Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Simulasi Model Machine Learning untuk Memprediksi Laju Alir pada Produksi Sumur Minyak High Water Cut dan Critical Flow Soliadi, Indriana; Karim, Abdul Gafar; Mirza, Mirza; Laby, Dharma Arung; Ramadhana, Zulmi; Finansa, Dody; Darmiyati, Iin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 3 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v3i3.2593

Abstract

Sumur 1 lapangan Osprey merupakan sumur minyak dengan kondisi water cut yang mencapai lebih dari 60% yang menyebabkan pengukuran fluida menggunakan flow meter tidak akurat, sehingga untuk mengukur laju alir fluida dikembangkan machine learning model untuk memprediksi laju alir fluida pada sumur ini dengan menggunkana data set sebanyak 285 set untuk model development dan 280 set untuk model validasi. GOR berkisar antara 300 hingga 900 scf/stb, dan WC hingga 68%. Parameter yang digunakan adalah gas oil ratio (GOR), water cut (WC), flowing wellhead pressure (PU), choke size, downstream pressure (PD), dan oil flow rate (Qoil). Data diklasifikasikan menjadi critical flow dimana kumpulan data dengan kondisi aliran dengan rasio downstream pressure dan upstream pressure kurang dari 0.5. Dari hasi pengembangan dan validasi, model random forest regressor adalah model machine larning yang paling akurat dalam memprediksi laju alir pada kondisi high water cut dan critical flow reservoir dengan nilai MSE = 3.1, MAE = 1.26, RMSE = 1.76 dan R2 = 0.99 dan comparison model random forest regressor dengan empirical correlation Gillbert membuktikan bahwa model machine learning dapat lebih baik memprediksi laju alir jika dibandingkan dengan metrics empirical correlation Gillbert dengan nilai MSE = 59.31, MAE = 6.18, RMSE = 7.70 dan R2 = 0.83.
Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Hardiness pada Santri Penghafal Al-Qur'an di Aceh Besar Yasir, Haura Shafiyyah Binti; Mirza, Mirza; Zahrani, Zahrani; Sari, Putri Puspita
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v3i2.35091

Abstract

Memorizing the Qur'an is an activity that requires perseverance, patience, motivation, and high resilience, especially for students (santri) who has dual rolesas learners in formal education and as students in Islamic boarding schools (pesantren). They are not only required to participate in academic and non-academic activities, but also expected to consistently add to and review their Quranic memorization daily to meet predetermined targets. This condition demands a high level of hardiness in students to cope with various challenges. This study aims to examine the relationship between social supportwhich includes support from parents, teachers, classmates, close friends, and individuals within the school environmentand hardiness among Quran memorizing students (santri) in Aceh Besar. The research subjects consisted of 230 students selected through cluster random sampling and proportionate stratified random sampling techniques. The research instruments used were the Children and Adolescent Social Support Scale (CASSS) and the Dispositional Resilience Scale (DRS-15). Hypothesis testing was conducted using the Pearson Product Moment Correlation. The results showed a correlation coefficient of r=0.329 (p 0.05) for the parental support dimension, r=0.121 (p 0.05) for teacher support, r = 0.277 (p 0.05) for classmate support, r = 0.213 (p 0.05) for close friend support, and r=0.333 (p 0.05) for support from individuals in the school environment. The findings indicate a significant positive relationship between social support from four sourcesparents, classmates, close friends, and individuals within the school environmentand students hardiness. In contrast, teacher support did not show a significant relationship with student hardiness. The higher the level of social support received, the higher the level of hardiness among the Quran memorizing students.Menghafal Al-Quran merupakan aktivitas yang menuntut ketekunan, kesabaran, motivasi, serta daya tahan yang tinggi, terutama bagi santri yang menjalani peran ganda, satu sisi sebagai pelajar di sekolah formal dan di sisi lain menjadi santri di pesantren. Mereka tidak hanya diwajibkan mengikuti kegiatan akademik dan non-akademik, tetapi juga dituntut untuk menambah dan mengulang hafalan Al-Quran setiap hari guna mencapai target yang telah ditetapkan. Kondisi ini menuntut adanya ketangguhan (hardiness) dalam diri santri untuk menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial, yang mencakup dukungan dari orang tua, guru, teman sekelas, teman dekat, dan orang-orang di lingkungan sekolah dengan hardiness pada santri penghafal Al-Quran di Aceh Besar. Responden penelitian terdiri atas 230 santri yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dan proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala Children and Adolescent Social Support (CASSS) dan Dispositional Resilience Scale (DRS-15). Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment Correlation, hasilnya menunjukkan nilai koefisien korelasi r=0.329 (p0.05) untuk dimensi orang tua, dimensi guru r=0.121 (p0.05), dimensi teman kelas r=0.277 (p0.05), teman dekat r=0.213 (p0.05) dan orang-orang di sekolah saya r=0.333 (p0.05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara dukungan sosial dari keempat dimensiyaitu dukungan dari orang tua, teman sekelas, teman dekat, dan orang-orang di lingkungan sekolah dengan hardiness santri. Sebaliknya, dukungan social guru tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan hardiness santri. Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima, semakin tinggi pula tingkat hardiness santri.
Hubungan Regulasi Diri dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Syiah Kuala Azhari, Teuku Riki; Mirza, Mirza
Mediapsi Vol 2 No 2 (2016): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2016.002.02.4

Abstract

Mahasiswa sebagai individu yang memasuki rentang usia dewasa memiliki tugas perkembangan yaitu bekerja dan membangun karir. Persaingan dalam mendapatkan pekerjaan menimbulkan kecemasan dalam diri mahasiswa. Individu yang memiliki regulasi diri yang tinggi dapat mengontrol perilaku dan menetapkan tujuan sehingga akan berkurang rasa cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Sampel penelitian ini berjumlah seratus mahasiswa yang terdiri dari angkatan 2009 sampai dengan angkatan 2012 yang sudah menyelesaikan tugas akhir (skripsi). Penelitian ini menggunakan alat ukur yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan teori Baumeister dan Heatherthon (1996) untuk regulasi diri dan teori Calhoun dan Acocela (1990) untuk kecemasan menghadapi dunia kerja. Hasil analisis data menggunakan korelasi Pearsonmenunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala (r=-0.62, p=0.00, p<0.05). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi regulasi diri maka semakin rendah kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala atau sebaliknya.
Analisis Pengaruh Kontaminan Magnesium Chlorida (MgCl2) dan Feri Chlorida (FeCl3) Pada Sifat Rheologi Lumpur Pemboran di Sumur “JR” Lapangan “RB” dan Metode Penanganannya Lobo, Jaynal Rante; Mirza, Mirza; Suprayitno, Abdi; Sulardi, Sulardi; Kurmasela, Aprilino Alfa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4031

Abstract

Permasalahan penelitian adalah kerusakan spesifikasi lumpur pemboran pada Sumur JR di RB karena terkontaminasi senyawa Magnesium Khlorida (MgCl2) dan Feri Khlorida dari senyawa formasi pemboran. Tujuan penelitian adalah menggambarkan dampak senyawa kontaminan terhadap sifat rheologi lumpur pemboran dan metode penangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengujian yang dilakukan laboratorium program studi teknik penrminyakan Sekolah Tinggi teknologi Migas Balikpapan. Hasil pengujian menunjukan, akibat terkontaminasi senyawa MgCl2 dan FeCl3 lumpur pemboran mengami penurunan sifat plastic viscosity, yield point, gel strength, pH, kekeruhan dan perubahan warna yang tidak sesuai API 13B. Injeksi bahan tambah Kalsium Hidroksida (KOK) dapat meningkatkan sifat plastic viscosity, yield point, gel strength, pH, kekeruhan, dan perubahan warna sehingga dapat memenuhi spesifikasi standar API 13B.
Analisis Pengaruh Panas Matahari dan Limpasan Air Hujan Terhadap Sifat Fisik dan Sifat Rheology Lumpur Pemboran di Sumur “CY” di Lapangan “YD” Dani, Chandra Yuar; Mirza, Mirza; Suprayitno, Abdi; Sulardi, Sulardi; Kurmasela, Aprilino Alfa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh paparan panas sinar matahari dan limpasan air hujan terhadap sifat fisik dan rheology lumpur pemboran di Sumur “CY” Lapangan “YD”. Metode penelitian menggunakan pengujian laboratorium di Program Studi Teknik Perminyakan, Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan. Hasil pengujian terhadap sifat fisik lumpur pemboran menunjukkan bahwa paparan sinar matahari 60–90 menit dan limpasan air hujan menyebabkan penurunan pH dari 8,68 menjadi 7,78–7,92 dibanding sampel kontrol. Hasil pengujian sifat rheology menunjukkan bahwa plastic viscosity (PV) berada pada 29–33 cp, yield point (YP) 29–33 lb/100 ft², dan gel strength 10 detik/10 menit 9–14 lb/100 ft², menunjukkan penurunan kemampuan lumpur dalam mempertahankan suspensi padatan akibat paparan lingkungan. Hasil pengujian penggunaan bahan tambah sodium carbonate (Na₂CO₃) menunjukkan bahwa penambahan 2–4 gram mampu menaikkan pH hingga 8,98 dan memperbaiki PV, YP, serta gel strength, meskipun sifat rheology belum sepenuhnya kembali ke kondisi awal. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan menjaga perlindungan penampungan lumpur, mengontrol paparan sinar matahari dan limpasan air hujan, serta menggunakan sodium carbonate secara tepat untuk mencegah degradasi lumpur dan mengurangi potensi kerugian operasional.
Urgensi Transisi Energi dan Kesiapan Mahasiswa Teknik Perminyakan di Industri Minyak dan Gas Bumi Jannati, Al Yildis; Prasetya, Kiftian Hady; Mirza, Mirza
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 1: January 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman mahasiswa Teknik Perminyakan terhadap konsep energi terbarukan dalam konteks industri minyak dan gas bumi. Permasalahan utama yang dikaji adalah masih terbatasnya integrasi materi energi terbarukan dalam kurikulum Teknik Perminyakan, yang berdampak pada kesiapan mahasiswa dalam menghadapi transisi energi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang didukung oleh data kualitatif yang diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memahami konsep dasar energi terbarukan serta menyadari pentingnya penerapan energi terbarukan dalam sektor minyak dan gas bumi. Namun demikian, pemahaman mahasiswa terhadap aspek teknis dan praktis masih tergolong terbatas. Hambatan yang teridentifikasi meliputi keterbatasan materi perkuliahan, kurangnya pelatihan praktis, serta minimnya paparan terhadap inovasi energi terbarukan di industri. Secara keseluruhan, mahasiswa menunjukkan sikap positif dan tingkat kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya transisi energi. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan desain kurikulum serta pembelajaran berbasis praktik guna mempersiapkan mahasiswa agar mampu berperan aktif dalam pengembangan energi berkelanjutan.
Pandangan Mahasiswa STT Migas Balikpapan terhadap Etika dan Transparansi dalam Industri Perminyakan Fahrezi, Muhammad Winnie Danielle; Wiyono, Joko; Mirza, Mirza; Prasetya, Kiftian Hady
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 2 No 1: January 2026
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v2i1.90

Abstract

Industri perminyakan, sebagai bagian krusial dari sektor energi dan industri ekstraktif, menghadapi tantangan signifikan terkait isu etika, transparansi, dan tanggung jawab sosial lingkungan (CSR). Mengingat pentingnya peran generasi mendatang dalam membentuk masa depan industri ini, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan mahasiswa mengenai implementasi etika dan transparansi dalam industri perminyakan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif yang disebarkan kepada mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan STT Migas Balikpapan untuk mengkaji tingkat pengetahuan, sikap, dan persepsi mereka terhadap praktik etika, tata kelola (governance), dan transparansi (khususnya terkait pelaporan pendapatan dan dampak lingkungan) dalam sektor migas. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan mahasiswa. Hasil awal diharapkan menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya menganggap etika dan transparansi sangat penting , meskipun mungkin terdapat variasi pemahaman terkait implementasi praktisnya di industri. Simpulan dari studi ini diharapkan memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum pendidikan tinggi serta bagi industri perminyakan dalam meningkatkan praktik tata kelola yang lebih etis dan transparan menuju pembangunan berkelanjutan.
Durasi Penggunaan Media Sosial dan Kecenderungan Adiksi Belanja Daring Pada Mahasiswa Sarah Khairunnisa; Eka Dian Aprilia; Santi Julita; Mirza Mirza
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v3i1.32597

Abstract

This study aims to determine the relationship between the duration of social media use and the tendency toward online shopping addiction among students at Universitas Syiah Kuala. This research is based on two main data which show that students aged 1824 are the largest group of social media users and online shopping is the most dominant internet activity. Changes in consumption patterns due to social media have the potential to trigger addictive behavior in online shopping. This research uses a quantitative approach with purposive sampling technique and the sample criteria include students at Universitas Syiah Kuala who use social media for more than three hours per day and shop online at least twice per month. The instruments used were the Social Networking Time Use Scale (SONTUS) and the Online Shopping Addiction Scale (OSAS). The analysis using the Spearman Rho test showed a significant positive relationship between the duration of social media use and the tendency toward online shopping addiction (p = 0.001; r = 0.190). Although significant, the strength of the relationship is very weak. This indicates that the longer students use social media, the more likely they are to exhibit signs of online shopping addiction, although the influence is not dominant. Other factors such as economic conditions, purposes of social media use, and individual characteristics also play a role. This study suggests that students should develop awareness in managing their time on social media to prevent excessive consumer behaviors.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan media sosial dengan kecenderungan adiksi belanja daring pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini didasarkan pada dua data penting bahwa mahasiswa usia 18-24 tahun merupakan pengguna media sosial terbesar dan belanja daring menjadi aktivitas dominan di internet. Perubahan pola konsumsi akibat media sosial menimbulkan potensi perlilaku adiktif dalam berbelanja secara daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pemilihan sampel purposive dengan kriteria sampel adalah mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang menggunakan media sosial lebih dari tiga jam per hari dan berbelanja daring minimal dua kali per bulan. Instrumen yang digunakan yaitu Social Networking Time Use Scale (SONTUS) dan Online Shopping Addiction Scale (OSAS). Hasil analisis menggunakan uji Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara durasi penggunaan media sosial dengan kecenderungan adiksi belanja daring (p = 0,001; r = 0,190). Meskipun hubungan tersebut signifikan, kekuatannya tergolong sangat lemah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin lama mahasiswa menggunakan media sosial, maka kecenderungan untuk mengalami adiksi belanja daring meningkat tetapi pengaruhnya tidak dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin lama mahasiswa menggunakan media sosial, maka semakin besar kemungkinan mereka memiliki kecenderungan untuk mengalami adiksi belanja daring. Namun demikian, durasi penggunaan media sosial bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi kecenderungan tersebut. Faktor-faktor lain seperti kondisi ekonomi, tujuan penggunaan media sosial, dan karakteristik individu turut berperan. Penelitian ini menyarankan agar mahasiswa memiliki kesadaran dalam mengelola waktu di media sosial guna mencegah perilaku konsumtif berlebihan.
Hubungan Antara Psychological Capital dengan Keterlibatan Kerja Pada Karyawan Bank X Diah Pera Munika; Mirza Mirza
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v2i2.30535

Abstract

Work engagement is a positive motivational state, compliance, and outlook on work conditions that can be influenced by a person's positive conditions, such as psychological capital. This study aims to determine the relationship between psychological capital and work engagement in Bank X employees. The sample of this study was 54 employees of Bank X. Respondents in the study were selected using a nonprobability sampling technique, namely quota sampling. The collection of research data used Psychological Capital Questionnaire (PCQ) contains 24 statement items and Utrect Work Engagement Scale (UWES) contains 17 statement items that have been adapted into Indonesian. The data obtained were then analyzed using the Pearson correlation technique and showed a correlation result of r = 0.490, with a significance value of p 0.05). These results indicate that there is a positive and significant relationship between psychological capital and work engagement in Bank X employees. This means that the higher the psychological capital, the higher the employee's work engagement or vice versa.Keterlibatan kerja merupakan keadaan motivasional positif, kepatuhan, dan pandangan terhadap kondisi kerja yang dapat dipengaruhi kondisi positif seseorang, seperti psychological capital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan keterlibatan kerja pada karyawan Bank X. Sampel penelitian ini adalah 54 karyawan Bank X. Responden dalam penelitian dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu dengan quota sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan Psychological Capital Questionnare (PCQ) berisi 24 butir pernyataan dan Utrect Work Enggagement Scale (UWES) berisi 17 butir pernyataan yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson dan menunjukkan hasil korelasi r=0,490, dengan nilai signifikansi p0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara psychological capital dengan keterlibatan kerja pada karyawan Bank X. Artinya semakin tinggi psychological capital maka semakin tinggi keterlibatan kerja karyawan atau sebaliknya.
Daya Tarik Fisik Wanita Berdasarkan Gaya Hijab Lilis Setiawati; Afriani Afriani; Mirza Mirza; Intan Dewi Kumala
Syiah Kuala Psychology Journal Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v2i1.29674

Abstract

Bagi seorang wanita, daya tarik fisik menjadi sangat penting dan diyakini dapat memengaruhi hubungan interpersonal. Gaya berbusana diantaranya penggunaan jilbab khususnya pada wanita muslim dimana adalah sebuah kewajiban dalam agama, menjadi komponen pelengkap dalam menilai daya tarik fisik seorang wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya tarik fisik wanita dari gaya jilbab oleh mahasiswa pria muslim di Universitas Syiah Kuala. Sampel penelitian berjumlah 42 mahasiswa berasal dari dua Fakultas yang terpilih secara acak dengan menggunakan teknik cluster dan proportionate stratified random sampling. Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan pendekatan pre-experiment design dengan bentuk one shot case study. Intervensi yang diberikan adalah penyajian sejumlah foto wanita dengan berbagai gaya hijab yang disusun oleh peneliti mengacu pada referensi model dan jenis hijab. Subjek penelitian adalah laki-laki usia dewasa awal yang diminta untuk memberikan penilaian berupa persepsi ketertarikan dalam rentang 1 yaitu tidak menarik sama sekali hingga 7 yaitu sangat menarik pada setiap foto yang diberikan. Hasil analisis menggunakan repeated measure ANOVA menunjukkan nilai greenhouse-geisserdf = 3,75 (p0,05) dan nilai sig = 0,00 (p0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penilaian daya tarik fisik wanita dilihat dari gaya jilbab syari (bercadar dan tanpa cadar) dan non syari oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Hasil menunjukkan wanita dengan penggunaan jilbab syari (tanpa cadar), baju tunik panjang dan rok yang longgar dianggap lebih menarik dibanding dengan gaya penggunaan jilbab lainnya. For a woman, physical attractiveness becomes very important and affects interpersonal relationships. Clothing styles, such as hijab, especially for Muslim women, become a complementary component in assessing the physical attractiveness of a woman. This study aims to determine the difference in women's bodily attractiveness compared to the style of hijab used by Muslim male students at Syiah Kuala University. The research sample comprised 42 students from two faculties randomly selected using cluster and proportionate stratified random sampling techniques. This research was a pre-experimental design approach in the form of a one-shot case study. The intervention given is the presentation of several photos of women with various hijab styles arranged by the researcher referring to the reference model and type of hijab. Subjects were asked to rate the level of attractiveness in the range of 1, which is not attractive at all, to 7, which is very attractive in each photo provided. The data was analyzed using repeated measure ANOVA and showed the value of greenhouse-geisser df = 3.75 (p 0.05) and sig = 0.00 (p 0.05). It revealed that there are significant differences in the degree of women's physical attractiveness based on the hijab styles. More subjects are likely to rate higher on pictures of women wearing hijab syari than non-syari. Specifically, women who wear hijab (without veil) with long tunic dress and loose skirts are considered more attractive compare with other hijab styles.
Co-Authors Abdul Gafar Karim Abu Bakar Achmad Syaukani Afriani Afriani Aidina, Wenny Andi Jumardi AR, Thaybatan Ardian Ariatsyah Arintalofa, Vithya Aulia, Zahra Chairul Bariah Dani, Chandra Yuar Devy Yurista Diah Pera Munika Eka Dian Aprilia Elida Syahriati Endang Syahriani Erlinda Erlinda Fadhilah, Laina Fahrezi, Muhammad Winnie Danielle Faizal Adriansyah Fajrinur, Fajrinur Fauzi Fauzi Finansa, Dody Firas Mahdani Firdaus Firdaus Hayatun Nufus, Cut Hendra - Kurniawan Ida Rayyani Iin Darmiyati Inayati, Wirda Indah Ayu Pertiwi Intan Dewi Kumala Irfandi Irfandi, Irfandi Iskandar Ibrahim Ivvon Septina Bella Jannati, Al Yildis Juliana, Fitria Khatib, Muhammad Al Jabbir Khatijatusshalihah, Khatijatusshalihah Kiftian Hady Prasetya Kurmasela, Aprilino Alfa Kurniawan, Teddy Laby, Dharma Arung Lembang, Haris Rio Datu Lilis Setiawati Lobo, Jaynal Rante Mamuaya, Arjuna Brifling Marty Mawarpury Maulana, Rizaldi Arie Mohammad Lutfi Mualif, Dhawy Ammar Mutia, Laila Nurul Alifah Jovita Prada, Charlis Andika Pratama, M Ardian Pratama, M. Ardian Putri Puspita sari Rahmatullah, Idham Kholid Raihan Raihan Ramadhana, Zulmi Riady, Muhammad Antos Riamanda, Irin Rina Hartati Risana Rachmatan Rizka Sylvia Rizka Tyara Rohima Sera Afifah Santi Julita Santoso, Harri - Sara Ruhghea Sarah Hafiza Sarah Khairunnisa Sarifa Handayani Soliadi, Indriana Sri Novayanti Sulardi . Sunanda, Sunanda Suprayitno, Abdi syahriani, endang Teuku Riki Azhari, Teuku Riki Wiyono, Joko Yasir, Haura Shafiyyah Binti Yuni Kamisa Zahrani, Zahrani Zaujatul Amna, Zaujatul