Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sosiohumaniora

NEW VALUE WITHIN OLD STRUCTURE: THE CREATION OF ORGANIZATIONAL CULTURE OF NAGARI IN INDONESIAN DECENTRALIZATION ERA Ismail Nurdin
Sosiohumaniora Vol 19, No 2 (2017): SOSIOHUMANIORA, JULI 2017
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.499 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v19i2.11398

Abstract

Semenjak pelaksanaan kebijakan desentralisasi pada tahun 2001, struktur dan tata kelola pemerintahan Nagari telah mengalami perubahan yang cukup mendasar. Nagari telah menjadi arena dimana prinsip–prinsip tata kelola organisasi modern mencoba diterapkan pada struktur adat masyarakat Minangkabau, dengan tujuan untuk menciptakan budaya organisasi pemerintahan yang mendukung demokratisasi dan pemberdayaan masyarakat. Studi ini berupaya menganalisa  proses pembentukan budaya organisasi pemerintahan Nagari, dengan menggarisbawahi pada upaya menerapkan prinsip-prinsip manajemen organisasi modern pada struktur pemerintahan Nagari. Melalui studi kasus di Nagari Koto Tinggi Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, ditemukan bahwa proses pembentukan budaya organisasi pemerintahan telah dilakukan dengan mensinergikan peran lembaga adat, lembaga perwakilan masyarakat dan lembaga eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan Nagari. Studi ini menemukan bahwa tidak semua tradisi bisa diakomodasi dalam mekanisme pemerintahan dan terinternalisasi dalam budaya organisasi. Dinamika interaksi antara lembaga adat, lembaga perwakilan dan lembaga eksekutif berlangsung sangat dinamis. Dalam proses transformasi yang belum sepenuhnya stabil, upaya untuk membentuk budaya organisasi pemerintahan sangat tergantung kepada kapasitas kepemimpinan lokal yang akomodatif dalam mengelola perubahan. Studi ini merekomendasikan pemerintah daerah untuk memberikan pendampingan dan peningkatan kapasitas bagi para Wali Nagari. 
KEBIJAKANAKEAMANANAPANGANAINDONESIA: ANALISIS KEBIJAKAN IMPOR SAPI DANaDAGING SAPI DARI AUSTRALIA PERIODE 2013-2017 Abdal Abdal; Ismail Nurdin
Sosiohumaniora Vol 22, No 1 (2020): SOSIOHUMANIORA, MARCH 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3207.539 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v22i1.23975

Abstract

Terjaminnya kebutuhan pangan dalam negeri merupakan kewajiban pemerintah yang diamanatkan oleh konstitusi. Oleh karena itu, jika pasokan pangan domestik tidak mampu mencukupi kebutuhan pangan nasional, maka langkah yang dapat ditempuh oleh pemerintah adalah melakukan kebijakan impor pangan, salah satunya impor sapi dan daging sapi dari Australia. Riset ini diarahkan untuk melakukan kajian terhadap kebijakan keamanan pangan Indonesia. Kebijakan ini khususnya terkait dengan impor sapi dan daging sapi dari Australia pada periode 2013-2017. Pendekatan kualitatif dan pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi dipilih untuk riset ini. Kebijakan impor sapi dan daging sapi dari Australia bertujuan untuk menjamin terpenuhinya tiga variabel keamanan pangan di Indonesia, yaitu ketersediaan pangan; keterjangkauan akses pangan; keterjangkauan harga; dan juga aspek politik.
BUDAYA ORGANISASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KOTA BANDUNG Ismail Nurdin
Sosiohumaniora Vol 16, No 3 (2014): SOSIOHUMANIORA, NOPEMBER 2014
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.32 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v16i3.5761

Abstract

Budaya organisasi merupakan determinan utama dalam efektivitas pelaksanaan tugas satuan polisipamong praja Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) isi budaya, 2) kemampuan adaptasilingkungan eksternal dan 3) keutuhan internal budaya organisasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakanmetode deskriptif-kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan dengan teknik wawancara, observasi dan telaahdokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi belum kondusif karena belum mampumelakukan adaptasi terhadap perubahan lingkungan eksternal, seperti : belum dikembangkannya secara adaptifrumusan visi dan misi, tujuan organisasi, strategi organisasi, sarana prasarana, pengembangan pengukuran kinerjadan perbaikan kelembagaan. Belum efektifnya keutuhan integrasi internalnya, seperti : penguatan kebersamaandan konsensus anggota, hubungan antar anggota, mekanisme penghargaan dan hukuman.
Co-Authors A.M.H. Marasabessy Abdal Abdal Achmad, Mansyur Afriati Afriati Agus Fatoni Altius Yosias Thesia Amelia Shafa Ath Thaariq Andaryadi, Sandi Aniklambas, Henny Paulina Basir, Hestiwati Bustamin Bustamin Candra, Edi Daud Napasau Dini Adhania Djogeh Harmana Djohermansyah Djohan Dolfinus Ayomi Dudi Mi’raz Imaduddin Dyan Airlangga Eka Ratna Amelia Ela Lesmanawaty Wargadinata Erliani, Lia Ermaya Suradinata Ermaya Suradinata Esau Ganda, Joune James Etin Indrayani Febri Yanto, Febri Fesal Musaad Galeria, Beta Hadi Prabowo Hadi Prabowo Hadi Prabowo Hawary Annisa Ika Sartika Ilham, Muh Indriasari, Ratna irfan setiawan Jona Bungaran Basuki Sinaga Jumino, Tri Kisowo Kusuwo Komarudin, Dedi Kurniawati, Layla Kusworo Kusworo Lukitasari.WA, Widia Novita Lukman, Sampara Margaretha Rumbekwan Marinus Moy Yumai Maryani, Dedeh Megawati Cindy Rorimpandey Moh. Dulkiah Muchlis Hamdi Muchlis Hamdi Muhammad Tanzil Aziz Rahimallah Muhsin, Isna mutmainah, iin Mu’minah, Sulton Nadrah Izahari Nicken Paramega Lestari Nugraha, R. Eka Nur Handayani Nurfadilla, Yunita Nurliah Nurdin Pamungkas, Raka Pandawa, Helmi Puji Hastuti Purwanto Edi, Abdul Ghoni putri, spadini Rahmawati Sururama Rauzatul Ulfah Ristika Yulianti Gredenggo Rizki Amalia Rizki Kurniawan, Rizki Salam, Abd Samsudin Samsudin Sandi, Muhammad Topan Saputra, Danu Yanuar Sari, Wiwi Diana SAVITRI, Evi Sidiq, Fathir Fajar Sri Hartati SUGITO sumampouw, sefferson Supriatna, Encup Suri, Supian Sutiyo Sutiyo Tama, Tomas Aditia Tjahya Supriatna UTAMI, YUANITA Wihana, Dadang Yudi Rusfiana Yunita Mustika Putri