Claim Missing Document
Check
Articles

Revitalisasi Komunikasi Lintas Gang Berbasis Retorika Terapan di Desa Banyu Asih, Mauk Baadilla, Irwan; Hidayatullah, Ahmad; Kodariah, Siti; Rahman, Fauzi
Darma Cendekia Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i2.183

Abstract

Efektivitas komunikasi antar pengurus RT dan ketua gang di lingkungan RT masih menghadapi berbagai kendala, seperti penyampaian informasi yang kurang persuasif, miskomunikasi antar ketua gang, serta rendahnya partisipasi warga dalam kegiatan lingkungan. Fenomena ini menunjukkan perlunya peningkatan keterampilan komunikasi praktis bagi pengurus RT agar koordinasi dan kolaborasi antar warga lebih optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lintas gang melalui pelatihan retorika terapan. Metode yang diterapkan meliputi ceramah interaktif, simulasi penyampaian pidato singkat, praktik komunikasi persuasif, dan refleksi pengalaman. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan peserta dalam menyusun pesan, mengatur intonasi, serta menyampaikan informasi secara jelas dan persuasif. Rata-rata nilai postes mencapai 82,85, menandakan konsistensi peningkatan kemampuan komunikasi. Pelatihan ini juga berdampak pada efektivitas koordinasi antar pengurus RT dan ketua gang, tercermin dari keterbukaan dialog, responsivitas, dan penyampaian informasi yang lebih seragam. Simpulan dalam kegiatan pelatihan ini yaitu PKM memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat struktur komunikasi lokal, meningkatkan kapasitas pengurus RT, dan mendorong partisipasi aktif warga, sehingga mendukung terciptanya lingkungan komunitas yang harmonis dan responsif.
Perbandingan dan Representasi Feminisme Eksistensialis dalam Novel Berlatar Papua Berjudul Namaku Teweraut dan Tanah Tabu Rahman, Fauzi
REFEREN Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v1i1.9181

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan serta merepresentasikan feminisme eksistensialis dalam novel berjudul Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih dengan novel Tanah Tabu karya Anindhita S. Thayf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sastra perbandingan. Analisis data atau prosedur analisis penelitian dilakukan dengan cara membaca keseluruhan novel, menandai bagian-bagian yang dianggap sesuai dengan sasaran kajian feminisme eksistensialis, mereduksi bagian yang tidak termasuk kajian feminisme eksistensialis, mengklasifikasikan persamaan dan perbedaan hasil analisis, hingga menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Namaku Teweraut merepresentasikan suku Asmat yang masih menganut sistem poligami, perjodohan, perempuan tidak boleh mengambil keputusan atau memilih jalan hidupnya dan mengabaikan pentingnya pendidikan. Adapun novel Tanah Tabu mengisahkan suku Dani yang mengesampingkan pendidikan dan mengutamakan pernikahan karena perempuan tidak perlu belajar cukup mengurus keluarga dan patuh pada suami. Dalam kedua novel ini dijelaskan bahwa tokoh wanita tidak bisa mengenyam pendidikan secara bebas karena terikat dengan sistem patriarki.
Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) terhadap Mencit Diinduksi Aloksan Ulfa, Ana Maria; Mukammilatuzzahro, Wanda; Rahman, Fauzi
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.925

Abstract

Diabetes melitus yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah merupakan gangguan yang terjadi pada organ pankreas. Aktivitas antioksidan dalam kulit buah naga merah berpotensi untuk mengobati diabetes melitus. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengevaluasi pemberian ekstrak pada kadar gula darah mencit. Penelitian dilakukan secara eksperimental. Aloksan digunakan untuk menginduksi mencit. Tiga hari setelah indu ksi, ekstrak diberikan dalam dosis yang berbeda selama 7 hari. Mencit berjenis kelamin jantan 25 ekor dibagi menjadi 5 kelompok, kelompok kontrol negatif diberikan Na-CMC 0,5%, metformin 1,3 mg/20 gBB sebagai kontrol positif, ekstrak kulit buah naga merah variasi dosis 100 mg/kgBB, 300 mg/kgBB, dan 500 mg/kgBB. Data penurunan kadar gula darah dianalisis dengan uji one way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji lanjutan post hoc Tukey HSD. Hasil menunjukkan bahwa pada KGDH1 belum terdapat perbedaan bermakna antara kelompok ekstrak dan kontrol negatif dengan nilai Sig. 0,096 (p>0,05). Efek penurunan kadar gula darah mulai signifikan pada KGDH4 dan semakin kuat pada KGDH7 dengan nilai Sig. 0,000 (p<0,05). Rata-rata kadar gula darah pada hari ke-7 adalah: 197.9±34.7 mg/dL, 95.4±9.9 mg/dL, 98.48±6.9 mg/dL, 97.36±9.2 mg/dL, 89.4±9.8 mg/dL. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak etanol kulit buah naga merah mulai menunjukkan aktivitas antidiabetes pada hari ke-4, dan pada hari ke-7 efeknya sebanding dengan metformin berdasarkan uji statistik.