p-Index From 2021 - 2026
5.514
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosiding Seminas Competitive Advantage Diglossia Educate Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Keperawatan Suaka Insan Jurnal Ilmiah Keperawatan JURNAL ILKES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Keperawatan Malang (JKM) Jurnal Panalungtik Judika (Jurnal Nusantara Medika) Journal of Humanities and Social Science (JHASS) V-MAC (Virtual of Mechanical Engineering Article) Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat Jurnal Kesehatan Tambusai Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan International Journal of Progressive Mathematics Education Jurnal Kolaboratif Sains Journal of Applied Nursing and Health Jurnal Keperawatan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana Jurnal DIALEKTIKA : Jurnal Ilmu Sosial Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran Journal of Community Health and Preventive Medicine (JOCHAPM) Jurnal Multidisiplin West Science Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa SPIKESNAS Journal of Rural Community Nursing Practice Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS Community Health Nursing Pena Nursing JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA International Journal Of Public Health Exhibition and Seminar on Science and Creative Technology – Al Azhar Proceeding Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu Journal of Rural Community Nursing Practice JOURNAL J-MPI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN, PENELITIAN DAN KAJIAN KEISLAMAN JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Pelatihan Teknologi Informasi untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kesadaran Digital Masyarakat Pedesaan Dusun Margoayu Pakuniran Probolinggo Septantiningtyas, Niken; Laili, Nurul; Nuraini, Yulia Putri Intan; Aini, Zahrotul; Jannah, Zahrotul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.556

Abstract

Program pelatihan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ni diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan dan kesadaran digital masyarakat pedesaan, serta membantu mengurangi kesenjangan digital antara pedesaan dan perkotaan. Pengabdian ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui penyelenggaraan program pelatihan teknologi informasi yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kesadaran digital di kalangan masyarakat pedesaan, khususnya di Margoayu Pakuniran. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang kokoh, keterampilan praktis, dan wawasan yang mendalam mengenai teknologi informasi, dengan harapan dapat meningkatkan kemandirian mereka dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital ini. Tahap tahap dalam pengabdian ini 1. Tahap persiapan. 2. Tahap identifikasi kebutuhan. 3. Tahap perencanaan pelatihan. 4. Tahap evaluasi pelatihan. 5. Tahap penyebaran hasil.   Dari beberapa tahap pada kegiatan PKM dengan pelaksanaan Pelatihan kepada Masyarakat Dusun Margoayu maka dapat  dikatakan telah mengalami peningkatan kesadaran digital. Hal tersebut ditandai dengan semangat dan antusias masyarakat dalam mencoba dan mempraktekkan hasil kegiatan pelatihan yang telah di ajarkan.
EFEKTIFITAS SENAM DIABETES MELLITUS DAN TERAPI TERTAWA TERHADAP PENURUNAN GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI DESA SUMBERWRINGIN Abidin, Akhmad Zaenal; Widhiyanto, Alwin; Laili, Nurul
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.378

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang paling umum dan berpotensi mengancam jiwa di seluruh dunia. Penyakit ini ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah yang disebabkan oleh gangguan metabolisme insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam diabetes mellitus (DM) dan terapi tertawa terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus di Desa Sumberwringin. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan model two group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: 15 responden kelompok terapi senam DM dan 15 responden kelompok terapi tertawa, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden di Desa Sumberwringin memiliki kadar glukosa darah kategori hiperglikemia berat, dengan 12 responden (80%) pada kelompok senam DM dan 13 responden (80%) pada kelompok terapi tertawa. Setelah intervensi, terdapat penurunan signifikan pada kadar glukosa darah, di mana 10 responden (66,7%) pada kelompok senam DM mencapai kategori glukosa normal, sementara 8 responden (53,3%) pada kelompok terapi tertawa mencapai kategori prediabetes. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa baik senam DM maupun terapi tertawa berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah dengan nilai p<0,05, yaitu 0,000 untuk senam DM dan 0,001 untuk terapi tertawa. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua intervensi tersebut efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus di desa Sumberwringin, dengan senam DM memberikan pengaruh yang lebih signifikan. Penelitian ini memberikan bukti bahwa senam DM dan terapi tertawa dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis untuk pengelolaan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus.
HUBUNGAN PERAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN POSBINDU PTM DI DESA KEBONSARI KECAMATAN SUMBERSUKO KABUPATEN LUMAJANG Susanti, Ari; Laili, Nurul; Hartono, Dodik
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.382

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak bisa ditularkan dari orang ke orang, yang perkembangannya berjalan perlahan dalam jangka waktu yang panjang (kronis). Penyakit tidak menular tadinya lebih banyak terjadi pada kelompok usia tua, namun sekarang penyakit ini mulai ditemui pada masyarakat yang masih usia produktif. Pos pembinaan terpadu PTM adalah upaya kesehatan masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular dengan melibatkan Masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan kunjungan posbindu PTM. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua peserta posbindu sebanyak 212 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik simple random sampling sebanyak 139 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji spearman’s rho. Hasil penelitian ini menunjukkan peran tenaga Kesehatan yaitu baik sebanyak 101 responden (72,7%), dan kepatuhan kunjungan posbindu PTM yaitu patuh sebanyak 98 responden (70,5%). Hasil uji analisis menggunakan spearman’s rho, ada hubungan peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan kunjungan posbindu PTM didapatkan nilai = 0,000 < α = 0,05. Peran tenaga kesehatan sangat penting bagi keaktifan kunjungan posbindu PTM, karena kegiatan posbindu sebagai upaya pencegahan dan pengendalian PTM secara komprehensif dan terintegrasi melalui upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan.
EDUKASI DAN SIMULASI BENCANA TERHADAP KEMAMPUAN PENGENALAN RISIKO DAN PENYELAMATAN DIRI ERUPSI GUNUNG FASE MITIGASI Nurul Laili
Jurnal Keperawatan Malang Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v9i2.305

Abstract

Background: Disaster conditions require handling and rescue efforts so disaster mitigation skills, risk recognition and self-rescue are needed. Disaster education and simulation are one way to improve skills and reduce the impact of disasters Purpose: The purpose of this study was to determine the effect of disaster education and simulation on the ability to recognize risks and self-rescue for volcanic eruptions in the mitigation phase of students at SMAN 1 PlosoklatenMethods: The design of this study was a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test design approach. The population of this study was 350 and a sample of 105 respondents was obtained. The sampling method used a purposive sampling technique and data was analyzed using the Wilcoxon testResult: Before the intervention, most respondents had poor skills (71.4%) and after the intervention, almost all respondents had good skills (92.4%). Data analysis obtained the results of the study ρ value <0.001 (α = 0.05), there was an effect of disaster education and simulation on the ability to recognize risks and self-rescue for volcanic eruptions in the mitigation phaseImplication: Providing education and simulation can improve the abilities of respondents. The higher a person's ability, the more prepared they are to face disasters. It is recommended that the community improve their knowledge and abilities in disaster management through active participation in disaster training activities
Kajian Proses Pembuatan Suku Cadang Molding Pada Industri Elektronik Irawan, Benny Haddli; Hakim, Rahman; Laili, Nurul; Saputra, Ihsan; Baharudin, Budi; Maskarai, Abulija
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 9 No 2 (2024): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v9i2.4319

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil survei dan investigasi pada industri elektronik yang berlokasi di Bintan. Perusahaan tersebut bergerak pada bidang Design and Manufacture of Precision Engineering Plastic Components and Electronic Connectors. Dari hasil konsolidasi diperoleh bahwa salah satu aktivitas yang dilakukan yaitu melakukan proses maintenance dengan cara melakukan penggantian suku cadang Molding yang digunakan untuk menghasilkan komponen plastik maupun elektronik. Pada aktivitas produksi, suku cadang Molding tersebut secara prosedur pasti dilakukan pergantian setiap jumlah produksi tertentu atau bisa diperkirakan setiap bulannya terjadi pergantian suku cadang. Oleh karenanya menjaga kesediaan suku cadang menjadi hal yang urgen demi terlaksananya proses produksi dan terpenuhi target perusahaan. Suku cadang yang dimaksud selama ini dipesan dan dibuat dari negara Singapura sehingga perputaran, proses transfer maupun kajian teknologi tidak termanfaatkan oleh industri di Indonesia. Padahal nilai suku cadang yang diganti setiap bulannya sangat besar dengan perkiraan secara kasar memiliki nilai total milyaran rupiah. Berdasarkan hal tersebut diperlukan kajian yang berfokus untuk mendalami proses pembuatan suku cadang dari Molding sehingga industri tidak perlu mengimpor suku cadang dari negara luar.
Health Education Intervention Using Peer Group Approach for Adolescents in Addressing Delinquent Behavior Ro'isah; Laili, Nurul
Journal of Rural Community Nursing Practice Vol. 2 No. 2 (2024): September
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jrcnp.v2i2.262

Abstract

Background: Adolescence is a transition period experienced by teenagers, and this period is prone to the emergence of delinquency problems. At this time, teenagers begin to determine and get to know their peers in daily interactions. Peers are an environmental factor in developing oneself optimally. Purpose: To determine the effect of health education interventions using a peer group approach on juvenile delinquency prevention behavior in Probolinggo. Methods: This research includes pre-experimental research with a one-group pre-post-test design. The sample population is all teenagers in Kali Buntu Village, Probolinggo Regency, with 60 teenagers. The sample is some teenagers who meet the research criteria using a simple random sampling technique, a total of 60 teenagers. This research is about juvenile delinquency prevention behavior, and the independent variable is health education intervention. The intervention was conducted by providing education using a peer group approach according to the SOP for 60 minutes. Data were collected using a questionnaire sheet and analyzed statistically using SPSS with the Marginal Homogeneity Test. Result: The research findings revealed that the preventive behavior before the intervention was essentially the same, and after the intervention, there was a significant change, indicating the influence of health education with a peer group approach on preventing adolescent delinquency (P=0.000 < α= 0.05). Conclusion: There is expected to be an improvement in knowledge, attitudes, and skills for preventing adolescent delinquency.
Correlation Between Family Support And Self-Care Management In Post-Stroke Patients Nurul Laili
International Journal of Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): June : International Journal of Public Health
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijph.v2i2.418

Abstract

Post-stroke condition is a neurological dysfunction condition that has an impact on changes and decline in body condition for a fairly long period of time. The need for support during recovery and rehabilitation by the family is very much needed by post-stroke patients in managing themselves to optimize their well-being and quality of life. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and self-care management in post-stroke patients. The design of this study was correlational using a cross-sectional approach. A population of 23 respondents with purposive sampling obtained 21 samples. The measuring instrument used was a questionnaire and data analysis using the Spearman rank test. The results of the study showed that almost half of the respondents (47.8%) had good family support, and almost half of the respondents (47.8%) had good self-care management. The results of the statistical test from the Spearman's rho test showed a P value of 0.0001 <α 0.05, so it can be concluded that there is a positive (unidirectional) and very strong relationship (r = 0.870) meaning that the better the family support provided by the family, the stronger the self-care management in post-stroke patients. Family support is a health component that influences a person to improve their health status and quality of life.
Pendampingan Remaja Dalam Meningkatkan Self Control Dalam Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja Di Probolinggo laili, nurul; Ro’isah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Disiplin Ilmu Juli 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v2i2.4204

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data KPAI pada tahun 2022 ada 226 kasus kekerasan fisik, psikis termasuk perundungan. Anak yang menjadi korban kejahatan dan kekerasan mencapai 905 anak. Puncak tertinggi terjadi pada tahun 2023, jumlah korbannya mencapai 1.197 anak. Anak perempuan lebih banyak menjadi korban kekerasan dan kejahatan, jumlahnya mencapai 4.603 anak, sementara korban laki-laki sebanyak 1.863 anak. Anak perempuan lebih banyak menjadi korban kekerasan dan kejahatan. Sementara anak laki-laki lebih banyak menjadi terlapor. Upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah kenakalan pada remaja salah satunya dengan pendampingan pada remaja. Metode penegabdian: Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan adalah lecture dengan memberikan materi dalam bentuk PPT, video dan animasi tentang kenakalan remaja dan dampaknya, serta materi tentang self control itu sendiri. Sebelum pemberian materi, maka dilakukan pre test tentang self control terlebih dahulu dan setelah diberikan materi maka dilakukan post test tentang self control. Hasil penelitian: Setelah dilakukan pendampingan pada remaja menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan atau wawasan remaja tentang kenakalan remaja mulai dari pengertian, penyebab, dampak dan cara mencegah terjadinya kenakalan remaja yaitu sebanyak 70% remaja memiliki pengetahuan yang baik dan meningkatkan kemampuan remaja dalam mengelola self control dalam mencegah terjadinya kenalan remaja dan remaja yang memiliki self control yang baik sebanyak 77%. Kesimpulan: Kegiatan pendampingan pada remaja sangat bermanfaat untuk membentuk self control yang baik, sehingga remaja dapat melakukan pencegahan kenakalan remaja. Pengembangan self kontrol yang sehat pada remaja akan lebih efektif dalam mendukung perkembangan positif remaja, sehingga kenakalan remaja dapat dicegah.
Development of ETNOCHEM Application for Chemistry Learning with STEAM-2C Approach based on Local Wisdom Nareswari, Tsalis Jauza; Alfaruq, Muhammad Syiham; Laili, Nurul; Anggraini, Lutfia; Putri, Vanesa Kusuma; Setiawan, Nur Candra Eka
EXSACT-A Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/exc.v2i1.2289

Abstract

Chemical substances containing complex and abstract concepts make it difficult for students to understand, while the existing teaching media have not been able to be a solution for them until now. The development of technology in the digital era is very rapidly affecting various fields including education, which plays an important role in producing quality human resources with the use of technology, one of which is mobile application. The application of mobile application intended for teachers and students in studying chemistry should be designed in accordance with the needs so that learning can take place, so that the ETNOCHEM application is made. The research method used is qualitative with the development using the System Development Life Cycle (SDLC) method that uses the Waterfall model. The development is carried out with the aim that previously abstract and difficult to understand chemicals can be solved using a combination of graphic objects, audio, visual interesting materials, through projects that will be applied by students. The delivery of the material in it uses the STEAM-2C approach to lift various disciplines and is able to connect local wisdom with science.Keywords— chemistry, Mobile, Education, SLDC, STEAM-2C
Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Era 5.0: Tantangan Dan Peluang: Integration of Artificial Intelligence (AI) in Islamic Religious Education Curriculum in the 5.0 Era: Challenges and Opportunities Muhammad Aufa Muis; Alya Maisarah; Annisa Fitri; Cahya Ramadhani; Erwin Syahwira; Muhammad Ali Akbar; Mariatul Kobtiyah; Nurfatin Hakiki; Nurul Laili; Nurul Wahida; Najwa Anastasya; Runi Lara Kinanti; Siti Maharani; Sri Mulyani; Sumiyati; Tri Nor wahyudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7707

Abstract

Perkembangan teknologi di era Society 5.0 mendorong dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI), untuk melakukan inovasi agar tetap relevan. Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam kurikulum PAI menjadi salah satu solusi strategis untuk membentuk peserta didik yang religius sekaligus melek teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan serta peluang dalam penerapan AI pada pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui kajian literatur, observasi terbatas, serta wawancara dengan guru dan pakar teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada hambatan seperti keterbatasan sarana, kurangnya pemahaman teknologi di kalangan pendidik, dan sikap resistif terhadap perubahan, AI juga membuka peluang besar dalam hal personalisasi pembelajaran, peningkatan interaktivitas, dan penguatan nilai-nilai keislaman. Oleh karena itu, integrasi AI perlu dilakukan secara hati-hati dan proporsional dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip ajaran Islam.
Co-Authors -, ro'isah Abidin, Akhmad Zaenal aini, efa nur Ainul Yaqin Salam Alfaruq, Muhammad Syiham Alfattah, M. Rizki Alwin Widhiyanto Alya Maisarah Amira, Nur Anggraini, Lutfia Annisa Fitri, Annisa Ari Susanti Ashari, M.Yahya Auliana Muharini Baharudin, Budi Cahya Ramadhani Darwis, Muhajir Desril Riva Shanti Dodik Hartono Dwi Setyorini Erwin Syahwira Firdausi, Rofiqoh Fitri, Anissa Hakiki, Nurfatin Handayani, Erna Hasanah, Yulia Rahmawati Imam Hindarto Irawan, Benny Haddli Ishariani, Linda Iza, Belgis Ainatul Jamhari Jamhari JANNAH, ZAHROTUL Julita, Tria Kartika Sari, Melani Maharani, Siti Maisarah, Alya Mariatul Kobtiyah Maskarai, Abulija Moh Khoridatul Huda, Moh Khoridatul Muhammad Ali Akbar Muhammad Amirudin Muhammad Aufa Muis Mukhsinatin Mukhsinatin Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Najwa Anastasya Nanang Saptono Nanik Setijowati Nareswari, Tsalis Jauza Natasya Adistya Giti As Fitri Norwahyudi, Tri Nur 'Aini Nuraini, Yulia Putri Intan Nurfatin Hakiki Nurul WAHIDA Octaviadi Abrianto Putri, Vanesa Kusuma Qomsyatun Rahmad Karyanto Rahmadiana, Syifa Rahman Hakim Rahmayanti, Putri Ramadhani, Dewi Puspa Ro'isah Robiah, Robiah Roi'sah, Roi'sah Rossa Nurmala Ro’isah Ro’isah, Ro’isah Runi Lara Kinanti Rusyanti Rusyanti, Rusyanti Salimah Setyaningsih Salsabila, Marissa Saputra, Ihsan Septantiningtyas, Niken Setiawan, Nur Candra Eka Siti Maharani Sri Mulyani Sugiarto, Wira Sulistyorini, Eni Endang Sumiyati SUMIYATI SUMIYATI Sutiyah Heni Tanoto, Wahyu Tita Hariyanti Tri Nor wahyudi Trinoharini, Sulistiani Vela Purnamasari Zahrotul Aini, Zahrotul