Articles
ESKALASI BUDAYA MENULIS FIKSI PADA ANAK USIA 7-11 TAHUN
Chris Setiawan Adi Putra;
Aninditya Sri Nugraheni
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2020): JURNAL KREDO VOLUME 4 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/kredo.v4i1.4872
Tujuan penelitian ini untuk menggalakkan budaya menulis seseorang sejak berada di sekolah dasar usia 7-11 tahun, sehingga ketika seseorang itu menempuh dunia pendidikan di Perguruan Tinggi ia telah memiliki keterampilan dalam hal tulis-menulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif deskriptif yang disusun dengan sebuah narasi berdasarkan data-data yang telah diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan. Selain itu, observasi juga menjadi sebuah metode penelitian dalam mengamati perilaku mahasiswa dalam mengungkapkan gagasan melalui tulisan yang sangat kontras jika dibandingkan dengan kemampuan berbicaranya. Data-data dalam penelitian ini diperoleh dengan memanfaatkan kuisioner yang telah diisi oleh mahasiswa tentang pentingnya budaya menulis fiksi sejak berada dalam sekolah dasar. Hasil penelitian berupa argumen mahasiswa tentang pentingnya pengenalan budaya menulis sejak sekolah dasar yang telah dikenalkan karangan pengalaman pribadi bertajuk fiksi. Penelitian ini mengungkap bahwa kesulitan-kesulitan yang dialami oleh mahasiswa dalam menulis masih banyak ditemukan, hal itu terjadi karena minimnya frekuensi membaca dan anggapan bahwa menulis itu sulit diterapkan sehingga mereka banyak yang memilih berbicara langsung dari pada menulis. Kata kunci: Eskalasi, menulis, fiksi, sekolah dasar.
KORELASI ANALISIS WACANA KRITIS DENGAN KARANGAN BEBAS SISWA KELAS IV MIN 2 SLEMAN YOGYAKARTA
Rizki Maulinisa;
Aninditya Sri Nugraheni
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 3, No 2 (2020): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Pendidikan Islam (STPI) Bina Insan Mulia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36768/abdau.v3i2.73
Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara Analisis Wacana Kritis dengan Karangan Bebas Siswa Kelas IV MIN 2 Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Peneliti melakukan penyebaran angket pada seluruh siswa kelas 4 sebab papulasi dikelas tersebut tidak mencapai 100 siswa, sehingga peneliti memilih seluruh siswa menjadi sampel dalam penelitian ini. Oleh sebab itu, populasi dalam penelitian ini juga menjadi sampel penelitian untuk mengumpulkan data kuantitatif. Hasil analisis korelasi sederhana didapat korelasi antara Analisis Wacana Kritis dengan Keterampilan Menulis Karangan Bebas adalah 0,295. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang cukup kuat antara Analisis Wacana Kritis dengan Keterampilan Menulis Karangan. Sedangkan arah hubungan adalah positif karena nilai r positif, berarti semakin tinggi Analisis Wacana Kritis maka semakin meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan peserta didik.
PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUANTUM di KELAS 5 MIN 6 PIDIE
T Nurullah;
Aninditya Sri Nugraheni
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 5, No. 2, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35931/am.v5i2.500
Pembelajaran membaca teks drama sangat penting diajarkan di madrasah Karena dapat meningkatkan kemampuan berbahasa, gaya, notasi siswa pada saat bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penggunaan metode quantum pada saat pembelajaran membaca teks drama dikelas 5 MIN 6 Pidie pada semester II tahun pembelajaran 2020/2021. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif dan prosedur pada penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Data yang diperoleh dari penelitian ini merupakan proses pembelajaran membaca teks drama menggunakan metode quantum mengalami meningkat dengan hasil yang dicapai pada siklus I pada Jumat 8 Januari 2021 yaitu dengan nilai rata-rata 74.2 yang diikuti oleh 20 siswa yang hadir 83.33%, sedangkan pada siklus II pada Senin 12 Januari 2021 meningkat dengan nilai rata-rata menjadi 76.17 yang diikuti oleh 23 siswa yang hadir 95.83%. Adapun siswa yang tidak hadir pada siklus I sebanyak 4 dengan presentase 16.66 sedangkan siswa yang tidak hadir pada siklus ke II sebanyak 1 siswa dengan presentase 4.16%, Dengan demikian penelitian menggunakan metode quantum sangat penting dalam pembelajaran ini karena dapat meningkatkan pembelajaran siswa
Analisis Kemampuan Baca Tulis Melalui Media Pembelajaran Cerita Rakyat pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Sofia Nurul Aini;
Aninditya Sri Nugraheni
Deiksis Vol 13, No 2 (2021): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.716 KB)
|
DOI: 10.30998/deiksis.v13i2.6485
Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah kemampuan baca tulis melalui media pembelajaran cerita rakyat pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Hal ini dilandasi oleh masih rendahnya kemampuan membaca dan menulis pada anak Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif analisis deskriptif yang bermaksud guna mengumpulkan informasi tentang kemampuan baca tulis melalui media pembelajaran cerita rakyat pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar yang sedang mengadakan program belajar dari rumah karena adanya wabah virus corona (Covid-19) dengan sampel 2 orang. Pengolahan data hasil penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif guna mendeskripsikan kemampuan baca tulis siswa kelas IV Sekolah Dasar. Teknik pengambilan sampel ini peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas IV Sekolah Dasar secara umum sudah mempunyai kemampuan baca dan tulis yang baik. Penggunaan media cerita rakyat menjadi salah satu media untuk kegiatan belajar mengajar pilihan yang dapat digunakan guna melihat kemampuan membaca dan menulis pada siswa. Kata kunci: Kemampuan Baca Tulis, Media Pembelajaran, Cerita Rakyat
Synthactic Study of Verba Phrases in The Novel Princess Izatunnuha by Salma Izatunnuha
Puja Ayu Asy’ari;
Aninditya Sri Nugraheni
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2020): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 4 Nomor 2, Desember
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/AKSIS.040204
The research "Analysis of Verbal Phrases in Princess Sayaka's novel by Salma Izatunnuha in terms of Syntactic Studies" is motivated because today many novels are written not only from adults, even children and adolescents have dared to express their ideas and creativity in a work, especially works contained in the KKPK (Small-Owned Work) published by DAR! Mizan Where KKPK is a place to put the works of the nation's children to be published in writing, both in the form of novels or short stories. Because the novels or other works contained in the KKPK (Small-Owned Works), are specialized containers for children and adolescents aged 7-12 years, the sentences used pay attention to the sentence patterns that can be understood by their circles. This study aims to analyze the verb phrases found in the 12-year-old Prinsess Sayaka Novel by Salma Izatunnuha. This research belongs to a descriptive qualitative research. Where the data used in this study in the form of a set of words that form a verb phrase in Novel Princess Sayaka. The process of collecting data is by reading, marking and taking notes. The results of this study are that there are several verb phrases in the novel Princess Sayaka, the form of the phrase used is also a word that is often found in everyday life. Based on the results of research conducted along with the discussion, the conclusion is the verb phrase is a phrase in which the central element is a verb or verb. Verbal phrases have 3 types, namely: modification verb phrases, coordinative verb phrases, and apositive verb phrases. Of these three types of verb phrases, in Princess Sayaka's novel there are only modificative and coordinative verb phrases.
ANALISIS PENERAPAN REDUPLIKASI PADA NOVEL GIA THE DIARY OF A LITTLE ANGLE KARYA IRMA IRAWATI
Haninah Mabsuthoh;
Aninditya Sri Nugraheni
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 4, No 2 (2020): JURNAL LITERASI OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (43.599 KB)
|
DOI: 10.25157/literasi.v4i2.3569
Banyak orang yang belum memahami betul tentang kata ulang atau reduplikasi, karena adanya kekeliruan ketika membedakan kata ulang tersebut. Apakah kata ulang tersebut termasuk reduplikasi atau kata dasar yang mengalami pengulangan saja. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kata ulang yang diterapkan dalam novel Gia The Diary of A Little Angle karya Irma Irawati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis reduplikasi yang diterapkan dalam novel Gia The Diary of A Little Angle karya Irma Irawati adalah kata ulang seluruh, kata ulang sebagian, kata ulang berimbuhan, kata ulang berubah bunyi, dan kata ulang semu. Ditemukan sebanyak 47 kata ulang seluruh, 17 kata ulang sebagian, 5 kata ulang berimbuhan, 1 kata ulang berubah bunyi, dan 4 kata ulang semu.
INTERFERENSI BAHASA JAWA TERHADAP BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN DESKRIPSI SISWA SD PADA TEMA MORFOLOGI
Ayu Kusumayanti Pramono;
Aninditya Sri Nugraheni
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 4, No 2 (2020): JURNAL LITERASI OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Galuh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.427 KB)
|
DOI: 10.25157/literasi.v4i2.3552
Pada saat ini, agar sesuatu berjalan dengan baik tentu saja sangat dibutuhkan komunikasi yang baik antarmanusia, hal itu mengakibatkan Bahasa sangatlah penting bagi manusia. Namun, kesalahan dalam berbahasa sering terjadi pada seseorang yang tinggal di daerah dengan pengaruh lingkungan tempat tinggal yang menguasai dua bahasa atau lebih. Karena itulah, diperlukannya analisis terhadap kesalahan tersebut.
EDUCATION PSYCHOLOGICAL UNDERSTANDING ON MADRASAH IBTIDAIYAH EDUCATORS IN BANTUL
Aninditya Sri Nugraheni;
sugiharto sugiharto
Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/skijier.2017.2017.11-08
Education world cannot be separated from psychology of education. Scholarly relevant to psychology of education is crucial to be understood by each educator. However, seeing the existing phenomena, there are many educators who lack of comprehension on it. The researcher finds discrepancy between the educator’s action and the existing psychological theory. Learners deserve and have to obtain skill and science which are appropriate with their age. Therefore, the researcher conduct a research towards educators on the understanding in psychology of education concerning reading and writing skill for learners in Primary School/MI age. Based on the research conducted by the researcher, data which is obtained by four private MIs by using interview towards 25 educators who are scholars, it can be drawn a conclusion that most of them have not comprehended the skill which is appropriate with Primary School/MI learners of 1st grade. For instance, they agree to carry out reading and writing test as the requirement to register the Primary School/MI which is 70%. It is discussed in Act Number 20 Year 2003 on National Education System. On Paragraph 3 of Article 69, it is mentioned that Learners Admissions of 1st grade of Primary School/MI or other equal school is not based on the result of reading, writing, calculating and other types of test. Furthermore, concerning learners’ readng and writting skill of certain age, 75% of them answer in the end of childhood period, 20% of them answer in the beginning of 1st grade and the others, which is 5% of them answer in the beginning of 1st grade or ahead of the second grade. 5% of them asnwer on the period between the first and second grade. It indicates the need of government’s socialization associated with psychology of education towards educators.
Use of the Digital Report Application for Raudhatul Athfal (ARDIRA) in Evaluating Child Growth and Development
Ruliana Fajriati;
Aninditya Sri Nugraheni
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/kjiece.v4i1.12260
In this digital era, teachers must be able to keep up with the flow of technological developments that are so fast, because technology is a necessity that we cannot avoid. For this reason, the Ministry of Religion through the Directorate General of Islamic Education launched a Digital Report Application for Raudhatul Athfal which was later shortened to ARDIRA to make it easier for teachers to manage evaluations of children's growth and development. This study aims to determine the use of the ARDIRA application in evaluating children's growth and development, using descriptive qualitative research methods. The results of this study indicate that the use of the ARDIRA application in evaluating the growth and development of children in RA Ummi Zainab has been carried out well by the guidelines for the use of the ARDIRA application although there are still some obstacles and shortcomings in its implementation.Keyword : ARDIRA, Evaluation, Growth and Development
ANALISIS KESESUAIAN KOSA KATA CERITA KELINCI DAN KURA-KURA MENURUT TEORI KETERBACAAN GRAFIK FRY
Zain Nur Khusnaini;
Aninditya Sri Nugraheni
Pena Literasi Vol 3, No 2 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/pl.3.2.124-132
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: yang pertama, pembaca tahu tingkat keterbacaan dari cerita “Kelinci dan Kura-Kura”. Kedua, para orang dewasa, orang tua, atau guru dapat memberikan bahan bacaan anak sesuai dengan tingkatkannya masing-masing. Ketiga, agar para pembaca juga dapat mencoba perhitungan tingkat keterbacaan Grafik Fry. Penelitian ini dilatar belakangi masih adanya cerita-cerita anak yang tingkat keterbacaannya terlalu tinggi untuk anak-anak pahami. Fokus dari penelitian ini adalah jumlah kosa kata dan kalimat dalam penyusunan sebuah wacana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Objek dari penenlitian ini adalah cerita anak fable yang cukup populer yaitu “Kelinci dan Kura-Kura”. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teori formula Grafik Fry untuk perhitungan tingkat keterbacaan wacana pada cerita “Kelinci dan Kura-Kura”. Hasil dari perhitungan Grafik Fry menujukan bahwa keterbacaan cerita “Kelinci dan Kura-Kura” berada di titik 5. Yang berarti bahwa cerita anak fable “Kelinci dan Kura-Kura” adalah bacaan yang sesuai untuk pelajar kelas 4, 5, dan 6 sekolah dasar.Kata kunci: Keterbacaan, Wacana, Grafik Fry.