Claim Missing Document
Check
Articles

Health Promotion Perspectives on Self-Efficacy and Psychosocial Determinants of Sustainable Sanitation Behavior in Rural Indonesia Marylin S. Junias; Apris A. Adu; Sarci Magdalena Toy; Eryc Haba Bunga; Claudya S.V Sudarmadji; Agus Setyobudi; Mas'Amah Mas'Amah; Irwan Budiyono
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v9i1.8721

Abstract

Introduction: Open defecation remains a major public health challenge in rural and dryland regions, where infrastructural constraints and psychosocial barriers intersect. This study analyzed the associations between self-efficacy, community perceptions, and basic sanitation infrastructure and sanitation behavior in East Baumata Village, Kupang Regency. Method: An analytic, community-based cross-sectional survey was conducted with n = 128 randomly sampled household heads, using theory-informed structured questionnaires and observational checklists to capture psychosocial and infrastructural determinants. Data were analyzed using descriptive statistics, ?² tests, and multivariable logistic regression reporting adjusted odds ratios (aOR) and p-values. Result: Most respondents demonstrated favorable knowledge and attitudes; self-efficacy was strongly associated with consistent latrine use (aOR ? 16.2, p < 0.001). Community perceptions and latrine distance were significant in bivariate analyses (p = 0.0153 and p = 0.001, respectively) but were not significant after adjustment (p > 0.05), suggesting their associations may be accounted for by self-efficacy (no formal mediation was tested). Water availability was not associated with the outcome (p = 0.985) when minimum access was present. These findings align with behavioral models emphasizing perceived control, self-regulation, and normative influences in health promotion. Conclusion:Policy and program design should prioritize self-efficacy–building interventions (e.g., peer modeling, guided practice) and norm-focused community engagement, alongside proximity-sensitive infrastructure investments, to enhance sustainability. This research contributes to refining the implementation of Indonesia’s Community-Based Total Sanitation program and offers insights for global strategies aimed at achieving SDG 6.2.
BODY IMAGE AND SELF-ESTEEM AMONG FEMALE STUDENTS IN PSYCHOLOGY DEPARTMENT Manoe, Rizkita Fadillah Angel; Adu, Apris A.; Damayanti, Yeni; Junias, Marylin Susanti
Journal of Health and Behavioral Science Vol 7 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jhbs.v7i4.24068

Abstract

Adolescence is a period when individuals begin to pay more attention to their physical condition, which is known as body image. Body image is defined as an individual's perception of how satisfied and accepting they are of their physical appearance, which is influenced by their own perceptions. Self-esteem is the result of an individual's evaluation of themselves, expressed in their attitudes and acceptance of their qualities. This study aims to determine whether there is a relationship between body image and self-esteem among female psychology students at Nusa Cendana University, involving 156 female participants. This study employed a quantitative research method through the distribution of questionnaires. The hypothesis test found a significance value of 0.006 < 0.05, which means that the study indicates a relationship between body image and self-esteem among female students. Students with a better perception of their body image tend to show positive emotional responses, including self-esteem.
Implementasi Program Penanggulangan Wasting Di Puskesmas Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Tahun 2024 umbu, harihinto; Apris A. Adu; Rina Sirait; Fransiskus Gerado
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v14i2.603

Abstract

Wasting merupakan kondisi berat badan anak yang jauh di bawah rentang normal (BB/TB < -2 SD). Berdasarkan data SSGI 2023, prevalensi wasting di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 9,0%, Kota Kupang sebesar 11,5%, dan tercatat di Puskesmas Oesapa sebanyak 568 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Penanggulangan Wasting 2024 di Puskesmas Oesapa dengan pendekatan sistem: input (SDM, pendanaan, sarana prasarana, metode), proses (perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi), output (cakupan dan sasaran), dan outcome (indikator keberhasilan dan tindak lanjut). Penelitian deskriptif kualitatif ini melibatkan sembilan informan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDM sudah memadai, namun wilayah layanan yang luas menjadi kendala. Pendanaan sudah mencukupi, namun sarana prasarana belum lengkap. Program sudah sesuai dengan juknis. Perencanaan dan pelaksanaan sudah sesuai dengan rencana kerja. Kasus wasting ditemukan pada saat penimbangan di posyandu. Pemantauan dan evaluasi berjalan dengan baik. Cakupan sudah baik, namun ada beberapa anak wasting yang tidak dapat ditangani karena berdomisili di luar Kota Kupang. Pada tahun 2024, program ini menargetkan pemulihan bagi 400 anak melalui kolaborasi lintas sektor, peningkatan sanitasi, akses air bersih, dan program pemberian makanan berbasis pangan lokal. Rekomendasi yang diberikan meliputi penyesuaian jadwal kunjungan, penilaian kebutuhan SDM, penyelesaian infrastruktur, dan peningkatan koordinasi lintas sektor.
Analisis Pola Hidup yang Berhubungan Dengan Kejadian Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares, Di Timor-Leste Elisabeth F. C. X. Belo; Apris A. Adu; Maria M.Dwi Wahyuni; Serlie K. A. Litik; Anderias Umbu Roga
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51783

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat, termasuk di Timor-Leste. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola hidup yang mempengaruhi kejadian GGK di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares, Dili, Timor-Leste tahun 2025. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan 100 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, konsumsi suplemen, konsumsi minuman berkarbonasi, aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, penggunaan obat analgesik, serta konsumsi garam dengan kejadian GGK. Faktor dominan yang paling berpengaruh adalah konsumsi garam dan kebiasaan merokok. Disimpulkan bahwa pola hidup tidak sehat berkontribusi besar terhadap peningkatan risiko GGK, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi pola hidup sehat untuk menekan angka kejadian GGK di masyarakat.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR SELAMA MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA DI PRODI PSIKOLOGI UNIVERSITAS NUSA CENDANA Djoh, Ega Marsela; Adu, Apris A.; Keraf, Marselino K. P. Abdi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.10442

Abstract

The thesis writing process is often an academic burden that triggers significant anxiety for final year students, which in turn has the potential to disrupt their sleep quality. This study aims to investigate the relationship between anxiety levels and sleep quality in Psychology students at Nusa Cendana University. Using quantitative analytical methods and a cross-sectional design, this study involved 169 respondents selected through a simple random sampling technique. Primary data were obtained through the Zung Self Rating Anxiety Scale questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index. The research findings showed that the majority of respondents (63.9%) experienced poor sleep quality, while students with mild anxiety levels (30.2%), moderate (21.3%), and severe (12.4%) consistently experienced sleep disturbances. The results of the bivariate analysis using the Chi-Square test showed a Pearson value of 169.000 with a significance of p = 0.000 (p < 0.05), confirming a strong relationship between the two variables. The main conclusion of this study is that there is a statistically significant relationship between anxiety and sleep quality in students during the final assignment period. The higher the level of anxiety experienced by students, the lower the quality of their sleep. Therefore, providing mental health support services on campus is crucial to help students manage academic stress, ensuring their physical health and academic success. ABSTRAK Proses penyusunan skripsi sering kali menjadi beban akademik yang memicu kecemasan signifikan bagi mahasiswa tingkat akhir, yang pada gilirannya berpotensi mengganggu stabilitas kualitas tidur mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Nusa Cendana. Dengan menggunakan metode kuantitatif analitik dan desain cross-sectional, studi ini melibatkan 169 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale serta Pittsburgh Sleep Quality Index. Temuan riset menunjukkan mayoritas responden (63,9%) mengalami kualitas tidur buruk, sedangkan mahasiswa dengan tingkat kecemasan ringan sebesar 30,2%, sedang 21,3%, dan berat 12,4% secara konsisten memiliki gangguan tidur. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan nilai Pearson sebesar 169,000 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menegaskan adanya keterkaitan kuat antara kedua variabel tersebut. Kesimpulan utama penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan secara statistik antara kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa selama masa pengerjaan tugas akhir. Semakin tinggi intensitas kecemasan yang dirasakan mahasiswa, maka semakin rendah kualitas tidur yang mereka dapatkan. Oleh karena itu, penyediaan layanan dukungan kesehatan mental sangat krusial di lingkungan kampus guna membantu mahasiswa mengelola stres akademik demi menjaga kesehatan fisik dan keberhasilan studi akademik mereka.  
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang Bau, Anisa Tridini; Adu, Apris A.; Hinga, Indriati A. Tedju; Syamruth, Yendris K.
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.549

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebar dari orang ke orang melalui udara ketika penderita tuberkulosis batuk, bersin atau meludah. Puskesmas Sikumana menempati urutan pertama dengan kasus tuberkulosis tertinggi di Kota Kupang tahun 2024 sebanyak 147 kasus. Berdasarkan data tahun 2022 mencapai 137 kasus, tahun 2023 meningkat mencapai 153 kasus, tahun 2024 menurun kembali mencapai 147 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini seluruh masyarakat yang melakukan uji mikroskopis (dahak) di Puskesmas Sikumana Kota Kupang tahun 2024 adalah 920 orang dengan menggunakan teknik pemgambilan simple random sampling sehingga jumlah sampel yang didapatkan adalah 58 orang. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pengetahuan (p-value=0,012), sosial ekonomi (p-value=0,011), riwayat kontak dengan penderita (p-value=0,004), perilaku masyarakat menggunakan masker (p-value=0,000) dan tidak ada hubungan antara pekerjaan (p-value=0,108) dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Diharapkan petugas kesehatan meningkatkan promosi kesehatan dan bagi masyarakat selalu menggunakan masker saat berkomunikasi dengan penderita tuberkulosis.
Analisa Karakteristik Lingkungan Larva Anopheles Sp dan Perilaku Masyarakat Terhadap Status Potensi Malaria di Masyarakat Suco Batugade, Timor Leste Manuel Belo Sarmento; Apris A. Adu; Yendris K. Syamruth; Pius Weraman; Marylin Susanti Junias
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 6 (2026): Volume 6 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i6.23254

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between environmental factors (temperature, humidity, pH, and water salinity) and community behavioral factors (knowledge, attitude, and practice) with the malaria potential status in Suco Batugade, Bobonaro District, Timor Leste. This research is an analytic observational study using a cross-sectional approach. Data were collected from 265 respondents through environmental observations and structured questionnaires. Data were analyzed using univariate and bivariate (chi-square test) methods. The results showed that most environmental conditions were within the normal category: temperature (75.8%), pH (75.5%), humidity (73.6%), and water salinity (75.5%). Most community members also had good levels of knowledge (72.8%), attitude (72.1%), and practice (75.1%) toward malaria prevention. Bivariate analysis results indicated that all variables had a significant relationship with Anopheles larval density (p-value 0.05). The study concludes that environmental factors and community behavior are significantly associated with malaria potential status, as reflected by Anopheles larval density in Suco Batugade. Malaria control efforts should focus on enhancing public awareness and actions related to environmental sanitation and the management of aquatic habitats that may serve as breeding sites for malaria vector mosquitoes. Keywords: Malaria, Anopheles Sp., Environmental Characteristics, Community Behavior, Batugade, Timor Leste.  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan (suhu, kelembapan, pH, dan salinitas air) serta faktor perilaku masyarakat (pengetahuan, sikap, dan tindakan) dengan status potensi malaria di Suco Batugade, Kabupaten Bobonaro, Timor Leste. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Data dikumpulkan dari 265 responden menggunakan observasi lingkungan dan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (uji chi-square). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa sebagian besar kondisi lingkungan berada pada kategori normal: suhu (75,8%), pH (75,5%), kelembapan (73,6%), dan salinitas air (75,5%). Sebagian besar masyarakat juga memiliki tingkat pengetahuan (72,8%), sikap (72,1%), dan tindakan (75,1%) yang baik terhadap pencegahan malaria. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa seluruh variabel memiliki hubungan signifikan dengan kepadatan jentik Anopheles sp. (p-value 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan dan perilaku masyarakat memiliki hubungan signifikan dengan status potensi malaria yang di gambarkan oleh kepadatan jentik Anopheles sp. di wilayah Suco Batugade. Upaya pengendalian malaria perlu difokuskan pada peningkatan kesadaran dan tindakan masyarakat terhadap sanitasi lingkungan serta pengelolaan habitat perairan yang berpotensi sebagai tempat berkembangbiaknya nyamuk vektor malaria. Kata Kunci: Malaria, Anopheles Sp., Karakteristik Lingkungan, Perilaku Masyarakat, Batugade, Timor Leste.
Analisis Kesiapan Fasilitas Kesehatan dalam Penerapan Kelas Rawat Inap Standar Menurut Perpres Nomor 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Soe Apnel Yohanis Tode; Apris A. Adu; Fransiskus Geroda Mado; Anderias Umbu Roga; Yendris K. Syamruth
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 6 (2026): Volume 6 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i6.23528

Abstract

ABSTRACT The implementation of the Standard Inpatient Class (KRIS) under Presidential Regulation No. 59 of 2024 is a national policy aimed at improving equitable access and the quality of inpatient care for all participants of the National Health Insurance (JKN). RSUD Soe, as a referral hospital in Timor Tengah Selatan Regency, is required to meet 12 KRIS criteria, including the readiness of human resources, medical equipment, and inpatient room infrastructure. This study aims to analyze the readiness of RSUD Soe in implementing KRIS according to the established standards. This research used a descriptive qualitative method. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and document review, and were analyzed using content analysis techniques. The results show that RSUD Soe has fulfilled several KRIS components, but several indicators still require adjustments, particularly in building infrastructure, the ratio and competency of health workers, the availability of medical equipment, and non-medical facilities. The study concludes that RSUD Soe is not yet fully ready to implement KRIS and requires phased improvements, especially in room restructuring, fulfillment of competent human resources, and upgrading medical and non-medical facilities. Keywords: Standard Inpatient Class, KRIS, National Health Insurance, RSUD Soe, Presidential Regulation 59/2024.  ABSTRAK Penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) berdasarkan Perpres Nomor 59 Tahun 2024 merupakan kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan pemerataan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional. RSUD Soe sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Timor Tengah Selatan dituntut untuk memenuhi 12 kriteria KRIS, yang mencakup kesiapan sumber daya manusia, alat kesehatan, serta infrastruktur ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan RSUD Soe dalam mengimplementasikan KRIS sesuai standar yang ditetapkan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Soe telah memiliki sebagian komponen pendukung KRIS, namun masih terdapat beberapa indikator yang memerlukan penyesuaian, terutama pada aspek infrastruktur bangunan, rasio tenaga kesehatan, ketersediaan alat kesehatan, serta pemenuhan fasilitas non-medis sesuai standar KRIS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa RSUD Soe belum sepenuhnya siap menerapkan KRIS dan membutuhkan perbaikan bertahap terutama terkait penataan ruang rawat, pemenuhan SDM sesuai standar kompetensi, serta pembaruan sarana dan prasarana medis maupun non-medis. Kata Kunci: Kelas Rawat Inap Standar, KRIS, JKN, RSUD Soe, Perpres 59/2024.
Co-Authors Agus Setyobudi Agus Setyobudi Amelya Betsalonia Sir Anderias Umbu Roga Anjelina, Fordiana Apnel Yohanis Tode Ata, Hilda Rambu Bangi Bau, Anisa Tridini Belandina Liliana Long Chandraningsih, Ni Putu Angelisa Christian J. Bale Lembang Claudya S.V Sudarmadji Damayanti, Yeni Daniela Boeky Dati, Maria Claudia Putri Alom Delima Nala Ngoma Deviarbi Sakke Tira Dhiu, Maria Ermelinda Dian Lestari Anakaka Djoh, Ega Marsela Dodo, Dominirsep Ovidius Doke, Soni Elisabeth F. C. X. Belo Eryc Haba Bunga Fransiska Dian Puspitayanti Fransiskus Gerado Fransiskus Geroda Mado Gusmao, Francelino Nobel Sarmento Gustam, Tasalina Y. P Haba, Febrian Trisan Haseli, Katharina Helen Ndiki Helga Jilvera Nathalia Ndun Hinga, Indriati A. Tedju Hinga, Indriati Andolita Tedju I GustiNgurah Budiana Indah Haeru Nisa Indra Yohanes Kiling Indriati Andolita Tedju Hinga Irwan Budiyono Jeny J. Therikh Joanina Adriana Seran Juan Nafie Juliana Marlin Y Benu Junias, Marylin Susanti Kabosu, Renata Aryndra Sukma Karunia Natalia Manafe Kedang, Vinsensia Barek Keraf, Marselino K. P. Abdi Larasati, Galuh W.K Dyah Lerik, M. Dinah Charlota Lewi Jutomo Limbu, Ribka Linda Aryanti Mahoklory Liswaty Ga, Jefty Liufeto, Mega O.L Loi, Stefania K.P.Laku M. K. P. Abdi Keraf Manoe, Rizkita Fadillah Angel Manuel Belo Sarmento Manurung, Imelda Februati Ester Maria M. Dwi Wahyuni Maria M.Dwi Wahyuni Maria Ndouk Maria Sindisari Parus Maria Wendelina Dian Salombre Marselino K. P. Abdi Keraf Marylin S. Junias Marylin. S. Junias Mas'amah Mas'amah Mas’amah Mas’amah, Mas’amah Muntasir, Muntasir Ndoen, Honey Ivon Ndoen, Honey Ivone Noorce Christiani Berek Nubabi, Igniosa Erlince Nur, Marselinus Laga Oktaviana Salome Naba Olang, Eka Sukma Kumala Dewi Panjaitan, Panondang N. Paula K. W. K. Lado Pingak, Meksy S. Purnawan, Sigit Qharezha Cicilia Lololau Rina Sirait Sahdan, Mustakim Sarci M. Toy Sarci Magdalena Toy Serlie K. A. Litik Soleman Landi Syamruth, Yendris K. umbu, harihinto Wahyun, Maria Magdalena Dwi Weraman, Pius Wijaya, R. Pasifikus Christa William Djani YENDRIS K SYAMRUTH Yersintha Trisanlia Katarina