Articles
ANALISIS HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMA DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Tumanduk, Brigita;
Polii, Intama Jemy;
Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 2 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i2.8502
Kemampuan membaca pemahaman merupakan bekal dan kunci keberhasilan dalam menjalani proses pendidikan Oleh karena itu kemampuan membaca dan kemampuan memahami bacaan menjadi bagian penting dalam penguasaan dan peningkatan ilmu pengetahuan siswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kemampuan membaca memahami siswa dengan hasil belajar siswa kelas XI SMA dalam pelajaran Bahasa Indonesia Penelitian kuantitatif ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Motoling pada bulan September 2023 Sebanyak 178 siswa kelas XI menjadi populasi dalam penelitian ini Melalui teknik Cluster Random Sampling< em> dipilihlah 60 siswa sebagai sampel penelitian Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan aplikasi SPSS dan Microsoft Excel Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara hubungan kemampuan membaca memahami siswa dengan hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Hasil uji statistik menunjukkan bahwa angka korelasinya 0 132 gt;0 05 Hasl ini berarti ada korelasi antara kemampuan membaca memahami meski dalam derajat yang sangat rendah Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan membaca mehamami bukanlah satu satunya faktor yang mempengaruhi hasil belajar mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Motoling < p>
NILAI KEARIFAN DAERAH SENI PERTUNJUKAN DAMES DI JAWA TONDANO DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA
Waridin, Aulia Angriani;
Al Katuuk, U. M. Kamaja;
Polii, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 4 No. 2 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i2.8512
Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan nilai nilai kearifan daerah pada seni pertunjukan Dames< em> di Kampun Jawa Tondano dan implikasinya bagi pembentukan karakter siswa Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif Untuk memperoleh sumber data pengumpulan data dilakukan dengan mencari buku buku mana saja yang berkaitan dengan budaya masyarakat Jawa Tondano mencari sumber referensi tentang seni pertunjukan Dames< em> dan kajian kajian yang berhubungan dengan tradisi serta mengamati seni pertunjukan Dames< em> secara langsung Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi wawancara dan dokumentasi Analisis data dilakukan dengan pengamatan dan kemudian dari data data yang telah didapatkan akan dilakukan pengklasifikasian data dan penyajian data Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa nilai nilai kearifan daerah seni pertunjukan Dames< em> di Jawa Tondano meliputi nilai yang berhubungan dengan Tuhan religius rendah hati persatuan sopan santun kejujuran kerja sama toleransi kerukunan cinta damai kepedulian dan penguatan Temuan ini memberikan gambaran bagaimana niladi nilai yang terkandung dalam seni pertunjukan Dames< em> Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan bahan perkembangan ilmu terutama dalam membentuk karakter siswa< p>
ANALISIS TINDAK TUTUR DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 2 KOTAMOBAGU: SEBUAH KAJIAN PRAGMATIK
Suhartono, Fila;
Meruntu, Oldie S.;
Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 3 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i3.8546
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai jenis dan fungsi tindak tutur yang dilakukan oleh guru dan siswa kelas X SMA Negeri 2 Kotaomobagu dalam situasi formal Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif Pengumpulan data dilakukan melalui observasi perekaman dan pencatatan lapangan Analisis data melibatkan klasifikasi jenis tindak tutur serta analisis fungsi dari setiap tindak tutur Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Kotamobagu dengan jumlah responden 25 siswa Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tindak tutur yang dilakukan oleh siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu melibatkan penggunaan tindak tutur langsung literal Tindak tutur ini digunakan baik oleh guru maupun siswa dalam situasi formal terutama saat proses pembelajaran di kelas siswa menggunakan tindak tutur langsung literal dalam bentuk memberitakan atau menyatakan deklaratif Fungsi tindak tutur pada siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu adalah: tindak tutur langsung literasi tindak tutur langsung literal memerintah imperatif tindak tutur bertanya interogatif dan tindak tutur memberitakan atau menyatakan deklaratif sedangkan yang digunakan oleh siswa adalah tindak tutur langsung literal memberitaan atau menyatakan deklaratif Tindak tutur tindak langsung literal digunakan oleh guru ketika memerintah Namun perintah disampaikan dengan modus memberitakan atau menyatakan deklaratif < p>
SAPAAN KEAKRABAN BAHASA BATAK KARO OLEH KALANGAN MAHASISWA ASAL BATAK KARO DI UNIMA: SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
Perangin-angin, Regristri Putri Br;
Meruntu, Oldie S.;
Monoarfa, Susan;
Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 3 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i3.8547
Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan bentuk makna dan fungsi kata sapaan keakraban bahasa Batak Karo yang di gunakan sebagai alat komunikasi oleh mahasiswa asal Batak Karo di Universitas Negeri Manado Metode penelitian yang di gunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara Sumber data peneliti diambil dari mahasiswa Batak Karo yang tergabung dalam rukun IKMBI Ikatan kerukunan mahasiswa batak Indonesia di Tondano dan Mahasiswa IMKA Taneh Perburu Ikatan Mahasiswa Karo yang ada di Tondano Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 Mahasiswa Batak yang memiliki kemampuan dalam penggunaan Bahasa Batak Karo Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif yang meliputi reduksi data penyajian data dan verivikasi data Dari Hasil penelitian dalam bahasa Batak Karo terdapat 18 kata sapaan keakraban yang sering di gunakan oleh mahasiswa batak karo di UNIMA yaitu: Senina < em> Turang Impal Abang Kakak Agi Silih Eda Bere bere < em>Bapak Nande Bulang Nini Bengkila Bibi Mama Mami Permain < em> Faktor sosiolingusistik yang mempengaruhi sistem sapaan kekaraban pada mahasiswa batak karo di UNIMA adalah dari status sosial usia marga tutur dan jenis kelamin Dalam praktiknya dalam komunikasi antar mahasiswa dalam IKMBI dan IMKA terlihat bahwa mahasiswa sudah mampu menggunakan sapaan kekraban dengan baik Mesikpun demikian masih ada beberapa mahasiswa yang masih salah dalam menggunakan sapaan keakraban dan melanggar adat istiadat < p>
KAJIAN DESKRIPTIF PEMERTAHANAN BAHASA TONTEMBOAN DI DESA SINSINGON KECAMATAN PASSI TIMUR KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW
Supit, Vrenisa;
Polii, Intama Jemy;
Monoarfa, Susan
KOMPETENSI Vol. 4 No. 3 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i3.8587
Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan pemertahanan bahasa Tontemboan dan faktor faktor yang memengaruhi pemertahanan bahasa Tontemboan di Desa Sinsingon Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif Sumber data dalam penelitian ini adalah informan bahasa Tontemboan di Desa Sinsingon yang berusia 6 s d 12 tahun usia sekolah dasar 12 s d 15 tahun usia sekolah menengah 15 s d 19 tahun usia remaja 19 s d 25 tahun usia dewasa 25 s d 50 tahun usia dewasa lanjut 50 s d 100 tahun Lansia Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sinsingon Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow pada bulan Desember 2022 sampai dengan Juni 2023 Untuk mengumpulkan data Teknik yang digunakan adalah Teknik Simak Cakap Semuka dan Catat Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Tontemboan hanya mampu bertahan di kalangan orang tua saja Pengetahuan Bahasa Tontemboan hanya dapat dilakukan oleh masyarakat berusia 50 tahun sampai dengan100 tahun terhadap lawan tutur berusia sebaya dan lebih tua Sedangkan usia anak anak dan usia remaja tidak menggunakannya lagi karena mereka hanya mengerti memaknai arti dari Bahasa Tontemboan tersebut tapi tidak bisa menggunakannya untuk berkomunikasi Sebagian dari mereka pula tidak mengerti sam sekali Bahasa Tontemboan sehingga tidak menggunakan bahasa tersebut saat berkomunikasi baik dalam lingkungan keluarga maupun di lingkungan Masyarakat Bergesernya pemertahanan Bahasa Tontemboan di Desa Sinsingon ini disebabkan oleh faktor usia faktor pendidikan dan faktor pernikahan Ketiga faktor inilah yang menyebabkan Masyarakat di Desa Sinsingon tidak lagi menggunakan Bahasa Tontemboan untuk saling berkomunikasi < p>
STRUKTUR FISIK LIRIK LAGU ISI RIMBA TAK ADA TEMPAT BERPIJAK LAGI KARYA IWAN FALS: SEBUAH KAJIAN STRUKTURAL
Polii, Intama Jemy;
Sepang, Elvie A.;
Yasada, Eriyanto
KOMPETENSI Vol. 4 No. 4 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i4.8721
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur struktur fisik lirik lagu Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi < em>karya Iwan Fals dengan kajian struktural serta implikasinya dalam pembelajaran sastra Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan datanya Sumber data dalam penelitian ini adalah lirik lagu Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi< em> karya Iwan Fals Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan studi literatur Hasil penelitian ini menunjukan bahwa unsur struktur fisik dalam lirik lagu Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi < em>karya Iwan Fals meliputi diksi rima tipografi kata konkrit dan majas gaya bahasa Diksi yang digunakan tidak hanya terbatas pada kata melainkan juga frasa yang mencerminkan keadaan dan kondisi alam dan bagaimana alam dirusak oleh berbagai tindakan manusia Efoni dan Kakafoni adalah rima yang sering dijumpai dalam lirik lagu Tipografi lirik lagu menggunakan berbagai macam elemen warna dan jenis tulisan Terdapat juga imaji dan kata konkrit yang digunakan untuk membuat kesan nyata dan dekat dengan pembaca Berbagai macam majas seperti personifikasi metafora dan hiperbola untuk membuat lirik lagu menjadi indah Implikasi penelitian ini adalah bahwa sastra dapat menjadi media untuk mengkritisi kondisi alam yang semakin rusak < p>
KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA TERHADAP IDENTITAS TOKOH GOGOL DALAM NOVEL THE NAMESAKE KARYA JHUMPA LAHIRI
Engka, Alfa;
Palar, Wimsje R.;
Polii, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 4 No. 5 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i5.8743
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis identitas yang dialami tokoh Gogol dalam novel The Namesake< em> karya Jhumpa Lahiri yang diterbitkan pada tahun 2006 Menggunakan pendekatan kualitatif penelitian ini fokus pada krisis identitas karakter Gogol dalam novel tersebut dengan perspektif sosiologi sastra Objek kajian utama adalah novel The Namesake< em> untuk mengeksplorasi pembentukan karakter dan unsur unsur naratifnya terutama penokohan Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka simak dan catat untuk memahami dan menggali detail detail penting dalam novel tersebut Dalam menjalankan penelitian ini peneliti memilih pendekatan sosiologi sastra karena dianggap paling sesuai untuk meneliti krisis identitas tokoh Gogol dalam konteks novel The Namesake< em> karya Jhumpa Lahiri Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis identitas Gogol dimulai dari penolakan dan diskriminasi terhadap identitas sosialnya Hal ini menyebabkan Gogol merasa terasing dan kesulitan beradaptasi sepenuhnya dengan lingkungan sosial dan sekolahnya Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa diskriminasi sosial memiliki dampak yang signifikan terhadap identitas seseorang khususnya identitas imigran < p>
ANALISIS MAKNA GAYA BAHASA DALAM CERPEN MELATI DALAM POT KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA SERTA IMPLIKASINYA BAGI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
Salangka, Sella D.I.;
Rotty, Viktory N. J.;
Polii, Intama J.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 5 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i5.8744
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna gaya bahasa yang terkandung dalam cerpen Melati Dalam Pot< em> karya Seno Gumira Ajidarma dan implikasinya terhadap dalam pembelajaran sastra di tingkat SMA Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif Data penelitian ini adalah tuturan dalam cerpen Melati Dalam Pot< em> karya Seno Gumirah Ajidarma yang mengandung gaya bahasa Dalam melaksanakan penelitian ini peneliti mengumpulkan data menggunakan teknik studi kepustakaan Analisis data mengunakan teknik analisis isi yaitu dengan membaca cerpen tersebut secara heuristik dan hermeneutik kemudian menarik kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa yang terkandung di dalam cerpen Melati Dalam Pot< em> Karya Seno Gumira Ajidarma adalah sinekdose pars pro toto< em> tautology ellipsis paradox klimaks personifikasi tautotes antithesis alegori dan simbolik Temuan penelitian ini memiliki implikasi langsung bagi pembelajaran sastra pada tingkat SMA di mana siswa memperoleh pengetahuan kognitif tentang gaya bahasa beserta contoh contohnya sebagai dasar memahami karya sastra di lihat dari aspek unsur intrinsiknya < p>
ANALISIS MAKNA SPIRITUAL DAN STILISTIKA MANTRA PAWIWAHAN DALAM ADAT HINDU BALI: SEBUAH STUDI DESKRIPTIF DI DESA WERDHI AGUNG
Asih, Ni Wayan Suwerdhi;
Polii, Intama Jemy;
Monoarfa, Susan
KOMPETENSI Vol. 4 No. 6 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/as7h6t73
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna spiritual dan stilistika dalam mantra Pawiwahan< em> Adat Hindu Bali Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mendeskripsikan mengungkapkan Makna Spiritual dan Stilistika Mantra Pawiwahan< em> Adat Hindu Bali Di Desa Werdhi Agung Pengumpulan data menggunakan teknik obsevasi dan wawancara Sumber data yaitu pemangku yang adat di Desa Werdhi Agung Kecamatan Dumoga Tengah Kabupaten Bolaang Mongondow Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif Temuan penelitian menunjukkan bahwa Makna spititual Mantra Upacara Pawiwahan< em> Adat Hindu Bali memiliki makna spiritual permbersihan yang bertujuan memohon keselamatan kepada Tuhan agar sifat sifat yang tidak baik pada manusia dapat dibersihkan Byakala ; memohon kepada Tuhan agar diberikan perlindungan dan ketentraman Durmengala ; memohon kesehatan dan Panjang umur serta terhindar dari marah bahaya Prayasista ; memohon kepada Tuhan agar badan dan pikiran dapat disucikan Pengelukatan ; memohon pada Tuhan agar dapat dilindungi dan diberikan keselamatan kerukunan dan kesejahteraan Pengulapan ; memohon kepada Tuhan agar apa yang dilakukan hari ini dapat direstu oleh Tuhan Upacara Pawiwahan< em> adalah upacara saksi baik di hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa< em> maupun kepada masyarakat bahwa kedua orang tersebut mengikatkan diri sebagai suami istri Dari segi Stilistika mantra Pawiwahan< em> dalam agama Hindu Bali mencakup: repetisi tautotes asonansi dan hiperbola Makna Spiritual Mantra Pawiwahan< em> adalah memohon kepada Tuhan agar manusia dapat dibersihkan disucikan diberi kesehatan kesejahteraan panjang umur dan terhindar dari marahbahaya Makna Spiritual dan Stilistika mantra Pawiwahan< em> Adat Hindu Bali berimplikasi pada pembentukan karakter siswa karena dapat meningkatkan keyakinan dan keimanan kepada Tuhan < p>
ANALISIS NILAI FEMINISME DALAM LIRIK LAGU PEREMPUAN DAN MATRIARKEY KARYA KEZIA RANTUNG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DALAM KURIKULUM MERDEKA
Bin Ali, Sagita;
Al Katuuk, Uus Martius kamajaya;
Polii, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 4 No. 4 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53682/kompetensi.v4i4.8766
Penelitian ini disusun untuk menganalisis nilai feminisme dalam lirik lagu Perempuan< em> dan Matriarkey< em> karya Kezia Rantung serta implikasinya terhadap pembelajaran sastra dalam Kurikulum Merdeka Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer Data primer merupakan data yang diperoleh dari sumber asli yaitu lirik lagu Perempuan< em> dan Matriarkey< em> karya Kezia Rantung Selanjutnya sumber sumber sekunder diambil dari beberapa sumber antara lain beberapa buku e book< em> jurnal artikel dan internet Setelah mengumpulkan data dari beberapa sumber peneliti menganalisis data tersebut Proses analisis data dilakukan melalui beberapa langkah Pertama peneliti mendengarkan lirik lagu dengan seksama Setelah itu peneliti melakukan wawancara dengan pencipta lagu untuk memperkuat informasi mengenai lirik lagu tersebut serta makna makna dari lirik lagu tersebut kemudian peneliti menelusuri isi informasi dari lirik lagu tersebut setelah itu peneliti menganalisis secara teratur dan menyeluruh kemudian menandai data data yang berkaitan dengan topik penelitian Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Perempuan < em>dan Matriarkey< em> karya Kezia Rantung mencerminkan nilai nilai feminisme Nilai nilai tersebut mencakup nilai kemandirian ruang nilai feminisme pembebasan perempuan nilai femenisme kekuatan fantasi dan imajinasi serta nilai feminisme keterbatasan perempuan Hal tersebut menghasilkan pengajaran sastra mengintegrasikan pandangan feminis dan mempertimbangkan peran serta pengalaman perempuan Ini penting dalam kurikulum merdeka dalam membantu mahasiswa memahami isu isu kesetaraan gender dan pengalaman perempuan serta menganalisis karya sastra secara kritis dari perspektif feminis < p>