Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Regulasi Diri dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Syiah Kuala Azhari, Teuku Riki; Mirza, Mirza
Mediapsi Vol 2 No 2 (2016): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2016.002.02.4

Abstract

Mahasiswa sebagai individu yang memasuki rentang usia dewasa memiliki tugas perkembangan yaitu bekerja dan membangun karir. Persaingan dalam mendapatkan pekerjaan menimbulkan kecemasan dalam diri mahasiswa. Individu yang memiliki regulasi diri yang tinggi dapat mengontrol perilaku dan menetapkan tujuan sehingga akan berkurang rasa cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Sampel penelitian ini berjumlah seratus mahasiswa yang terdiri dari angkatan 2009 sampai dengan angkatan 2012 yang sudah menyelesaikan tugas akhir (skripsi). Penelitian ini menggunakan alat ukur yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan teori Baumeister dan Heatherthon (1996) untuk regulasi diri dan teori Calhoun dan Acocela (1990) untuk kecemasan menghadapi dunia kerja. Hasil analisis data menggunakan korelasi Pearsonmenunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala (r=-0.62, p=0.00, p<0.05). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi regulasi diri maka semakin rendah kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala atau sebaliknya.
Kepemimpinan Geuchik, Partisipasi Masyarakat dan Kompetensi Perangkat Gampong terhadap Efektivitas Pelayanan Publik (Studi pada Kantor Geuchik Keurisi Meunasah Beureumbang Kecamatan Jangka Buya Pidie Jaya) Alfurqan, Alfurqan; Syahriani, Endang; Murni, Murni; Mirza, Mirza
Singkite Journal Vol 4 No 3 (2025): Singkite Journal, December 2025
Publisher : Aceh Cooperative Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63855/skt.v4i3.82

Abstract

The study aims to analyze the effectiveness of public services from the impact of Geuchik leadership, community participation, and the competence of village officials. Using quantitative associative research using regression analysis. The study was conducted on 234 residents of Gampong Keurisi Meunasah Beureumbang, Jangka Buya District, Pidie Jaya Regency. The results showed that there were effects; (1) each factor of Geuchik leadership, community participation, and the competence of village officials on the effectiveness of public services at the Geuchik Office. (2) And the biggest impact was the community participation factor. (3) simultaneously, the three factors contributed to the effectiveness of public services by 75.8%.
Analisis Pengaruh Kontaminan Magnesium Chlorida (MgCl2) dan Feri Chlorida (FeCl3) Pada Sifat Rheologi Lumpur Pemboran di Sumur “JR” Lapangan “RB” dan Metode Penanganannya Lobo, Jaynal Rante; Mirza, Mirza; Suprayitno, Abdi; Sulardi, Sulardi; Kurmasela, Aprilino Alfa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4031

Abstract

Permasalahan penelitian adalah kerusakan spesifikasi lumpur pemboran pada Sumur JR di RB karena terkontaminasi senyawa Magnesium Khlorida (MgCl2) dan Feri Khlorida dari senyawa formasi pemboran. Tujuan penelitian adalah menggambarkan dampak senyawa kontaminan terhadap sifat rheologi lumpur pemboran dan metode penangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengujian yang dilakukan laboratorium program studi teknik penrminyakan Sekolah Tinggi teknologi Migas Balikpapan. Hasil pengujian menunjukan, akibat terkontaminasi senyawa MgCl2 dan FeCl3 lumpur pemboran mengami penurunan sifat plastic viscosity, yield point, gel strength, pH, kekeruhan dan perubahan warna yang tidak sesuai API 13B. Injeksi bahan tambah Kalsium Hidroksida (KOK) dapat meningkatkan sifat plastic viscosity, yield point, gel strength, pH, kekeruhan, dan perubahan warna sehingga dapat memenuhi spesifikasi standar API 13B.
Analisis Pengaruh Panas Matahari dan Limpasan Air Hujan Terhadap Sifat Fisik dan Sifat Rheology Lumpur Pemboran di Sumur “CY” di Lapangan “YD” Dani, Chandra Yuar; Mirza, Mirza; Suprayitno, Abdi; Sulardi, Sulardi; Kurmasela, Aprilino Alfa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh paparan panas sinar matahari dan limpasan air hujan terhadap sifat fisik dan rheology lumpur pemboran di Sumur “CY” Lapangan “YD”. Metode penelitian menggunakan pengujian laboratorium di Program Studi Teknik Perminyakan, Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan. Hasil pengujian terhadap sifat fisik lumpur pemboran menunjukkan bahwa paparan sinar matahari 60–90 menit dan limpasan air hujan menyebabkan penurunan pH dari 8,68 menjadi 7,78–7,92 dibanding sampel kontrol. Hasil pengujian sifat rheology menunjukkan bahwa plastic viscosity (PV) berada pada 29–33 cp, yield point (YP) 29–33 lb/100 ft², dan gel strength 10 detik/10 menit 9–14 lb/100 ft², menunjukkan penurunan kemampuan lumpur dalam mempertahankan suspensi padatan akibat paparan lingkungan. Hasil pengujian penggunaan bahan tambah sodium carbonate (Na₂CO₃) menunjukkan bahwa penambahan 2–4 gram mampu menaikkan pH hingga 8,98 dan memperbaiki PV, YP, serta gel strength, meskipun sifat rheology belum sepenuhnya kembali ke kondisi awal. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan menjaga perlindungan penampungan lumpur, mengontrol paparan sinar matahari dan limpasan air hujan, serta menggunakan sodium carbonate secara tepat untuk mencegah degradasi lumpur dan mengurangi potensi kerugian operasional.
Budaya Tektonika dan Kearifan Lokal Rumoh Aceh dalam Mengidentifikasi Ciri Arsitektur pada Bangunan di Provinsi Aceh Ivan, Teuku; Djamaludin, Masdar; Taqiuddin, Zulfikar; Mirza, Mirza
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v6i4.14444

Abstract

Local architecture serves as an authentic representation of a society's identity, tradition, and material adaptation, which is currently being eroded by the currents of globalization and advancements in information technology. This study aims to conduct an in-depth examination of the characteristics of Rumoh Aceh as a crucial element in the history of the Acehnese people, while simultaneously evaluating the extent of the implementation of these local features in public buildings across Aceh Province. Adopting a qualitative approach, this research explores social and technical phenomena through four systematic stages: preparation, primary data collection through pure oral tradition, analysis of construction techniques, and evaluation of the built environment. The findings indicate that Rumoh Aceh possesses distinctive tectonic excellence, characterized by a nail-less joint system (using pegs and rattan ties), an orientation toward the Qibla, and a spatial configuration (Seuramoe Keue, Seuramoe Teungouh, and Seuramoe Likot) that is responsive to both climate and religious values. Although the role of the Utoh (traditional architect) and the availability of timber are diminishing, the philosophy of Rumoh Aceh remains relevant for adaptation into modern structures using concrete materials, as demonstrated by the Aceh Governor's Office and the Tsunami Museum. This study concludes that the integration of modern technological innovation with the principles of local wisdom is vital for preserving the identity of Nusantara architecture in Aceh.in buildings throughout Aceh Province.
Self-Control and Cyberbullying Behavior Dynamics Among University Students: A Correlational Study within Aceh’s Academic Context Sari , Putri Puspita; Ibrahim, Muhammad Buchori; Riady, Muhamad Antos; Mirza, Mirza
Global Education Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.1410

Abstract

Cyberbullying has increasingly emerged as a significant psychological issue among university students, particularly as digital communication becomes deeply embedded in higher education settings. While self-control is commonly conceptualized as a protective mechanism against aggressive conduct, empirical findings have produced mixed evidence regarding its effectiveness in predicting cyberbullying involvement among emerging adults. The present study sought to investigate the association between self-control and cyberbullying behavior among university students in Aceh. A quantitative approach with a correlational framework was applied, involving 136 active students aged 17–25 years who were recruited using a convenience sampling technique. Data were gathered through Indonesian-adapted forms of the Self-Control Scale and the Cyberbullying Scale. Prior to hypothesis testing, assumptions of normality and linearity were examined, after which Pearson’s Product Moment correlation analysis was performed. The findings revealed no statistically significant association between self-control and cyberbullying behavior (r = −0.107; p = 0.214; p > 0.05). The majority of participants exhibited moderate levels of self-control and minimal engagement in cyberbullying activities. These results suggest that self-control may not serve as a direct determinant of cyberbullying among university students in Aceh. Instead, cyberbullying behavior during emerging adulthood may be more strongly shaped by external psychosocial influences, including peer norms, situational dynamics, and culturally embedded values that operate within digital interaction contexts.