Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Peningkatan Nilai Ujian Nasional melalui Pengayaan Materi Bahasa Indonesia di Sekolah SMA/MA Lombok Timur Tahun Akademik 2018/2019 Herman Wijaya; Zainul Muttaqin; Muh. Taufiq
Madaniya Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.68 KB)

Abstract

Pada umumnya, mahasiswa yang memilih jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia di perguruan tinggi adalah mereka yang memiliki dasar Bahasa dan Sastra Indonesia yang baik di SMA atau yang sederajat. Hal ini merupakan isu penting dalam rangka memaksimalkan potensi yang ada untuk memberikan perhatian lebih kepada siswa/siswi SMA atau sederajat yaitu dengan mengadakan program pengayaan persiapan ujian nasional (UN) bagi kelas XII. Program ini dilaksanakan di 2 sekolah yaitu MA NW Hizbul Wathan dan MA NW Wanasaba. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menjawab soal Bahasa Indonesia dalam menghadapi Ujian Nasional dan meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Selain itu, tujuan program ini adalah memberikan kesadaran kepada siswa/I SMA sederajat bahwa keterampilan Berbahasa Indonesia merupakan hal yang dasar yang harus di miliki oleh setiap siswa untuk membantu mereka dalam memahami bidang ilmu yang lainnya.
IMPELEMENTASI KONSEP MAKSIM DALAM MENILAI KEJUJURAN KOMUNIKASI ANTARA DOSEN DAN MAHASISWA Zainul Muttaqin; Herman Wijaya
Educatio Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v11i2.1315

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (a) untuk mengetahui maksim apa saja yang dilanggar oleh mahasiswa dan dosen STKIP hamzanwadi selong dalam berkomunikasi, (b) menjelaskan implementasi konsep Maksim dalam menilai kejujuran komunikasi Dosen dan Mahasiswa di STKIP Hamzanwadi Selong.Lokasi penelitian dilakukan di kampus STKIP Hamzanwadi Selong dengan sampel penelitian adalah 30 mahasiswa dan 3 dosen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini statistik deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Data nilai kejujuran (awal dan akhir) dianalisis menggunakan T-Test tipe Paired Samples Test, sedangkan data nilai kejujuran menggunakan T-Tes tiap Independent Samples Test.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa maksim yang sering dilanggar oleh Dosen dan Mahasiswa PGSD pada tahap verbal yaitu maksim kualitas dan cara dari empat maksim yang ditawarkan Grice. Berdasarkan uji Normalitas tingkat kejujuran komunikasi Mahasiswa PGSD dengan rerate 0,56 berkatagori “cukup jujur” pada kelas A,B da C pada interval skors 0,30-0,70.  Berdasarkan sebaran angket kejujuran dosen MKU BI yang mengajar di PGSD ditemukan tingkat kejujuran yang berbeda-beda yaitu dosen SD 66,67 % dengan indeks interval skor 0,67 yang berkatagori “cukup jujur”, kemudian dosen HY 80% dengan indeks intervalskor 0,80 yang berkatagori “jujur”, dan dose NE 73.33% dengan indeks interval skor 0,73 yang berkatagori “jujur” dengan rerate ketiga dosen yaitu 73.33. Implementasi konsep maksim nilai kejujuran komunikasi antara dosen dan mahasiswa PGSD pada pembelajaran MKU BI sudah memenuhi prinsip kerjasama maksim dengan tingkat kejujuran yang cukup baik.
Menilik Dominasi Bahasa Mitos Dalam Sosiokultural Sasak Zainul muttaqin; Mu’awanah Mu’awanah
Tarbawi Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v5i2.320

Abstract

The purpose of this study is to describe the process of hegemony in the language of Tithe Ringkok Ratu myth in North Masbagik Village. The problem formulation of this research is "how is the process of hegemony in the language of the myth of Timba Lingkok Ratu in North Masbagik Village? To answer the research question above, the researcher conducted the research with qualitative descriptive method and approach with the type of ethnographic research located in North Masbagik Village Masbagik Subdistrict. Furthermore, data collection techniques from this research are observation, interview and documentation. While data analysis is data reduction, data presentation, and withdrawal conclusion. The results of this study indicate that the process of hegemony in the language of the myth of Timba Lingkok Ratu in North Masbagik Village begin beliefs that are superstition, then this belief is spread from the mouth of tempest that is by the dominant party (people who hegemonies) to the dihegemoni. Furthermore, languages that are persuasive or affect the dominant party with a style of delivery that is so reliable and with strong evidence. Therefore, it can be concluded that the process of hegemony into the language of Titus Ringkok Ratu in North Masbagik Village is a process of convincing someone who is done by the dominant party to the community against Titus Timba Lingkok Ratu in North Masbagik Village with strong evidences.
Menilik Bentuk Komunikasi Antara Anak Dan Orang Tua Muttaqin Zainul; Azmussya’ni Azmussya’ni
Tarbawi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v6i2.449

Abstract

This type of research is a qualitative study of communication ethnography studies. Sources of data are informants and several documents related to the research topic. The data in this study are in the form of communication speech between parents and children in Kabar Village, Sakra District. The method of obtaining data uses the method of observation and unstructured interviews. Data analysis used three stages, namely data reduction, data analysis and drawing conclusions. At the results stage, three communication patterns were found: 1) Authoritarian Communication Patterns (Authotirrian), 2). Permissive Communication Patterns, and 3). Democratic Communication Pattern (Authoritative). Authors and permissive communication patterns are still dominant, while democratic communication patterns are still small. This cannot be separated from the insight, economy and parental education factors.
SASTRA MASUK SEKOLAH (SMS) PEMBINAAN MENULIS KARYA SASTRA BAGI SISWA DI KECAMATAN SURALAGA Herman Wijaya; Zainul Muttaqin; Muh. Taufiq
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): KOMMAS:JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.089 KB)

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pembinaan dalam bidang kepenulisan karya sastra bagi siswa. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kemampuan literasi kritis siswa, khususnya melalui keterampilan menulis. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai cara untuk mendekatkan sekolah dan siswa dengan karya sastra. Metode pelaksanaannya, Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan dan pembimbingan secara berkelanjutan. Pelatihan dilakukan selama tiga hari kepada siswa/peserta. Pelatihan ini dilakukan dengan dua cara, yaitu inclass dan outclass Pelatihan inclass dilakukan untuk memberikan pemahaman yang sama tentang menulis karya sastra kepada siswa/peserta, sedangkan pelatihan outclass dilakukan untuk mengasah kepekaan, daya kritis, dan intuisi siswa/peserta untuk menangkap setiap permasalahan yang ada di sekitar mereka untuk dijadikan sebagai bahan dalam menulis karya sastra. Berdasarkan hasil pelaksanaan, pemahaman tentang karya sastra lebih baik dari sebelumnya. Begitu juga dengan keterampilan menulis siswa semakin meningkat dan lebih baik, Ini dibuktikan dengan hasil karya sastra yang mereka buat dalam bentuk antologi puisi. Puisi yang mereka buat bervariasi, baik dari tifografi, tema, dan isinya. Para siswa semangat dan antausias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Dengan adanya kegiatan pembinaan penulisan karya sastra di sekolah dapat membantu siswa dan pihak sekolah lebih mengenali literasi sastra, terutama dalam hal bidang kepenulisan karya sastra. Disisi lain, dengan adanya pembinaan penulisan karya sastra di sekolah dapat membantu guru membentuk Gerakan Literasi Sekolah di sekolah masing-masing, mengingat masih sangat menim di lingkungan sekolah, sehingga perlu adanya kegiatan yang sejanis dengan tujuan meningkatkan komptensis dan kecintaan siswa dalam membaca dan menulis.
BAHASA SUBORDINASI PEREMPUAN SASAK Muttaqin, Zainul
Hasta Wiyata Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.181 KB) | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2020.003.01.02

Abstract

The phenomenon of women in the culture of Sasak community is always attached to the inferiority aspect which in this case is subordinated. Not only on aspects that have become public secrets, such as inequality of rights in access to education, employment, and social status, but there are also forms of subordination of Sasak women at the lingual level which has been running hand in hand with the pattern of subordination is commonly done. The theory used to examine this problem is the theory of Teu A Van Djik, Social Cognition. The method used is the method of observation, interviews and notes. The results of this study are found in two schemes that appear, namely the scheme of roles and the scheme of events. The results are 14 data obtained in five (five) villages in Sakra District, East Lombok Regency, NTB. 
MUATAN KAJIAN BAHASA DAN CERITA SASTRA DI MEDIA MASSA SEBAGAI SARANA DALAM PEMBELAJARAN BIPA Pratikno, Heru; Muttaqin, Zainul
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i1.20396

Abstract

Adanya perkembangan media massa di Indonesia ternyata belum banyak digunakan sebagai media pembelajaran bagi pemelajar BIPA. Padahal, hal tersebut mampu meningkatkan ketertarikan dan kemahiran berbahasa bagi mereka. Namun, keberadaan media tersebut tidak diimbangi dengan pemakaian bahasa Indonesia yang baik, santun, dan benar. Selain itu, muatan artikel dan kajian tentang kesusastraan juga masih sangat jarang ditemukan di surat kabar harian. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan bahasa Indonesia di media massa bagi pemelajar BIPA dan untuk mengetahui seberapa intensitas kolom sastra yang terdapat di media massa sebagai upaya menambah ketertarikan dalam pembelajaran BIPA. Tujuan lain penelitian ini adalah untuk mengetahui peran media massa dalam pembelajaran BIPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini memakai sumber data primer yang berasal dari surat kabar berskala lokal dan nasional versi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa di surat kabar yang berskala nasional sudah lebih baik dibandingkan surat kabar lokal sehingga hal tersebut dapat menjadi referensi bagi pemelajar BIPA untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia. Meskipun demikian, kedua surat kabar tersebut masih sedikit dalam memberitakan kususastraan di Indonesia. Padahal, dengan sastra, pemelajar BIPA akan lebih tertarik lagi untuk belajar bahasa Indonesia karena di dalamnya terdapat bahasa yang estetik.
Digital Media Use Activities Are Related to Students' Writing Skills and Competencies Pratikno, Heru; Muttaqin, Zainul
Pioneer: Journal of Language and Literature Vol 16 No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Letters, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pioneer.v16i1.3634

Abstract

This study aims to determine how seriously students participate in learning Indonesian synchronously and asynchronously through digital lecture media, namely the Learning Management System (LMS). In addition, the researcher wanted to know how far the content quality of their writing was when they were given the task of writing a text and what factors influenced the cause of the quality level of their language skills. The methods used in this research are direct observation and questionnaires. The study results show that students are more enthusiastic when lectures are synchronous rather than asynchronous because they can listen directly to the explanations. In addition, the online media activities they engage in outside of class significantly impact the quality and quantity of their written content. Their activities usually include watching films, playing online games, and using social media.
Pendampingan Penulisan Cerpen Budaya Bagi Siswa MA Azzuhriyah Lombok Timur Muttaqin, Zainul; Roni Amrulloh; Muh Taufiq; Eva Nurmayani
Al-Madani: Jurnal Pengabdian Pada MAsyarakat Vol 2 No 2 (2023): Desember: AL-Madani (Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/al-madani.v2i2.1235

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki siswa MA Azzuhriyah dalam menulis cerita pendek budaya dalam bentuk pendampingan yang dilakukan oleh tim PkM Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Hamzanwadi tahun 2023. Kegiatan ini sendiri menjadi bagian penting dalam tridarma perguruan tinggi yang digaungkan dan ditradisikan oleh prodi PBSI, Universitas Hamzanwadi. Peserta dalam pendampingan ini berjumlah 18 orang yang masuk dalam kelas penulisan cerita pendek. Kegiatan ini sendiri dilakukan selama 8 pertemuan aktif dalam kelas. Adapun luaran dalam kegiatan ini adalah antologi cerita pendek “Cerita Gubuk Kami”. Kata Kunci: Pendampingan, Penulisan Fiksi, Cerita Pendek, Budaya Sasak.
Exploring the Ratib Tolak Bala Ritual in Langkat, North Sumatra: Analysis of Living Qur’an Muttaqin, Zainul; Jamil, Jamil
HERMENEUTIK Vol 18, No 1 (2024): Hermeneutik: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/hermeneutik.v18i1.25870

Abstract

This study aims to examine the phenomenon of the Ratib Tolak Bala ritual in the Naqayabandiyah Khalidiyah Tariqah in Besilam Village, Babussalam, Langkat, North Sumatra. This research is a field study with a qualitative descriptive method. The research subjects include community leaders, traditional figures, and religious figures. Data collection was done directly from primary sources through observation and interviews. The results show that the Ratib Tolak Bala ritual is a series of dhikr activities performed by a group of people after the Isha prayer, usually at night, collectively along the roads of Besilam Village. Its purpose is to repel and reject disasters and threats, solely as a form of seeking protection and safety from Allah SWT. The Ratib Tolak Bala ritual has three elements of value: cultural preservation, spiritual value, and social cohesion.