Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Hasil Belajar Siswa di Asrama dan Siswa di Rumah Orang Tua Bahtiar Afwan; Tontowi Amsia; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.215 KB)

Abstract

This research was conducted in SMA Al-Kautsar Bandar Lampung with the aim to determine whether or not the differences of students learning outcome between students in dormitories and students at home on the subjects of history. The methodology used in this study was comparative research methods, comparative independent type with causal comparative design. The data collection was done with documentation and observation. The collected data processed by using different test non-parametric Mann-Whittney using SPSS 21. The result of data analysis showed that there were differences in Students learning outcome between students in dormitories and students at home on the history subject.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Al-Kautsar Bandar Lampung dengan tujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan hasil belajar antara siswa di asrama dengan siswa di rumah orang tua pada mata pelajaran sejarah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian komparatif tipe komparatif independen dengan desain kausal komparatif. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan observasi. Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah dengan menggunakan uji beda non parametrik Mann-Whittney dengan bantuan software SPSS 21. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar antara siswa di asrama dengan siswa di rumah orang tua pada Mata Pelajaran Sejarah.Kata kunci : asrama, hasil belajar, perbandingan, rumah
Perjuangan Tuanku Tambusai di Daerah Rokan Kanan Tahun 1820-1839 Serli Yani Saputri; Syaiful M; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.87 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out the struggle of “Tuanku Tambusai in the Rokan Kanan” area in 1820-1839. The method used in this study is the historical research by following four stages: heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The data collection techniques were library techniques and documentation. The data analysis technique was qualitative data analysis. The results obtained in this study are the Struggle of Tuanku Tambusai in the Rokan Kanan area are a competitor from Tuanku Tambusai and the Netherlands with Non-physical forms namely Tuanku Tambusai Do Da'wah in areas that have not known the teaching of Islam and are physically carried out by way of war as happened in various regions such as the siege in Natal, Rao, Mandailing, Air Bangis, Bonjol, and battles in Dalu-Dalu. The conclusion in this study is the struggle of Tuanku Tambusai carried out in non-physical and physical forms.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perjuangan Tuanku Tambusai di Daerah Rokan Kanan Tahun 1820-1839. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan tahapan yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Perjuangan Tuanku Tambusai di daerah Rokan Kanan adalah sebuah kompetitor dari pihak Tuanku Tambusai dan Belanda dengan bentuk Non fisik yakni Tuanku Tambusai Melakukan Dakwah di daerah-daerah yang belum mengenal ajaran Agama Islam dan fisik dilakukan dengan jalan peperangan seperti yang terjadi diberbagai daerah seperti terjadinya pengepungan di Natal, Rao, Mandailing, Air Bangis, Bonjol, dan pertempuran di Dalu-Dalu. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah perjuanganTuanku Tambusai dilakukan dalam bentuk non fisik dan fisik.Kata kunci: perjuangam, rokan kanan, tuanku tambusai
Partisipasi Masyarakat Jawa Pada Upacara Panggih Perkawinan Adat Jawa di Kampung Sri Bawono Tri Mulyani; Syaiful M; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 7 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.445 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out participation  motives from Javanese people on panggih  ceremony of Javanese traditional marriage at  Sri Bawono Village. The method used descriptive method with  qualitative approach. The data were collected by interview, observation and documentation. The data analysis technique used technique analysis data qualitative. The results showed that Javanese people at Sri Bawono Village still carried out the panggih ceremony because it has become  Javanese people's identity and it contains a noble value, existence of myth in Javanese people at Sri Bawono Village were still believed.  The conclusion of this research shows that participation motives from Javanese people on the panggih ceremony is: maintaining traditions, helping others, establishing good relationships, avoiding social sanctions, and getting retribution.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui motif partisipasi masyarakat Jawa pada upacara panggih perkawinan adat Jawa di Kampung Sri Bawono. Metode yang digunakan  adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan  masyarakat Jawa di Kampung Sri Bawono tetap melaksanakan upacara panggih karena sebagai identitas masyarakat Jawa, mengandung nilai-nilai luhur, adanya mitos dalam upacara panggih yang masih dipercaya. Kesimpulan penelitian ini, motif partisipasi masyarakat pada upacara panggih yaitu: menjaga tradisi, membantu sesama, menjalin hubungan yang baik, menghindari sanksi sosial, dan memperoleh balasan.Kata kunci: motif, partisipasi, upacara panggih
Peranan Interfet dalam Proses Pengembalian Perdamaian dan Keamanan Timor Timur Tahun 1999 Bangun Hutama Winata; Tontowi Tontowi; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.67 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine the role ofINTERFET (International Force For East Timor) in the process of return of peace and security in East Timor in 1999. This research uses historical methodwith documentation and literature. Based on the research results, the role of INTERFET (International Force For East Timor) in the prosess of return of peace and security in East Timor in 1999 are to establish cooperation with the military and security for directly by the functioning of the role of land, sea, and air.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan INTERFET (International Force For East Timor) dalam proses pengembalian perdamaian dan keamanan Timor Timur tahun 1999. Penelitian ini menggunakan metode historis dengan dokumentasi dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitiatif. Berdasarkan hasil penelitian, peranan INTERFET (International Force For East Timor)dalam proses pengembalian perdamaian dan keamanan Timor Timur tahun 1999 adalah menjalin kerja sama dengan TNI dan melakukan pengamanan secara langsung dengan memfungsikan peranan darat, laut, dan udara.Kata kunci: interfet, keamanan, perdamaian, timor timur
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Inside Outside Circle (IOC) terhadap Hasil Belajar IPS Kelas VII Liah Rutama; Syaiful M; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.02 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out that there was a positive and significant effect of Inside Outside Circle (IOC) Cooperative Learning Model on student learning outcomes in integrated social studies subjects in class VII. This study uses the True Experimental Design method with the Posttest Only Control Design research design. The data analysis technique uses the Eta correlation coefficient formula (ή) and test f. The results of the study show that there is a positive effect with a value of 0.66 which has significant or moderate meaning and the significant value obtained is 46.31 so the Inside Outside Circle Cooperative Learning Model can be relied upon to improve Integrated Social Studies learning outcomes. It can be concluded that there is a positive and significant effect of Inside Outside Circle Cooperative Learning Model on student learning outcomes in social studies subjects in class VII of 1 Way Kenanga Middle School in the academic year 2017/2018.Tujuan penelitian adalah mengetahui ada pengaruh yang positif dan signifikan Model Cooperative Learning  tipe  Inside Outside Circle (IOC) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode True Experimental Design dengan desain penelitian Posttest Only Control Design. Teknik analisis data menggunakan rumus koefisen korelasi Eta (ή) dan uji f. Hasil penelitian, menunjukkan ada pengaruh yang positif dengan nilai 0,66 yang memiliki arti cukup berarti atau sedang dan nilai signifikan yang diperoleh adalah 46,31 sehingga Model  Cooperative Learning  tipe  Inside Outside Circle dapat dihandalkan untuk meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu. Dapat disimpulkan ada pengaruh yang positif dan signifikan Model  Cooperative Learning  tipe  Inside Outside Circle terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII SMPN 1 Way Kenanga tahun pelajaran 2017/2018.Kata kunci: hasil belajar, model cooperative learning tipe inside outside circle (IOC), pengaruh
PERANAN MAYOR JENDERAL SUDARSONO DALAM PERISTIWA 3 JULI 1946 DI INDONESIA Syamsul Setiyawan; Wakidi Wakidi; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 2 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.47 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the efforts of General Major Sudarsono as the action leader on July, 3rd 1946 incident in Indonesia. The method that used is historical method. Data collecting techniques used were literature technique and Documentation, While to analyze the data used qualitative data analysis. Based on the result of this research the role of Generel Major Sudarsono can be seen in planning the idea, effort or activity, and the responsibility of his effort who worked hard to steal the central figure in the governance such as Prime Minister Syahrir. This is cause of July, 3rd 1946 incident in Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha-usaha Mayor Jenderal Sudarsono sebagai pemimpin gerakan dalam peristiwa 3 Juli 1946 di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode historis dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian peranan Mayor Jenderal Sudarsono dapat dilihat dalam bentuk penyusunan ide, usaha atau aktivitasnya, dan tanggung jawab atas usahanya yakni berusaha menculik tokoh sentral dalam pemerintahan yakni Perdana Menteri Syahrir. Inilah penyebab terjadinya peristiwa 3 Juli 1946 di Indonesia.Kata kunci: indonesia, pemimpin gerakan, penculikan
UPAYA LOBBY HIMPUNAN MAHASIWA ISLAM KEPADA PRESIDEN SOEKARNO PADA TAHUN 1965 Wiwid Ferdiawan; M Basri; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.677 KB)

Abstract

Formulation of the problem in this research was what were the underlying factors of Islamic Students Association (HMI) made lobbying effort to the President on the dissolution of PKI in 1965. The aimed of this research was to determine the underlying factors of Islamic Students Association (HMI) made lobbying efforts to the President in the dissolution of PKI in 1965. Data collection techniques used were through literature and documentation techniques. The method used was historical method. The data analysis technique used in this research was qualitative techniques. The result showed that the factors that affected lobbying efforts of HMI to President Soekarno influenced by internal and external factors of organization. Internal factors of HMI that affected lobbying efforts against President Sukarno namely; the doctrine of HMI Struggle, the Plenary Meeting of PB HMI and the role of HMI Senior Prominent in the cabinet. The external factors namely; The support of Army leaders to HMI, attitude of the President to the PKI and PKI efforts to disperse the HMI.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang melatarbelakangi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan upaya lobby kepada Presiden Soekarno dalam pembubaran PKI pada tahun 1965. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui teknik kepustakaan dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Berdasarkan hasil pengumpulan data, faktor-faktor yang mempengaruhi upaya lobby HMI kepada Presiden Soekarno dipengaruhi oleh faktor internal organisasi serta faktor eksternal. Faktor Internal HMI yang mempengaruhi upaya lobby terhadap Presiden Soekarno yakni; Doktrin Perjuangan HMI, Rapat Pleno PB HMI, dan Peran Tokoh Senior HMI dalam kabinet. Sedangkan faktor eksternal yakni; Dukungan tokoh petinggi Angkatan Darat (AD) kepada HMI, Sikap Presiden Soekarno terhadap PKI, dan upaya-upaya PKI untuk membubarkan HMI.Kata kunci : faktor-faktor, HMI, presiden soekarno
Hubungan Model Problem Based Learning dengan Kemampuan Berfikir Kreatif Mata Pelajaran Sejarah Indra Teja Lesmana; Syaiful M; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 2 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.205 KB)

Abstract

The purpose of this research is to improve the creative thinking skill of students in historical Subject of grade X Senior High School Teladan in Way Jepara, East Lampung. Descriptive qualitative method was employed for the research design. The subjects of the research were Grade X Senior High School students. The research was conducted into 6 meetings. The research data was obtained by using three times posttests. The result showed that learning history by using Problem Based Learning model can improve students' creative thinking skill, It was seen from data collected. The percentage score of student in posttest 1 was 60%, posttest 2 the percentage increased from 10% into 70% and in posttest 3 percent increased from 17% into 87%. The conclusion of the research showed that there is a positive relationship between Problem Based Learning model and creative thinking skill in historical Subject  grade X of Senior High School Teladan Way Jepara, East Lampung.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa Kelas X SMA Teladan Way Jepara Lampung Timur menggunakan model Problem Based Learning. Desain penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah siswa Kelas X SMA. Penelitian dilaksanakan dalam 6 pertemuan. Data penelitian diperoleh dari hasil posttest yang dilakukan sebanyak 3 kali posttest. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran Sejarah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa, terlihat dari persentase skor siswa yang lulus pada posttest 1 adalah sebesar 60%, pada posttest 2 presentase naik mencapai 10% menjadi 70% dan pada posttest 3 presentase naik mencapai 17% menjadi 87%. Kesimpulan penelitian adalah adanya hubungan positif antara model pembelajaran Problem Based Learning dengan kemampuan berfikir kreatif pada Mata Pelajaran Sejarah siswa Kelas X SMA Teladan Way Jepara Lampung Timur.Kata kunci: berfikir kreatif, hubungan, model problem based learning
Motivasi Perantau-Perantau Minangkabau Berdomisili di Kecamatan Tanjungkarang Pusat Kota Bandar Lampung Rozi Fadilla Putra; Syaiful M; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 5 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.094 KB)

Abstract

The aim of this research is to find out the intrinsic and extrinsic motivation of Minangkabau nomads reside in centre Tanjungkarang Bandar Lampung city. This study used descriptive methods with the data collecting used are interview, observation,and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and data verification. The result of the data analysis showed that intrinsic motivation is a Minangkabau custom which demands to migrate, self-esteem as a Minangkabau man and adherence to Minangkabau custom. The extrinsic motivation is Lampung’s development progress, open labor market opportunities, many markets, and openness in Lampung people.Tujuan penelitian mengetahui motivasi intrinsik dan ekstrinsik perantau-perantau Minangkabau berdomisili di Kecamatan Tanjungkarang Pusat Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan motivasi intrinsik adalah adat Minangkabau yang menuntut merantau, harga diri sebagai seseorang laki-laki Minangkabau, dan kekakuan atau kepatuhan terhadap belenggu adat. Motivasi ekstrinsik adalah kemajuan pembangunan Lampung, peluang pasar kerja yang terbuka, banyaknya pasar, dan keterbukaan orang Lampung.Kata kunci: adat minangkabau, merantau, motivasi
Pengaruh Pemberian Penguatan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Suhanda Suhanda; Ali Imron; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 5 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.191 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine "whether there is a significant influence of positive verbal reinforcement in the learning process towards students' learning motivation on Social Science subject grade VIII Junior High School 2 Anak Tuha Central Lampung academic year of 2015/2016". This research used quantitative data collection method with normality test and data analysis test using theta test and kai square test. Based on the results of the calculations, the theta test equal to 0.40625 which means it is quite influential while the kai square test was 11.85 which means there is a significant influence.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan pemberian penguatan verbal positif dalam proses pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII SMP Negeri 2 Anak Tuha Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kuantitatif dengan dilakukan uji normalitas dan uji analisis data menggunakan uji theta dan uji kai kuadrat. Berdasarkan hasil hitung menggunakan uji theta sebesar 0,40625 yang berarti cukup berpengaruh dan uji kai kuadrat sebesar 11,85 yang berarti adanya pengaruh yang signifikan.Kata kunci: motivasi belajar, pemberian penguatan, pengaruh
Co-Authors Aas Lailah Adi Sanjaya Afwan, Bahtiar Agung Aditya Utomo Agustinus Dani Yogianto Ahmad Munthohar Ahmad Munthohar Ali Imron Ali Imron Anisa Luwesti Anita Rahmawati Anita Rahmawati Ardi Susanto Ardi Susanto Ardika Kuntadi Ardyansyah Ardyansyah Ariyanti, Pipin Ayendra Wahyuni Bahtiar Afwan Bambang Hernawan Bangun Hutama Winata Br Ginting, Sarah Oktaviany Cahyani, Arini Gita Chandra, I Wayan Danu Ranu Setiawan Deden Usmaya Dela Hapmita Desiana Hanifan Desri Juliandri Dian Amalia Chasanah Diana Astuti Diana Astuti, Diana Diana Puspita Diana Puspita Dini Rahma Oktora Dio TanBrani Dwi Indri Astuti EKA RATNA SARI Eka Yunita Eka Yunita, Eka Elsandi, Feri Erina, Juliani Erwin Fathoni Esty Wulandini Esty Wulandini, Esty Faradia Indratni Faradia Indratni, Faradia Fathoni, Erwin Febri Febri Feri Elsandi Fernandez, Yulian Eko Fitson, Largo Galih Saputra Galih Saputra, Galih Ghassani, Maretha Guskannur Guskannur Hanifan, Desiana Hanriki Dongoran Hanriki Dongoran, Hanriki Hari Kurniawan Hendri Wianingsih Henry Susanto Henry Susanto Hidayah, Nurul Fahma I Wayan Chandra Ida Nuryani Ika Yulitha Indah Mustika Dewi Indah Mustika Dewi Indra Teja Lesmana Iqbal, Ody Iqlima Zahrah L.t Irwansyah, Royadi Iskandar Syah Iskandar Syah Jayawarsa, A.A. Ketut Juliani Erina Julianto Julianto Kasmudin Mustapa Koko Wicaksono Krisna Widyaningrum Kuntadi, Ardika Kurniawan, Hari L.t, Iqlima Zahrah Largo Fitson Lesmana, Indra Teja Liah Rutama Luwesti, Anisa M Basri M. Basri M. Basri . M.K, Imroah Laina Mantira, Zhera Junius Mardiansyah Mardiansyah Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah Maretha Ghassani Marzius Insani, Marzius Maskun Maskun Maskun Meliyan Rinja Mustika Meliyan Rinja Mustika, Meliyan Rinja Merrita Rosa Pratiwi Mida Handayani Monalisa, Monica Ladyana Monica Ladyana Monalisa Mudinillah, Adam Muhammad Aji Wira Wardhana Muhammad Aji Wira Wardhana, Muhammad Aji Wira Muhammad Basri Muhammad Basri Muhammad Fani Ruktandi Muhammad Kadafi MYRISTICA IMANITA Ning Ayu Saraswita Nur Apriadi Nur Apriadi, Nur Nur Maimunah Nurlita, Mia Nurul Fahma Hidayah Ody Iqbal Oktora, Dini Rahma Pipin Ariyanti Pranita Dewi Vanli Prihatanti Prihatanti Putra, Rozi Fadilla Putri, Destania Melina Putri, Titin Apriani Putu Mariyanto Rico Sanjaya Ririn Novita Sari Risma Margareta Sinaga Risma Margareta Sinaga, Risma Margareta Risma Margaretha Sinaga Robertus Febrima Yulianto Robyan Taruna Royadi Irwansyah Rozi Fadilla Putra Rutama, Liah Sagita Markawira Saputri, Serli Yani Sarah Oktaviany Br Ginting Saraswita, Ning Ayu Sari, Eka Ratna Serli Yani Saputri Setiawan, Danu Ranu Shawalda, Yoga Prima Shinta Anggraini Shinta Anggraini, Shinta Siti Hodijah Siti Hodijah Siti Marfuatun Solikin Solikin Solikin Solikin Suhanda Suhanda Suhanda Suhanda Suparman Arif Syamsul Setiyawan TanBrani, Dio Taruna, Robyan Tiawati, Yulis Titin Apriani Putri Tontowi Amsia Tontowi Tontowi Tontowi Tontowi Tri Mulyani Tri Mulyani Umar Sabiring Utomo, Agung Aditya Valensy Rachmedita Valensy Rachmedita Vredy Saputra Wakidi Wakidi Wakidi Wakidi Wicaksono, Koko Widi Indah Widyaningrum, Krisna Win Fahlefi Win Fahlefi, Win Winata, Bangun Hutama Wiwid Ferdiawan Wiwid Ferdiawan, Wiwid Yesi Yuana Putri Yoga Prima Shawalda Yogianto, Agustinus Dani Yulianto, Robertus Febrima Yulitha, Ika Yuni Wiyati Yuni Wiyati, Yuni Yustina Sri Ekwandari Yusuf Perdana Zhera Junius Mantira