p-Index From 2021 - 2026
5.491
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pola pengelolaan ekowisata mangrove di Pantai Bali Desa Mesjid Lama Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara Sitohang, Pesta Saulina; Yunasfi, Yunasfi; Muhtadi, Ahmad
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 2: No. 2 (October, 2015)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v2i2.343

Abstract

Pantai Bali terletak di Batu Bara dengan luas sekitar 637,22 ha dengan luas kawasan pesisir sekitar 30,6% dari total area. Penelitian ini bertujuan untuk inventarisasi sarana dan prasarana pendukung di Pantai Bali dan membuat pola pengelolaan ekowisata mangrove di Pantai Bali. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga April 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling untuk wawancara. Konsep manajemen ekowisata Pantai Bali sepenuhnya bergantung kepada pemerintah daerah dan memberikan izin kepada publik sebagai pengelola.Bali Beach is a located in Batu Bara with an area of approximately 637.22 ha which is a coastal area about 30.6% of the total area. This study aims to inventory of facilities and supporting infrastructurein Bali Beach and create patterns of mangrove ecotourism management at Bali Beach. This research was conducted in March to April 2014.  Research method used was purposive sampling for interviews. The oncept of Bali Beach ecotourism management entirely to local governments and gives permission to public as the manager.
Development of an Evaluation Model for Islamic Religious Education and Character Education (PAI-BP) at The High School Level: Between Urgency and Effectiveness Muhtadi, Ahmad; Mulyoto, Mulyoto; Hasyim, Dardiri
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v3i02.148

Abstract

The research is aimed to: (1) identify a factual model of learning evaluation of Islamic Religious and Moral Education (PAI-BP); (2) develop the PAI-BP learning evaluation model to suit the needs of the high school education level; and (3) knowing and analyzing the effectiveness of the PAI-BP learning evaluation development model at the high school education level in Karanganyar Regency for the 2020/2021 academic year. The type of the research is development research targetting the evaluation model for Islamic Religious and Moral Education (PAI-BP) for high school level. The data collection method was done using observation, in-depth interviews, document analysis, tests, and questionnaires techniques. Data analysis was carried out by qualitative and quantitative analysis. The research concluded that: (1) The factual model of the evaluation of Islamic Religious Education and Moral Education (PAI-BP) at the high school education level currently done separately between the process of learning and its product; (2) The evaluation model developed has two main components, namely: the learning process and output. The learning process includes four subcomponents, namely: (a) teachers’ performance in the classroom, (b) teachers’ personality, (c) students’ behavior, and (d) learning facilities. Whereas the learning output includes four sub-components, namely aspects: (a) akidah akhlaq, (b) Qur'an-Hadith, (c) Fiqh, and (d) Islamic history; and (3) The effectiveness of the PAI-BP learning evaluation model developed shows that based on the experts, user and practitioner assessments, the model developed is considered as a Good model to evaluate PAI-BP learning at high school level education.
ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA MEMPAWAH muhtadi, ahmad; mulki, gusti zulkifli; elvira, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.799 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v17i2.28386

Abstract

Penyediaan RTH khususnya di wilayah perkotaan harus memperhatikan fungsinya secara efektif baik dari sisi ekologis maupun sisi planologis. Posisi RTH seharusnya memiliki fungsi yang sangat penting dalam proses pembangunan suatu wilayah, bukan hanya sebagai elemen pelengkap dalam wilayah perkotaan . Kota Mempawah sebagai salah satu ibu kota kabupaten dengan pembangunan yang terus meningkat mengakibatkan kebutuhan akan ruang semakin tinggi yang berdampak langsung pada penataan lingkungan perkotaan yang kurang baik. Saat ini hampir seluruh kota besar di Indonesia termasuk Kota Mempawah belum memiliki kawasan RTH yang memadai dari segi kuantitas maupun kualitas untuk mereduksi dan bermanfaat untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan juga berfungsi sebagai sarana interaksi sosial bagi masyarakat.Tujuan Penelitian adalah mengidentifikasi kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) eksisting di Kota Mempawah, menghitung kebutuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Mempawah melalui beberapa variabel dan Memetakan lokasi potensial untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) didasarkan pada hasil analisis kebutuhan ruang dan potensi wilayah Kota Mempawah.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif,   metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu.Hasil penelitian yang didapat : Berdasarkan hasil analisis berdasarkan luasan RTH publik di Kota mempawah untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka masih dibutuhkan lahan 5.060 Ha (19,17% dari luas wilayah Kota Mempawah). Ketersedian ruang terbuka hijau di Kota Mempawah dengan Pendekatan Ruang Terbuka berdasarkan kebutuhan oksigen dengan luasan 66,611 Ha pada Kota Mempawah dengan presentase luasan 26,17%, maka RTH publik yang telah ada pada wilayah Kota Mempawah masih jauh dari persyaratan tersebut, untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka masih dibutuhkan lahan   47 Ha   (19,17% dari luas wilayah Kota Mempawah). Berdasarkan hasil analisis jumlah penduduk, kebutuhan RTH Kota Mempawah didapatkan 12,98 Ha, RTH publik yang telah ada pada wilayah Kota Mempawah sudah cukup dan terdapat kelebihan luasan 7 Ha. Berdasarkan Hasil Analisis SNI , Kebutuhan RTH Kota Mempawah didapatkan 14,55 Ha serta terdapat kelebihan RTH publik dengan luasan 5 Ha.    Kata Kunci : Ruang Terbuka, Publik
Sebaran benthos di ekosistem mangrove, Belawan Provinsi Sumatera Utara Leidonald, Rusdi; Manalu, Natasya Rebekka; Muhtadi, Ahmad
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v4i2.22379

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan habitat berbagai jenis biota, baik teresterial maupun akuatik. Beberapa biota seperti kelompok bentik ditemukan tenggelam dalam substrat, di permukaan substrat, menempel pada akar-akar mangrove, menempel pada batang, dan bahkan menempel pada daun mangrove, terutama mangrove kategori anakan atau semai. Penelitian ini bertujuan untuk melihat distribusi benthos di ekositem mangrove estuary Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Desember 2023 di Kawasan mangrove estuary Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan sample dilakukan di 28 stasiun dengan metode purposive sampling yang mewakili pada bagian hulu, tengah, dan belakang estuary Belawan. Bentos yang didapatkan di Estuari Belawan terdiri dari 3 kelas, 17 famili dan 40 spesies. Secara umum benthos yang ditemukan di Ekosistem mangrove yaitu kelompok moluska yang didomnasi oleh Gastropoda. Persebaran komunitas bentos pada ekosistem mangrove di Estuari Belawan yang didapatkan tersebar tidak merata pada 28 stasiun yang diamati. |Kepadatan terbanyak didapatkan pada stasiun 1 yaitu 104 ind/m2 dan nilai kepadatan terendah adalah pada stasiun V yaitu 14,6 ind/m2 Keyword: Benthos, estuary, gastropod, moluska, mangrove
Keragaman Makroinvertebrata Sebagai Bioindikator Status Mutu Sungai Percut, Provinsi Sumatera Utara: Keragaman Makroinvertebrata Sebagai Bioindikator Status Mutu Sungai Muhtadi, Ahmad; Varanth, Sree Viknes; Yusni, Eri; Susetya, Ipanna Enggar; Pulungan, Ahyar; Mukra, Rizal
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v4i2.22397

Abstract

Makroinvertebrata dapat digunakan sebagai bioindikator karena hidup menempel pada substrat dan memiliki mobilitas yang rendah sehingga tidak mudah bergerak. Sebagian makroinvertebrata sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, sehingga spesies yang ditemukan di perairan dapat dianalisis untuk memberikan gambaran tentang keadaan perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan status kesehatan kualitas air sungai percut, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2024 di sepanjang Daerah Aliran Sungai Percut, Sumatera Utara. Lokasi pengambilan sampel dilakukan pada 21 stasiun, yang mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir serta anak-anak sungainya. Metode yang dapat digunakan untuk menilai kualitas perairan dengan menggunakan perhitungan indeks biotik yaitu SingScore. komunitas makroinvertebrata yang ada di Sepanjang Daerah Aliran Sungai Percut ditemukan 41 spesies dan 30 famili. Keanekaragaman tertinggi terdapat pada stasiun 11 dengan nilai 2,94 dan terendah terdapat pada stasiun 2 dengan nilai 0. Sebaran spasial makroinvertebrata yang terdapat di Daerah Aliran Sungai Percut pada bagian hulu yaitu terdapat 23 family dengan 31 spesies makroinvertebrata. Pada bagian Tengah Sungai Percut ditemukan 8 family dengan 9 spesies makroinvertebrata. Pada bagian Hilir ditemukan 10 family dengan 10 spesies makroinvertebrata. Status kualitas perairan di aliran Sungai Percut berdasarkan metode SingScore pada bagian hulu memiliki kategori Sangat Baik dan bagian tengah hingga hilir sungai Percut memiliki kategori kategori buruk
Sebaran benthos di ekosistem mangrove, Belawan Provinsi Sumatera Utara Leidonald, Rusdi; Manalu, Natasya Rebekka; Muhtadi, Ahmad
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v4i2.22379

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan habitat berbagai jenis biota, baik teresterial maupun akuatik. Beberapa biota seperti kelompok bentik ditemukan tenggelam dalam substrat, di permukaan substrat, menempel pada akar-akar mangrove, menempel pada batang, dan bahkan menempel pada daun mangrove, terutama mangrove kategori anakan atau semai. Penelitian ini bertujuan untuk melihat distribusi benthos di ekositem mangrove estuary Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Desember 2023 di Kawasan mangrove estuary Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Pengambilan sample dilakukan di 28 stasiun dengan metode purposive sampling yang mewakili pada bagian hulu, tengah, dan belakang estuary Belawan. Bentos yang didapatkan di Estuari Belawan terdiri dari 3 kelas, 17 famili dan 40 spesies. Secara umum benthos yang ditemukan di Ekosistem mangrove yaitu kelompok moluska yang didomnasi oleh Gastropoda. Persebaran komunitas bentos pada ekosistem mangrove di Estuari Belawan yang didapatkan tersebar tidak merata pada 28 stasiun yang diamati. |Kepadatan terbanyak didapatkan pada stasiun 1 yaitu 104 ind/m2 dan nilai kepadatan terendah adalah pada stasiun V yaitu 14,6 ind/m2 Keyword: Benthos, estuary, gastropod, moluska, mangrove
Keragaman Makroinvertebrata Sebagai Bioindikator Status Mutu Sungai Percut, Provinsi Sumatera Utara: Keragaman Makroinvertebrata Sebagai Bioindikator Status Mutu Sungai Muhtadi, Ahmad; Varanth, Sree Viknes; Yusni, Eri; Susetya, Ipanna Enggar; Pulungan, Ahyar; Mukra, Rizal
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 4 No. 2 (2025): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v4i2.22397

Abstract

Makroinvertebrata dapat digunakan sebagai bioindikator karena hidup menempel pada substrat dan memiliki mobilitas yang rendah sehingga tidak mudah bergerak. Sebagian makroinvertebrata sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, sehingga spesies yang ditemukan di perairan dapat dianalisis untuk memberikan gambaran tentang keadaan perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan status kesehatan kualitas air sungai percut, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2024 di sepanjang Daerah Aliran Sungai Percut, Sumatera Utara. Lokasi pengambilan sampel dilakukan pada 21 stasiun, yang mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir serta anak-anak sungainya. Metode yang dapat digunakan untuk menilai kualitas perairan dengan menggunakan perhitungan indeks biotik yaitu SingScore. komunitas makroinvertebrata yang ada di Sepanjang Daerah Aliran Sungai Percut ditemukan 41 spesies dan 30 famili. Keanekaragaman tertinggi terdapat pada stasiun 11 dengan nilai 2,94 dan terendah terdapat pada stasiun 2 dengan nilai 0. Sebaran spasial makroinvertebrata yang terdapat di Daerah Aliran Sungai Percut pada bagian hulu yaitu terdapat 23 family dengan 31 spesies makroinvertebrata. Pada bagian Tengah Sungai Percut ditemukan 8 family dengan 9 spesies makroinvertebrata. Pada bagian Hilir ditemukan 10 family dengan 10 spesies makroinvertebrata. Status kualitas perairan di aliran Sungai Percut berdasarkan metode SingScore pada bagian hulu memiliki kategori Sangat Baik dan bagian tengah hingga hilir sungai Percut memiliki kategori kategori buruk
Ecological Role of Siombak Lake as a Nursery and Feeding Ground for Aquatic Species in the Belawan Estuary, Indonesia Muhtadi, Ahmad; Pulungan, Ahyar; Mukra, Rizal
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 31 No. 2 (2025)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2025.9340

Abstract

Tidal lake is a coastal lake whose water condition is influenced by the dynamics of tides. This lake serves as a habitat for a diverse array of aquatic biota, including freshwater, brackish, and marine species. This study aims to describe the distribution of larvae, juveniles, crustacea, and adult fish in the context of the coastal lake's role as a nursery and feeding ground. The study was conducted from September 2018 to August 2019, at Lake Siombak, a coastal lake located in the Belawan River estuary along the northern coast of Medan City, Indonesia. Data were collected at high and low tides during the full moon. Larva and juvenile fish? sampling used larval nets with a mesh size of 300 μm and a diameter of 60 cm, while adult fish were caught with gill nets with a mesh size of 1 inch and a dimension of 10 × 2 m. Crustaceans were captured with traps. The research found nine families consisting of six fish families, two crustacean family, and one cnidarian family. The abundance of larvae and juveniles found was 17 to 1797 individuals per 100 m-3. At the high tides, the composition of Ulmaridae (jellyfish: Aurelia aurita) that was caught reached 57.7%. While at low tides, there were more Penaeid families in the Mysis phase, reaching 78.6%. The abundance of Mysis (Penaeid) and jellyfish indicates that the lake serves as a nursery ground for post larvae crustaceans and jellyfish. The presence of adult fish migrating from the sea and Belawan River indicates that the lake functions as a feeding ground in the Belawan estuary.  Therefore, Lake Siombak still plays a crucial role as a nursery and feeding ground for fish, crustaceans, and jellyfish originating from the Belawan River estuary and its surrounding areas. Preserving the sustainability of this lake is crucial to ensuring the continued productivity of fisheries in the Belawan River estuary.
Effectiveness of Solar-Powered Smart School Yard Lights on Energy Efficiency and Lighting Quality Ahmad Muhtadi; Luky Mahendra; Moh. Rosan Taufel Al Farobi
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 18 No. 2 (2025): Desember : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v18i2.3320

Abstract

The development of renewable energy, particularly Solar Power Plants (PV), requires a reliable, real-time, and easily accessible electrical energy monitoring system to ensure optimal system performance. This study aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based electrical energy monitoring system for PV using the NodeMCU ESP32 microcontroller, the PZEM-004T sensor for measuring electrical parameters, and the Node-RED platform as the data visualization interface. The developed system is designed to monitor voltage, current, power, energy, frequency, and power loss in real time, and then display the data in the form of numerical values, graphs, and indicators on a dashboard accessible through a local network. The research method includes hardware design, software development (sensor reading, data processing, and communication), integration with Node-RED, and system testing on a small-scale PV installation. The test results show that the system is capable of monitoring electrical parameters in a stable and responsive manner. Variations in sunlight intensity were found to affect the current and power produced by the solar panels, whereas the inverter output voltage tended to remain within normal operating ranges. The Node-RED dashboard display was considered informative and helpful for users in monitoring and analyzing PV performance. Based on these results, it can be concluded that the IoT-based electrical energy monitoring system designed in this study functions well and is feasible for application in residential or educational-scale PV installations. The system still has the potential for further development through cloud service integration, the addition of environmental sensors, and enhancements to data analysis features and user interface design.
Perkembangan dan Tantangan Penegakan Hukum Pidana Internasional dalam Menangani Kejahatan Lintas Negara Ahmad Muhtadi; Bagus Equity; Zaenuddin
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this article is to thoroughly analyse the fundamental ideas of international criminal law, including its origins, guiding principles, and the range of offences that fall within its purview. The International Criminal Court (ICC), a permanent court with the power to try people for the most serious international crimes, is another law enforcement tool that is discussed. The principles of state sovereignty, jurisdictional restrictions, complementarity, and the degree of cooperation between states in the investigation, prosecution, and enforcement of rulings are among the many barriers and difficulties in the application of international criminal law that are examined in this study. Normative juridical research is the methodology employed, which includes a conceptual approach, a statutory regulatory approach, and a literature analysis of several international legal instruments, court rulings, and legal experts' doctrines. The study's findings show that while the Rome Statute and other international conventions have greatly advanced the framework of international criminal law, there are still considerable barriers to its effective enforcement. These challenges include the use of forceful arrests and some states' lack of willingness to fully cooperate and follow out rulings from international courts. Therefore, achieving equitable, efficient, and long-lasting implementation of international criminal law requires bolstering international cooperation structures and raising state commitment.   Keywords: International Criminal Law, International Crimes, International Criminal Court, Jurisdiction, State Sovereignty.   Abstrak Salah satu bidang hukum yang mengatur pertanggungjawaban pidana individu atas perbuatan yang dianggap sebagai kejahatan internasional adalah hukum pidana internasional. Kejahatan seperti itu tidak hanya merugikan suatu negara tetapi juga mengancam nilai-nilai penting masyarakat internasional secara keseluruhan. Genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, dan kejahatan agresi termasuk dalam kategori ini. Kejahatan internasional semakin kompleks dan terorganisir karena arus globalisasi yang semakin kuat, kemajuan teknologi informasi, dan meningkatnya mobilitas manusia lintas negara. Kondisi ini memerlukan adanya sistem hukum internasional yang dapat memberikan perlindungan hukum, menjamin keadilan, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dunia. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memeriksa konsep dasar hukum pidana internasional secara menyeluruh, termasuk sumber hukum, prinsip-prinsip yang melandasinya, dan ruang lingkup kejahatan yang menjadi yurisdiksinya. Selain itu, diskusi berfokus pada mekanisme penegakan hukum yang dilakukan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC), lembaga peradilan permanen yang diberi wewenang untuk mengadili orang-orang yang melakukan kejahatan internasional yang paling parah. Selain itu, penelitian ini mengkaji berbagai hambatan dan hambatan dalam pelaksanaan hukum pidana internasional. Hal-hal ini terutama berkaitan dengan prinsip kedaulatan negara, batasan yurisdiksi, asas komplementaritas, dan tingkat kolaborasi antarnegara dalam proses tersebut.investigasi, penuntutan, dan pelaksanaan keputusan yang dibuat.Penelitian yuridis normatif menggunakan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan studi kepustakaan terhadap putusan pengadilan, instrumen hukum internasional, dan doktrin para ahli hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun kerangka hukum pidana internasional telah berkembang secara signifikan sebagai hasil dari penciptaan Statuta Roma dan berbagai konvensi internasional, penegakan yang efektif tetap menghadapi beberapa tantangan. Di antara hambatan tersebut adalah pengaruh kepentingan politik negara, kewenangan lembaga peradilan internasional untuk melakukan penangkapan paksa, dan komitmen rendah sebagian negara untuk bekerja sama penuh dan melaksanakan putusan pengadilan internasional. Oleh karena itu, untuk mewujudkan penegakan hukum pidana internasional yang adil, efisien, dan berkelanjutan, diperlukan penguatan mekanisme kerja sama internasional dan peningkatan komitmen negara-negara.   Kata kunci: Hukum Pidana Internasional, Kejahatan Internasional, Mahkamah Pidana Internasional, Yurisdiksi, Kedaulatan Negara.
Co-Authors A. Dardiri Hasyim Abbas Alfuti , Abil Abnur Kamala, Siti Adenia Constansia Sitepu Adil Junaidi Ahmad Rizki Aji, Egi Setia Ajuan Ritonga Almira, Della Ami Tjitraresmi, Ami Amirah Amirah Andari, Ella Anggita Della Lestari Ani Rahmawati Arief Purnama, ikhwan Ashshiddiq, Muhammad Arif Asmadi asmadi Asy Syifa, Khadijah Bagus Equity baihaki, imam Begum, Salma Berliana, Melisa Intan Binti Nur Asiyah BUDI UTOMO Citra Pangestu D. Ariska D. Ariska, D. Dani Sumaryadi Darma Bakti Daulay, Achmad T. Dede Yuanda Desrita Desrita Desy Ariska Desyandri Desyandri Dewinta, Astrid Fauzia Dinarta Hutabarat Dwi Prasetyo DWI SURYANTO Eli Halimah, Eli Elvira, - Emma Surahman, Emma Entris Sutisna, Entris Eri Yusni Eulis Safina Eva Feriadi Eva Lia Risky Sinaga Eva Ryanti F. F. Rais F. F. Rais, F. F. Fadhilah, Amanatul Fahmi Fadhli Rais Febriyanti Panjaitan Fuad Hasan Gatera, Vesara A. Gusti Zulkifli Mulki Habibi, Arya Yusuf Hafiyyan, Qalbi Harahap, Cici Maulidiah Harahap, Muhamad Haikal Firyaldi Hasan, Darul Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulastri Hesti Wahyuningsih Hidayati, Tita Kosima I Gusti Ngurah Antaryama Ida Musfiroh -, Ida Musfiroh ikhwan Arief Purnama Imam Baihaqi IMROATUL CHUSNIAH Ipanna Enggar Susetya, Ipanna Enggar Irene anggraini Irvanul Arifin, Mohammad Ishak, Mohd Yusoff Isten Sweno Tamba Jamiyanti, Eva Jannah, Sutra Wardatul Junaidy, Adil Kadarwan Soewradi KANIA NABILA FAJRIANTI Kartasasmita, Rahmana E Kartasasmita, Rahmana E Kembaren, Natasyha Pebrina Br Sembiring Keri Lestari Khairunnisa Kurlillah, Rizki Kurniawan, Pramudya Lukky Mahendra Luky Mahendra Mahardi, Putri Pratama Manalu, Natasya Rebekka Manullang, Kristina Natalia Manurung, Bunga Ulita Marufi, M. Marwan, Abang Maser, Wahyu Haryati Melisa Intan Barliana Mey Susanti Miftahul Jannah Miswar Budi Mulya Moelyono Moektiwardoyo Moh. Rosan Taufel Al Farobi Moh.Rosan Taufel Alfarobi Mohammad Basyuni Muammar Muammar Muhammad Hasan Basri Muhammad Ma’rufi Muhammad Reza Cordova, Muhammad Reza Mulyoto mulyoto N. Azmi N. Azmi, N. Nababan, David NADYA INDAH DEWANTI, NADYA INDAH Nanda Putri Nasution, Decy M. Carolina Nazara, Wilman Nurmala Sari Nurmatias Nurmatias Nursyamsiah, Tresna Nursyamsiah, Tresna NURUL ANNISA Nurul Azmi Orbita R. Dhuha Pardamean Lubis Pasaribu, Rihan Addilah Patihul Husni Perangin Angin, Imanuel Kemenangenta Perwira, Anggun Putri Pesta Saulina Sitohang Pesta Saulina Sitohang Pindi Patana Pratiwi Pratiwi Priyogo, Prengki Pulungan, Parhan Punomo, Punomo Purba, Theresia Widi Astuti Putri Churnia Arifin Qadar Hasani Rabihati, Etty Rambe, Ade Septiya Jumiani Randy Setiawan, Randy Raswin Nasution Rendra Setiawan, Gusti Resky, Indah Anjar Ridwan, M. Deny Rifqi Rama Dhani Rizal Mukra Rizal Rizal Rizka Alifia Rizki Eka Putra Rizki Ridoan Rizki, A. Rosanti, Indah Rudolf Y. Ompusunggu Rusdi Leidonald Sabilah Fi Ramadhani Sandy, Sarah D. Sarah Diba Sandy Sarpawi, Sarpawi Sasongko, Hartanto Wahyu SHAFIRA SHAFIRA Sholih, Mally G. Siahaan, Vania S.P Silaban, Matthew Federich Willyam Simaremare, Elisabet Rosevenny Sinurat, Ries Ruth Rytond Siregar, Rizky Febriansyah Siregar, Zufriwandi SITI NURUL KHOTIMAH Siti Saidah SITI SAIDAH Slamet Ibrahim - Sri Hartini Suria Masriani Sinaga Syafriadi Syafriadi Syahrani, Deny Taryono, Taryono TIJANIYAH TIJANIYAH, TIJANIYAH Toibullah Siregar Triwilaswandio Wuruk Pribadi Utomo, Satriyo Varanth, Sree Viknes Vina Maratus Salsabila warda, Sutra Wardatul Jannah, Sutra Winarni, Rina Yasmiwar Susilawati Yunasfi Djayus Yunasfi Yunasfi yunasfi yunasfi Yunasfi, Yunasfi Zaenuddin Zefri Ade Gurukinayan Zufriwandi Siregar Zulham Apandy Harahap Zulham Apandy Harahap