p-Index From 2021 - 2026
5.818
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosiding Seminas Competitive Advantage Diglossia Educate Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmiah Keperawatan JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Panalungtik Judika (Jurnal Nusantara Medika) Journal of Humanities and Social Science (JHASS) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara V-MAC (Virtual of Mechanical Engineering Article) Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat Jurnal Kesehatan Tambusai Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan International Journal of Progressive Mathematics Education Journal of Applied Nursing and Health Jurnal Keperawatan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana Jurnal DIALEKTIKA : Jurnal Ilmu Sosial Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran Journal of Community Health and Preventive Medicine (JOCHAPM) Jurnal Multidisiplin West Science Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa SPIKESNAS Journal of Rural Community Nursing Practice Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS Community Health Nursing Pena Nursing JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK International Journal Of Public Health Exhibition and Seminar on Science and Creative Technology – Al Azhar Proceeding Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu Journal of Rural Community Nursing Practice JOURNAL J-MPI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Claim Missing Document
Check
Articles

DIABETES SELF MANAGEMENT DENGAN KEMAMPUAN SELF WOUND CARE PADA PASIEN DENGAN LUKA GANGREN DI KLINIK PANDAWA KEDIRI Laili, Nurul
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v9i1.513

Abstract

Gangrene is a complication of Diabetes Mellitus that requires treatment. Patients can optimize Diabetes Self-management through self-wound care. The purpose of this study was to determine the relationship between Diabetes Self-management and the ability of self-wound care in patients with Gangrene wounds. This research design is a correlation analysis with a cross-sectional approach. The population was 20 respondents with the accidental sampling technique obtained a sample of 19 respondents. Research instruments Diabetes Self-management questionnaire and Self-wound care questionnaire. The results of this study indicate that most respondents (73.7%) have good Diabetes Self-management and most respondents (73.7%) have good Self-wound care. The results of Spearman's rho statistical test obtained a p-value: of 0.000 <0.05 which means that there is a relationship between Diabetes Self-management and Self-wound care ability in patients with gangrene wounds. Correlation value 0.729, the direction of the relationship is positive, meaning that the strength of the relationship is close to perfect. The ability to improve dietary control and compliance to routinely check blood sugar levels can improve diabetes self-management and improve self-wound care skills. Keywords: Diabetes Self Management, Self Wound Care, Gangrene
KAJIAN HISTORIS LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA: TINJAUAN KOMPREHENSIF TERHADAP DIMENSI FORMAL, INFORMAL, DAN NONFORMAL Laili, Nurul; Ashari, M.Yahya
JOURNAL J-MPI : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 3 No. 1 (2024): JOURNAL J-MPI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi, Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journaljmpi.v3i1.216

Abstract

This research aims to comprehensively describe the historical development of Islamic educational institutions in Indonesia, through formal, informal and non-formal dimensions. The research method is conducted through a literature study, which includes the exploration of data and information from various sources collected. Reading references for this research include books, magazines, historical documents, and various journals that are in accordance with the topic of discussion, either direct searches to the Library or through internet media. Since this research is categorized as a literature review, the primary data source involves books and research journals. The research findings show that the formal form of education is directly coordinated by the central government to the regions through tiered education, such as: madrasah and Islamic Universities; Informal form of education is through family and environmental education channels whose learning activities are carried out independently; and Non-formal form of education is education that occurs outside school and is not bound by a flexible but structured national curriculum such as: recitation of books, majelis taklim, Al-Qur'an education, diniyah taklimiyah which consists of several levels. Islamic educational institutions in Indonesia have undergone significant transformations in line with social, political and cultural changes. This research makes an important contribution in understanding the dynamics and strategic role of Islamic educational institutions in Indonesia in the development of quality and character human resources
Pengaruh Pemberian Ekstrak Garcinia Mangostana terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus di Desa Satrean Maron Probolinggo Laili, Nurul; Roi'sah, Roi'sah; Rahmat, Nafolion Nur
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 3 No. 2 (2020): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v3i2.134

Abstract

AbstrakPenyakit diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit penyakit tidak menular (PTM) yang membutuhkan penannganan tepat untuk proses penyembuhan. Penyakit tersebut jika tidak diobati akan menyebabkan timbulnya komplikasi yang dapat membahayakan penderita. Cara yang dilakukan untuk mencegah timbulnya komplikasi adalah melalui pengobatan. Salah satu jenis pengobatan yang digunakan adalah pengobatan herbal yaitu Garcinia Mangostana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Garcinia Mangostana terhadap kadar gula darah penderita diabetes mellitus. Metode penelitian ini menggunakan quasy-experiment dengan desain pre-test and post-test with control group. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, berdasarkan rumus perhitungan sampel, maka diperoleh sampel sebanyak 36 penderita diabetes mellitus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa alat cek gula darah untuk mengukur kadar gula darah sewaktu. Uji statistic “paired T-Test” menggunakan media komputer program “Windows SPSS 17”. Data pengukuran berupa data rasio yaitu nilai kadar gula darah sewaktu dalam mg/dl. Hasil analisa data menunjukkan pada kelompok perlakuan memiliki nilai p=0,001, hal tersebut berarti ada pengaruh pemberian kulit manggis terhadap kadar gula darah, sedangkan pada kelompok kontrol memiliki nila p=0,166. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Garcinia Mangostana efektif dalam menurunkan kadar gula darah  pada penderita diabetes mellitus. Kata kunci: diabetes mellitus, garcinia mangostana, kadar gula,  penderita.  AbstractDiabetes mellitus is one of the non-communicable diseases (PTM diseases) that requires proper response to the healing process. The disease if left untreated will cause complications that can endanger the patient. The way to prevent complications is through treatment. One type of treatment used is herbal medicine, Garcinia Mangostana. The purpose of this study was to determine the effect of giving Garcinia Mangostana extract to blood sugar levels of people with diabetes mellitus. This research method used quasy-experiment with the design of pre-test and post-test with control group. Sampling using simple random sampling, based on the sampel calculation formula, obtained sampels of 36 people with diabetes mellitus. The instrument used in this study is a blood sugar check tool to measure blood sugar. Test the "paired T-Test" statistic using the computer media program "Windows SPSS 17". Measurement data in the form of ratio data, namely the value of blood sugar levels when in mg /dl. The results showed that there was an effect of giving mangosteen peel to blood sugar levels in patients with diabetes mellitus with a value of p = 0.001. Keywords: diabetes mellitus, garcinia mangostana, sugar levels, patients 
Efek Buerger Allen Exercise terhadap Perubahan Nilai ABI (Ankle Brachial Index) Pasien Diabetes Tipe II Salam, Ainul Yaqin; Laili, Nurul
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 3 No. 2 (2020): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v3i2.149

Abstract

AbstrakResiko disfungsi aliran balik vena pada kaki, neuropati, ulkus diabetikum, gangrene, dan  amputasi kaki masih menjadi ancaman serius diabetesi.Tidak hanya berdampak fisik, biaya untuk mengelola dan merawat masalah gangguan perfusi perifer kaki sangat banyak yang merugikan individu dan menjadi beban bagi pembiayaan sosial negara. Buerger Allen Exercise (BAE) adalah latihan gerak yang dilakukan tungkai bawah yang bervariasi serta memanfaatkan gaya gravitasi yang dilakukan secara bertahap dan teratur. Variasi gerakan dan gaya gravitasi pada BAE diharapkan mampu untuk memperbaiki dan meningkatkan sirkulasi darah perifer ke ekstermitas sehingga kebutuhan oksigen sampai pada tingkat sel dibuktikan dengan peningkatan nilai Ankel Brachial Index (ABI). Penelitian dirancang untuk mengetahui efek Vascular Rehabilitation Training Program menggunakan BAE terhadap Perubahan Nilai ABI diabetisi tipe 2. Desain Quasy Experiment digunakan untuk mengkaji ada tidaknya sebab-akibat dari dua variabel yang diteliti dengan pendekatan pre-test and post-test control design. Teknik sampling menggunakan puposive sampling. Terdapat 20 responden yang dibagi menjadi dua kelompok. Pengumpulan data menggunakan skala ABI untuk mengukur perubahan nilai sebelum dan setelah dilakukan BAE. Intervensi dilakukan sebanyak 6 sesi dalam 6 hari latihan dengan durasi 15 menit setiap pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan nilai ABI yang sangat signifikan setelah melakukan BAE. Penelitian ini membuktikan bahwa metode BAE  efektif dalam meningkatkan perfusi perifer pada kaki diabetesi dan dapat menjadi alternatif yang mudah dan murah untuk dilakukan dalam memperbaiki gangguan perfusi khususnya pasien diabetes. Kata kunci: Buerger Allen Exercise (BAE), Ankle Brachial Index (ABI),  perubahan nilai ABI AbstractThe risk of dysfunction venous return in the legs, neuropathy, diabetic ulcer, gangrene, and leg amputation is still a severe threat to diabetes patients.Not only has a physical impact, the expenditure due to managing and treating impaired peripheral, but peripheral perfusion problem is also very much detrimental to the individual and a burden on the country's social financing. Buerger Allen Exercise (BAE ) is an exercise with a variety of active movements on the lower extremities and utilizes the gravitational force carried out in stages and regularly. Movement variations and gravitational effects on the BAE  are expected to be able to improve and improve peripheral blood circulation to the extremities so that oxygen demand reaches the cellular level as evidenced by an increase in the value of the Ankle Brachial Index (ABI).The essential aim of this study was to determine the effect of Vascular Rehabilitation Training Programs with BAE  on the Value Change of ABI type II diabetes patients. The research design uses Quasy Experiments to assess whether there are causes and effects of the two variables studied with the pre-test and post-test control design approach. The sampling technique uses purposive sampling. Twenty respondents participated in this study apart to groups. Data collection uses the ABI scale to measure changes in values before and after the BAE . The intervention was conducted in 6 sessions in 6 days of training with a duration of 15 minutes per meeting. The results showed that there were significant changes in ABI values between before and after conducting the BAE . This study proves that BAE  method is effective in improving peripheral perfusion in diabetic feet and can be an easy and straightforward alternative to improve perfusion disorders, especially in patients with diabetes. Keyword: Buerger Allen Exercise (BAE), Ankle Brachial Index (ABI), changes of ABI Value
Peningkatan Dukungan Keluarga Berbasis Family Centered Care Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja Nurul Laili; Ro’isah; Ainul Yaqin Salam
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SISTHANA Vol. 7 No. 2 (2025): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/pkmsisthana.v7i2.2063

Abstract

Permasalahan yang menimpa remaja dikatakan kompleks yang berkaitan dengan pergaulan, perilaku pacaran, prestasi yang bermasalah di sekolah, dan lain-lain. Berdasarkan hasil survei didapatkan data bahwa seperempat remaja menyatakan mulai berpacaran pada usia 15 tahun dan gaya pacaran yang dilakukan seperti berpegangan tangan, ciuman, dan ada beberapa remaja yang pernah meraba bagian tubuh yang sensitif pada pasangannya. Faktor dominan perilaku seksual di pedesaan adalah teman sebaya sedangkan di perkotaan dipengaruhi oleh pengetahuan. Kurangnya bimbingan dan konseling dari orang tua menyebabkan remaja melakukan perilaku seksual yang berakibat pada kehamilan, akibat yang lain seperti remaja tertular peyakit mematikan, dan tingginya kasus kriminalitas. Berdasarkan analisa tersebut maka dukungan keluarga berbasis family centered care yang melibatkan orang tua dalam mengatasi permasalahan remaja. Tujuan dari PKM ini adalah meningkatkan dukungan kelurga berbasis family centered care dalam mencegah perilaku seksual beresiko pada remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah dan konseling tentang dukungan keluarga berupa emosional, informasional, penghargaan dan instrumental. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta baru mengetahui bentuk-bentuk dukungan yang harus diberikan kepada anak remaja, selain itu ada beberapa peserta yang membiarkan anaknya pacaran tanpa dibekali pengetahuan yang cukup, selama pelaksanaan peserta antusias sehingga banyak pertanyaan yang muncul tentang perilaku seksual beresiko pada remaja. Hasil kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu strategi dalam mencegah dan menguarangi perilaku seksual beresiko pada remaja.
THE PERSPECTIVE OF CONTEMPORARY FIQH ON GENITAL SURGERY: BETWEEN MEDICAL NECESSITY AND SHARIA NORMS Robiah, Robiah; Sugiarto, Wira; Norwahyudi, Tri; Maharani, Siti; Hakiki, Nurfatin; Maisarah, Alya; Laili, Nurul; Amira, Nur; Julita, Tria; Ramadhani, Dewi Puspa
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i4.3141

Abstract

The increasing phenomenon of genital reassignment surgery in the modern era has sparked debate between medical necessity and Islamic legal principles. In the field of contemporary fiqh, this issue is crucial to study as it relates to preserving the natural disposition (fitrah) created by Allah and ensuring human well-being (maslahah). The aim of this research is to examine contemporary fiqh perspectives on the legal rulings regarding genital reassignment surgery and to distinguish between medically permissible procedures and those prohibited due to personal motives. Using a literature study method and a descriptive approach, this study explores various scholarly sources, including journals, books, and articles, to highlight the importance of contemporary fiqh views on genital surgery. The findings indicate that Islam permits genital surgery when intended for healing or correcting congenital abnormalities (khuntsa) and restoring organ function, but prohibits it when performed solely to change one’s gender identity. Based on the 1980 fatwa issued by the Indonesian Ulema Council (MUI), such procedures do not alter a person’s legal gender status. Therefore, contemporary fiqh emphasizes the importance of maintaining a balance between advancements in medical science and the principles of Sharia in determining the legal status of genital surgery.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISPEPSIA PADA PASIEN DENGAN KELUHAN NYERI ABDOMEN DI RS AMELIA PARE KABUPATEN KEDIRI Laili, Nurul
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v4i1.14676

Abstract

Dispepsia merupakan suatu sindroma berupa nyeri atau rasa tidak nyaman pada ulu hati, mual, kembung, muntah, sendawa, rasa cepat kenyang, dan perut merasa penuh/begah. Pasien yang mengalami keluhan dispepsia sering disertai dengan rasa nyeri atau rasa tidak nyaman dibagian perut. Nyeri merupakan bentuk ketidaknyamanan yang dapat dialami seseorang. Faktor-faktor yang mempengaruhi dispepsia meliputi ketidakteraturan makan, makanan atau minuman iritatif, tingkat stres, aktivitas sehari hari. Desain penelitian menggunakan Diskriptif Analitik. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien yang mengalami keluhan nyeri Abdomen di RS Amelia Pare Kediri. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu Purposive Sampling. Variabel dalam penelitian yaitu faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat Dispepsia pada pasien dengan keluhan nyeri Abdomen. Pengukuran tingkat Dispepsia pada pasien dengan keluhan nyeri Abdomen menggunakan Instrumen The Napean Dyspepsia Indexs (NDI). Hampir setengah responden mempunyai stres ringan dengan tingkat dispepsia sedang, setengah dari responden mempunyai aktivitas mandiri dengan tingkat dispepsia sedang, setengah dari responden mempunyai kebiasaan tidak sarapan dengan tingkat dispepsia sedang. Dispepsia yang menimbulkan nyeri abdomen dapat dilakukan manajemen nyeri meliputi pemberian terapi analgesik dan terapi nonfarmakologi berupa teknik relaksasi, distraksi, dan terapi musik. Edukasi dapat merubah perilaku, pengetahuan, sikap, dan kemampuan yang dibutuhkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan, yaitu dengan cara makan teratur, tidak menunda-nunda untuk makan, tidak makan makanan pedas dan asam.
Korelasi Religiusitas dengan Psychological Well-Being pada Lansia: Correlation of Religiosity with Psychological Well-Being in the Elderly Laili, Nurul; Hayati, Farida
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v5i1.140

Abstract

The aging process brings physical and psychological changes that can impact on the mental health of the elderly. Anxiety is often triggered by the death of a loved one, which can lead to feelings of loneliness. Elderly individuals with high levels of religiosity exhibit better attitudes, are satisfied with their lives, and experience less loneliness. The purpose of this study was to determine the relationship between religiosity and psychological well-being among elderly individuals at the Tanjung Elderly Community Health Post (Posyandu Lansia) in Bendo Village. The study design employed a correlational cross-sectional approach. The sampling technique used purposive sampling, selecting 60 respondents from a population of 75. The research instruments used a religiosity questionnaire and the Ryff's Psychological Well-Being Scale. Statistical tests used Spearman's rho with a significance level of 0.05. The results showed that the majority (76.7%) of respondents had high levels of religiosity and the majority (65%) had high levels of psychological well-being. The analysis yielded a p-value of 0.000 ≤ 0.05 and a coefficient between variables of 0.669, indicating a high correlation between religiosity and psychological well-being in the elderly at the Tanjung Elderly Posyandu in Bendo Village. The higher the elderly's religiosity, the higher their psychological well-being. The concept of surrender and emotional and psychological calm that results from a positive interaction with God impacts both physical and mental health. A well-conditioned environment with spiritual activities can support seniors in living well.
Optimalisasi Pelepah Pisang Melalui Pendampingan Usaha Untuk Meningkatkan Income Keluarga Pengrajin Di Desa Kadungrejo Bojonegoro A’ini, Huril; Laili, Nurul; Margareta, Andini Ardy; Mahmudah Fauziah, Nur Maulidah Apriliah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelepah pisang adalah salah satu bahan baku lokal yang banyak tersedia di Bojonegoro, tetapi pemanfaatannya masih terbatas dan belum memberikan nilai ekonomi yang besar. Kebanyakan keluarga pengrajin hanya menjual pelepah dalam bentuk mentah atau memakainya secara sederhana, sehingga belum banyak membantu meningkatkan penghasilan rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan keluarga pengrajin melalui pendampingan usaha yang berfokus pada inovasi produk kerajinan dari pelepah pisang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model partisipatif dan demonstratif, mencakup observasi awal, pelatihan produksi, pengembangan desain, serta bantuan dalam pemasaran secara offline dan online. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam proses pengolahan, produksi, hingga pemasaran produk kerajinan. Selain itu, nilai ekonomi pelepah pisang meningkat dari bahan mentah menjadi produk siap dijual. Keluarga pengrajin juga mendapatkan keterampilan baru yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan pelepah pisang secara optimal melalui pendampingan usaha dapat menjadi alternatif pemberdayaan ekonomi bagi keluarga pengrajin di Bojonegoro. Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa penggunaan bahan baku lokal bisa meningkatkan pendapatan serta mendorong kemandirian ekonomi yang didasari oleh masyarakat itu sendiri.
Peran Guru Dalam Memotivasi Siswa Pada Kegiatan Persiapan Tes Kompetensi Akademik Himmah, Nurul; Wagiyem, Wagiyem; Nurul Laili; Atik Nurhidayati; Mustaqimah, Mustaqimah; Uswatun Khoiriyah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9133

Abstract

This study aims to describe the steps of teachers' role in providing motivation and the strategies implemented to improve students' readiness for the Academic Competency Test (TKA) at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Klaten. The research subjects were teachers at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Klaten. The informants for this study were teachers. The study used a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that teachers play a crucial role in mapping students' learning readiness and motivational profiles by identifying initial academic abilities, self-confidence levels, and psychological barriers. In addition, teachers establish warm and empathetic communication to create a safe learning environment so that students are more motivated and do not experience excessive anxiety. The learning strategies provided include step-by-step practice questions, problem-solving discussions, and reasoning-based learning that is appropriate to the characteristics of TKA. These activities have been proven to increase students' interest and academic readiness in facing high-standard questions. Teachers also apply motivational strategies such as positive reinforcement, simple rewards, and verbal appreciation to build students' confidence. Contextual learning based on real situations also increases intrinsic motivation and student engagement. Regular reflection and feedback are provided to monitor progress, identify weaknesses, and strengthen learning enthusiasm throughout the TKA preparation process. Overall, the combination of teacher roles and strategies contributes significantly to improving students' mental and academic readiness to face TKA.