Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN PENGARUH EDUKASI MELALUI LAYANAN PESAN SINGKAT DAN BOOKLET TERHADAP KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS Adikusuma, Wirawan; Qiyaam, Nurul; Nurbaety, Baiq; Partini, Tien; Putra, Eko Satria
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.258 KB)

Abstract

Ketidakpatuhan serta kurangnya pemahaman pasien terhadap instruksi penggunaan antidiabetik oral merupakan salah satu masalah utama dalam pengobatan pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2). Kondisi tersebut membutuhkan intervensi untuk meningkatkan kepatuhan terapi pasien DMT2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode intervensi yang efektif antara layanan pesan singkat dan booklet terhadap peningkatan kepatuhan terapi pasien DMT2. Penelitian ini dilakukan dengan desain kuasi eksperimental dengan pengambilan data secara prospektif. Subjek penelitian ini adalah 49 pasien DMT2 di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat yang telah menerima obat antidiabetik oral minimal enam bulan terapi sebelum pengambilan data kepatuhan. Pasien dikategorikan menjadi dua kelompok yaitu kelompok layanan pesan singkat dan kelompok booklet. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengisian kuesioner kepatuhan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kepatuhan pada kelompok layanan pesan singkat (1,15±1,04) dan kelompok booklet (3,22±1,99). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi melalui layanan pesan singkat dan booklet dapat meningkatkan kepatuhan tetapi tidak berbeda signifikan antara kedua kelompok (p>0,05).
Anti Inflammatory And Anti Bacterial Activity Of Sumbawa Oil Sugara, Taufan Hari; Nurbaety, Baiq
Pharmaciana Vol 8, No 2 (2018): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v8i2.8010

Abstract

Sumbawa oil is a traditional ingredient that known as local wisdom of the island society of Sumbawa. It is believed to treat wounds, sprains, rheumatism, thrush and toothache. This study aims to determine the the effectiveness of anti-inflammatory and antibacterial activity of sumbawa oil products based on the types of raw materials and its phytochemical compounds. There are 3 stages in this research, consists of collecting various trademark of sumbawa oil product, determining type of raw material and analysis of phytochemical compound, followed by pharmacological activity test (Anti-inflammatory and antibacterial). Anti-inflammatory test was performed by observing the decrease of percentage inflammation of 21 white rats in 7 groups of egg white injection treatment. Antibacterial test using TSA method by observing the inhibition zone against S. aureus and E. coli bacteria. The results showed that Sumbawa oil products are known to contain secondary metabolite compounds of saponins, Triterpenoids, steroids and Flavonoids. All samples of Sumbawa oil products showed anti-inflammatory activity based on a decrease in the percentage of inflammation in the white rats leg for 6 hours of observation. Sumbawa oil also shows antibacterial activity in the strong category and has a wide spectrum because it can inhibit the growth of gram positive and negative bacteria each of 11,83-14,67 mm and 10,67-12,33 mm.  This study concluded that Sumbawa oil was shown to have antiinflamatory and antibacterial activity even though its value was still lower than standard drug.
PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN LEUKEMIA AKUT DEWASA DENGAN FEBRILE NEUTROPENIA SETELAH PEMBERIAN KEMOTERAPI AGRESIF DI RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS JAKARTA Nurbaety, Baiq; Perwitasari, Dyah Aryani; Andalusia, Rizka
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11, No 2: September 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5012.078 KB) | DOI: 10.12928/mf.v11i2.1877

Abstract

Pasien dengan penyakit leukemia pada umumnya rentan terhadap infeksi dan apabila terkena infeksi seringkali sulit diatasi. Pemilihan antibiotika harus berdasarkan hasil kultur, pola resistensi serta guideline yang ada karena mikroorganisme dan sensitivitasnya terhadap antibiotika senantiasa berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotika pada pasien dewasa dengan leukemia akut yang mengalami febrile neutropenia setelah pemberian kemoterapi di RS Kanker Dharmais Jakarta. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional deskriptif dengan pengambilan data pasien secara retrospektif dan prospektif periode bulan Januari - Mei 2014. Data semua pasien yang memenuhi kriteria inklusi diambil dari catatan rekam  medis pasien. Pada penelitian ini terdapat 18 episode febrile neutropenia pada pasien dewasa dengan  leukemia akut. Pengggunaan antibiotika empirik monoterapi ditemukan sejumlah 10 episode (55,56%) dan yang terbanyak digunakan adalah sefepim (27,78%) sedangkan penggunaan antibiotika empirik kombinasi ditemukan sejumlah 8 episode (44,44%) dan yang terbanyak adalah kombinasi sefepim dengan amikasin (22,22%). Pada 16 episode (88,89%)  regimen antibiotika yang digunakan telah sesuai dengan guideline terbaru dari IDSA, NCCN dan Panduan  Tatalaksana Febrile Neutropeni / Demam Neutropenia pada Pasien Kanker. Antibiotika empirik yang digunakan sesuai dengan hasil kultur adalah sebesar 66,67%. Durasi antibiotika yang diberikan pada pasien febrile neutropenia adalah 6 sampai 34 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang mengalami keberhasilan terapi sebanyak 16 episode (88,89%). Kata kunci : febrile neutropenia, antibiotika, leukemia akut
Pembuatan Video Edukasi Vaksinasi Covid-19 Pada Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Mataram Pradiningsih, Anna; Andanalusia, Mahacita; Nopitasari, Baiq Leny; Nurbaety, Baiq; Wardani, Alvi Kusuma; Rahmawati, Cyntiya
Jurnal Surya Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.4.1.2021.97-103

Abstract

Vaccine is a biological product that used to stimulate the production of antibodies and provide immunity against infectious disease.  In he beginning of 2021, Indonesia has started vaccination program for COVID-19. The main purpose of the program is to prevent the massive spread of corona virus, which has caused pandemic since December2019. There are some steps of vaccination program based on the community target. Muhammadiyah University of Mataram as a formal educational institution that gives public service to society is included in the second step of vaccination. However, the variety of field at the institution causes the knowledge differences about vaccine. Therefore, education to help civitas academics to understand more about vaccine was needed. Education was done by audio visual method or video. The videos were made with two language, Indonesian and English. Some contents that included in the video were vaccine definition, type of vaccine, vaccine’s mechanism of action, vaccine’s benefit, COVID-19 vaccine, the possible effects after getting COVID-19 vaccine and how to overcome them. The videos was uploaded in the internet and distributed online to che civitas academics. Through this video, it is hoped that the civitas academics can understand the importance of their participation in COVID-19 vaccine.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN CENGKEH (Eugenia aromaticum) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUMURAN Baiq Nurbaety; Safwan Safwan; Ana Setia Haeroni
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman cengkeh (Eugenia aromaticum) banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini memiliki banyak manfaat mulai dari batang, daun, dan bunga. Daun cengkih mengandung berbagai senyawa yang bersifat antibakteri seperti flavonoid, tanin, dan alkaloid, Escherichia coli merupakan flora normal saluran pencernaan tetapi mempunyai potensi menimbulkan penyakit pada saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat daun cengkih (Eugenia aromaticum) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian ialah eksperimental dengan metode modifikasi Kirby-Bauer menggunakan sumuran. Sampel daun cengkeh diperoleh dari daerah desa Santong Lombok Utara yang kemudian diekstrasi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Sebagai kontrol positif digunakan Ciprofloxacin. Hasil penelitian ini mendapatkan rata-rata zona hambat ekstrak daun cengkih terhadap bakteri Escherichia coli konsentrasi ekstrak daun cengkeh 20% sebesar 14,8 mm, konsentrasi 40% sebesar 19,1 mm, konsentrasi 60% sebesar 24,3 mm dan konsentrasi 80% sebesar 27,1 mm. sedangkan zona Ciprofloxacin sebesar 43,5 mm. Simpulan: Ekstrak daun cengkeh memiliki potensi daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
Anti Inflammatory And Anti Bacterial Activity Of Sumbawa Oil Taufan Hari Sugara; Baiq Nurbaety
Pharmaciana Vol 8, No 2 (2018): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.71 KB) | DOI: 10.12928/pharmaciana.v8i2.8010

Abstract

Sumbawa oil is a traditional ingredient that known as local wisdom of the island society of Sumbawa. It is believed to treat wounds, sprains, rheumatism, thrush and toothache. This study aims to determine the the effectiveness of anti-inflammatory and antibacterial activity of sumbawa oil products based on the types of raw materials and its phytochemical compounds. There are 3 stages in this research, consists of collecting various trademark of sumbawa oil product, determining type of raw material and analysis of phytochemical compound, followed by pharmacological activity test (Anti-inflammatory and antibacterial). Anti-inflammatory test was performed by observing the decrease of percentage inflammation of 21 white rats in 7 groups of egg white injection treatment. Antibacterial test using TSA method by observing the inhibition zone against S. aureus and E. coli bacteria. The results showed that Sumbawa oil products are known to contain secondary metabolite compounds of saponins, Triterpenoids, steroids and Flavonoids. All samples of Sumbawa oil products showed anti-inflammatory activity based on a decrease in the percentage of inflammation in the white rats leg for 6 hours of observation. Sumbawa oil also shows antibacterial activity in the strong category and has a wide spectrum because it can inhibit the growth of gram positive and negative bacteria each of 11,83-14,67 mm and 10,67-12,33 mm.  This study concluded that Sumbawa oil was shown to have antiinflamatory and antibacterial activity even though its value was still lower than standard drug.
PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN LEUKEMIA AKUT DEWASA DENGAN FEBRILE NEUTROPENIA SETELAH PEMBERIAN KEMOTERAPI AGRESIF DI RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS JAKARTA Baiq Nurbaety; Dyah Aryani Perwitasari; Rizka Andalusia
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11, No 2: September 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5012.078 KB) | DOI: 10.12928/mf.v11i2.1877

Abstract

Pasien dengan penyakit leukemia pada umumnya rentan terhadap infeksi dan apabila terkena infeksi seringkali sulit diatasi. Pemilihan antibiotika harus berdasarkan hasil kultur, pola resistensi serta guideline yang ada karena mikroorganisme dan sensitivitasnya terhadap antibiotika senantiasa berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotika pada pasien dewasa dengan leukemia akut yang mengalami febrile neutropenia setelah pemberian kemoterapi di RS Kanker Dharmais Jakarta. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional deskriptif dengan pengambilan data pasien secara retrospektif dan prospektif periode bulan Januari - Mei 2014. Data semua pasien yang memenuhi kriteria inklusi diambil dari catatan rekam  medis pasien. Pada penelitian ini terdapat 18 episode febrile neutropenia pada pasien dewasa dengan leukemia akut. Pengggunaan antibiotika empirik monoterapi ditemukan sejumlah 10 episode (55,56%) dan yang terbanyak digunakan adalah sefepim (27,78%) sedangkan penggunaan antibiotika empirik kombinasi ditemukan sejumlah 8 episode (44,44%) dan yang terbanyak adalah kombinasi sefepim dengan amikasin (22,22%). Pada 16 episode (88,89%)  regimen antibiotika yang digunakan telah sesuai dengan guideline terbaru dari IDSA, NCCN dan Panduan  Tatalaksana Febrile Neutropeni / Demam Neutropenia pada Pasien Kanker. Antibiotika empirik yang digunakan sesuai dengan hasil kultur adalah sebesar 66,67%. Durasi antibiotika yang diberikan pada pasien febrile neutropenia adalah 6 sampai 34 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang mengalami keberhasilan terapi sebanyak 16 episode (88,89%). 
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TABLET ZAT BESI (FE), VITAMIN C DAN JUS BUAH JAMBU BIJI TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) REMAJA PUTRI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Nurul Qamariah Rista Andaruni; Baiq Nurbaety
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 3, No 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.12 KB) | DOI: 10.31764/mj.v3i2.509

Abstract

Remaja putri memiliki risiko tinggi mengalami anemia, karena setiap bulan pada remaja putri mengalami haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian tablet besi (Fe), vitamin C dan jus jambu biji terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri. Jenis penelitian desain eksperimental dengan rancangan pretest-posttest with control group. Sampel dalam penelitian ini mahasiswi dengan kadar Hemoglobin <12gr/dl sebanyak 30 orang dibagi menjadi 3 kelompok, mahasiswi yang mendapat suplementasi tablet Fe+jus jambu biji (kelompok I), suplementasi tablet Fe+vitamin C (kelompok II) dan suplementasi tablet Fe (kontrol). Pemberian intervensi dilakukan selama 8 minggu dan pemeriksaan kadar Hb setiap 2 minggu. Analisa data menggunakan Uji paired t test dan uji Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah intervensi 8 minggu diperoleh rerata peningkatan kadar Hb tertinggi pada kelompok tablet Fe+jus jambu biji sebesar 2,13 gr/dL, kelompok tablet Fe+vitamin C sebesar 1,23 gr/dL, dan kelompok tablet Fe sebesar 0,83 gr/dL. Berdasarkan uji Anova setelah intervensi 2 minggu (p=0,010), setelah intervensi 4 minggu (p=0,226), setelah intervensi 6 minggu (p=0,423), setelah intervensi 8 minggu (p=0, 0,267) dengan α=0,05.
EDUKASI BIJAK DALAM MEMILIH DAN MENGGUNAKAN SUPLEMEN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Baiq Nurbaety; Cyntiya Rahmawati; Baiq Leny Nopitasari; Nurul Qiyaam; Alvi Kusuma Wardani; Anna Pradiningsih; Abdul Rahman Wahid
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.328 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4482

Abstract

ABSTRAKNovel coronavirus (COVID-19) saat ini telah menjadi pandemi dan masalah kesehatan dunia sehingga diperlukan upaya pengendalian dan pencegahan COVID-19. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan ketahanan masyarakat, melalui kesehatan tubuh perorangan. Informasi mengenai suplemen kesehatan sangat diperlukan agar masyarakat dapat memilih dan menggunakan suplemen secara  bijak untuk menghadapi COVID-19. Edukasi terkait penggunanaan suplemen kesehatan bertujuan untuk memberikan informasi yang benar, objektif dan tidak menyesatkan untuk menghadapi COVID-19 sehingga masyarakat dapat lebih memahaminya. Metode yang dilakukakan dengan memberikan sebanyak 30 booklet dan suplemen kesehatan kepada warga masyarakat Singasari, Puyung, Lombok Tengah. Wawasan masyarakat tentang penggunaan suplemen kesehatan meningkat setelah pemberian edukasi yang ditandai dengan masyarakat mampu mengulang kembali informasi yang sudah diberikan. Masyarakat dapat mengetahui bagaimana cara penggunaan suplemen yang tepat sehingga tidak salah dalam mengkonsumsi produk suplemen yang beredar dipasaran. Kata kunci: covid-19; booklet; suplemen ABSTRACTThe novel coronavirus (COVID-19) has now become a pandemic and a world health problem, so efforts to control and prevent COVID-19 are needed. One of the preventive efforts that can be done is to increase community resilience through the health of the individual body. Information about health supplements is needed so that people can choose and use supplements wisely to deal with COVID-19.Education related to the use of health supplements aims to provide correct, objective and not misleading information to deal with COVID-19 so that the public can better understand it. The method is carried out by providing as many as 30 booklets and health supplements to residents of the Singasari community, Puyung, Central Lombok. Public awareness about the use of health supplements increased after the provision of education, which was marked by the community being able to repeat the information that had been given. The public can find out how to use the right supplement so that there is no mistake in consuming supplement products on the market. Keywords: covid-19; booklet; supplement
PEMBAGIAN FACE SHIELD SEBAGAI PENCEGAHAN CORONA Anna Pradiningsih; Baiq Leny Nopitasari; Alvi Kusuma Wardani; Baiq Nurbaety; Abdul Rahman Wahid
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.06 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2946

Abstract

ABSTRAKKeterbatasan APD (Alat Pelindung Diri) semakin memprihatinkan, sehingga perlunya pemasokan APD pada fasilitas kesehatan guna untuk mencegah pemaparan peyebaran covid-19 pada tenaga kesehatan. Dengan adanya kelangkaan alat pelindung diri, alternatif lain dalam perlindungan diri minimal untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini adalah dengan menggunakan Face shield. Tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan yang secara langsung memberikan pelayanan masyarakat memiliki resiko tinggi terkena penyebaran covid-19. Oleh karena itu, perlunya melakukan kegiatan dalam membantu penyediaan APD di fasilitas kesahatan salah satu nya adalah Face shield. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk membantu tenaga kesehatan dalam pencegahan penyebaran covid-19. Pada pengabdian masyarakat ini pembagian face shield dilakukan pada sejumlah puskesmas dan klinik antara lain Puskesmas Labuapi, Puskesmas Banyumulek, Puskesmas Perampuan dan Klinik An Nur. Metode pelaksanaan dilakukan secara langsung dengan jumlah total 50 buah face shield. Kata kunci: face shield; pencegahan covid-19; Universitas Muhammadiyah Mataram ABSTRACTThe limitation of PPE (Personal Protective Equipment) is increasingly alarming, so the need for PPE supply in health facilities in order to prevent exposure to covid-19 distribution to health workers. Due to the scarcity of personal protective equipment, another alternative to minimal self-protection to prevent the spread of Covid-19 is to use a Face Shield. Health workers in health facilities that directly provide community services have a high risk of contracting co-19. Therefore, the need to carry out activities to help provide PPE in health facilities, one of which is Face Shield. The purpose of this community service is to help health workers in preventing the spread of covid-19. In this community service, the division of face shields was carried out in a number of puskesmas and clinics including Labuapi Puskesmas, Banyumulek Puskesmas, Perampu Puskesmas and An Nur Clinic. The method of implementation is carried out directly with a total of 50 face shields. Keywords: face shield; Covid-19 prevention; University of Muhammadiyah Mataram
Co-Authors Abdul Rahman Wahid Abdul Rahman Wahid Affandi, Rizal Agus Suprianto Akbar, Shah Iqbal Ikraman Alvi Kusuma Wardani Ana Setia Haeroni Anak Agung Gede Sugianthara Anisa Anisa Anna Pradiningsih Anna Pradiningsih Arif Rahman Baiq Dwigita Wahyu Izzati Baiq Leny Nopitasari Baiq Leny Nopitasari Baiq Leny Nopitasari Baiq Leny Nopitasari Baiq Lenysia Puspita Anjani Baiq Lenysia Puspita Anjani, Baiq Lenysia Puspita Bimantika, Fara Mutia Catur Esty Pamungkas Cyntiya Rahmawati Dwi Kartika Cahyaningtyas Dyah Aryani Perwitasari Dzun Haryadi Ittiqo Ekarani Suryaningsih Eko Satria Putra Firliani, Firliani Furqani, Nur Furqoni, Nur Hafni Zuhroh Hapsari, Yunita Hardiani, Baiq Rizki Hendriyani, Irmatika Iche Rahma Saputri Ida Ayu Tiara Dita Igayatni, Rahayu Indah Rahmawati Indri Natasari Indriyani Makmun, Indriyani Intan Sahira Iradhatullah, Sri Putriani Irmatika Hendriyani Isti Aulia Febrianti Ittiqo, Dzun Haryadi Lestari, Cahaya Indah Listi, Iqro Suryati Mahacita Andanalusia Maharani, Anggina Putri Nabila Mardiyah WD, Siti Mayada, Silhiyatun Melati Permata Hati Muhammad Faisal Nadya Silva Rosa Ningsih, Risma Widia Nopitasari B. L. Nopitasari, Baiq Leny Novianti Novianti Nur Fauziah Nur Furqani Nur Furqoni NURSELA HIJRIANI Nurul Qamariah Rista Andaruni Nurul Qiyaam, Nurul Pamungkas C. E. Pamungkas, Catur Esty Partini, Tien Pradiningsih, Anna Purnama Supyan Assauri Puspitasari, Sintha Putra, Eko Satria Putri Jeniti Putu Gede Suriya Gunawan Rahma Nanda Muriani Rahmawati, Cyntiya Rasmiwati, Rasmiwati Rendy Alya Praja Rihhadatul Aisy Rizka Andalusia Rizka Andalusia Rosdiawati, Rosdiawati Rospia, Evi Diliana Rozali Bayu Sugarda Safitri, Santi Safwan Safwan Safwan Safwan, Safwan Saptahadi, Lalu Iman Saputra, Yoga Dwi Shah Iqbal Ikraman Akbar Siti Mardiyah WD Sugara, Taufan Hadi Taufan Hari Sugara Tien Partini Uswaton Hasanah Wahid, Abdul Rahman Wardani, Alvi Kusuma WD, Siti Mardiyah Widayatul Khairi Wirawan Adikusuma Yuli Fitriana Yuli Fitriana Yuli Fitriani