Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS INDUSTRI JASA BIMBINGAN BELAJAR DENGAN METODE ANALISIS SWOT Nurhayati, Ai
Jurnal Industrial Galuh Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Industrial Galuh
Publisher : Teknik Industri Fakultas Teknik UNIGAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jig.v6i1.3800

Abstract

Education is the foundation of knowledge for growth and development as a provision for living life. The increasing competition among students for achievement means that students need additional learning through additional tutoring institutions. The growth of additional tutoring institutions is increasingly rapid, making competitiveness even higher. The problem that is often faced in the field is that players in the tutoring services industry must try to stay afloat in the midst of the growing competition in the domestic tutoring business. One of the efforts of tutoring institutions to be successful and successful is by developing a tutoring business. The problem formulation in this research is how to develop a tutoring business. The aim of this research is to develop a tutoring business using the SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, and Threat) analysis method. The results obtained from this research are the appropriate strategy design, namely the implementation of the SO strategy. The conclusion of this research is that SO (Strength Opportunities) strategies that can be implemented are improving the approach to parents of students, commensurate service fees with services, improving fast response services to students' sudden needs, increasing the professionalism of teachers, improving learning program services both online and offline, improving quality books that are easy for students to understand, allocating teachers according to students' needs and improving facilities.
PERBANDINGAN PEMBERIAN TERAPI AIR HANGAT DAN KONSUMSI BUAH PISANG AMBON TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL HIPERTENSI DI TPMB A KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Nurhayati, Ai; Gaidha K Pangestu; Fanni Hanifa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8856

Abstract

Angka kejadian hipertensi di Jawa Barat sebanyak 29,4%. Berdasarkan Laporan Puskesmas Leles pada tahun 2023 terdapat kejadian hipertensi sebanyak 78 ibu hamil yang didominasi oleh ibu hamil dengan HDK dengan persentase sebanyak 50%. Dampak jangka pendek jika terjadi hipertensi dalam kehamilan antara lain bisa pada ibu dan janin. Selain dengan obat-obatan, Terapi pada ibu hamil dengan hipertensi dapat diberikan dengan merendam kaki menggunakan air hangat dan rutin mengkonumsi pisang ambon. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemberian terapi air hangat dan konsumsi buah pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil hipertensi. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada ibu hamil dengan hipertensi sebanyak 2 orang di TPMB A Kecamatan Leles Kabupaten Garut. Pemberian terapi air hangat efektif dalam menurunkan tekanan darah ibu hamil dari 150/90 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 130/85 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 120/75 mmHg. Konsumsi buah pisang juga efektif terhadap penurunan tekanan darah dari 150/90 mmHg pada kunjungan pertama menjadi 140/90 mmHg pada kunjungan kedua dan menjadi 120/80 mmHg. Terdapat perbedaan efektivitas antara pemberian terapi air hangat dan konsumsi buah pisang ambon terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil hipertensi dimana pemberian terapi air hangat lebih efektif dibandingkan pisang ambon dalam menurunkan tekanan darah. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan melakukan rendam kaki menggunakan air hangat sehingga ibu hamil dapat melakukan secara mandiri dan dapat mengurangi risiko pada kehamilan.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN CO2 WELDER DAN MESIN PANASONIC ROBOT WELDER DENGAN MENGGUNAKAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (KONSTRUKSI WELDING PT. CHITOSE INTERNASIONAL TBK) Maharani, Elsy Destian; Sumarta, Dewi Mulyasari; Nurhayati, Ai
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 1 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan harus mampu merencanakan strategi bisnis untuk menghadapi persaingan bisnis yang semakin meningkat. Melalui perkembangan teknologi yang semakit pesat, industri manufaktur dengan skala besar terus mengalami trasformasi. Di era yang terus didorong oleh digitalisasi dan konektivitas, penerapan teknologi informasi yang efektif menjadi salah satu kunci kuat peningkatan inovasi di industri manufaktur. Salah satu perusahaan yang telah menerapkan salah satu IT Master Plan yaitu strategi robotisasi adalah PT. Chitose Internasional Tbk. Proses penambahan robotisasi mesin dilakukan pada proses pengelasan produk di konstruksi welding. Robotisasi mesin ini dilakukan untuk menggantikan mesin CO2 welder manual dengan mesin panasonic robot welder. Pada project penambahan mesin ini belum dilakukan perhitungan nilai efektivitas untuk kedua mesin yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai efektivitas kedua mesin tersebut dengan menggunakan perhitungan OEE sehingga hasil penelitian ini selanjutnya dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi perusahaan untuk proses penambahan mesin robotik pada proses pengelasan produk. Overall Equipment Efectiveness atau OEE yang merupakan suatu perhitungan untuk mengukur suatu efektivitas agar suatu peralatan dalam kondisi yang optimal. Berdasarkan perhitungan nilai efektivitas mesin dengan menggunakan OEE, diperoleh hasil untuk nilai efektivitas mesin CO2 welder manual ialah 66,40%, dengan nilai availability rate 84,33%, performance rate 78,83%, dan quality rate 99,50%. Sedangkan pada mesin panasonic robot welder nilai efektivitas sebesar 72,85%, dengan availability rate 80%, performance rate 91,17% dan quality rate 99,83%. Lalu berdasarkan hasil perhitungan six big losses dan analisis dengan menggunakan diagram fishbone maka, diperoleh hasil beberapa faktor yang mempengaruhi pengoptimalan penggunaan mesin panasonic robot welder ialah man, material, machine, dan environment.
Factors That Motivate Students to Register for Private Tutoring Using The Factor Analysis Method Nurhayati, Ai
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v6i1.636

Abstract

This research aims to identify factors driving students' motivation to register for private lessons. The method used in this research is the factor analysis method with the help of statistical software. The analysis technique in this research uses Principal Component Analysis. The research results show that two main factors motivate students to register for private tutoring: the benefit and reward factors. The benefit factor comprises the variables of many assignments, the desire for further studies, and the price offered. The award factor consists of the prestige variable for achievements and Olympic competitions.
ANALISIS KOMPARATIF SMART FARMING DAN PERTANIAN TRADISIONAL BERBASIS TEKNIK INDUSTRI Nurhayati, Ai; Saepudin , Saepudin; Rivai , Ahmad
SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) Vol 9 (2025): Seminar Teknologi Majalengka (STIMA) 9.0 Tahun 2025
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the comparative analysis between smart farming and traditional farming, focusing on efficiency, productivity, and sustainability from the perspective of Industrial Engineering. The main issues addressed include the challenges of conventional agricultural methods in Indonesia, such as low productivity, high resource consumption, and vulnerability to climate change. The research aims to evaluate the advantages and limitations of both systems, highlighting how digital technologies and automation can optimize agricultural processes. The methodology employed is a qualitative comparative literature review, drawing data from international and national journals, textbooks, and reports by institutions such as FAO and the World Bank. The findings indicate that smart farming significantly enhances productivity, resource efficiency, and environmental sustainability, whereas traditional farming remains relevant due to low cost and cultural alignment but suffers from inefficiency and a higher risk of crop failure. Integrating smart farming technologies with local knowledge can create a more sustainable and resilient agricultural system.
AI dalam Optimasi Proses Pertanian: Perspektif Teknik Industri Nurhayati, Ai; Saepudin, Saepudin; Rivai, Ahmad
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5644

Abstract

Penerapan AI dalam sektor pertanian menawarkan potensi besar untuk mengoptimalkan berbagai aspek, seperti peningkatan efisiensi, pengurangan pemborosan sumber daya, dan automasi proses. Dalam perspektif teknik industri, AI dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses produksi tanaman, meningkatkan prediksi hasil panen, serta mengelola rantai pasokan secara lebih efisien. Teknologi ini memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data yang lebih cepat dan akurat, serta dapat meningkatkan keberlanjutan pertanian dengan mengurangi penggunaan bahan kimia dan air yang berlebihan. Namun, meskipun AI menawarkan banyak manfaat, implementasinya juga menghadapai berbagai tantangan termasuk biaya investasi yang tinggi, keterbatasan infrastruktur digital dan kebutuhan data berkualitas. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi ini di sektor pertanian, serta menggali solusi yang memungkinkan teknologi ini diterapkan secara lebih luas. Penelitian ini membahas kelebihan dan kekurangan penerapan AI dalam industri pertanian dengan pendekatan teknik industri. Hasil menunjukkan dampak dari teknologi ini terhadap efisiensi proses pertanian dan keberlanjutan sistem pertanian secara keseluruhan.
Perbaikan Kualitas Layanan TK Telkom Buah Batu Dengan Integrasi SERVQUAL, KANO Dan SWOT Rinjani, Kiki; Nurhayati, Ai; Fauziyah, Rahma
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5654

Abstract

PAUD a strategic role in shaping children’s character and learning abilities from an early age. The growing interest of parents in early education requires schools to improve service quality in order to meet expectations and maintain competitiveness. This study aims to evaluate the service quality of TK Telkom Buah Batu using the Servqual and Kano methods. The Servqual analysis results show a service quality value (Q) of 0.849, indicating that the service has not yet met the “good” category. The Kano analysis identifies 15 attributes in the One dimensional category (T1, T2, T4, RL1–RL5, RV1, RV2, A1–A3, E1, E3) that must be prioritized for improvement, as well as two attributes in the Attractive category (T3 and E2), which, although not a priority, can still enhance parental satisfaction if improved. This study contributes by providing relevant managerial strategies to improve service quality, parental satisfaction, and the competitiveness of TK Telkom Buah Batu amidst the competition among PAUD schools in Lengkong.
Kamishibai storytelling for sustainability: A community partnership program in elementary schools Ai Nurhayati; Diana Rochintaniawati; Neti Budiwati; Rita Anggorowati; Hany Handayani
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i2.89935

Abstract

Lembang, West Bandung Regency, Indonesia, has recently faced flooding risks in Cikole Village due to reduced water catchment areas and the conversion of pine forests into tourist sites. This highlights the need to foster environmental awareness from an early age, particularly through elementary school teachers. This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat or PkM) aimed to equip 50 elementary teachers in Lembang with knowledge and skills to use Kamishibai as a learning tool to raise student awareness of sustainability issues. The program used a mezzo approach, focusing on strengthening groups through structured workshops that included plenary sessions, small-group practice, presentations, and feedback. The service phase involved preparation, implementation, evaluation, data analysis, and ethics considerations. Reflection data were collected via post-training questionnaires, process observations, and facilitator notes. Results showed significant improvement in teachers’ understanding of sustainability and their ability to design and use Kamishibai effectively in classrooms. Teachers found Kamishibai engaging, easy to use, and helpful in simplifying environmental concepts for students. The mezzo approach also strengthened teachers’ collective capacity as change agents. This program offers a valuable model for enhancing elementary environmental education, with the potential to be replicated through ongoing mentoring to ensure lasting impact.   Abstrak Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Indonesia merupakan wilayah dataran tinggi yang belakangan menghadapi risiko banjir di Desa Cikole akibat berkurangnya daerah tangkapan air dan perubahan fungsi lahan hutan pinus menjadi kawasan wisata. Kondisi ini menegaskan pentingnya menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini melalui peran guru sekolah dasar. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan menggunakan Kamishibai sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kepedulian murid terhadap isu keberlanjutan. Kegiatan melibatkan 50 guru SD di Kecamatan Lembang dan menerapkan pendekatan mezzo, pendekatan penguatan kelompok agar terjadi transformasi kolektif melalui workshop terstruktur (sesi pleno, praktik kelompok kecil, presentasi-umpan balik). Tahapan pengabdian terdiri dari lima tahapan: persiapan, pelaksanaan, evaluasi kegiatan, analisis data, dan etika kegiatan. Data refleksi dikumpulkan menggunakan angket pasca pelatihan, dilengkapi observasi proses dan catatan fasilitator. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai isu keberlanjutan dan kemampuan merancang serta memanfaatkan Kamishibai secara kontekstual di kelas. Guru menilai Kamishibai menarik, mudah diterapkan, dan efektif menyederhanakan konsep lingkungan bagi murid. Pendekatan mezzo memperkuat kapasitas kolektif guru sebagai agen perubahan di sekolah melalui kolaborasi dan berbagi praktik. Program ini memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan lingkungan tingkat dasar dan berpotensi direplikasi dengan dukungan pendampingan lanjutan agar dampak pembelajaran kian berkelanjutan. Kata Kunci: isu berkelanjutan; kamishibai; media pembelajaran; pendekatan mezzo
The Relationship Between Family Food Security and The Nutritional Status of Toddlers in Tamalate Sub-District, Makassar City Isymiarni Syarif; Suriati Lubis; Ai Nurhayati; Muntasir; Nur Agustin Mardiana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 5 (2024): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i5.6184

Abstract

Food security is a condition where food is sufficiently available for one's body. The magnitude of the impact caused by the lack of food security makes it necessary to pay attention to its availability because this can cause problems of malnutrition so that health status decreases. The purpose of this study was to determine the relationship between family food security and the nutritional status of toddlers in Tamalate sub-district, Makassar City. The method used is observational using the design case-control with descriptive research design using quantitative and qualitative approaches. Data collection was carried out by means of observation, interviews with mothers who have children aged 23-60 months as many as 73 toddlers. The results showed that toddlers who experienced Normal Nutrition were as many as 24 toddlers with Food Resilience, followed by Light Food Insecurity 12 toddlers with Malnutrition status with a value of 0.05 P-Value = 0.045 < 0.05 and it can be concluded that there is a relationship between food security and the nutritional status of toddlers in the Tamalate Health Center environment which is located in Kel. Pr Tambung Kec. Tamalate Makassar City. This research can then be used as information material for further related research.
Literasi Gizi dan Pola Asuhan Milenial: Implikasinya Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini : Nutritional Literacy and Millennial Parenting Patterns: Implications for Early Childhood Stunting Incidence Ai Nurhayati; Rita Patriasih; Ai Mahmudahtusaadah; Atat Siti Nurani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i3.5162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pertumbuhan anak usia dini yang terkena stunting dan diasuh oleh kedua orang tua kelahiran tahun 1981 hingga 1996 atau biasa disebut sebagai generasi millenial.Metode penelitian yang digunakan adalah survei untuk mengumpulkan data tentang pemahaman literasi gizi, kejadian stunting pada anak usia dini, dan pola asuh orang tua millenial. Lokasi penelitian ini adalah di Pasirlangu adalah desa di kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 65 pasang orang tua yang memenuhi kriteria penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama sebulan dari tgl 4 Januari 2024 hingga 5 Februari 2024. Partisipan penelitian yaitu yang memiliki kriteria dari generasi milenial yang lahir antara tahun 1980-an hingga 1990-an, telah menjadi orang tua dengan memiliki anak di bawah usia lima tahun, bukan sebagai single parent, dan memiliki anak yang terdeteksi mengalami stunting.Hasil penelitian ini meyimpulkan bahwa literasi gizi menjadi salah satu alasan utama mengapa stunting terjadi akibatnya wawasan tentang pendidikan gizi anak tidak maksimal. Pola Asuh pada penelitian ini tidak menjadi faktor penyebab stunting hanya saja, pola asuh yang diterapkan tidak memaksimalkan pada gizi dan juga tumbuh kembang anak. Pencegahan stunting melibatkan upaya-upaya untuk meningkatkan akses terhadap makanan bergizi, meningkatkan praktik gizi yang baik, memperbaiki sanitasi dan kebersihan lingkungan, serta memberikan pendidikan gizi kepada orang tua dan masyarakat. Hal ini juga membutuhkan kerja sama lintas sektor antara pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan lembaga internasional untuk mengatasi faktor-faktor yang mendasari stunting
Co-Authors ., Frencius Agnes Angelia Putri Agustin Mardiana, Nur Ai Mahmudahtusaadah Ai Mahmudatusa’adah Ai Martin Sopiah Ai Mhamudatussa&#039;adah Alifiar, Ilham Alvina Fadila Maulida Amemiya Maneko Putri Andjani Zella Andrianti Anggi Yustiani Nuryanti Anggia Suci Pratiwi Angling Sugiatna Anisa Putri Isnarti Assidqi, Hasbi Atat Siti Nurani Atat Siti Nurani Atat Siti Nurani Budi Hendrawan Chairunnisa Chairunnisa Cica Yulia Dara Mulya Septiani Dewi Mulyasari Sumarta Diana Rochintaniawati Dilla Handayani Elly Lasmanawati Elly Lasmanawati Emilia, Esi Fanni Hanifa Fauzi Rahman Fauziah, Irma Silvia Fauziyah, Rahma Febia Muslikhatun Tiasmi Fitriyani, Hani Gaidha K Pangestu Hani Adibah Hany Handayani Haryana, Nila Reswari Hasan, Jaenal Hastika, Nunung Hena Ferlina Intan Khaerunnisa Isymiarni Syarif Izmi Arisa Putri Lubis Karpin Karpin Khairunnisa, Khansa Atikah Leha Julaeha Lisdawati Wahjudin Lugiana, Yuda Luthfy Noorhafizh Firdaus Maharani, Elsy Destian Mansur, Juliana Maulana, Deni Maya Amini Mika Kuswanti Muhamad Malik Mutoffar Muhammad Lathifuddin Mujiarto, Mujiarto Muktiarni Muntasir, Muntasir Nazila, Siti Desi Neti Budiwati Neza Meinura Taufik Noor F, Deng Dewi Noor F, Neng Dewi Pahmi, Samsul Permatasari, Tyas Pratiwi, Caca Purnawan, Benny Putri, Amemiya Maneko Rahayuningsih, Nur Rahmi Fitriani Reni Febriani Riana Dwi Wulansari Rinjani, Kiki Riri Mardaweni Rita Anggorowati Rita Patriasih Rita Patriasih Rita Patriasih Rita Patriasih Rivai , Ahmad Rivai, Ahmad Robiatul A, Wahda Rohman Agus Jatnika Saepudin Saepudin , Saepudin Saepudin Saepudin Saputra, Jumadil Septiani, Lisma Sintia Wulandari Sobariyah, Saribanon Sopia, Dea Sri Subekti Sri Subekti Suci Endah Perdani Sudewi Yogha Sudewi Yogha Sumarto Sumarto Suriati Lubis Tati Setiawati Tati Setiawati, Tati Thayyibi, Ashif Dzilfiqar Tresawati Tresawati Vera Susanti Vina Fauziah Wahyuni, Arni Sri Widdy Sukma Nugraha Widiastuti, Meina Widya Puspita Sari Yuli Triwahyuni Yulia Rahmawati, Yulia Yunianto, Imam Yusyahadah, Fahmy Wahyuni