Claim Missing Document
Check
Articles

CURRICULUM ANALYSIS OF THE INTEGRATED ISLAMIC SCHOOL NETWORK (JSIT) AT AL-FITYAN SCHOOL MEDAN ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL Wahyu Hidayat; Sugiharto Sugiharto; Wildansyah Lubis
Sensei International Journal of Education and Linguistic Vol. 1 No. 1 (2021): Sensei International Journal of Education and Linguistics
Publisher : SENSEI RESEARCH CENTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53768/sijel.v1i1.10

Abstract

This study aims to determine the standards of the JSIT curriculum implemented in SDIT Al-Fityan School Medan, especially in the Graduate Competency Standards (SKL), coaching standards, and cooperation standards. These educational standards are the superior standards used in Integrated Islam-based (IT) schools which are commonly called IT schools with the central and regional administrations of JSIT (Integrated Islamic School Network), all IT-based schools are of course Islamic and Islamic based so that they are created. JSIT container for each region to develop and add the character of Islamic education, especially to the JSIT curriculum. This type of research uses qualitative research, namely descriptive analysis, in which this research uses research that is full of theory and expert analysis. The data analyzed were the results of interviews, observations, and documents using photo evidence. The data analysis stage was carried out, namely data reduction, data presentation, conclusion, and data verification. The results showed that the implementation of educational standards, especially in graduate competency standards, coaching standards, and cooperation standards adopted by SDIT Al-Fityan School Medan. On the standard of graduate competence, SDIT Al-Fityan School Medan emphasized that students who have finished from the school must be able to call to prayer, iqomah (for male students), night prayer (Qiyamul Lail), fardhu prayer, sunnah prayer, can distinguish between which is good and which is bad, not afraid of spirits, the target of memorizing 10-15 Juz Al-Qur'an is completed from SDIT Al-Fityan School Medan.
Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Kewirausahaan Sekolah Menengah Kejuruan Terintegrasi Soft Skills Berbasis Competency Based Training Rosnida Yahya; Wildansyah Lubis
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 1 (2024): Artikel Riset Maret 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i1.3367

Abstract

Pendidikan kewirausahaan saat ini mengalami distorsi pada tingkat perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, sehingga belum terdapat kesepakatan antara para ahli pendidikan kewirausahaan tentang pendekatan terbaik dalam pembelajaran dan pengajaran kewirausahaan guna meningkatkan intensi dan sikap siswa yang rendah terhadap soft skills kewirausahaan, terutama dalam membuka rintisan usaha. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif (data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification) dan kuantitatif (analisis deskriptif statistik dan uji t data berpasangan) guna menguji perbedaaan sikap dan minat kewirausahaan siswa sebelum dan sesudah. Hasil penelitian menunjukkan uji t pada aspek sikap kewirausahaan, didapatkan nilai t hitung sebesar -10,267. Hasil uji t pada aspek minat kewirausahaan didapatkan nilai t hitung sebesar -16,527, maka t tabel< t hitung. Jadi, untuk kedua aspek H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan antara sikap dan minat kewirausahaan sebelum dan sesudah pengembangan model.
Implementasi Percepatan Kebijakan Dan Mutu Pendidikan (Penerapan Delapan Standar Pendidikan Nasional di SMK Penerbangan Angkasa Nasional (SPAN) Medan) Dody Arisandi; Wildansyah Lubis
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.3828

Abstract

Standar mutu pendidikan ditetapkan dalam suatu standardisasi nasional yang dikenal dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 yang diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 57 Tahun 2021. Sejauh mana implementasi kebijakan dan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan Penerbangan Nasional (SPAN) Medan telah mencapai standar pendidikan nasional. Subyek penelitian dipilih secara purposif dengan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data dengan cara; wawancara, observasi, dan dokumentasi. Standar isi kerangka kurikulum 2013 dijadikan acuan dalam penyusunannya dan telah dikolaborasikan dengan beberapa koordinator keluarga dan koordinator tingkat. Standar Proses dan Manajemen, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Pembiayaan, serta Standar Penilaian telah tercapai. Sekolah harus memperbaiki SOP (Standar Operasional Prosedur) pada setiap proses standar pendidikan khususnya standar kompetensi lulusan
Standar Proses Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pada Tingkat SMP Di Kota Medan Hantono; Wildansyah Lubis
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.3829

Abstract

Beberapa hal yang perlu digaris bawahi tentang standard proses adalah Pertama, Standar proses pendidikan adalah standard nasional pendidikan, yang berarti standar proses pendidikan yag dimaksud berlaku untuk setiap lembaga pendidikan formal pada jenjang pendidikan tertentu dimanapun pendidikan lembaga itu berada secara nasional. Kedua, Standar proses berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran, yang berarti dalam standar proses pendidikan berisi tentang bagaimana seharusnya pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, standar proses pendidikan dimaksudkan dapat dijadikan pedoman bagi guru dalam pengelolaan pembelajaran. Ketiga, standar proses pendidikan diarahkan untuk mencapai standard kompetensi lulusan. Dengan demikian, standard kompetensi lulusan merupakan sumber atau rujukan utama dalam menentukan standar proses pendidikan. Komponen dalam standar proses terdiri dari perencanaan proses pembelajaran yang meliputi Silabus dan RPP, pelaksanaan proses pembelajaran meliputi persyaratan proses pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran yang terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran
PENGEMBANGAN E “ MODULE INTERAKTIF BERBASIS WEBSITE 2 APK BUILDER DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PEMBAGIAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD Sabela Amelia; Elvi Mailani; Wildansyah Lubis; Nurmayani Nurmayani; Putra Afriadi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 3: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i3.57842

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan E Module interaktif berbasis website 2 Apk builder yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4- D yang terdiri dari 4 tahapan yakni design, define, development dan disseminate. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas IV. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif dengan metode pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, skala validasi dan tes. Hasil penelitian memperoleh persentase skor materi 92% (Sangat Layak), dan memperoleh persentase skor desain dan teknologi 84% (Sangat Layak). Selanjutnya persentase skor kepraktisan 90% (Sangat Praktis) serta memperoleh skor keefektivan dengan nilai rata -rata 58, 81 (Cukup Efektif). Dan setelah menggunakan E Module interaktif berbasis website 2 Apk builder perolehan rata -rata ketuntasan nilai post “ test adalah sebesar 80%. Hasil belajar siswa/i kelas IV SD IT Permata Firdaus mengalami peningkatan dan siswa menjadi lebih aktif berpartisipasi dalam proses belajar.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MENURUT TEORI KASTOLAN PADA MATERI PECAHAN DI SD KELAS V T.A 2023/2024 Satrio Halawa; Elvi Mailani; Wildansyah Lubis; Sorta Simanjuntak; Septian Prawijaya
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 8 No. 3: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v8i3.58475

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan kesalahan siswa dalam mengerjakan soal cerita pecahan serta penyebanya berdasarkan Teori Kastolan. Subjek penelitian ini yaitu25siswa kelas V A SDN 104201 Kolam. Instrumen penelitian ini menggunakan 5 butir soal essay. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa melakukan kesalahan konseptual sebesar 39,2%, kesalahan prosedural sebesar 58,4% dan kesalahan teknik sebesar 64%. Adapun kesalahan konseptual  disebabkan oleh ketidakmampuan siswa menyamakan penyebut bilangan pecahan, dan  tidak dapatmengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa. Kesalahan prosedural terjadi karena siswa tidak terbiasa dengan soal cerita. Sedangkan kesalahan teknik disebabkan oleh siswa belum menguasai perkalian dan pembagian serta ketidaktelitian siswa.
Implementasi Pendidikan Idealisme di Perguruan Tinggi Swasta STAI Raudhatul Akmal Batang Kuis Deli Serdang Masyitah Masyitah; Wildansyah Lubis; Yacobus Ndona
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 03 (2024): Research Articles, December 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i03.4888

Abstract

Idealism in education is an approach that emphasizes the holistic development of individual potential, encompassing intellectual, moral, and social aspects. STAI Raudhatul Akmal, as a private institution, envisions producing graduates who are not only academically competent but also possess integrity and the ability to face societal challenges. This study aims to identify and analyze the implementation of idealistic educational principles in the curriculum and learning practices at STAI Raudhatul Akmal. A qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and document analysis. The findings indicate that integrating idealistic values is evident in teaching, where lecturers act as facilitators, encouraging students to think critically and creatively.Additionally, extracurricular activities based on ethical and moral values shape student character. This research recommends enhanced training for lecturers and developing more structured programs to ensure that idealism values can be internalized more effectively. Thus, it is hoped that graduates of STAI Raudhatul Akmal can become positive agents of change in society, which aligns with the goals of idealism education.
EFFECTIVENESS OF PRINCIPAL COMPETENCY MANAGEMENT MODEL BASED ON LESSON STUDY IN IMPROVING THE QUALITY OF ACADEMIC SUPERVISION AND LEARNING IN STATE HIGH SCHOOLS M. Basir. S. Hasibuan; Syawal Gultom; Wildansyah Lubis
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 5 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i5.3293

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of a Lesson Study-Based Principal Competency Management Model in improving the quality of academic supervision and learning in public senior high schools (SMA Negeri) in Langkat Regency. Using a Research and Development (R&D) approach, the model was designed through a series of stages: preliminary study, model development, limited trials, extended trials, and final implementation. The model integrates the core principles of Lesson Study (Plan–Do–See–Act) into the principal's role as an instructional leader. The results showed that the model is valid, practical, and effective. Principals who implemented the model demonstrated increased competence in academic supervision, engaged in reflective discussions with teachers, and supported the improvement of teaching practices. The Lesson Study cycle empowered principals not only as administrators but also as facilitators of professional learning. The model also fostered a collaborative culture among educators and had a positive impact on the quality of classroom instruction. Based on these findings, the model is recommended for broader implementation and policy integration in professional development programs for school leaders.
Meta Analisis Kesulitan Belajar Materi Pecahan Matematika Siswa Kelas 3 SD Putri Mas Intan Silalahi; Shofyani salasa; Demmina Ginting; Indah Mutia; Wildansyah Lubis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.7637

Abstract

This study aims to determine students' difficulties in learning mathematics and the factors that contribute to their difficulties. This study used a qualitative approach with a descriptive qualitative research method intended to describe students' difficulties in learning mathematics. The subjects were ten third-grade students at an elementary school in Medan City. The results indicate that the difficulties experienced by students tend to be conceptual difficulties, where students do not fully understand the concept of fractions, have difficulty determining the numerator and denominator, write fractions in reverse, and have difficulty distinguishing between the symbols greater than (>) and less than (<). Factors contributing to students' difficulties in learning mathematics include low student attitudes and interest, a dislike of mathematics, which leads to students not paying attention to the teacher during mathematics lessons, resulting in a lack of enthusiasm for mathematics.  
EFEKTIVITAS PENERAPAN STANDAR PROSES PENDIDIKAN DALAM MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SD SWASTA TIARA: EFEKTIVITAS PENERAPAN STANDAR PROSES PENDIDIKAN DALAM MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SD SWASTA TIARA Ibnatun salis; Ivo Ardila; Fransiska Mariance Nainggolan; Al Hilal Hamdi Rambe; Wildansyah Lubis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36684

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini meliputi praktik pembelajaran masih didominasi pendekatan konvensional. Pendekatan pasif ini belum memenuhi tuntutan Standar Proses yang mewajibkan pembelajaran aktif, kontekstual, dan student-centered. Hal ini menandakan perlunya perbaikan dalam model pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan yaitu untuk a) mengetahui implementasi Standar Proses pada tahap perencanaan dan pelaksanaan model Model Problem Based Learning (PBL) dan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT), b) perbedaan efektivitas antara Model Problem Based Learning dan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar kognitif IPAS siswa kelas V SD Swasta Tiara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V (N=50), dibagi menjadi kelas eksperimen 1 (Problem Based Learning) dan kelas eksperimen 2 (Kooperatif Tipe Teams Games Tournament), yang diukur menggunakan pretest dan posttest pada materi rantai makanan. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar pilihan ganda sebanyak 25 soal. Data dianalisis menggunakan Uji Prasyarat (Normalitas dan Homogenitas) dan Uji Hipotesis t-test, serta perhitungan N-Gain untuk melihat efektivitas peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Standar Proses telah terpenuhi, dengan guru berhasil mengintegrasikan sintaks model dalam pembelajaran. Hasil perbandingan efektivitas peningkatan hasil belajar (N-Gain) menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan. Kelompok PBL mencapai rata-rata N-Gain 75,54% (Kategori Cukup Efektif), sementara kelompok Kooperatif Tipe Teams Games Tournament hanya mencapai 31,19% (Kategori Tidak Efektif). Disimpulkan bahwa Model PBL terbukti jauh lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman kognitif IPAS dibandingkan Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament dalam konteks pembelajaran ini.
Co-Authors A. Asmin Abdurahman Adisaputera Adinda Carolita Br Sinulingga Agnes Clarissa Panjaitan Agung Wibowo Al Hilal Hamdi Rambe Anggun Agia Arditha Anggun Arditha Apiek Gandamana Arif Rahman Asmin Asmin Beta Glorima Nainggolan Citra Kharisma Silitonga Daulat Saragi Dede Ruslan Demmina Ginting Dewi Nurhasanah Nasution Dewi Puspita Rianti Dian Armanto Dina Harmila Doddy Feliks P. Ambarita Dody Arisandi Dody Feliks Pandimun Ambarita Domi Yanti Sinaga Edizal Hatmi Eka Daryanto ELVI MAILANI Erlinda Simanungkalit Eva Betty Simanjuntak Evi Ariyanti Marlina Sihombing Fahrur Rozi Faisal Faisal Fajar Solidman Larosa Fajar Solidman Larosa Febrian Dolinta Ginting Fransiska Mariance Nainggolan Gaffar Hafiz Sagala Godlin Hutauruk HADIAN FIRMAN SYAHREZA Halimatusakdiah Halimatussakdiah Hanna Putri Syahkira Hantono Husna Parluhutan Ibnatun Salis Ibrahim Gultom Ika Damayanti Nasution Imelda Free Unita Manurung Indah Mutia Indah Novita Ines Oktarita Sihite Irsan Irsan Irsan Irsan Rangkuti Ivo Ardila Joya Situmorang Jubaidah Hasibuan Khairul Usman Lainatussifa Lala Jelita LALA JELITA ANANDA Latifah Utami Siregar LAURENSIA MASRI PERANGINANGIN Laurensia Perangin-angin Lidia Malau Lidia Simanihuruk M. Basir. S. Hasibuan Masyitah Masyitah Melinna Harefa Muhammad Bukhori Dalimunthe Muhammad Ridha Habibi Z Naeklan Simbolon Nanda Amalia Batubara Natalia Silalahi Natasya Sihombing Nathanael Sitanggang Ngatmini, Mrs Nurhairani Nurhudayah Manjani Nurkhairani Nurkhairani Nurmayan Nurmayan NURMAYANI NURMAYANI Osberth Sinaga Parlaungan Lubis Priska Nurlia Br Simanungkalit Putra Afriadi Putra Afriadi Putri Eka Nur Rahmadona Hsb Putri Mas Intan Silalahi Rahmadani Raisyah Aulia Nabila Lubis Raisyah Aulia Nabila Lubis Rani Adillah Rati Ramalia Napitupulu Regita Cahyani Reh Bungana Boru Perangin-angin Reh Bungana Br. Perangin-angin Restu Restu Rimma T Purba Risma Sitohang Robenhart Tamba Rosmala Dewi Rosnida Yahya Ruspiana Hutagaol Sabela Amelia Sarah Azura Lubis Satrio Halawa SEMBIRING, MASTA MARSELINA Septia Putri Hartanti Septian Prawijaya Septian Prawijaya Shofyani Salasa SIDIK SIREGAR, FAJAR Siti Fatimah Sorta Simanjuntak Sri Pebriani Saragih Sri Wahyuni Siregar Sriadhi Sriadhi Sugiharto Sugiharto Susanna Br. Ginting Syafrida Rahmi Syahrial Syahrial Syahrial Syawal Gultom Tambunan, Husna Parluhutan Tiarnita Maria Sarjani Br. Siregar Tiarnita Siregar Triayuni Triayuni Try Wahyu Purnomo Vizulastri Saragih Wahyu Hidayat Waliyul Maulana Siregar Winara Winara Yacobus Ndona Yeanny Suryadi Yuniarto Mudjisusatyo Yusra Nasution Zainuddi Zainuddi Zainuddin M Zulaikha Rivera Nasution Zuraida Lubis