Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MOTIVASI KERJA, IKLIM ORGANISASI, DAN PERAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI GURU SD NEGERI DI KECAMATAN KEDUNGTUBAN KABUPATEN BLORA Kalis Haryanto; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Widya Kusumaningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.21271

Abstract

Urgensi masalah penelitian ini adalah belum optimalnya pengaruh motivasi kerja, iklim organisasi, dan peran kepala sekolah terhadap Kompetensi Guru, Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh motivasi kerja, iklim organisasi, dan peran kepala sekolah terhadap Kompetensi Guru SD Negeri di Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora, Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Motivasi Kerja, Iklim Organisasi dan Peran Kepala Sekolah Terhadap Kompetensi Guru SD Negeri di Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora. Motivasi Kerja, Iklim organisasi dan Peran Kepala Sekolah secara simultan berpengaruh terhadap variabel Kompetensi Guru diperoleh lFhitung sebesar 44,889 dengan taraf signifikan 0.000. lDengan lα = l0,05l sertal derajat kebebasanl (df) lv1 = 147l (n(lk-3)) makal di dapatl Ftabel 2,67. Hasil penghitungan diperoleh nilai lFhitung > lFtabel (44,889 > l2,67) dan nilai signifikansinya 0,000 < 0,005 maka H0 ditolak dan H4 diterima artinya Motivasi Kerja, Iklim organisasi dan Peran Kepala Sekolah secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kompetensi Guru. Besarnya pengaruh dari ketiga variabel bebas adalah sebesar 47,4%.
STRATEGI PENYUSUNAN DAN IMPLEMENTASI RKS DAN RKAS UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS Sudari; Sri Nurhayati; Sritini; Tri Ani Setiorini; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.21479

Abstract

Rencana Kerja Sekolah (RKS), Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) merupakan dokumen strategis yang menjadi panduan utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses penyusunan RKS dan RKAS, analisis implementasinya, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RKS dan RKAS yang efektif memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, perencanaan yang berbasis data, dan pengawasan yang berkelanjutan.
Strategi Kurikulum Islam dan Kurikulum Merdeka untuk Pendidikan Berkualitas Abad 21 Erma Windu Susanti; Sudari; Tri Ani Setiorini; Devi Nuraeni; Tri Eni Widiyawati; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4003

Abstract

Abstract This article discusses curriculum development from two main perspectives: Islamic education and Independent Curriculum. The purpose of this study is to identify principles, approaches, and best practices in curriculum management to answer the challenges of the 21st century. The method used is a literature review of eleven scientific articles published in reputable journals. The findings show that curriculum development must be based on Islamic values, principles of educational management, technology integration, and competency-oriented. An Independent Curriculum that is adaptive to the needs of students and the world of work is also a key factor in the success of education. This article recommends a holistic approach in planning and implementing a curriculum based on values ​​and science and technologysectors. Abstrak Artikel ini membahas pengembangan kurikulum dari dua perspektif utama yaitu pendidikan Islam dan Kurikulum Merdeka. Tujuan kajian ini adalah mengidentifikasi prinsip, pendekatan, dan praktik terbaik dalam manajemen kurikulum untuk menjawab tantangan abad ke-21. Metode yang digunakan adalah telaah pustaka terhadap sebelas artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal-jurnal bereputasi. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum harus berbasis nilai-nilai Islam, prinsip manajemen pendidikan, integrasi teknologi, serta berorientasi pada kompetensi. Kurikulum Merdeka yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik dan dunia kerja juga menjadi faktor kunci keberhasilan pendidikan. Artikel ini merekomendasikan pendekatan holistik dalam perencanaan dan implementasi kurikulum berbasis nilai dan IPTEK.
Inovasi dan Pengembangan Kurikulum dalam Berbagai Konteks Pendidikan Azizah Muslikhatun; Windah Lestari; Tutik Poncowati; Bebet Adi Wibawa; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4020

Abstract

Abstract This study aims to examine various forms of curriculum innovation and development in different educational contexts in Indonesia, including early childhood education, basic education, Islamic schools, and inclusive education. The research employed a literature study by analyzing nationally accredited journal articles published between 2018 and 2024. Article selection was based on keywords such as curriculum innovation, Merdeka Curriculum, Islamic education, inclusive education, and early childhood education. The findings indicate that curriculum innovation in Indonesia is highly contextual. In inclusive education, innovations include the application of the 4D model and curriculum modification through cooperative learning for students with special needs. In early childhood education, flexible play-based curriculum is the main innovation. In basic education, innovation appears in the implementation of the Merdeka Curriculum and the integration of national curriculum with Islamic values through KPPM and tahfidz programs. In Madrasah Tsanawiyah, curriculum innovation is realized through anti-radicalism approaches that promote religious moderation. In conclusion, the identified innovations focus on curriculum flexibility, integration of local and religious values, character development, and inclusive education access. However, challenges such as limited resources, teacher readiness, and policy–practice gaps must be addressed through sustainable, collaborative, and contextual implementation strategies.  Abstrak  Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk-bentuk inovasi dan pengembangan kurikulum dalam berbagai konteks pendidikan di Indonesia, mulai dari PAUD, pendidikan dasar, madrasah, hingga pendidikan inklusif. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis artikel dari jurnal nasional terakreditasi yang diterbitkan pada periode 2018–2024. Pemilihan artikel didasarkan pada kata kunci inovasi kurikulum, Kurikulum Merdeka, pendidikan Islam, pendidikan inklusif, dan pendidikan anak usia dini. Hasil telaah menunjukkan bahwa inovasi kurikulum di Indonesia bersifat kontekstual. Pada pendidikan inklusif, inovasi berupa penerapan model 4D dan modifikasi kurikulum berbasis cooperative learning untuk anak berkebutuhan khusus. Pada PAUD, fleksibilitas kurikulum berbasis bermain menjadi inovasi utama. Pada sekolah dasar, inovasi tampak pada penerapan Kurikulum Merdeka serta integrasi kurikulum nasional dengan nilai-nilai keislaman melalui KPPM dan program tahfidz. Di Madrasah Tsanawiyah, inovasi dilakukan melalui kurikulum anti-radikalisme yang menanamkan moderasi beragama. Kesimpulannya, inovasi kurikulum yang ditemukan berfokus pada fleksibilitas pembelajaran, integrasi nilai lokal dan religius, penguatan karakter, serta akses pendidikan inklusif. Namun, tantangan berupa keterbatasan sumber daya, kesiapan guru, dan kesenjangan kebijakan masih perlu diatasi dengan strategi implementasi yang berkelanjutan, kolaboratif, dan kontekstual.
The Influence of the Role of the School Committee on the Implementation of School-Based Management Jumirin Jumirin; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Endang Wuryandini
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4602

Abstract

This study aims to determine the influence of the role of school committees on the implementation of school-based management (SBM) in private elementary schools in Pemalang district. The method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach, namely research with quantitative data which is then processed and analyzed for conclusions. The first step before the research is taken is to conduct a theoretical study, then the following stages are carried out; first, compiling research instruments, secondly testing the validity and reliability of instruments, thirdly the process of data retrieval, fourth tabulation of data, data processing and interpretation of data, fifth drawing conclusions. The results showed that; first, The role of the school committee as a judge, supporter, mediator and controller of the implementation of SBM obtained a minimum score of 69 and a maximum score of 202 with a score range of 133. The data can be described as saying that out of 100 respondents who stated that the role of the school committee was good, 13 people were equivalent to 13%, stated that 37 people played a good role. 37%, stated that 39 people played a role equivalent to 3 9% stated that they played less role as many as 9 people equivalent to 9% and respondents who stated that they did not play a role as many as 2 people were equivalent to 2%. With a mean value of 149.27 and a mode value of 162, the value is included in the interval class 150 – 176 in the good/high category. The conclusion of this study is that the level of SBM implementation in Pemalang District Private Primary School is influenced by the level of role of the school committee. The higher the role of the school committee, the more the implementation of SBM will increase. Similarly, if the role of the school committee is low or lacks a role, then the level of implementation of SBM will also decrease.
Mutasi Pegawai Aparatur Sipil Negara sebagai Instrumen Pengembangan Karier dan Peningkatan Kinerja Kusworo, Mukhtar; Rochman, Catur; Wajiyo, Wajiyo; Nyoman Murniati, Ngurah Ayu
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.3016

Abstract

Mutasi pegawai merupakan instrumen strategis dalam manajemen sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara, namun efektivitasnya masih menghadapi berbagai tantangan implementasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mutasi pegawai sebagai instrumen pengembangan karier dan peningkatan kinerja aparatur serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasinya. Penelitian menggunakan desain systematic literature review dengan thematic synthesis terhadap sepuluh artikel ilmiah tentang mutasi pegawai ASN di berbagai instansi pemerintahan Indonesia. Analisis mengidentifikasi empat tema utama: (1) mutasi berpengaruh sangat kuat terhadap peningkatan kinerja (98,6%); (2) mutasi meningkatkan motivasi melalui penyegaran organisasi; (3) mutasi berfungsi sebagai wahana pengembangan kompetensi lintas fungsi; dan (4) efektivitas mutasi terhambat oleh ketidakcocokan kompetensi, praktik spoil system, dan kurangnya transparansi. Penelitian ini mengusulkan konsep merit-fairness nexus yang menegaskan bahwa efektivitas mutasi sangat ditentukan oleh kualitas implementasi berbasis merit dan persepsi keadilan prosedural. Implikasi praktis meliputi pengembangan competency-based rotation system, penguatan transparansi, dan penyediaan transition support programs.
Co-Authors Abdullah , Ghufron Achmad Buchori Affandi Faisal Kurniawan Afina Farkhahani Ahmad Agus Alim Ali Wahyudi Amal Purnomo Andi Dwi Arifin Anjar Wikaningrum Annisa Fajria Maulida Aryo Andri Nugroho Asriyanti, Nuraeni Azizah Muslikhatun Bebet Adi Wibawa Bunyamin Choirul Huda Chory Praseptiana Devi Nuraeni Duwi Nuvitalia Dwi Hajar Fitri Astuti Dwi Satrio Bagus Tumeko Dyah Fitriana Lukitasari Eminarni, Ferry Andika Emmelia Maria Sulistiyorini Endang Wuryandini Erma Windu Susanti Ferry Andika Eminarni Ghufron Abdullah Ghufron Abdullah Harmika, Akbar Tsabet Al-Bahr Hikmah Maulidah Huwaida Nahdah I Made Sudana Imamuddin Said Inayah Inayah Indriana Arninda Dewi Indriyani Mustika Istikomah ITA PUSPITASARI Jumirin Jumirin Kalis Haryanto Kartinah KHOLIFAH Kusworo, Mukhtar Laili Baitu Masithoh Lela Iman Ningrum Lestari, Windah masrikan masrikan Matius Kurniawan Mira Azizah Mugirah Muhimatul Lailiyah Muji, Sri Neria Sukowati Ngurah Ayu Nyoman M Noor Miyono Nuansa Ayu Prisca Andini Nur Khoiri Nur Khoiri Nuraeni Asriyanti Nurkolis Nurul Apriliya Nurun Nikmah Purwandono Purwandono Rinda Afriyani Ri’ah Nurhayati Rochman, Catur Safikin Setiyono, Pupuk Setiyorini Setiyorini Shofiana, Nora Siti Ari Mursalina Siti Khanifah Siti Patonah Siti Solekha Sri Nurhayati Sritini Sudari Suhesti Karyawati Sumarno . Susanti, Erma Windu Susilo Adi Saputra Sutardi Sutardi Sutarman Sutarman Suwandi Suwandi Suwarno Tika Ardiani Tri Ani Setiorini Tri Eni Widiyawati Triana Sayekti Peni Puji Lestari Tutik Poncowati Verra Prastika Wahyu Pambudi Wahyuni Rahma Dianti Wajiyo, Wajiyo Widya Kusumaningsih Windah Lestari Yanti Yuni Astuti Yuli Anggraeni ZULFAH Zulfikar Dwi Yuliana