Claim Missing Document
Check
Articles

METODE DAKWAH SUNAN KALIJAGA DALAM PROSES ISLAMISASI DI JAWA Solikin Solikin; Syaiful M; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.502 KB)

Abstract

The era of Wali Songo is the end of domination Hindu-Budhist Era in cultural heritage to be replaced with Islamic culture. But the Role of Wali Songo heavily in establishing the Islamic kingdom in java, as well as their influence on the culture of society largely and religious proselytizing directly, making the figures more widely known than any other characters Islamic missionaries. Among the members of the Wali Songo whose name is very popular by people in the java is Sunan Kalijaga or Raden Syahid. He was one of the most influential figures in the process of Islamization in Java. Tolerant to local culture and utilization of the world of art and culture became his charactristic in religious proselytizing of method. Puppets, gamelan, mysticism or any other traditional song and culture are part of the culture of Javanese society which succesfully utilized as means of religious proselytizing by sunan kalijaga. Based on the studying above, the research question in this research is how the method is applied Sunan Kalijaga mission through a cultural approach in the process of Islamization of Java.Keywords : metode dakwah, Islamisasi di Jawa
PENGARUH PRIMORDIALISME TERHADAP KERUKUNAN MASYARAKAT DI MALUKU Muhammad Fani Ruktandi; Tontowi Amsia; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.892 KB)

Abstract

The objective of this research is to know the influence of primordialisme towards the harmony society in Maluku. The method used is the historical method. Data collection techniques are using literature techniques and documentation, while to analyze data using qualitative data analysis. Based on study results, it shows that the religious purification which effects the tradition harmony changes the relationship of fraternity culture became a fraternity background similarities of religion, and the more distant the relationship Christians and Muslims  as well as the loss of the cultural influence of pela-gandong.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh primordialisme terhadap kerukunan masyarakat di Maluku . Metode yang digunakan adalah metode historis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan teknik dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa pengaruh pemurnian keagamaan berpengaruh terhadap berubahnya tradisi hubungan persaudaraan dari budaya menjadi hubungan persaudaraan berdasarkan kesamaan agama, dan semakin jauhnya hubungan Kristen dan Muslim serta hilangnya pengaruh budaya pela-gandong.Kata kunci: agama, maluku, primordialisme
Efisiensi Tradisi Ngeroras di Desa Wirata Agung Kecamatan Seputih Mataram Lampung Tengah I Wayan Chandra; Risma Margaretha Sinaga; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 2 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.507 KB)

Abstract

The Ngeroras tradition is a series of Balinese customary deaths in the entire of the yadnya pitra. This study aims to determine the efficiency of the Ngeroras tradition carried out by Balinese people in Wirata Agung Village based on three main factors: budget, time, and efforts. The method used in this study is descriptive method with a qualitative approach, the data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation. The result showed that the tradition of Ngeroras in Wirata Agung Village is still being applied, but it has been made efficient. The remaining stages included: a. Nganget donbingin, b. Ngajum, c. Mpradaksine. d. Melaspasbukur, e. Ngeseng puspalinga. Stages that are omitted included: a. Amet Toyehening, b. Ngeliwet, c. Nyentir Damar, d. Pependetan. The remaining stages of Ngeroras aboved indicated that the tradition of Ngeroras has been made efficient by the community as needed. To conclude, the tradition of Ngeroras has indeed been made efficient even though this tradition is still being carried out in a contextual manner.Tradisi Ngeroras adalah rangkaian kematian adat bali dalam keseluruhan cangkupan pitra yadnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi tradisi Ngeroras yang dilakukan masyarakat Bali di Desa Wirata Agung yang cenderung pada dana, waktu dan tenaga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menunjukan bahwa Ngeroras di Desa Wirata Agung masih dijalankan tetapi telah di efisiensi. Tahapan yang disingkat meliputi a. Nganget donbingin. b. Ngajum c. Mpradaksine. d. Melaspasbukur. e. Ngeseng puspalinga. Tahapan yang dihilangkan a. Amet Toyehening. b. Ngeliwet. c. Nyentir Damar. d. Pependetan. Tahapan yang disingkat pada Ngeroras menunjukan bahwa Ngeroras diefisiensi oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan. Kesimpulan pada Ngeroras memang telah dilakukan efisiensi meskipun demikian tradisi ini masih dilaksanakan secara kontektul.Kata kunci: efisiensi, ngeroras, tradisi
USAHA KONGREGASI FSGM DALAM PENYEBARAN AGAMA KATOLIK DI PAROKI PRINGSEWU TAHUN 1932-1942 Agustinus Dani Yogianto; Syaiful M; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 2 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.512 KB)

Abstract

The purpose of this study to determine Enterprises Congregation FSGM in the spread of Catholicism in the Parish Pringsewu years 1932-1942. The method used in this research is the method of Historical. The data collection technique is a technique of bibliography, documentation, observation and interviews, while data analysis techniques using qualitative data analysis techniques. Results from this research that businesses Congregation FSGM the spread of Catholicism, namely, efforts in the health sector by opening clinics and mobile health services, Enterprises in the field of education by opening schools St. Beda School and involved in schools belong to the Dutch colonial government.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Usaha Kongregasi FSGM dalam Penyebaran Agama Katolik di Paroki Pringsewu tahun 1932-1942. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Historis. Teknik pengumpulan data adalah teknik kepustakaan, dokumentasi, observasi dan wawancara, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Kesimpulan dari penelitian tentang Usaha Kongregasi FSGM dalam Penyebaran Agama Katolik yaitu, Bidang kesehatan: membuka klinik dan pelayanan kesehatan keliling, Bidang pendidikan dengan membuka sekolah St. Beda School dan terlibat dalam sekolah milik pemerintah kolonial Belanda.Kata kunci: agama katolik, penyebaran, usaha kongregasi fsgm
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERJUANGAN BATIN MANGUNANG DI KECAMATAN KOTAAGUNG PUSAT Indah Mustika Dewi; Syaiful M; Ali Imron
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.063 KB)

Abstract

The research objective was to know how the teachers perception toward the Batin Mangunang struggle against the Netherland colonialism in sub-district of central Kotaagung. The method used in this research was descriptive method. The data was collected by using questionnaire. Data analysis technique was qualitative. The research showed that the overall perception of primary school, junior high school, and senior high school teachers was positive, although they had difference percentage. The percentage of primary school teachers was 75.75%, junior high school teachers was 77.34%, and senior high school teachers was 80.42%. This research concludes that the perception of primary school, junior high school, and senior high school teachers toward the Batin Mangunang struggle against the Netherland colonialism in sub-district of central Kotaagung is positive. It can be concluded that the teachers of primary school, junior high school, and senior high school know well the Batin Mangunang struggle which includes eight indicators of struggle.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi guru terhadap perjuangan Batin Mangunang dalam menentang kolonialisme Belanda di Kecamatan Kotaagung Pusat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, secara keseluruhan persepsi guru SD, SMP, dan SMA adalah positif, meskipun berada pada tingkat persentase yang berbeda. Persentase guru SD sebesar 75.75%, guru SMP sebesar 77.34%, dan guru SMA 80.42%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi guru SD, SMP, dan SMA terhadap perjuangan Batin Mangunang dalam menentang kolonialisme Belanda di Kecamatan Kotaagung Pusat adalah positif. Dengan demikian guru SD, SMP, dan SMA, mengetahui dengan baik perjuangan Batin Mangunang yang mencakup delapan indikator perjuangan.Kata kunci : guru, perjuangan batin mangunang, persepsi
TINJAUAN DESKRIPTIF CAGAR BUDAYA GUA NAPALICIN KABUPATEN MUSI RAWAS SUMATERA SELATAN Nur Maimunah; Maskun Maskun; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 3 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.797 KB)

Abstract

Cultural Heritage Cave Napalicin in Musi Rawas Regency Of South Sumatera. There are efforts Musi Rawas District Governments in the preservation of cultural heritage. Purpose of this research is to find out what are the Musi Rawas Regency Government efforts in the preservation of Cultural Heritage Cave Napalicin. This research used descriptive method with data collection trough observation, interviews, documentation and literature as well as analyzing the data with qualitative data analysis techniques. The results of this study suggest that efforts Musi Rawas Regency Government in the preservation of Cultural Heritage Cave Napalicin by doing some activities there are, publication, protection and restoration. Cagar Budaya Gua Napalicinterletak di Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan. Terdapat upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Rawas dalam pelestarian cagar budaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa sajakah upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Rawas dalam pelestarian Cagar Budaya Gua Napalicin.Penelitian ini menggunakan metode deskripsif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi, kepustakaan sertateknik analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Pemerintah Daerah dalam pelestarian Cagar Budaya Gua Napalicin dengan melakukan beberapa kegiatan yaitu pemanfaatan, pempublikasian, perlindungan dan pemugaran.                    Kata kunci: pelestarian cagar budaya, pemerintah, upaya
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MEMPERHATIKAN ASPEK MULTIPLE INTELLIGENCE SISWA DI SMP N 1 METRO Insani, Marzius; M, Syaiful; Rachmedita, Valensy
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the use of teaching media in differentiated learning at SMPN 1 Metro, by considering the aspects of students' multiple intelligences. Differentiated learning allows teachers to adjust learning methods and media to the potential and diverse learning styles of students. This study uses a qualitative method with data collection techniques through interviews and observations. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results of the study indicate that the media used at SMPN 1 Metro are mostly still focused on reading materials and visual presentations that support students with linguistic and logical-mathematical intelligence. Students with other intelligences, such as kinesthetic, musical, and spatial, feel less accommodated because teaching media that support their learning styles are rarely used. The main obstacles faced in the implementation of appropriate teaching media are the lack of understanding of how to design and use media that support students' various intelligences and limited facilities. This study concludes that the use of more diverse and inclusive teaching media is needed to support effective differentiated learning. The use of teaching media that is more appropriate to multiple intelligences can increase student engagement and understanding of the material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penggunaan media ajar dalam pembelajaran berdiferensiasi di SMPN 1 Metro, dengan mempertimbangkan aspek multiple intelligences siswa. Pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan guru menyesuaikan metode dan media pembelajaran dengan potensi serta gaya belajar siswa yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif  Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang digunakan di SMPN 1 Metro sebagian besar masih terfokus pada bahan bacaan dan presentasi visual yang mendukung siswa dengan kecerdasan linguistik dan logis-matematis. Siswa dengan kecerdasan lain, seperti kinestetik, musikal, dan spasial, merasa kurang terakomodasi karena media ajar yang mendukung gaya belajar mereka jarang digunakan. Hambatan utama yang dihadapi dalam implementasi media ajar yang sesuai adalah kurangnya pemahaman tentang bagaimana merancang dan menggunakan media yang mendukung berbagai kecerdasan siswa serta keterbatasan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media ajar yang lebih beragam dan inklusif sangat diperlukan untuk mendukung pembelajaran berdiferensiasi yang efektif. Penggunaan media ajar yang lebih sesuai dengan multiple intelligences dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi.
Hubungan Banten dan Lampung pada Abad XVII Cahyani, Arini Gita; M, Syaiful; Perdana, Yusuf
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 1 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The relationship between Banten and Lampung in the 17th century AD was motivated by several factors, such as the procurement of pepper commodities, securing trade routes in the Sunda Strait, and the development of pepper plantations. This study aims to analyze the relationship between Banten and Lampung, especially in politics and economics. The research method used in this study is the historical method because it examines events in the past. Historical research methods. consists of heuristic, criticism, interpretation, and historiography stages. In the heuristic stage, researchers try to collect historical sources, such as archives, books and journals. Next, the researcher investigates the authenticity of historical sources, both internally and externally. After examining historical sources, researchers will interpret the data obtained from historical sources in the interpretation stage. Finally, the author will present the results of the reconstruction of historical events through historical writing in the historiography stage. Then, the data analysis technique used in this study, namely historical data analysis techniques. The results of this study indicate that there was a relationship between Banten and Lampung in the 17th century AD in economic and political aspects. As a result, Banten is increasingly developing as a port city that promotes trading activities. The location of Lampung and Banten, which are connected to the Sunda Strait, further supports smooth relations between the two parties. In addition, the commodity of pepper produced in Lampung increased in the 17th century AD.
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH KEWIRAUSAHAAN BAGI SISWA/SISWI SMA N 1 SRAGI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Insani, Marzius; M, Syaiful; Imanita, Myristica; Nurlita, Mia; M.K, Imroah Laina
Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Sosial Indonesia (JPSI)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong inovasi bisnis. Untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan tersebut, pelatihan penulisan karya tulis ilmiah berbasis kewirausahaan dirancang bagi siswa SMA N 1 Sragi, Kabupaten Lampung Selatan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dasar-dasar penulisan ilmiah, metode penelitian, serta bagaimana mengintegrasikan teori bisnis ke dalam karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode ceramah dan pendampingan praktik langsung dengan pendekatan kuantitatif dengan mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 60% siswa belum memahami konsep karya tulis ilmiah kewirausahaan, dengan hanya 20% yang memiliki pengetahuan dasar. Namun, setelah pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman hingga 90%. Siswa mampu menyusun karya ilmiah yang terstruktur, memahami komponen penting seperti analisis SWOT dan riset pasar, serta merancang ide bisnis berbasis analisis ilmiah. Meskipun hasilnya positif, terdapat tantangan dalam penerapan metodologi penelitian, di mana beberapa siswa mengalami kesulitan dalam menyusun hipotesis dan melakukan analisis data. Oleh karena itu, pelatihan lanjutan terkait metodologi penelitian sangat diperlukan untuk lebih mengasah keterampilan siswa dalam mengintegrasikan teori ilmiah dengan praktik bisnis. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi siswa dalam bidang kewirausahaan, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi wirausahawan yang inovatif dan terstruktur dalam menghadapi dinamika dunia bisnis.Kata Kunci: kewirausahaan, karya tulis ilmiah, pelatihan, analisis SWOT, metodologi penelitian
Co-Authors Aas Lailah Adi Sanjaya Afwan, Bahtiar Agung Aditya Utomo Agustinus Dani Yogianto Ahmad Munthohar Ahmad Munthohar Ali Imron Ali Imron Anisa Luwesti Anita Rahmawati Anita Rahmawati Ardi Susanto Ardi Susanto Ardika Kuntadi Ardyansyah Ardyansyah Ariyanti, Pipin Ayendra Wahyuni Bahtiar Afwan Bambang Hernawan Bangun Hutama Winata Br Ginting, Sarah Oktaviany Cahyani, Arini Gita Chandra, I Wayan Danu Ranu Setiawan Deden Usmaya Dela Hapmita Desiana Hanifan Desri Juliandri Dian Amalia Chasanah Diana Astuti Diana Astuti, Diana Diana Puspita Diana Puspita Dini Rahma Oktora Dio TanBrani Dwi Indri Astuti EKA RATNA SARI Eka Yunita Eka Yunita, Eka Elsandi, Feri Erina, Juliani Erwin Fathoni Esty Wulandini Esty Wulandini, Esty Faradia Indratni Faradia Indratni, Faradia Fathoni, Erwin Febri Febri Feri Elsandi Fernandez, Yulian Eko Fitson, Largo Galih Saputra Galih Saputra, Galih Ghassani, Maretha Guskannur Guskannur Hanifan, Desiana Hanriki Dongoran Hanriki Dongoran, Hanriki Hari Kurniawan Hendri Wianingsih Henry Susanto Henry Susanto Hidayah, Nurul Fahma I Wayan Chandra Ida Nuryani Ika Yulitha Indah Mustika Dewi Indah Mustika Dewi Indra Teja Lesmana Iqbal, Ody Iqlima Zahrah L.t Irwansyah, Royadi Iskandar Syah Iskandar Syah Jayawarsa, A.A. Ketut Juliani Erina Julianto Julianto Kasmudin Mustapa Koko Wicaksono Krisna Widyaningrum Kuntadi, Ardika Kurniawan, Hari L.t, Iqlima Zahrah Largo Fitson Lesmana, Indra Teja Liah Rutama Luwesti, Anisa M Basri M. Basri M. Basri . M.K, Imroah Laina Mantira, Zhera Junius Mardiansyah Mardiansyah Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Maretha Ghassani Marzius Insani, Marzius Maskun Maskun Maskun Meliyan Rinja Mustika Meliyan Rinja Mustika, Meliyan Rinja Merrita Rosa Pratiwi Mida Handayani Monalisa, Monica Ladyana Monica Ladyana Monalisa Mudinillah, Adam Muhammad Aji Wira Wardhana Muhammad Aji Wira Wardhana, Muhammad Aji Wira Muhammad Basri Muhammad Basri Muhammad Fani Ruktandi Muhammad Kadafi MYRISTICA IMANITA Ning Ayu Saraswita Nur Apriadi Nur Apriadi, Nur Nur Maimunah Nurlita, Mia Nurul Fahma Hidayah Ody Iqbal Oktora, Dini Rahma Pipin Ariyanti Pranita Dewi Vanli Prihatanti Prihatanti Putra, Rozi Fadilla Putri, Destania Melina Putri, Titin Apriani Putu Mariyanto Rico Sanjaya Ririn Novita Sari Risma Margareta Sinaga Risma Margareta Sinaga, Risma Margareta Risma Margaretha Sinaga Robertus Febrima Yulianto Robyan Taruna Royadi Irwansyah Rozi Fadilla Putra Rutama, Liah Sagita Markawira Saputri, Serli Yani Sarah Oktaviany Br Ginting Saraswita, Ning Ayu Sari, Eka Ratna Serli Yani Saputri Setiawan, Danu Ranu Shawalda, Yoga Prima Shinta Anggraini Shinta Anggraini, Shinta Siti Hodijah Siti Hodijah Siti Marfuatun Solikin Solikin Solikin Solikin Suhanda Suhanda Suhanda Suhanda Suparman Arif Syamsul Setiyawan TanBrani, Dio Taruna, Robyan Tiawati, Yulis Titin Apriani Putri Tontowi Amsia Tontowi Tontowi Tontowi Tontowi Tri Mulyani Tri Mulyani Umar Sabiring Utomo, Agung Aditya Valensy Rachmedita Valensy Rachmedita Vredy Saputra Wakidi Wakidi Wakidi Wakidi Wicaksono, Koko Widi Indah Widyaningrum, Krisna Win Fahlefi Win Fahlefi, Win Winata, Bangun Hutama Wiwid Ferdiawan Wiwid Ferdiawan, Wiwid Yesi Yuana Putri Yoga Prima Shawalda Yogianto, Agustinus Dani Yulianto, Robertus Febrima Yulitha, Ika Yuni Wiyati Yuni Wiyati, Yuni Yustina Sri Ekwandari Yusuf Perdana Zhera Junius Mantira