Claim Missing Document
Check
Articles

Valuasi Ekonomi Air di Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh; Studi Kasus di Desa Seberang Cengar, Kabupaten Kuantan Singingi Adinda Natasya Putri; Nurul Qomar; Nur Suhada
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 2 (2026): (In Press)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i2.27843

Abstract

Hutan Lindung Bukit Betabuh memiliki peranan penting sebagai pengatur tata air bagi masyarakat dan industri di sekitar, termasuk di Desa Seberang Cengar, Kabupaten Kuantan Singingi. Namun, alih fungsi lahan dan perambahan hutan berpotensi menurunkan kualitas dan kuantitas air. Penelitian ini dilakukan untuk menghitung nilai ekonomi pemanfaatan air dan menganalisis kesediaan masyarakat dan industri untuk mendukung pelestarian Hutan Lindung Bukit Betabuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara survei kepada 86 kepala keluarga sebagai responden yang dipilih secara purposive sampling. Responden dari sektor industri pabrik kelapa sawit ditentukan dengan cara sensus. Secara kuantitatif, data dianalisis menggunakan biaya pengganti (substitute price) dan contingent valuation methods (CVM) dengan pendekatan willingness to pay (WTP) dan willingness to contribute time (WTCT). Data juga dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume pemanfaatan air sebesar 488.491,36 m3/tahun dengan nilai ekonomi sebesar Rp.1.106.593.247,20/tahun. Nilai kesediaan untuk kegiatan rehabilitasi hutan secara moneter (WTP) sebesar Rp.44.236.950/tahun dan non moneter sebesar (WTCT) 3.521,80 jam/tahun atau Rp.75.014.439/tahun. Dengan demikian, Hutan Lindung Bukit Betabuh memiliki nilai ekonomi yang penting sebagai pengatur tata air dan adanya kesediaan untuk mendukung upaya rehabilitasi hutan melalui kontribusi moneter dan nonmoneter.
Pelatihan Perbanyakan Vegetatif Tanaman untuk Mendukung Penyediaan Bibit bagi Rehabilitasi Lahan Lefdi Nugraha; Pebriandi; Nurul Qomar; Muhammad Mardhiansyah; Defri Yoza; Viny Volcherina Darlis; Ewi Irfani; Erwanda Trio Bintan Sabri; Wahyu Tegar Pratama; Eka Hidayatullah
BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: BATOBO: Desember 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/batobo.4.2.23-32

Abstract

Ketersediaan bahan tanam yang memadai merupakan salah satu faktor pendukung rehabilitasi hutan dan lahan, sementara keterbatasan pengetahuan dan keterampilan teknis pembibitan dapat menjadi kendala pada tingkat masyarakat. Kegiatan memberikan pengalaman praktis kepada peserta dalam penerapan teknik perbanyakan vegetatif untuk mendukung penyediaan bahan tanam rehabilitasi lahan. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, dengan melibatkan 21 peserta dari Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Siak Pelalawan Landscape Programme (SPLP), LSM Daemeter, dan mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Riau. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan teknis. Praktik dilakukan menggunakan 64 unit bahan praktik dengan menerapkan teknik stek pucuk, sambung (grafting), okulasi, dan cangkok pada beberapa jenis tanaman. Hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mengikuti praktik hingga selesai dan dapat mengikuti tahapan dasar perbanyakan vegetatif sesuai arahan narasumber. Kegiatan memberikan pengalaman praktis kepada peserta dalam penerapan teknik perbanyakan vegetatif sebagai bagian dari penguatan kapasitas pembibitan untuk mendukung penyediaan bahan tanam rehabilitasi lahan. Evaluasi tidak menggunakan pre-test dan post-test, sehingga peningkatan kompetensi peserta secara kuantitatif belum dapat ditentukan, sedangkan keberhasilan tumbuh bahan hasil perbanyakan memerlukan pengamatan lanjutan.
Pelatihan Dendrologi Lapangan bagi Tim Survei PIPPIB di HPT Kaiti Kubu Pauh Gandhiko Mohta; Nurul Qomar; Evi Sribudiani; Yossi Oktorini; Pebriandi Pebriandi; Agung Kartika Putra; Ika Lestari; Nur Suhada; Hanifah Ikhsani; Dinda Tri Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2552

Abstract

Vegetation surveys require adequate tree identification skills, yet differences in personnel experience and the limited availability of reproductive characters can hinder field identification. This community service activity aimed to strengthen practical dendrology skills among the survey team working in primary natural forest areas designated under Indonesia's Indicative Map for the Suspension of New Business Licensing, Forest Area Use Approvals, or New Forest Area Conversion Approvals in Primary Natural Forests and Peatlands (PIPPIB), at Kaiti Kubu Pauh Limited Production Forest, Rokan Hulu. The activity involved 11 participants through instruction, demonstration, direct field practice, discussion, and qualitative evaluation. Observations showed that participants began conducting more systematic assessments by considering leaves, latex or resin, bark, stipules, buttresses, and documentation for species verification. Field dendrology mentoring can strengthen personnel capacity for vegetation data collection and identification.
Valuasi Ekonomi Air di Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh; Studi Kasus di Desa Seberang Cengar, Kabupaten Kuantan Singingi Adinda Natasya Putri; Nurul Qomar; Nur Suhada
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i2.27843

Abstract

Hutan Lindung Bukit Betabuh memiliki peranan penting sebagai pengatur tata air bagi masyarakat dan industri di sekitar, termasuk di Desa Seberang Cengar, Kabupaten Kuantan Singingi. Namun, alih fungsi lahan dan perambahan hutan berpotensi menurunkan kualitas dan kuantitas air. Penelitian ini dilakukan untuk menghitung nilai ekonomi pemanfaatan air dan menganalisis kesediaan masyarakat dan industri untuk mendukung pelestarian Hutan Lindung Bukit Betabuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara survei kepada 86 kepala keluarga sebagai responden yang dipilih secara purposive sampling. Responden dari sektor industri pabrik kelapa sawit ditentukan dengan cara sensus. Secara kuantitatif, data dianalisis menggunakan biaya pengganti (substitute price) dan contingent valuation methods (CVM) dengan pendekatan willingness to pay (WTP) dan willingness to contribute time (WTCT). Data juga dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume pemanfaatan air sebesar 488.491,36 m3/tahun dengan nilai ekonomi sebesar Rp.1.106.593.247,20/tahun. Nilai kesediaan untuk kegiatan rehabilitasi hutan secara moneter (WTP) sebesar Rp.44.236.950/tahun dan non moneter sebesar (WTCT) 3.521,80 jam/tahun atau Rp.75.014.439/tahun. Dengan demikian, Hutan Lindung Bukit Betabuh memiliki nilai ekonomi yang penting sebagai pengatur tata air dan adanya kesediaan untuk mendukung upaya rehabilitasi hutan melalui kontribusi moneter dan nonmoneter.
Co-Authors Adi Anggoro Parulian Adinda Natasya Putri Agung Anugrah Agung Anugrah Agus Hikmat Ahmad Muhammad Ahmad Muhammad Ahmad Muhammad Ahmad Nawawi Ahmad Rifai Ahmad Rifai Al-Reza, Dimaz Danang Alex Andriadi Harahap Andani, Gusti Ayu Sinta Deasy andre susanto, arfan Andy Hendri, MT, Andy Anesha Allasselcida Anggun Tri Nande Arifudin Arya Arismaya Metananda Aryodamar Muhammad Jati Bahdarsyah Bahdarsyah Besri Nasrul Binti Masruroh Bucika Parta Gezali Budi Mulyono Darmadi Dede Komala Sari Dede Komala Sari Defri Yoza Deviona Dewi , Novia Dibyo Kuswiyono Dinda Tri Agustina Eka Hidayatullah Emi Roslinda Eno Suwarno Ervizal AM Zuhud Erwanda Trio Bintan Sabri Evi Sribudiani Ewi Irfani Fafiani, Salma Fariz Hidayat Feri Agriani Feri FA Agriani Firmansyah, Dhani Adrian Fransius Brinel Bangun Gandhiko Mohta HAFSOH Hakmi, Azizul Hamidi, M. Rasyid Hanifah Ikhsani Hapsoh harahap, ari azhari Haris Aulia Reza Haris Aulia Reza Herwasono Soedjito Idwar Ika Lestari Ika Lestari Hutasuhut Ika Lestari, Ika Intan Yusarga Virnalisi Simarmata Kausar , Kausar Kausar, Kausar Khaerul Basyar Kion, Rivaldo Koichi Yamamoto, Koichi Kusairi, Muhammad Kuswiyono, Dibyo M. Mardiansyah Mardiansyah, M. Mardiansyah Mardianti, Gusdina Maryani Maryani Masita Agustina Masita Agustina Masruri, Niskan Walid Morista Latersia Tarigan Morista Latersia Tarigan Mubarak Mubarak Muhamad Ridho Muhamad Yusa Muhammad Mardhiansyah Muhammad Mardiansyah Muhammad Rawa El Amady Muhammad Yusa Mulya Rolina Mulya Rolina Nada, Patricia Angelica Variya Nadira, Rahma Dini Nofrizal Nofrizal Nofrizal Novian Hendro Nugraha, Lefdi Agung Nugroho, P Agung Nur Hidayati Nur Hidayati Nur Suhada, Nur Nuraeny, Titis Dwi Ayu Pareira, Elisabeth Matrona Sintia Pebriandi, Pebriandi Perangin-Angin, Gita Perdamen Pranata, Syafroni Purba, Erinaka Putri Sari Putra Gunawan Putra, Agung Kartika Radith Mahatma Radith Mahatma Ramadani, Ega Recsy Poetu Antari Rendika Ranuda Ridho, Muhamad Rinekso Soekmadi Rizka Putri Ade Sami Rohaini, Rahmi A Romie Jhonnerie Roza Yulida Sambas Basuni SEMENDAYA, FAUZAN HIDAYATULLAH Shirly Indriana Putri Situmorang, Novia Sari Fransisca Somadona, Sonia Sri Wulandari Suhaimi Ali, Arifudin Sutikno, Sigit Syaiful Hadi Utomo, Datu Agung Viny Volcherina Darlis Wahyu Tegar Pratama Wan Muhammad Yunus, Wan Muhammad Wawan Gunawan Wawan Wawan Wawan Wawan Wityadarda, Carissa Yelly Zamaya Yossi Oktorini Yulia Andriani, Yulia Zulfarina Zulfarina Zuli Laili Isnaini