Claim Missing Document
Check
Articles

MEMBERIKAN KESADARAN HAK KONSTITUSIONAL WARGA NEGARA TERHADAP BANTUAN HUKUM DI KELURAHAN Pahlawan MP, Muhamad Rezky; Pratidina, Ginung
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v3i1.17057

Abstract

Kantor Kelurahan Rawa Buntu merupakan kelurahan di bilangan Tangerang Selatan yang berdomisili di kelurahan Rawa Buntu. Kelurahan ini memiliki warga yang sangat banyak untuk ukuran kelurahan sehingga ini menjadi target PKM dikarenakan warga banyak yang belum memahami berkaitan dengan Hukum secara umum dan bantuan Hukum secara menyeluruh. Adapun kelompok warga yang menjadi sasaran PKM kami adalah dari berbagai kalangan. Berangkat dari situasi dan kondisi tersebut, maka Dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang (FH UNPAM) ingin menjadi bagian karena terpanggil tanggung jawab untuk mentransfer dan berbagi pengetahuan mengenai hak-hak yang seharusnya diperoleh Warga Negara mengenai Bantuan Hukum dan mengurai permasalahan yang sudah banyak terjadi di lapangan, karena dengan melihat berbagai realitas yang terjadi, tampaknya persamaan di hadapan hukum dan perlindungan hukum tidak dengan mudah dapat terwujud. Diharapkan agar usaha untuk memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma dapat berjalan dengan optimal dan efektif dalam melayani masyarakat yang kurang mampu.
Peran Strategi SIstem Informasi Geografis (SIG) pada Proses Perencanaan Tata Ruang Kota Bogor Samsi, Adrianus; Pratidina, Ginung; Sastrawan, Berry
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam perencanaan tata ruang di Kota Bogor berdasarkan lima dimensi peran pemerintah menurut teori Sondang P. Siagian, yaitu stabilisator, inovator, modernisator, pelopor, dan pelaksana. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling jenuh yang melibatkan 24 pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor sebagai responden. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan metode Weight Mean Score (WMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIG dalam perencanaan tata ruang berada pada kategori "Baik" dengan nilai rata-rata 4,15. Dimensi modernisator memperoleh nilai tertinggi (4,24), mencerminkan bahwa digitalisasi dan keterbukaan informasi spasial telah berjalan optimal. Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan SDM, integrasi lintas sektor, dan pembaruan data masih perlu dibenahi. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas teknis, dan pengembangan sistem SIG secara kolaboratif perlu dijadikan agenda prioritas. Penelitian ini menegaskan bahwa SIG memiliki potensi sebagai instrumen utama dalam tata kelola ruang yang adaptif, integratif, dan berkelanjutan.
Collaborative Governance dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Reklame di Kota Bogor Nugraha, Rayhan Cahya; Pratidina, Ginung; Apriliyani, Neng Virly
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21490

Abstract

Pajak reklame berperan sebagai salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga menuntut tingkat kepatuhan yang tinggi dari para wajib pajak. Namun demikian, di Kota Bogor masih ditemukan permasalahan signifikan, seperti pemasangan reklame ilegal, ketidakteraturan dalam perizinan, serta tunggakan pajak yang belum tertangani secara optimal. Hal ini mengindikasikan perlunya pendekatan tata kelola yang lebih kolaboratif antar instansi pemerintah dalam mengelola pajak reklame. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Collaborative Governance dalam pengelolaan pajak reklame sebagai strategi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode total sampling terhadap 59 aparatur dari Bapenda, DPMPTSP, Satpol PP, dan Dinas PUPR Kota Bogor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert dan wawancara mendalam, sementara analisis data menggunakan metode Weighted Mean Score (WMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam dimensi Collaborative Governance—kondisi awal, kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, proses kolaboratif, komitmen terhadap proses, dan pembangunan kepercayaan—telah diimplementasikan secara optimal, dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,23 dan masuk dalam kategori “Sangat Baik”. Dimensi komitmen terhadap proses memperoleh skor tertinggi (4,30), sedangkan proses kolaboratif menjadi aspek terendah (4,08), yang mencerminkan perlunya peningkatan dalam kesetaraan partisipasi dan pengambilan keputusan bersama. Secara keseluruhan, penerapan Collaborative Governance dinilai efektif dalam meningkatkan kepatuhan pajak reklame di Kota Bogor, namun penguatan aspek partisipatif, koordinasi lintas sektor, serta dukungan kelembagaan tetap diperlukan guna mendukung keberlanjutan tata kelola perpajakan yang kolaboratif dan berkeadilan.
A New Paradigm of Civil Liability for Damages Caused by AI Systems under Article 1365 of the Indonesian Civil Code Pratidina, Ginung
JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Vol 7, No 4 (2025): JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jihad.v7i4.10013

Abstract

The revolution of Artificial Intelligence (AI) has presented fundamental challenges to the classical civil law framework, particularly Article 1365 of the Indonesian Civil Code (KUHPerdata), which is grounded in the concept of "fault" (schuld) . This study analyzes the inadequacy of Article 1365 in addressing damages caused by autonomous and "black box" AI systems . Using a normative legal research method with conceptual and comparative approaches, this article argues that proving the element of "fault" on the part of the developer, operator, or the AI itself is practically impossible . The autonomous nature of AI severs the traditional chain of causality, while its "black box" characteristic obstructs transparency in evidentiary proceedings . Consequently, a potential legal vacuum arises that is detrimental to victims. As a solution, this study proposes a paradigm shift from fault-based liability to strict liability, or at least risk-based liability, for AI operators or developers. This new paradigm is considered more capable of providing legal certainty and protection for victims without the burden of proving elusive faults .
Collaborative Governance in the Management of the Bogor Halimun Salak Geopark Assayuti, Muhammad Jalaludin; Rahmawati, Rita; Salbiah, Euis; Pratidina, Ginung; Lydon, Novel Anak; Wahyudin, Cecep
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 7 No. 2 (2025): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3997/ajap.v7i2.20780

Abstract

The Bogor Halimun Salak Geopark is a conservation area that integrates geological richness, biodiversity, and local cultural heritage. Located in Bogor Regency, it serves as a hub for environmental education and preserving Kasepuhan traditions. Despite its potential, the geopark's management encounters complex challenges, particularly in actor collaboration. This study explores the implementation of collaborative governance in geopark management and identifies factors influencing its effectiveness. A descriptive quantitative method was used with a saturated sampling of 58 respondents, consisting of government officials and local community members. Data collection involved interviews, observations, literature review, documentation, and Likert-scale questionnaires. Findings indicate that collaborative governance falls within the "good" category, with an average score of 3.81 from government employees and 3.48 from the community. The leadership dimension received the highest score, highlighting the critical role of leaders in fostering cooperation. However, initial collaborative conditions, particularly at the community level, remain weak. Identified barriers include poor cross-sector coordination, conflicting interests between tourism and mining, limited budgets, and low community participation. To address these issues, the study recommends enhancing stakeholder synergy, forming a dedicated management unit, and establishing structured collaborative frameworks. Strengthening these aspects is essential to achieve inclusive and sustainable geopark management.
MAPPING THE LECTURER PERFORMANCE LANDSCAPE: BIBLIOMETRIC ANALYSIS OF LITERATURE 2015-2024 Pratidina, Ginung
Jurnal Governansi Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Governansi Volume 12 Nomor 1, April 2026
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jgs.v12i1.24294

Abstract

The objective of this study is to map the research landscape of lecturer performance for the 2015-2024 period. The research method uses a bibliometric approach to 199 Scopus documents with the keyword "Performance Lecturer". Descriptive analysis of annual and country trends and co-occurrence mapping using VOSviewer (network, density, and overlay) was conducted. The results show an increasing trend in publications, with a spike in 2020 of 32 documents and in 2024 of 35 papers published in Scopus. The geographic distribution shows Indonesia's dominance as the largest contributor, followed by Malaysia and other countries; therefore, this topic appears to be accelerating in Southeast Asia. Thematic mapping displays two main interconnected clusters. First, the managerial-organizational cluster includes leadership, motivation, organizational culture, commitment, path analysis, and private universities. Second, the pedagogical-technological cluster encompasses students, learning, teaching, systems, processes, evaluation/assessment, technology, implementation, and the pandemic, with connecting methodological terms such as variable, respondent, role, time, and software/data collection. These findings imply the need for integrated lecturer performance indicators that balance organizational and pedagogical dimensions, standardised measurement for cross-study comparability, expanded cross-country collaboration to reduce regional bias, and the use of learning technology to encourage measurable lecturer performance improvements at the individual and institutional levels. The mapping results provide an empirical basis for higher education leaders and policymakers to design interventions and further research agendas on lecturer performance.
Collaborative Governance in the Development of Culinary MSMEs Oktavinia, Kikin; Pratidina, Ginung; Apriliani, Afmi; Mulyadi; Ali, Mohd Nor Syahizan
Administratie: Jurnal Administrasi Publik Vol. 8 No. 1 (2026): Administratie: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3997/ajap.v8i1.22259

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in creating local products and driving regional economic growth. The Government of Bogor Regency promotes the development of local products, particularly in the culinary sector. However, its implementation faces complex challenges among stakeholders, making collaboration an effective solution. One such initiative is a partnership program between the Department of Cooperatives and MSMEs (DISKOPUKM) and PT Indomarco Prismatama, the operator of Indomaret. This study aims to examine how collaboration operates within this partnership program, as well as to identify the challenges and efforts during the collaborative process. A descriptive quantitative method was employed, involving 32 respondents consisting of DISKOPUKM employees and MSME partners of Indomaret. The samples were selected using saturated and purposive sampling techniques. Data were collected through questionnaires, observation, interviews, and literature review. The results indicate that collaborative governance has been effectively implemented, with all dimensions well applied, as reflected by an average score of 4.24 (employees) and 4.12 (MSMEs). The highest dimension for employees is Collaborative Dynamics, reflecting effective communication and coordination, while for MSMEs it is Collaborative Actions and Outcomes, indicating tangible benefits. The lowest dimensions Drivers (employees) and Collaborative Dynamics (MSMEs) suggest the presence of uncertainty, communication barriers, and capacity gaps.The main challenges identified include issues in communication and coordination, suboptimal leadership, dependency on certain actors, and inconsistency among MSMEs in maintaining partnerships. Therefore, strengthening communication and coordination, enhancing leadership in collaboration, and establishing regular monitoring and evaluation mechanisms on a monthly basis are necessary to ensure measurable and sustainable outcomes of the collaboration program.
Co-Authors Abubakar Iskandar Adellia Safitri, Liza Adi Mandala Louhenapessy Agus Suarman Sudarsa Agustina Multi Purnomo Agustini Ahmad Shiddiq, Naufal Aini, Masliatul Aisy, Dalia Syareatul Akmal Fadilah Ali, Mohd Nor Syahizan Amalia, Nadia Amanta , Julia Amiruddin Saleh Amri, Chairul Andani, Herli Anida Safinatunajah Aprianto, Findi Apriliani, Afmi Apriliani, Neng Virly Apriliyani , Afmi Apriliyani , Neng Virly Apriliyani, Neng Virly Aprilliyani, Neng Virly Arifin, Abin Riyan Armelitta, Aulia Ashfiya, Raudhatul Assayuti, Muhammad Jalaludin Boga, Petrus Chairul Amri Dede Syahrudin Dedy Ardiansyah Ramadhan Denny Hernawan Denny Hernawan Denny Hernawan, Denny Desi Fitriyana, Desi Desi Hasbiyah Dita Lestari Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Euis Salbiah Fadillah, Dewi Nur Faridah Aini Fauzi Mukhtar, Ahmad Rafi Febiantina, Elsya Aldha Febriansyah Febriansyah Feranny Juliefte Firdaus, Muharam Fitri, Ainul Ghina Gotfridus Goris Seran Habibie, Zulkifli Hanifah, Indri Harefa, Berkat Selamat Haryadi, Wanda Maulana Hasbiyah, Desi Hayati, Septianisyah Dian Ike Atikah Ratnamulyani Ikraami , Reksa Dzul Ilmi, Lu’lu’ Indra Sutrisna Irma Purnamasari Iskandar, Abu Bakar Iskandar, Abu Bakar Iswantoro, Slamet Juhriatna Juhriatna Juhriatna, Juhriatna Juliefte, Feranny Kusumadinata, Ali Lestari, Anggie Septia Lestari, Wini Widia Lisnawati Louhenapessy, Adi Mandala Lydon, Novel Anak Lyndon, Novel Anak M.YGG Seran Maria Fitriah Maulana, Fiqih Maulinda, Winda Muhamad Ilham Maulana Muztaba Muhammad Encep Muhammad Husein Maruapey Muhammad Randa Muharam Firdaus Muhtar, Saepudin Mulil Khaira Mulki, Reksa Dzul Ikraami Maalikul MULYADI Mulyawati, Lani Mulyono, Imam Edy MY Seran Nabilah, Siti Nadia Amalia Nanda Tria Rahmadani Nandang S Zenju Neng Virly Apriliani Neng Virly Apriliyani Neni Nuraeni, Neni Novando, Novando Noviani Alya Putri, Regita Nugraha, Rayhan Cahya Nur Rochman Nurhazizah, Refina Nurjanah, Siti Resa Nurraini, Hasna Nurwati Oktavinia, Kikin Pahlawan MP, H Muhamad Rezky Pahlawan MP, Muhamad Rezky Paujiah, Nur Santi Purnamasari, Irma Putri, Yunita Sugiawan Qotrunada, Rasya Quainy Mizanullah, Ibnu R. Akhmad Munjin R. Oetje Subagdja R. Siti Pupu Fauziah Rafael Nuansa Ramadhan Rahma Wati, Siti Rahmadhina, Jestiana Al Kayrani Rahmadina, Rahmadina Rahman, Febrian Batara Aditya Rahmawati, RD Ramadhani, Hesa Ramdani, Faisal Tri Ratnamulyani, Ike Atikah RD Rahmawati Ribi Maulianti, Asti Rita Rahmawati Rita Rahmawati Robby Firliandoko Roestamy, Martin Ruhimat S Zenju, Nandang Sabila, Zahra Yeza Saepudin Sahila, Alifa Nasywa Salim, Diaz Sya’bania Samsi, Adrianus Sastrawan, Berry Satwika, Cisya Eka Seftiansyah, Ryan septiana, Muhammad Prayoga Seran, G. Goris Seran, M.YGG Seran, MY Setiawan, Muhamad Fajar Silpiya, Devi Siti Julaeha, Siti Sitti Sakinah Slamet Iswantoro Solly Aryza Sugiawan Putri, Yunita Sulaeman suryaningsih Susanto, Chaerunnisa Zoe Sutrisna, Indra Syafitri, Riska Adita Tia Agustiani Tirta, Maura Najwa Noor Raina Tri Ramdani, Faisal Tri Ramdhani, Faisal Ulfah Zakiah, Ratu Undang Suryatna Utami, Irenda Putri Virly Apriliyani, Neng virly, Neng Wahyu Ramadhan, Chandra Wahyudin, Cecep Wanda Maulana Haryadi Warasi, Juliaman Wawan Setiawan Winda Apriani Yeni Handayani Yuliana Yuliana Yuniar, Putri Gina Zelvi Zonita Zonita, Zelvi