Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Musamus Journal of Public Administration

Konsep dan Penerapan Budaya Kerja BerAKHLAK pada Pelayanan Sektor Pubik di Indonesia Ismail Nurdin; Nadrah Izahari; Muhammad Tanzil Aziz Rahimallah
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Public Administration, Vol 6. 1. October 2023
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i1.5301

Abstract

Sikap dan perilaku yang dijunjukkan oleh pemerintah dalam hal ini pegawai pemerintah merupakan cerminan budaya kerja pegawai. Oleh karena itu pemahaman terhadap budaya kerja yang kuat merupakan salah satu unsur yang mampu membantu pegawai dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan konsep, kedudukan hukum, penerapan dan evaluasi penerapan budaya kerja di Indonesia. Metode yang digunakan adalah systematic literatur review dengan merujuk pada berbagai hasil penelitian baik itu yang berasal dari jurnal dan dokumen-dokumen karya ilmiah lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya kerja di Indonesia termanifestasikan dalam peraturan perundang-undangan mulai dari UUD 1945 sebagai konstitusi, Undang-Undang No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan yang paling akhir adalah Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding ASN. Core Values ASN yaitu BerAKHLAK (BerAKHLAK adalah Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sedangkan employer branding yaitu "Bangga Melayani Bangsa". Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa budaya kerja secara tekstual disimpulkan sebagai integritas dan profesionalisme, yaitu konsisten dalam kata dan perbuatan serta ahli dalam bidangnya. Ketepatan dan kecepatan, yaitu adanya kepastian waktu, kuantitas, kualitas dan finasial yang dibutuhkan. Prinsip yang harus dijadikan sebagai pedoman adalah semakin cepat semakin baik. Prinsip pelayanan yang harus dikembangkan dalam suatu institusi adalah pelayanan prima yang berbasis kecepatan dan ketepatan. Kebersamaan dan dinamika kelompok, yaitu mendorong agar cara kerjanya tidak bersifast individual dan pusat kekuasaan tidak pada satu tangan. Rasionalitas dan kecerdasan emosi, yaitu keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan emosional. Dalam pelaksanaannya penguatan nilai-nilai budaya kerja di Indonesia belum maksimal dan masih hanya sebatas branding dan simbol namun belum memberikan dampak pada peningkatan kualitas pelayanan dan bebas korupsi di Indonesia
Efektifiktas Penilaian Kinerja Pegawai Sektor Publik di Indonesia Ismail Nurdin; Fesal Musaad; Yunita Mustika Putri; Dyan Airlangga
Musamus Journal of Public Administration Vol 6 No 1 (2023): Musamus Journal of Public Administration, Vol 6. 1. October 2023
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v6i1.5324

Abstract

Penilaian kinerja pegawai di sektor publik adalah elemen penting dalam pengelolaan sumber daya manusia. Tujuannya adalah mengukur pencapaian target kerja dan memberikan umpan balik konstruktif untuk meningkatkan kinerja individu dan organisasi. Namun, penilaian kinerja di sektor publik memiliki tantangan pengukuran objektif dan bias penilai. Untuk mengatasi ini, diperlukan perencanaan yang matang, kolaborasi, kompetensi penilai, dan penggunaan instrumen yang tepat. Dasar hukum yang relevan meliputi undang-undang dan peraturan pemerintah. Metodologi Literature Review digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis literatur yang relevan dalam penelitian ini. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam konteks penilaian kinerja pegawai di sektor publik, terdapat beberapa masalah yang sering dihadapi, antara lain subjektivitas dan bias penilai, ketidakjelasan standar dan kriteria penilaian, pengukuran kinerja yang tidak memadai, kurangnya umpan balik dan pembinaan, serta kurangnya keterlibatan dan kepuasan pegawai. Berdasarkan analisis temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa masalah yang paling mendekati teori adalah kurangnya umpan balik dan pembinaan. Temuan menunjukkan bahwa umpan balik yang konstruktif dan pembinaan yang efektif sangat penting dalam penilaian kinerja pegawai di sektor publik. Masalah ini memiliki kesesuaian tertinggi dengan temuan dalam tinjauan pustaka.
Co-Authors A.M.H. Marasabessy Abdal Abdal Achmad, Mansyur Afriati Afriati Agus Fatoni Altius Yosias Thesia Amelia Shafa Ath Thaariq Andaryadi, Sandi Aniklambas, Henny Paulina Basir, Hestiwati Bustamin Bustamin Candra, Edi Daud Napasau Dini Adhania Djogeh Harmana Djohermansyah Djohan Dolfinus Ayomi Dudi Mi’raz Imaduddin Dyan Airlangga Eka Ratna Amelia Ela Lesmanawaty Wargadinata Erliani, Lia Ermaya Suradinata Ermaya Suradinata Esau Ganda, Joune James Etin Indrayani Febri Yanto, Febri Fesal Musaad Galeria, Beta Hadi Prabowo Hadi Prabowo Hadi Prabowo Hawary Annisa Ika Sartika Ilham, Muh Indriasari, Ratna irfan setiawan Jona Bungaran Basuki Sinaga Jumino, Tri Kisowo Kusuwo Komarudin, Dedi Kurniawati, Layla Kusworo Kusworo Lukitasari.WA, Widia Novita Lukman, Sampara Margaretha Rumbekwan Marinus Moy Yumai Maryani, Dedeh Megawati Cindy Rorimpandey Moh. Dulkiah Muchlis Hamdi Muchlis Hamdi Muhammad Tanzil Aziz Rahimallah Muhsin, Isna mutmainah, iin Mu’minah, Sulton Nadrah Izahari Nicken Paramega Lestari Nugraha, R. Eka Nur Handayani Nurfadilla, Yunita Nurliah Nurdin Pamungkas, Raka Pandawa, Helmi Puji Hastuti Purwanto Edi, Abdul Ghoni putri, spadini Rahmawati Sururama Rauzatul Ulfah Ristika Yulianti Gredenggo Rizki Amalia Rizki Kurniawan, Rizki Salam, Abd Samsudin Samsudin Sandi, Muhammad Topan Saputra, Danu Yanuar Sari, Wiwi Diana SAVITRI, Evi Sidiq, Fathir Fajar Sri Hartati SUGITO sumampouw, sefferson Supriatna, Encup Suri, Supian Sutiyo Sutiyo Tama, Tomas Aditia Tjahya Supriatna UTAMI, YUANITA Wihana, Dadang Yudi Rusfiana Yunita Mustika Putri