Claim Missing Document
Check
Articles

Distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands-North Sumatra Province: Distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands Muhtadi, Ahmad; Harahap, Zulham Apandy; Pulungan, Ahyar; Siregar, Zufriwandi; Simaremare, Elisabet Rosevenny; Rahmawati, Ani; Nazara, Wilman; Khairunnisa
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i2.12757

Abstract

The Nias Islands are a group of islands located on the west coast of Sumatra. Nias Island is the main and largest island on the West Coast of Sumatra. Information on the distribution and potential status of mangroves in the Nias Islands has been reported, but it is limited to a narrow area and not yet comprehensive throughout the Nias Islands. This study aims to determine the distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands. The research location was divided into two observation areas, namely 15 points on Nias Island and 23 points on the southern part of Nias. The research was carried out in June 2019 and June 2021. Mangrove sampling was carried out using the "spot check" method which refers to Bengen (2004). The results showed that the mangroves found in the Nias Islands consisted of 22 primary mangrove species and 9 secondary mangrove species. Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, and Xylocarpus granatum are the most abundant mangrove species and are commonly found in the Nias Islands. The thickness of mangroves in the Nias Islands ranges from 15 – 880 m. The density of mangroves found reached 350-4,360 ind/ha. Mangrove cover reaches 0.08-31.62 m2/ha. The results of the analysis of the significant value of mangrove species show that Rhizophora mucronata and Rhizophora apiculata have a large influence and role in the mangrove vegetation community on Nias Island. Mangroves in the Nias Islands are categorized as damaged–good. The good category was found in South Nias, Belukar Bay, and Bengkuang Bay, while the damaged category was found in Lahewa Bay and Dalam Bay
MORFOMETRI DAN BATIMETRI DANAU PALAS ASRI KECAMATAN MEDANG DERAS KABUPATEN BATUBARA Leidonald, Rusdi; Rambe, Ade Septiya Jumiani; Muhtadi, Ahmad; Fadhilah, Amanatul
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v3i1.14645

Abstract

Morfometri danau merupakan karakteristik fisik dari badan danau yang dapat menggambarkan berbagai potensinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek morfometri dan batimetri di perairan Danau Palas Asri Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2022. Pengambilan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah data keliling danau, data kedalaman, panjang dan lebar danau, debit air serta kualitas air. Data-data tersebut diolah menggunakan Arcmap. Hasil dari penelitian ini adalah Danau Palas Asri (Danau A dan Danau B) secara berturut-turut memiliki luas 33.231 dan 26.544 , panjang maksimum 337,29 m dan 340,26 m, lebar maksimum 130,42 m dan 119,40 m serta panjang keliling danau 1.152,27 m dan 859,63 m. kedalaman maksimum 2,5 m dan 2,8 m, kemiringan rata-rata 4,72% dan 4,69%. Volume air danau yang dapat dimanfaatkan sebanyak 49.938,74 dan 44.062,64 dengan waktu tinggal air sekitar 20-21 hari dan 23-24 hari. Parameter kualitas fisika kimia air Danau Palas Asri (Danau A dan Danau B) secara berturut-turut adalah memiliki rata-rata Total Suspended Solid (TSS) 10,66 mg/L dan 9,33 mg/L, Total Dissolved Solid (TDS) 85,36 mg/L dan 67,96 mg/L, Daya Hantar Listrik (DHL) 15,36 S/cm dan 11,63 S/cm, Fosfat 0,10 mg/L dan 0,11 mg/L. Nilai TSI berkisar 16,05 - 21,10 status trofik Danau Palas Asri tergolong oligotrofik yaitu kondisi produktivitas dan unsur hara rendah. Kata Kunci : Batimetri, danau, kesuburan perairan, morfometri danau,
Keanekaragaman Ikan di Sungai Mombang Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan Leidonald, Rusdi; Manullang, Kristina Natalia; Yusni, Eri; Siregar, Rizky Febriansyah; Muhtadi, Ahmad
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v1i1.8614

Abstract

Sungai Mombang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan sehari-hari. Kegiatan tersebut tentunya memberikan dampak dan tekanan terhadap perairan sungai sehingga dapat menjadi ancaman serius bagi kelestarian dan keanekaragaman hayati ikan di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengganbarkan keragaman ikan di Sungai Mombang, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Titik lokasi pengamatan terdiir dari 4 lokasi. Ikan ditangkap dengan alat backpack electrofishing dengan kekuatan arus lisitrik sebesar 9 ampere. Kondisi habitat yang di surveiyaitu: suhu, DO, BOD, nitrat, fosfat, arus, kedalaman, dan kecerahan. Hasil penelitian di Sungai Mombang Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan didapatkan 16 spesies ikan, yang termasuk ke dalam 6 ordo, 8 famili. Ikan Jurung dan Ikan Sidat merupakan ikan ekonomis yang terdapat di Sungai Mombang. Ikan-ikan yang ditemukan di Sungai Mombang merupakan ikan asli, kecuali Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Diversitas ikan di Sungai Mombang tergolong tinggi dibandingkan dengan sungai-sungai kecil lainnya di Sumatera. Secara umum kondisi habitat ikan di Sungai Mombang termasuk baik dan layak bagi kehidupan ikan.
Distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands-North Sumatra Province: Distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands Muhtadi, Ahmad; Harahap, Zulham Apandy; Pulungan, Ahyar; Siregar, Zufriwandi; Simaremare, Elisabet Rosevenny; Rahmawati, Ani; Nazara, Wilman; Khairunnisa
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v2i2.12757

Abstract

The Nias Islands are a group of islands located on the west coast of Sumatra. Nias Island is the main and largest island on the West Coast of Sumatra. Information on the distribution and potential status of mangroves in the Nias Islands has been reported, but it is limited to a narrow area and not yet comprehensive throughout the Nias Islands. This study aims to determine the distribution and ecological status of mangroves in the Nias Islands. The research location was divided into two observation areas, namely 15 points on Nias Island and 23 points on the southern part of Nias. The research was carried out in June 2019 and June 2021. Mangrove sampling was carried out using the "spot check" method which refers to Bengen (2004). The results showed that the mangroves found in the Nias Islands consisted of 22 primary mangrove species and 9 secondary mangrove species. Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, and Xylocarpus granatum are the most abundant mangrove species and are commonly found in the Nias Islands. The thickness of mangroves in the Nias Islands ranges from 15 – 880 m. The density of mangroves found reached 350-4,360 ind/ha. Mangrove cover reaches 0.08-31.62 m2/ha. The results of the analysis of the significant value of mangrove species show that Rhizophora mucronata and Rhizophora apiculata have a large influence and role in the mangrove vegetation community on Nias Island. Mangroves in the Nias Islands are categorized as damaged–good. The good category was found in South Nias, Belukar Bay, and Bengkuang Bay, while the damaged category was found in Lahewa Bay and Dalam Bay
MORFOMETRI DAN BATIMETRI DANAU PALAS ASRI KECAMATAN MEDANG DERAS KABUPATEN BATUBARA Leidonald, Rusdi; Rambe, Ade Septiya Jumiani; Muhtadi, Ahmad; Fadhilah, Amanatul
AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): AQUACOSTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jafs.v3i1.14645

Abstract

Morfometri danau merupakan karakteristik fisik dari badan danau yang dapat menggambarkan berbagai potensinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek morfometri dan batimetri di perairan Danau Palas Asri Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2022. Pengambilan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah data keliling danau, data kedalaman, panjang dan lebar danau, debit air serta kualitas air. Data-data tersebut diolah menggunakan Arcmap. Hasil dari penelitian ini adalah Danau Palas Asri (Danau A dan Danau B) secara berturut-turut memiliki luas 33.231 dan 26.544 , panjang maksimum 337,29 m dan 340,26 m, lebar maksimum 130,42 m dan 119,40 m serta panjang keliling danau 1.152,27 m dan 859,63 m. kedalaman maksimum 2,5 m dan 2,8 m, kemiringan rata-rata 4,72% dan 4,69%. Volume air danau yang dapat dimanfaatkan sebanyak 49.938,74 dan 44.062,64 dengan waktu tinggal air sekitar 20-21 hari dan 23-24 hari. Parameter kualitas fisika kimia air Danau Palas Asri (Danau A dan Danau B) secara berturut-turut adalah memiliki rata-rata Total Suspended Solid (TSS) 10,66 mg/L dan 9,33 mg/L, Total Dissolved Solid (TDS) 85,36 mg/L dan 67,96 mg/L, Daya Hantar Listrik (DHL) 15,36 S/cm dan 11,63 S/cm, Fosfat 0,10 mg/L dan 0,11 mg/L. Nilai TSI berkisar 16,05 - 21,10 status trofik Danau Palas Asri tergolong oligotrofik yaitu kondisi produktivitas dan unsur hara rendah. Kata Kunci : Batimetri, danau, kesuburan perairan, morfometri danau,
METODE DALAM JARINGAN UNTUK PEMBELAJARAN GAMBAR TEKNIK BERBASIS VIDEO TUTORIAL DALAM RANGKA MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 Utomo, Satriyo; Rosanti, Indah; Muhtadi, Ahmad
RETENSI Vol. 1 No. 1 (2020): Retensi
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Polnep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/retensi.v1i1.239

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh merebaknya wabah Covid-19. Untuk mencegah penyebaran wabah tersebut perlu menghindari kontak dan kerumunan orang banyak Metode Pembelajaran Daring adalah salah satu usaha menghindari kontak dan kerumunan orang banyak. Selain mengatasi pandemi pembelajaran daring merupakan metode pembelajaran masa depan yang suatu saat menjadi kebutuhan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan Video Tutorial untuk diterapkan dalam Metode Pembelajaran Daring pada Mata Kuliah Gambar Teknik 2. Adapun tahapan penelitian ini dengan melakukan ujicoba pembuatan video dengan aplikasi Bandicam. Selanjutnya dilakukan uji coba kelas daring yang bertujuan untuk mendapatkan tanggapan dan saran perbaikan. Langkah berikutnya adalah melakukan percobaan pemutakhiran video dengan aplikasi Filmora. Penelitian ini menghasilkan sebelas Video Tutorial dengan sepuluh topik pembelajaran. Selanjutnya mahasiswa dapat memanfaatkan video tutorial ini melalui link google drive yang akan diberikan disetiap sesi pembelajaran.
REVITALISASI BANGUNAN BALAI PERTEMUAN MENJADI GEDUNG OLAHRAGA BULUTANGKIS DIKABUPATEN KAPUAS HULU: REVITALISASI BANGUNAN BALAI PERTEMUAN MENJADI GEDUNG OLAHRAGA BULUTANGKIS DIKABUPATEN KAPUAS HULU Aji, Egi Setia; Syafriadi, syafriadi; muhtadi, ahmad
RETENSI Vol. 2 No. 2 (2022): Retensi
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Polnep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/retensi.v2i2.476

Abstract

The Kapuas Hulu District Government established a Meeting Hall Building in North Putussibau District, BecauseNorth Putussibau District is the capital of Kapuas Hulu District, the Kapuas Hulu District Meeting Hall building beganconstruction in 2009 and was completed in 2010. The meeting hall building is usually used for events. weddings,traditional gatherings and so on. The Meeting Hall building since it was completed in 2010, has not been used at all,because the building has land ownership problems between local residents and the government, so the building isabandoned. This meeting hall building has a building area of 2,220 m2, the current condition of the building is verypoor, starting from the cracked walls of the building, the broken glass of the building and the roof of the building thatleaks in several places, causing the ceiling of the building to collapse.The purpose of this study is to be able to identifythe damage to the building of the Kapauas Hulu Regency Meeting Hall, to be able to plan the meeting hall buildingto become a badminton sports building and to be able to plan the building according to SNI 03-1733-2004 concerningresidential and urban environmental planning. The formulation of the problem in writing this report is How toRevitalize the Meeting Hall Building in Kapuas Hulu Regency, therefore the author tries to revitalize the Kapuas HuluRegency meeting hall building.The methods used in solving this problem are qualitative methods and quantitativemethods. The qualitative method is subjective in nature, the research conducts direct interactions with the object understudy.From the results of the Revitalization of the Meeting Hall Building into a Badminton Sports Building, it can beconcluded that the Kapuas Hulu district meeting hall building is very suitable to be used as a badminton sportsbuilding, seen from several aspects such as building area, area and population. Based on the results of the revitalizationof this building, it has several advantages, in terms of architecture, planning of parking lots and parks. This buildingis also designed to follow the standards for the badminton court, starting from the height of the building and thebuilding area.
PENATAAN PASAR PAGI WAHIDIN DI JALAN Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO KELURAHAN SUNGAI BANGKONG KECAMATAN PONTIANAK KOTA KOTA PONTIANAK: PENATAAN PASAR PAGI WAHIDIN DI JALAN Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO KELURAHAN SUNGAI BANGKONG KECAMATAN PONTIANAK KOTA KOTA PONTIANAK Marwan, Abang; muhtadi, ahmad
RETENSI Vol. 3 No. 1 (2022): Retensi
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Polnep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/retensi.v3i1.498

Abstract

The market is a place for trading activities and can be said to be good if it has adequate facilities andinfrastructure. The Wahidin Morning Market still has shortages ranging from stalls, parking, drainage, TPS, andwaste water. The method used is to find data about the city of Pontianak, population data around the market, andthe condition of facilities and infrastructure in the market. Therefore, it is planned to arrange the market startingfrom stalls, parking, drainage, TPS, clean water, and waste water. The analysis starts from the layout of the stallsor kiosks, parking calculations, drainage calculations, waste treatment systems, clean water needs, andwastewater treatment systems. - condiments, furniture and fruits. The middle section contains vegetable tradersand the back contains meat traders. Parking with a total area of 195 m2. The drainage design is divided into threedifferent sizes. The waste system, namely the trash can is divided into two types, organic and inorganic. The cleanwater system uses a reservoir. The WWTP (Wastewater Treatment Plant) system uses an Anaerobic-AerobicBiofilter. The Wahidin Morning Market is planned to have 52 stalls with a parking capacity of 6 cars and 50motorbikes. The waste system is that organic waste is made into compost and inorganic waste is taken byscavengers and sold.
PENATAAN KAWASAN KUMUH DUSUN MANDALA DESA MENDALOK KABUPATEN MEMPAWAH: PENATAAN KAWASAN KUMUH DUSUN MANDALA DESA MENDALOK KABUPATEN MEMPAWAH Rendra Setiawan, Gusti; Punomo, Punomo; Rabihati, Etty; muhtadi, ahmad
RETENSI Vol. 3 No. 1 (2022): Retensi
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Polnep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/retensi.v3i1.504

Abstract

Permukiman kumuh yang berada di Dusun Mandala Desa Mendalok, Kecamatan sungai kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Indonesia. Merupakan salah satu permukiman yang masih harus diperhatikan yang mengikuti peraturan – peraturan penataan yang berlaku. Salah satu aturan Kriteria Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh meliputi krietria kekumuhan ditinjau dari bangunan gedung, jalan lingkungan, dreanase lingkungan, Penyedian air bersih, pengolahan air limbah, kondisi pengelolahan sampah dan kebakaran. Tujuan dari penulisan Penelitian adalah menjadikan kawasan yang tidak kumuh dan mengikuti peraturan yang ada. Konsep Penataan permukiman yang diterapkan adalah konsep penataan permukiman kampung nelayan yang dimana pembangunan lahan terfokus menjadi pembahasan utama. Metode yang dipakai untuk memperoleh data pendukung penulisan penelitian ini yaitu dengan cara observasi, wawancara, kuesioner, dan data pengukuran. Dimana hasil penelitian yang didapatkan adalah Pentaan terfokus dengan luasan 0,81 Ha dengan pembangunan rumah layak huni dengan type 60 sebnyak 37 buah dan rumah type 80 dengan 8 rumah, drainase menggunakan penampang trapesium dan membaut TPS sebanyak 4 buah dengan timbunan sampah perhari sebanyak 6,90 m3/hari.
PENATAAN SARANA DAN PRASARANA KAWASAN SEKOLAH TERPADU DI JALAN PURNAMA AGUNG V, KOTA PONTIANAK: PENATAAN SARANA DAN PRASARANA KAWASAN SEKOLAH TERPADU DI JALAN PURNAMA AGUNG V, KOTA PONTIANAK Pangestu, Citra; Priyogo, Prengki; muhtadi, ahmad; Asmadi, ASMADI
RETENSI Vol. 3 No. 2 (2023): Retensi
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Polnep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/retensi.v3i2.658

Abstract

The arrangement of facilities and infrastructure for the Integrated School District on the road Purnama Agung V, Pontianak City is an effort to maintain the stability of nature and the function of an area that prioritizes secondary needs such as providing beauty, comfort and providing enthusiasm for learning as well as providing an attraction for residents or visitors in the area. Integrated School. The Integrated School area planning stands on an area of ​​1.94 ha consisting of 4 schools including the Early Childhood Education (PAUD) school building, SD Country 15 Pontianak South, SMP Country 22 Pontianak and SMA Country 10 Pontianak. The location of the Integrated School is located on the road Agung Purnama V, South Pontianak sub-district, Pontianak city, West Kalimantan. The planning for the arrangement of the Integrated School area with a total area of ​​1,94 Ha but that will manage with a land area of ​​0,76 Ha will be planned for green open spaces, playgrounds, reading parks, environmental roads, parking lots vehicles, drainage channels and placement of trash cans, as an effort to support the educational process and protect the environment in Indonesia, especially in the city of Pontianak, West Kalimantan.
Co-Authors A. Dardiri Hasyim Abbas Alfuti , Abil Abnur Kamala, Siti Adenia Constansia Sitepu Adil Junaidi Ahmad Rizki Aji, Egi Setia Ajuan Ritonga Almira, Della Ami Tjitraresmi, Ami Amirah Amirah Andari, Ella Anggita Della Lestari Ani Rahmawati Arief Purnama, ikhwan Ashshiddiq, Muhammad Arif Asmadi asmadi Asy Syifa, Khadijah baihaki, imam Berliana, Melisa Intan Binti Nur Asiyah BUDI UTOMO Citra Pangestu D. Ariska D. Ariska, D. Dani Sumaryadi Darma Bakti Daulay, Achmad T. Dede Yuanda Desrita Desrita Desy Ariska Desyandri Desyandri Dewinta, Astrid Fauzia Dinarta Hutabarat Dwi Prasetyo DWI SURYANTO Eli Halimah, Eli Elvira, - Emma Surahman, Emma Entris Sutisna, Entris Eri Yusni Eulis Safina Eva Feriadi Eva Lia Risky Sinaga F. F. Rais F. F. Rais, F. F. Fadhilah, Amanatul Fahmi Fadhli Rais Febriyanti Panjaitan Fuad Hasan Gatera, Vesara A. Gusti Zulkifli Mulki Hafiyyan, Qalbi Harahap, Cici Maulidiah Harahap, Muhamad Haikal Firyaldi Hasan, Darul Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulastri Hesti Wahyuningsih Hidayati, Tita Kosima I Gusti Ngurah Antaryama Ida Musfiroh, Ida ikhwan Arief Purnama Imam Baihaqi IMROATUL CHUSNIAH Ipanna Enggar Susetya, Ipanna Enggar Irene anggraini Irvanul Arifin, Mohammad Ishak, Mohd Yusoff Isten Sweno Tamba Jamiyanti, Eva Jannah, Sutra Wardatul Junaidy, Adil Kadarwan Soewradi KANIA NABILA FAJRIANTI Kartasasmita, Rahmana E Kartasasmita, Rahmana E Kembaren, Natasyha Pebrina Br Sembiring Keri Lestari Khairunnisa Kurlillah, Rizki Manalu, Natasya Rebekka Manullang, Kristina Natalia Manurung, Bunga Ulita Marufi, M. Marwan, Abang Maser, Wahyu Haryati Melisa Intan Barliana, Melisa Intan Mey Susanti Miftahul Jannah Miswar Budi Mulya Moelyono Moektiwardoyo Mohammad Basyuni Muammar Muammar Muhammad Hasan Basri Muhammad Ma’rufi Muhammad Reza Cordova, Muhammad Reza Mulyoto mulyoto N. Azmi N. Azmi, N. Nababan, David NADYA INDAH DEWANTI, NADYA INDAH Nanda Putri Nazara, Wilman Nurmala Sari Nurmatias Nurmatias Nursyamsiah, Tresna Nursyamsiah, Tresna NURUL ANNISA Nurul Azmi Orbita R. Dhuha Pardamean Lubis Pasaribu, Rihan Addilah Patihul Husni Perangin Angin, Imanuel Kemenangenta Perwira, Anggun Putri Pesta Saulina Sitohang Pesta Saulina Sitohang Pindi Patana Pratiwi Pratiwi Priyogo, Prengki Punomo, Punomo Purba, Theresia Widi Astuti Putri Churnia Arifin Qadar Hasani Rabihati, Etty Rambe, Ade Septiya Jumiani Randy Setiawan, Randy Raswin Nasution Rendra Setiawan, Gusti Resky, Indah Anjar Ridwan, M. Deny Rifqi Rama Dhani Rizal Mukra Rizal Rizal Rizki Eka Putra Rizki Ridoan Rizki, A. Rosanti, Indah Rudolf Y. Ompusunggu Rusdi Leidonald Ryanti, Eva Sabilah Fi Ramadhani Sandy, Sarah D. Sarah Diba Sandy Sarpawi, Sarpawi Sasongko, Hartanto Wahyu SHAFIRA SHAFIRA Sholih, Mally G. Siahaan, Vania S.P Silaban, Matthew Federich Willyam Simaremare, Elisabet Rosevenny Sinurat, Ries Ruth Rytond Siregar, Rizky Febriansyah Siregar, Zufriwandi SITI NURUL KHOTIMAH Siti Saidah SITI SAIDAH Slamet Ibrahim Sri Hartini Suria Masriani Sinaga Syafriadi Syafriadi Taryono, Taryono TIJANIYAH TIJANIYAH, TIJANIYAH Toibullah Siregar Triwilaswandio Wuruk Pribadi Utomo, Satriyo Varanth, Sree Viknes Vina Maratus Salsabila warda, Sutra Wardatul Jannah, Sutra Winarni, Rina Yasmiwar Susilawati Yunasfi Djayus Yunasfi Yunasfi yunasfi yunasfi Yunasfi, Yunasfi Zefri Ade Gurukinayan Zufriwandi Siregar Zulham Apandy Harahap Zulham Apandy Harahap