Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pancasila Student' Profile Project in Overcoming Characters Decadency in The Disruption Era Mindani, Mindani; Asvio, Nova; Yumarni , Asmara
Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/it.v8i1.8421

Abstract

Pancasila Student Profile Strengthening Project, known as P5, is a new solution to build valuable students' characters. This study analyzes how P5 was implemented in schools to conquer character decadency in the disruptive era. This study used a qualitative research design to collect the data and a triangulation test to validate the data. The research data was collected in three elementary schools in Bengkulu City. The findings indicate that P5 is running well at the sample schools by looking at several indicators, such as the policy, program, and implementation of P5. Based on the data, the schools accepted and implemented P5 to swamped character decadence in the period of disruption well, allowing it to be socialized and applied as needed. However, every school has successfully utilized P5 techniques to overthrow character decadence in the disruptive era. Despite the challenges and limitations associated with its implementation, the principal has the ability to mitigate these issues. The principal and educators hope the school can best apply P5 to combating character decadence in the disruptive period, making it more advantageous for the larger community.
Pengaruh Etos Kerja Islami, Disiplin Kerja, Dan Pembinaan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Mindani, Mindani; Sulani, Sulani; Sunarto, Andang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan sebuah organisasi sangat erat berkaitan dengan kinerja dari pegawai yang ada dalam organisasi tersebut. Pegawai mengemban tugas dan fungsi dalam organisasi. Meningkatnya kinerja organisasi merupakan indikator dari keberhasilan suatu organisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, menganalisis, dan membuktikan : 1) pengaruh etos kerja Islami terhadap kinerja pegawai, 2) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, 3) pengaruh pembinaan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai, 4) pengaruh etos kerja Islami, disiplin kerja, dan pembinaan pengembangan karir secara simultan terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Sumber data berasal dari data primer dan data skunder. Populasi dalam penelitian adalah pegawai Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu sebanyak 222 pegawai dan sampel sebanyak 70 pegawai dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling atau pengambilan sampel bertujuan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja Islami, disiplin kerja, dan pembinaan pengembangan karir berpengaruh terhadap kinerja pegawai baik secara parsial maupun simultan. Pengaruh yang diberikan oleh variabel etos kerja Islami, disiplin kerja, dan pembinaan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai sebesar 55,7%; dan sebesar 44,3 % kinerja pegawai dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Desain Sistem Informasi Manajemen Sekolah Berbasis Website Dalam Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Administrasi Di SMP IT Baitul Izzah Bengkulu Mindani, Mindani; Khairiah, Khairiah; Faruq Aziz, Mufid
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Memetakan dan mendeskripsikan pengelolaan administrasi yang berlangsung di SMPIT Baitul Izzah Bengkulu; (2) Membuat atau mendesain Sistem Informasi Manajemen Sekolah Berbasis Website di SMPIT Baitul Izzah Bengkulu. Jenis Penelitian ini adalah (R&D) dengan pendekatan kuntitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis menggunakan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pengelolaan administrasi yang dilakukan di SMPIT Baitul Izzah Bengkulu dilakukan secara manual, belum menggunakan sistem informasi manajemen sekolah berbasis website; (2) Penelitian ini menggunakan jenis Research and Development (R&D) dengan produk yang dikembangkan berupa desain sistem informasi manajemen sekolah berbasis website; (3) Desai Sistem informasi manajemen sekolah berbasis website efektif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi sekolah. Bagi pihak sekolah, sistem informasi manajemen sekolah berbasi website ini dimanfaatkan secara maksimal demi meningkatkan kualitas administrasi dan pelayanan. Penelitian dan pengembangan ini dapat dijadikan sebagai bahan acuan peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian dan pengembangan sistem informasi manajemen sekolah
Pendekatan, Strategi dan Metode Dakwah Walisongo Dalam Proses Islamisasi Tanah Jawa Ismail , Ismail; Mindani, Mindani; Hodijah, Ai Siti; Ainur Rasyid, Muhammad Agus; Yonani, Sarmi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.13712

Abstract

Tujuan dari penulisan jurnal artikel ini adalah untuk mengetahui dan memahami islamisasi di tanah jawa yang dilakukan oleh walisongo, mulai dari kedatangan walisongo, strategi, pendekatan, meted dakwah yang digunakan serta kemajuan-kemajuan islam yang dibawa oleh walisongo ke tanah Jawa. Metode penelitian yang digunakan untuk menulis artikel ini adalah metode penelitian library research atau penelitian pustaka yang berfokus pada pencarian dari sumber-sumber yang relevan, baik dari buku, jurnal penelitian, artikel serta sumber-sumber lain yang mendukung penulisan jurnal artikel ini. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan pendekatan personal, berpolitik, seni dan budaya, serta pendidikan oleh walisongo dalam misi islamisasi di tanah jawa, sebagai bukti sejarah kehadiran walisongo terdapat banyak kemajuan yang masih bias dirasakan hingga saat ini diantaranya islam Nusantara, faham kesufian yang dianut oleh mayoritas masyarakat Indonesia, serta banyaknya pondok pesantren yang merupakan warisan dari system pendidikan yang ditinggalkan walisongo.
Implementasi Model Pembelajaran Cooperative Learning Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural di SMA Bingin Teluk Mulyah, Santi; HK, M. Nasron,; Mindani, Mindani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ide-ide di balik program pendidikan multikultural di SMA Bingin Teluk. Untuk mengetahui pendekatan dan metode yang digunakan oleh instruktur Pendidikan Agama Islam di SMA Bingin Teluk dalam rangka menanamkan nilai-nilai multikultural. Penelitian semacam ini menggabungkan pendekatan deskriptif yaitu, penjelasan terperinci tentang apa yang objektif berdasarkan fakta-fakta yang dikumpulkan dengan metodologi kualitatif yang digunakan untuk penelitian lapangan. Metode kualitatif adalah teknik penelitian yang menghasilkan data deskriptif tertulis atau lisan dari individu dan perilaku mereka yang diamati. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lembaga SMA Bingin Teluk merupakan lembaga yang bernuansa multikultural dalam hal penerapan Pendidikan Agama Islam (IEP). Karena agama yang diamanatkan pemerintah dan, yang lebih penting, perbedaan dalam pendekatan pendidikan atau pandangan dunia di antara para guru agama Islam, SMA ini menerima siswa dan staf dari berbagai latar belakang. Hasilnya, PAI diterapkan di SMA Bingin Teluk dengan fokus multikultural. Pembelajaran di kelas dan kegiatan belajar ekstrakurikuler adalah dua cara utama penyampaian pendidikan. Melibatkan doa pagi secara berkelompok, menyediakan kesempatan bagi semua siswa untuk menerima pelajaran agama sesuai dengan keyakinan pribadi mereka, mendorong pola pikir universal dan non-diskriminatif di antara siswa, dan memberikan contoh kepada orang lain adalah beberapa cara untuk menerapkan PAI multikultural di kelas. e) Membawa pola pikir yang penuh hormat dan menghargai.  
Penerapan Pendekatan Behavioral dan Kognitif Sosial Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mindani, Mindani; Puspitasari, Rini; Norvaizi, Ikhrom; Sulistri, Sulistri; Apdasuli, Ririn Rizki; Anggita, Lonie; Handayani, Desika
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i1.2083

Abstract

Most teachers still apply conventional lecture methods and do not utilize positive behavioral reinforcement techniques or interactive social learning models in Islamic Religious Education learning, so that students' critical thinking skills and ability to connect religious teachings with the context of everyday life are underdeveloped. Recent research shows that these two approaches complement each other in creating an effective and adaptive learning process to the needs of today's students. To see and understand it, by using a qualitative approach, namely descriptive research with a focus on analysis, the author conducted a study. This study uses a literature review as its approach. By reading, recording, analyzing, and utilizing library data collection methods. After being collected, the data is analyzed using a methodology that begins with data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. Both of these approaches have an influence on learning and behavior. However, while behaviorism emphasizes the importance of reinforcement and punishment from the external environment, social cognitive theory emphasizes how individuals actively process and assess information received from their environment. These behavioristic and social cognitive approaches complement each other in Islamic Religious Education learning. The behavioral approach helps understand how behavior can be shaped through external stimuli, while the social cognitive approach explains how internal factors such as thoughts, emotions, and social experiences influence behavior.
Psikologi Pendidikan Islam Di Era Digital: Tantangan Dan Solusi Puspitasari, Rini; Mindani, Mindani; Anshori, Muhammad Farouk Alakbar; Aprisa, Melda Tri; Malasari, Junita; Khoirunnisa, azizah
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i1.2131

Abstract

This study examines the challenges and solutions of Islamic educational psychology in the digital age, focusing on three core issues: digital distraction, exposure to negative content, and limited teacher digital literacy. Through qualitative literature review and thematic content analysis, the research identifies that gadget addiction and social media/gaming platforms disrupt students' learning focus, moral development, and mental health, contradicting Islamic principles like the preservation of al-'aql (intellect). Educators' unpreparedness to integrate technology with Islamic values further hinders faith-based learning effectiveness. Proposed solutions include: (1) Developing Islamic-based technological platforms (e.g., "TafsirAI") integrating Quran-Hadith content with TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) frameworks; (2) Digital moral education via creative media (e.g., animated Prophet stories) to enhance intrinsic motivation grounded in ihsan (excellence); and (3) Multisector collaboration (education institutions-digital platforms) to filter harmful content. These strategies aim to balance technological advancement with Islamic values, fostering academically proficient, digitally resilient, and ethically grounded students. The study underscores the need for holistic approaches to digital disruption, while acknowledging limitations in sample scope and calling for further research across diverse educational levels.
PERKEMBANGAN DAN MODERNISASI AWAL PENDIDIKAN ISLAM DI TURKI UTSMANI DAN ANDALUSIA: TINJAUAN HISTORIS Andesta, Rena; Aryati, Azizah; Mindani, Mindani; Putra Pratama, Nanda Jaka; Erawati, Tika
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35755

Abstract

This study examines the early development and modernization of Islamic education in the Ottoman Empire and Andalusia, focusing on educational institutions, curricula, teaching methods, and socio-political contexts. Islamic education in both regions displayed diverse practices through formal institutions such as madrasahs, Rüşdye Mektebi, ribāṭ, and informal settings like mosques and tekkes. The research employs a descriptive qualitative method with literature and historical document analysis, including primary sources such as Evliya Çelebi’s Seyahatname and biographical accounts of intellectuals like al-Yuḥānisī, and secondary sources comprising scholarly articles and books on classical Islamic education. Findings indicate that the Ottoman education system emphasized structured curricula and early modern schools, while Andalusian education integrated religious and rational sciences with experiential learning such as riḥla (educational travel). Both regions benefited from financial support (waqf), social stability, and the role of intellectuals, although access for women and marginalized groups remained limited. The study underscores the relevance of classical Islamic educational models for contemporary education, highlighting the integration of formal and non-formal learning, multidiscipline curricula, and attention to socio-economic factors. These findings offer insights for modern Islamic educational practices aiming for holistic, inclusive, and contextual learning experiences.
Fungsi Manajemen Diri Siswa SLTP dalam Memahami Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Mindani, Mindani
AT-TA'LIM Vol 21, No 1 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.45 KB) | DOI: 10.15548/jt.v21i1.73

Abstract

In this paper the writer discusses the function of students’ self management in understanding Islamic learning and tries to relate it with general management function as a controlling system in learning.  The indicators of students’ self management function will be seen in the following learning process such as the ability to set the goal of learning, monitor and evaluate the learning activity, and provide self reinforcement. Furthermore, it will also discuss about the implementation of student’s self management through some indicator; students, school and institution in applying learning management. Afterwards, it will also elaborate about to value, management and Islamic value and applying the student’s self management in learning process.Copyright © 2014 by Al-Ta'lim All right reservedDOI: 10.15548/jt.v21i1.73