p-Index From 2021 - 2026
6.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUCARE Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Sebatik PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Skripta Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan International Journal of Community Service EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Proceedings Series on Social Sciences & Humanities EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Dialektika Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Prosiding University Research Colloquium Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris Research and Innovation in Social Science Education Journal (RISSEJ) Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Journal of Knowledge and Collaboration Prakata: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajaran Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Media Berbasis Budaya dalam Penguatan Pembelajaran BIPA: Tinjauan Literatur Irma Galuh Prameswari; Laily Nurlina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan efektivitas penggunaan media berbasis budaya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) serta membandingkannya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia reguler. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah yang terbit pada periode 2020–2025. Data diperoleh melalui penelusuran jurnal nasional dan internasional dengan menggunakan kata kunci media pembelajaran BIPA, budaya lokal, dan pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan media berbasis budaya seperti cerita rakyat, gamelan, wayang, kuliner tradisional, angklung, serta kesenian daerah lainnya mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan emosional, dan kompetensi interkultural pembelajar asing. Media berbasis budaya tidak hanya berperan sebagai alat bantu belajar, tetapi juga sebagai sarana diplomasi budaya yang memperkenalkan nilai-nilai lokal Indonesia secara kontekstual dan menarik. Dibandingkan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia reguler yang cenderung fokus pada aspek linguistik dan akademis, pendekatan BIPA berbasis budaya menekankan pengalaman komunikatif yang autentik dan kontekstual. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian media berbasis budaya dapat dijadikan dasar pengembangan kurikulum, desain materi ajar, serta pelatihan pengajar BIPA agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pembelajar asing. Selain itu, strategi ini berpotensi memperkuat citra positif Indonesia melalui diplomasi budaya di kancah global.
Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Peradaban Yulianti, Karina; Wirasti, Kalinaya Dwinda; Arsita, Amalia Dea; Nurlina, Laily
DIALEKTIKA JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Vol 5 No 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/jdpbsi.v5i1.2608

Abstract

This study aims to describe the forms of code-mixing that appear in digital communication and analyze the social factors that influence them. The method used is a literature study by reviewing journals and scientific articles published between 2017 and 2025. The results of the study indicate that code-mixing occurs at the word, phrase, and clause levels, in both external (Indonesian-English) and internal (International regional language) forms. The use of code-mixing is influenced by bilingual ability, educational background, group identity, informal communication context, and digital cultural trends. This phenomenon reflects linguistic creativity and the formation of social identity, but still requires attention to prevent it from displacing the function of Indonesian as a unifying language.
PERBANDINGAN VARIASI FONEM PADA DIALEK BANYUMASAN DI KABUPATEN BANYUMAS DAN KABUPATEN CILACAP Wicaksono, Lutfi Wiwit; Muharudin, Eko; Suroso, Eko; Nurlina, Laily
JURNAL SKRIPTA Vol 11 No 2 (2025): SKRIPTA NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v11i2.8329

Abstract

The Banyumasan dialect or better known as "Ngapak" is part of the Javanese dialect which has striking phonological characteristics when compared to the Mataraman dialect. This study aims to describe the form of phoneme variation in the Banyumasan dialect spoken in two regions, namely Banyumas Regency and Cilacap Regency. This research was conducted using a qualitative descriptive method through a dialectological approach, focusing on phoneme units as the smallest unit in the language sound system. The results of field observations and direct interaction with native speakers from Banyumas and Cilacap show that there are several forms of phonemic variation, including: (1) apokope, which is the elimination of vowel sounds at the end of words, such as in the word "koe" which becomes "ko" or "uwis" becomes "wis"; (2) the addition of phonemes, especially epenetic vowels that are added to refine articulation, such as in the word "arep" which becomes "arepan"; and (3) consonant substitution, e.g. simplification of the phoneme /ai/ which is reduced to /i/ in the word "wae" to "baen", or the change of the phoneme /n/ to /ɲ/ (ng) in the phrase "nang endi" which changes to "ngendi". This phonemic analysis shows that each change has a certain pattern that reflects systemic consistency in people's spoken language. This not only reflects linguistic adaptations to local communication needs, but also demonstrates the social function of language variation as part of community identity. In other words, the phonemic differences found are not just deviations from the standard form, but a reflection of the typical phonological structure that develops naturally in the Banyumasan language community. This research also strengthens the understanding of regional language dynamics and the importance of preserving local languages in the midst of globalization.
PENGUASAAN KOSA KATA PEMBELAJARAN BIPA MELALUI MEDIA SOSIAL BERTEMA KULINER LOKAL INDONESIA Bhayu Anggita Subarkah; Laily Nurlina
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i1.2625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan media sosial sebagai materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dalam penguasaan kosa kata dengan fokus pada tema kuliner lokal Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan media sosial dan potensinya dalam pembelajaran bahasa, serta kekayaan kuliner Indonesia yang dapat menjadi daya tarik bagi pembelajar BIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel yang relevan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan fokus pada identifikasi tema utama, pola, dan hubungan antara berbagai variabel dalam literatur yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok memiliki potensi yang besar dalam pembelajaran BIPA. Konten yang beragam dan menarik, seperti resep masakan, vlog kuliner, dan ulasan restoran, dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan memperkaya kosakata serta pemahaman mereka tentang budaya Indonesia. Namun, pemanfaatan media sosial juga memiliki tantangan, seperti kualitas konten yang tidak selalu terjamin dan ketergantungan pada teknologi. Kesimpulannya, media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam penguasaan kosa kata pembelajaran BIPA, khususnya dengan tema kuliner lokal Indonesia. Namun, pemanfaatannya perlu dilakukan secara selektif dan dipadukan dengan metode pembelajaran lainnya. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan kemampuan berbahasa peserta didik.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM FILM BILA ESOK IBU TIADA: KAJIAN PRAGMATIK GRICE Rahma, Sofia; Eko Suroso; Laily Nurlina; Isnaeni Praptanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikatur percakapan dalam film Bila Esok Ibu Tiada karya Nagiga Nur Ayati. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana bentuk implikatur yang muncul dalam dialog serta bagaimana makna tersirat tersebut dipahami berdasarkan konteks percakapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskritif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap dialog dalam film, kemudian dianalisis berdasarkan teori implikatur Grice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis implikatur yang digunakan oleh tokoh, baik implikatur khusus, umum dan prinsip kerja sama yang berfungsi untuk menyampaikan maksud secara tidak langsung, mengekspresikan emosi, serta menjaga kesantunan dalam berkomunikasi. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman implikatur sangat penting dalam menafsirkan makna tuturan secara tepat. Dengan demikian penelitian ini menyimpulkan bahwa implikatur memiliki peran penting dalam memperkaya makna komunikasi dan memperdalam pemahaman terhadap isi dan pesan dalam film.
Penerapan Edugame untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Penguasaan Teks Biografi: Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa SMK: The Implementation of Edugames to Improve Learning Motivation and Mastery of Biographical Texts: A Classroom Action Research on Vocational High School Students Khofifatuzzuhriyah; Laily Nurlina; Isnaeni Praptanti; Sukirno
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2704

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif permainan edukasi dalam meningkatkan motivasi belajar dan meningkatkan penguasaan teks biografi siswa di kelas X TKJ SMK Komputama Jeruklegi. Penelitian ini menerapkan Model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggrat, yang diimplementasikan melalui dua siklus. Setiap siklus mencakup beberapa fase seperti, penyusunan rencana, implementasi, observasi, dan evaluasi. Temuan utama penelitian ini mengindikasikan adanya peningkatan pada motivasi belajar dan penguasaan materi ajar. Pada fase awal, rerata skor akademik siswa berada pada angka 54,5, dengan tingkat ketuntasan belajar klasikal yang belm tercapai sama sekali (0%). Memasuki siklus I, rerata skor mengalami peningkatan substansial menjadi 68,1, dengan presentasi ketuntasan klasikal mencapai 61,9%. Puncak pencapaian terjadi pada siklus II, di mana rerata skor menjolak menjadi 90,9, dan tingkat ketuntasan belajar klasikal mencapai tingkat optimal 100%. Lebih lanjut, data menunjukkan transformasi kualitatif dalam motivasi belajar siswa, bergeser dari kategori sedang menjadi kategori tinggi dan sangat tinggi. Hasilnya menunjukkan bahwa permainan edukasi berbasis Quizizz dan Class of Champions dapat membuat kelas menjadi interaktif, kompetitif, dan kolaboratif.
Pelatihan Perencanaan Berbasis Data Untuk Pengawas Sekolah Temanggung Dan Pekalongan Laily Nurlina
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 06 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the independent curriculum which is the policy of the Minister of Education, Culture, Research, and Technology has a positive impact on changes in all components of education. One of the important things is data-based planning from education report cards issued by the government. School supervisors are at the forefront of changing paradigms in schools. This service in the form of training is intended for supervisors in Temanggung and Pekalongan. This training uses an online mode through the Learning Management System (LMS) and gsuite for face-to-face. Each participant was given an activeness assessment using an assessment rubric to motivate participants to be active in the discussion and training process.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Penyusunan Soal Literasi Berbasis Hots Berbasis Aplikasi Diffit Di SMA Negeri 4 Purwokerto Laily Nurlina; Wildan Aji Saputra; Eko Sri Israhayu
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 : Juni (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The compilation of literacy questions based on higher-order thinking skill or HOTS is one of the important components in improving the quality of learning. This technical guidance activity aims to improve the understanding and skills of SMA Negeri 4 Purwokerto teachers in compiling HOTS based literacy questions by introducing the use of the Diffit for Teachers application. The methods used in this activity include lectures, discussions, practises, and presentations on compiling questions according to subjects. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of the concept of literacy, the application of Bloom's Taxonomy and the use of the Diffit application in making questions. In addition to Diffit for Teachers, teachers were introduced to other supporting digital platforms in compiling questions. This activity has a positive impact on the development of teacher professionalism and is expected to be implemented sustainably in schools.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM WACANA KRITIS PENDIDIKAN: KAJIAN PRAGMATIK PADA VIDEO YOUTUBE FERRY IRWANDI: Tindak tutur ilokusi, pragmatik, wacana digital, YouTube, pendidikan Nabilla Alya Wardhani; Eko Suroso; Laily Nurlina; Isnaeni Praptanti
JURNAL SKRIPTA Vol 12 No 1 (2026): SKRIPTA MEI 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v12i1.9542

Abstract

This study is designed to identify and describe the variety of illocutionary speech acts found in a YouTube video titled “The Reasons for the Failure to Adopt the Finnish Education System in Indonesia,” a video published by Ferry Irwandi on October 10, 2024. This study focuses on language use in digital critical discourse that addresses issues of national education policy. The method applied in this research is a descriptive qualitative approach. Data collection was conducted through listening accompanied by note-taking, while the data analysis phase relied on the determinant element sorting technique a method of interpreting data by considering the context of the utterance, the speaker’s intent, and relevant theoretical frameworks. Based on the findings, all five categories of illocutionary speech acts were present in the video with varying frequencies, totaling 14 utterances. Among these five categories, the assertive speech act appeared most frequently with 4 utterances, followed by the directive with 3 utterances, the expressive with 3 utterances, while the commissive and declarative each accounted for 2 utterances. The results of this study provide a tangible contribution to the development of pragmatic studies, particularly in the context of digital-based communication, while also offering deeper insight into the illocutionary strategies commonly employed by independent content creators in conveying ideas to a broad audience.This study is expected to improve the public’s pragmatic literacy in understanding educational content on social media.
Efektivitas Media Video Interaktif Edpuzzle terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Teks Pidato Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kalibagor: The Effectiveness of Edpuzzle Interactive Video Media on the Reading Comprehension Ability of Speech Texts among Eighth Grade Students at SMP Negeri 1 Kalibagor Anandia Nur Shiva; Laily Nurlina; Eko Suroso; Isnaeni Praptanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2706

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis video interaktif Edpuzzle sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen dan desain pretest–posttest kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kalibagor yang terdiri atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 31 siswa. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Peningkatan hasil belajar pada kelompok eksperimen termasuk kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol berada pada kategori sedang. Uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penggunaan Edpuzzle terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia.