Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap problematika pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 4 Latambaga. Permasalahan utama yang menjadi fokus penelitian ini adalah berbagai kendala yang dihadapi dalam pembelajaran PAI di sekolah tersebut. Manfaat penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi baik secara teoritis maupun praktis, tidak hanya bagi pengembangan keilmuan tetapi juga sebagai acuan bagi mahasiswa dan penulis dalam memahami serta mengatasi permasalahan serupa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak-pihak terkait, dan dokumentasi pendukung. Teknik analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kendala utama. Dari sisi siswa, sebagian besar memiliki pemahaman awal yang rendah terhadap materi PAI, yang ditunjukkan dengan ketidakmampuan mereka membaca dan menulis Al-Qur’an. Hal ini menyebabkan sulitnya siswa memahami materi pembelajaran secara mendalam. Selain itu, motivasi siswa dalam melaksanakan ibadah seperti sholat fardhu secara rutin juga masih rendah, yang berpengaruh pada semangat belajar mereka. Dari sisi guru, ditemukan bahwa kompetensi dalam mengelola kelas dan siswa masih kurang optimal. Penguasaan materi oleh guru yang terbatas mengakibatkan siswa tidak mampu memahami pelajaran dengan baik. Selain itu, penerapan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik juga masih menjadi tantangan bagi sebagian guru. Keterbatasan waktu pembelajaran PAI turut menjadi faktor penghambat, karena alokasi waktu yang ada dirasa tidak cukup untuk membahas materi secara mendalam. Di sisi lain, sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, terutama media pembelajaran untuk PAI, masih belum memadai. Hal ini mengakibatkan proses pembelajaran tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan secara maksimal. Kesimpulannya, penelitian ini menyoroti perlunya perbaikan dalam berbagai aspek, mulai dari peningkatan kompetensi guru, optimalisasi waktu pembelajaran, hingga penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Dengan upaya tersebut, pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 4 Latambaga diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan.