Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI INOVASI MITIGASI LINGKUNGAN DAN INOVASI PEMASARAN BERBASIS TRICHOKOMPOS PUPUK RAMAH LINGKUNGAN DI DESA KADINGEH KABUPATEN ENREKANG Baharuddin, Baharuddin; Rosmiana, Sri; Septia Ramlan, Nirma; S, Netty; Nurliani, Nurliani; Nontji, Maimuna; Suharman, Suharman; Nurafni, Nurafni; Akbar, Akbar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4275-4282

Abstract

Tujuan dari program pengabdian kosabangsa ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dan komunitas peduli lingkungan terhadap limbah pertanian. Langkah-langkah yang diambil meliputi: 1) Persiapan dan Observasi, 2) Sosialisasi Pengenalan Teknologi, 3) Pelatihan Perbanyakan Trichoderma menggunakan media jagung, 4) Aplikasi dan desiminasi praktek pembuatan Trichokompos Grow, 5) Evaluasi dan keberlanjutan Program . Instrumen evaluasi yang digunakan meliputi kuisioner pre-test dan post-test, serta pengamatan langsung terhadap proses pengenalan teknologi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani  di Desa Kadingeh mengenai penggunaan teknologi berbasis Mikroba Trichoderma berbasis media Corn (Jagung). Mitra juga mengalami peningkatan dalam kemampuan mereka untuk mengelola pupuk Trichokompos Grow, Mitra memahami cara perbanyakn Trichoderma secara mandiri dan berkelanjutan, serta meningkatkan pendapatan mereka, Mitra memahami penggunaan pemasaran online berbasis digital marketing
PELATIHAN MODIFIKASI SAYURAN HIDROPONIK MENJADI PRODUK MIE SAYUR Nurliani, Nurliani; Suherah, Suherah; Marwan, Rasdar
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i2.2279

Abstract

Konsumsi sayur dan buah sangat penting dalam pola  makan  seimbang. Sayur dan buah mengandung vitamin dan mineral, serat makanan, dan zat-zat phytochemical yang diperlukan tubuh.  Permasalahan mitra yang ditemukan adalah anak-anak mereka mempunyai kebiasaan buruk tidak mau mengkonsumsi sayur. Solusi yang dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra membuat modifikasi produk olahan sayur. Metode pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yaitu melakukan penyuluhan tentang manfaat dan kandungan gizi sayuran, pelatihan dan pendampingan menanam sayuran hidroponik dan membuat produk olahan sayur. Hasil kegiatan menunjukkan 80% mitra mampu mendeskripsi manfaat sayuran hidroponik, terampil menanam sayur hidroponik, serta terampil memodifikasi produk olahan sayu.  Abstract. Consumption of vegetables and fruits is very important in a balanced diet. Vegetables and fruits contain vitamins and minerals, dietary fibre, and phytochemicals that the body needs.  The problem partners found was that their children had a bad habit of not wanting to consume vegetables. The solution is to increase the knowledge and skills of partners to make modifications to processed vegetable products. The method of implementing the Community Partnership Programme (PKM) is to conduct counseling on the benefits and nutritional content of vegetables, training and assistance in growing hydroponic vegetables and making processed vegetable products. The results showed that 80% of partners were able to describe the benefits of hydroponic vegetables, skilled in growing hydroponic vegetables, and skilled in modifying processed vegetable products.
SIKAP DAN PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS PEKAPURAN RAYA KOTA BANJARMASIN Nurliani, Nurliani; Solikin, Solikin; Sukarlan, Sukarlan
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v9i1.590

Abstract

Abstrak Pelayanan kesehatan tidak terlepas dari keterlibatan keluarga sebagai orang yang terdekat dengan pasien. Fenomena yang terjadi dimasyarakat masih banyak keluarga yang tinggal serumah dengan anggota keluarga yang menderita Tuberkulosis Paru tanpa menggunakan masker. Hal ini dengan mudah akan meningkatkan penularan bakteri penyebab tuberkolusis sehingga sikap dan perilaku keluarga sangat berperan dalam membantu pencegahan dari penularan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sikap dengan perilaku keluarga dalam pencegahan penularan Tuberkuloisis Paru di Puskesmas Pekapuran Raya Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang yang didapatkan dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan sikap dan perilaku keluarga dalam pencegahan penularan tuberkulosis paru di Puskesmas Pekapuran Raya dengan nilai signifikan 0,003 ?<? (0,003<0,05). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi para petugas kesehatan Puskesmas Pekapuran Raya tentang sikap dan perilaku yang berkaitan dengan pencegahan penularan Tuberkulosis Paru. Kata Kunci : Sikap, Perilaku Keluarga dan Pencegahan
Penyuluhan Manfaat Aktivitas Fisik bagi Kesehatan Lansia Arimbi, Arimbi; Febriyanda, Andini; Mukrim, Harvina; Arsal, Ulfah Widyastuti; Nurliani, Nurliani
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2025 dilaksanakan di Yayasan Batara Mulia Gowa dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup lansia melalui penyuluhan dan pelatihan aktivitas fisik. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya aktivitas fisik lansia, meningkatnya risiko penyakit degeneratif, serta keterbatasan pengelola dalam menyediakan program latihan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, edukasi kesehatan, senam lansia, penyusunan modul, penyediaan media edukasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia dari 40% menjadi 85% serta peningkatan keterampilan aktivitas fisik di mana 72% lansia mampu mengikuti lebih dari 80% rangkaian latihan secara mandiri. Pengelola yayasan juga berhasil dilatih sebagai fasilitator internal dan mengintegrasikan jadwal latihan fisik dalam kegiatan rutin mingguan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi lansia dalam menjaga kesehatan, sejalan dengan konsep Healthy Aging (Penuaan yang Sehat).Kata kunci: lansia, aktivitas fisik, penyuluhan kesehatan, PKM, healthy aging
The Effect Of Giving Red Ginger Water On Dysmenorrhea Pain In Adolescent Women In The Regionsari Building Health Center Work Rianti, Maria Asih; Susilawati, Susilawati; Mariza, Ana; Nurliani, Nurliani
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 12, No 1 (2026): Volume 12 No 1 Januari 2026
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v12i1.17303

Abstract

 Latar belakang: Dismenore atau nyeri menstruasi merupakan masalah ginekologi yang umum dialami oleh wanita dari berbagai usia. WHO didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenore. Prevalensi dismenore mencapai 59,7%, dengan 12% berat, 37% sedang, dan 49% ringan. Di Provinsi Lampung dismenore cukup tinggi, hasil penelitian sebanyak 54,9% wanita mengalami dismenore (Indrayani et al., 2022). Dari hasil presurvey dipuskesmas gedung sari dar 7 responden yang mengalami nyeri dismenore nyeri berat sebanyak 1 (15%), nyeri sedang 4 (60%), nyeri ringan 2 (25%). Dalam upaya meningkatkan kesehatan reproduksi remaja, Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial menjadi penting untuk dijadikan sebagai pintu masuk promosi kesehatan (Mariza et al., 2020)..Tujuan penelitian: untuk Mengetahui Pengaruh Pemberian Air Jahe Merah Terhadap Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Gedung Sari Tahun 2024..Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan pada bulan Juni – Juli 2024 terhadap remaja putri dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 30 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk tabel karakteristik.Hasil penelitian: rata-rata nyeri dismenore sebelum intervensi adalah 4,67 dan menurun menjadi 3,20 setelah pemberian air jahe merah. Analisis statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pemberian air jahe merah terhadap penurunan nyeri dismenore (p-value = 0,000) pada remaja putri dengan nyeri dismenore usia ≤12 sebanyak 7 orang (23,3%) dan ≥13 sebanyak 23 orang. orang (76,7%).Kesimpulan: Dari penelitian ini terdapat pengaruh pemberian air jahe merah terhadap nyeri desminorea pada 26 remaja putri di wilayah Puskesmas Gedung Sari. Sehingga disarankan bagi remaja putri yang mengalami nyeri desminore untuk mempertimbangkan penggunaan jahe sebagai alternatif alami untuk mengurangi nyeri. Kata Kunci: Dismenore, air jahe merah, remaja ABSTRACT Background:  Dysmenorrhea or menstrual pain is a common gynecological problem experienced by women of all ages. WHO found that the incidence of 1,769,425 people (90%) of women experienced dysmenorrhea. The prevalence of dysmenorrhea reached 59.7%, with 12% severe, 37% moderate, and 49% mild. In Lampung Province, dysmenorrhea is quite high, research results show that 54.9% of women experience dysmenorrhea (Indrayani et al., 2022). From the results of the presurvey at the Gedung Sari Health Center, 1 (15%) of the 7 respondents experienced severe dysmenorrhea, 4 (60%) had moderate pain, 2 (25%) had mild pain. In an effort to improve adolescent reproductive health, Essential Reproductive Health Services are important as an entry point for health promotion (Mariza et al., 2020).The purpose This research aims to determine the effect of giving red ginger water on dysmenorrhea pain in young women in the Gedung Sari Health Center work area in 2024Methods: This research uses a pre-experimental design with a one group pretest-posttest approach. The research was conducted in June - July 2024, on young women using a purposive sampling technique so that 30 respondents were obtained. Data was collected using a questionnaire and then analyzed and presented in the form of a characteristic table.Results showed that the average dysmenorrhea pain before the intervention was 4.67 and decreased to 3.20 after administering red ginger water. Statistical analysis showed that there was a significant effect of giving red ginger water on reducing dysmenorrhea pain (p-value = 0.000) among young women with dysmenorrhea pain aged ≤12 as many as 7 people (23.3%) and ≥13 as many as 23 people (76.7%).Conclusion: From this research, there was an effect of giving red ginger water on desminorrhea pain in 26 young women in the Gedung Sari health center area. So it is recommended that young women who experience desminore pain consider using ginger as a natural alternative to reduce pain. Keywords: Dysmenorrhea, ginger water, adolescents
Peer teaching enhances basketball dribbling skills in an indonesian junior high school extracurricular program Nurliani, Nurliani; Asyhari, Hasbi; Kuswoyo, Dilli Dwi; Roldan, Patrick John B.
Tanjungpura Journal of Coaching Research Vol. 4 No. 2 (2026): Tanjungpura Journal of Coaching Research
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tajor.v4i2.111280

Abstract

Background Peer teaching may facilitate active participation and collaborative learning during extracurricular sports instruction. However, evidence concerning its implementation in basketball dribbling instruction among Indonesian junior high school students remains limited. Objectives This study aimed to describe the implementation of peer teaching and changes in cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes during basketball dribbling instruction in a junior high school extracurricular program. Methods A two-cycle classroom action research design was conducted with 25 basketball extracurricular participants at UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar, Indonesia. Each cycle involved planning, action, observation, and reflection. Students with comparatively stronger basketball competence were assigned as peer tutors to demonstrate dribbling techniques, guide practice, and provide feedback to their classmates. Data were collected using observation sheets, documentation, and assessments covering cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes. The available data were analyzed descriptively using mastery frequencies and percentages. Results Observations during Cycle I indicated increased participation, although several students continued to experience difficulty controlling the ball while moving, and some peer tutors required additional teacher guidance. Numerical mastery data for Cycle I were unavailable; therefore, the magnitude of change between cycles could not be calculated. Following instructional refinement in Cycle II, all 25 students achieved mastery in the cognitive domain (100%) and affective domain (100%). In the psychomotor domain, 23 students achieved mastery and two did not, resulting in a mastery rate of 92%. Students also demonstrated greater confidence, collaboration, participation, and technical control during dribbling practice. Conclusion Peer teaching was associated with high cognitive, affective, and psychomotor mastery levels by the end of Cycle II and may support active and collaborative basketball instruction. However, because numerical baseline and Cycle I results, inferential analyses, and a control group were unavailable, these findings are limited to this classroom action research context and should not be interpreted as causal evidence of effectiveness.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abbas, Ihsan Abdul Rahman Aboni, Andes Agustrai, Agustrai Akbar Akbar Alawiah, Tuti Alfatah, Alfatah Ali, Muhammad Mardam Amelia, Reski Amri, A. Azrarul Amri, Chairul Andi Maslia Tenrisau Adam Andini Febriyanda Arfanda, Poppy Elisano Arimbi Arsal, Ulfah Widyastuti Ashari , Hasbi Asriadi Astriana Astriana, Astriana Baharuddin Baharuddin Deny Oktavian, Irfan Desiana Desiana, Desiana Dewi Tureni Elisano Arfanda, Poppy Erliana, Upi Fajriani, Nurcahya fazira, aulya Febriyana, Anita Hasbi Asyhari Hidrawati, Hidrawati Ians Aprilo Ibrahim, Siti Nurul Rahmah Maulida Ida Rosida ISKANDAR HASAN jabir, sitti rahmah Jauzi, Ahmad Jafar Julianti Julianti, Julianti Kuswoyo, Dilli Dwi Ladani, Ladani Laili Rahmawati, Laili Lolita Sary Lukman Hadi, Lukman Maimuna Nontji Mais Ilsan, Mais Maisaroh Maisaroh Mappaompo, M. Adam Mariza, Ana Marwan, Rasdar Mekarlina, Mekarlina Melly, Melly Minan, Ahasanul Minan, Ahsanul Monal, Monal Muhammad Awaludin Muhtar Said Mukrim, Harvina Nur, Citra Jabal Nuraeni Nuraeni NurAfni NurAfni Nurfadillah Nurfadillah Polanunu, Seinab Poppy Elisano Arfanda Rabiah, Sitti Rachmawati, Fijri Rahbiah, Sitti Rahmawati, Yesi Rahmi, Silatul Ramadhan, Salmansyah Rasyid, Rasmeidah Rianti, Maria Asih Ritman Ishak Paudi Rody Putra Sartika Roldan, Patrick John B. Rosada, Ida Rosmiana, Sri S, Netty Sabahannur, St Sadzali, Muhammad Saida Saleh, Mauliddin Salim, Muhammad Septia Ramlan, Nirma Sitti Nurani Sirajuddin Solikin Solikin Suharman Suharman, Suharman Suherah, Suherah Sukarlan Sukarlan, Sukarlan Sunarsih Sunarsih Syahruddin Syahruddin Syam, Netty Syarifah Putri Nabila Tsalis Kurniawan Husain, Tsalis Kurniawan Tumangger, Aria Usman , Arifuddin Utami, Vida Wira Wahid, Wahyana Mujari Wahyana Mujari Wahid Wahyuni, Andi Eliq Indah Yarmaliza, Yarmaliza Yuviska, Ike Ate Zainudddin , M. Said