Claim Missing Document
Check
Articles

Jejak Megalitik Di Desa Mayong, Buleleng Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA Putu, Putu Intan Novitalia; Pageh, I Made; Yasa, I Wayan Putra
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v12i3.80637

Abstract

Megalithic is a form of heritage in the form of large stones that spread quite widely in Indonesia and one of them is in Buleleng, Mayong Village. In Mayong Village, several megalithic relics were found, such as: sarcophagus, megalithic statues, and large stones (monoliths). This study was conducted by the researcher to examine the megalithic traces in Mayong Village and its potential as a source of learning history in high school. This research uses historical research methods with stages: Heuristics, Source Criticism, Interpretation, and Historiography. The results showed that: megalithic relics still exist today in Mayong Village, because megalithic relics are still respected and considered a form of worship to ancestors with the mixing of Hinduism that entered Mayong Village. Megalithic remains that still exist today in Mayong Village, namely: sarcophagus, megalithic statues and large stones (monoliths). Sarcophagus is a stone burial place where 2 sarcophagi were found in Poh Asem. Then the megalithic statue is a chunk of stone carved in the shape of a human being which the villagers highly respect the statue because they consider it a manifestation of ancestral spirits. Finally, the implementation of megalithic traces in Mayong Village as a source of learning history in high school using the PJBL method, teachers are expected to implement megalithic traces in Mayong Village into teaching materials so that they can be used as local history learning. Keywords : Megalithic Age, Megalithic Remains, Learning Resources
Sejarah Industri Kerajinan Aluminium Di Desa Menyali,Kecamatan Sawan,Kabupaten Buleleng,Bali Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA Ni Made, Putri Oktadewi; Yasa, I Wayan Putra; Pageh, I Made
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v12i3.82463

Abstract

This research aims to determine: the background, development dynamics and potential of the Menyali Village aluminum craft industry as a source of history learning in high school. The method used in this research is a historical research method which includes: Heuristics, Verification, Interpretation and Historiography. The results of the research show that (1) The background to the emergence of the aluminum craft industry in Menyali Village was influenced by economic factors, raw materials, labor, capital and industrial equipment (2) The aluminum craft industry in Menyali Village experienced development from 1977-2023 seen from the products produced and marketing system (3) The aluminum craft industry can be used as a source of history learning in high school in accordance with the results of curriculum analysis, syllabus as well as cognitive, affective and psychomotor aspects. This research makes a contribution to the field of education, namely as a source for learning history at the high school level and can also be recommended as a P5 topic in the independent curriculum. Keywords: Aluminum, Industry, Crafts, Learning Resources
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR AND SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL SOSIOLOGI Wijaksono, Agus; Sriartah, Putu; Mudana, Wayan; Pageh, I Made
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.5777

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana cara meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) Pada pembelajaran sosiologi bagi Siswa Kelas X. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) Pada Pembelajaran Sosiologi X di MA Gembolo. Sumber data penelitian adalah siswa kelas X MA Gembolo Banyuwangi sebanyak 16 siswa. Waktu penelitian dari tanggal 23 September sampai dengan 17 Oktober 2024. Penelitian dilakukan selama 2 (dua) siklus. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari hasil tes formatif pada setiap siklus. Sedangkan data kualitatif berupa data observasi pada tiap siklus pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dikonsultasikan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa pada prasiklus hanya 3 siswa (19%) yang mencapai ketuntasan yaitu 70. Pada siklus I meningkat menjadi 7 orang (44%) dan pada siklus II meningkat menjadi 16 orang (100%). Kesimpulan dari penelitian perbaikan menggunakan metode Think Pair and Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Sosiologi.
Permainan Ayunan Jantra di Banjar Kerobokan, Desa Munggu, Badung Kajian Tentang Latar Belakang, Dampak, dan Potensinya sebagai Sumber Belajar di SMA I Putu Dandy Riartha; I Made Pageh; I Wayan Putra Yasa
Keraton: Journal of History Education and Culture Vol 6 No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/keraton.v6i2.6350

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu, mengetahui latar belakang permainan AyunanJantra di Desa Munggu, Mengwi, Badung, Bali, untuk mengetahui dampakpermainan Ayunan Jantra bagi masyarakat Banjar Kerobokan di Desa Munggu,Mengwi, Badung, Bali, untuk mengetahui aspek-aspek dari permainan AyunanJantra yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar di SMA. Metode yangdigunakan di dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganteknik pengumpulan data berupa teknik observasi, wawancara, studi dokumendan menggunakan metode penelitian sejarah yaitu heuristik, kritik sumber,interpretasi dan historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwapermainan Ayunan Jantra dibuat tahun 1930 untuk mensejahterahkan SkahaAyunan Jantra dengan latar belakang adanya krisis yang disebabkan oleh kenaikanpajak oleh kolonial Belanda. Permainan Ayunan Jantra memiliki dampak sosialyaitu terciptanya Skaha Ayunan Jantra Nugraha dan memiliki dampak ekonomiyang mensejahterakan Skaha. Adapun aspek-aspek dari permainan Ayunan Jantrayang dapat dijadikan sebagai sumber belajar di SMA dikarenakan permainanAyunan Jantra memiiki sejarah yang dapat dijadikan sebagai sumber belajarsejarah lokal pada pendidikan formal tepatnya pada Fase E (Kelas 10), semester1, Bab II dalam materi “Penelitian Sejarah Lokal”.
PENDIDIKAN KARAKTER DAN MANAJEMEN STRES UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI SISWA BEBAS HOAK Jiwa Permana, Agus Aan; I Gede Partha Sindu; I Gede Made Surya Bumi Pracasitaram; Saputra Wahyu Wijaya; Komang Setemen; I Made Pageh
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.68187

Abstract

Pemerintah menargetkan bahwa lulusan vokasi dapat membantu menurunkan angka pengangguran. Melalui komunikasi dan diskusi secara mendalam dengan staf guru, dan pimpinan di SMK Pariwisata Triatma Jaya Singaraja diperoleh informasi bahwa sekolah ingin menanamkan pendidikan karakter untuk siswa karena banyak siswa yang mengalami permasalahan baik pribadi, sekolah maupun dengan lingkungannya. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan materi pendidikan karakter untuk menjadi manusia sejati yang memiliki jati diri, serta memberikan kuisioner dass21 untuk deteksi tingkat siswa yang dapat mempengaruhi karakternya. Metode kegiatan ini adalah menjalin kemitraan, sosialisasi, melakukan pelatihan dan pedampingan, serta evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah sambutan sekolah dan pimpinan yang hangat, siswa yang mengikuti adalah kelas XI dari jurusan tata boga dan aplikasi perhotelan dan mahasiswa mapindo yang akan mengikuti magang yang berjumlah 80 orang. Dari hasil kuisioner yang diisi terdapat siswa yang mengalami stres, kecemasan, dan depresi tingkat yang sangat tinggi. Hal ini yang akan diselesaikan melalui pendampingan oleh guru sebagai konselor sekolah.
TRADISI GEBUG ENDE: HARMONI SOSIAL MASYARAKAT KECICANG ISLAM, KARANGASEM, BALI SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Guntur Hari Marcelliant; I Made Pageh; Irwan Nur
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian ini pada tradisi Gebug Ende yang merupakan tradisi dilakukan oleh sebagian besar masyarakat yang notabennya adalah Umat Hindu guna sebagai ritual doa memohon turun hujan kepada Sang Hyang Widhi. Namun tradisi ini ternyata dilaksanakan juga oleh masyarakat yang non-Hindu, yaitu masyarakat muslim di Banjar Dinas Kecicang Islam, yang sudah melaksanakan tradisi ini dari awal kedatangan umat muslim dari Lombok ke Karangasem pada abad ke-17. Peneliti melihat keharmonisan yang terjadi antara umat Hindu dan umat Islam dalam tradisi Gebug Ende menyimpan makna sebagai pemersatu kerukunan antar umat beragama. Ditemukannya motif dibalik dari Gebug Ende yang dijadikan medium harmoni sosial oleh masyarakat Kecicang Islam beserta pola permainannya. Dengan begitu peneliti melihat hal ini dapat dijadikan sebagai sumber belajar baru bagi peserta didik maupun para pengajar Sekolah Menengah Atas khususnya mata pelajaran Sosiologi Kelas XI.
SOCIAL CHANGE AND CHARACTER EDUCATION IN THE DIGITAL ERA: PERUBAHAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL I Putu Sriartha; Wayan Mudana; I Made Pageh; I DEWA AYU EKA PURBA DHARMA TARI; Putu Abda Ursula; Ni Ketut Erawati
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 8 No 2 (2024): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v8i2.4722

Abstract

The social changes that occur in society are influenced by the development of digital technology and have had a profound impact on the education system, school culture, and quality of education. This article aims to analyze the dynamics of social change in education, its impact on school culture, as well as the challenges and opportunities that arise in efforts to improve the quality of education in the digital era. The main focus of this research is character education, which is becoming increasingly relevant amid rapid technological advancements. Character education in the digital age focuses not only on the development of moral values, but also on the formation of the social and emotional intelligence necessary to interact ethically in cyberspace. Through a literature review, this article finds that in order to adapt to social and technological changes, education systems need to transform, create an inclusive environment, and ensure that technology is used as a tool to improve the quality of education, without neglecting social and ethical values. This research concludes that character education in the digital era requires a holistic approach that integrates technology with the teaching of moral and social values to shape the young generation that is ready to face global challenges.
MENYINGKAP KEARIFAN LOKAL BALI UNTUK MODUL DAN EFEKTIVITASNYA TERHADAP PENINGKATAN LITERASI KEBENCANAAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS SMAN 1 GIANYAR Sumartika, I Wayan; Sriartha, I Putu; Pageh, I Made
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 10, No 2 (2025): VOLUME 10 NUMBER 2 MEI 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v10i2.6797

Abstract

This study aims at developing Social Studies module based on Balinese local wisdom that is valid, practical and effective in enhancing disaster literacy among the students at senior high school level. The research employs Research and Development (R&D) approach, using 3D model involving define, design and develop, modified from Sivasailam Thiagarajan. The data were collected through observation, interview, document analysis, content validity, module practicality assessment and disaster literacy instruments that measure students’ cognitive, affective and psycomotor. The validity test result indicates that the module's content, media, and language validity are classified as very good. The practicality test results show that the module is highly practical. The effectiveness test results indicate that:  (1) The normalized N-gain calculation for the control class was indicating a decline, while the experimental class categorized as moderate. (2) The N-gain score of the experimental class exceeds that of the control class, proving that the developed module is effective in improving disaster literacy. (3) The module also had a impact on students’ disaster literacy. Based on the research findings, it can be concluded that (1) the module is based on Balinese local wisdom, (2) the modul has been validated as highly reliable (3) the modul has been assessed as practical by both teachers as well as students. (4) the module is effective in enhancing students’ disaster literacy. Based on the research finding, it is recommended that the teachers and students utilize this module as a contextual learning resource to foster independent learning environment based on local wisdom.
"Goa Raksasa" di Desa Giri Emas dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA Sutiarsana, Putu Rian; I Made Pageh; Desak Made Oka Purnawati
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v13i1.76889

Abstract

The “Goa Raksasa or Giant Cave” site is in Giri Emas Village, Sawan Subdistrict, Buleleng Regency, Bali. The cave resembles a water tunnel and is considered mystical by the local community. It is also associated with the traditional irrigation system, subak, and the Tri Hita Karana (THK) philosophy. This research aims to explore the local naming of the “Goa Raksasa or Giant Cave” in Giri Emas Village, examine the evidence that may explain the origins and functions of the “Goa Raksasa or Giant Cave,” and analyze the aspects of the site that hold potential as a source for historical learning. This study is qualitative and employs historical research methods through several stages: heuristic (gathering historical sources) using observation, interviews, and document study; source criticism to determine the authenticity and credibility of historical sources through both external and internal critique; interpretation of the sources; and historiography, or the writing of history, based on diachronic and synchronic thinking principles guided by the 5W+1H approach, supported by auxiliary sciences such as archaeology and various social-science-based interdisciplinary approaches (eclectic method). The findings indicate that the designation “Giant Cave” is rooted in the history of the Ancient Balinese period, during which the cave was believed to have been constructed in Saka year 933 or 1011 AD, under the reign of King Anak Wungsu. The site’s narrative later evolved into a myth about a giant who abducted a Rejang dancer during the Revolutionary era. The supporting evidence includes the cave’s interior features, surrounding plantations, a small traditional water channel near the cave, the cave’s proximity to a water source, and the beliefs of the residents of Giri Emas Village and its surroundings. Additional interpretations from various sources also support these findings. Aspects of the “Giant Cave” that show potential as a source of historical learning at the senior high school level include its knowledge dimension, spiritual values, social context, archaeological remains, and historical significance. These components have been compiled into a Teaching Module to be utilized as an educational resource for history learning in high schools.
Tantangan Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Dalam Penggunaan Media Sosial Dalam Mata Pelajaran PPKn Pageh, I Made
ESENSI: Jurnal Riset Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): ESENSI: Jurnal Riset Pendidikan
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/esensi.v1i1.21

Abstract

Penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari semakin meningkat, namun demikian, kemudahan akses dan interaksi di dunia maya juga membuka peluang bagi terjadinya kekerasan seksual, khususnya di kalangan remaja. Artikel ini membahas tantangan dalam pencegahan kekerasan seksual dalam penggunaan media sosial, terutama dalam konteks pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah. Fokus utama artikel ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kekerasan seksual di dunia maya dan bagaimana materi PPKn dapat digunakan sebagai sarana pencegahan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa pemahaman tentang etika bermedia sosial, penguatan karakter, serta perlindungan hukum merupakan hal penting yang harus diintegrasikan dalam pembelajaran PPKn untuk membentuk kesadaran dan keterampilan siswa dalam menggunakan media sosial dengan bijak.
Co-Authors ., ABDUL GOFAR ., DAFID RAHMAN ., Dania Fakhrunnisa ., Fiani Yulistia ., FIRDAUS RAMADANI ., FITRIYANAH ., I Komang Edi Heliana ., I Made Cita Adnyana ., Ilham Yahya ., Jro Kadek Mudiartha ., Komang Gede Arya Bawa ., M BUSAR ., Meri Yuliani ., Mukti Ali Asyadzili ., NAJI SHOLEH ., Ni Komang Arya Kusuma Dewi ., Ni Luh Sulandari ., NUR MINAH ., Nurus Shobah ., Purwa Aditya ., SHOLEH ABDUL GOFAR . Adi, Ni Nyoman Serma Agus Aan Jiwa Permana Agus Wijaksono Agustinasari Agustinasari Albertus Agas Anak Agung Bagus Wirawan Anak Agung Ngurah Anom Kumbara Anantawikrama Tungga Atmadja Andi Firdausi Hairul Izul Haj Andi Noprizal Sahar Arta, K.S. Azra Fauzi DAFID RAHMAN . Dania Fakhrunnisa . Desak Made Oka Purnawati Desak Oka Purnawati Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Fahrizal Yunus Fathurrahim, Fathurrahim Fiani Yulistia . FIRDAUS RAMADANI . FITRIYANAH . Gracia M. N. Otta Guntur Hari Marcelliant Hedwi Prihatmoko Heni Kumalasari Heni Nursafitri Hignasari, L. Virginayoga I Gusti Made Aryana I Kadek Adi Widiastika I Kadek Meiana Adi Putra I Ketut Ardhana Ardhana, I Ketut Ardhana I Ketut Supir I Komang Edi Heliana . I Made Cita Adnyana . I Nengah Suastika I Nyoman Ananta Wasistha I Nyoman Tri Esaputra I Putu Dandy Riartha I Putu Sriartha I Wayan Pardi I Wayan Pardi I Wayan Putra Yasa I Wayan Rudiarta I Wayan Sumerata I Wayan Surya Eka Saputra I.W.P. Yasa Ida Ayu Gede Megasuari Indria Ida Ayu Made Rai Saraswati Ifandy, M. Rizal Ilham Yahya . Irwan Nur J. Susetyo Edy Yuwono Jro Kadek Mudiartha . K.S. Arta Kencana, Lidya Ketut Sedana Arta Ketut Sedana Artha Komang Gede Arya Bawa . Komang Setemen Krisna Hendro Setiono M BUSAR . M.Si Drs. I Ketut Margi . Meri Yuliani . Mudana, Wayan Muhammad Rivai Muhammad Yamin Mukti Ali Asyadzili . NAJI SHOLEH . Nana Supriatna Ni Ketut Anggriani Ni Ketut Kertiasih Ni Komang Arya Kusuma Dewi . Ni Komang Dwi Eka Yuliati Ni Luh Arjani Ni Luh Sulandari . Ni Made, Putri Oktadewi Ni Putu Desi Wulandari Ni Putu Satya Oka Dewi Ninik styowati, Eva kurnia Noor Akhmad NUR MINAH . Nur, Irwan Nursafitri, Heni Nurus Shobah . Pracasitaram, I Gede Made Surya Bumi Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA . Purnawati, Desak Oka Purwa Aditya . Putu Abda Ursula Putu Adi Sanjaya Putu Sukardja Putu, Putu Intan Novitalia R. Ahmad Ginanjar Purnawibawa Riza Rizki Sukmarini salman, jorghia Saputra Wahyu Wijaya Saraswati, Ida Ayu Made Rai Selamat, I Ketut Seruni, Yuri Sekar SHOLEH . Sindu, I Gede Partha Sriartah, Putu Sumartika, I Wayan Sutiarsana, Putu Rian Syamsiar, Syamsiar Wayan Mudana Wayan Sugiartha Wijaya, I Gede Saputra Wahyu Wirawan, I Gusti Made Arya Suta Yasa, I.W.P. Yuliati, Ni Komang Dwi Eka Yunus, Fahrizal Yuri Sekar Seruni