p-Index From 2021 - 2026
4.967
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Analisis: Jurnal Studi Keislaman Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Journal of Mathematics Education and Application (JMEA) Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat YUSTISI IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal Matematika UNAND El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bulletin of Counseling and Psychotherapy Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian International Journal on Teaching and Learning Mathematics Jambura Journal of Biomathematics (JJBM) Yustisi: Jurnal Hukum dan Hukum Islam ALTRUISTIK : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Journal of Mathematics and Technology (MATECH) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Mamangan Social Science Journal Moneter : Jurnal Keuangan dan Perbankan Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

MARRIAGE IS SCARY PERSPEKTIF MAQASHID AL SYARIAH Miswanto, Miswanto
YUSTISI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i2.19844

Abstract

Fenomena marriage is scary semakin ramai diperbincangkan pada kalangan generasi muda modern. Takut terhadap pernikahan menunjukkan kedangkalan dalam memahami syariat yang sejatinya diturunkan untuk kemaslahatan manusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library reseach). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor utama penyebab marriage is scary dan menganalisinya dalam perspektif maqhasid al syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marriage is scary disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor ekonomi, ketidakpastian masa depan hingga ketakutan akan adanya kegagalan dalam membina rumah tangga. Dalam perspektif maqashid al syariah pernikahan merupakan institusi penting untuk menjaga lima tujuan utama syariat diturunkan (al-daruriyyat al-khams), yaitu hifz al nafs (menjaga keturunan), hifz al din (menjaga agama), hifz al nafs (menjaga jiwa) dan hifz al nasl (menjaga keturunan). Pernikahan juga dipandang bukan hanya sebagai ikatan emosional, tetapi sebagai upaya dalam menjaga stabilitas sosial dan spiritual.
MARRIAGE IS SCARY PERSPEKTIF MAQASHID AL SYARIAH Miswanto, Miswanto
YUSTISI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i2.19844

Abstract

Fenomena marriage is scary semakin ramai diperbincangkan pada kalangan generasi muda modern. Takut terhadap pernikahan menunjukkan kedangkalan dalam memahami syariat yang sejatinya diturunkan untuk kemaslahatan manusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library reseach). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor utama penyebab marriage is scary dan menganalisinya dalam perspektif maqhasid al syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marriage is scary disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor ekonomi, ketidakpastian masa depan hingga ketakutan akan adanya kegagalan dalam membina rumah tangga. Dalam perspektif maqashid al syariah pernikahan merupakan institusi penting untuk menjaga lima tujuan utama syariat diturunkan (al-daruriyyat al-khams), yaitu hifz al nafs (menjaga keturunan), hifz al din (menjaga agama), hifz al nafs (menjaga jiwa) dan hifz al nasl (menjaga keturunan). Pernikahan juga dipandang bukan hanya sebagai ikatan emosional, tetapi sebagai upaya dalam menjaga stabilitas sosial dan spiritual.
Childfree Paradigm in Lampung and West Java Communities from Human Rights and Maqashid Shari'ah Perspectives Mu'in, Fathul Mu'in; Miswanto, Miswanto; Febriati, Nurullia; Sakirman, Sakirman
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 24 No 1 (2024): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v24i1.22069

Abstract

A paradigm shift in choosing not to have children (childfree) occurred in the communities of Lampung and West Java as well as in other areas. On the one hand, this choice is recognized as the right of every individual guaranteed by statutory regulations, on the other hand, this is considered not fully in accordance with one of the goals of marriage, procreation. Based on this, this problem becomes interesting to study in more depth in order to understand the phenomenon of childfree from the perspective of Human Rights (HAM) and maqashid shari'ah. The research method used is a qualitative method with an ethnographic approach, with data sources coming from childfree practitioners, books and scientific articles. The research results found that childfree practitioners choose not to have children based on various factors, such as economics, mental health, personal considerations, outlook on life, and environmental factors. From a human rights perspective, childfree is permitted because every individual has the right to privacy, including in making decisions about their personal and family lives, as mandated in Article 12 of the Universal Declaration of Human Rights. However, from the maqashid shari'ah point of view, childfree in normal husband and wife conditions is contrary to Islamic teachings because one of the goals of Islamic law is to preserve offspring.
DINAMIKA PENERAPAN HUKUM AHLI WARIS PENGGANTI (Analisis Disparitas Putusan Hakim di Indonesia) Faisal, Faisal; Muin, Fathul; Miswanto, Miswanto
El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law Vol. 2 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-izdiwaj.v2i2.11434

Abstract

Ahli waris pengganti masih menjadi persoalan di tengah masyarakat. Kalangan akademisi dan praktisi juga sering berbeda pendapat sehingga terjadi perdebatan. Bahkan tak jarang menyebabkan disparitas putusan, baik di tingkat pengadilan agama, pengadilan tinggi agama hingga mahkamah agung. Penelitian ini berusaha menjawab bagaimana konsep ahli waris pengganti dalam hukum Islam dan bagaimana analisis hukum putusan hakim dalam memutus perkara ahli waris pengganti di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang atau peraturan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Penelitian ini menyimpulkan bahwa masalah ahli waris pengganti terdapat dalam KHI yakni pada Pasal 185 Ayat (1) yang berbunyi ahli waris yang meninggal lebih dahulu daripada si pewaris, maka kedudukannya dapat digantikan oleh anaknya, kecuali mereka yang tersebut dalam Pasal 173 ayat (2) bahwa bagian ahli waris pengganti tidak boleh melebihi dari bagian ahli waris yang sederajat dengan yang diganti. Berdasarkan rumusan yang ada dalam pasal 185 bahwa ayat pertama secara tersurat mengakui adanya ahli waris pengganti, yang merupakan hal baru dalam hukum kewarisan Islam. Dalam ayat pertama menggunakan kata ‘dapat’ sehingga tidak mengandung maksud imperatif. Maka berarti dalam suatu keadaan tertentu yakni memiliki kemaslahatan menginginkan keberadaan ahli waris pengganti sehingga keberadaannya dapat diakui. Akan tetapi dalam keadaan tidak menghendaki, maka keberadaan ahli waris pengganti tersebut tidak berlaku. Para hakim sering berbeda pendapat sehingga menimbulkan disparitas putusan yang kemudian tidak menimbulkan kepastian hukum bagi para pencari keadilan. Misalnya putusan Nomor 271/Pdt.G/2013/PA Plp, Putusan Nomor 236/Pdt.G/2011/ PA.Mtp, Putusan Nomor 0033/Pdt.G/2018/PTA.Mks, Putusan Nomor: 04/Pdt.G/2012/PTA.Bjm, Putusan Nomor 430 K/Ag/2019, dan Putusan Nomor 676 K/ Ag/ 2012. Dalam memutus perkara ahli waris pengganti, hakim berbeda-beda. Dalam analisisnya, sebagian hakim menilai bahwa meskipun Pasal 185 ayat 1 KHI belum dicabut atau direvisi pemerintah, namun berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Mahkamah Agung di Bbalikpapan memutuskan bahwa tidak ada ahli waris pengganti bagi kerabat menyamping melainkan ahli waris pengganti hanya untuk cucu
Analisis Maqashid Al-Syariah terhadap Pemenuhan Hak Narapidana Perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Bandar Lampung Miswanto, Miswanto; Hikmawati, Iis; Nurhayati, Agustina
El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law Vol. 4 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-izdiwaj.v4i2.19617

Abstract

Abstrak : Tindak Pidana merupakan gejala sosial yang senantiasa dihadapi oleh setiap masyarakat. Saat seorang narapidana menjalani vonis yang dijatuhkan oleh Pengadilan, maka hak-hak sebagai warga negara akan dibatasi ruang geraknya karena ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan. Tetapi masih ada hak-hak narapidana khususnya perempuan yang harus dilindungi dalam sistem Pemasyarakatan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemenuhan hak-hak Narapidana perempuan ditinjau dari UU Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan dan bagaimana tinjauan maqashid al syariah terhadap hak-hak Narapidana perempuan pada Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif analitik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan angket/kuesioner. Berdasarkan data yang ada maka dapat disimpulkan bahwa hak-hak Narapidana yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Bandar Lampung sudah terpenuhi, hak tersebut meliputi hak kesehatan, hak keamanan dan hak-hak lain seperti cuti bersyarat, cuti menjelang bebas dan mendapatkan kunjungan. Dan hak-hak yang diberikan juga telah selaras dengan Maqashid Al Syariah, meliputi: perlindungan jiwa (hifz al-nafs), perlindungan agama (hifz al-din), perlindungan akal (hifz al-‘aql) dan perlindungan keturunan (hifz al nasl)Kata kunci: Maqashid Al Syariah, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan,  Hak Narapidana Perempuan.
Analisis Kritis Kesetaraan Pernikahan dalam Hukum Islam Menuju Pernikahan Harmonis Susilo, Edi; Miswanto, Miswanto
El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-izdiwaj.v5i1.23000

Abstract

Salah satu tujuan berlakunya praktik kafa’ah adalah dalam rangka menghindari dampak negatif terhadap pasangan suami istri yang dianggap tidak setara atau tidak sepadan. Hanya saja, kesetaraan di sini justru kemudian memunculkan dampak yang tidak baik karena kecenderungan kesetaraan adalah untuk membeda-bedakan kasta, derajat, kebangsawanan dan terkesan merendahkan, maka di sinilah kemudian justru bertentangan dengan prinsip hukum Islam. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengupas secara kritis eksistensi kafa’ah yang kemudian me-rekonseptualisasi kesataraan dalam pernikahan yang terbebas dari sistem kelas sosial. Penelitain yang dilaksanakan secara kulaitatif serta merujuk dari berbagai sumber buku, jurnal, dan sumber lain untuk menggali konsep kafa’ah. Temuan penelitian, kesetaraan dalam rumah tangga yang bukan berdasarkan agama sejatinya hanya bersifat sosiologis semata, dan terkesan mengkonstruksi sebuah kasta dan perbandingan derajat, bahkan sampai pada merendahkan yang justru bertentangan dengan prinsip dalam hukum Islam. Maka konsep kesetaraan perlu dikaji secara kritis dan mendalam
The Effect of Group Counseling with Problem Solving Techniques on Learning Time Management for Students Irawan, Mirza; Miswanto, Miswanto; Violina, Erwita Ika; Brio, Bicer
Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Altruistik : Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan (July - December)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/altruistik.v4i2.69194

Abstract

This study was conducted with the aim to determine the effect of problem solving techniques group guidance on time managamenet learning of eighth grade students Abu Daud in SMP Islam Terpadu Nurul Fadhilah. This research method is a quantitative method with the type of experimental research, the design used in the study is One-Group Pretest-Posttest Design. The research subjects were 10 people from Class VIII Abu Daud. The data were collected using the time management learning scale. Data analysis techniques using Wilcoxon Test with the help of SPSS for Windows version 27. The results obtained an average pre-test with a score of 159.7 and an average post-test with a score of 176.1. Based on the results of pre-test and post-test, the difference in scores was 194 with a percentage of 19.4% so that there was an increase in student learning time management. While the results of the hypothesis test Asymmp. Sig. (2-tailed) is 0.005<0.05 with the criteria if the value is asymptotic. Sig. (2-tailed) obtained less than 0.05 then there is a significant difference in the level of learning time management before and after following the guidance Group problem solving techniques. H0 rejected and H1 accepted, it can be concluded that the results showed that there is an influence of problem solving techniques group guidance on learning time management of eighth grade students Abu Daud SMP it Nurul Fadhilah T.A 2023/2024.
An Efficient Vehicle Counting System Based on YOLO Deep Learning Model Miswanto, Miswanto; Ruseno, Ndaru; Shufiyah , Khotimah Nurhaliza
PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Vol. 13 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/piksel.v13i2.11494

Abstract

Deep Learning is a popular Machine Learning algorithm that is widely used in many areas in current daily life. Its robust performance and ready-to-use frameworks and architectures enables many people to develop various Deep Learning-based software or systems to support human tasks and activities. Traffic monitoring is one area that utilizes Deep Learning for several purposes. By using cameras installed in some spots on the roads, many tasks such as vehicle counting, vehicle identification, traffic violation monitoring, vehicle speed monitoring, etc. can be realized. In this paper, we discuss a Deep Learning implementation to create a vehicle counting system without having to track the vehicles movements. To enhance the system performance and to reduce time in deploying Deep Learning architecture, hence pretrained model of YOLOv5 is used in this research due to its good performance and moderate computational time in object detection. This research aims to create a simple vehicle counting system to help human in classify and counting the vehicles that cross the street. The counting is based on four types of vehicles, i.e. car, motorcycle, bus, and truck, while previous research counts the car only. As the result, our proposed system capable to count the vehicles crossing the road based on video captured by camera with the highest accuracy of 97.72%
Optimization of Classification Models for Customer Sentiment on Train Suite Class Compartments Using SMOTE and Particle Swarm Optimization Setiawan, Kiki; Miswanto, Miswanto; Zakaria, Aditya
PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Vol. 13 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/piksel.v13i2.11617

Abstract

This study uses three algorithms, namely Naive Bayes (NB), K-Nearest Neighbour (KNN), and Support Vector Machine (SVM). Then, the three methods are supplemented with the use of SMOTE (Synthetic Minority Oversampling Technique) and Particle Swarm Optimization (PSO), which will later be compared with the three methods to obtain good accuracy results. It is hoped that the use of SMOTE in this study can be a solution in handling imbalanced data, because the influence of imbalanced data is very large on the results of the model obtained, since algorithm processing that does not take into account data imbalance will tend to be dominated by the major class and ignore the minor class. Similarly, the use of Particle Swarm Optimization is expected to increase attribute weights and improve the accuracy of an algorithm and data classification. The model that obtained the best evaluation results was the Support Vector Model using SMOTE and Particle Swarm Optimization, with an accuracy value of 81.15%.
PARENT’S MOTIVATION IN FORMAL EDUCATION AT RESTRICTION AREA (Case Study in People of Keter Laut Island Regency of Bintan) Miswanto, Miswanto; Utari, Diah Siti; Pramono, Dwikhy Anindito
Jurnal Mamangan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 30E/KPT/201
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.317 KB) | DOI: 10.22202/mamangan.v7i2.2593

Abstract

Education is a necessity for everyone. By education, people will clever and can solve both social and economy problems in their family. Because of that reason, parent’s involvement in children education can be interpreted as indicator how their perception about education. Most of people in Keter Laut Island have profession as fisherman which depend on yield of ocean’s catch. It makes parent sometime forget their duty as first agent of socialization in family and also forget right of the children. It a must for parent to make a life and be responsible to their family, not involve children to work, especially for whom need education and lesson at school. The goal of this research is to know how parent’s motivation in formal education for children in Keter Laut Island. The method of this research is descriptive qualitative, which use both of interpretative and naturalistic approach to the main study (Subject of Matter). The population of this research is parents who have children attend school. The sample is taken by Saturated Sampling technique. There are 20 people as the sample. From this research, all parents in Keter Laut Island want their children have a better education because by education, intelligence will improve and of course it will change people’s life in Keter Laut Island include their economy sector. Beside of that, parents also do not want their children have same destiny as their parents who have profession as a fisherman while their income just enough barely to live on.   
Co-Authors A Halim Abdul Munir Abdulah, Budiman Abdullah, Yanuar Rifqi Adhitama, Bagas Afiq, Muhammad Ihlal Afolabi, Ayodeji Sunday Agustina Nurhayati Alfiniyah, Cicik Ali, Toni Saidun Andriyani, Rizka Angelia, Yessi Ria Anwas, Ence Oos M. Anwas, Ihsan Maulana Ariyanti, Adhisya Zafarina Arlinwibowo, Janu Asbi, Asbi Aziz , Asep Rifqi Abdul Bain Khusnul Khotimah Bambang Setia Wibowo Bejo Bejo, Bejo Brio, Bicer Edi Susilo Eridani, Eridani Erwinda, Lira Faisal Faisal Fajriah, Aulia Fathan Faridz Ravsamjani Fathul Muin Febriati, Nurullia Fikri, Arif Hafni, Merri Hartati Bahar Herry Suprajitno Hikmawati, Iis Imam Santoso Irawan, Mirza Jamil, Helmun Lubis, Najla Maharani, Adila Azzahra Maulana, Azep Megananda, Erzalina Ayu Satya MS, Dr. Nuraini Mu'in, Fathul Mu'in, Fathul Mu'in Muhammad Syarief, Muhammad Muna, Hanifatul Nana Mulyana Nani Yuniar Nufa A, Tommy Taqiyyuddin Nur Khasani, Muhammad Abdurrohman Nur Rochbani, Ita Tryas Nur, Ismail NurSiaga, Rahmat Nurul Fajri Oluwafemi, Temidayo Joseph Pramono, Dwikhy Anindito Prasiska Rahmat, Candra Pratiwi, Sekar Ayu Pristanti, Nindya Ayu Putri Karisma, Sally Quiko, Alfonso Sabatani Rahma Damayanti, Laily Nur Ramadani, Dita Indah Ramadhan, Sufi Rafli Relit Nur Edy, Relit Nur Riwayadi, Eko Rr. Forijati -, Rr. Forijati Rubiyanto, Cahyo Wisnu Rudi Santoso, Rudi Ruseno, Ndaru Ruth Riah Ate Tarigan Saidun Ali, Toni Sakirman Sakirman Sepriani, Yusmaidar Septinaulia, Velia Setiawan, Kiki Shah, Imam Shufiyah , Khotimah Nurhaliza Simbolon, Syakira Nazla Siti Roudhotul Jannah, Siti Roudhotul Sitio, Dio Alpian Solihatun, Solihatun Subagyo Subagyo Suparti, Shofia Susanto, Juli sutarmi sutarmi Syahputra, Yuda Syawal Harahap, Fitra Tarigan, Rico Kris Hadinata Tesa, Eggi Sandy Utari, Diah Siti Violina, Erwita Ika Walida, Hilwa Wicaksono, Lanang Ilham Windarto, Windarto Yani, Achmad Yulianti, Citra Alifia Zakaria, Aditya