Claim Missing Document
Check
Articles

Pelanggaran Prinsip Kesantunan dan Prinsip Kerja Sama dalam Wawancara Najwa Shihab dengan Anies dan Muhaimin di Kanal Youtube Gulo, Della Silvi; Purba, Andiopenta; Setyonegoro, Agus
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v9i2.2143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk dan faktor pelanggaran prinsip kesantunan dan prinsip kerja sama dalam wawancara Najwa Shihab dengan Anies dan Muhaimin di Kanal Youtube. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data pada penelitian ini berupa seluruh tuturan dengan sumber dari tokoh-tokoh dalam dalam video Najwa Shihab, Anies, dan Muhaimin pada video di kanal youtube Najwa Shihab yang berjudul “Eksklusif : Blak-blakan Anies - Muhaimin Mata Najwa”. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat dan transkrip data. Data kemudian dianalisis dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pada penelitian menunjukkan Pelanggaran prinsip kesantunan yang paling banyak dilakukan yaitu pada maksim maksim kebijaksanaan dan pujian yang didominasi oleh pewawancara, sedangkan pada pelanggaran prinsip kerja sama yang paling mendominasi adalah kedua narasumber dengan pelanggaran terbanyak pada maksim kuantitas dan maksim cara. Faktor pelanggaran kesantunan yang paling ditemukan yaitu memojokkan mitra tutur dan faktor pelanggaran prinsip kerja sama yang paling banyak ditemukan yaitu mengabaikan maksim
Kesantunan berbahasa masyarakat siulak mukai kabupaten kerinci Maharani, Putri; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Yusra, Hilman; Purba, Andiopenta
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 2 (2025): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v6i2.3114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan kesantunan berbahasa dalam masyarakat Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatik dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui teknik simak libat cakap, rekam, dan catat terhadap tuturan masyarakat dalam berbagai konteks komunikasi sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesantunan berbahasa masyarakat Siulak Mukai direalisasikan melalui berbagai ungkapan yang mencerminkan maksim kesantunan menurut teori Leech yang terdiri dari enam submaksim meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, maksim simpati) dan penanda kesantunan menurut Rahardi (tolong, mohon, silakan, mari, ayo, biar, coba, harap, hendaknya, hendaklah, -lah, sudi kiranya, sudilah kiranya, sudi apalah kiranya). Kesantunan berbahasa ditunjukkan dalam bentuk penggunaan bahasa yang sopan dan santun, serta disesuaikan dengan konteks sosial dan hubungan antarpelaku tutur. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesantunan dalam komunikasi masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan efektivitas interaksi sosial, serta untuk menghindari terjadinya konflik antar sesama masyarakat sehingga komunikasi terjalin dengan baik dan lancar.
Analisis Kesantunan Berbahasa pada Penutur Bahasa Banjar di Desa Parit Gantung Tanjab Barat Mahrus, Mahrus; Purba, Andiopenta; Priyanto, Priyanto
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v15i2.818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pematuhan dan pelanggaran maksim kesantunan dalam tuturan penutur Bahasa Banjar di Desa Parit Gantung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Bahasa Banjar yang masih aktif digunakan oleh masyarakat desa ini menjadi objek penting dalam pelestarian nilai-nilai budaya dan kebahasaan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui teknik simak, catat, rekam, dan libat cakap terhadap percakapan sehari-hari masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya enam maksim kesantunan yang dipatuhi dan dilanggar oleh penutur, meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, persetujuan, dan kesimpatian. Sebanyak delapan data tuturan mencerminkan pematuhan maksim, sementara enam lainnya menunjukkan pelanggaran. Faktor-faktor sosial, budaya, tujuan komunikasi, situasi, serta kondisi emosional turut memengaruhi bentuk tuturan yang digunakan. Temuan ini menegaskan bahwa kesantunan dalam berbahasa menjadi cerminan karakter dan nilai-nilai luhur masyarakat Banjar. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pelestarian bahasa daerah dan pengembangan kajian pragmatik dalam ranah lokal. 
Tindak Tutur Langsung Dan Tidak Langsung Pada Penutur Bahasa Melayu Jambi Di Desa Tantan Muaro Jambi: Kajian Sosiopragmatik Kasari, Devi; purba, Andiopenta; Priyanto, Priyanto
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v15i2.797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  tindak tutur langsung dan literal, tidak  langsung dan tidak literal yang digunakan oleh penutur Bahasa Melayu Jambi di Desa Tantan Muaro Jambi dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan tindak tutur tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitan ini adalah kualitatif dengan Teknik pengumpulan data obervasi partisipatif,pencatat,rekam. penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam percakapan sehari-hari,penutur Bahasa melayu mengaplikasikan empat jenis tindak tutur tersebut sesuai dengan situasi yang ada. Hasil penelitian ini yaitu Tindak tutur langsung dan literal lebih mendominasi, digunakan dalam konteks informatif, praktis, dan komunikasi sehari-hari yang fungsional. Tindak tutur tidak langsung dan tidak literal berfungsi dalam konteks sosial, emosional, dan strategis, sering digunakan untuk menyampaikan kritik, sindiran, atau menjaga keharmonisan dalam percakapan.
IMPLEMENTASI MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS VIII DI MTS LABORATORIUM UIN STS JAMBI Wulandary, Ryana Putri; Purba, Andiopenta; Setyonegoro, Agus; Wini, Lusia Oktri
Lintang Aksara Vol. 2 No. 1 (2023): Lintang Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jla.v2i1.32236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model experiential learning dalampembelajaran menulis teks eksposisi pada siswa kelas VIII di MTs Laboratorium UIN STSJambi. Bedasarkan langkah-langkah model experiential learning yaitu pengalaman konkret,observasi reflektif, konseptualisasi abstrak, eksperimentasi aktif. Penelitian ini menggunakanmetode penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa hasil wawancara penelitidengan guru bahasa indonesia dan hasil belajar siswa dalam kegiatan proses pembelajaranmenulis teks eksposisi dan sumber data berupa RPP dan bahan ajar yang berkaitan denganproses Langkah-Langkah pembelajaran experiential learning yang dilaksanakan.Pengambilan data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan tes.Nantinya data tersebut akan di analisis dengan cara, reduksi data, penyajian data danpenarik kesimpulan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model experientiallearning merupakan sebuah model yang sangat cocok digunakan dalam pembelajaranmenulis teks eksposisi karena model tersebut menggunakan pengalaman peserta didik yangakhirnya dapat mempermudah pemahaman materi serta mengaktifkan peserta didik dalampembelajaran. Hal ini terbukti dengan hasil kerja peserta didik diatas KKM (KriteriaKetuntasan Minimal) Selain itu model experiential learning bukan hanya mengutamakanpengalaman peserta didik saja namun membuat pengalaman baru yang berkesan pada diripeserta didik.Kesimpulan penelitian ini meunjukkan bahwa implementasi model experientiallearning dalam pembelajaran menulis teks eksposisi di kelas VIII di MTs Laboratorium UINSTS Jambi berjalan sesuai dengan langkah-langkah model experiential learning.
Sosialisasi dan Pendampingan Masyarakat Suku Anak Dalam Jambi dalam Memperoleh Hak Administrasi Kependudukan Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013: (Socialization and Assistance for the Suku Anak Dalam Community in Jambi in Obtaining Civil Administration Rights in Accordance with Law Number 24 of 2013) Simaremare, Tohap Pandapotan; Sipahutar, Bernard; Simatupang, Gugun Manosor; Norawati, Rosinta; Harianja, Sri Indriani; Purba, Andiopenta; Kolo, Adriana; Indrayana, Boy
Jurnal JUPEMA Vol. 4 No. 2 (2025): November 2025 (inprogress)
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v4i2.49006

Abstract

The Suku Anak Dalam (SAD) community in Jambi, who largely live nomadically, face serious obstacles in accessing public services and social development. The main cause is the lack of essential population administration documents, such as ID cards (KTP), Family Cards (KK), and birth certificates. This condition limits their civil rights, even though Law No. 24 of 2013 concerning Population Administration clearly guarantees these rights for all citizens. This community service program was designed to address this problem by aiming to broaden the SAD's understanding of their population administration rights and to facilitate the process of obtaining these documents. This activity was implemented by the Universitas Jambi community service team, which also involved student participation through the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program. The program was focused in Sekaladi, Pelempang Village, Mestong District, Muaro Jambi Regency. The implementation methods included intensive socialization, personal assistance, and direct administrative support. The program's results show an increased understanding among the SAD community regarding the importance of population documents. Furthermore, the program successfully assisted many community members in obtaining ID cards, Family Cards, and birth certificates. The positive impact of possessing these documents is evident in their increased access to basic services such as healthcare, education, and social assistance programs. This program provides a tangible contribution to strengthening the civil rights of the SAD and supports the achievement of their social welfare. Abstrak. Masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) di Jambi, yang sebagian besar hidup nomaden, menghadapi kendala serius dalam mengakses layanan publik dan pembangunan sosial. Penyebab utamanya adalah ketiadaan dokumen administrasi kependudukan esensial, seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran. Kondisi ini membatasi hak sipil mereka, meskipun Undang-Undang No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan secara jelas menjamin hak tersebut bagi seluruh warga negara. Program pengabdian ini dirancang untuk mengatasi masalah tersebut dengan tujuan memperluas wawasan SAD mengenai hak administrasi kependudukan dan memfasilitasi proses perolehan dokumen. Kegiatan ini diimplementasikan oleh tim pengabdian Universitas Jambi, yang turut melibatkan partisipasi mahasiswa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Lokasi kegiatan difokuskan di Sekaladi, Desa Pelempang, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi intensif, pendampingan personal, dan bantuan administratif secara langsung. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat SAD mengenai pentingnya dokumen kependudukan. Lebih lanjut, program ini berhasil membantu banyak anggota komunitas dalam memperoleh KTP, KK, dan akta kelahiran. Dampak positif dari kepemilikan dokumen ini terlihat dari peningkatan akses mereka terhadap layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan program bantuan sosial. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan hak sipil SAD dan mendukung pencapaian kesejahteraan sosial mereka.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMKN 1 KOTA JAMBIbi Pranata, Ardi; Fitrah, Yundi; Purba, Andiopenta
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.823

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi dan implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, serta kendala yang dihadapi pada penerapan kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi adalah positif atau baik. Perangkat dalam penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi sudah lengkap, seperti modul ajar, buku teks pelajaran, dan video pembelajaran yang telah disusun sesuai dengan tahapan dalam penyusunan modul. Penerapan kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X SMKN 1 Kota Jambi sudah ada yang berjalan dengan optimal dan adapula yang masih harus ditingkat. Adapun aspek yang sudah terlaksana dengan baik adalah aspek komunikasi, disposisi dan struktur organisasi, sedangkan aspek yang harus ditingkatkan adalah aspek sumber daya, terutama sumber daya anggaran dan fasilitas.
CAMPUR KODE DALAM PENGGUNAAN BAHASA MELAYU JAMBI DI PASAR TRADISIONAL ATAS MUARO BUNGO Yuliyanti, Eva; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Yusra, Hilman; Purba, Andiopenta
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja bentuk campur kode, fungsi campur kode, serta bahasa etnis mana yang menjadi penyumbang terjadinya fenomena campur kode di pasar tradisional Atas Muaro Bungo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dari penelitian ini adaah percakapan atau dialog antara penjual dan pembeli yang terjadi ketika berinteraksi di pasar. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati, mencatat, dan merekam percakapan yang terjadi dilapangan. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif yang sesuai dengan teknik analisis data Miles Huberman (1984). Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teori. Hasil dari penelitian ini bahwa benar adanya terjadi peristiwa campur kode yang terjadi di pasar Atas Muaro Bungo. campur kode kata sebanyak 49 kata, campur kode frasa sebanyak 19 frasa, dan campur kode klausa belum di temukan dalam penelitian ini. Bahasa Melayu Jambi dan Minangkabau merupakan bahasa yang paling banyak dijumpai di pasar Tradisional Atas Muaro Bungo.
PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VII SMP AL-FALAH KOTA JAMBI Sonia, Adelia Gita; Budiyono, Herman; Purba, Andiopenta
Jurnal Tuturan VOL 11, NO 1 (2022): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jt.v11i1.6943

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan mendeskripsikan dan untuk mengetahui terdapatnya pengaruh dari media gambar berseri terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Islam Al-Falah Kota Jambi. Berdasarkan aspek dari struktur teks deskripsi yakni identifikasi umum, deskripsi bagian serta penutup. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen, dengan desain penelitian menggunakan quasi eksperimental. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII.2 yang memiliki peran sebagai kelas kontrol dengan siswa berjumlah 14 orang dan siswa kelas VII.4 yang memiliki peran sebagai kelas eksperimen yang dengan siswa berjumlah 14 orang juga yang dipilih dengan menerapkan teknik Purposive Sampling. Pemerolehan data dalam penelitian ini didapat dengan cara observasi, dokumentasi dan lembar tes. Pada penelitian ini kemampuan menulis teks deskripsi pada siswa menunjukkan hasil posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan posttest kelas kontrol. Hal ini berdasarkan tinjauan rata-rata dari nilai posttest kelas kontrol yaitu sebesar 84,64, sedangkan rata-rata dari nilai posttest kelas kontrol hanya sebesar 68,57. Setelah dilakukan uji analisis data dan juga uji hipotesis dengan bantuan program SPSS 25, terlihat ada pengaruh positif terhadap penggunaan media gambar berseri yaitu pada uji t diperoleh Sig. 0,000<0,05 atau dengan kata lain Ho ditolak dan Ha diterima.
DESKRIPSI FONETIS VOKAL DAN DIFTONG BAHASA KERINCI DESA HIANG TINGGI Rahmadani, Laila Despi; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Purba, Andiopenta; Harahap, Eddy Pahar; Akbar, Oky
Jurnal Bahastra Vol 8, No 1 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v8i1.7007

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan fonetis vokal dan diftong bahasa Kerinci Desa Hiang Tinggi. Jenis penelitiannya kualitatif deskriptif. Data berupa bahasa Kerinci Desa Hiang Tinggi berdasarkan daftar kosakata oleh Sever Pop. Lokasinya di Desa Hiang Tinggi. Kehadiran peneliti sebagai pengamat. Instrument yaitu peneliti sendiri. Untuk memperoleh data, peneliti memilih beberapa orang sebagai informan. Sumber data berasal dari tuturan penutur asli bahasa Kerinci Desa Hiang Tinggi. Metode pengumpulan data yaitu metode cakap dengan teknik pancing dan metode simak dengan teknik rekam. Teknik pengujian keabsahan data yaitu triangulasi dibantu 2 orang penutur asli Hiang Tinggi bukan seorang informan untuk mengecek kebenaran data yang dikumpul. Hasil penelitian, ada 6 vokal : [a][i][u][e][o][ǝ], 9 diftong : [eo][ai][au][ao][ea][ae][eu][oe][oi]. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahasa Kerinci Desa Hiang Tinggi penggunaan diftong lebih banyak dibandingkan vokal.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Adrias Adrias Agus Setyonegoro AHMAD, MUHLIS Akbar, Oky Akhyaruddin Akhyaruddin, Akhyaruddin Albertus Sinaga Anggrawan Janur Putra Anisa Indriyati, Anisa Apriliani, Dini Ardi Pranata Aswan, Dara Mutiara Azhary, Fitriyani Boy Indrayana Deri Rachmad Pratama, Deri Rachmad Dila Nurzafti, Kharisma Eddy Pahar Harahap Eko Kuntarto Gulo, Della Silvi Harap, Eddy Pahar Harianja, Sri Indriani Harisnawati Harjono, Harry Soedarto Hary Soedarto Harjono Herman Budiyono Hilman Yusra Ilmi, Hidayatun Nur Isti Wahyuningsih Junita Yosephine Sinurat Kamaruddin Kamaruddin Kamarudin Kamarudin Kasari, Devi Kolo, Adriana Lini, Saplini Maharani, Faiga Aulia Mahrus Mahrus, Mahrus Mayasari, Ajeng Widya Megasari, Intan Indah Muhelya, Wahyunda Narayanti, Putu Satya Nazhifah Nazurty Nazurty Ningsih, Arum Gati Norawati, Rosinta Novita Sari Nurfadilah Nurfadilah Panjatan, Vera Sari Priyanto Priyanto Putri Maharani Rachmahtika, Rachmahtika Rahmadani, Laila Despi Rahmawati, Rahmawati Ramadanti, Sintia Rustam Rustam Saputra, Ade Bayu Sari, Welsa Laudia Setiyadi, Bradley Siahaan, Parlaungan Gabriel Sihotang, Rina Oktaviana Simangunsong, Susi Susanti Simanjuntak, Yerlina Simaremare, Tohap Pandapotan Simarmata, Dicky Anthony Yohannes Simatupang, Gugun Manosor Sinaga, Maria Br Sipahutar, Bernard Sitohang, Rinawati Sonia, Adelia Gita Sophia Rahmawati Sumardi, Lalu Wahyuni, Suci Sri Weni Yulastri Widayan, Pramugita Wini, Lusia Oktri Wulandary, Ryana Putri Yani, Dwi Fitri Yoga Mestika Putra Yuliyanti, Eva Yulmiati M.Pd S.S Yundi Fitrah Yusra D Yusra D. Yusra Dewi