Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Model Pembelajaran Time Token Arends untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Winanjar Rahayu; Imam Agus Basuki; Ade Eka Anggraini
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2103

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang harus dimiliki oleh siswa. Berdasarkan hasil observasi di kelas IV Sekolah Dasar, ditemukan bahwa kurangnya minat siswa dalam memberikan komentar faktual, siswa masih malu dalam memberikan komentar terhadap peristiwa faktual, siswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun kata untuk membentuk sebuah komentar serta saran yang baik dan belum menggunakan santun berbahasa yang benar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Data kemampuan berbicara siswa dalam berkomentar diperoleh melalui penilaian hasil unjuk berkomentar yang diberikan pada setiap akhir siklus. Sedangkan untuk data aktivitas guru diperoleh dengan menggunakan lembar observasi pada tiap pertemuan. Kendala-kendala yang terjadi pada saat pembelajaran terangkum pada catatan lapangan. Hasil dan analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran Time Token Arends dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam memberikan komentar terhadap persoalan faktual. Peningkatan tersebut tampak dari hasil analisis data yang menunjukkan adanya peningkatan kentutansan klasikal siswa dari siklus I 58,1% dengan rata-rata 72,1 dan meningkat pada siklus II ketuntasan klasikal menjadi 83,8% dengan rata-rata 80,1. Penggunaan model pembelajaran Time Token Arends dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam mengomentari persoalan faktual.
Peningkatan Hasil Belajar Menulis Surat Pribadi dengan Metode Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Siti Nurul Fatimah; Ahmad Khoerul Saleh; Imam Agus Basuki
TADRUSUUN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 2 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : STIT Fatahillah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62274/tadrusuun.v2i2.53

Abstract

Writing is one of the most complex skills in learning Indonesian. When writing has gone through the process of listening, speaking, and reading. Therefore, the purpose of learning Indonesian is for students to be able to manage aspects of language proficiency. However, it is difficult for most students to learn Indonesian, especially by writing personal letters. Based on data from 31 students in Class VII-E of SMPN 7 Kediri, only 13 students met the minimum completeness criteria with a score of 75. The main problem in this study was the low learning achievement of students in class VII-E of SMPN 7 Kediri in writing letters. This is caused by students and teachers. Based on these factors, to overcome the problem, the researcher applied the Think Talk Write (TTW) learning method to write personal letters. The Think Talk Write (TTW) learning method is said to be able to improve letter writing skills. The average value of students after being given the Think Talk Write (TTW) treatment increased from pre-cycle 70.96, cycle 1 75.8, and cycle 2 83.5. Thus based on the results of the study it can be concluded that the application of the Think Talk Write (TTW) method can improve the ability to learn to write personal letters. This learning method should be used by teachers because it can improve student learning outcomes, especially the learning outcomes of writing personal letters.
Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen Berbantuan Media Film Pendek pada Siswa Kelas XI APHP 2 SMKN 1 Plosoklaten Vicky Prastyo Eko Desantoro; Fitri Ulfasari; Imam Agus Basuki; David Rindu Kurniawan
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 10, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v10i2.19051

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia memiliki empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Pada jenjang SMA/sederajat, terdapat kompetensi siswa menulis cerpen berdasarkan pengalaman hidup sehari-hari. Cerpen merupakan cerita yang cenderung cerita yang pendek dan panjangnya tidak lebih dari 5000 kata. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru dan siswa kelas XI APHP 2 SMK Negeri 1 Plosoklaten mengalami kesulitan dalam pembelajaran menulis cerpen. Hal ini bermula dari keengganan siswa untuk menulis dan kurangnya inovasi dalam pembelajaran. Hal ini membuat siswa tidak aktif dan tidak termotivasi untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI APHP 2 SMK Negeri 1 Plosoklaten berbantuan media film pendek. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK kolaboratif, yaitu kolaborasi antara praktisi dan peneliti untuk memahami isu-isu konsensus, dalam suatu proses pengambilan keputusan yang pada akhirnya mengarah pada tindakan yang sama. Hasil penelitian membuktikan terdapat kenaikan kinerja peserta didik dan peningkatan hasil produk. Hal ini menunjukkan bahwa media film pendek dapat meningkatkan motivasi dan keterampilan menulis siswa kelas XI APHP 2 SMK Negeri 1 Plosoklaten. 
Pengaruh Mindfulness terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Kreatif Pada Siswa Sekolah Dasar Uung Gondo Saputro; Imam Suyitno; Imam Agus Basuki; Shirly Rizki Kusumaningrum
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.696

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh latihan mindfulness terhadap peningkatan kemampuan membaca pemhaman kreatif. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental yang melibatkan dua kelompok yang diberikan perlakuan yang berbeda. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri di Kota Malang dan dua kelas dipilih secara cluster random sampling sebagai sampel penelitian yaitu Kelas sebagai kelas eksperimen dengan melakukan praktik mindfulness dan saatu kelas menjadi kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrument penelitian membaca pemahaman berupa tes pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian: analisis deskriptif terlihat rata-rata nilai membaca pemahaman kreatif peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan rata kelas kontrol, demikian pula dengan sebaran data hasil membaca pemahaman kreatif. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan membaca kreatif siswa pada kelas yang mempraktikan mindfulness dengan kemampuan membaca kreatif siswa pada kelas yang konvensional. Disamping itu juga terdapat perbedaan nilai rata-rata yaitu kelas eksperimen (82,5) dan kelas Kontrol (73,8). Praktik mindfulness memberikan pengaruh terhadap membaca pemahaman kreatif.
Assessment of Critical Reading Ability Using Indonesian Language Textbooks for the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum Akbariski, Habib Safillah; Harsiati, Titik; Basuki, Imam Agus
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 30, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v30i1p19-28

Abstract

Critical reading ability is a type of reading skill that involves critical thinking. There is a positive correlation between critical reading urgency and critical reading tests. In this regard, it is necessary to study the evaluations of the curriculums currently being implemented in Indonesia, specifically the 2013 and Merdeka curricula. This study is a type of qualitative descriptive research. The data of this study includes the level, stimulation level, and format of reading comprehension questions in the Indonesian textbook for the 10th grade 2017 version of the 2013 curriculum and the Indonesian textbook for the 10th grade 2021 version of the Merdeka curriculum. The data collection technique implemented in this study is the documentation or note-reading technique. Research results show that (1) there are six levels of awareness of critical reading skills in Indonesian textbooks for the 2013 class X and Merdeka programs. The six cognitive levels are interpretation, analysis, inference, evaluation, explanation, and self-regulation. The Indonesian Textbook 10th Grade, 2013 syllabus found 64 questions containing important reading content. Meanwhile, the Indonesian Textbook for the 10th grade of Merdeka Curriculum has 76 questions containing important reading content. Significant differences exist in the number of items measuring critical reading skills; (2) the question stimuli used included text, images-texts, and infographics; and (3) variations in question format including multiple-choice, true-false, brief, and descriptive answers.
KARAKTERISTIK STIMULUS DAN RAGAM TES ASESMEN APRESIASI SASTRA DALAM BUKU AJAR BIPA SAHABATKU INDONESIA Aswan, Aswan; Harsiati, Titik; Basuki, Imam Agus
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p180-198

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik stimulus dan ragam soal asesmen apresiasi sastra yang digunakan dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia. Penelitian ini penting untuk dilakukan untuk memberi gambaran karakteristik asesmen dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia. Buku ajar tersebut merupakan buku ajar BIPA yang paling populer dan telah dikaji dalam berbagai perpektif. Meskipun demikian, aspek yang belum dikaji adalah asesmen sehingga penelitian ini memiliki urgensi dan kebaruan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik dokumentasi. Adapun tahapn pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku, membaca, mencatat, dan mereviu. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis model analisis interaktif. Data penelitian ini adalah buku Sahabatku Indonesia yang bersumber dari laman Badan Bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus soal yang digunakan antara lain audio, gambar, video, dan narasi teks. Stimulus soal tersebut diintegrasikan dengan batang kode (barcode) beserta transkripnya. Adapun ragam soal yang digunakan juga memunculkan karakteristik tersendiri, yaitu tes uraian, pilihan ganda, dan performansi-produk yang dilakukan dengan mengacu pada keterampilan berbahasa dan dikemas melalui unit-unit sastra. Penggunaan asesmen apresiasi sastra dalam buku Sahabatku Indonesia merepresentasikan aktivitas prakegiatan, menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Cuaca untuk Kelas 3 Sekolah Dasar Ngananti, Anggun Citra Putri; Basuki, Imam Agus; Rahayuningtyas, Wida
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 11 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v11i2.26413

Abstract

Technology provides changes in the application of student learning, which initially could only listen to explanations from teachers and understand material that only comes from textbooks. Still, with current technological developments, the information obtained is sourced from student books and interactive media. This research aims to produce interactive multimedia weather material for class 3 SDN Bareng 2 Malang and to analyze the validity, attractiveness, and effectiveness of class 3 SDN Bareng 2 Malang. This development research uses the ADDIE model to measure validity, effectiveness, and attractiveness later—interactive multimedia on whether the material was developed for grade 3 at the elementary school level. The results of the validity of multimedia obtained from material experts amounted to 93.75% and entered the criteria for a very valid eligibility level. Meanwhile, media experts are 88.3% in the very valid category. Then, the results of linguists are 90% and reach the criteria of very valid or appropriate to be used as learning media and can be tested in the field. Then, the results of the attractiveness of multimedia obtained 98.9% with desirable criteria. The effectiveness of getting a score from the pre-test in individual trials reached a score of 140. In the post-test, it achieved a score of 250. Furthermore, small group trials achieved 870 in the pre-test results. Then, the post-test results rose to 1350. The final test was the field trial to 2365, and then the post-test score increased to 3965. In conclusion, the pre-test and post-test scores increased from 62 students in grade 3 at SDN Bareng 2, which was 54.43% in the pre-test then 89.75% in the post-test.
Asesmen Formatif Pembelajaran Diferensiasi pada Alih Wahana Teks Rekon Kelas X SMA dengan Strategi ATM Inspiratif Nurul Amanah; Imam Agus Basuki; Pidekso Adi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan instrumen asesmen formatif pembelajaran alih wahana teks rekon untuk siswa kelas X SMA dengan strategi ATM Inspiratif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk mendeskripsikan data tentang 1) perencanaan asesmen formatif, 2) strategi pelaksanaan asesmen pembelajaran materi alih wahana teks rekon, 3) penyusunan instrumen asesmen formatif pembelajaran alih wahana teks rekon. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara, dan kajian literatur. Tahapan analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah instrumen formatif pembelajaraan diferensiasi materi alih wahana teks rekon dengan strategi ATM inspiratif meliputi instrumen penilaian alih wahana teks rekon menjadi cerpen, alih wahana teks rekon menjadi naskah drama, alih wahana teks rekon menjadi puisi. Instrumen tersebut dapat digunakan oleh guru saat melaksanakan kegiatan pembelajaran alih wahana teks rekon dengan pendekatan diferensiasi.
Validitas Isi Butir Soal pada Ujian Akhir Sekolah Bahasa Indonesia Tahun Pelajaran 2023/2024 di SMAN 1 Panji Situbondo Diana Rosita Dewi; Titik Harsiati; Imam Agus Basuki
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas isi pada soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia tahun pelajaran 2023/2024 di SMAN 1 Panji Situbondo. validitas isi butir soal dapat diketahui melalui kesesuaian antara butir soal dan kurikulum yang digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Rancangan penelitian deskriptif kualitatif digunakan peneliti untuk mendeskripsikan validitas isi butir tes pada soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia SMAN 1 Panji tahun pelajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan, (1) soal ujian akhir sekolah tersebut diklasifikasikan menjadi dua, yaitu soal kompetensi membaca dan menulis; (2) kesesuaian soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia SMAN 1 Panji tahun pelajaran 2023/2024 dengan pedoman konstruksi penyusunan soal mencapai 90%, sedangkan ketidaksesuaian soal dengan pedoman konstruksi tersebut mencapai 10%. Dengan demikian, ditinjau dari segi konstruksi penyusunan soal ujian akhir sekolah bahasa Indonesia SMAN 1 Panji tahun pelajaran 2023/2024 dapat dikategorikan memiliki kualitas yang tinggi.
Karakteristik Asesmen Membaca Nonsastra dalam Buku Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Aulia Rachma Kusumawardani; Titik Harsiati; Imam Agus Basuki
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik asesmen membaca nonsastra dalam buku bahasa Indonesia kelas VII SMP kurikulum merdeka. Asesmen merupakan bagian penting dalam mengukur kemajuan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada tiga aspek, yaitu bahasa, ragam tes, dan tingkat berpikir. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah buku ajar bahasa Indonesia kurikulum merdeka kelas VII SMP. Data penelitian berupa butir soal kompetensi membaca nonsastra. Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Dengan teknik analisis isi disimpulkan karakteristik asesmen membaca nonsastra dalam buku bahasa Indonesia kurikulum merdeka kelas VII. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dihasilkan 1) aspek bahasa, keseluruhan menggunakan bahasa Indonesia dan dilengkapi cerita bergambar untuk memperjelas teks yang disampaikan; 2) ragam tes, terdapat tiga jenis yang digunakan, yaitu jawaban singkat, esai tertutup, dan esai terbuka; dan 3) tingkat berpikir, terdapat 5 butir soal yang termasuk dalam C1, 5 butir soal yang termasuk C2, dan 2 butir soal yang termasuk dalam C4.