesehatan khususnya Bidan tentang bagaimana gizi bagi ibu menyusui. Selama ini belum pernah diadakan pelatihan bagi ibu-ibu bidan tentang gizi bagi ibu menyusui, padahal para bidan ini sangat membutuhkan informasi tersebut karena bidan yang sering terjun langsung bertemu dengan ibu-ibu nifas dibanding dengan tenaga gizi. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra, maka solusi yang kami tawarkan adalah pertama menyusun media yang berisi materi gizi ibu hamil sebagai bahan untuk memberikan penyuluhan bidan kepada ibu hamil trimester akhir. Solusi yang kedua meningkatkan pemahaman keterampilan bidan dalam melakukan pendampingan pada ibu nifas tentang pengaturan makan atau gizi selama menyusui. Kegiatan pelatihan berjalan dengan lancar sesuai dengan jadual. Peserta sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti pelatihan ini, diskusi dan tanya jawab juga berjalan dengan baik. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari kepada Puskesmas tempat para bidan dan tenaga kesehatan lainnya bekerja. Pelatihan penyegaran materi tentang nutrisi ibu hamil efektif meningkatkan pengetahuan bidan Semua peserta meningkat nilai pengetahuannya setelah diberikan pelatihan, dengan peningkatan nilai pengetahuan rata rata sebesar 40,73 point. Pengetahuan bidan tentang fisiologi menyusui dan nutrisi untuk ibu menyususi sebelum pelatihan rata-rata adalah 40,33. Sedangkan pengetahuan bidan tentang fisiologi menyusui dan nutrisi untuk ibu menyusui sesudah pelatihan rata-rata adalah 81,07.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adisty Rose Artistin Alfiyani, Lina Aliah Dwi Kurnia Haji Abu Almayda, Mutiara Bahi Amanda, Dea Ambarwati Ana Riolina Anggarwati, Santi Kresni Anggraini, Dina Dewi Anindita Hasniati Rahmah Anisa Catur Wijayanti Anisah, Ika Arni Arif Setiawan Asmirati Yakob Athaya, Muhamad Rivandi Aufanadea Laela Liswanti Avi Arya Buana Jaya Putra Ayu Khoirotul Umaroh Azizah Nur Rohim Badar Kirwono Bintang Setyo Pinugroho Brilliyanti, Aulia Suffah Darnoto , Sri Darnoto, S. Devi Wulandari Dewangga, Mahendra Wahyu Dewanti, Ririn Cahya Dewi Kurniawati Dewi, Radi Tia Sintia Dian Purworini Dini Nur Rohmah Dwi Linna Suswardany Dyah Intan Puspitasari Edi Karyadi Eka Nurul Rahmawati, Eka Nurul Elok Dwi Prastiwi Em Sutrisna Endang Nur Widiyaningsih Estu Werdani, Kusuma Fadhila, Vinda Nuri Faiza, Salsabila Alif Fatwa Sari Tetra Dewi Fauziana , Eni Fauziana, Eni Febrian, Anggun Dyah Firantika, Rima Had, Fairus El Hafiduddin, Muhammad Halimatus Sakdiyah Her Supristyani Heru Subaris Kasjono Ida Untari Ika Arni Anisah Imelda Anggraini Inayati, Nurul Latifatul Irdawati Irdawati Izzatul Arifah Junitha Fitri Putri Wicaksana Kelik Wardiono Khoirunisa, Ilma Kirwono, Badar Krisna Viandara, Dewa Made Kristofara Karolina Kewa Kurniawati, Nurdika Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah Laili, Ramadani Nur Lina Alfiyani Listyani Hidayati Livia, Wardhatul Lukman Atmaja Maimun, Muhammad Halim Mardi Santoso Mayang Widya Saputri Mazia, Fladina Alfi Meliana Fitria Salichah Miasari, Tutyan Miasari, Tutyan Muchlison Anis Muhamad Taufik Hidayat Muliyono, Didik Mutalazimah Mutalazimah Nabilla, Nur Jihan Luthfia Nafisah, Hasna Nugraeni, Christine Dyta Nugroho, Purwo Setiyo Nur Hayati Nuraisyah, Shinta Ramadhania Nurfaiza, Elita Nadia Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdausy Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Nurul Fatimah Pinugroho, Bintang Setyo Prastiwi, Elok Dwi Pratiwi, Betty Intan Purwanto, Mochammad Putri Meyzwari, Fiorizka Putri, Yuliana Rahma Rahmi , Anggraita Nur Rahmi, Anggraita Nur Ratri, Yoka Risma Mustika Ridhiya Wiyasa Nugrahaningtyas, Ridhiya Wiyasa Rohim, Azizah Nur Rohman , Saiful Rury Narulita Sari S. Darnoto Santi Kresni Anggarwati Saputri, Inez Ramadhana Sari, Marlynda Happy Nurmalita Saudin Yuniarno Saudin Yuniarno Septiana, Mia Setia Asyanti Setiyo Purwanto Setyaningrum, Amilia Putri Setyawati, Anisa Setyo Purwanto Shabrina Ramadhani, Nur Siti Zulaekah Siti Zulaekah Siti Zulaikah Siti Zulaikah Sonia Pebrianti Sri Darnoto Sri Sat Titi Hamranani Sri Utami Sukoningtyas Saputri Syifa, Asy Tanjung Anitasari Indah Kusumanigrum Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Toni Indriawan Trijaya Trijaya Trijaya Tsani Khoirun Niswatin Umam, Devid Noor Umi Budi Rahayu Vinami Yulian Wahyu Jatmiko, Safari Wardani, Wening Wahyu Wardiono , Kelik Werdany, Kusuma Estu Wibowo, Chintya Putri Widananda , Clarisa Widananda, Clarisa Widia Lestari Widya Kaharani Putri Widyawati Widyawati Yakob, Asmirati Yumailita Setiawati Yuniar, Siska Zulaekah , Siti