Claim Missing Document
Check
Articles

Participatory Strategies for Fostering Environmental Awareness and Domestic Waste Management through Waste Segregation among Primary School Hidayati Utami, Nurul; Kaspul; Prahatama Putra, Aminuddin; Ajizah, Aulia; Amintarti, Sri; Nurtamara, Luthfiana
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): June
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i2.989

Abstract

This community service project aimed to promote environmental awareness and sustainable waste management practices among primary school students at SDN Kuin Cerucuk V Banjarmasin. The program targeted students aged 8–12, a critical developmental stage for instilling environmentally responsible behaviour. Using a participatory approach, the activities included educational sessions, practical waste sorting exercises, and the installation of visual learning aids. Pre- and post-intervention assessments were conducted through direct observation and questionnaires to evaluate knowledge acquisition and behavioural changes. The results indicated a substantial improvement in students’ understanding of waste types and segregation practices. Prior to the intervention, 71.4% of students demonstrated limited knowledge, which shifted significantly post-intervention, with 71.4% achieving the highest knowledge category. Observable behavioural changes included consistent use of segregated waste bins and increased attentiveness to school cleanliness. The active involvement of teachers and school management contributed to the program’s success. However, sustainability challenges remain, including limited time for long-term mentoring, resource constraints among staff, and the absence of community-level waste infrastructure. Despite these obstacles, the project demonstrates that early environmental education, supported by collaboration and practical engagement, can effectively foster long-term behavioural change and lay the foundation for an environmentally conscious.
Validity of the development of a digital handout on bryophyte diversity based on problem-based learning (PBL) in Tahura Sultan Adam Mandiangin Maryati, Siti; Ajizah, Aulia; Rezeki, Amalia
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i2.126

Abstract

The development of digital handouts based on Problem-Based Learning (PBL) is important to improve the quality of contextual, interactive learning, and in accordance with the demands of 21st century skills. Biodiversity such as moss (Bryophyta) can be a direct source of learning in learning Cryptogamae courses that can be packaged as teaching materials in the form of digital moss handouts based on PBL. The development of digital handouts can increase the attractiveness of students and overcome obstacles in learning moss material that is difficult for students. This research and development aim to describe the validity of the developed digital handouts. The teaching material development model used is the ADDIE model which is limited to the development stage. The subjects in the study consisted of material validation tests and media experts. The developed digital handout product obtained a percentage of 91.50% in the material validation test with very valid criteria, 70.40% in the media validation test with valid criteria. Based on these results, the digital handout is suitable for use as a support for the Cryptogamae course on moss material. In addition, this study shows that the PBL model packaged in digital handouts can increase student engagement and understanding of complex materials and can be used as a reference for other digital teaching materials. Abstrak. Pengembangan handout digital berbasis Problem-Based Learning (PBL) penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan sesuai dengan tuntutan keterampilan abad ke-21. Keragaman hayati seperti lumut (Bryophyta) dapat menjadi sumber belajar langsung dalam pembelajaran mata kuliah Cryptogamae yang dapat dikemas sebagai bahan ajar berupa handout digital lumut berbasis PBL. Pengembangan handout digital dapat meningkatkan daya tarik peserta didik dan mengatasi kendala dalam mempelajari materi lumut yang sulit bagi peserta didik. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas terhadap handout digital yang dikembangkan. Model pengembangan bahan ajar yang digunakan adalah model ADDIE yang dibatasi sampai tahap pengembangan (development). Subyek dalam penelitian terdiri dari uji validasi materi dan media. Produk handout digital yang dikembangkan memperoleh persentase 91,50% pada uji validasi materi dengan sangat valid, 70,40% pada uji validasi media dengan kriteria valid. Berdasarkan hasil tersebut, maka handout digital layak digunakan sebagai penunjang mata kuliah Cryptogamae pada materi lumut. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa model PBL yang dikemas dalam handout digital dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik terhadap materi yang kompleks dan dapat menjadi acuan sebagai bahan ajar digital lainnya.
Development of bryophyta modules based on moss diversity in the Mandiangin tropical rainforest biodiversity park, South Kalimantan Noorsalamiah, Noorsalamiah; Ajizah, Aulia; Amintarti, Sri
Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : HAFECS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58362/hafecspost.v4i2.67

Abstract

This study was motivated by the limited availability of contextual and locally-based biology teaching materials, particularly on the topic of mosses (Bryophyta), which requires high conceptual and visualization skills. This study aims to develop and test the feasibility and practicality of a locally-based biology learning module on Bryophyta for 10th grade high school students. The research method used the Four-D (Define, Design, Develop, and Disseminate) development model from Thiagarajan et al. Data collection was carried out through field exploration of the diversity of moss species in the Mandiangin Tropical Rainforest Biodiversity Park, South Kalimantan, followed by validity testing by experts and practicality testing by students. The validation results by two expert lecturers showed that the module was highly valid with an average score of 93.06%, covering aspects of content feasibility, language, and presentation. Meanwhile, the practicality test obtained an average score of 87.56% with a highly practical category. These results indicate that the developed module is feasible, interesting, and effective in helping students understand the concept of Bryophyta through real examples from the surrounding environment. The integration of local potential in the module also supports contextual learning and strengthens students' ecological literacy. This module contributes to the enrichment of local potential-based biology learning resources and can be used by teachers as an alternative innovative teaching material for independent learning. Further research is recommended to integrate digital technology and test the effectiveness of the module in improving student learning outcomes, critical thinking skills, and environmental awareness. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya ketersediaan bahan ajar biologi yang kontekstual dan berbasis potensi lokal, khususnya pada topik tumbuhan lumut (Bryophyta) yang menuntut kemampuan konseptual dan visualisasi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan kepraktisan modul pembelajaran biologi berbasis potensi lokal pada materi Bryophyta untuk peserta didik kelas X SMA. Metode penelitian menggunakan model pengembangan Four-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dari Thiagarajan et al. Pengumpulan data dilakukan melalui eksplorasi lapangan terhadap keanekaragaman jenis lumut di Taman Keanekaragaman Hayati Hutan Hujan Tropis Mandiangin, Kalimantan Selatan, dilanjutkan dengan uji validitas oleh ahli dan uji kepraktisan oleh peserta didik. Hasil validasi oleh dua dosen ahli menunjukkan kategori sangat valid dengan skor rata-rata 93,06%, meliputi aspek kelayakan isi, kebahasaan, dan penyajian. Sementara itu, uji kepraktisan memperoleh skor rata-rata 87,56% dengan kategori sangat praktis. Hasil ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan layak, menarik, dan efektif dalam membantu peserta didik memahami konsep Bryophyta melalui contoh nyata dari lingkungan sekitar. Integrasi potensi lokal dalam modul juga mendukung pembelajaran kontekstual dan memperkuat literasi ekologis siswa. Modul ini berkontribusi terhadap pengayaan sumber belajar biologi berbasis potensi lokal dan dapat digunakan guru sebagai alternatif bahan ajar inovatif untuk pembelajaran mandiri. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengintegrasikan teknologi digital serta menguji efektivitas modul terhadap peningkatan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan kesadaran lingkungan peserta didik.
Keragaman Koloni Jamur Mikroskopis pada Rizosfer Pohon Kelapa Sawit di Lingkungan Lahan Basah Mentari, Annisa Widyana; Ajizah, Aulia; Amintarti, Sri
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.362

Abstract

Rizosfer merupakan daerah di sekitar perakaran tanaman yang menjadi tempat ideal bagi hidupnya mikroba tanah. Tempat ini biasanya terdapat pada perkebunan kelapa sawit yang menjadi lahan penelitian serta mempunyai ciri khas, di mana pohon-pohon tersebut tumbuh di tepi-tepi sungai sehingga menunjukkan bahwa pohon kelapa sawit hidup di lingkungan lahan basah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keberagaman koloni jamur mikroskopis pada rizosfer pohon kelapa sawit serta untuk mengetahui pentingnya membedakan morfologi antara koloni yang satu dengan yang lain. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengambilan sampel di perkebunan kelapa sawit Desa Jelapat I Kecamatan Tamban, Barito Kuala. Sampel tanah dibiakkan pada medium Potato Dextrose Agar dan hasil keragaman koloni jamur yang didapatkan dideskripsikan berdasarkan morfologi dan sifat-sifat koloni. Hasil penelitian ditemukan 13 jenis koloni jamur mikroskopis yang tumbuh pada medium Potato Dextrose Agar. Koloni yang tumbuh memiliki berbagai bentuk di antaranya circular, irregular, filamentous dan rhizoid dengan permukaan koloni yang ditemukan terdiri dari raised, umbonate, flat, crateriform dan convex. Koloni yang ditemukan bertepi filiform, undulate, entire dan lobate dan di antaranya memiliki warna filamen yang berbeda-beda yaitu coklat, putih, kuning, dan hijau. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi penunjang mata kuliah Mikrobiologi.
Pelatihan Penggunaan Mikroskop Cahaya bagi Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP ULM dengan Menggunakan Preparat Segar Nurtamara, Luthfiana; Amintarti, Sri; Ajizah, Aulia; Irianti, Riya; Widiyastuti , Dewi Amelia
Kayuh Baimbai: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Mei : Kayuh Baimbai : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69959/kbjpm.v1i2.36

Abstract

Microscopes in learning biology are very important as a tool for students in studying microscopic organisms and objects that cannot be seen by the eye directly. The results of the needs analysis show that biology education students in the Year of 2022 have never received training in the use and maintenance of microscopes and have never used a microscope with a magnification of 1000x. therefore, 98% of the survey results to participants indicate the need for training in the use of microscopes. The training on the use of light microscope was trained to make wet mount preparations of Rhoeo discolor leaf stomata and Hibiscus rosa-sinensis flower pollen. The microscopes used were monocular microscope and electric binocular microscope. The microscope magnifications used were 10x10; 10x40; and 10x100. The training results show that students are able to use all microscope magnifications and figures of the results of microscope observations well and clearly. The results of the microscope proficiency test were 21.06%, very good; 45.61% good/adequate grades; 24.56 adequate grades, but there were 8.7% still getting poor grades. The next service can be trained in making preparations with the whole mount preparation method, squash method for mitosis observation, slice preparation method without embedding and slice preparation method with paraffin method.
PENGEMBANGAN E-BOOKLET RAGAM KOLONI JAMUR MIKROSKOPIS PADA RHIZOSFER TANAMAN Capsicum frutescens dan Solanum melongena L. DI KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA Damayanti, Arma; Ajizah, Aulia; Noorhidayati, Noorhidayati
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 2 (2025): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i2.11437

Abstract

The rhizosphere of plants contains diverse microbial communities, including fungi. This study aimed to identify the diversity of fungal colonies in the rhizosphere of plants and to describe the validation results, readability, and student responses toward the developed e-booklet as a learning medium. The e-booklet entitled “Diversity of Microbial (Fungal) Colonies in the Rhizosphere of Capsicum frutescens and Solanum melongena L.” was developed based on research conducted in North Landasan Ulin. The fungal colonies obtained were identified according to their morphological characteristics based on literature, and the findings were further developed into digital learning materials using the ADDIE development model. The validation test was conducted by three expert validators, while the readability and response tests were carried out by twelve students who had completed the Microbiology course in the Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Lambung Mangkurat University, Banjarmasin. The results revealed three microscopic fungal colonies in the Capsicum frutescens rhizosphere soil samples and seven colonies in the Solanum melongena L. samples. The material validation test obtained a score of 98.75% (very valid), and the media validation test obtained a score of 78.66% (valid), indicating that the developed e-booklet is suitable for instructional use. The readability test achieved a score of 89.46% (excellent), and the student response test achieved 90.17% (excellent), demonstrating that the e-booklet is effective and easy for students to understand.
Participatory Strategies for Fostering Environmental Awareness and Domestic Waste Management through Waste Segregation among Primary School Hidayati Utami, Nurul; Kaspul; Prahatama Putra, Aminuddin; Ajizah, Aulia; Amintarti, Sri; Nurtamara, Luthfiana
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): June
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i2.989

Abstract

This community service project aimed to promote environmental awareness and sustainable waste management practices among primary school students at SDN Kuin Cerucuk V Banjarmasin. The program targeted students aged 8–12, a critical developmental stage for instilling environmentally responsible behaviour. Using a participatory approach, the activities included educational sessions, practical waste sorting exercises, and the installation of visual learning aids. Pre- and post-intervention assessments were conducted through direct observation and questionnaires to evaluate knowledge acquisition and behavioural changes. The results indicated a substantial improvement in students’ understanding of waste types and segregation practices. Prior to the intervention, 71.4% of students demonstrated limited knowledge, which shifted significantly post-intervention, with 71.4% achieving the highest knowledge category. Observable behavioural changes included consistent use of segregated waste bins and increased attentiveness to school cleanliness. The active involvement of teachers and school management contributed to the program’s success. However, sustainability challenges remain, including limited time for long-term mentoring, resource constraints among staff, and the absence of community-level waste infrastructure. Despite these obstacles, the project demonstrates that early environmental education, supported by collaboration and practical engagement, can effectively foster long-term behavioural change and lay the foundation for an environmentally conscious.
Pengembangan Handout Keragaman Koloni Bakteri pada Rizosfer Pohon Kelapa Sawit di Lingkungan Lahan Basah Madinatul Munawarah; Aulia Ajizah; Sri Amintarti
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 2 (2023): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v8i2.10837

Abstract

Karakteristik koloni mikroba dan sitologi mikroba merupakan salah satu materi yang ada pada mata kuliah Mikrobiologi. Pengembangan handout bertujuan mendeskripsikan kesesuaian dan kelayakan hasil pengembangan handout keragaman koloni bakteri pada rizosfer pohon kelapa sawit di lingkungan lahan basah sebagai materi penunjang pada mata kuliah Mikrobiologi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dilakukan pada dosen dan mahasiswa masih terdapat kendala dimana mahasiswa masih susah menentukan dan membedakan bentuk koloni bakteri yang mereka amati, selain itu dosen juga berpendapat bahwa materi mengenai koloni bakteri ini sulit diajarkan karena kurang kontekstual sehingga sulit bagi mahasiswa untuk memahami materi jika tidak diberikan contoh koloni yang sesuai. Pengembangan handout keragamanan koloni bakteri rizosfer pohon kelapa sawit menggunakan model 4-D oleh Thiagarajan yang dibatasi sampai tahap Development (pengembangan). Subjek validitas pengembangan handout keragaman koloni bakteri rizosfer pohon kelapa sawit di lingkungan lahan basah menggunakan 3 validator, serta subjek uji keterbacaan 6 orang mahasiswa/i Pendidikan Biologi FKIP ULM yang sudah lulus mata kuliah Mikrobiologi. Hasil penelitian menunjukkan pada uji kesesuaian meperoleh rata-rata skor 87,4 % (sangat sesuai), uji kelayakan memperoleh rata-rata skor 81% (sangat layak), dan uji keterbacaan mahasiswa memperoleh rata-rata skor 89% (sangat baik).
Pelatihan Hidroponik sebagai Pendukung Optimalisasi Kemandirian Pangan Keluarga di Lingkungan Lahan Basah Ruwaida, Ulya; Fransisca Aurora, Zevira; Putra, Aminuddin Prahatama; Ajizah, Aulia; Arsyad, M.; Rezeki, Amalia; Amintarti, Sri; Mahrudin, Mahrudin; Riefani, Maulana Khalid; Utami, Nurul Hidayati; Aulia, Nurul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20014

Abstract

Background: Lingkungan lahan basah memiliki tingkat kemasaman rendah yang menyebabkan sayuran sulit tumbuh. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang budidaya hidroponik sehingga menciptakan efek keberlanjutan yang bermanfaat baik bagi individu maupun keluarga. Tujuan pelatihan ini yaitu optimalisasi kemandirian pangan keluarga, serta mendukung keberlanjutan ekonomi peserta melalui hidroponik. Metode: Kegiatan pelatihan dilakukan melalui metode pendidikan masyarakat dengan pendekatan partisipatif dan edukatif pada mahasiswa Pendidikan Biologi. Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi pangan mandiri. Hasil: Produksi berbagai bahan pangan, khususnya sayur dan buah secara mandiri serta pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan kebutuhan gizi keluarga sangat diperlukan guna mencegah penyakit. Kegiatan pelatihan hidroponik skala rumah tangga untuk lingkungan lahan basah di Kalimantan Selatan terbukti terlaksana dengan baik. Kesimpulan: Pelatihan terbukti efektif meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan keterampilan mahasiswa terhadap alternatif kemandirian pangan skala rumah tangga.
Keragaman Koloni Jamur Mikroskopis pada Rizosfer Tanaman Citrus Nobilis di Kawasan Agrowisata Karang Bunga Barito Kuala Wulandari, Riska; Ajizah, Aulia; Noorhidayati, Noorhidayati
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 7 No. 2 (2025): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v7i2.2496

Abstract

Rizosfer menjadi dasar ideal untuk kehidupan mikroba tanah di daerah sekitar perakaran tanaman. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan keragaman koloni jamur mikroskopis pada rizosfer pada tanaman Citrus nobilis di Agrowisata Desa Karang Bunga Kabupaten Barito Kuala. Penelitian mengacu berdasarkan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan analisis data. Hasil keragaman koloni jamur yang didapatkan kemudian diidentifikasi berdasarkan literatur mengenai sifat-sifat koloni jamur mikroskopis. Hasil penelitian ditemukan 8 (delapan) jenis koloni jamur mikroskopis yang tumbuh pada medium yang memiliki karakteristik berbeda.  
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Majid Aceng Kosasih Agustina, Noor Fithri Aida Dwi Agnes Andriani Ali Rachman, Ali Amalia Rezeki Aminuddin Prahatama Putra Anisa Rahmatina Annisa, Sholihatun Azhari, Muhammad Hafizh Bunda Halang Chairil Faif Pasani Damayanti, Arma Datin Maghfirotul Nadhira Dewi Amelia Widiyastuti Dewi Indah Lestari Difa Pertiwi Krismadana Ellen Nabella Ellyna Hafizah Encep Syarief Nurdin Faizza, Kamila Nur Finda Vericha Ngenda Fransisca Aurora, Zevira Fujianti, Annisa Gilang Satyo Adjie Habibah Nuhayati Hartika, Naurasyifa Inasya Deby Haura Labibah Helmah, Ayu Noor Hidayati Hidayati Hidayati Utami, Nurul Indun Nursafitri Irianti, Riya Jumiati, Heni Kaspul Kaspul Kaspul Kaspul Kaspul Khairun Amalia Khairun Nisa Krisdianto KKrisdianto Kusma Wahdah Laila Malinda Septiana Luthfiana Nurtamara M. Arsyad, M. Madinatul Munawarah Mahrudin Mahrudin Maulana Khalid Riefani Maulita Permata Sari Meidita Alpisah Rina Meidita Alpisah Rina Mella Mutika Sari Mentari, Annisa Widyana Mirhanuddin Mirhanuddin Mirna Hariati Muh. Afdal Muhammad Zaini Muhammad Zaini Muhammad Zaini Muhammad Zaini Muhammad Zaini Muhammad Zaini Nadia Rahmita Sari Nadiyah Nadiyah Nahadi Nanda Maisyura Noorhidayati Noorhidayati Noorsalamiah, Noorsalamiah Nuhayati, Habibah Nurtamara, Luthfiana Nurul Hidayati Utami Nurul Huda Nurwijayanti Prahatama Putra, Aminuddin Qathrin Nada Rabiatul Adawiyah Rahmi, Fatimah Ramadita Putri Utami Reski Anna Saskia Rina, Meidita Alpisah Riska Wulandari, Riska Riya Irianti RUWAIDA, ULYA Safitri Safitri Saidah Lara Asih Salimah Salimah, Salimah Siti Maryati Sri Aminarti Sri Amintarti Sri Amintarti Sri Amintarti Syamsiar, Syamsiar Syihabuddin Syihabuddin Thihana Thihana Widiyastuti , Dewi Amelia