p-Index From 2021 - 2026
10.996
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Entropi Sainstek Jurnal Pelita Pendidikan Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Pro-Life Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Biodjati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Biologi Tropis Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Jambura Edu Biosfer Journal Jambura Journal of Chemistry Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Agroteknika Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Jurnal Biogenerasi Jurnal Abdi Insani Journal of Tropical Ethnobiology Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Promotif Preventif Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya BIOVALENTIA: Biological Research Journal Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian JURNAL BIOLOGI PAPUA Journal of Tropical Mycorrhiza Jurnal Abdimas Terapan Jambura Medical and Health Science Journal Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Jurnal Biologi Al-Hayat: Natural Sciences, Health & Environment Journal Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Ilmu Tanaman Tumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian dan Ilmu Kehutanan Pentagon: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Science: Indonesian Journal of Science Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Inventa: Journal of Science, Technology, and Innovation Journal of Research in Instructional Indonesian Journal of Global Health Research Biodiversitas Journal of Biological Diversity
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of science and social research

POTENSI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN DI KAWASAN PENYANGGA SUAKA MARGASATWA NANTU-BOLIYOHUTO KABUPATEN BOALEMO Magfirah Suryaningtyas Laadi; Marini Susanti Hamidun; Mustamin Ibrahim; Dewi Wahyuni K. Baderan; Jusna Ahmad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6619

Abstract

Abstract: Wildlife Sanctuary in Boalemo Regency, Gorontalo Province, possesses a high diversity of plant species with considerable potential for ecotourism development. This study aims to identify plant species with ecotourism potential and to analyze their diversity levels in two locations: SP3 and Tamilo. This study was conducted from January to April 2026 using a quantitative descriptive-exploratory method through field observations, morphological identification, and analysis of the Shannon-Wiener diversity index. The results show that the SP3 area contains 21 plant species with ecotourism potential from various families, whereas the Tamilo area contains 12 species. The diversity index value in SP3 is H' = 2.647 (moderate), while Tamilo has a higher value of H' 3.236 (high). The identified plant species possess various tourism attraction values, including aesthetic, educational, cultural, economic, and conservation values, comprising highly conserved species such as Canarium pilosum, Dalbergia latifolia, and Pterocarpus indicus, Both areas have the potential to be developed into agroforestry and ethnobotany tourism attractions that support conservation efforts while empowering local consis Keywords: ecotourism; plant diversity; tourist attraction; Nantu-Bolivehuto buffer zone; diversity index.   Abstrak: Kawasan penyangga Suaka Margasatwa Nantu-Boliyohuto di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menyimpan keanekaragaman tumbuhan yang berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan berpotensi ekowisata dan menganalisis tingkat keanekaragamannya di dua lokasi, yaitu SP3 dan Tamilo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga April 2026 dengan metode deskriptif kuantitatif-eksploratif melalui observasi lapangan, identifikasi morfologi, dan analisis indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan SP3 terdapat 21 jenis tumbuhan berpotensi ekowisata dari berbagai famili, sedangkan kawasan Tamilo terdapat 12 jenis tumbuhan. Nilai indeks keanekaragaman di SP3 sebesar H' = 2,647 (kategori sedang), sementara Tamilo lebih tinggi dengan H' = 3,236 (kategori tinggi). Tumbuhan yang ditemukan memiliki beragam nilai daya tarik, meliputi nilai estetika, edukasi, budaya, ekonomi, dan konservasi, termasuk spesies bernilai konservasi tinggi seperti Canarium pilosum, Dalbergia latifolia, dan Pterocarpus indicus. Kedua kawasan berpotensi dikembangkan menjadi atraksi wisata berbasis agroforestri dan etnobotani yang mendukung upaya konservasi sekaligus pemberdayaan masyarakat lokal. Kata Kunci: ekowisata; keanekaragaman tumbuhan; daya tarik wisata, kawasan penyangga nantu-boliyohuto; indeks keanekaragaman
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN BAWAH PADA KAWASAN PERKEBUNAN KELAPA (Cocos nucifera) DAN PERKEBUNAN JERUK (Citrus spp) DI DESA SARI TANI KABUPATEN BOALEMO Sri Sulastri Hadju; Marini Susanti Hamidun; Mustamin Ibrahim; Jusna Ahmad; Dewi Wahyuni K. Baderan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6620

Abstract

Abstract: Understory plant diversity is an important indicator in maintaining ecosystem stability in plantation areas. Differences in environmental conditions between coconut and citrus plantations are assumed to influence the composition and diversity level of understory plants. This study aimed to determine the species composition and diversity level of understory plants in coconut (Cocos nucifera) and citrus (Citrus spp.) plantations in Sari Tani Village, Boalemo Regency. The study used a quantitative descriptive method with a field survey approach. Data collection was conducted using an exploratory method at two observation stations and analyzed using the Shannon-Wiener diversity index (H’). The results showed that the coconut plantation contained 494 individuals consisting of 15 species, 8 families, and 7 orders, while the citrus plantation contained 165 individuals consisting of 8 species, 7 families, and 5 orders. The dominant species at both locations was Eleusine indica (L.) Gaertn. The Shannon-Wiener diversity index value in the coconut plantation was 2.609, while in the citrus plantation it was 1.754. These values indicate that both locations have a moderate level of diversity with relatively stable ecosystem conditions. Differences in composition and diversity values were influenced by microclimatic conditions and environmental characteristics in each plantation area. Keywords: Understory plant diversity, coconut plantation, citrus plantation, Shannon-Wiener   Abstrak: Keanekaragaman tumbuhan bawah merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga stabilitas ekosistem pada kawasan perkebunan. Perbedaan kondisi lingkungan antara perkebunan kelapa dan jeruk diduga memengaruhi komposisi serta tingkat keanekaragaman tumbuhan bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan tingkat keanekaragaman tumbuhan bawah pada perkebunan kelapa (Cocos nucifera) dan jeruk (Citrus spp.) di Desa Sari Tani, Kabupaten Boalemo. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode eksplorasi pada dua stasiun pengamatan dan dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perkebunan kelapa ditemukan 494 individu yang terdiri atas 15 spesies, 8 famili, dan 7 ordo, sedangkan pada perkebunan jeruk ditemukan 165 individu yang terdiri atas 8 spesies, 7 famili, dan 5 ordo. Spesies yang mendominasi pada kedua lokasi adalah Eleusine indica (L.) Gaertn. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener pada perkebunan kelapa sebesar 2,609, sedangkan pada perkebunan jeruk sebesar 1,754. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kedua lokasi memiliki tingkat keanekaragaman sedang dengan kondisi ekosistem yang relatif stabil. Perbedaan komposisi dan nilai keanekaragaman dipengaruhi oleh kondisi mikroklimat serta karakteristik lingkungan yang berbeda pada masing-masing kawasan perkebunan. Kata kunci: Keanekaragaman tumbuhan bawah, perkebunan kelapa, perkebunan jeruk, indeks Shannon-Wiener.
Co-Authors Abubakar S. Katili Abubakar Sidik Kaili Abubakar Sidik Katili Adam Suduri Adilah Nidaulhasanah ADITYA MARIANTI Adju, Fitria Y.Hs. Ahaya, Cindi Ahmad, Aisyah Aisyah Ahmad Aisyah Ahmad Aisyah Ahmad Akbar, Muh Nur Al-Hamid, Nurjihan Nissa Amir, Fadila Amir Amu, Verawaty Andi Pratiwi Angry Pratama Solihin Ani M. Hasan Ani M. Hasan Anis Safitri Anita Sabara Aryati Abdul Budy Santoso Butungale, Said Chairunnisa J Lamangantjo Chairunnisah J Lamangantjo Chairunnisah J Lamangantjo Chairunnsah J. Lamangantjo Charunnisah J. Lamangantjo Dahniar Dahniar Dama, Dewi Rahayu Devi Bunga Pagalla Devi Bunga Pagalla Dewi Wahyuni K. Baderan Djafar, Fitri Yani Djuna Lamondo Elsi Gogou Elya Nusantari ENNI SUWARSI RAHAYU ERWIN NADJAMUDIN Evita Moni Damayanti Fadlia Dunggio Farah Alfia Fitri Fatmariani Abdul Wahab Febriyanti Febriyanti Febriyanti Febriyanti febriyanti febriyanti Feyske Youke Lumuru Fitria H.Ys. Adju Frida Maryati Yusuf Gogou, Elsi Gonibala, Alfikry H. Husain , Ilyas Hasna Abdan Hayati Ningsih Gubali Hayatiningsih Gubali Herinda Mardin Herlina Jusuf Hilimi, Delvita Septianingsi Ibrahim, Nurain Ilyas Husain Ilyas Husain Indayani Tandililing Indayani Tandililing Indiriati Husain Indriati Husain Intan Permatasari Irhamna Inaku Ishak Isa Isima , Lindawaty Isra, Muhammad Kadita P. Latif Kirsten Caroline Donsi ladoma, wafiq aziza m. Laksmyn Kadir Lamanganjo, Chairunnisah J Lamangantjo, Chairunnisa J. Lambera, Walisa Ardita Lilan Dama Lilan Dama Linda K. Mahluk Lindawaty Isima Lindawaty Isima M, Maesarah Magfirah F. Mantali Magfirah Suryaningtyas Laadi Magfirahtul Jannah Mamu , Hartono D MARGARETA RAHAYUNINGSIH Margaretha Solang Marini Susanti Hamidun Masra Latjompoh Masrid Pikoli Masrid Pikoli Mega Anastasya Diska Mokoginta Mega Rosalita Ekaputri Koni Menanti, Menanti Mestin Abdullah Miftahul F. Adudu Miftahul Fikriyah Adudu Moh G. H. Sahada Moh. Gifari Hi Sahada Moh. Randy Putra Pratama Thalib Mohamad Ikbal Riski Danial Muhamad Iksan Muhammad Isra Muhammad Isra MUHAMMAD NUR AKBAR Mustamin Ibrahim Mustaqimah, Nur Najmah Najmah Nazwa H. Djafar Nazwa S. Lamante Nazwa S. Lamante Netty Ino Ischak Nina Tanjung Api Novi Safitri Lamangida Novri Youla Kandowangko Novri Youla Kandowangko Novri Youla Kandowango Nurain Ain Djafar Nurain Djafar Nurdin, St. Surya Indah Nurhayati S. Bano Nurma Rosalia Nurul Fajryani Usman Pagala, Devi Bunga Pakaya, Melisa Patta Sija Podungge, Sandra Ramlah Ramlah Rawiyanti Ibrahim Restiyani Widia Putri Rika Eyato Risna A. Onu Rulan U. Mustapa Salihun, Agil Saliko, Abdul Mazid Salma Puasa Sari, Wahyuningsih Ratna Sela Restia Tangahu Septia Yusuf Sija, Patta Sintia S. Ahmad Sri Anggriyanti Putri Bohoka Sri Layla Putri Ishak Sri Manovita Pateda Sri Nuning B. Tanaiyo Sri Sulastri Hadju SUJATHA RAMASAMY Sukrin Ismail SYAM S. KUMAJI Syam S. Kumaji Tri Nugroho, Bagus Tri Vinesa Moha Triska Wahyuni Dawit Uno, Wirnangsi Din. Vivien Novarina A. Kasim Walangadi, Farhana Rahmatia Widya Rahmawaty Saman Widyawati S. Isima Winda Jakaria Winda Minarti Jusuf Winda Minarti Jusuf Wirnangsi D. Uno Wirnangsi D. Uno Wirnangsi Din Uno Wirnangsih D. Uno Yasin, Indri Afriyani Yuliana Retnowati Yuniyarti Hulu Zuliyanto Zakaria